Beranda blog Halaman 187

Membangun Sinergi BUMD, Kawasan Ekonomi Khusus, dan BUMDes untuk Masa Depan Berkelanjutan

Membangun Sinergi BUMD, Kawasan Ekonomi Khusus, dan BUMDes untuk Masa Depan Berkelanjutan

Membangun Sinergi BUMD, Kawasan Ekonomi Khusus, dan BUMDes untuk Masa Depan Berkelanjutan – SUARASUBANG. Kabupaten Subang kembali menjadi sorotan dengan diselenggarakannya Subang Investment Summit (SIS) 2024, yang digelar pada Rabu (20/11) di Pendopo Abdul Wahyan, Rumah Dinas Bupati . Acara bergengsi ini resmi dibuka oleh Penjabat Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd., dan menghadirkan tema besar “Emerging Opportunities for Sustainable Development”, yang menggambarkan komitmen Subang terhadap pembangunan berkelanjutan.

Mengupas Subang Investment Summit (SIS) 2024

Subang Investment Summit edisi ketiga ini merupakan buah kerja sama antara Forum BUMD+ Kabupaten Subang, Bank Jabar Banten (BJB) Subang, Clue Academy, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang. Acara ini telah membuktikan dirinya sebagai platform strategis untuk mempertemukan para pelaku usaha, investor, serta pemerintah dalam membahas peluang investasi di Kabupaten Subang.

Ketua penyelenggara SIS, Lukman Nurhakim, S.I.Kom., M.I.Kom., menekankan bahwa pelaksanaan SIS selama tiga tahun berturut-turut berhasil dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal ini mencerminkan inovasi dan komitmen untuk menjadikan Subang sebagai tujuan investasi unggulan.

Transformasi Subang Menuju Kawasan Investasi Ramah Lingkungan

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Subang, Dr. Imran, menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan perubahan besar yang sedang terjadi di Subang. Ia menyoroti hadirnya dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yaitu KEK Patimban dan KEK Subang Smartpolitan, yang menjadi penggerak utama transformasi ekonomi daerah ini. Menurutnya, kedua KEK tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Subang.

  • KEK Patimban diproyeksikan mampu mendorong kenaikan PDRB sebesar Rp 2,33 triliun, berkat peran strategisnya sebagai pelabuhan ekspor internasional.
  • KEK Subang Smartpolitan, yang didesain sebagai kota pintar, diprediksi akan menyumbang tambahan PDRB sebesar Rp 402,53 miliar.

Bupati Imran menegaskan, dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dan lokasi geografis strategis, Subang harus bersiap memanfaatkan peluang investasi melalui hilirisasi produk. Langkah ini dinilai sebagai strategi tepat untuk menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Kolaborasi BUMD, Kawasan Ekonomi Khusus, dan BUMDes

Salah satu poin penting dalam SIS 2024 adalah membangun sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem investasi yang inklusif, di mana manfaat ekonomi dapat dirasakan hingga ke tingkat desa.

Menurut Kepala DPMPTSP Subang, Dikdik Sholihin, S.Sos., M.Si., keterlibatan BUMDes dalam ekosistem investasi akan membuka peluang baru bagi pembangunan desa-desa di Subang. Dengan demikian, investasi tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menyebar ke wilayah pedesaan.

Potensi Subang Sebagai Tujuan Investasi

Kabupaten Subang memiliki daya tarik besar sebagai destinasi investasi, berkat potensi alamnya yang beragam serta infrastruktur pendukung yang terus berkembang. Beberapa sektor unggulan yang menjadi fokus investasi di Subang antara lain:

  1. Agribisnis dan Perkebunan: Subang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil padi terbesar di Jawa Barat. Potensi ini menawarkan peluang bagi pengembangan agroindustri dan teknologi pertanian modern.
  2. Industri dan Logistik: Kehadiran KEK Patimban menjadi katalis utama pertumbuhan industri dan logistik di Subang, menjadikannya hub strategis untuk perdagangan internasional.
  3. Pariwisata Berkelanjutan: Keindahan alam Subang, seperti kawasan pegunungan dan wisata air panas, membuka peluang besar bagi investasi di sektor pariwisata.

Langkah Strategis Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Dalam pidatonya, Dr. Imran menekankan pentingnya menjadikan investasi di Subang sebagai alat untuk pembangunan berkelanjutan. Berikut beberapa strategi yang disampaikan:

  1. Hilirisasi Produk Lokal: Dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam Subang, hilirisasi produk menjadi prioritas untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing daerah.
  2. Pengembangan Infrastruktur: Pembangunan infrastruktur modern, seperti akses jalan, fasilitas logistik, dan kawasan industri, menjadi faktor utama dalam menarik minat investor.
  3. Kemudahan Berinvestasi: Pemerintah Kabupaten Subang berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang cepat dan transparan bagi para investor, termasuk penyederhanaan proses perizinan.
  4. Pendekatan Inklusif: Melibatkan masyarakat lokal, melalui BUMDes dan pelaku usaha kecil, untuk menciptakan dampak ekonomi yang merata.

Subang Menuju Masa Depan yang Lebih Cerah

SIS 2024 tidak hanya menjadi ajang untuk mempromosikan potensi investasi Subang, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun reputasi Subang di kancah nasional maupun internasional. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat, akan menjadi kunci keberhasilan transformasi ekonomi Subang.

Dr. Imran menutup sambutannya dengan ajakan kepada para investor untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui BUMD. Sinergi ini diyakini dapat mempercepat tercapainya visi Subang sebagai kawasan ekonomi yang ramah investasi sekaligus berkelanjutan.

Ratusan Personel Siap Amankan 2.652 TPS dalam Pilkada Subang 2024

Ratusan Personel Siap Amankan 2.652 TPS dalam Pilkada Subang 2024

Ratusan Personel Siap Amankan 2.652 TPS dalam Pilkada Subang 2024 – SUARASUBANG. Menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, Polres Subang menunjukkan kesiapan penuh dengan menggelar apel pergeseran pasukan pada Senin (25/11/2024) pagi. Kegiatan ini berlangsung di bawah komando Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, dengan melibatkan ratusan personel yang akan bertugas menjaga keamanan di 2.652 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 30 kecamatan di .

Pergeseran Pasukan sebagai Komitmen Pengamanan Pilkada

Apel pergeseran pasukan ini bukan hanya menjadi simbol kesiapan, tetapi juga wujud tanggung jawab Polri dalam memastikan seluruh tahapan Pilkada berlangsung dengan aman dan kondusif. Kapolres Subang menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan mental yang kokoh dari seluruh personel yang terlibat.

“Kita memasuki tahap paling menentukan dalam Pilkada Serentak, yaitu pengamanan di TPS. Pastikan semua aspek telah disiapkan dengan matang agar pelaksanaan dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” tegas AKBP Ariek Indra Sentanu.

Selain itu, Kapolres mengingatkan pentingnya koordinasi yang erat antara Polri, Linmas, dan anggota TNI yang diperbantukan dalam proses pengamanan ini. Koordinasi yang solid menjadi kunci utama untuk mengantisipasi segala potensi permasalahan di lapangan.

Penekanan pada Netralitas dan Pendekatan Humanis

Dalam sambutannya, Kapolres Subang juga menekankan agar seluruh personel menjaga netralitas selama menjalankan tugas. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa Polri tetap berada di posisi netral, mengayomi semua pihak, dan menjaga demokrasi tetap berjalan dengan baik.

“Komitmen bersama kita adalah menjaga netralitas dan fokus dalam pengamanan. Patuhi pembagian tugas yang telah diberikan, namun tetap kedepankan pendekatan humanis dalam bertugas,” pesan Kapolres Subang.

Kapolres juga meminta seluruh personel untuk melakukan survei lokasi TPS yang menjadi tanggung jawab mereka sebelum hari pemungutan suara. Survei ini bertujuan untuk mengenali karakteristik wilayah, potensi kerawanan, serta memetakan strategi pengamanan yang tepat.

Langkah-Langkah Strategis Pengamanan TPS

Kapolres memberikan beberapa instruksi strategis kepada personel pengamanan TPS, di antaranya:

  1. Survei dan Patroli H-1 Pemungutan Suara:
    Personel diwajibkan melakukan survei lokasi TPS sehari sebelum pelaksanaan pemungutan suara. Kegiatan ini mencakup patroli, pengaturan lalu lintas, pengawalan, dan penjagaan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan.
  2. Koordinasi dengan Petugas Linmas dan TNI:
    Setiap personel harus berkoordinasi dengan petugas Linmas dan anggota TNI untuk memastikan prosedur pengamanan berjalan sesuai rencana. Pengamanan kotak suara dari PPS ke TPS dan sebaliknya juga menjadi prioritas utama.
  3. Pemantauan Situasi di Sekitar TPS:
    Selama proses pemungutan dan perhitungan suara, personel diinstruksikan untuk terus memantau situasi di sekitar TPS. Jika terjadi pelanggaran atau kejahatan, tindakan awal harus segera diambil dan dilaporkan secara berjenjang ke posko terdekat.
  4. Pembuatan Laporan Akhir:
    Setelah tugas selesai, personel diwajibkan membuat laporan akhir sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pengamanan yang telah dilakukan.

Komitmen untuk Menciptakan Pilkada Aman dan Kondusif

Kapolres Subang juga menekankan pentingnya pendekatan humanis selama bertugas. Personel diminta untuk menjaga sikap profesional dan menghindari tindakan arogan yang dapat merusak citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Kesehatan personel juga menjadi perhatian utama. Pastikan tetap fit selama bertugas dan hindari hal-hal yang dapat mencoreng nama baik institusi,” pesan AKBP Ariek Indra Sentanu.

Kolaborasi Antarunsur Demi Kesuksesan Pilkada

Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Subang menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Oleh karena itu, pengamanan setiap tahapan Pilkada, termasuk pemungutan suara, menjadi tanggung jawab bersama. Kolaborasi yang erat antara Polri, TNI, Linmas, dan pihak terkait lainnya akan menjadi pondasi utama dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.

Harapan untuk Demokrasi yang Berkualitas

Dengan total 2.652 TPS yang tersebar di Kabupaten Subang, pengamanan optimal sangat diperlukan. Kapolres Subang berharap seluruh personel dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal, sehingga pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk masyarakat Subang.

Sebagai pelaksana keamanan, Polri diharapkan tidak hanya menjalankan tugasnya, tetapi juga menjadi panutan dalam menjaga netralitas dan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di Indonesia.

Melalui komitmen dan kerja keras yang telah ditunjukkan, Kabupaten Subang siap menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024 dengan sukses dan berkualitas. Semoga proses pemungutan suara berjalan damai, dan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari pelaksanaan demokrasi ini

sumber : tribune news

416 Kendaraan di Subang Terjaring Menunggak Pajak

416 Kendaraan di Subang Terjaring Menunggak Pajak

416 Kendaraan di Subang Terjaring Menunggak Pajak – SUARASUBANG. Program pemutihan pajak kendaraan bermotor di menjadi sorotan dengan terjaringnya sebanyak 416 kendaraan yang diketahui menunggak pajak. Data dari Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Subang mencatat, dari total 455.733 unit kendaraan yang terdaftar, sekitar 32,63% kendaraan berstatus KTMDU (Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang). Kondisi ini memunculkan potensi kehilangan penerimaan pajak yang signifikan.

Tujuan Program Pemutihan Pajak di Subang

Kepala P3DW Kabupaten Subang, Lovita Adriana Rosa, menjelaskan bahwa program pemeriksaan pajak kendaraan bermotor (PKB) ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan pemilik kendaraan terhadap kewajiban pajak sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melaksanakan kewajiban tersebut.

Menurut Lovita, kegiatan ini tidak hanya menargetkan pendapatan daerah tetapi juga menciptakan kesadaran akan tanggung jawab warga dalam berlalu lintas yang aman dan tertib.

“Dalam kegiatan ini, kami menggandeng Polres Subang, Bank BJB, dan Jasa Raharja. Selama enam hari operasi, sebanyak 1.663 kendaraan diperiksa, dengan 416 kendaraan terbukti menunggak pajak dan telah menyelesaikan pembayaran di lokasi pemeriksaan senilai Rp 305.984.700,” ujar Lovita, Jumat, 22 November 2024.

Mekanisme Pemeriksaan dan Edukasi

Operasi pemeriksaan PKB dilakukan dengan memeriksa notice pajak yang bersatu dengan STNK. Petugas dapat langsung mengidentifikasi apakah kendaraan telah melunasi pajaknya atau masih memiliki tunggakan. Bagi pemilik kendaraan yang terjaring, petugas Samsat memberikan informasi dan edukasi mengenai batas waktu pembayaran pajak hingga 30 November 2024.

Jika pemilik kendaraan belum mampu melunasi pajak di tempat, tim Samsat menyediakan surat pernyataan sebagai bukti bahwa kendaraan telah diperiksa. Surat ini bertujuan untuk memastikan para pemilik kendaraan segera menunaikan kewajibannya.

“Kegiatan ini juga kami manfaatkan untuk mensosialisasikan layanan e-Samsat, seperti pembayaran melalui aplikasi Sambara, Sapawarga, dan Signal, serta platform daring lainnya, termasuk toko online dan BumDes,” tambah Lovita.

Penyebab Tunggakan Pajak

Dalam pelaksanaan operasi, ditemukan beberapa alasan utama masyarakat belum membayar pajak kendaraannya, antara lain:

  1. BPKB Masih di Leasing
    Banyak pemilik kendaraan yang belum menyelesaikan proses pembayaran kendaraan melalui leasing, sehingga BPKB belum dapat digunakan untuk keperluan administrasi pajak.
  2. Faktor Lupa
    Beberapa wajib pajak mengaku lupa akan jatuh tempo pembayaran pajak kendaraan mereka.
  3. Kendala Ekonomi
    Situasi ekonomi menjadi alasan utama sebagian masyarakat menunda pembayaran pajak kendaraan.
  4. Kurangnya Waktu
    Kesibukan sehari-hari membuat sebagian pemilik kendaraan merasa tidak memiliki cukup waktu untuk datang ke Samsat.

“Harapan kami adalah semua wajib pajak segera membayar kewajiban pajaknya tepat waktu, karena setiap rupiah yang dibayarkan akan sangat mendukung pembangunan daerah,” ungkap Lovita.

Dampak Tidak Membayar Pajak Kendaraan

Menurut Lovita, pengabaian terhadap kewajiban membayar pajak kendaraan memiliki konsekuensi yang cukup berat. Hal ini diatur dalam Pasal 74 Undang-Undang Lalu Lintas Tahun 2009, yang menyatakan bahwa kendaraan yang pajaknya tidak dibayar selama dua tahun setelah masa berlaku STNK berakhir akan dihapus dari registrasi Samsat.

Kendaraan yang telah dihapus registrasinya akan berstatus sebagai kendaraan tanpa identitas resmi atau bodong.

“Jika kendaraan sudah dianggap bodong, maka pemiliknya akan menghadapi banyak kesulitan, baik dalam pengoperasian kendaraan maupun dalam proses administrasi lainnya. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk segera datang ke Samsat jika mengalami kesulitan membayar pajak,” jelas Lovita.

Selain itu, program pemutihan ini juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan bebas bea balik nama. Layanan ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin melakukan perubahan nama kepemilikan kendaraan tanpa dikenakan biaya tambahan.

Kontribusi Program pada Pembangunan Daerah

Pemeriksaan PKB di Subang tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan daerah tetapi juga mendukung pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan, baik di tingkat Jawa Barat maupun Kabupaten Subang.

Pendapatan dari pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu sumber utama untuk pembiayaan berbagai proyek infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sektor penting lainnya. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, Subang diharapkan dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju dan sejahtera.

Arah Kebijakan Pajak di Masa Depan

Ke depan, program pemeriksaan pajak kendaraan bermotor di Subang diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk memastikan peningkatan kepatuhan masyarakat. Selain itu, dengan semakin masifnya digitalisasi layanan publik, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk membayar pajak secara praktis dan efisien.

Sosialisasi mengenai layanan e-Samsat juga terus digalakkan, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai platform digital untuk memenuhi kewajiban mereka tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.

“Dengan kerja sama dan dukungan dari semua pihak, kami optimis bahwa Subang dapat menjadi contoh daerah yang berhasil dalam mengelola pajak kendaraan bermotor untuk mendukung pembangunan yang lebih baik,” pungkas Lovita.

KH. Badruzzaman Sampaikan Pesan di Hari Guru Nasional: “Guru Berdaya, Indonesia Jaya”

KH. Badruzzaman Sampaikan Pesan di Hari Guru Nasional: “Guru Berdaya, Indonesia Jaya”
Kepala Kantor Kementerian Agama Subang KH. Badruzzaman (Foto : RRI/Ruslan Effendi).

KH. Badruzzaman Sampaikan Pesan di Hari Guru Nasional: “Guru Berdaya, Indonesia Jaya” – SUARASUBANG. Pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2024 dan HUT ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) , KH. Badruzzaman, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh guru yang telah berdedikasi dalam dunia pendidikan.

Dengan mengusung tema “Guru Berdaya, Indonesia Jaya,” momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya peran guru dalam membentuk generasi bangsa yang berkualitas.

Dalam pernyataannya, KH. Badruzzaman mengungkapkan harapannya agar kesejahteraan guru terus meningkat. “Guru yang sejahtera akan mampu mewujudkan pendidikan bermutu dan berkualitas,” tegasnya. Pendidikan berkualitas ini, lanjutnya, ditandai dengan adanya proses pembelajaran yang terarah, bermakna, dan memberikan manfaat nyata bagi siswa.

Guru: Pilar Utama Pendidikan Berkualitas

Peran guru tak hanya sebatas mengajar di dalam kelas, tetapi juga sebagai pembentuk karakter siswa. Menurut KH. Badruzzaman, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan para guru. Dukungan yang kuat dari pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan akan membantu guru menjalankan tugas mereka dengan optimal.

Dalam tantangan zaman yang terus berubah, guru diharapkan mampu:

  1. Bertransformasi: Guru harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan zaman.
  2. Mengembangkan Kompetensi: Selain penguasaan materi, guru juga perlu memperkuat keterampilan pedagogis dan inovasi pembelajaran.
  3. Menanamkan Karakter Mulia: Guru harus menjadi teladan dalam mengajarkan nilai-nilai kebangsaan dan akhlak mulia kepada siswa.

KH. Badruzzaman menambahkan, “Melalui tangan para guru, terlahir generasi emas yang siap menjadi pemimpin masa depan.” Guru memiliki tugas besar untuk mencetak siswa yang mampu mengisi pembangunan dan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Sinergi Guru dengan Stakeholder dan Masyarakat

KH. Badruzzaman juga menekankan pentingnya kolaborasi antara guru dan berbagai pihak, seperti komunitas, masyarakat, orang tua siswa, dan pemerintah daerah. Dengan adanya sinergi ini, tantangan dalam dunia pendidikan dapat diatasi bersama. “Guru tidak hanya perlu kompetensi, tetapi juga kemampuan untuk berkolaborasi,” ungkapnya.

Kolaborasi yang baik akan mempermudah guru dalam mendidik siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Sinergi ini juga diharapkan mampu mendukung visi Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda menjadi ujung tombak pembangunan bangsa.

Apresiasi untuk Guru: Sosok Teladan dan Inspirasi

Pada momen Hari Guru Nasional, KH. Badruzzaman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan setiap individu tidak lepas dari peran guru. “Tidak ada kita yang seperti ini tanpa jasa para guru,” katanya.

Guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan inspirasi dan motivasi kepada siswa. Mereka menjadi teladan dalam kehidupan, baik di dalam maupun di luar kelas. “Guru harus terus berkarya, berinovasi, dan menjadi panutan bagi peserta didik,” tambah KH. Badruzzaman.

Peran Guru PAI dalam Membangun Karakter Bangsa

Secara khusus, KH. Badruzzaman menyoroti peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berada di bawah naungan Kemenag. Guru PAI memiliki tugas penting dalam menanamkan nilai-nilai agama dan akhlak mulia kepada siswa. Pendidikan agama menjadi pondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter dan memiliki kepemimpinan yang amanah.

“Banyak orang pintar, tetapi belum tentu berakhlak baik,” ujar KH. Badruzzaman. Kehadiran guru PAI diharapkan mampu mencetak pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan moral yang tinggi. “Sifat-sifat kepemimpinan yang dicontohkan Rasulullah SAW harus diajarkan sejak dini,” tegasnya.

Harapan untuk Guru di Masa Depan

Di era modern yang penuh tantangan, guru memiliki tanggung jawab besar untuk terus mengembangkan diri. Tema “Guru Berdaya, Indonesia Jaya” mencerminkan harapan agar guru menjadi individu yang berdaya secara intelektual, emosional, dan spiritual. Dengan begitu, mereka dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat secara luas.

KH. Badruzzaman juga berharap agar momentum Hari Guru Nasional ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk mendukung peran guru. Pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan perlu bahu-membahu menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan dan pengembangan kompetensi guru. “Indonesia emas dapat terwujud melalui kontribusi dan dedikasi guru yang berkualitas,” katanya.

Sumber : RRI

Upgrade Teknologi Peledakan Terkini, DAHANA Menjalin Kerjasama dengan Perusahaan Perancis

Upgrade Teknologi Peledakan Terkini, DAHANA Menjalin Kerjasama dengan Perusahaan Perancis

PT DAHANA melalui Direktur Operasi DAHANA Yusep Nugraha menjalin kerjasama dengan EPC Groupe Asia Pacific. Kesepakatan kerjasama yang di gagas Direktur operasi bersama Strategic Project Director – Sub Area Australasia/Oceania Pascal Montagneux dan didukung oleh Directeur du Development – Chief Development Officer EPC Groupe, Bertrand Pougny bertujuan untuk dapat menjawab kebutuhan dan tantangan dari konsumen agar DAHANA dapat memberikan inovasi terbaik untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas jasa peledakan PT DAHANA.

Yusep Nugraha menuturkan, kerja sama dengan perusahaan teknologi pertambangan asal Paris tersebut merupakan upaya meneguhkan DAHANA sebagai kiblat bahan peledak Indonesia, sekaligus sebagai bentuk usaha peningkatan layanan untuk kepuasan pelanggan serta kemajuan dunia pertambangan di tanah air.

“Sebagai perusahaan dunia, DAHANA menjalin kerja sama dengan EPC Groupe dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap konsumen pertambangan, konstruksi, dan kuari di tanah air melalui penerapan teknologi mutakhir yang dimiliki oleh EPC Groupe. Semoga kerja sama ini dapat memajukan dunia pertambangan Indonesia,” ungkap Yusep (25/11/2024).

Dalam pertemuan di Kantor pusat EPC, DAHANA dan EPC Groupe bersepakat untuk menjalin kerja sama dalam tiga lingkup pekerjaan. Pertama, kerja sama terkait penyediaan jasa digitalisasi peledakan untuk konsumen existing DAHANA, konsumen baru dan konsumen existing EPC Groupe Asia Pacific baik di sektor pertambangan, kuari dan konstruksi.

Kedua, kerja sama terkait penyediaan alat atau unit kerja pendukung site project dengan teknologi terkini utk seperti Smart MEMU (open pit), SPUR (underground), OSP Plant, serta pengembangan produk bahan peledak sesuai kebutuhan konsumen. Terakhir, kerja sama terkait pengembangan bisnis baru, seperti jasa peledakan underground serta demolisi bangunan dengan dukungan teknologi dan pengalaman EPC Groupe

Sebelumnya, PT DAHANA telah menggunakan teknologi Vertex System besutan EPC Groupe di beberapa site pertambangan yang dimiliki DAHANA. Vertex System merupakan ekosistem digital canggih yang mengintegrasikan berbagai aspek proses pengeboran dan peledakan. Vertex System menawarkan solusi komprehensif untuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan analisis peledakan, guna memastikan kinerja dan keselamatan peledakan yang optimal.

Teknologi ini memiliki beberapa fitur unggulan seperti, pengumpulan data real time yang diambil dari lapangan untuk analisa instan secara hybrid (offline dan online), Alat perencanaan presisi yang memanfaatkan algoritma canggih dalam merancang rencana pengeboran dan peledakan yang tepat sesuai kebutuhan lapangan.

Selain itu, Vertex System juga mampu melakukan pemantauan kinerja, baik untuk melacak, mengukur, dan menilai kinerja peledakan secara real time dengan tingkat akurasi tinggi, serta pelaporan yang komprehensif dan terperinci untuk mengevaluasi hasil peledakan dan menginformasikan peningkatan kinerja peledakan di masa mendatang berbasis web.

“Tanggapan dari konsumen kami sangat baik tentang aplikasi Vertex System pada proyek mereka. Oleh sebab itu, kami ingin meningkatkan kerja sama dengan EPC Groupe. Kami juga berharap, semoga ke depan, kami dapat melakukan alih teknologi dan mengembangkannya secara mandiri,” pungkas Yusep Nugraha.

Informasi:
Juli Jajuli
Senior Manajer Legal & Komunikasi Perusahaan
PT DAHANA
Email : julijajuli@dahana.id
Mobile: 082111546999

Pemuda Tewas Terseret Arus Saat Menyebrangi Sungai Cilamatan Subang

Pemuda Tewas Terseret Arus Saat Menyebrangi Sungai Cilamatan Subang
Istimewa/ Dok BPBD Subang

Pemuda Tewas Terseret Arus Saat Menyebrangi Sungai Cilamatan Subang – SUARASUBANG. Musim hujan membawa duka mendalam bagi keluarga Refan (22), seorang pemuda asal Kampung Cimahi, Desa Sidajaya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang. Refan ditemukan tewas setelah dilaporkan terseret arus Sungai Cilamatan saat mencoba menyeberanginya pada Sabtu (23/11/2024).

Kronologi Kejadian: Sungai Cilamatan yang Deras Menjadi Petaka

Menurut penuturan Andrian, teman korban, keduanya berencana menyeberangi Sungai Cilamatan pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB untuk mencari rumput di daerah Pacing. Keduanya berenang melintasi sungai yang kala itu arusnya terbilang deras.

Namun, tragedi terjadi ketika tiba-tiba arus sungai semakin kuat. “Air sungai tiba-tiba deras, dan kami berdua terseret arus. Saya berhasil selamat dengan memegang ranting pohon, tapi Refan tidak sempat menyelamatkan diri,” ungkap Andrian. Setelah terseret arus, Refan dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Minggu pagi (24/11/2024).

Proses Pencarian oleh Tim SAR Gabungan

Tim SAR Gabungan langsung bergerak untuk mencari korban sejak laporan pertama diterima. Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Zajudin, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan sejak Sabtu siang hingga malam hari. Namun, kondisi air sungai yang tinggi dan deras membuat proses pencarian terhambat.

“Arus Sungai Cilamatan sangat deras pada Sabtu malam, sehingga pencarian belum membuahkan hasil,” ujar Udin.

Upaya pencarian dilanjutkan keesokan harinya, Minggu pagi, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk BPBD, Damkar, Tagana, Polsek Pagaden, Koramil Pagaden, Basarnas, PMI, relawan, dan warga sekitar. Berkat kerja sama ini, jenazah Refan ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB di lokasi yang tidak jauh dari tempat dia dilaporkan hilang.

“Alhamdulillah, air sungai sudah mulai surut pagi tadi, sehingga korban bisa ditemukan,” tambah Udin.

Peringatan bagi Warga di Musim Hujan

Musim hujan membawa risiko meningkatnya debit air sungai yang sering kali sulit diprediksi. Udin mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas berisiko, seperti menyeberangi sungai dengan berenang.

“Tolong jangan nekat menyeberangi sungai dengan cara berenang, terutama di musim hujan. Air sungai bisa naik sewaktu-waktu dengan arus yang deras, dan ini sangat berbahaya,” tegasnya.

Belasungkawa dan Harapan ke Depan

Kejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya kehati-hatian dalam menghadapi kondisi alam yang tak terduga. Duka mendalam dirasakan oleh keluarga korban dan masyarakat sekitar. Semoga insiden ini menjadi pelajaran berharga untuk menghindari peristiwa serupa di masa mendatang.

Refan telah pergi meninggalkan keluarga dan sahabatnya, namun kisahnya menjadi peringatan bagi kita semua. Mari tingkatkan kewaspadaan dan jaga keselamatan, terutama saat berhadapan dengan kekuatan alam.

sumber : tribun jabar

Subang Bidik Potensi Peternakan dan Pertanian, Dapat Dukungan DPR RI

Subang Bidik Potensi Peternakan dan Pertanian, Dapat Dukungan DPR RI
Sambutan hangat dari PJ Bupati Subang ketika menerima kunjungan Ketua Komisi IV DPR RI ke Subang/H.Yaman/PR Subang )

Subang Bidik Potensi Peternakan dan Pertanian, Dapat Dukungan DPR RI – SUARASUBANG. terus menunjukkan potensinya sebagai salah satu daerah unggulan di Jawa Barat dalam sektor peternakan dan pertanian. Hal ini semakin mendapat perhatian khusus melalui kunjungan kerja spesifik dari Komisi IV DPR RI yang dipimpin oleh Siti Hediati Soeharto. Kunjungan ini menyoroti berbagai potensi unggulan Subang, terutama di sektor peternakan sapi perah dan pertanian.

Penjabat (Pj) Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd, menyambut hangat kedatangan rombongan Komisi IV di Dairy Village, Desa Ciater. Tempat ini menjadi bukti nyata pengelolaan peternakan sapi yang sudah berkembang dengan baik. Dengan kapasitas 130 ekor sapi perah, peternakan ini tidak hanya menghasilkan susu segar, tetapi juga produk olahan seperti yoghurt berkualitas tinggi. Lokasi peternakan yang berdampingan dengan perkebunan teh memberikan nilai tambah tersendiri bagi pengembangan kawasan ini.

Potensi Besar Subang di Sektor Peternakan

Dalam kunjungan tersebut, Pj. Bupati Imran menjelaskan bahwa Subang memiliki potensi besar di sektor peternakan sapi perah. Ia berharap pengelolaan peternakan ini dapat menjadi contoh bagi peternak lain dalam meningkatkan kualitas produksi susu dan pengolahan produk turunannya. “Kami optimistis bahwa peternakan ini bisa menjadi rujukan nasional dalam pengelolaan sapi perah,” ujar Imran.

Imran menekankan bahwa dukungan dari pemerintah pusat, terutama melalui Komisi IV DPR RI, sangat diperlukan untuk mengembangkan lebih lanjut potensi yang ada. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah peningkatan infrastruktur dan akses pasar bagi hasil produk peternakan. Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, potensi ini diyakini dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Subang.

Selain itu, peternakan sapi perah di Dairy Village juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengintegrasikan sektor peternakan dengan pariwisata. Lokasi yang strategis dan suasana alam yang sejuk menjadikan kawasan ini berpotensi menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik, terutama bagi pengunjung yang ingin belajar tentang peternakan modern.

Subang, Lumbung Padi Jawa Barat

Tak hanya sektor peternakan, Kabupaten Subang juga memiliki reputasi sebagai salah satu penghasil padi terbesar di Jawa Barat. Dengan lahan persawahan yang subur dan luas, Subang berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan di Jawa Barat. Pj. Bupati Imran menjelaskan bahwa pertanian padi telah menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Subang selama bertahun-tahun.

Namun, Imran juga menyoroti pentingnya modernisasi dalam sektor pertanian. “Kami ingin mengadopsi teknologi pertanian modern agar hasil panen lebih maksimal dan efisien,” jelasnya. Dengan bantuan teknologi, seperti irigasi pintar dan penggunaan alat pertanian canggih, produktivitas lahan pertanian di Subang dapat meningkat secara signifikan.

Selain padi, Subang juga unggul dalam pengembangan komoditas hortikultura, seperti sayuran dan buah-buahan. Salah satu komoditas buah unggulan yang sedang menjadi perhatian adalah durian. Perkebunan durian di Subang semakin berkembang dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dukungan dari Komisi IV DPR RI

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, memberikan apresiasi tinggi terhadap potensi yang dimiliki Kabupaten Subang. Dalam kunjungannya, ia menyatakan bahwa Komisi IV akan terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian, kehutanan, dan kelautan.

“Kami melihat Subang sebagai daerah dengan potensi luar biasa, terutama di sektor pertanian dan peternakan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus diperkuat untuk mengoptimalkan potensi ini,” ujar Siti Hediati. Ia juga menegaskan bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya berupa kebijakan, tetapi juga bantuan teknis dan anggaran untuk pengembangan infrastruktur pendukung.

Komisi IV berkomitmen untuk membantu Subang dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti peningkatan akses pasar, pengembangan sumber daya manusia, dan penerapan teknologi modern. Dengan dukungan ini, diharapkan Subang dapat menjadi salah satu pusat agribisnis terkemuka di Jawa Barat.

Integrasi Pertanian dan Pariwisata

Salah satu strategi yang tengah dikembangkan oleh pemerintah Kabupaten Subang adalah mengintegrasikan sektor pertanian dan peternakan dengan pariwisata. Potensi alam Subang yang indah, seperti kawasan Ciater yang terkenal dengan pemandian air panasnya, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Pj. Bupati Imran menjelaskan bahwa kawasan peternakan dan perkebunan di Subang dapat dijadikan sebagai destinasi wisata edukasi. Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung tentang proses peternakan dan pertanian. Misalnya, wisatawan dapat belajar memerah susu sapi, mengenal proses pengolahan yoghurt, atau melihat langsung proses panen padi dan durian.

Langkah Strategis ke Depan

Untuk mengoptimalkan potensi peternakan dan pertanian di Subang, pemerintah daerah telah merancang beberapa langkah strategis:

  1. Modernisasi Infrastruktur
    Peningkatan jaringan irigasi dan akses jalan menuju kawasan peternakan dan pertanian menjadi prioritas utama. Infrastruktur yang baik akan memudahkan distribusi hasil produksi ke pasar.
  2. Pelatihan dan Pendidikan untuk Petani dan Peternak
    Pemerintah daerah akan bekerja sama dengan lembaga pendidikan dan penyuluhan untuk memberikan pelatihan kepada petani dan peternak tentang teknik pengelolaan modern dan ramah lingkungan.
  3. Pengembangan Pasar
    Pemerintah akan memperluas akses pasar bagi hasil peternakan dan pertanian Subang, baik di tingkat lokal maupun nasional. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk.
  4. Kolaborasi dengan Swasta
    Pemerintah daerah akan mengundang investor dan perusahaan swasta untuk berkolaborasi dalam mengembangkan potensi sektor peternakan dan pertanian di Subang.
  5. Penguatan Branding Produk Lokal
    Produk-produk unggulan Subang, seperti susu segar, yoghurt, dan durian, akan dipasarkan dengan merek lokal yang kuat untuk meningkatkan daya saing di pasar.

Subang memiliki potensi besar di sektor peternakan dan pertanian yang dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Dengan dukungan dari Komisi IV DPR RI dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, potensi ini dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Subang.

Pj. Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd, berharap kunjungan kerja ini menjadi langkah awal yang konkret dalam mendorong perkembangan sektor peternakan dan pertanian di Subang. Sinergi, inovasi, dan kerja sama yang baik akan menjadi kunci bagi Subang untuk menjadi daerah agribisnis terkemuka di Jawa Barat.

Dengan semangat optimisme dan langkah strategis yang jelas, Subang siap menjawab tantangan dan menggali lebih dalam potensi yang dimiliki untuk masa depan yang lebih cerah.

Curug Masigit: Destinasi Wisata Alam yang Menawan di Subang

Curug Masigit: Destinasi Wisata Alam yang Menawan di Subang

Curug Masigit: Destinasi Wisata Alam yang Menawan di Subang – SUARASUBANG. dikenal sebagai daerah dengan kekayaan wisata alam yang luar biasa, salah satunya adalah Curug Masigit. Air terjun ini menyuguhkan panorama alam yang menakjubkan, membuat siapa saja yang berkunjung merasa terpesona oleh keindahannya. Dengan perpaduan air terjun yang deras, suasana hutan alami, dan udara segar khas pegunungan, Curug Masigit menjadi tempat yang sempurna untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Dalam artikel ini, kami akan mengajak Anda mengenal lebih dekat Curug Masigit, mulai dari keindahan yang ditawarkan hingga tips dan informasi penting untuk merencanakan kunjungan Anda.

Pesona Keindahan Curug Masigit

Curug Masigit menawarkan keindahan yang begitu memikat. Airnya yang mengalir deras dari ketinggian menciptakan pemandangan megah yang berpadu sempurna dengan suasana hutan tropis di sekitarnya. Suara gemericik air yang jernih menjadi harmoni yang menenangkan jiwa, apalagi ketika dipadukan dengan kicauan burung yang terdengar di setiap sudut.

Udara segar khas pegunungan menyelimuti kawasan ini, memberikan sensasi relaksasi yang sulit Anda temukan di perkotaan. Tak heran, banyak pengunjung yang datang ke sini untuk menikmati ketenangan sambil menyatu dengan alam.

Kolam Alami yang Mengundang

Air terjun Curug Masigit membentuk kolam alami di bagian bawahnya. Airnya yang jernih dan segar sangat cocok untuk berenang atau sekadar bermain air. Bagi Anda yang ingin mencoba sensasi mandi di alam terbuka, tempat ini adalah pilihan yang sempurna.

Aktivitas Menarik di Curug Masigit

Berwisata ke Curug Masigit bukan hanya soal menikmati keindahan air terjun. Ada banyak aktivitas seru yang bisa Anda lakukan di sini, di antaranya:

1. Berenang dan Bermain Air

Kolam alami di bawah Curug Masigit menawarkan pengalaman berenang yang menyegarkan. Airnya begitu jernih sehingga Anda bisa melihat dasar kolam dengan jelas. Bermain air di sini memberikan sensasi berbeda karena dikelilingi pemandangan hutan yang asri.

2. Camping di Alam Terbuka

Bagi pecinta alam, area sekitar Curug Masigit menyediakan spot camping yang nyaman. Menghabiskan malam di sini di bawah langit penuh bintang sambil mendengarkan suara alam adalah pengalaman yang tak terlupakan. Pastikan membawa perlengkapan camping yang memadai untuk kenyamanan Anda.

3. Trekking yang Menantang

Perjalanan menuju Curug Masigit menjadi pengalaman tersendiri bagi para pencinta trekking. Jalurnya cukup menantang, namun akan terbayar lunas dengan pemandangan indah yang menanti di setiap langkah. Pastikan Anda mengenakan sepatu yang nyaman dan membawa air minum selama perjalanan.

4. Berburu Foto Instagramable

Curug Masigit memiliki banyak sudut cantik yang sangat cocok dijadikan latar belakang foto. Dari air terjun yang megah hingga lanskap hutan tropis, setiap sudutnya menghadirkan keindahan yang fotogenik. Jangan lupa membawa kamera atau smartphone Anda untuk mengabadikan momen tak terlupakan di sini.

Tips Berkunjung ke Curug Masigit

Agar perjalanan Anda ke Curug Masigit semakin menyenangkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pilih Waktu yang Tepat
    Musim kemarau adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Curug Masigit. Pada musim ini, debit air stabil dan jernih, sehingga Anda bisa menikmati keindahan curug tanpa gangguan. Hindari musim hujan karena jalur trekking cenderung licin dan debit air bisa menjadi terlalu deras.
  2. Gunakan Pakaian dan Alas Kaki yang Nyaman
    Karena perjalanan menuju curug melibatkan trekking, pastikan Anda mengenakan pakaian yang nyaman dan alas kaki yang sesuai. Sepatu trekking atau sandal gunung sangat disarankan untuk menghindari risiko terpeleset.
  3. Bawa Bekal Secukupnya
    Meskipun ada warung di sekitar area parkir, membawa bekal sendiri bisa menjadi pilihan praktis. Jangan lupa membawa air minum dan camilan untuk mengisi energi selama perjalanan.
  4. Jaga Kebersihan
    Sebagai wisatawan yang bertanggung jawab, selalu bawa kembali sampah Anda dan jaga kebersihan area sekitar. Ini penting untuk melestarikan keindahan alam Curug Masigit agar tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Lokasi dan Akses Menuju Curug Masigit

Curug Masigit terletak di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Lokasi ini dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

  • Kendaraan Pribadi: Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, rute menuju Curug Masigit cukup mudah diakses dari pusat kota Subang. Waktu tempuh sekitar 1-2 jam tergantung dari titik keberangkatan Anda.
  • Transportasi Umum: Anda juga bisa menggunakan angkutan umum hingga ke Desa Pesanggrahan, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek untuk mencapai lokasi curug.

Setelah tiba di area parkir, Anda perlu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melalui jalur trekking. Meski menantang, perjalanan ini akan terasa menyenangkan dengan pemandangan alam yang mengelilingi Anda.

Kenapa Harus Mengunjungi Curug Masigit?

Ada banyak alasan mengapa Curug Masigit menjadi salah satu destinasi wisata alam terbaik di Subang. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  1. Keindahan Alam yang Alami
    Curug Masigit masih sangat alami dan jauh dari keramaian. Anda bisa menikmati suasana tenang yang jarang ditemukan di tempat wisata populer lainnya.
  2. Beragam Aktivitas Seru
    Dari berenang, camping, hingga trekking, Curug Masigit menawarkan berbagai aktivitas menarik yang cocok untuk semua kalangan.
  3. Spot Foto yang Memukau
    Bagi Anda yang gemar fotografi, Curug Masigit adalah surga tersembunyi yang siap memberikan hasil foto terbaik untuk media sosial Anda.
  4. Akses yang Mudah
    Meski terletak di area pedesaan, Curug Masigit cukup mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi.
  5. Pilihan Wisata Murah Meriah
    Berlibur ke Curug Masigit tidak membutuhkan biaya besar. Tiket masuknya sangat terjangkau, sehingga cocok untuk wisata keluarga atau backpacker.

Curug Masigit: Destinasi Wajib Saat di Subang

Jika Anda sedang berada di Subang atau berencana berlibur ke Jawa Barat, Curug Masigit adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda. Keindahan alamnya yang memukau, suasana yang tenang, dan berbagai aktivitas seru menjadikannya tempat yang sempurna untuk melarikan diri sejenak dari kesibukan kota.

Curug Masigit bukan hanya sekadar air terjun, tetapi juga tempat di mana Anda bisa menemukan kedamaian dan kesegaran jiwa. Jadi, tunggu apa lagi? Segera rencanakan perjalanan Anda ke Curug Masigit dan nikmati pengalaman tak terlupakan di tengah alam Subang yang menawan!

Danramil 0508/Purwadadi Tanam Pohon Sukun Serentak di Kecamatan Purwadadi dan Cikaum

Danramil 0508/Purwadadi Tanam Pohon Sukun Serentak di Kecamatan Purwadadi dan Cikaum
Dokumen : Istimewa

Danramil 0508/Purwadadi Tanam Pohon Sukun Serentak di Kecamatan Purwadadi dan Cikaum – SUARASUBANG. Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait penghijauan dan pelestarian lingkungan, Danramil 0508/Purwadadi, Kapten Inf. R. Herry Arfiantono, melaksanakan kegiatan penanaman pohon sukun secara serentak di wilayah Kecamatan Purwadadi dan Cikaum, .

Acara ini berlangsung pada Kamis, 21 November 2024, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari TNI, Polri, aparat kecamatan, hingga masyarakat setempat.

Sebanyak 200 bibit pohon sukun ditanam di titik-titik strategis kedua kecamatan tersebut. Penanaman ini tidak hanya bertujuan untuk penghijauan, tetapi juga untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal, sekaligus mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim.

Kegiatan yang Menginspirasi Kepedulian Lingkungan

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam mendukung program penghijauan nasional. Kapten Inf. R. Herry Arfiantono, dalam sambutannya, menekankan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pohon sukun memiliki banyak manfaat. Tidak hanya sebagai pelestari alam, tetapi juga menjadi sumber pangan yang bergizi untuk masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Kapten Inf. R. Herry.

Penanaman pohon sukun ini tidak hanya melibatkan Forkopimcam Kecamatan Purwadadi, tetapi juga masyarakat luas. Partisipasi aktif warga setempat menunjukkan antusiasme besar terhadap kegiatan penghijauan ini. Dengan demikian, langkah ini tidak hanya berfungsi sebagai aksi simbolis, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk mencintai dan menjaga lingkungan.

Manfaat Pohon Sukun bagi Lingkungan dan Masyarakat

Pohon sukun dikenal sebagai tanaman serbaguna dengan manfaat luar biasa. Dalam konteks lingkungan, pohon ini membantu menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, sehingga berkontribusi dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Selain itu, pohon sukun juga berfungsi sebagai pencegah erosi tanah, terutama di daerah dengan curah hujan tinggi.

Dari segi ekonomi, buah sukun yang kaya karbohidrat dapat diolah menjadi berbagai makanan, seperti keripik, tepung, atau roti, yang bernilai ekonomis tinggi. Hal ini menjadikan pohon sukun sebagai aset penting untuk ketahanan pangan lokal. Selain itu, kayu pohon sukun yang kuat juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti bahan bangunan atau kerajinan.

Kolaborasi untuk Masa Depan yang Lebih Hijau

Kegiatan penghijauan ini juga mendapat dukungan penuh dari Forkopimcam Kecamatan Purwadadi, termasuk Camat Purwadadi yang diwakili oleh Sekcam Toyib Surasa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar penanaman pohon sukun ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga langkah berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat bagi generasi mendatang.

“Dengan melibatkan masyarakat, kita tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran kolektif untuk menjaga alam. Kita semua bertanggung jawab untuk mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada anak cucu kita,” ujar Toyib Surasa.

Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat. Kolaborasi semacam ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program penghijauan, sekaligus mempererat hubungan antar pihak yang berkepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Lokal

Selain aspek lingkungan, program ini juga memiliki tujuan strategis dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Pohon sukun dipilih karena memiliki kemampuan tumbuh di berbagai kondisi tanah, minim perawatan, dan hasilnya bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapten Inf. R. Herry Arfiantono menegaskan pentingnya memanfaatkan tanaman lokal seperti sukun sebagai bagian dari solusi ketahanan pangan. Beliau mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam agar dapat memberikan hasil yang optimal.

Dampak Positif bagi Masyarakat Kecamatan Purwadadi dan Cikaum

Kegiatan ini tidak hanya berdampak positif pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial. Berikut beberapa dampak yang diharapkan:

  1. Peningkatan Kualitas Udara: Pohon sukun membantu menyaring polutan udara dan menyediakan oksigen yang lebih segar bagi lingkungan sekitar.
  2. Ketahanan Pangan: Hasil panen buah sukun dapat diolah menjadi makanan pokok alternatif yang bergizi.
  3. Edukasi Lingkungan: Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini memberikan edukasi praktis tentang pentingnya penghijauan.
  4. Pencegahan Erosi: Penanaman pohon di area strategis membantu memperkuat struktur tanah, terutama di daerah rawan longsor.
  5. Ekonomi Kreatif: Pemanfaatan buah sukun untuk produk olahan dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat

Harapan dan Rencana Berkelanjutan

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dari gerakan penghijauan yang lebih besar di wilayah Kecamatan Purwadadi dan Cikaum. Kapten Inf. R. Herry Arfiantono dan jajaran Forkopimcam berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pohon yang telah ditanam dan memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam merawatnya.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi rutinitas yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, sehingga semangat menjaga lingkungan tetap hidup,” tambah Kapten Inf. R. Herry.

Selain itu, program serupa juga direncanakan untuk dilakukan di wilayah lain di Kabupaten Subang, dengan harapan dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat secara menyeluruh.

Mari Bersama Jaga Alam untuk Masa Depan

Penghijauan adalah tanggung jawab bersama. Kegiatan penanaman pohon sukun oleh Danramil 0508/Purwadadi dan Forkopimcam Purwadadi ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan positif.

Mari kita dukung gerakan ini dengan langkah-langkah sederhana, seperti menanam pohon di pekarangan rumah, mengurangi penggunaan plastik, dan menjaga kebersihan lingkungan. Dengan begitu, kita tidak hanya menjaga bumi, tetapi juga mewariskan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang.

Sebagaimana yang telah ditunjukkan oleh kegiatan ini, pohon sukun bukan hanya sekadar tanaman, tetapi simbol dari harapan, keberlanjutan, dan kolaborasi menuju masa depan yang lebih hijau. Hijaukan lingkungan, sejahterakan masyarakat!

4o

Kesiapan KPU Subang dan Dinas Kesehatan Mendukung Pemilu 27 November 2024

Kesiapan KPU Subang dan Dinas Kesehatan Mendukung Pemilu 27 November 2024

Kesiapan KPU Subang dan Dinas Kesehatan Mendukung Pemilu 27 November 2024 – SUARASUBANG. Pemilu serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 di Jawa Barat menjadi salah satu momen penting dalam demokrasi. Bagi Kabupaten Subang, perhelatan ini bukan hanya soal memilih gubernur Jawa Barat dan bupati Subang, tetapi juga menunjukkan komitmen semua pihak dalam mendukung pelaksanaan pemilu yang aman, lancar, dan sehat.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang telah mempersiapkan berbagai strategi untuk mendukung kelancaran acara, khususnya dalam menjaga kesehatan para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pengamanan (Pamsung), serta masyarakat yang terlibat.

Peran Vital Petugas KPPS dalam Pemilu

Petugas KPPS menjadi ujung tombak penyelenggaraan pemilu di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Mereka bertanggung jawab untuk memastikan proses pungut hitung suara berjalan sesuai prosedur. Tugas ini menuntut konsentrasi tinggi, fisik yang prima, serta komitmen luar biasa.

Mengantisipasi tantangan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan kesehatan para petugas KPPS. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi, menegaskan pentingnya dukungan kesehatan bagi para petugas.

“Setiap kali ada acara besar yang melibatkan banyak orang, kami selalu hadir. Termasuk dalam pemilihan gubernur Jabar dan bupati Subang nanti,” ujar dr. Maxi dalam keterangannya pada Sabtu (23/11/2024).

Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Petugas KPPS

Untuk memastikan para petugas KPPS dan Pamsung dalam kondisi prima sebelum bertugas, Dinas Kesehatan akan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis sehari sebelum hari pemungutan suara. Tim medis akan bergerak secara mobile ke seluruh TPS di Kabupaten Subang untuk melakukan pemeriksaan ini.

Pemeriksaan kesehatan ini meliputi:

  • Pemeriksaan tekanan darah
  • Pemeriksaan detak jantung
  • Konsultasi kesehatan umum
  • Penyediaan obat-obatan ringan jika diperlukan

“Hal ini penting agar mereka yang bertugas di lapangan berada dalam kondisi sehat dan mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik,” tambah dr. Maxi.

Siaga Penuh pada Hari Pemungutan Suara

Pada hari pemungutan suara, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang akan mensiagakan seluruh kendaraan ambulans di wilayah tersebut. Ambulans ini akan bergerak secara mobile, siap memberikan pelayanan kesehatan kepada siapa saja yang membutuhkan, termasuk petugas KPPS, Pamsung, saksi dari masing-masing pasangan calon, dan masyarakat umum.

“Walaupun 27 November adalah hari libur nasional, petugas kesehatan kami tetap bertugas penuh. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada hambatan dari sisi kesehatan selama proses pemilu berlangsung,” tegas dr. Maxi.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga akan membuka layanan darurat di seluruh Puskesmas di Kabupaten Subang. Setiap puskesmas akan mengawal wilayahnya masing-masing, memastikan akses cepat untuk menangani situasi medis mendesak.

Komitmen untuk Demokrasi yang Aman dan Sehat

KPU Subang menyadari bahwa keberhasilan pemilu tidak hanya bergantung pada aspek teknis pemungutan suara, tetapi juga pada kesiapan fisik dan mental para petugas. Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung terselenggaranya pemilu yang sukses.

Para petugas KPPS, yang sering bekerja dari pagi hingga malam hari, membutuhkan perhatian khusus. Oleh karena itu, dukungan kesehatan yang diberikan oleh Dinas Kesehatan menjadi sangat berarti. Tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjaga keselamatan mereka selama menjalankan tugas.

Peran Masyarakat dalam Menyukseskan Pemilu

Selain dukungan dari KPU dan Dinas Kesehatan, partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci sukses pemilu. Masyarakat Subang diimbau untuk menjaga ketertiban dan kesehatan selama hari pencoblosan. Beberapa hal yang dapat dilakukan masyarakat antara lain:

  1. Datang tepat waktu ke TPS: Pastikan Anda datang sesuai jadwal untuk menghindari antrean panjang.
  2. Patuhi protokol kesehatan: Meski pandemi sudah mereda, menjaga kebersihan tetap penting untuk menghindari penyakit.
  3. Bantu petugas KPPS: Hormati dan bantu petugas KPPS jika diperlukan agar proses pemungutan suara berjalan lancar.

Dukungan Logistik dan Fasilitas

Selain layanan kesehatan, dukungan logistik juga tidak kalah penting. KPU Subang telah memastikan bahwa kebutuhan logistik, seperti surat suara, kotak suara, dan alat pencoblosan, sudah siap untuk didistribusikan ke seluruh TPS. Koordinasi dengan pihak keamanan, seperti TNI dan Polri, juga dilakukan untuk menjaga keamanan selama proses pemilu.

Optimisme untuk Pemilu yang Berkualitas

Dengan persiapan matang yang dilakukan oleh KPU Subang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, diharapkan pemilu pada 27 November 2024 berjalan dengan sukses. Para petugas KPPS yang menjadi garda depan pemilu diharapkan bisa melaksanakan tugasnya tanpa hambatan, didukung oleh layanan kesehatan yang optimal.

Kerjasama yang solid antara berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, instansi kesehatan, aparat keamanan, hingga masyarakat, mencerminkan semangat demokrasi yang sehat dan inklusif. Kabupaten Subang tidak hanya bersiap untuk memilih pemimpin baru, tetapi juga menunjukkan bahwa pelaksanaan pemilu bisa dilakukan dengan profesional, aman, dan penuh semangat positif.

“Mari kita sukseskan Pemilu 2024 di Subang dengan menjaga kesehatan, ketertiban, dan semangat demokrasi yang tinggi!”

Recent Posts