Beranda blog Halaman 253

Mobil Pengangkut Getah PTPN VIII di Ciamis Dirusak dan Dicuri OTK

Mobil-Pengangkut-Getah-PTPN-VIII-di-Ciamis-Dirusak-dan-Dicuri-OTK.jpg

harapanrakyat.com,- Sebuah mobil truk pengangkut getah karet milik PTPN VIII Batulawang dirusak orang tak dikenal (OTK). Selain ban depan digembosi, aki mobil truk juga raib dibawa pergi.

Kejadian itu terjadi di Dusun Neglasari, Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (7/1/2024).

Kepala ADM PTPN VIII Batulawang, Oki Ferdinal, membenarkan kejadian pengrusakan dan pencurian tersebut.

“Iya mobil truk milik PTPN VIII digembosi ban depan bagian kiri. Selain itu, OTK juga mencuri dua buah aki di mobil,” katanya saat melihat kondisi mobil di wilayah Desa Kutawaringin, Minggu (7/1/2024).

Kronologi Pengrusakan dan Pencurian Mobil Pengangkut Getah Milik PTPN VIII

Oki mengaku, dengan adanya kejadian tersebut pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Ya karena ini sudah termasuk pengrusakan dan pencurian. Maka kami akan membuat laporan polisi,” terangnya.

Lanjutnya menuturkan, sebelum kejadian tersebut, sempat ada beberapa orang yang menghadang sopir truk pengangkut getah. Ia menduga bahwa yang menghadang mobil milik PTPN VIII Batulawang adalah penggugat lahan pasir kolotok.

“Informasi yang saya terima, mobil milik PTPN ini tadi siang ada yang memberhentikan, lalu menahannya. Tapi setelah itu, entah siapa yang menggembosi ban serta mencuri akinya,” tutur Oki.

Sebelum kejadian peristiwa pengrusakan dan pencurian mobil pengangkut getah, massa yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Pasir Kolotok Bersatu (HMPKB) menggugat pihak PTPN VIII Batulawang terkait lahan HGU-nya.

HMPKB menuntut pemerintah untuk membebaskan lahan pasir kolotok, yang saat ini PTPN VIII Batulawang masih menguasai masa Hak Guna Usaha (HGU).

Tuntutan massa HMPKB tersebut sudah berlangsung lama. Bahkan sudah beberapa kali terlihat mengajukan permohonan baik, ke Bupati Ciamis dan juga BPN Ciamis serta Jawa Barat.

Menurut versi HMPKB, ada kelebihan lahan milik pemerintah yang tidak masuk HGU, namun selama puluhan tahun masih digarap oleh pihak PTPN VIII Batulawang.

Perseteruan antara pihak PTPN VIII Batulawang dengan HMPKB pun terus berlanjut. Sebab, masing-masing dari kedua belah pihak bersikukuh.

Pihak PTPN VIII  tetap  mempertahankan lahan pasir kolotok, lantaran adanya perpanjangan HGU. Sementara HMPKB bersikukuh, meminta kelebihan lahan yang dianggap tidak pernah tersentuh oleh HGU PTPN VIII Batulawang.

Selain itu, HMPKB juga sempat melakukan pelaporan ke Polda Jabar, terkait dugaan adanya pemalsuan dokumen HGU oleh PTPN VIII Batulawang.

Bahkan pihak penyidik Polda Jabar, juga sempat datang ke lokasi pasir kolotok yang berada di wilayah Desa Kutawaringin. (Suherman/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Tebing Setinggi 17 Meter di Tasikmalaya Longsor, Tutup Jalan antar Desa

Longsor-Tutup-Jalan-Antar-Desa.jpg

harapanrakyat.com,- Tebing setinggi 17 meter di Kampung Kukulan, Desa Pusparaja, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya longsor hingga menutup jalan desa, Sabtu (6/1/24) malam. 

Selain menutup akses jalan desa, longsor di lokasi tersebut membuat aktivitas warga sekitar sempat terganggu. 

Sementara itu, tidak lama dari peristiwa petugas gabungan dari BPBD, Tagana, Polisi, TNI dan warga sekitar langsung mengevakuasi tanah. Bahkan, mereka berjuang hingga 7 jam lamanya hingga jalan benar-benar normal. 

Camat Cigalontang Dedi Herniawan mengatakan, akibat longsor tersebut akses jalan dua desa di kecamatannya sempat terhambat. 

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Setelah proses evakuasi selama 7 jam, sekarang sudah normal dan kendaraan sudah bisa lewat lagi,” katanya. 

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, apalagi di musim hujan. 

“Wilayah kita memang daerah rawan longsor, karena itu saya harap semua waspada dari berbagai ancaman bencana alam,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

DPUPRP Ciamis Terjunkan Alat Berat Bersihkan Material Longsor di Pamarican

Alat-Berat.jpg

harapanrakyat.com,- Dinas PUPRP Kabupaten Ciamis menurunkan alat berat untuk mengevakuasi longsoran tebing yang menutup jalan penghubung Desa Margajaya-Sidamulih, Kecamatan Pamarican, Ciamis, Minggu (7/1/24). 

Berdasarkan informasi, ada 4 titik lokasi longsor yang berada di Desa Sidamulih. Karena itu, Pemdes setempat terpaksa meminta bantuan ke Pemkab Ciamis untuk evakuasi material longsor. 

Kades Sidamulih Hadli mengatakan, longsor yang terjadi di wilayahnya tersebut memutus akses jalan perekonomian masyarakat. 

“Alhamdulillah alat berat sudah turun. Semoga jalur penghubung ini bisa kembali normal seperti sedia kala,” katanya.

Dari 4 titik lokasi longsor, lanjutnya, lokasi yang paling parah berada di Nagarahayu kelok 8 Dusun Malabar. Sementara satu lokasi lagi yang parah berada di wilayah Babacek. 

Pantauan di lapangan, Pemdes bersama petugas dari DPUPRP, BPBD, RCS serta Babinsa tampak bahu-membahu membersihkan longsoran yang menutup akses jalan tersebut. (Suherman/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Praktisi Hukum Garut Sarankan Gakkumdu Rujuk UU ITE dan KUHP untuk Proses Oknum Satpol PP Dukung Gibran

Praktisi-Hukum-Garut-Sarankan-Gakkumdu-Rujuk-UU-ITE-dan-KUHP-untuk-Proses-Oknum-Satpol-PP-Dukung-Gibran.jpg

harapanrakyat.com,- Asep Muhidin seorang praktisi hukum menganggap, Gakkumdu dan Bawaslu Garut, Jawa Barat bisa menerapkan Undang – Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan KUHP, dalam menangani kasus oknum Satpol PP deklarasi dukung Gibran.

Hal itu ia nyatakan, karena jika Undang – undang pemilu tak kuat memberi sanksi yang bukan ASN, ITA dan KUHP bisa jadi rujukan karena mereka sudah membuat gaduh seantero negeri tentang netralitas pegawai Pemerintah.

Dalam menjerat kasus 13 oknum Satpol PP Garut yang melakukan deklarasi kepada Cawapres Gibran Rakabuming Raka, Bawaslu telah menjadwalkan pembahasan bersama Gakkumdu, yang akan digelar pada Senin (8/1/2024) besok.

Jika mengacu pada pasal 283 Undang – undang pemilu tidak ada sanksi hukuman kepada non ASN, sehingga sentra Gakkumdu bisa merujuk Undang – Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan KUHP, karena para oknum Satpol PP dianggap telah membuat gaduh.

“Menyampaikan dukungan terhadap Cawapres, itu sudah mempersiapkan secara matang. Karena apa, foto Gibran yang diangkat yang tidak ada menjadi ada, itu tandanya sudah dipersiapkan, sudah ada mens rea kesengajaan dan niat. Jadi selain pada pasal 521, pasal 283 agar diterapkan KUHP dan undang – undang ITE, karena sudah membuat gaduh,” kata Asep Muhidin, praktisi hukum, Minggu (7/1/2024) saat dihubungi.

Ia menganggap semua warga negara sama di mata hukum, sehingga jangan hukum itu tajam ke bawah tumpul ke atas.

“Agar bisa memperlihatkan hukum ini tidak tumpul ke atas tajam ke bawah, contoh ketika ada masyarakat biasa yang melanggar undang – undang, hampir 50 persen tidak tahu persoalan hukum, nah ini Satpol PP adalah aparat penegak hukum peraturan Daerah, kalau mereka tidak tahu ada larangan, itu adalah pernyataan yang dungu untuk oknum Satpol PP,” tambahnya.

Baca juga: Update Terbaru Kasus Oknum Satpol PP Garut Deklarasi Dukung Cawapres Gibran

Gakkumdu Garut Jangan Memaksakan Undang-undang

Jika Gakkumdu memaksakan Undang – undang pemilu terhadap 13 oknum Satpol PP, tentu akan lemah, karena mereka bukan ASN. Akan tetapi Asep memandang, Gakkumdu bisa menggunakan Undang – undang ITE dan KUHP tentang perbuatan gaduh.

“Bawaslu jangan memaksakan pasal 280, kan ada KUHP dan Undang – undang ITE. Karena sudah membuat gaduh bahkan direspon istana. Perlu akal sehat bahwa sentra Gakkumdu yang merupakan gabungan dari polisi, kejaksaan dan Bawaslu bisa membuktikan hukum ini bisa dijalankan. Gampang kan untuk melihat mens rea nya itu sudah ada, niatnya sudah ada mempersiapkan, jika sulit mencari mens rea membuat gaduh itu tidak logis,” tutupnya. (pikpik/R8/HR Online/Editor Jujang)

Wisata Kiara Artha Park, Air Mancur Menari di Tengah Kota Bandung

Wisata-Kiara-Artha-Park-Bandung.jpg

Kiara Artha Park, kawasan terpadu seluas lebih dari 2.9 hektar, menjadi destinasi wisata ikonik di Kota Bandung, Jawa Barat yang memadukan konsep hunian, bisnis, komersial, dan wisata. Terletak di tengah kota, taman kota ini melengkapi ragam taman tematik lain yang telah ada di Bandung. 

Mulai beroperasi sejak 17 Agustus 2019, taman ini telah menarik minat warga Bandung dan wisatawan umum. Harga tiket masuk ke wisata terpadu ini sangat terjangkau, hanya Rp10.000. 

Menariknya, tiket masuk tersebut bisa kita tukarkan dengan minuman ringan saat hendak pulang. Bagi anak usia 6 tahun kebawah, tiket masuk gratis! Adapun jam operasional taman ini buka setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga 9 malam.

Baca Juga: Kampung Gajah Wonderland Bandung, Wisata yang Terbengkalai

Pesona Wisata Kiara Artha Park Bandung

Salah satu atraksi utamanya adalah Dancing Fountain atau Air Mancur Menari yang memukau, di mana air mancur bergerak seirama dengan lantunan musik yang dimainkan.

Atraksi ini juga dapat dinikmati pada malam hari, mempesona dengan permainan lampu warna-warni yang menambah daya tarik.

Wisata Edukatif untuk Anak

Taman Asia Afrika, bentuk angka delapan yang mengenang Konferensi Asia Afrika tahun 1955, merupakan daya tarik lainnya di wisata Kiara Artha Park.

Patung-patung setengah badan para inisiator konferensi semuanya  ada di taman ini, memberikan nuansa edukasi dan rekreasi yang menarik. 

Ada pula Kampoeng Korea, tempat untuk merasakan suasana Korea melalui arsitektur, kuliner, dan budayanya.

Baca Juga: Wahoo Waterworld Bandung, Nikmati Seluncuran Beragam

Tidak ketinggalan, Taman Lampion atau Festival of Light menjadi daya tarik unik dengan lampion-lampion cantik berbagai bentuk dan warna yang memukau pengunjung pada malam hari.

Fasilitas yang tersedia di objek wisata Kiara Artha Park juga memadai, termasuk area parkir luas, mushola, area kuliner, arena bersepeda, area bermain anak, kereta keliling, dan jogging track.

Lokasi Strategis dengan Akses Mudah

Kiara Artha Park memiliki lokasi strategis di Jl. Banten, Kebonwaru, Kec. Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, berada di pusat kota Bandung. Akses ke taman ini dapat dilakukan dari berbagai arah, memudahkan wisatawan dalam menikmati pesona Kiara Artha Park. 

Dengan berbagai atraksi dan fasilitas yang menarik, Kiara Artha Park menjadi destinasi wisata menarik bagi warga Bandung dan wisatawan umum. Segera rencanakan kunjungan Anda dan rasakan pengalaman luar biasa bersama keluarga. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Susi Air Buka Rute Baru, Bandung Pangandaran Hanya 45 Menit

Susi-Air-Buka-Rute-Baru-Bandung-Pangandaran-Hanya-45-Menit.jpg

harapanrakyat.com,- Maskapai Susi Air membuka rute penerbangan baru, yaitu Jakarta – Bandung – Pangandaran dan sebaliknya.

Rute penerbangan baru ini akan memudahkan warga Jawa Barat untuk berpergian ke Pangandaran, yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata pantai yang populer.

Pesawat Susi Air akan berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta pada pukul 08.10 WIB dan tiba di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada pukul 08.45 WIB.

Dari Bandara Husein Sastranegara Bandung, pesawat akan berangkat ke Bandara Nusawiru Pangandaran pada pukul 09.15 WIB dan tiba di Pangandaran pada pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Ini Beberapa Jalur Alternatif Menuju Pantai Pangandaran, Cocok untuk Hindari Macet

Waktu tempuh dari Bandung ke Pangandaran hanya 45 menit. Hal ini tentu akan menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Pangandaran, yang selama ini membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama melalui jalur darat atau laut.

Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana menyambut baik pembukaan rute penerbangan baru ini. Ia berharap, pembukaan rute baru ini akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pangandaran.

“Dengan dibukanya rute baru ini, maka aksesibilitas ke Pangandaran menjadi lebih mudah. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap pariwisata Pangandaran,” kata Agus.

Agus juga berharap, pemerintah daerah dapat memberikan dukungan dan promosi yang lebih gencar untuk menarik wisatawan ke Pangandaran. Ia juga berharap, pihak maskapai Susi Air dapat menambah frekuensi penerbangannya. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Diguyur Hujan Deras, Rumah Edoh di Ciamis Ambruk

Rumah-Edoh-di-Ciamis-Ambruk.jpg

harapanrakyat.com,- Diguyur hujan deras, rumah milik Edoh di Desa Pasirlawang, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ambruk, Sabtu (6/1/2024).

Kejadian ambruknya rumah milik Edoh warga Dusun Cakungsari RT 14, RW 03, Desa Pasirlawang tersebut membuat pemilik rumah mengalami kerugian hingga 5 juta rupiah.

Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis, Nurholis mengatakan, beruntung saat kejadian tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kejadiannya kemarin Sabtu (6/1/2024) sore, dimana saat kejadian kondisi cuaca di wilayah Purwadadi tengah diguyur hujan deras,” terangnya, Minggu (7/1/2024).

Baca Juga: Bejat, Dua Orang Kakek di Ciamis Tega Cabuli Anak di Bawah Umur

Nurholis mengatakan, pagi tadi warga sekitar dibantu oleh Tagana dan Relawan Ciamis Selatan (RCS) membantu korban membersihkan puing-puing dinding yang berserakan.

“Sejak pagi tadi kami bersama relawan dan masyarakat membantu korban untuk membersihkan puing-puing tembok yang kemarin ambruk. Alhamdulillah siang ini semuanya sudah beres terevakuasi,” katanya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kebakaran Rumah di Singaparna Tasikmalaya Nyaris Tewaskan Ibu dan Anak

Kebakaran-Rumah-di-Singaparna-Tasikmalaya-Nyaris-Tewaskan-Ibu-dan-Anak.jpg

harapanrakyat.com,- Kebakaran sebuah rumah di Kampung Pinggirsari RT 02 RW 03 Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, nyaris menimbulkan korban jiwa Sabtu (6/1/2024) pagi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Api terlihat langsung membesar dari dalam kamar rumah tersebut.

Menurut keterangan warga setempat, kebakaran diduga disebabkan oleh seorang anak berusia 4 tahun yang sedang bermain korek gas di atas kasur. Api yang menyala kemudian menyambar kasur busa dan membakar seluruh rumah.

Saat kebakaran terjadi, ibu dan anak tersebut sedang berada di dalam rumah. Sang ibu, Nyai Elis (35), berhasil menyelamatkan diri dengan menggendong anaknya, Rijki Burhani Sulton (4). Namun, keduanya mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.

Baca juga: Gempa Guncang Selatan Jawa, Tembok Rumah Warga Tasikmalaya Ambruk

Warga dan petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian dengan cepat memadamkan api. Kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD SMC Tasikmalaya untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Singaparna, AKP Roni Hartono, membenarkan adanya insiden kebakaran wilayahnya. Ia mengatakan bahwa kedua korban mengalami luka bakar di bagian wajah, dada, dan punggung. Kondisi keduanya saat ini sudah berangsur membaik.

“Dari hasil pemeriksaan, kedua korban mengalami luka bakar dengan tingkatan berbeda. Ibunya mengalami luka bakar tingkat 2, sedangkan anaknya mengalami luka bakar tingkat 3,” kata Roni seperti dikutip dari kapol.id jaringan suara.com.

Roni mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan korek gas dan benda-benda yang mudah terbakar. Ia juga meminta agar orang tua selalu mengawasi anak-anaknya saat bermain. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Legenda Gunung Karang Pandeglang, Keajaiban Sumur Tujuh di Banten

Legenda-Gunung-Karang-Pandeglang.jpg

Legenda Gunung Karang, yang berdiri megah di Pandeglang, Banten, menyimpan misteri yang menarik bagi para pecinta alam dan pengamat sejarah. Konon, gunung stratovolcano dengan ketinggian mencapai 1778 mdpl ini memiliki potensi letusan yang misterius.

Sejarah Gunung Karang pun tak lepas dari peradaban masa lalu hingga keruntuhan kerajaan Hindu-Buddha. Berdiri sebagai gunung tertinggi di Banten, ketinggian dan statusnya sebagai gunung berapi menambah daya tarik tersendiri.

Kisah Legenda Gunung Karang Pandeglang Banten

Tidak sedikit pendaki yang memilih Gunung Karang sebagai destinasi pendakian karena terdorong oleh bukti-bukti sejarah, termasuk peninggalan yang tersimpan di Museum Kepurbakalaan Banten.

Beberapa situs sejarah di Gunung Karang adalah batu Menhir, Situs Pahoman Pasir Petey, dan Sumur Tujuh, yang semuanya mempesona. Keberadaan mereka menghubungkan kita dengan masa lalu yang penuh keajaiban.

Baca Juga: Misteri Gunung Gede Pangrango, Suara Hentakan Kaki Kuda dan Pangeran yang Melegenda

Keajaiban Sumur Tujuh dan Pendiri Kerajaan

Salah satu kisah legenda Gunung Karang Pandeglang yang paling fenomenal adalah sumur tujuh, daya tarik utama bagi peziarah dan pendaki. Letaknya di puncak gunung, mencapai ketinggian 1778 mdpl, menjadikannya sebagai tujuan mendaki yang sangat memikat.

Sejarah Sumur Tujuh terkait erat dengan Sultan Maulana Hasanuddin, pendiri Kerajaan Banten, dan Syarif Hidayatullah, Raja Cirebon pertama. Alkisah, Sultan Maulana Hasanuddin menciptakan sumur ini setelah pertarungan sengit melawan Pucuk Umun, Raja Banten Girang.

Setelah pertarungan, Sultan Maulana Hasanudin yang kehausan berdoa kepada Allah, dan dengan izin-Nya, air menyembur dari tanah setelah tongkatnya ditancapkan. Lubang bekas tongkat itulah yang sekarang memiliki nama Sumur Tujuh Gunung Karang.

Baca Juga: Legenda Gunung Kencana, Kejayaan dan Cinta yang Terukir Abadi

Menjadi Destinasi Wisata Spiritual

Banyak peziarah datang ke Sumur Tujuh untuk mencari air keramat karena mereka percaya bahwa air tersebut membawa berkah. Beberapa orang bahkan memiliki pengalaman mistis, seperti menemukan emas atau benda-benda pusaka saat menyelam ke dalam lumpur sumur.

Sayangnya, karena banyaknya pengunjung, kondisi Sumur Tujuh kini cukup memprihatinkan. Jejak-jejak sejarah dan keajaibannya semakin terkikis oleh ribuan orang yang mengunjunginya.

Legenda Gunung Karang Pandeglang adalah kisah mistis tentang Sumur Tujuh, tempat air keramat muncul setelah pertarungan Sultan Maulana Hasanuddin. Tempat ini menarik peziarah dan penjelajah sejarah, tetapi perlindungan terhadap situs ini sangat penting karena kondisinya yang semakin memburuk akibat kunjungan berlebihan. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Bukit Sikunir Dieng yang Diburu Wisatawan dan Pendaki

Bukit-Sikunir-Dieng.jpg

Bukit Sikunir adalah salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi di dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah yang menyimpan keajaiban alam tak ternilai. Mengapa tempat ini begitu menarik bagi wisatawan dan pendaki? 

Salah satu daya tarik utama Bukit Sikunir adalah keindahan matahari terbit di Puncak Sikunir yang dikenal sebagai Golden Sunrise Sikunir. Pemandangan langit yang memerah dan memancarkan warna keemasan memeluk gunung-gunung yang diselimuti kabut. 

Tidak heran jika puncak ini sering dianggap sebagai salah satu spot sunrise terindah se-Asia Tenggara. Wisatawan, baik lokal maupun internasional, tak ingin melewatkan momen magis ini.

Baca Juga: Maha Sky Batu Angkruk, Temukan Keajaiban Sunset di Dieng!

Pesona Bukit Sikunir Dieng

Selain Golden Sunrise, wisatawan dan pendaki juga bisa menikmati keindahan Telaga Cebong dan pesona ketinggian di Desa Tertinggi Pulau Jawa. 

Keindahan Alam Dataran Tinggi dan Telaga Cebong

Bukit Sikunir Dieng juga menawarkan panorama megah gunung-gunung tinggi di kejauhan dan Telaga Cebong yang memukau. Di kaki bukit, wisatawan dapat menyaksikan keindahan Telaga Cebong dengan air jernih yang mencerminkan pesona alam sekitarnya. 

Tidak hanya itu, rumah-rumah penduduk dan kabut tipis yang melingkupi telaga menambah pesona alami dari puncak Sikunir. Kehangatan penduduk desa yang ramah juga menyempurnakan pengalaman wisata di sini.

Baca Juga: Batu Pandang Ratapan Angin, Keindahan Alam yang Menyimpan Mitos di Dieng

 Pesona Ketinggian di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Bukit Sikunir terletak di sebelah Timur Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Sementara Desa Sembungan merupakan desa yang berada di daratan paling tinggi di pulau Jawa. Dari ketinggian Bukit Sikunir, wisatawan akan disuguhkan pemandangan luas Dataran Tinggi Dieng yang memukau. 

Keelokan alam yang terbentang tak terbatas menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang mencari pengalaman luar biasa.

Dengan segala pesona alamnya, Bukit Sikunir Dieng telah menjelma menjadi tujuan wisata yang diminati. Puncak Sikunir dengan Golden Sunrise-nya, Telaga Cebong yang memesona, dan pemandangan Dataran Tinggi Dieng yang memukau adalah alasan mengapa tempat ini tak pernah sepi pengunjung. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts