Beranda blog Halaman 179

DPRD Subang Didorong Percepat Pembahasan Perda Kebudayaan

suarasubang.com – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) PCNU Kabupaten Subang mendorong percepatan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) Kebudayaan di Kabupaten Subang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Subang pada Rabu (8/1/2025), LESBUMI menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif DPRD untuk melestarikan tradisi dan kearifan lokal.

Ketua LESBUMI PCNU Kabupaten Subang, Agus Eko Muchamad Solihin, menyatakan apresiasinya atas langkah DPRD yang menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian budaya. “Kami berterima kasih kepada DPRD Subang yang telah menginisiasi Perda Kebudayaan. Ini bukti nyata komitmen terhadap pelestarian budaya daerah,” ujar Gus Eko.

Dalam pertemuan tersebut, LESBUMI berharap Perda Kebudayaan dapat disahkan pada triwulan kedua tahun 2025. Gus Eko menegaskan pentingnya payung hukum untuk mendukung pelestarian budaya daerah Subang. “Kami ingin pembahasan ini dipercepat agar Perda segera diketok palu dan mulai dijalankan,” tambahnya.

Ketua DPRD Kabupaten Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mempercepat pembahasan Perda. Ia menjelaskan bahwa prosesnya akan melibatkan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda) dan Komisi 4, serta berbagai pemangku kepentingan, seperti dinas terkait dan komunitas budaya.

“Kami memandang Perda Kebudayaan ini sangat penting, mengingat kebutuhan akan pelestarian budaya lokal semakin mendesak. Kami akan melibatkan semua pihak agar Perda ini mencerminkan kebutuhan masyarakat Subang,” jelas Victor.

Komunitas budaya Subang juga menyambut positif langkah ini. Asep Saeful Anwar, seorang juru pelihara cagar budaya Subang Larang, menilai bahwa Perda Kebudayaan adalah langkah strategis yang telah lama ditunggu. Menurut Asep, Perda ini akan memperkuat upaya pelestarian situs dan cagar budaya yang selama ini terkendala oleh minimnya regulasi.

“Kami sudah menunggu lebih dari satu dekade. Perda Kebudayaan akan menjadi angin segar bagi pelestarian budaya di Subang,” ujar Asep. Ia juga menyoroti pentingnya Perda untuk mengatasi masalah kepemilikan lahan situs budaya yang sering menjadi tantangan.

Dengan dukungan DPRD, LESBUMI, dan komunitas budaya, percepatan pembahasan Perda Kebudayaan diharapkan dapat segera terwujud. Kehadiran Perda ini diyakini akan menjadikan Subang sebagai daerah yang kokoh dengan identitas budaya yang terjaga. Victor Wirabuana menegaskan bahwa DPRD siap memantau perkembangan pembahasan ini hingga tuntas.

“Subang harus melangkah maju dengan tetap mengedepankan kearifan lokal dan pelestarian budaya. Kami yakin Perda ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tutup Victor.

PENJABAT BUPATI SUBANG HADIR DALAM PELANTIKAN KEPALA BKN

PENJABAT BUPATI SUBANG HADIR DALAM PELANTIKAN KEPALA BKN

PENJABAT BUPATI SUBANG HADIR DALAM PELANTIKAN KEPALA BKN. Penjabat Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd hadir dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN), bertempat di Aula Gedung BKN Pusat Jakarta Timur, Selasa (07/01/2024).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang dilantik adalah Prof. Zudan Arif Fakrulloh, SH.,MH yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan dan saat ini menjadi Ketua Korpri Pusat. Penjabat Bupati Subang pada kesempatan tersebut diundang dalam kapasitasnya sebagai Ketua Departemen Penguatan Pelayanan Publik di Daerah dalam Kepengurusan Dewan Nasional Korpri.

Pada kesempatan tersebut Dr. Imran mengucapkan selamat secara langsung kepada Prof. Zudan dan yakin ke depan BKN akan semakin maju dalam menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang perumusan dan penetapan kebijakan teknis, pembinaan, penyelenggaraan pelayanan, pengendalian atas pelaksanaan kebijakan teknis manajemen ASN, dan pelaksanaan pengawasan penerapan Sistem Merit.

Turut hadir dalam acara tersebut Pejabat BKN dan tamu undangan lainnya

DAHANA Perkuat Transformasi Bisnis Bersama Komisaris dan Direksi Baru

DAHANA Perkuat Transformasi Bisnis Bersama Komisaris dan Direksi Baru

DAHANA Perkuat Transformasi Bisnis Bersama Komisaris dan Direksi Baru . PT DAHANA, perusahaan terkemuka di industri bahan peledak dan pertahanan Indonesia, menyelenggarakan acara Pisah Sambut Direksi dan Komisaris pada 7 Januari 2025 di Hotel Borobudur, Jakarta. Acara ini menandai momentum strategis untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadapi tantangan global dan mewujudkan visi sebagai pemimpin di industri strategis nasional.

Pergantian jajaran Dewan Komisaris dan Direksi ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri BUMN, yaitu SK-306/MBU/12/2024 dan SK-304/MBU/12/2024. Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pertahanan RI sekaligus Komisaris Utama PT DAHANA, Donny Ermawan Taufanto, memberikan arahan tegas kepada insan DAHANA untuk menjaga semangat inovasi dan profesionalisme yang telah menjadi ciri khas perusahaan.

Donny mengapresiasi kinerja luar biasa yang berhasil dicapai DAHANA, termasuk stabilitas operasional, kinerja keuangan dan pencapaian proyek strategis di tengah tantangan global.

“Kami bangga dengan apa yang telah diraih. Namun, tantangan ke depan semakin kompleks. Untuk itu, seluruh insan DAHANA harus terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan mencari peluang baru agar perusahaan tetap kompetitif,” ujar Donny.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya diversifikasi usaha melalui second curve yang akan memperluas jangkauan pasar DAHANA, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Hary Irmawan, Direktur Utama baru PT DAHANA, menegaskan komitmen jajaran Direksi untuk membawa DAHANA ke tingkat berikutnya. Hary menyoroti pentingnya mempercepat transformasi bisnis perusahaan melalui inovasi, efisiensi operasional, dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami bertekad untuk melanjutkan tonggak sejarah yang telah diraih DAHANA. Fokus kami adalah pada pengembangan berkelanjutan dan penguatan daya saing global, baik di bidang pertahanan maupun industri bahan peledak komersial,” ungkap Hary.

Hary juga menyampaikan rencana pengembangan bisnis yang mencakup eksplorasi pasar internasional, penguatan teknologi, dan kolaborasi dengan BUMN lain di bawah holding industri pertahanan DEFEND ID. Langkah-langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kontribusi DAHANA terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada acara tersebut, Direktur Bisnis dan Kerjasama PT Len Industri (Persero), Wahyu Sofiadi, sebagai perwakilan Pemegang Saham Seri B, menyampaikan dukungan penuh untuk percepatan program strategis DAHANA. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dalam ekosistem holding DEFEND ID untuk mencapai visi sebagai pemain utama di industri pertahanan global.

Acara pisah sambut ini dihadiri oleh perwakilan Pemegang Saham Seri B Wahyu Sofiadi (Direktur Bisnis dan Kerjasama PT Len Industri), Dewan Komisaris PT DAHANA, Dony Ermawan Taufanto (Komisaris Utama), Wahyudi Hidayat, Rizky Olyvia Nasution, Wildan Widarman, Rusdianto beserta perangkat Dewan Komisaris. Jajaran Direksi DAHANA Hary Irmawan (Direktur Utama), Mohamad Nur Sodiq (Direktur Keuangan, MR dan SDM), Yusep Nugraha (Direktur Teknologi dan Pengembangan), Abdul Haris Atbaro (Direktur Operasi). Sementara itu, hadir juga direksi dan komisaris yang purnabakti Syaifuddin, Suhendra Yusuf RPN, Ahyanizzaman dan Rina Moreta.

Momen pisah sambut ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga tonggak penting untuk memulai langkah besar berikutnya dalam perjalanan DAHANA menuju masa depan yang lebih gemilang.

Informasi:
Juli Jajuli
Senior Manajer Legal & Komunikasi Perusahaan
PT DAHANA
Email : julijajuli@dahana.id
Mobile: 082111546999

Pj Bupati Subang Ajak Tingkatkan Kolaborasi Raih Prestasi

Pj Bupati Subang Ajak Tingkatkan Kolaborasi Raih Prestasi

Pj Bupati Subang Ajak Tingkatkan Kolaborasi Raih Prestasi. Penjabat Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd., menjadi pembina dalam Apel Gabungan ASN Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, bertempat di Halaman Kantor Bupati Subang, Senin (06/01/2025).

Dalam apel perdana di tahun 2025, Dr. Imran -sapaan akrab Pj Bupati Subang- mengawali amanatnya dengan do’a dan harapan agar di tahun 2025 ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang bertambah sukses, semakin berkinerja, dan semakin berprestasi sehingga banyak penghargaan lain yang diperoleh di tahun 2025.

Dr. Imran memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh OPD yang ada di Kabupaten Subang, mulai dari level staff hingga pimpinan atas kinerja luar biasa yang ditunjukkan di tahun 2024 lalu yang berbuah 30 penghargaan bagi Kabupaten Subang,

“Apresiasi kepada seluruh OPD di Kabupaten Subang yang telah luar biasa menunjukkan kinerja luar biasa selama 2024 lalu. Banyak pencapaian yang kita peroleh. Sampai hari ini ada 30 penghargaan yang kita peroleh,” jelasnya

Salah satu prestasi yang paling luar biasa adalah hari ini Kabupaten Subang menjadi Kabupaten dengan angka inflasi terendah di Jawa Barat padahal di Januari 2024 lalu Kabupaten Subang menjadi yang tertinggi.

Atas prestasi luar biasa tersebut, Dr. Imran mengapresiasi seluruh pihak karena menurutnya, prestasi itu hanya bisa dicapai dengan adanya kolaborasi,

“Hari ini kita adalah daerah dengan tingkat inflasi terendah di Jawa Barat. Padahal di Januari 2024 kita tertinggi di Jawa Barat. Ini tidak bisa dilakukan oleh Bupati, Sekda, atay Kepala Dinas. Ini bisa dicapai karena kolaborasi dan kerja sama. Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita mau bekerja dengan baik. Itu sudah kita buktikan, selama satu tahun kita bisa balikkan keadaan,”terangnya

Dr. Imran juga menghaturkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Subang, yang mendukung Kabupaten Subang menjadi “Daerah Event” di tahun 2024 yang semuanya berjalan lancar.

Hal tersebut menunjukkan Kabupaten Subang dan masyarakat Subang siap untuk menjadi tuan rumah berbagai event baik lokal maupun nasional.

“Apresiasi kepada Kepala OPD dan masyarakat Subang yang bisa membuat banyak event berlangsung dengan aman dan sukses. Mei sampai perayaan tahun baru tidak ada insisden. Ini menunjukkan Pemda Subang siap menyelenggarakan event besar dan masyarakat juga siap untuk menyambut event besar yang ada di Subang,”paparnya

Selanjutnya, Dr. Imran menjawab polemik terkait lelang dini yang Ia lakukan di mana hal tersebut dilakukan agar proyek-proyek besar dapat dilakukan dengan optimal.

Menurutnya, apabila lelang tidak segera dilakukan, nantinya pelaksanaan proyek akan dilakukan di musim penghujan yang akan berpengaruh pada kualitas dari proyek tersebut,

“Kenapa lelang dini saya suruh? Karena kalau pelaksanaannya tidak dilakukan di awal, hanya akan jadi proyek musim hujan semuanya karena proyek baru bisa dilaksanakan di bulan Oktober, November, dan Desember dan nanti tahun depan akan terulang lagi,”tuturnya

Selain itu, Dr. Imran menjelaskan alasan dirinya di bulan Januari 2025 ini harus sudah ada realisasi anggaran, adalah agar roda perekonomian masyarakat ikut berputar dengan realisasi APBD Kabupaten Subang.

Perputaran ekonomi tersebut sangat penting apalagi sebentar lagi akan masuk ke bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri,

“Dengan APBD yang ada perputaran ekonomi di masyarakat bisa berjalan bahkan sejak dari Januari. Hanya dengan APBD di daerah kita bisa memutar roda ekonomi di daerah. Sebentar lagi puasa dan idul fitri. Bayangkan kalau roda ekonomi tidak berjalan sejak Januari,”jelasnya

Pj Bupati Subang pun menuturkan bahwa dua alasan itulah yang melatarbelakangi dirinya mendorong agar dilakukannnya lelang dini

Dr. Imran pun berkomitmen, agar lelang dini tersebut akan dilakukan dengan transparan dan sesuai prosedur,

“Kita harus berpikir jauh ke depan. Jangan sampai lelang dini dilihat karena Pj saya sudah mau selesai. Saya selalu dorong untuk lakukan itu secara terbuka dan sesuai prosedur yang berlaku,”terangnya

Menutup sambutannya, Dr. Imran memimpin doa bersama seluruh ASN untuk mendiang Kepala Bapenda Kabupaten Subang Drs. H. Cecep Suprihatin, M.Si., yang meninggal pada Jum’at lalu.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan 165 kilogram bibit jagung dari Dinas Holtikultura dan Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, yang selanjutnya diserahkan kepada Polres Subang.

Bantuan benih yang diberikan berupa bibit jagung Twin 1 sebanyak 100 kg, bibit jagung Berta 1 sebanyak 50 kg, dan bibit jagung jenis Gold 77 sebanyak 15 kg.

Turut hadir dalam apel pagi gabungan tersebut para Asisten Daerah, Kepala OPD, para Camat, dan seluruh ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Peluang Kerja Business Intelligence di Era Digital

Peluang Kerja Business Intelligence di Era Digital

suarasubang. Peluang Kerja Business Intelligence di Era Digital. Di era digital yang terus berkembang, pengelolaan data menjadi salah satu aspek paling krusial dalam pengambilan keputusan bisnis. Hal ini mendorong peningkatan kebutuhan akan Business Intelligence (BI), sebuah bidang yang menggabungkan teknologi, analitik, dan strategi bisnis untuk mengolah data menjadi wawasan yang berguna.

Profesi ini menawarkan peluang kerja yang luas dan menjanjikan, terutama bagi individu yang memiliki keterampilan analitis dan pemahaman teknologi.

Apa Itu Business Intelligence?

Business Intelligence adalah proses mengumpulkan, mengelola, dan menganalisis data untuk membantu perusahaan membuat keputusan yang lebih baik. Dalam BI, data diolah menjadi informasi yang dapat diinterpretasikan oleh berbagai pemangku kepentingan di perusahaan.

Tugas utama seorang profesional BI meliputi:

  • Membuat laporan analitik dan dashboard interaktif.
  • Mengidentifikasi tren bisnis melalui data.
  • Memberikan rekomendasi berdasarkan hasil analisis data.

Dengan adanya BI, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, mengidentifikasi peluang pasar baru, dan merespons perubahan dengan cepat.

Mengapa Karier di Business Intelligence Menjanjikan?

Pertumbuhan teknologi dan data mendorong permintaan tinggi untuk profesional BI. Berikut adalah alasan mengapa profesi ini memiliki prospek cerah:

  1. Tingginya Kebutuhan Perusahaan
    Setiap perusahaan, baik startup maupun korporasi besar, memerlukan BI untuk mengambil keputusan berbasis data. Bidang ini tidak hanya terbatas pada sektor teknologi tetapi juga mencakup industri perbankan, manufaktur, kesehatan, hingga ritel.
  2. Pendapatan yang Kompetitif
    Gaji untuk seorang Business Intelligence Analyst sangat kompetitif. Di pasar global, rata-rata gaji tahunan untuk profesi ini berkisar antara $70.000 hingga $120.000, tergantung pada lokasi dan tingkat pengalaman.
  3. Kesempatan Karier yang Luas
    Karier di bidang BI membuka jalan menuju berbagai posisi strategis, seperti Data Scientist, BI Manager, atau Chief Data Officer.
  4. Peran yang Berdampak Besar
    Profesi BI memungkinkan seseorang untuk memberikan kontribusi nyata terhadap kesuksesan perusahaan. Setiap keputusan yang diambil berdasarkan data sering kali memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan bisnis.

Keterampilan yang Dibutuhkan untuk Berkarier di Business Intelligence

Untuk menjadi seorang profesional BI, Anda memerlukan kombinasi keterampilan teknis dan analitis, di antaranya:

  • Kemampuan Analitik: Mampu memahami dan menganalisis data secara mendalam.
  • Pemahaman Alat BI: Menguasai perangkat seperti Tableau, Power BI, atau Google Data Studio.
  • Bahasa Pemrograman: Familiar dengan SQL, Python, atau R untuk mengolah dan menganalisis data.
  • Pemahaman Bisnis: Memahami bagaimana data dapat diterjemahkan ke dalam strategi bisnis.

Jika Anda baru memulai, mengikuti program pelatihan yang dirancang khusus untuk BI dapat menjadi langkah awal yang tepat.

Persiapkan Anda Menjadi Profesional BI Kompeten

Bagi Anda yang tertarik mengembangkan karier di bidang Business Intelligence, Camp404 adalah solusi yang tepat.

Camp404 adalah bootcamp pelatihan intensif yang dirancang untuk mempersiapkan individu menjadi profesional BI yang kompeten. Program ini menawarkan pendekatan pembelajaran komprehensif dengan materi yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh Camp404 meliputi:

  • Kurikulum Relevan: Materi dirancang berdasarkan tren dan kebutuhan industri terkini.
  • Pelatihan Praktis: Peserta akan langsung mempraktikkan keterampilan seperti pembuatan dashboard dan analisis data.
  • Instruktur Berpengalaman: Diajarkan oleh para ahli yang memiliki pengalaman langsung di dunia BI.
  • Jaringan Profesional: Kesempatan untuk terhubung dengan komunitas dan profesional di bidang analitik data.

Melalui Camp404, Anda akan mendapatkan landasan yang kuat untuk memulai karier di bidang Business Intelligence.

Contoh Penerapan Business Intelligence di Berbagai Industri

Business Intelligence memiliki aplikasi yang luas di berbagai sektor:

  1. Ritel dan E-commerce
    Perusahaan ritel menggunakan BI untuk menganalisis perilaku konsumen, memprediksi tren penjualan, dan mengoptimalkan inventaris.
  2. Perbankan dan Keuangan
    BI membantu bank memitigasi risiko, menganalisis kredit, dan meningkatkan pengalaman pelanggan melalui personalisasi layanan.
  3. Manufaktur
    Di sektor ini, BI digunakan untuk mengoptimalkan rantai pasok, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan efisiensi operasional.
  4. Kesehatan
    BI memungkinkan rumah sakit dan klinik menganalisis data pasien untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mengidentifikasi tren kesehatan.
  5. Pemerintahan
    Instansi pemerintah memanfaatkan BI untuk membuat kebijakan berbasis data, seperti pengelolaan anggaran dan pelacakan kinerja program publik.

Langkah Awal Menuju Karier Business Intelligence

Jika Anda ingin meniti karier di bidang BI, berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil:

  1. Pelajari Dasar-Dasar Data
    Familiarisasi dengan konsep data, seperti database, analitik, dan visualisasi.
  2. Ikuti Program Pelatihan
    Bergabunglah dengan bootcamp seperti Camp404 untuk mendapatkan pelatihan intensif dan terstruktur.
  3. Praktikkan Keterampilan Anda
    Buat proyek analisis data untuk mengasah kemampuan dan memperkaya portofolio Anda.
  4. Bangun Jaringan Profesional
    Terhubung dengan komunitas BI melalui platform seperti LinkedIn atau forum online.

Business Intelligence adalah bidang yang menjanjikan, menawarkan peluang karier yang luas dan dampak signifikan pada perusahaan. Dengan permintaan yang terus meningkat, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai perjalanan Anda di dunia BI.

Anda dapat mempersiapkan diri menjadi profesional BI yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan besar di era digital ini!

Sumber : https://review1st.com/news/peluang-kerja-business-intelligence-di-era-digital/

Pj. Bupati Subang Serahkan STDB Kopi ke Petani Lokal

Pj. Bupati Subang Serahkan STDB Kopi ke Petani Lokal

Suarasubanf. Pj. Bupati Subang Serahkan STDB Kopi ke Petani Lokal. Penjabat (Pj.) Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd., bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., secara resmi menyerahkan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) Kopi kepada para petani kopi di Kecamatan Cisalak dan Kecamatan Ciater. Penyerahan ini berlangsung pada Kamis, 2 Januari 2025, di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas dan nilai jual kopi lokal Subang.

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 500 petani kopi, yang mengelola 548 kebun dengan total luas lahan mencapai 230 hektare. Kepala Dinas Pertanian, Bambang Suhendar, menjelaskan bahwa pemberian STDB ini menjadi bagian penting dalam mendata sekaligus mendukung keberlanjutan usaha budidaya kopi lokal.

“Kita mendata dan mensuplai para petani. Saat ini ada 500 petani kopi dengan jumlah kebun mencapai 548 di atas lahan seluas 230 hektare,” ujarnya.

Meningkatkan Daya Saing Kopi Lokal Subang

Dalam sambutannya, Dr. Imran, sapaan akrab Pj. Bupati Subang, menyampaikan bahwa penerbitan STDB Kopi ini bertujuan untuk meningkatkan mutu produksi kopi Subang. Sertifikasi ini memberikan kejelasan asal-usul kopi sehingga memudahkan identifikasi kualitas produk di pasar.

“STDB ini langkah awal penting untuk memperbaiki kualitas kopi Subang. Dengan STDB, kita bisa mendeteksi kopi berasal dari kelompok atau petani mana,” ungkapnya.

Namun, Dr. Imran juga menggarisbawahi tantangan besar yang dihadapi Indonesia sebagai salah satu penghasil kopi terbesar di dunia. Menurutnya, meskipun Indonesia merupakan produsen kopi nomor satu, kualitas dan harga kopi lokal masih kalah bersaing dengan negara seperti Vietnam, Jamaika, dan Brasil.

“Kopi Jamaika bisa berharga sepuluh kali lipat dari kopi kita. Penyebabnya adalah konsistensi rasa dan kualitas yang belum bisa kita pertahankan,” jelasnya.

Sentra Lelang Kopi: Harapan untuk Masa Depan

Pj. Bupati Subang mengungkapkan visi untuk mendirikan sentra kopi atau pusat lelang kopi di Kabupaten Subang. Hal ini bertujuan untuk mengontrol harga kopi secara lokal dan menghindari dominasi tengkulak yang sering memanfaatkan situasi pasar.

“Saya berharap suatu saat Subang memiliki pusat lelang kopi. Dengan begitu, harga kopi kita bisa terkontrol dan tidak dipermainkan oleh pihak luar,” harapnya.

Sebagai dukungan tambahan, Kementerian Pertanian turut menyerahkan bantuan berupa bibit kopi arabika bersertifikat dan pupuk organik remah kepada kelompok tani di Desa Cupunagara. Langkah ini diharapkan mampu mendorong produktivitas dan keberlanjutan usaha tani kopi di daerah tersebut.

Kolaborasi dan Dukungan Lintas Sektor

Acara penyerahan STDB ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Asisten Administrasi Umum, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Camat Cisalak, dan para tokoh tani setempat. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan sektor pertanian lokal, khususnya kopi, sebagai komoditas unggulan Kabupaten Subang.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan kopi Subang tidak hanya mampu bersaing di pasar lokal tetapi juga menembus pasar global dengan kualitas yang terstandar. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya besar untuk mengangkat kesejahteraan petani sekaligus melestarikan sektor pertanian di Kabupaten Subang.

Warga Cibogo Kolot Kecamatan Cibogo Subang Gelar Hajat Babarit

Warga Cibogo Kolot Kecamatan Cibogo Subang Gelar Hajat Babarit

suarasubang.com – Warga Cibogo Kolot Kecamatan Cibogo Subang Gelar Hajat Babarit. Pada Kamis (2/1/2025), suasana Kampung Cibogo Kolot, RW 06, Desa Cibogo, Kecamatan Cibogo, , terasa berbeda. Warga setempat menggelar ritual Hajat Babarit atau dikenal juga dengan Hajat Wawar, sebuah tradisi yang rutin dilakukan menjelang musim tanam padi. Ritual ini menjadi wujud syukur dan harapan masyarakat akan keberkahan yang melimpah.

Hajat Babarit bukan sekadar seremonial, melainkan cerminan harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Dalam prosesi ini, tokoh adat Kampung Cibogo Kolot, H. Euncing Tarsim, menekankan pentingnya tradisi tersebut.

“Ritual Hajat Babarit ini merupakan ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat iman dan Islam yang telah diberikan. Selain itu, doa bersama ini juga bertujuan untuk menjaga keberkahan Kampung Cibogo,” ujar H. Euncing

Hajat Babarit: Tradisi yang Sarat Makna

Hajat Babarit dilakukan sekali dalam setahun, bertepatan dengan persiapan musim tanam padi. Kegiatan ini menjadi ajang refleksi bagi masyarakat sekaligus upaya menjaga keberlanjutan adat istiadat lokal.

Menurut H. Euncing, ritual ini juga menjadi momentum untuk “mager kampung,” atau membersihkan serta melindungi lingkungan kampung melalui doa bersama. “Kami berharap tradisi ini terus dilestarikan, bukan hanya oleh generasi saat ini, tetapi juga oleh anak cucu kita kelak,” tambahnya.

Dukungan Penuh dari Warga dan Tokoh Masyarakat

Ketua RW 06, Edeng Taryadi, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga yang turut andil dalam menyukseskan acara Hajat Babarit. Baginya, partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan pelestarian tradisi ini.

“Kegiatan Hajat Babarit ini sudah menjadi rutinitas tahunan menjelang musim tanam padi. Saya berterima kasih kepada warga yang antusias mengikuti acara ini. Semoga tradisi ini bisa terus berlangsung sebagai identitas budaya kita,” tutur Edeng.

Ia juga berharap, melalui doa bersama yang dilakukan, seluruh warga Kampung Cibogo Kolot mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Tradisi ini, menurut Edeng, bukan hanya tentang menjalankan adat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam masyarakat.

Menjaga Warisan Budaya untuk Masa Depan

Pelaksanaan Hajat Babarit menjadi simbol keberlanjutan tradisi lokal yang kaya akan makna. Dengan melibatkan tokoh adat, pemuka masyarakat, dan seluruh warga, tradisi ini tidak hanya sekadar dilestarikan tetapi juga diwariskan kepada generasi muda.

“Saya berharap anak cucu kita kelak dapat mengenal dan menjaga adat budaya ini. Hajat Babarit adalah warisan leluhur yang harus kita pertahankan,” tegas Edeng.

Hajat Babarit di Kampung Cibogo Kolot adalah contoh nyata bagaimana tradisi lokal tetap relevan di tengah modernisasi. Dengan semangat kebersamaan, warga Desa Cibogo membuktikan bahwa adat istiadat bisa menjadi fondasi kuat dalam menjaga jati diri suatu komunitas.

Mari terus lestarikan tradisi kita, karena di sanalah terukir cerita dan nilai kehidupan yang tak ternilai harganya. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi?

Kunjungi Situs Cipabeasan, Pj. Bupati Subang Ajak Warga Bersih Sampah dan Jaga Lingkungan

Kunjungi Situs Cipabeasan, Pj. Bupati Subang Ajak Warga Bersih Sampah dan Jaga Lingkungan

Suarasubang. Kunjungi Situs Cipabeasan, Pj. Bupati Subang Ajak Warga Bersih Sampah dan Jaga Lingkungan. Di tengah suasana asri Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Penjabat (Pj.) Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd, bersama rombongan melakukan kunjungan yang tak biasa. Kamis pagi (02/01/2025), mereka tiba di Situs Cipabeasan, sebuah lokasi yang menjadi sumber mata air penting bagi masyarakat Subang. Namun, kali ini kunjungan tersebut bukan hanya sekadar agenda formal, melainkan sebuah aksi nyata untuk membersihkan sampah plastik yang mengotori area situs.

Ditemani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si, dan sejumlah pejabat terkait, Dr. Imran terlihat memimpin langsung kegiatan bersih-bersih ini. Dalam sambutannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian Situs Cipabeasan sebagai salah satu warisan alam yang memiliki peran vital.

Situs Cipabeasan: Sumber Kehidupan yang Terancam Sampah

Situs Cipabeasan bukan sekadar tempat biasa. Lokasi ini dikenal sebagai salah satu sumber mata air yang mengalirkan kehidupan bagi masyarakat sekitar. Sayangnya, keindahan dan manfaat besar ini mulai terancam oleh masalah yang semakin sering kita dengar: sampah plastik.

“Saya sangat berharap Situs Cipabeasan ini tetap terjaga kelestarian dan keasriannya. Ini adalah salah satu sumber mata air yang sangat penting bagi masyarakat Subang,” ujar Dr. Imran. Ia juga menambahkan bahwa kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan situs ini perlu ditingkatkan, bukan hanya oleh pemerintah, tetapi juga oleh seluruh masyarakat.

Ironi Kekayaan Sumber Mata Air yang Tercemar

Dalam sambutannya, Dr. Imran mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sungai-sungai di Kabupaten Subang yang penuh dengan sampah plastik, meskipun daerah ini memiliki banyak sumber mata air di wilayah selatan.

“Kita di Selatan punya banyak sumber mata air, tapi banyak yang tidak kita jaga. Kalau kita lihat, sungai-sungai itu penuh dengan sampah, terutama sampah plastik,” ungkapnya dengan nada prihatin.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa potensi besar Kabupaten Subang harus diimbangi dengan upaya menjaga lingkungan. Sampah plastik yang mencemari aliran sungai tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam pasokan air bersih.

Upaya Pemerintah Subang dalam Pengelolaan Sampah

Sebagai langkah nyata, Dr. Imran menjelaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang telah melakukan sosialisasi terkait pemilahan sampah organik, anorganik, dan limbah beracun.

“Kami berharap pengelolaan sampah di Subang ke depan akan semakin baik dan terkoordinasi. Pemilahan sampah adalah langkah awal menuju manajemen sampah yang lebih efektif,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan rencana untuk membatasi keberadaan tempat sampah terbuka di seluruh wilayah Subang. Menurutnya, pengelolaan dan manajemen sampah yang lebih terstruktur menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan ini.

“Kedepannya, tempat sampah terbuka akan semakin dibatasi. Pengelolaan sampah yang baik adalah solusi bagi Kabupaten, Kota, maupun Provinsi untuk menjaga lingkungan,” tambahnya.

Keterlibatan Warga: Kunci Keberhasilan Pelestarian

Selain upaya pemerintah, Dr. Imran juga menggugah kesadaran masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Situs Cipabeasan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak akan tercapai tanpa dukungan dari semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, lembaga desa, hingga komunitas lokal.

“Kita semua punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga kelestarian lingkungan ini. Mari kita jadikan Situs Cipabeasan sebagai simbol kesadaran bersama,” ajaknya kepada warga yang hadir.

Kolaborasi untuk Masa Depan Subang yang Lebih Hijau

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh Pj. Bupati Subang, tetapi juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Asisten Administrasi Umum, Plt. Kepala Dinas PUPR, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Camat Cisalak, dan tokoh masyarakat Desa Cupunagara.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah Kabupaten Subang untuk menjadikan lingkungan sebagai prioritas dalam pembangunan daerah. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen, impian Subang yang bersih dan lestari bukan lagi sekadar harapan.

Mari kita jadikan Situs Cipabeasan sebagai inspirasi untuk menjaga warisan alam bagi generasi mendatang. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?

Kontroversi Pembangunan Kolam Renang Ciheuleut Subang: Antara Ambisi PAD dan Kritik Publik

suarasubang.com – Pembangunan kolam renang Ciheuleut Subang sedang menjadi perhatian publik, mulai dari netizen hingga kalangan anggota DPRD.

Proyek revitalisasi yang digagas Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Subang dengan anggaran mencapai Rp7,3 miliar ini bertujuan meningkatkan daya tarik wisata serta mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Proyek ini diharapkan menjadi ikon wisata baru Subang. Dengan ambisi bahwa proyek ini dapat meningkatkan kunjungan wisata dan berkontribusi signifikan terhadap PAD.

Sayangnya kritik bermunculan, salah satunya menyebut bahwa kolam yang dihasilkan justru menyerupai kolam pemancingan, bukan objek wisata yang menarik.

Kritik keras terkait desain dan hasil pekerjaan menimbulkan kontroversi di sosial media.

Di media sosial, warganet memberikan berbagai respons terkait proyek ini. Sebagian mendukung langkah pemerintah untuk meningkatkan pariwisata, sementara yang lain mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran. Sebagian lain mengkritik.

Irna Sari (36), ibu rumah tangga warga Tegal Kelapa, Subang turut berkomentar perihal pembangunan kolam renang Ciheleut.

“Mung kitu? Kirain bakal keren gitu kayak kolam renang yang ‘wah’. Gitu doang mah males banget, mending ke tempat wisata lain!” tegasnya.

Sementara Risman (40), pekerja swasta warga Sukamelang, Subang berharap jika kolam renang ini bakal dibangun sebagus mungkin.

“Yang bagus lah, kan modalnya gede. Kalau cuma biasa-biasa aja ngapain direvitalisasi. Ngabis-ngabisin duit doang.”

Ada juga yang mempertanyakan efektivitas Anggaran: Apakah dana sebesar itu sudah dimanfaatkan dengan optimal?

Sejauh ini komentar yang bermunculan seputar desain dan konsep kolam renang Ciheleut masih bernada negatif. Terutama kritik terhadap hasil pekerjaan yang dianggap kurang menarik dan inovatif.

Dengan pemantauan ketat dan evaluasi menyeluruh, pembangunan kolam renang Ciheuleut diharapkan dapat menjadi katalisator bagi kemajuan sektor pariwisata Subang.

Meski saat ini masih menuai kritik, kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan proyek ini di masa depan.

Daftar Lengkap Kode Pos di Kabupaten Subang, Jawa Barat 2025

Daftar Kode Pos di Kabupaten Subang/ilustarsi kotak /Pixabay/Achmad Fauzi/
Daftar Kode Pos di Kabupaten Subang/ilustarsi kotak /Pixabay/Achmad Fauzi/

Suarasubang, Jawa Barat – Bagi Anda yang tinggal di Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengetahui kode pos wilayah Anda merupakan hal yang penting. Kode pos ini digunakan untuk pendataan alamat dan membantu petugas kurir dalam mencari alamat tujuan pengiriman.

Apa itu Kode Pos?

Kode pos di Indonesia terdiri dari lima angka. Masing-masing angka memiliki arti:

  • Angka pertama: Kode wilayah tempat kantor pos berlokasi.
  • Angka kedua dan ketiga: Kode kabupaten atau kota.
  • Angka keempat: Kode kecamatan.
  • Angka terakhir: Kode desa atau kelurahan.

Daftar Lengkap Kode Pos di Subang:

Berikut daftar kode pos seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat:

  1. Binong: 41253
  2. Blanakan: 41259
  3. Ciasem: 41256
  4. Ciater: 41251 – 41281
  5. Cibogo: 41285
  6. Cijambe: 41286
  7. Cikaum: 41253
  8. Cipeundeuy: 41272
  9. Cipunagara: 41257
  10. Cisalak: 41283
  11. Compreng: 41258
  12. Dawuan: 41271
  13. Jalancagak: 41281
  14. Kalijati: 41271
  15. Kasomalang: 41281 – 41283
  16. Legonkulon: 41254
  17. Pabuaran: 41251 – 41262
  18. Pagaden: 41251 – 41252
  19. Pagaden Barat: 41252
  20. Pamanukan: 41254
  21. Patokbeusi: 41263
  22. Purwadadi: 41261
  23. Pusakajaya: 41255
  24. Pusakanagara: 41255
  25. Sagalaherang: 41282
  26. Serangpanjang: 41282
  27. Subang: 41211 – 41215
  28. Sukasari: 41254 – 41256
  29. Tambakdahan: 41253
  30. Tanjungsiang: 41284

Itulah daftar lengkap kode pos di seluruh Kecamatan wilayah Kabupaten Subang yang harus Anda masyarakat Subang ketahui.

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan terlengkap dari kami! Jangan Lupa Follow Akun Sosial Media Kami

Facebook: https://facebook.com/suarasubangterkini
Instagram: https://instagram.com/suarasubang
YouTube: https://www.youtube.com/@suarasubangtv

Recent Posts