Beranda blog Halaman 1698

Antisipasi Banjir, Kang Jimat Normalisasi Sungai di Wilayah Utara Subang

kang-jimat-bersama-warga.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat atau biasa dipanggil Kang Jimat, memulai program normalisasi sungai yang berada di wilayah utara Subang, Minggu (14/11/2021).

Program normalisasi tersebut dimulai di sungai yang ada di dusun Siwalan, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Subang, H. Syawal dalam laporannya menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan perintah dari Bupati Subang untuk bisa mengatasi banjir yang tiap tahun melanda Subang.

“Selain itu, Kang Jimat juga memerintahkan untuk menghitung semua saluran sungai yang ada di Kabupaten Subang,” katanya.

H. Syawal menyampaikan, PUPR telah menghitung terdapat kurang lebih 79 saluran sungai yang berada di wilayah utara Subang, dan 16 di antaranya berada di kecamatan Pusakanagara yang total panjangnya mencapai 45 km.

Sebagai Implementasi dari perintah Bupati tersebut pihak PUPR tahun 2021 telah berupaya mengalokasikan kegiatan normalisasi di semua saluran dengan anggaran senilai lebih 3 miliar lebih dan masuk di anggaran perubahan. Akan tetapi karena situasi yang tidak memungkinkan, maka kegiatan tersebut dialihkan ke tahun 2022.

Salah satu kendala, Subang saat ini membutuhkan alat berat berupa eksavator amfibi yang berfungsi untuk merawat dan menjaga kedalaman sungai. Untuk menanggulangi kendala tersebut, Pemerinah daerah di bantu oleh pihak BBWS, sebagai pelaksanaan program normalisasi sungai dengan menggunakan eksavator amfibi PC 80.

H. Syawal menyampaikan, perintah Kang jimat sudah tepat dan efektif untuk menyelesaikan persoalan banjir dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Di tahun 2021 akan ada 2 saluran yang akan dinormalisasi di kecamatan pusakanagara, dan saat ini sudah dikerjakan di desa tegalurung sepanjang 3 km hingga muara, sisanya 14 saluran lagi akan diselesaikan pada tahun 2022. Kegiatan normalisasi telah mendapatkan antusiasme masyarakat dan masyarakat menyambut baik adanya kegiatan normalisasi.

Dalam sambutannya Kang Jimat menyampaikan apresiasi kepada Kadis PUPR yang sudah mengimplementasikan harapan kang jimat untuk menyelesaikan permasalahan banjir. Kang Jimat juga menyampaikan apresiasi kepada pihak BBWS yang telah membantu dalam proses normalisasi, yang sebelumnya 3 minggu yang lalu berdiskusi dengan kang Jimat untuk melaksanakan normalisasi saluran air di Kabupaten Subang.

“Saya berharap bencana banjir tidak terus berulang, untuk itu dirinya menyampaikan bahwa saat ini, kebutuhan utama adalah bantuan untuk melaksanakan normalisasi. Kang Jimat juga menitipkan Kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah pantura agar menjaga dengan baik sungai-sungai yang ada dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga tidak terjadi penumpukan sampah,” katanya.

Kang jimat menginstruksikan seluruh pihak terkait agar sungguh-sungguh dan dapat melaksanakan edukasi kepada warga masyarakat supaya tidak membuang sampah di sungai. Kang Jimat yang didampingi istri Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, mengajak masyarakat untuk memelihara lingkungan dan berharap melalui program normalisasi sungai bencana banjir tidak terjadi lagi di Kabupaten Subang.

Dengan ucapan bismillah dan mengibarkan bendera, Kang Jimat memulai program normalisasi sungai di Utara Subang.

Hadir dalam kesempatan tersebut kepala Dinas perikanan bersama jajaran, kepala Dinas Kesbangpol, camat Pusakanagara bersama jajaran, Kepala Desa Pusakanagara dan perwakilan perangkat daerah.

Kang Akur : Banyak Dihuni Ikan Besar, Muara Sungai Cipunagara Destinasi Wisata Menarik Bagi Pemancing

lomba-mancing-subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi membuka lomba mancing barramundi / kakap putih Bupati Subang Cup I di kali Cipunagara, Dusun Galian, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Minggu (14/11/21).

Camat Pusakanagara Drs. Muhammad Rudi dalam laporannya menyampaikan bahwa dilaksanakannya lomba mancing barramundi / kakap putih di sungai Cipunagara, menjadi salah satu destinasi wisata baru, karena disepanjang sungai Cipunagara dan muara, banyak ikan barramundi dan kakap putih berkualitas unggulan. Dari laporan warga yang juga sebagai peserta lomba mancing menyampaikan bahwa memang banyak ikan barramundi dan kakap putih di aliran sungai Cipunagara, bahlan ada yang pernah mendapatkan ikan seberat 29 kg.

Acara mancing ini sendiri dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 14.00. Disediakan berbagai hadiah menarik diantaranya hadiah utama satu unit sepeda motor dan hadiah lainnya berupa sepeda gunung, kulkas, tv dan hadiah hiburan lainnya. Kegiatan lomba mancing tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh komunitas mancing mania baik dari subang maupun dari luar subang bahkan sampai dari luar pulau Jawa, salah satunya dari Bengkulu.

Kang Akur sapaan akrab Wakil Bupati Subang Agus Masykur menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya lomba mancing barramundi dan kakap putih di sungai Cipunagara tersebut yang bisa dijadikan sebagai ajang silaturahmi para pemancing mania dari wilayah Subang bahkan dari luar Subang seperti Karawang, Indramayu, Serang, Cirebon bahkan luar provinsi jawa Barat seperti DKI Jakarta dan Bengkulu.

“Luar biasa sekali di sungai Cipunagara banyak ikan barramundi dan kakap putih besar dan banyak yang hidup dari alam secara natural karena terjaganya ekosistem dan tidak tercemarnya sungai.” Ujar Kang Akur.

Kang Akur juga berharap kegiatan lomba mancing ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya dan kedepannya akan menjadi salah satu agenda rutin sebagai destinasi wisata unggulan di Subang.

Selain kegiatan lomba mancing pada hari tersebut juga akan dilaksanakan tebar benih ikan dan normalisasi saluran air pantura dalam rangka antisipasi banjir karena saat ini sudah memasuki musim penghujan sehingga bencana banjir akan terantisipasi.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Sekdis Perikanan, Kabid Aset BKAD, Kades Patimban, Kapolsek, Danramil, tokoh masyarakat, serta Bumdes Desa Patimban.

Antisipasi Banjir, Bupati Subang Pimpin Giat Normalisasi Sungai di Pantura

normalisasi-sungai.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang, H. Ruhimat atau biasa dipanggil Kang Jimat, memulai program normalisasi sungai yang berada di wilayah utara Subang, Minggu 14 November 2021.

Program normalisasi tersebut dimulai di sungai yang ada di dusun Siwalan, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Subang, H. Syawal dalam laporannya menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan perintah dari Bupati Subang untuk bisa mengatasi banjir yang tiap tahun melanda Subang. Selain itu, Kang Jimat juga memerintahkan untuk menghitung semua saluran sungai yang ada di Kabupaten Subang. H. Syawal menyampaikan, PUPR telah menghitung terdapat kurang lebih 79 saluran sungai yang berada di wilayah utara Subang, dan 16 di antaranya berada di kecamatan Pusakanagara yang total panjangnya mencapai 45 km.

Sebagai Implementasi dari perintah Bupati tersebut pihak PUPR tahun 2021 telah berupaya mengalokasikan kegiatan normalisasi di semua saluran dengan anggaran senilai lebih 3 miliar lebih dan masuk di anggaran perubahan. Akan tetapi karena situasi yang tidak memungkinkan, maka kegiatan tersebut dialihkan ke tahun 2022.

Salah satu kendala, Subang saat ini membutuhkan alat berat berupa eksavator amfibi yang berfungsi untuk merawat dan menjaga kedalaman sungai. Untuk menanggulangi kendala tersebut, Pemerinah daerah di bantu oleh pihak BBWS, sebagai pelaksanaan program normalisasi sungai dengan menggunakan eksavator amfibi PC 80.

H. Syawal menyampaikan, perintah Kang jimat sudah tepat dan efektif untuk menyelesaikan persoalan banjir dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Di tahun 2021 akan ada 2 saluran yang akan dinormalisasi di kecamatan pusakanagara, dan saat ini sudah dikerjakan di desa tegalurung sepanjang 3 km hingga muara, sisanya 14 saluran lagi akan diselesaikan pada tahun 2022. Kegiatan normalisasi telah mendapatkan antusiasme masyarakat dan masyarakat menyambut baik adanya kegiatan normalisasi.

Dalam sambutannya Kang Jimat menyampaikan apresiasi kepada Kadis PUPR yang sudah mengimplementasikan harapan kang jimat untuk menyelesaikan permasalahan banjir. Kang Jimat juga menyampaikan apresiasi kepada pihak BBWS yang telah membantu dalam proses normalisasi, yang sebelumnya 3 minggu yang lalu berdiskusi dengan kang Jimat untuk melaksanakan normalisasi saluran air di Kabupaten Subang. Kang Jimat berharap bencana banjir tidak terus berulang, untuk itu dirinya menyampaikan bahwa saat ini, kebutuhan utama adalah bantuan untuk melaksanakan normalisasi. Kang Jimat juga menitipkan Kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah pantura agar menjaga dengan baik sungai-sungai yang ada dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga tidak terjadi penumpukan sampah.

Kang jimat menginstruksikan seluruh pihak terkait agar sungguh-sungguh dan dapat melaksanakan edukasi kepada warga masyarakat supaya tidak membuang sampah di sungai. Kang Jimat yang didampingi istri Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, mengajak masyarakat untuk memelihara lingkungan dan berharap melalui program normalisasi sungai bencana banjir tidak terjadi lagi di Kabupaten Subang.

Dengan ucapan bismillah dan mengibarkan bendera, Kang Jimat memulai program normalisasi sungai di Utara Subang.

Hadir dalam kesempatan tersebut kepala Dinas perikanan bersama jajaran, kepala Dinas Kesbangpol, camat Pusakanagara bersama jajaran, Kepala Desa Pusakanagara dan perwakilan perangkat daerah

Tinjau Perbukaan Jalan di Desa Cijengkol, Bupati Subang Ngaliwet Bareng Masyarakat

Kang-Jimat-bersama-masyarakat.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Mengisi akhir pekan, Bupati Subang H. Ruhimat melaksanakan kerja bakti untuk membuka jalan di Batu belah, Picung, Desa Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang. Sabtu (13/11/2021).

Tujuan pembukaan jalan tersebut sendiri adalah untuk memudahkan akses masyarakat terutama para petani untuk mengangkut beras hasil panen di sawah.

Pembukaan jalan ini sendiri dilaksanakan Kang Jimat bersama para warga desa Cijengkol secara bergotong royong.

Kang Jimat menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga yang memberikan lahan dan ikut membantu pembukaan jalan.

“Bahwa dengan memberikan tanah untuk menjadi jalan, adalah salah satu bentuk sodakoh atau amal jariyah yang mana pahalanya akan terus mengalir,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kang Jimat juga ikut makan siang bersama warga dengan menu liwet sederhana.

Bupati Subang Tinjau Perbaikan Jalan Parung-Curug Agung

Kang-Jimat-1.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat meninjau perkembangan perbaikan ruas jalan Parung-Curung Agung yang menguhubungkan Kecamatan Subang dengan kecamatan Sagalaherang yang sebelumnya mengalami amblas dikarenakan tergerus air. Sabtu (13/11/2021).

Perbaikan tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Subang dibantu dengan masyarakat desa Parung yang melaksanakan kegiatan tersebut secara swadaya dan bergotong royong.

Sebelumnya, pada bulan Mei lalu jalan Parung-Curung Agung ini mengalami longsor. Pada saat itu, BPBD Kabupaten Subang segera melaksanakan pembersihan material longsor dan menurunkan alat berat berupa mesin eskavator (beko) untuk memudahkan warga untuk mengakses jalan.

Kegiatan itu dilaksanakan bersama Tagana, TNI, Polri dan juga masyarakat lingkungan Kelurahan Parung. Perbaikan jalan yang kini dilakukan merupakan tindak lanjut dari kejadian tersebut sebagai bentuk kewaspadaan pemerintah daerah dalam menghadapi musim hujan.

Kang Jimat menghimbau agar warga masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan di musim penghujan. Kang Jimat berharap, musim penghujan kali ini, tidak menimbulkan bencana di Kabupaten Subang.

“Saya berharap adanya sinergitas antara semua lintas sektoral untuk saling bahu-membahu dalam meningkatkan dan menghadapi bencana yang mungkin saja muncul di waktu yang akan datang,” katanya.

Selain kewaspadaan terhadap bencana, Kang Jimat juga menghimbau warga untum meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit.

Dirinya menyampaikan di musim hujan saat ini, salah satu penyakit yang wajib di waspadai adalah Demam Berdarah (DBD). Untuk itu, Kang Jimat menghimbau untuk melaksanakan gerakan memeriksa jentik di rumah dan membuang barang-barang yang bisa menjadi sarang penyakit.

Dirut Pertamina Pantau Penanganan Kebakaran Kilang Cilacap

d2d05c678057db5e17f2bd75a3ef2755.jpg

KBRN, Jakarta: Direktur Utama Pertamina NIcke Widyawati bersama jajaran manajemen Pertamina lainnya memantau langsung upaya penanganan insiden di kebakaran kilang minyak Cilacap yang terjadi Sabtu (13/11/2021).

Pemantauan dilakukan melalui Pertamina Integrated Command Center (PICC) di Jakarta.

“PICC menjadi terobosan Pertamina dalam menjalankan live monitoring offensive fire fighting di lapangan sekaligus memastikan pasokan energi aman dan lancar. Mekanisme pola suplai Regular, Alternative dan Emergency (RAE) juga terdata lewat sistem PICC,” tulis Pertamina di akun Instagramnya yang dilihat RRI.co.id, MInggu (14/11/2021).

Disebutkan, Pertamina gerak cepat dalam upaya pemadaman insiden satu tangki di area Kilang Cilacap dan memastikan sekitar dalam kondisi aman.

Sebelumnya, kilang minyak Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah terbakar pada Sabtu (13/11/2021) malam.

Dilansir Kompas TV, kabar kebakaran tersebut pun dibenarkan oleh General Manajer Kilang Minyak Cilacap, Eko Sunarto.

Sementara itu salah seorang warga Cilacap, Deni Alamsyah mengatakan tangki di kilang minyak yang terbakar berada di Jalan MT Haryono, Lomanis, Cilacap Tengah.

Menurut Deni, sebelum terjadi kebarakan wilayah Cilacap tengah diguyur hujan deras sejak waktu maghrib. (foto: Instagram Pertamina)

Pemda Subang Apresiasi Pentas Wayang Golek yang Diselenggarakan oleh Pepadi

IMG-20211113-WA0040.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni S.Sos M.Si didampingi oleh ASDA I Rahmat Effendi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Tatang Komara menghadiri acara Apresiasi Seni Wayang Golek sebagai bentuk program pengembangan kebudayaan Kabupaten Subang, bertempat di Gedung Kebudayaan Ranggawulung, Jumat (12/11/2021).

Kegiatan pelestarian kesenian yang masyarakat Kabupaten Subang sebagai pelakunya, salah satunya adalah seni Wayang Golek dan Wayang Kulit yang di naungi oleh PEPADI (Persatuan Pedalangan Indonesia) Kabupaten Subang.

Sekitar 35 dalang yang ada terdiri dari dalang wayang golek dan wayang kulit sudah mulai menunjukan eksistensi nya di dunia Pedalangan baik di tingkat Jawa Barat maupun tingkat nasional.

Beberapa dalang Kabupaten Subang pun sudah memenangkan beberapa perlombaan / pagelaran wayang di Jawa Barat.

H. Suparman selaku ketua PEPADI Kabupaten Subang berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk terus mengembangkan kebudayaan dan kesenian wayang terutama mengenalkan kepada generasi muda agar tidak melupakan seni dan budaya asli Indonesia.

“Diharapkan adanya regenerasi untuk meneruskan seni wayang golek dan wayang kulit sehingga tidak hilang oleh perkembangan jaman,” katanya. .

Acara ini pun menampilkan pagelaran wayang golek oleh dalang Asep Caswan di iringi dengan nayaga lengkap dan juru kawih yang berlangsung selama 1 jam. Dalang Asep Caswan pun akan mewakili Kabupaten Subang dalam Binojakrama (Perlombaan) Pedalangan tingkat Jawa Barat yang akan diselenggarakan di Sukabumi.

Sekda Subang menyampaikan sambutan Bupati Subang, bahwa program pengembangan kebudayaan apresiasi seni wayang golek adalah suatu langkah untuk membawa nama Kabupaten Subang di bidang kesenian dan kebudayaan di tingkat Jawa Barat maupun nasional.

Pemerintah Kabupaten Subang sangat mengapresiasi dan mendukung PEPADI Kabupaten Subang dalam menaungi seniman dalang di Subang. Semoga “Bokor” Binojakrama Pedalangan tingkat Jawa Barat dapat diraih oleh Kabupaten Subang. Sekda bersama para pejabat Kabupaten Subang yang hadir memberikan kadeudeuh kepada PEPADI Kabupaten Subang dan dalang Asep Caswan yang akan berangkat ke Sukabumi tanggal 16-17 November 2021.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasatpol PP Kabupaten Subang, Staff Ahli, seluruh camat se-Kabupaten Subang yang kompak hadir dan beberapa kepala OPD Kabupaten Subang.

Sekda Subang Saksikan Wayang Golek di Gedung Pusat Kebudayaan Ranggawulung

IMG-20211113-WA0003.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang menghadiri acara program pengembangan kebudayaan “Apresiasi Seni Wayang Golek”

Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni S.Sos M.Si didampingi oleh ASDA I Rahmat Effendi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Tatang Komara menghadiri acara Apresiasi Seni Wayang Golek sebagai bentuk program pengembangan kebudayaan Kabupaten Subang, bertempat di Gedung Pusat Kebudayaan Ranggawulung, Jumat 12 November 2021.

Kegiatan pelestarian kesenian yang masyarakat Kabupaten Subang sebagai pelaku nya, salah satunya adalah seni Wayang Golek dan Wayang Kulit yang di naungi oleh PEPADI (Persatuan Pedalangan Indonesia) Kabupaten Subang. Sekitar 35 dalang yang ada terdiri dari dalang wayang golek dan wayang kulit sudah mulai menunjukan eksistensi nya di dunia Pedalangan baik di tingkat Jawa Barat maupun tingkat nasional. Beberapa dalang Kabupaten Subang pun sudah memenangkan beberapa perlombaan / pagelaran wayang di Jawa Barat. H. Suparman selaku ketua PEPADI Kabupaten Subang berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk terus mengembangkan kebudayaan dan kesenian wayang terutama mengenalkan kepada generasi muda agar tidak melupakan seni dan budaya asli Indonesia. Diharapkan adanya regenerasi untuk meneruskan seni wayang golek dan wayang kulit sehingga tidak hilang oleh perkembangan jaman.

Acara ini pun menampilkan pagelaran wayang golek oleh dalang Asep Caswan di iringi dengan nayaga lengkap dan juru kawih yang berlangsung selama 1 jam. Dalang Asep Caswan pun akan mewakili Kabupaten Subang dalam Binojakrama (Perlombaan) Pedalangan tingkat Jawa Barat yang akan diselenggarakan di Sukabumi.

Sekda Subang menyampaikan sambutan Bupati Subang, bahwa program pengembangan kebudayaan apresiasi seni wayang golek adalah suatu langkah untuk membawa nama Kabupaten Subang di bidang kesenian dan kebudayaan di tingkat Jawa Barat maupun nasional. Pemerintah Kabupaten Subang sangat mengapresiasi dan mendukung PEPADI Kabupaten Subang dalam menaungi seniman dalang di Subang. Semoga “Bokor” Binojakrama Pedalangan tingkat Jawa Barat dapat diraih oleh Kabupaten Subang. Sekda bersama para pejabat Kabupaten Subang yang hadir memberikan kadeudeuh kepada PEPADI Kabupaten Subang dan dalang Asep Caswan yang akan berangkat ke Sukabumi tanggal 16-17 November 2021.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasatpol PP Kabupaten Subang, Staff Ahli, seluruh camat se-Kabupaten Subang yang kompak hadir dan beberapa kepala OPD Kabupaten Subang.

Sempat Padam, Kilang Pertamina Cilacap Kembali Berkobar

9ef7083e6f8d8b61bc6f047f74fc5551.jpg

KBRN, Jakarta:  Setelah sempat padam, api yang membakar tangki penyimpanan Pertalite di kilang Pertamina Internasional Unit IV Cilacap, Jawa Tengah kembali berkobar, Minggu (14/11/2021) dini hari.

Kobaran api terlihat cukup besar membumbung tinggi ke udara, setelah sebelumnya sempat padam selama beberapa jam.

Munculnya kembali kobaran api diduga akibat busa atau foam yang digunakan untuk memadamkan api kembali berkobar. Hingga kini api masih membakar tangki yang berisi 31 ribu kiloliter BBM jenis Pertalite tersebut. Baca: Kobaran Api di Kilang Minyak Cilacap Belum Dapat Dipadamkan, Pertamina Berhasil Isolasi Tangki Lain.

Sementara itu, warga yang bermukim di dekat tangki yang terbakar sempat mengungsi di sejumlah titik. Salah satunya di Kelurahan Lomanis yang sekaligus dijadikan posko untuk menampung warga yang rumahnya hanya berjarak 20 meter dari lokasi tangki yang terbakar.

” Ada 3 RW, rumah warga yang harus dikosongkan,” ujar Wahyu Indarto, Lurah Lomanis, Minggu (14/11/2021) seperti dikutip dari Sindonews.com.

Hingga kini warga berjaga-jaga di sekitar permukiman guna memantau kondisi pascaberkobarnya kembali api. (foto: Instagram)

Bupati Subang Bahas Program TORA dengan Kementrian LHK

Haji-Ruhimat.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat hadir secara virtual dalam acara Permohonan Penyelesaian Status Pemukiman Dalam Hutan Negara di Desa Bantar Sari bersama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jumat (12/11/2021).

Pertemuan secara virtual ini dilaksanakan sebagai bentuk permohonan bupati agar Kawasan Hutan di Desa Bantar Sari dijadikan sebagai objek TORA.

Dalam sambutannya Kang Jimat, sapaan akrab Bupati Subang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dewas dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta pihak Perhutani karena memfasilitasi terselenggaranya acara tersebut.

Kang Jimat menjelaskan bahwa Desa Bantar Sari merupakan pilot project sosialisasi dari 12 desa yang menjadi objek TORA.

“Saya berharap dengan diadakannya acara pertemuan secara virtual ini dapat membantu Pemda Subang dalam merealisasikan legal aspek terkait tanah pemukiman Desa Bantar Sari yang berada di kawasan hutan,” katanya.

Diakhir sambutannya, Kang Jimat menekankan program TORA ini merupakan salah satu program prioritas untuk mewujudkan Subang JAWARA.

Turut hadir dalam pertemuan secara virtual tersebut Dewan Pengawas dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ADM Purwakarta beserta Jajaran, Kepala Dinas Pertanian Subang, Kepala Desa Bantar Sari, dan Masyarakat Desa Bantar Sari.

Recent Posts