Beranda blog Halaman 246

Demi Bantu Anies di Pilgub DKI Jakarta, Babe Haikal: Prabowo Gadaikan Tanahnya

Babe.jpeg

harapanrakyat.com,- Untuk membantu Anies di Pilgub DKI Jakarta, ternyata Prabowo Subianto sempat menggadaikan tanah miliknya. Hal ini diungkap Haikal Hassan Baras atau yang dikenal dengan sebutan Babe Haikal melalui akun Instagram @haikalhassan_quote.

Dalam video unggahannya itu, Babe Haikal juga mengucapkan terima kasihnya kepada Prabowo. Kala itu Prabowo telah membantu Anies menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Babe Haikal mengungkap fakta tersebut setelah melihat debat Capres (Calon Presiden) ketiga yang berlangsung pada Minggu (07/01/2024) malam.

Dalam debat tersebut, Anies Baswedan sebagai Capres nomor urut 1 menuding Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto memiliki lahan tanah seluas 340 hektar.

Kemudian Anies juga menyinggung soal prajurit tentara di Indonesia yang hampir seluruhnya belum punya rumah dinas. Semua tudingan tersebut pun belakangan ini beredar di media sosial hingga viral.

Sementara itu, unggahan video Babe Haikal dalam Instagram tampaknya membela Prabowo Subianto yang mendapat serangan dari Anies dalam debat Calon Presiden ketiga.

Baca Juga: Tak Salaman dengan Anies usai Debat Capres Ketiga, Ini Penjelasan Prabowo

Hal itu karena Babe Haikal mengetahui bagaimana upaya-upaya Prabowo saat mendukung Anies maju di Pilgub DKI Jakarta. Sehingga ia pun merasa perlu untuk mengungkap fakta tersebut ke publik.

Babe Haikal Ungkap Prabowo Bantu Anies di Pilgub DKI Jakarta

Kemudian, Babe Haikal pun menceritakan bahwa Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pernah membantu Anies Rasyid Baswedan saat Pilgub DKI Jakarta.

Kala itu Prabowo sempat menggadaikan tanah milik pribadinya untuk mengusung dan mendukung Anies.

“Saya lupa bilang walaupun terlambat. Mau mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prabowo Subianto,” ucap Haikal Hassan atau Babe Haikal dalam unggahan videonya yang menyebar di media sosial.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih banyak pak, karena sumbangsih serta bantuan bapak secara pribadi. Yang mana bapak sampai menggadaikan tanah yah, demi membantu Bapak Anies menjadi Gubernur DKI,” ungkapnya menambahkan.

Ungkapan terima kasihnya itu seolah Babe Haikal mempertegas bahwa Prabowo Subianto lah yang telah membantu Anies di Pilgub DKI Jakarta, hingga menjadi gubernur saat itu. (Eva/R3/HR-Online)

Setia Temani Gibran Kampanye, Selvi Ananda dapat Kejutan Ulang Tahun di Pesawat

Selvi.jpeg

harapanrakyat.com,- Selvi Ananda dapat kejutan ulang tahun ke-34 tepat pada pukul 00.10 WIT, Selasa (9/1/2024), di pesawat dalam perjalanan dari Ambon ke Bali.

Ibu dua anak ini memang diketahui selalu setia menemani sang suami, Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan kampanye sebagai calon presiden.

Seperti halnya kegiatan kampanye di Ambon, Selvi setia menemani sang suami. Turut mendampingi pula para pendukung Gibran, mulai dari Raffi Ahmad, Awkarin hingga Ello.

Perjalanan kampanye Gibran kali ini nampak berbeda karena diwarnai kejutan ulang tahun untuk sang istri.

Selvi Ananda dapat Kejutan Ulang Tahun di Pesawat

Detik-detik momen kejutan ulang tahun Selvi terlihat dari unggahan akun media sosial @raffinagita1717.

Melansir dari video yang suami Nagita Slavina unggah, nampak Selvi tengah tertidur pulas di samping Gibran.

Baca Juga: Gibran Fokus Kampanye Daerah Jawa Tengah Januari 2024, Ingin Taklukkan Kandang Banteng?

Terlihat pula Raffi Ahmad dan rombongan tengah bersiap-siap memberikan kejutan kepada ibu dua anak itu. Namun, mereka kebingungan bagaimana cara membangunkan menantu Presiden RI Jokowi tersebut.

Apalagi melihat lelapnya tidur pasangan suami istri itu usai melakukan kegiatan kampanye yang padat.

Raffi Ahmad mengaku mereka menunggu selama 10 menit dekat kursi Selvi Ananda, karena merasa kebingungan dan tak berani untuk membangunkannya.

Tepat pukul 00.10, Raffi Ahmad beserta rombongan kompak menyanyikan lagu ulang tahun. Sontak nyanyian tersebut membuat Selvi terbangun dengan wajah terkejut, disusul sang suami yang berada di sampingnya.

Rombongan kemudian memberikan kue ulang tahun tanpa lilin, serta ucapan selamat dan doa. Raffi Ahmad juga turut mengucapkan selamat ulang tahun sambil menjabat istri Gibran tersebut.

Dalam keterangan unggahan videonya itu, ayah dari Rafathar ini juga memberikan doa dalam momen ulang tahun Selvi Ananda yang ke-34.

Doa Gibran di Ulang Tahun sang Istri

Tak hanya rombongan yang mengucapkan harapan dan doa untuk ibu dua anak tersebut. Gibran juga turut memberikan doa saat ulang tahun sang istri yang ke-34 itu.

“Panjang umur, sehat selalu,” doa Gibran di samping Selvi Ananda.

Momen Selvi yang dapat kejutan ulang tahun ini menjadi perbincangan warganet. Apalagi surprise tersebut Selvi terima saat dalam pesawat menuju tempat kampanye sang suaminya. (Fatmawati/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Heboh, Seorang Pria Menikahi 2 Gadis Secara Bersamaan di Tasikmalaya, Begini Faktanya

Viral.jpg

harapanrakyat.com,- Video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria menikahi 2 gadis dalam waktu bersamaan di Tasikmalaya, Jawa Barat. Video tersebut viral setelah akun tiktok @sustinsaners mengunggahnya pada 12 Desember 2023 lalu.

Dalam video dengan backsound lagu romantic itu memperlihatkan mempelai laki-laki mengucapkan ijab kabul dua kali dengan pengantin perempuan berbeda.

Hasil penelusuran harapanrakyat.com pada Selasa (9/1/2024), video seorang pria menikahi 2 gadis yang menggemparkan warganet ini ternyata bukan pernikahan sungguhan. Melainkan praktek pembelajaran setahun sekali yang di SMK Duta Pratama Indonesia, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Dalam praktek pembelajaran ini, siswa kelas 10, 11 dan 12 yang mendesain seluruh kegiatan pernikahan. Mulai pra wedding, desainer undangan, sampai acara akad dan prasmanan.

Baca Juga: Duh, ASN Guru SD di Tasikmalaya Joget Dukung Prabowo Gibran

“Jadi ini bukan acara nikahan sungguhan, melainkan praktek pembelajaran tahunan yang memang dilakukan para siswa. Mereka ini kelas 10, 11 dan 12, bekerjasama membuat kegiatan pernikahan dari desain undangan sampai acara nikahan. Orang tuanya siswa yang nikah juga siswa,” terang Lasiman, Kepala SMK Duta Pratama, Selasa (9/1/2024).

Lanjutnya mengatakan, inisiatif pernikahan seorang pria menikahi 2 gadis ini murni usulan para siswa. Malahan pihaknya merasa kecolongan tiga hari sebelum praktek pernikahan digelar.

Bahkan, awalnya cerita perempuan yang menikah adalah adik kakak. Namun, pihak sekolah melarang karena haram masih satu darah.

Sementara itu, Atmal, pelajar yang berperan sebagai pengantin pria yang menikahi 2 gadis, mengaku tidak gugup menjalani praktek pernikahan. Ia sempat menghafal ijab kabul selama satu hari saja.

“Menghafal akad sehari saja ngapalinnya mah, tidak lama, jadi lancar, tidak gugup. Ngapalin sehari saja dua kali ijab qobulnya, kan pengantin perempuannya dua,” kata Atmal. (Apip/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Narapidana Teroris di Lapas Kota Banjar Bebas Usai Jalani Pembinaan 3 Tahun

Narapidana-teroris-lapas-banjar.jpeg

harapanrakyat.com,- Seorang narapidana teroris (Napiter) berinisial S, akhirnya bisa menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kota Banjar, Jawa Barat.

Kepala Lapas Kelas II B Kota Banjar Amico Balalembang mengatakan, narapidana teroris tersebut telah selesai menjalani pidana. Napi tersebut menjalani pembinaan selama kurang lebih 6 bulan di Lapas Banjar.

“Hari ini ada satu orang napiter yang telah selesai menjalani pidana dan pembinaan di Lapas Kota Banjar,” kata Amico Balalembang, Selasa (9/1/2024).

Amico menjelaskan, narapidana teroris berinisial S, tersebut menjalani masa pidana dan pembinaan di Lapas Banjar, sejak 13 Juli 2023.

Menurutnya, selama menjalani pembinaan narapidana tersebut dinilai baik. S juga dapat mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh Lapas Kelas II B Kota Banjar.

“Secara umum kepribadiannya selama di sini baik. Yang bersangkutan selalu mengikuti program-program yang kami berikan untuk pembinaan,” jelasnya.

Amico berpesan kepada S untuk tidak mengulangi perbuatannya setelah dinyatakan bebas dan kembali ke masyarakat. Harapannya S menjadi lebih produktif dan mandiri.

Baca Juga: Jari Siswa Bengkak Gegara Cincin, Damkar Kota Banjar Bagikan Trik Lepas Cincin Pakai Mesin Pemotong

Sebelumnya S dinyatakan terbukti bersalah oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur, telah melanggar Pasal 15 Undang-undang RI nomor 5 tahun 2018, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis S, dengan pidana penjara selama 3 tahun.

“Sebelumnya dia menjalani masa pidana di Rutan Kelas I Depok, dan kemudian ke sini sampai akhirnya dinyatakan bebas,” pungkasnya. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Derita Siswa SDN Tamanggung di Tasikmalaya, Bertahun-tahun Belajar di Lantai

SD.jpg

harapanrakyat.com,- Sudah bertahun-tahun siswa SDN Tamanggung di Tasikmalaya, Jawa Barat, belajar lesehan alias tanpa menggunakan meja dan kursi. Lokasi sekolah tersebut berada di Desa Toblongan, Kecamatan Bojongasih, Kabupaten Tasikmalaya.

Para siswa sekolah dasar itu merasakan belajar beralaskan lantai sejak tahun 2014. Hal itu karena kondisi meja dan kursi belajar rusak parah, sehingga tidak layak untuk digunakan.

Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya mengklaim sudah tahu akan hal itu, dan berjanji mengupayakan bantuan fasilitas tersebut di tahun 2024 ini. Meskipun di tengah anggaran yang minim.

“Iya saya sudah mengetahui SDN Tamanggung di Tasikmalaya ini kekurangan mebeler dan ruang kelas. Kami upayakan tahun ini akan memberi bantuan, meskipun anggaran yang ada minim,” kata Ahmad Solihin, Kabid SD Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (9/1/2024).

Sementara itu, Asep Sugianto, salah seorang guru SDN Tamanggung mengatakan, kursi dan bangku/meja siswa sudah lama rusak dan tersimpang di gudang sekolah.

Baca Juga: Banyak Sekolah Dasar di Pangandaran Belum Ideal

“Sejak tahun 2014 rusaknya. Kalaupun ada bangku yang masih bisa digunakan, itupun dipakai bertiga oleh siswa. Sehingga kelas 3 dan kelas 5 belajar lesehan,” terangnya.

Selain itu, lanjut Asep, SDN Tamanggung di Tasikmalaya ini juga kekurangan ruang kelas. Saat ini dengan jumlah siswa 83 orang, namun kelas yang tersedia hanya ada 4 ruang.

“Sudah lama sekali tidak mendapatkan bantuan pembangunan ruang kelas baru. Saat ini hanya 4 kelas. Sedangkan kelas 3 terpaksa belajar di ruang rumah dinas kepala sekolah dengan beralaskan lantai. Untuk murid kelas 2 terpaksa bergiliran dengan kelas 1,” ungkap Asep.

Bahkan, ruang kelas yang ada di SDN Tamanggung Tasikmalaya juga kondisinya sudah rusak. Bagian kusen sudah rusak dan bagian atap bocor.

“Upaya permohonan bantuan sudah kami layangkan sejak lama, namun hingga saat ini belum juga ada realisasi,” pungkasnya. (Apip/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Geger Dugaan Pelayanan Buruk Puskesmas Pamarican, DPRD Ciamis Angkat Bicara

Sarif-Sutiarsa.jpg

harapanrakyat.com,- Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis Sarif Sutiarsa menyayangkan dugaan pelayanan buruk petugas Puskesmas Pamarican terhadap salah satu warga.

Padahal seluruh Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Ciamis sudah selesai melaksanakan akreditasi terkait mutu peningkatan pelayanan.

“Jelas ini tidak dibenarkan kalau bidan Puskesmas tidak melakukan tindakan dan pendampingan terhadap pasien saat meminta perawatan. Karena semuanya harus dilayani dengan baik apapun kondisinya,” ungkap Sarif, Selasa (9/1/2024).

Sarif menuturkan, terkait urusan pelayanan, bidan maupun perawat lainnya yang ada di Puskesmas harus bisa menjalankan SOP. Sehingga tidak terjadi masalah akibat pelayanan kurang baik. Apalagi sampai membuat pasien kecewa.

“Sudah pasti kalau pasien dirujuk tentunya ada administrasi yang harus dilengkapi sebagai syarat rujukan. Kalaupun karena posisi pasien urgen maka lebih baik didampingi secara langsung oleh bidan maupun perawat saat ke Rumah Sakit,” jelasnya. 

Pihaknya meminta Dinas Kesehatan melakukan penindakan kepada Kepala Puskesmas maupun bidan yang bertugas saat pasien datang.

“Sebab sangat disayangkan ketika akreditasi terkait mutu peningkatan pelayanan diterima secara paripurna oleh seluruh puskesmas di Kabupaten Ciamis. Ternyata SDM-nya tidak bekerja dengan baik sesuai SOP, maka percuma dan dianggap hanya menghamburkan anggaran,” tegasnya.

Baca Juga: Diduga Buruknya Pelayanan PKM Pamarican Ciamis, Janin Meninggal saat Dibawa ke RSUD Banjar

Tanggapan Dinas Kesehatan Ciamis terkait Dugaan Pelayanan Buruk Puskesmas Pamarican

Sementara Acep Jhoni kepala Bidan Yankes Dinas Kesehatan mengatakan, sesuai perintah dari Kepala Dinas pihaknya langsung memanggil Kepala.Puskesmas Pamarican dan juga bidan yang bersangkutan.

“Kami sudah memanggil Kepala Puskesmas Pamarican dan bidan desa untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Tentunya kami memberikan teguran agar kinerja lebih ditingkatkan kembali sesuai SOP yang berlaku,” jelasnya.

Acep Jhoni mengatakan, pihaknya tidak ingin kejadian yang sama terulang kembali karena pelayanan harus terus ditingkatkan.

“Kalau terjadi lagi maka nantinya ada tindakan tegas baik kepada Kapus maupun pelayanannya seperti bidan atau perawat, intinya kerja sesuai SOP layani pasien dengan baik. Kalau harus dirujuk urus dengan baik pula, agar masyarakat yang berobat tidak dirugikan,” tegasnya.

Acep pun mengingatkan, akreditasi dengan hasil paripurna sangat berat. Predikat tersebut harus dipertanggungjawabkan dengan cara meningkatkan kinerja yang baik yang baik saat melaksanakan tugas.

Sebelumnya, Sutrisno, warga Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican mengeluhkan buruknya pelayanan Puskesmas Pamarican. Saat itu ia membawa istrinya yang akan melahirkan ke Puskesmas tersebut.

Sayangnya, sesampai di Puskesmas, istrinya tidak dilayani dengan baik. Bahkan Sutrisno disuruh membawa istrinya ke rumah sakit tanpa pendampingan.

Akibatnya, janin dalam kandungan istri Sutrisno meninggal dunia saat perjalanan ke RSUD Kota Banjar.

Sementara itu, Petugas jaga Puskesmas Pamarican Rismayani Prabawanti membantah dugaan pelayanan buruk yang dikeluhkan keluarga pasien.

Ia mengaku sudah memberikan pelayanan sesuai SOP kedaruratan pasien gawat darurat dan melihat sisi kemanusiaan.

“Yang saya lihat itu sisi kemanusiaannya. Karena pasien tidak mungkin harus ditangani dulu di PKM. Makanya saya langsung mengarahkan untuk langsung dibawa ke rumah sakit,” terangnya. (ES/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Dishub Ciamis Umumkan Uji KIR Kendaraan Angkutan Gratis

Sekdis-Perhubungan-Ciamis-Rissa-Sugara.jpeg

harapanrakyat.com,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mengumumkan secara resmi Uji KIR kendaraan angkutan penumpang dan barang tidak dipungut biaya alias gratis.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah. Termasuk juga amanat Perda 15 tahun 2023 mengenai pajak dan retribusi. Maka sudah dijelaskan bahwa untuk Uji KIR bagi kendaraan pengangkut penumpang dan barang tahun 2024 tidak dipungut biaya retribusi,” terang Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Ciamis, Rissa Sugara, Selasa (9/1/2024).

Baca Juga: Larangan Bunyikan Klakson Telolet, Ini Alasan Dishub Ciamis

Rissa mengajak pengusaha kendaraan angkutan penumpang dan barang untuk melakukan Uji KIR guna memastikan kelayakan kendaraannya.

“Kesempatan ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk para pengusaha angkutan. Agar kendaraannya bisa dipastikan layak untuk digunakan di jalan raya atau tidak,” ungkapnya. 

Rissa menjelaskan, kendaraan bermotor diwajibkan untuk melakukan Uji KIR setiap 6 bulan sekali. Tujuannya agar mobil pengangkut penumpang dan barang mendapatkan izin beroperasi di jalan.

“kita imbau untuk para pengusaha angkutan agar bisa membawa kendaraannya untuk dilakukan Uji KIR agar bisa dipastikan kendaraannya layak digunakan atau tidak,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Jari Siswa Bengkak Gegara Cincin, Damkar Kota Banjar Bagikan Trik Lepas Cincin Pakai Mesin Pemotong

Jari-tangan-siswa-bengkak-gegara-cincin.jpg

harapanrakyat.com,- Jari tangan seorang siswa di Kota Banjar, Jawa Barat, bengkak gara-gara cincin yang terpasang di jari tangan kanannya tidak bisa dilepaskan. Siswa tersebut akhirnya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar).

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Banjar pun membagikan sejumlah trik cara melepaskan cincin yang menjerat jari tangan.

Petugas Damkar Kota Banjar, Iwan Wiguna, mengatakan, proses penanganan pelepasan cincin tersebut hanya berlangsung selama 15 menit. Alat untuk digunakan menggunakan mesin pemotong atau gurinda.

Pelepasan cincin menggunakan mesin pemotong atau gurinda tersebut karena jenis bahan cincin yang dipakai merupakan jenis Stainles. Bukan terbuat dari emas.

“Kita penanganan tadi ada siswa, anak sekolah jari tangan bengkak. Sekitar 15 menit bisa terlepas pakai teknik pemotong,” kata Iwan kepada wartawan, Selasa (9/1/2024).

Baca Juga: Sumur Jadi Sarang Ular, Petugas Damkar Kota Banjar Turun Tangan

Lanjutnya menyebutkan, terdapat beberapa teknik yang biasa digunakan oleh petugas untuk melepaskan cincin yang menjerat jari tangan agar bisa terlepas.

Beberapa di antaranya menggunakan mesin pemotong gurinda dengan cara memotong kecil bagian cincin. Saat pemotongan tersebut diberi sedikit air agar licin dan jari tangan tidak terluka.

Selain itu juga bisa menggunakan teknik memasukkan benang pada cincin. Namun, cara ini biasa digunakan untuk cincin yang terbuat dari logam emas agar cincin tidak rusak atau terpotong.

Menurutnya, untuk teknis pelepasan cincin tersebut pada prinsipnya menyesuaikan dengan obyek dan jenis cincin yang dikenakan oleh pemakainya. 

“Tekniknya macam-macam bisa pakai pemotong, pakai benang juga bisa. Tergantung obyek atau cincin yang dipakai dan kondisi jari,” katanya.

Lanjutnya menambahkan, pada awal tahun ini pihaknya telah melakukan penanganan sebanyak 4 kasus. Adapun alat yang sering digunakan biasanya menggunakan mesin pemotong atau gurinda. 

“Penanganan pada awal tahun ini ada tiga kasus termasuk anak-anak. Kasus penanganan semua cincin yang menjerat jari tangan,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Sempat Jadi Persoalan, Pemerintah Klaim Sampah Tertahan di Kota Bandung Sudah Clear

Maggotisasi-Sampah-Organik.jpg

harapanrakyat.com – Kabid Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Pemkot Bandung, Salman Faruq mengklaim sampah yang tertahan di Kota Bandung, Jawa Barat, sudah tidak ada. Mengingat pada 29 Desember 2023 lalu, sebanyak 2 ribu ton sampah masih tertahan.

Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Bandung sudah memastikan sejak awal Januari 2024, masalah sampah yang tertahan tersebut telah selesai.

Selain itu, seluruh Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) di Kota Bandung telah stabil. Dengan demikian, pihaknya mengklaim, persoalan sampah di Kota Bandung sudah terkendali dan teratasi.

Baca Juga : Kurangi Timbunan Sampah Organik, Ini Imbauan Sekda Bandung!

“Sekarang sampah yang tertahan, kita lihat kondisinya semua sudah clear, termasuk TPS juga terkendali,” ungkapnya di Kota Bandung, Selasa (9/1/2024).

Walau demikian, ia menerangkan pekerjaan rumah yang belum selesai yakni sampah dari pasar tradisional. Pemkot Bandung, kata Salman, mendorong sejumlah pasar mendistribusikan sampahnya ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Gedebage.

“Perumda pasar sudah bergerak dan nantinya mereka akan memulainya (distribusi sampah ke TPST Gedebage Kota Bandung). Kami sudah mengingatkan hal itu,” ujarnya.

Salman menjelaskan, hingga saat ini penanganan persoalan sampah makin terkendali karena peran masyarakat. Termasuk pengolahan sampah mandiri dari lingkup kewilayahan yang telah berjalan. Hal tersebut, seiring adanya program Kang Mpos kepada 20 persen kepala keluarga di Kota Bandung.

Selain itu, kata Salman, pengolahan sampah di TPST Gedebage pun saat ini sudah mulai berjalan, yakni 10-15 ton setiap harinya.

Baca Juga : Pemkot Bandung Perlu Terapkan Sanksi Tegas Bagi Pembuang Sampah Sembarangan

“Untuk mengurangi sampah (organik) di Kota Bandung, magotisasi di kelurahan juga berjalan. Harapannya kedepan tidak ada sampah organik yang masuk ke TPA Sarimukti. Sementara ritase sudah mulai berkurang, yakni 107 ritase ke Sarimukti,” ucapnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Kawasan Resapan Air di KBB Berkurang, Banjir Terjang Cimahi Utara

Camat-Cimahi-Utara-Rully-Sulfanorida.jpg

harapanrakyat.com – Berkurangnya kawasan resapan air di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menjadi penyebab utama banjir yang melanda Kampung Balimbing, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Sebagai informasi, pada Sabtu (6/1/2024) sore, banjir menerjang Kampung Balimbing, Kota Cimahi. Akibatnya, benteng arena olahraga mini soccer dan dua rumah warga hancur tertimpa reruntuhan benteng. Selain itu, banjir juga merendam puluhan rumah warga.

Camat Cimahi Utara Rully Sulfanorida menjelaskan, faktor utama penyebab banjir yang melanda Kampung Balimbing itu adalah berkurangnya kawasan resapan air.

Baca Juga : Bencana Tanah Longsor di Subang, Satu Warga Meninggal Dunia

Hal itu lantaran banyaknya alih fungsi lahan di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Akibatnya, air pun tidak bisa terserap ke dalam tanah dan langsung menerjang ke wilayah di bawahnya.

“Saya setuju (kawasan resapan air berkurang). Kan di daerah atas kita ini (Kabupaten Bandung Barat) terus ada pembangunan ya. Tapi itu sudah bukan wilayah Kota Cimahi,” kata Rully di Cipageran, Selasa (9/1/2024).

Ia menilai, pembangunan perumahan di Bandung Barat yang berbatasan dengan Kota Cimahi bagian utara, sudah sangat masif. Akibatnya, kondisi ini pun kerap menimbulkan banjir ke wilayah Cipageran, Cimahi Utara. Pasalnya, wilayah Cipageran ini lokasinya tepat berada di bawah wilayah Bandung Barat.

“Pembangunan perumahan terus berjalan di atas Cimahi (masuk wilayah Bandung Barat). Jadi, kita melihat, dampaknya seperti banjir ini. Bahkan meski hujan tak begitu deras, kita lihat air semakin besar. Ya bisa jadi ini akibat alih fungsi lahan,” tutur Rully.

Kawasan Resapan Air di Cimahi Cukup Baik

Ia juga mengatakan, pada dasarnya bagian atas Kota Cimahi itu merupakan kawasan resapan air. Namun, dengan beralih fungsinya lahan tersebut, maka air yang mengalir langsung lolos dan terjun ke wilayah hilir. Hingga akibatnya, banjir pun menerjang Cipageran.

Baca Juga : Longsor Timbun Jalur Banjarwangi Garut, Bikin Macet

“Kawasan resapan air di Cimahi masih terkategorikan baik. Masih terdapat kebun-kebun dan juga perizinan untuk membangun juga di Kota Cimahi tidak mudah. Tapi, untuk di luar Cimahi, kompleks perumahan terus berkembang,” ujarnya.

Adapun faktor-faktor lainnya yang sebabkan banjir tersebut, menurut Rully, akibat tingginya intensitas hujan. Hal itu memicu debit air sungai meluap. Seringkali, kata ia, langsung terjang pemukiman-pemukiman warga. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Recent Posts