Beranda blog Halaman 1610

Kolaborasi dengan UNISBA, BPS Launching Desa Cantik Wantilan di Subang

desa-cantik-subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi didampingi Deputi Bidang Neraca dan Analis Statistik RI, Kepala BPS provinsi Jawa Barat, Kepala BPS Kabupaten Subang dan Wakil Rektor IV Unisba melaunching Desa Cantik (Cinta Statistik) Wantilan kabupaten Subang di aula Sawala Ageung Fave Hotel Subang yang ditandai dengan pemukulan gendang, Kamis (31/3/22).

Launching pembinaan Desa Cantik Wantilan ini untuk terbangunnya data profil potensi desa yang update.

Laporan kegiatan Kepala BPS Jawa Barat, Dyah Anugrah Kusumadani menyampaikan bahwa Desa Cantik (Cinta Statistik) merupakan program upaya penguatan BPS untuk terus mengembangkan inovasi yang mengarah kepada pembinaan sektoral salah satunya pembinaan kepada desa Cantik. Program tersebut sudah dilaksanakan sejak 2021 dan merupakan program nasional untuk desa dan kelurahan yang ada di Indonesia. Kegiatan program Desa Cantik Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy Subang, merupakan kegiatan kolaborasi antara BPS Provinsi Jawa Barat dengan Universitas Islam Bandung (Unisba).

Wakil Rektor IV UNISBA Dr. Ratna Januarita berharap dengan membangun Desa Cantik ini bisa menjadi trend yang efektif dalam pembangunan, sebagai mewujudkan cita-cita sebagai perguruan tinggi Islam yang maju, mandiri dan terkemuka di asia pada tahun 2023 serta bisa bermanfaat bagi bangsa dan Negara.

“Semangat kerjasama berbagai pihak ini akan menjadi sinergi yang produktif, efektif, positif dan bermanfaat dan berkah bagi Desa Wantilan Kecamatan Cipeundeuy Subang dan semua elemen kuntributor lainnya seperti Unisba.”katanya.

Kang Akur sapaan akrab Wakil Bupati Subang Agus Masykur menyampaikan bahwa data merupakan jenis kekayaan baru bangsa. Kang Akur menyampaikan bahwa kini data lebih berharga dari minyak. Tentunya yang dimaksud tersebut yaitu data yang berkualitas, karena dari data yang berkualitas akan menghasilkan pembangunan yang tepat guna, tepat sasaran, adaktif dan berkelanjutan.

Kang Akur juga memberikan apresiasi kepada BPS RI dan Unisba yang telah memilih Desa Wantilan, yang ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan inovasi Desa Cantik (Cinta Statistik). Kang Akur berharap program Desa Cantik dapat meningkatkan kapasitas perangkat desa Wantilan dalam pengumpulan, pengolahan dan analisis data sehingga data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan dalam berbagai kebijakan pembangunan desa.

“Program desa Cantik bisa menjadi “Rumah Besar” bagi pengumpulan data desa untuk aplikasi-aplikasi yang ada di tingkat desa serta program desa cantik dilanjutkan untuk di replikasi atau di dupilikasi di desa-desa lain yang ada di Kabupaten Subang,” ucapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Neraca dan Analis Statistik RI, Moh Edy Mahmud menyampaikan bahwa Desa Cantik adalah sebuah program peningkatan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data sehingga perencanaan pembangunan desa lebih tepat sasaran.

Tujuan dari Desa Cantik untuk meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat desa dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistic, standarisasi pengelolaan data statistic untuk menjaga kualitas dan keterbandingan, optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistic serta membentuk komunitas statistic pada level desa.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Dekan FMIPA Unisba, Dekan FMIPA Unpad, Dekan Fakultas ekonomi Universitas Katolik Parahyangan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jabar, Kepala DPMD Jabar, Kadis Sosial Jabar, Kadisdukcapil Jabar, Kepala BP4D Subang, KAdiskominfo Subang, Kepala Dinsos Subang, Kadisdukcapil Subang, Camat Cipeundeuy, para Kepala Desa se-Kecamatan Cipeundeuy.

Indonesia Membangun IKN Melalui Skema Kemitraan Publik

e7a08894b5f6da381918e5ac160d8572.jpeg

KBRN, Jakarta: Melalui Public Private Partnership (PPP) atau kemitraan dengan publik, Indonesia optimis dapat menarik investor untuk membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui innovative financing bebas risiko.

Demikian pernyataan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) membeberkan mekanisme pembangunan Ibu Kota Negara di Paviliun Indonesia pada minggu terakhir Expo 2020 Dubai.

“Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, 80 persen proyek IKN diharapkan dapat dibiayai oleh sektor swasta nasional maupun asing. Gelaran Expo 2020 Dubai ini adalah kesempatan tepat untuk memperkenalkan skema Public Private Partnership (PPP) demi mensukseskan proyek besar ini,” tutur Deputi Bidang Pemantauan dan Evaluasi Pengendalian Pembangunan Bappenas, Taufik Hanafi dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (31/3/2022).

Sementara Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag sekaligus Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia Didi Sumedi juga meyakini, Expo Dubai merupakan kesempatan Indonesia semakin menarik investor untuk pembangunan IKN.

“Ini adalah kesempatan Indonesia semakin menarik investasi untuk pembangunan dan pengembangan infrastruktur IKN,” ucapnya.

IKN akan menjadi pusat transformasi ekonomi Indonesia untuk mendukung Visi Indonesia 2045, sehingga pembangunan IKN sebagai kawasan inti yang kuat diharapkan dapat memajukan potensi bangsa.

Kemudian juga mengembangkan sektor ekonomi prioritas, menerapkan sistem insentif untuk sektor ekonomi prioritas, dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Pemerintah meyakini, dengan stabilitas kondisi makro ekonomi Indonesia saat ini, sekaligus keberhasilan dalam penanganan Covid-19, akan mampu menarik minat investor swasta.

Selain itu, optimisme digunakannya kembali skema Public Private Partnership (PPP) untuk pembangunan IKN juga tidak terlepas dari kesuksesan Indonesia dalam menyelesaikan proyek infrastruktur besar sebelumnya.

Contohnya konstruksi Palapa Ring, pengembangan Satelit Republik Indonesia (SATRIA), hingga proyek jalan tol di sejumlah kawasan Indonesia.

Untuk mendukung kesiapan menerima investasi, Pemerintah Indonesia telah mengesahkan Undang Undang (UU) IKN dan melantik Kepala serta Wakil Kepala Otorita IKN. 

Aplikasi Kompres Foto Terbaik dan HP Android 2022 (Terbaru)

wp-1644411277164_resize_80.jpg

review1st.com – Dulu akan kesulitan untuk mengedit foto. Seperti mengecilkan ukuran foto dan mengubahnya menjadi format JPG atau JPEG untuk suatu keperluan. Jika fotonya tidak sesuai, maka akan ditolak. Oleh karena itu, salah satu solusi yang sering dipakai adalah memakai aplikasi kompres foto yang terbaik.

Kabar baiknya, siapaun bisa menggunakan aplikasi kompres tersebut dengan memakai smartphone. Jadi, akan lebih mudah mengubah foto kapan saja dan dimana saja meskipun tidak memiliki komputer.

Mau tahu rekomendasi aplikasi kompres untuk foto yang terbaik yang bisa digunakan, inilah jawabannya.

Rekomendasi Aplikasi Kompres Foto Terbaik dan Terbaru

Meskipun berupa aplikasi yang bisa digunakan di smartphone. Hasil dari aplikasi kompres foto juga tidak akan kalah bagus dengan ahlinya.

Ada banyak aplikasi ada di Google Play Store. Sebaiknya pilih yang sesuai dengan kebutuhan saja, sehingga bisa memaksimalkan semua fitur di dalamnya. Berikut rekomendasi aplikasi untuk edit foto terbaik.

1. Aplikasi Photo Compress 2.0

Rekomendasi Aplikasi Kompres Foto Terbaik

Sangat menyebalkan ketika sedang konsentrasi edit foto memakai aplikasi menjadi terganggu karena adanya iklan.

Pakai saja aplikasi Photo Compress 2.0, aplikasi yang tidak memiliki klan di dalamnya. Sehingga sangat tepat bagi pengguna yang tidak menyukai iklan.

Aplikasi kompres foto yang satu ini mempunyai ukuran kecil, namun bukan berarti hasilnya tidak memuaskan. Malah sebailiknya, hasilnya tidak kalah dengan aplikasi lainnya.

Ukurannya yang kecil ini membuat aplikasi Photo Compress 2.0 bisa dipakai untuk segala jenis ponsel, termasuk Android dengan tipe ponsel kentang yang memiliki spesifikasi rendah.

Aplikasi satu ini mempunyai satu fitur canggih yang bisa berguna untk melakukan kompresi foto dengan jumlah yang banyak, namanya adalah Batch Resize.

Namun sayangnya, hanya ada 10 foto saja yang bisa di kompres. Jika ingin jumlah lebih banyak, maka harus diubah menjadi versi premium atau

2. Pic Tools Batch

Aplikasi kompres foto terbaik selanjutnya adalah Pic Tools Batch. Ukuran aplikasi ini lumayan kecil, hanya 5 MB dengan tampilan UI yang apik dan sederhana. Sehingga mudah bagi siapa saja untuk memahami dan menggunakannya.

Ukurannya yang kecil sehingga bisa dipasangkan ke perangkat manapun. Jangan khawatir dengan hasilnya karena tidak akan kalah dengan aplikasi sejenisnya.

Kelebihan lain aplikasi ini yang tidak dimiliki oleh lainnya, bisa tetap digunakan meskipun tidak memiliki data internet atau offline.

3. Aplikasi Kompres Foto Compress & Resize

Aplikasi Kompres Foto Compress & Resize

Aplikasi ini dikembangkan oleh Lit Foto, Compres & resize merupakan aplikasi kompres foto yang bisa mengkompres gambar sampai gambar dengan ukuran 200 kb.

Bukan hanya itu saja, aplikasi ini juga memiliki fitur crop. Sehingga bisa memotong bagian yang tidak diperlukan.

Bukan hanya itu saja, aplikasi Compres & Resize juga mempunyai sebuah fitur yang sangat hebat, namanya Batch Compress.

Fitur tersebut bisa melakukan kompres foto dalam jumlah banyak. Hasilnya akan akan masuk dalam folder yang berbeda dengan foto asilnya. Jadi lebih mudah mencarinya mana yang asli atau yang kompres.

4. Puma Image Compressor & Image Resize: KB, MB

Puma Image Compressor & Image Resize: KB, MB

Merupakan salah satu aplikasi kompres foto paling recommended. Bagi yang ingin melamar pekerjaan atau mendaftarkan diri untuk membuat visa, maka sangat tepat untuk memakai aplikasi Puma Image Compressor & Image Resizer: KB, MB.

Aplikasi Puma mempunyai tiga mode yaitu Auto, Ukuran File, dan Resolusi & Kualitas. Hebatnya aplikasi ini bisa mengirim foto dengan jumlah yang banyak hanya dalam satu email.

Selain itu, ada juga menu lainnya yang tidak kalah hebat. Menu tersebut seperti membagikan foto ke berbagai media sosial yang dimiliki, bisa menyimpan foto ke cloud, sampai bisa menghemat memori telepon.

Jadi, jangan heran kalau rating aplikasi kompres foto yang satu ini sangat tinggi, karena menunya juga sangat lengkap.

5. TinyPhoto

aplikasi kompres foto terbaik di hp

Sesuai dengan namanya, aplikasi kompres yang satu ini mempunyai tujuan untuk memperkecil ukuran foto, terutama foto di dalam Android.

Aplikasi yang satu ini cukup bisa diandalakan untuk melakukan kompresi foto dalam jumlah yang banyak. Bahkan bisa melakukan proses perubahan JPEG dan PNG secara bersama.

Aplikasi kompres foto TinyPhoto mempunyai banyak fitur yang sangat menarik untuk dijelajahi. Seperti fitur crop, resize, convert fpormat, dan lain sebagainya.

Ukurannya juga lumayan kecil, tidak sampai 5 MB. Sehingaa bisa dipasangakan dengan segala jenis Android, sekalipun ponsel kentang.

6. Reduce Photo Size

Reduce Photo Size

Termasuk aplikasi kompres dengan memori internal yang tidak akan memberatkan Android, karena ukurannya hanya 1,8 MB saja.

Aplikasi ini termasuk yang paling simpel diantara lainnya. Meskipun ukurannya kecil, namun fitur di dalamnya cukup beragam. Mulai dari fitur untuk memperkecil foto, memutar, sampai memotong gambar.

7. Photo & Picture Resizer

Photo & Picture Resizer

Satu lagi aplikasi kompres foto yang bisa dipasangkan dengan Android, yaitu Photo & Picture Resizer.

Aplikasi ini sangat tepat bagi yang suka mengedit foto dengan memakai Android. Selain itu, aplikasi yang satu ini sangat mudah digunakan, sehingga orang awam pun bisa memakainya.

Ada berbagai macam fitur di dalamnya. Tapi ada satu fitur yang menarik, yaitu Batch Resizer.

Fitur ini akan membuat hasil kompresan sama dengan aslinya, sehingga tidak akan mengurangi kualitas yang asli. Jadi, tidak perlu takut lagi hasilnya menjadi jelek, karena adanya fitur tersebut.

Nah sekarang kamu tidak akan ada kesulitan lagi untuk mengkompres foto sendiri memakai Android, karena sudah ada banyak pilihan aplikasi kompres foto terbaik. Ada juga aplikasi untuk mengubah ukuran pas foto misal 3×4 atau 4×6.

Tapi ingat, pilih yang sesuai dengan kebutuhan. Sehingga bisa memanfaatkan semua fiturnya secara maksimal. Tenang saja, hampir semua rekomendasi aplikasi di atas merupakan aplikasi gratis atau tidak berbayar. Selamat mencoba.

Nah itulah aplikasi kompress foto terbaik dan terbaru hingga April 2022.

Wuling Beri Bocoran Sketsa Mobil Listrik GSEV di IIMS 2022

Sketsa-The-Next-Generation-Wuling-GSEV-dengan-konsep-unik-dan-fashionable-body-compact-dan-pleasant-convenience-diperkenalkan-secara-resmi-di-Booth-Wuling-IIMS-Hybrid-2022-scaled.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 pabrikan Tiongkok Wuling Motors memberi bocoran sketsa mobil listrik GSEV (global small electric vehicle). Ini merupakan langkah lanjutan dari komitmen Wuling dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi di pasar otomotif Indonesia.

Wuling sendiri mengusung tema ‘Experience The Next Innovation’ di IIMS tahun ini, dan menggelar campaign Your Own GSEV yang merupakan kompetisi desain pada sketsa yang disediakan.

“Wuling pada hari ini memperlihatkan sketsa The Next Generation Wuling GSEV yang akan dipasarkan tahun ini di Tanah Air. The Next Generation Wuling GSEV akan mengusung konsep desain unik dan fashionable, body compact dan pleasant convenience,” jelas Dian Asmahani selaku Brand and Marketing Director Wuling Motors.

Baca juga: Harga Wuling New Cortez Mulai Rp 278 Jutaan, Ini Beda Tiap Variannya!

Platform Wuling GSEV mulai diperkenalkan di Indonesia pada bulan November 2021 di GIIAS. Sejak saat itu, Platform Wuling GSEV berlanjut dipamerkan dalam ajang otomotif di Surabaya akhir tahun 2021 dan berlanjut kembali menyapa masyarakat Jakarta di awal Maret 2022.

sketsa wuling gsev

Sebagai bentuk lanjutan dari komitmen Wuling EV, pameran IIMS ini merupakan momentum tepat bagi Wuling untuk memperkenalkan secara resmi sketsa GSEV.

Kompetisi Bikin GSEV Kreasimu

Pada ajang IIMS 2022, Wuling juga turut menggelar kompetisi kreatif bertajuk Your Own GSEV. Campaign ini memiliki tujuan untuk mengedepankan desain EV yang mudah dipersonalisasi secara tampilan.

Wuling mengajak masyarakat, para insan kreatif hingga automotive enthusiast untuk turut berkreasi serta mengimprovisasi sketsa dari The Next Generation GSEV yang dapat diunduh dari akun media sosial Wuling.

Your Own GSEV berlangsung mulai dari 31 Maret 2022 hingga 31 Juli 2022. Para partisipan diwajibkan untuk mengikuti seluruh akun media sosial Wuling di Instagram @wulingmotorsid & @wulinggsev.id dan 2 Facebook Page Wuling Motors Indonesia dan Wuling GSEV Indonesia.

Selanjutnya, partisipan dapat mengunduh file sketsa Wuling GSEV di wuling.id dan berkreasi sekreatif mungkin, dengan syarat tidak boleh memasukan unsur merek lain dalam desain.

mobil listrik wuling

Baca juga: Mengenal Platform Mobil Listrik Wuling GSEV

Hasil desain yang diupload diperbolehkan lebih dari satu dan penilaian juri berdasarkan pada kreatifitas serta tidak dapat diganggu gugat. Pemenang akan di umumkan bulan Agustus 2022 via akun sosial media resmi dari Wuling Motors Indonesia.

“Mari tunjukan kreasi terbaik di ajang kompetisi Wuling Your Own GSEV. Jangan lupa datang ke booth Wuling di IIMS 2022 untuk melihat produk dan inovasi Wuling, serta nikmati promo menarik selama periode pameran,” terang Dian Asmahani.

Pada IIMS 2022, Wuling juga kembali memamerkan salah satu model dari Platform GSEV. Wuling mengajak masyarakat Indonesia untuk dapat melihat secara langsung inovasi dari Wuling EV. Penampilan Kembali Wuling EV juga merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan kendaraan ramah lingkungan bagi pasar otomotif Indonesia.

Wuling Motors tengah mempersiapkan GSEV yang akan menjadi EV Wuling pertama di Tanah Air dengan semangat ‘Drive For A Better Life’, Wuling GSEV nantinya hadir dengan nilai inovasi yang sesuai dan terbaik untuk mobilitas masyarakat di Indonesia.

Jelang Ramadan Polres Subang Amankan Belasan Pengedar Narkoba dan Miras

2f4741ae4de2fb008aaa885b694012d3.jpg

KBRN, Subang: Menjelang Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriyah, Polres Subang berhasil meringkus 14 tersangka dari 12 kasus penyalahgunaan narkoba, sepanjang Februari-Maret 2022. 

Kapolres Subang AKBP Sumarni, didampingi Kasat Narkoba Polres Subang AKP Ronny menyebutkan, para pelaku yang diamankan adalah berinisial, AS, AG, RI, TS, P, DI,BM,CS, FS, BP, AG dan H dengan rata-rata berusia antara 21 sampai dengan 39 tahun.

“Profesi atau pekerjaan dari para pelaku yaitu karyawan swasta, wiraswasta, dan buruh. Ada juga yang sopir, ada yang tidak bekerja, dan ada yang mantan narapidana,” ungkap AKBP Sumarni kepada RRI di Subang, Kamis (31/3/2022).

Selain ke 14 pelaku, lanjut Kapolres, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yaitu, sabu sebanyak 34 gram, ganja sebanyak 266, 57 gram , 340 butir tramadol sebanyak, kemudian 5 bungkus rokok, alat hisap, timbangan digital, handphone, tas, dompet plastik, klip, uang tunai sebanyak Rp 685.000 kemudian minuman beralkohol sebanyak 2177 botol dengan berbagai merek.

“Modus operandi masih sama seperti yang lalu, ada yang sistem transfer, kemudian menggunakan petunjuk peta, kemudian tempel langsung, ada juga yang menjual langsung seperti minuman keras. Macam-macam yang belinya ada yang pelajar, dan ada yang dewasa,” terangnya.

KBRN, Subang: Menjelang Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriyah, Polres Subang berhasil meringkus 14 tersangka dari 12 kasus penyalahgunaan narkoba, sepanjang Februari-Maret 2022. 

Kapolres Subang AKBP Sumarni, didampingi Kasat Narkoba Polres Subang AKP Ronny menyebutkan, para pelaku yang diamankan adalah berinisial, AS, AG, RI, TS, P, DI,BM,CS, FS, BP, AG dan H dengan rata-rata berusia antara 21 sampai dengan 39 tahun.

“Profesi atau pekerjaan dari para pelaku yaitu karyawan swasta, wiraswasta, dan buruh. Ada juga yang sopir, ada yang tidak bekerja, dan ada yang mantan narapidana,” ungkap AKBP Sumarni kepada RRI di Subang, Kamis (31/3/2022).

Selain ke 14 pelaku, lanjut Kapolres, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yaitu, sabu sebanyak 34 gram, ganja sebanyak 266, 57 gram , 340 butir tramadol sebanyak, kemudian 5 bungkus rokok, alat hisap, timbangan digital, handphone, tas, dompet plastik, klip, uang tunai sebanyak Rp 685.000 kemudian minuman beralkohol sebanyak 2177 botol dengan berbagai merek.

“Modus operandi masih sama seperti yang lalu, ada yang sistem transfer, kemudian menggunakan petunjuk peta, kemudian tempel langsung, ada juga yang menjual langsung seperti minuman keras. Macam-macam yang belinya ada yang pelajar, dan ada yang dewasa,” terangnya.

Adapun kasus penyalahgunaan narkoba itu terjadi lanjut Sumarni, terjadi di 8 TKP, atau di 8 Kecamatan yang berbeda.

“TKP nya terjadi di Kecamatan Ciasem, Tambakdahan, Subang Kota kemudian Kalijati, Pamanukan, Patokbesi, Cipeundeuy dan Pagaden Barat,” imbuh Sumarni.

Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut para tersangka tegas Sumarni, dikenakan pasal 114 ayat 1, dan ayat 2 junto pasal 112 ayat 1, dan ayat 2 dengan ancaman sesingkat-singkatnya 5 sampai 6 tahun, dan paling lama 20 tahun, dan denda subsider Rp 8 miliar, sampai dengan Rp 10 miliar, dan sebanyak 7 kasus yang terhadap 4 orang tersangka, dengan penyalahgunaan narkotika jenis ganja, dikenakan pasal 114 ayat 1, Pasal 111 ayat 1 Ancaman pidananya 20 tahun dengan, denda Rp 1 miliar, dan Paling banyak Rp10 miliar. 

“Sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku, para tersangka kami jerat dengan KUH Pidana yang berlaku, dengan harapan, menjadi efek jera bagi para pelaku,” tandasnya.

Kejagung Periksa Istri Tersangka Lembaga Pembiayaan Ekspor

656273bb8dd00d177c2b14f3575cc9fc.jpg

KBRN Jakarta: Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa dua istri dari dua tersangka kasus dugaan korupsi pada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). 

Kepala Pusat Penerangn Hukum  Kejaksaan Agung Ketut Sumedana menjelaskan, keduanya diperiksa sebagai saksi. 

“Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Pidsus Kejagung) memeriksa dua istri dari dua tersangka kasus dugaan korupsi penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2013–2019. Kedua orang tersebut yakni NKH, istri dari tersangka DSD, dan SSL istri dari tersangka S,” jelas Ketut dalam keterangan tertulis yang diterima rri.co.id, Kamis (31/3/2021). 

Selain itu, lanjut dia, penyidik juga memeriksa satu saksi lainnya, yakni CFS selaku HRD PT Elite Paper Indonesia. Mereka dimintai keterangan untuk 7 orang tersangka. Adapun ketujuh orang tersangka, yaitu PSNM, DSD, AS, FS, JAS, JD, dan S. 

“(Ketiga saksi) diperiksa terkait pemberian fasilitas pembiayaan dari LPEI,” urainya. 

“Pemeriksaan ketiga saksi tersebut dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan untuk melengkapi pemberkasan ketujuh tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi pembiayaan ekspor nasional dari LPEI tersebut,” tambahnya. 

Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan 7 orang tersangka, yakni pemilik Johan Darsono Grup, Johan Darsono (JD); Direktur PT Jasa Mulia Indonesia, PT Mulia Walet Indonsia, dan PT Borneo Walet Indonesia, Suyono (S); dan Direktur Pelaksana III LEPI 2016, Arif Setiawan (AS).

Selanjutnya, Kepala Divisi Pembiayaan UKM 2015-2019, Ferry Sjaifullah (FS); Kepala Kantor Wilayah LPEI Surakarta 2016, Josef Agus Susanta (JAS); mantan Relationship Manager LPEI 2010-2014 dan mantan Pembiayaan UMKM 2014-2018, PSNM; dan mantan Kepala Divisi Risiko Bisnis LPEI April 2015-Januari 2019, DSD.

Kejagung kemudian menetapkan Johan Darsono dan Suyono sebagai tersangka kasus dugaan TPPU dari tindak pidana asal Tipikor dalam Penyelenggaraan Pembiayaan Ekspor Nasional oleh LPEI Tahun 2013-2019.

Partai Pelita Hadir di Jawa Barat, Deklarasi Dilakukan di Subang

partai-pelita-subang-2.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Partai Pelita besutan Prof. Din Syamsudin kini resmi hadir di Jawa Barat. Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Tingkat Jawa Barat dilaksanakan di halaman Masjid Jabarnur, Kampung Warung Caringin, Kecamatan Cijambe, Subang, Kamis (31/3/22).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Prof. Din Syamsudin sebagai Ketua MPP dan pengurus pusat lainnya. Hadir pula ratusan pendukung Partai Pelita dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Dalam pidatonya Prof.Din Samsudin berharap Partai Pelita bisa menjadi arus baru dalam politik Indonesia yang menjunjung tinggi etika nilai-nilai Agama.

“Kami sebagai partai alternatif yang menampilkan nilai politik, agama dan nilai luhur keragamaan, kata Prof. Din Syamsudin.

Din menambahkan niatnya aktif melalui Partai Politik adalah sebagai ibadah dan berdakwah yang juga memperjuangkan Pancasila dan UUD 1945 secara sejati.

“Pelita itu adalah cahaya. Saya berharap Partai Pelita menjadi cahaya penerang untuk Rakyat Indonesia di era kegelapan,”ujarnya.

Dilantik pada kesempatan tersebut Asep Nais sebagai Ketua DPW Jawa Barat dan Muhammad Rois Ketua MPP Partai Pelita Jawa Barat yang merupakan mantan Direktur BJB Subang. Sementara ketua terpilih DPD Partai Pelita Kabupaten Subang adalah Diny Khoerudin,S.Pd yang biasa disapa Pidi.

 

 

Jelang Ramadan Forkopimda Cianjur Survei Pasar

8a895fba5914e3f94d9828d48aec2b8d.jpg

BRN, Cianjur : Menjelang bulan Suci Ramadan Forkopimda Kabupaten  Cianjur melakukan survei harga dan kondisi di pasar Cipanas  jalan Raya Cipanas Cianjur, Kamis (31/3/2022).

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan,   tidak ada kenaikan  yang signifikan terhadap harga bahan pokok. Bahkan kebutuhan bahan pokok selama di bulan Ramadan  diprediksi mencukupi dan tidak akan terjadi kelangkaan.

“Dari hasil survei stok kebutuhan pokok menghadapi bulan suci Ramadan persediaannya aman dan mencukupi, serta tidak ada kenaikan harga yang signifikan.” kata Kapolres

Kapolres Cianjur berpesan kepada pedagang untuk tidak memanfaatkan keadaan, serta tidak melakukan kecurangan dengan cara menimbun sejumlah bahan pokok yang tergolong langka.

 ” Seperti minyak goreng dan terus akan melakukan pemantauan pasar hingga menjelang lebaran,”pungkasnya.

Kerugian Kebakaran Kios Monas Ditaksir Puluhan Miliar

81e4bf987a69e9b32b7998eee4bd73dc.jpg

KBRN, Jakarta: Ratusan kios di di area lapak kios Lenggang, IRTI Monas, Jakarta, ludes terbakar.

Akibat kebakaran yang menghanguskan sekitar 204 kios ini, ditaksir menimbulkan kerugian mencapai Rp20 miliar.

“Nilai total kerugian terakumulasi kisaran Rp 20 miliar dari nilai bangunan yang terbakar sama dagangan terbakar. Dari 204 kios itu, 24 kios kuliner dan 180 kios suvenir,” kata perwakilan Koperasi Pedagang Wisata Monas Usma ketika ditemui RRI, Kamis (31/3/2022).

Pantauan di lokasi, para pedagang yang memiliki kios di Blok D Lenggang Jakarta ini, tampak murung dan sedih akibat kebakaran tersebut. 

Tak satupun diantara mereka yang bisa memberikan keterangan, karena masih tak percaya musibah ini bisa terjadi.

“Jangan dulu mas, saya belum bisa,” ujarnya.

Baca Juga: Ratusan Kios IRTI Monas Ludes Terbakar

Adapun, lokasi kebakaran berada di area belakang yang berisi kios-kios souvenir khas Jakarta. Saat RRI tiba disana, garis kuning kepolisan sudah melintang mengitari blok kios yang terbakar tersebut.

Kondisinya api memang sudah padam, namun hawa panas sisa kebakaran masih terasa, begitu juga dengan aroma kayu dan kain terbakar yang masih begitu kuat.

Selain itu, kondisi bangunan kios juga tampak rusak dan hangus tebakar. Bahkan atapnya yang terbuat dari bahan seperti seng menghitam dan sudah ambruk menyentuh dasar tanah. 

Lalu di bagian bawahnya, nampak didapati seperti barang-barang souvenir yang terbakar.

Sebelumnya, ratusan lapak souvenir dan kuliner makanan mengalami kebakaran di area Lenggang, IRTI Monas, Jakarta. Perwira Piket Pos Damkar Balai Kota DKI Jakarta Unggul Wibowo mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 05.20 WIB.

Toyota Astra Motor Tampilkan Kijang Innova Listrik di IIMS Hybrid 2022

rockomotif-kijang-innova-listrik.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi menghadirkan Kijang Innova listrik pada pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) hybrid 2022 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kehadiran Kijang Innova listrik ini ditempatkan di area elektrifikasi Toyota bersamaan dengan model lainnya yakni Prius PHEV. Hal ini tentunya sebagai komitmen dari PT Toyota Astra Motor dalam mewujudkan komitmen pemerintah dalam mempercepat kehadiran Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia.

“Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor otomotif dunia, perlu menjadi bagiand ari negara yang terdepan dalam pengembangan industri kendaraan elektrifikasi. Pengembangan ini juga perlu menyentuh hulu hingga hilir, seluruh pemangku kebijakan industri otomotif, termasuk produsen komponen dan rantai pasok,” tulis Toyota dalam pernyataan resminya.

Kijang Innova listrik ini merupakan concept study car pertama di Indonesia. Proyek studi ini memilih utilisasi MPV tersebut yang telah dikenal sebagai mobil keluarga legendaris Indonesia yang telah memiliki kandungan lokal tinggi.

“Proyek Kijang Innova BEV concept study car juga bertujuan untuk mengeskalasi kemampuan engineer Indonesia serta mengembangkan kapabilitas SDM nasional di bidang elektrifikasi,” tambah pernyataan Toyota.

Secara tampilan, Kijang Innova listrik ini memang memiliki perbedaan dari sisi eksterior. Salah satu hal yang membedakan adalah penggunaan grill yang kini lebih flat tanpa adanya rongga udara.

Di samping itu, model ini juga telah dibekali dengan aksen biru yang menandakan mobil ini begitu ramah lingkungan karena dipersenjatai dengan baterai listrik sebagai daya utamanya.

Dengan memilih model lokal, ekosistem industri otomotif yang sudah ada dapat dijaga dan juga mampu mengembangkan rantai pasokan baru untuk beradaptasi dengan teknologi elektrifikasi. Lewat kolaborasi bersama dengan OEM (Original Equipment Manufacturer) lainnya, Toyota Indonesia dapat mempercepat terciptanya ekosistem BEV di Indonesia.

Recent Posts