Beranda blog Halaman 1581

Jauh dari SPBU, Warga Langkaplancar Pangandaran keluhkan Mahalnya Harga BBM Eceran

165f39fdf36ab2df756160eb9dffe66e.jpg

KBRN, Pangandaran :  Warga  kecamatan kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran mengeluhkan mahalnya harga BBM eceran sebagai imbas naiknya harga Pertamax. Sebelumnya Pemerintah menaikkan harga Pertamax yang berimbas juga pada naiknya harga Pertalite eceran di Langkaplancar.

Harga Pertalite eceran sebelum Pertamax naik Rp 10.000 per liter, kini harganya sudah Rp 12.000 per liter. Sedangkan harga Pertamax eceran Rp 15.000 per liter.

Salah seorang warga Langkaplancar Nano Saleh mengatakan, kenaikan harga BBM dan jauhnya SPBU menjadi masalah tersendiri bagi warga Langkaplancar.

“Meski pemerintah hanya menaikan BBM jenis Pertamax namun di Langkaplancar BBM jenis pertalite juga naik, alasannya karena pedagang eceran sulit mendapatkan Pertalite alias langka,” paparnya.

Jika saat ini masyarakat Langkaplancar ingin mendapatkan harga BBM normal, maka mau tidak mau harus membeli BBM di SPBU.

“Namun yang jadi kendala jarak dari Langkaplancar ke SPBU terdekat mencapai 34 Kilometer,” katanya.

Mahalnya harga BBM eceran di Langkaplancar tentunya menjadi beban tersendiri bagi masyarakat Langkaplancar yang mayoritas petani.

“Saya berharap masyarakat bisa membeli BBM dengan harga normal dan segera ada SPBU di wilayah Langkaplancar,” pungkasnya.

Ketua DPRD Solok Laporkan Bupati Epyardi ke KPK

6d926f6c9d2814b8fe260f2ea8d81570.jpg

KBRN, Jakarta: Ketua DPRD Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Dodi Hendra melaporkan Bupati Kabupaten Solok Epyardi Asda ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi di empat kasus berbeda.

Alhamdulillah tadi kami sudah melaporkan aspirasi masyarakat terkait bukti-bukti dugaan korupsi yang dilakukan oleh Bupati Solok Epyardi Asda terkait empat kasus yang berbeda, salah satunya mengenai pelanggaran reklamasi danau Singkarak,” kata Dodi usai pelaporan di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Kamis (9/6/2022).

Dodi menjelaskan, dari empat kasus tersebut, total kerugian negara ditaksir mencapai Rp18.1 Miliar. Ia merinci, yang pertama terkait Reklamasi Danau Singkarak yang merugikan negara sebesar Rp3,3 Miliar.

“Yang kedua itu terkait hibah jalan eksisting ke Kawasan Wisata Chinangkiek yang merupakan daerah wisata milik pribadi Bupati Solok Epyardi Asda yang diduga kerugian negara mencapai Rp13,1 Miliar,” ujarnya.

Sedangkan yang ketiga, diduga Bupati Solok Epyardi Asda kerap memerintahkan SKPD Pemda Kabupaten Solok untuk melakukan rapat dan pertemuan di daerah wisata Chinangkiek milik pribadinya dengan menghabiskan total dana APBD Kabupaten Solok sebesar Rp1,2 Miliar. Ditambah, kawasan tersebut juga diduga belum memiliki izin dan amdal wisata.

“Dan yang keempat, terkait pengangkatan pensiunan PNS jadi Plh Sekda Solok, yang diduga kerugian negara kurang lebih mencapai Rp500 juta untuk biaya gaji dan tunjangan jabatan,” jelasnya.

“Diduga penyalahgunaan wewenang terkait pengangkatan orang yang sudah pensiun, diangkat kembali oleh Bupati Solok saudara Epyardi Asda,” ditambahkan Dodi.

Dari keempat kasus dugaan korupsi tersebut, pihaknya sangat menyoroti masalah reklamasi Danau Singkarak. Sebab, perusahaan swasta yang menggarap proyek reklamasi Danau Singkarak itu adalah perusahaan milik keluarga Bupati Solok Epyardi Asda. Yaitu PT. Kaluku Indah Permai dan CV. Anam Daro.

“Dimana penanggung jawab dari PT. Kaluku Indah Permai dan CV Anam Daro ini adalah sanak keluarga dari Bupati Solok Epyardi Asda,” Ungkapnya.

“Jadi ini sebenrnya dari 2016. 2016 bupati sendiri sudah mereklamasi danau tersebut, yang mana pertama itu PT Kaluku punya Bupati,” kata Dodi.

Dodi menjelaskan, saat ini kedua perusahaan tersebut telah mendapatkan sanksi administratif terkait pelanggaran pemanfaatan ruang di Danau Singkarak. Kedua perusahaan tersebut diminta untuk melakukan pemulihan lahan seperti semula paling lambat 4 bulan terhitung sejak ditandatanganinya surat keputusan pengenaan sanksi administratif.

“Namun setelah komitmen tersebut berjalan selama empat bulan, tepatnya di tanggal 28 Mei 2022 lalu, kondisi saat ini di kawasan reklamasi tersebut masih belum tuntas,” imbuhnya.

Bahkan, Walhi juga melihat pembangunan di lokasi sekarang melanggar sejumlah aturan. Pertama pembangunan dilakukan di lokasi bekas reklamasi yang dulunya telah dinyatakan ilegal. Kedua, tidak ada dokumen terkait lingkungan baik di provinsi maupun pihak Pemkab Solok.

“Pelanggaran selanjutnya terjadi pada Perda Tata Ruang. Pelanggaran mengacu pada Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Kabupaten Solok, bahwa yang direklamasi itu adalah kawasan lindung. Bukan peruntukan untuk pembangunan objek wisata,” papar Dodi.

Berdasarkan data dari Walhi, dodi menjelaskan, potensi kerugian negara sektor lingkungan akibat reklamasi yang diduga tanpa izin itu mencapai Rp3,3 miliar. Rinciannya, biaya kerugian ekologis Rp1,2 miliar, biaya ekonomi Rp952 juta, dan biaya lingkungan Rp1,2 miliar.

Potensi kerugian tersebut dianalisis berdasarkan Permen Nomor 7 Tahun 2014 tentang Ganti Rugi Akibat Pencemaran dan atau Kerusakan Lingkungan Hidup, UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Keuangan Negara, dan UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.

“Jadi, Kami sebagai Ketua DPRD Kabupaten Solok, mewakili masyarakat Kabupaten Solok, memohon perkara dugaan penyalahgunaan wewenang dan indikasi korupsi tersebut di proses sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Ini adalah suara rakyat, suara kabupaten solok. Mudah-mudahan ini (dugaan korupsi) cepat dilakukan (diusut KPK), supaya rakyat di Kabupaten Solok tenang dan nyaman kembali,” tandas Dodi.

Plt jubir KPK Ali Fikri mengatakan, KPK akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terhadap pejabat negara yang diduga melakukan dugaan korupsi, apalagi dapat merugikan negara.

“KPK memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan lebih dahulu melakukan verifikasi dan telaahan terhadap laporan tersebut, untuk mendalami lbh lanjut apakah masuk ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK,” tutup Ali.

Menggunakan air Bawah Tanah, Hotel di Pangandaran Akan Kena Pajakkah ?

cf96231c1f481bacf4278bc185eb68f5.jpg

KBRN, Pangandaran :  Mayoritas hotel dan restoran di Pangandaran, Jabar, saat ini masih menggunakan air bawah tanah untuk memberikan layanan terhadap tamu. Kondisi tersebut disoroti oleh pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Pemkab melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), melihat ada potensi untuk penarikan pajak dari penggunaan air bawah tanah.

“Apabila air bawah tanah digunakan untuk kegiatan komersil, maka ditetapkan sebagai objek pajak,” ujar Kepala Bapenda Pangandaran, Dadang Solihat Senin (6/6/2022). Selama ini lanjutnya, hotel dan restoran di Pangandaran masih memanfaatkan air bawah tanah untuk pelayanan kepada pengunjung.

“Sekarang masih kita kaji soal pajak Air Bawah Tanah (ABT) potensi pajak Air Bawah Tanah sangat luar biasa besar. Hanya saja, untuk aturan perizinannya dari Pemerintah Provinsi Jabar. Jadi perizinannya dari provinsi, sehingga ini yang menjadi hambatan untuk penarikan pajak Air Bawah Tanah,” katanya.

 Saat ini, para petugas hanya berani dan berhak melakukan penagihan pajak air bawah tanah kepada yang berizin saja.

“Kita menargetkan pajak dari air bawah tanah senilai Rp 500 juta, tapi kalau bisa dimaksimalkan bisa mencapai miliaran,” pungkasnya.

Bupati Banjarnegara Nonaktif Divonis Delapan Tahun Penjara

d152098207c55a8760df9a8772f3b505.jpg

KBRN, Jakarta: Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono divonis 8 tahun penjara dan denda Rp700 juta subsider 6 bulan kurungan.

Budhi dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi berupa suap terkait proyek di Kabupaten Banjarnegara tahun 2017 hingga 2018. Tak hanya Budhi, vonis yang sama juga ditujukan kepada Kedy Afandi selaku orang kepercayaan Budhi.

“Pidana masing-masing 8 tahun dan denda Rp700 juta subsider 6 bulan,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (9/6/2022).

Vonis tersebut dibacakan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Sidang dipimpin Hakim Ketua Rochmad dengan Hakim Anggota Rajendra dan Lujianto. Panitera pengganti yakni Endang Hartiningsih.

Ali menyebut, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang menyatakan, Budhi dan Kedy terbukti melanggar Pasal 12 huruf i UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No.20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Namun hakim membebaskan keduanya dari Pasal 12B UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo Pasal 65 ayat  KUHP. Hakim menilai perbuatan gratifikasi keduanya tak terbukti.

Hal-hal yang memberatkan vonis yakni Budhi sebagai kepala daerah tidak mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari kolusi, korupsi, dan nepotisme.

Budhi juga selaku kepala daerah dengan kewenangan yang dimiliki seharusnya berperan aktif ikut mencegah praktik-praktik korupsi di wilayahnya, justru terlibat dalam melanggengkan praktik-praktik korupsi.

“Terdakwa I (Budhi) dan Terdakwa II (Kedy) tidak mengakui perbuatannya,” kata Ali.

Sementara hal yang meringankan yakni keduanya dianggap sopan selama persidangan dan mempunyai tanggungan keluarga.

Atas vonis tersebut, Ali mengatakan, baik Budhy, Kedy, maupun tim jaksa penuntut umum pada KPK menyatakan pikir-pikir. Mereka meminta waktu apakah menerima atau melakukan upaya hukum banding atas vonis tersebut.

Vonis terhadap keduanya ini lebih rendah dari tuntutan jaksa KPK. Budhi dituntut 12 tahun penjara sementara Kedy 11 tahun penjara.

Jaksa juga meminta hakim menjatuhkan hukuman tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp26,02 miliar terhadap Budy. Jika tidak dibayarkan dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap maka harta bendanya akan disita dan dilelang.

Namun jika harta bendanya tak mencukupi, maka akan diganti dengan kurungan selama 5 tahun.

Budhi didakwa menerima suap dan gratifikasi sekitar Rp26 miliar. Jumlah tersebut berasal dari dugaan gratifikasi sebesar Rp7,4 miliar dan hasil keuntungan dari sejumlah pengerjaan proyek yang diikuti beberapa perusahaan milik Budhi sebanyak Rp18,7 miliar.

Budhi disebut mengikutsertakan perusahaannya untuk mengerjakan proyek pekerjaan di Kabupaten Banjarnegara. Budhi selaku penerimaan manfaat dari perusahaan tersebut mengatur atau mem-ploting perusahaannya ikut serta dalam paket pekerjaan yang dibiayai APBD dan APBD-P 2017 serta DAK dan APBD 2018.

Total pekerjaan berjumlah Rp93 miliar, serta mendapatkan keuntungan finansial dari paket pekerjaan tersebut dengan total seluruhnya berjumlah sekitar Rp18,7 miliar.

Budhi dinilai jaksa turut mengatur atau mengendalikan sejumlah perusahaan, baik operasional maupun dalam hal keuangan, meskipun Buhdi tidak tercatat sebagai pengurus perusahaan.

Budhy juga menempatkan orang-orang terdekatnya mengisi posisi penting di beberapa perusahaan. Di antaranya menempatkan sopirnya sebagai Direktur Utama PT Sutikno Tirta Kencana. Kemudian menempatkan menantunya untuk mengisi posisi Direktur Utama di PT Buton Tirto Baskoro.

Adapun nilai gratifikasi Rp7,4 miliar sebagaimana yang didakwakan jaksa terhadap Budhi Sarwono, diperoleh dari belasan pengusaha yang sudah mendapatkan paket pekerjaan. Nilainya bervariasi antara Rp20 juta hingga Rp250 juta.

Budhi Sarwono didakwa dengan Pasal 12 huruf i dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Belakangan, Budhi juga dijerat dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kawasaki KLX Series Terbaru Resmi Mengaspal di Indonesia

rockomotif-kawasaki-klx-terbaru.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – PT Kawasaki Motor Indonesia, resmi meluncurkan Kawasaki KLX terbaru untuk konsumen di Tanah Air.

Kehadiran motor trail ini telah mendapatkan antusias yang begitu baik dari pecinta motor trail di Indonesia sejak pertama kali diluncurkan beberapa waktu lalu.

Kini, Kawasaki KLX terbaru hadir dengan mengusung banyak perubahan serta dukungan fitur dan pengalaman berkendara yang bakal lebih menyenangkan. Produsen motor yang khas dengan warna hijaunya ini resmi menghadirkan KLX230S, KLX230SE dan KLX230SM.

Ketiganya memiliki karakter yang berbeda dan tampilan yang berbeda pula. Untuk KLX230S dan KLX230SE, keduanya memang diperuntukkan bagi medan off road. Meski demikian, keduanya juga memiliki perbedaan karakter, terlebih pada bagian sektor mesinnya.

Pada model SE atau Special Engine, pabrikan telah memberikan settingan terbaiknya agar kemampuan dalam menerabas jalur tanah menjadi lebih mengasyikan. Selebihnya, secara tampilannya tidak jauh berbeda.

“Kawasaki Motor Indonesia meluncurkan KLX230S dengan tampilan low down seat 830 mm yang tentunya menjadi ciri khasnya sekarang. Kami harap para pecinta motor trail dapat menikmati tampilan dan spesifikasi yang lebih mumpuni ini,” jelas Michael C Tanadhi, Head Sales and Promotion KMI, dalam peluncurannya di Jakarta, Kamis (9/6/2022) siang.

Menyoal jantung pacunya, Kawasaki KLX terbaru ini dibekali dengan mesin satu silinder berkubikasi 233 cc serta mampu menyemburkan tenaga sebesar 18,7 hp dengan torsi puncak 19,8 Nm

Kehadiran motor baru Kawasaki KLX230 Series ini juga dibekali dengan kenyamanan berkendara lantaran ditopang dengan travel suspensi 220 mm di bagian depan, dan 223 mm di bagian belakang. Dengan spesifikasi tersebut, perusahaan yakin bahwa motor ini dapat menerjang jalanan bergelombang.

Kehadiran Kawasaki KLX terbaru ini juga dibekali dengan penyempurnaan dari sisi kenyamanan berkendara lantaran ditopang dengan travel suspensi 220 mm di bagian depan, dan 223 mm di bagian belakang. Dengan spesifikasi tersebut, perusahaan yakin bahwa motor ini dapat menerjang jalanan bergelombang.

Tidak hanya untuk jalur off road, tetapi, PT KMI, juga menghadirkan versi Supermoto (SM). Adapun penyempurnaan yang disematkan meliputi suspensi depan belakang, grafis, serta beberapa settingan baru guna menunjang pengendaliannya saat digunakan.

Bicara perihal harga yang ditawarkan, KLX230S dan KLX230SE dibanderol dengan harga Rp 49,9 jutaan. Sementara untuk KLX230SM, motor ini dipatok dengan harga Rp 54,5 jutaan.

 

Makin Banyak Pilihan, Mini Jual Mobil Listrik Seharga Nyaris Rp 1 Miliar

MINI_BEV_EXTERIOR_COLLECTION_1-scaled.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Setelah Wuling memamerkan mobil listrik mungilnya yaitu Wuling EV, kini semakin banyak pilihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan tanpa emisi. Pasalnya Mini juga baru saja merilis Mini Electric untuk pasar Indonesia dan ditawarkan dengan harga fantastis, nyaris Rp 1 miliar.

Brand ikonik asal Inggris ini menawarkan pengalaman berkendara ala gokart namun tanpa sedikitpun mengeluarkan emisi. Wujud mobil listrik Mini Electric ini hadir dalam model Mini 3 Door, di mana dimensi, desain, ruang, dan interiornya diambil dari kendaraan bertenaga konvensional, yang pengembangannya telah memperhitungkan perluasan model berkisar untuk menyertakan versi bertenaga listrik.

Dengan hadirnya Mini Electric, sekali lagi Mini menjadi pelopor dalam mobilitas perkotaan. Mini Electric membuka jalan menuju pengalaman berkendara yang berkelanjutan dan tetap tawarkan desain yang unik khas Mini serta tegaskan komitmen BMW Group Indonesia untuk menjadikan tahun 2022 sebagai The Year of E-Mobility,” ujar Ramesh Divyanathan, President Director BMW Group Indonesia.

mini electric

Baca juga: London Electric Car Tawarkan Konversi MINI Klasik Menjadi Mobil Listrik

Baterai dari Mini Electric merupakan baterai tegangan tinggi dengan konfigurasi model khusus terdiri dari sel lithium-ion yang dibagi menjadi 12 modul. Pada akhirnya membentuk unit berbentuk T yang diposisikan di dasar kendaraan, dan berikan energi sebesar 28.9 kWh (kapasitas bersih).

Dengan penggunaan motor listrik yang jauh lebih kecil dan ringan dibandingkan mesin pembakaran konvensional, terdapat distribusi beban yang luar biasa dari Mini Electric. Kendaraan ini memiliki pusat gravitasi yang lebih rendah dibandingkan dengan Mini 3 Door – dengan kata lain, model bertenaga listrik ini tawarkan handling yang lebih gesit.

Selain Mini Electric, Mini Indonesia juga menghadirkan varian Mini Electric Collection dengan aksen desain istimewa dan fitur peralatan baru. Mini Electric Collection gabungkan visual yang dikembangkan untuk edisi terbaru Mini, seperti desain front-end dan Multitone Roof, serta fitur desain eksklusif di eksterior dan interior serta detail equipment berkualitas tinggi.

Mini Electric dapat diisi daya baik di rumah atau di fasilitas pengisian daya umum. Status proses pengisian dapat dilihat di bagian dalam tutup pengisian.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengisi daya MINI Electric. Type 2 dengan MINI Wallbox di rumah ataupun pengisian umum seperti di mall, café, hotel, dsb dengan daya pengisian hingga 11kW membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk mengisi 80% daya kendaraan. Kemudian menggunakan travel charger dengan daya pengisian 2,3kW membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk mengisi 80% daya kendaraan. Sementara DC atau fast charging dengan daya pengisian hingga 50kW membutuhkan waktu sekitar 36 menit untuk mengisi 80% daya kendaraan.

mini electric

Baca juga: Mini Rilis Delapan Varian Terbaru, Fiturnya Semakin Lengkap

Mini Electric ditawarkan dalam satu mesin dan varian transmisi dengan ukuran baterai. Fitur gandar depan 135kW (184hp) motor listrik dan baterai dengan kapasitas 28,9kWh nett (32,6kWh gross). Dayanya setara dengan Mini 3 Door mesin konvensional. Bobot yang lebih berat sekitar 150 kg, Mini Electric memiliki pusat gravitasi lebih rendah. Mini Electric dapat mencapai kecepatan maksimum 150 km/jam dan jarak tempuh hingga 232 km.

“Banyak fitur baru dan pengalaman istimewa yang hanya bisa didapatkan dari sebuah kendaraan full listrik, seperti penyaluran tenaga yang spontan dari motor listrik, dan pengalaman berkendara dengan torsi penuh, 0-100 km/jam dalam 7,3 detik – tanpa jeda dan tanpa gangguan perpindahan gigi. Dinamis namun lembut, Mini Electric tawarkan pengalaman berkendara yang benar-benar baru, sebuah representasi sempurna dari berkendara go-kart khas Mini dengan sentuhan Sustainability dan menjawab kebutuhan kaum urban muda modern,” ujar Kidd Yam, Head of MINI Asia.

Mini Electric dan Mini Electric Collection masing-masing ditawarkan dengan harga Rp 945.000.000,- off-the-road dan 955.000.000,- off-the-road. Harga ini sudah termasuk MINI wallbox, kabel untuk public charging, serta travel charger, termasuk biaya pemasangannya.

Avanza dan Veloz Kerek Penjualan Toyota di Kuartal II

rockomotif-all-new-toyota-avanza-01.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Lepas dari bantuan diskon PPnBM, ternyata tidak membuat penjualan mobil khususnya di segmen low MPV melemah. Bahkan dua mobil Toyota yaitu Avanza dan Veloz mampu menyumbang penjualan Toyota sehingga tetap membuat market share pabrikan Jepang ini meningkat.

PT Toyota-Astra Motor (TAM) berhasil meningkatkan kinerja penjualan sepanjang kuartal II tahun 2022 ini. Sampai April 2022, total penjualan sudah mencapai 108.874 unit atau naik 34,9% dibandingkan periode Jan-April 2021 sebesar 80.736 unit.

Peningkatan ini di atas rata-rata pertumbuhan penjualan otomotif nasional sehingga market share Toyota juga ikut naik dari 30,5% menjadi 31,5%.

Pertumbuhan penjualan Toyota didukung oleh penerimaan positif pelanggan terhadap deretan produk Toyota, khususnya All New Veloz dan All New Avanza. Sebagai produk baru, keduanya konsisten mencatatkan rata-rata penjualan di level 4.000 unit per bulan. Hingga April 2022, All New Avanza telah membukukan penjualan lebih dari 17.000 dan All New Veloz lebih dari 15.000 unit.

all new veloz

Baca juga: Bridgestone Turanza T005A Terpilih Sebagai Ban Toyota Veloz Terbaru

Bahkan penjualan All New Veloz yang hadir sebagai MPV advance dan sporty di bulan April 2022 meningkat sebesar 50,7% di bandingkan bulan Maret 2022. Dengan hadirnya All New Veloz dan All New Avanza, market share LMPV Toyota terhadap total LMPV market di periode Januari hingga April 2022 berada di level 45%, atau naik sebesar 6,7% dari level 38,3% di tahun 2021 dengan periode yang sama.

“Berbagai program yang kami tawarkan mendapat respon positif dari pelanggan dan mampu meningkatkan kinerja penjualan. Ini tentu diharapkan memberi kontribusi pada peningkatan kinerja industri otomotif nasional dan pertumbuhan ekonomi secara nasional,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy.

Promo Menarik

Seiring dengan upaya memacu pertumbuhan pasar otomotif nasional, sepanjang kuartal II ini TAM antaralain meluncurkan program Toyota Spektakuler yang berisi berbagai tawaran menarik kepada pelanggan. Selain mempermudah akses pelanggan melalui perluasan layanan seperti terus memperkuat layanan digital, pada kuartal II ini TAM juga memberi tambahan benefit kepada pelanggan.

avanza veloz

Untuk pembelian All New Veloz, All New Avanza, Rush dan Raize misalnya adalah tambahan benefit seperti lain berupa uang muka atau down payment (DP) rendah mulai dari 10%, cicilan 0%, hingga gratis asuransi selama 2 tahun. Bahkan khusus pembelian All New Veloz, All New Avanza dan Rush, ada benefit tambahan berupa hadiah langsung atau Direct Gift senilai Rp 3 juta.

“Untuk memberi kemudahan kepada pelanggan, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi agar berlangsung lebih cepat lagi, kami perlu memberikan stimulus kepada pelanggan agar pasar otomotif bisa bergerak lebih dinamis lagi,” kata Anton.

Realme GT Neo 3, Smartphone Paling Ngebut di Dunia

realme-GT-NEO-3-Nitro-Blue-11-scaled.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Bukan hanya otomotif saja yang mengandalkan kecepatan semata, namun di era digital sekarang kecepatan pada teknologi smartphone juga jadi unggulan. Itu sebabnya Realme sebagai brand smartphone anak muda menghadirkan smartphone paling ngebut di dunia, realme GT Neo 3.

Bukan sembarang ngebut, tapi pertama kalinya menghadirkan kecepatan 150W UltraDart Charge di segmen premium bersama dengan teknologi Triple Chip yang inovatif, realme berhasil mencetak rekor baru dalam sejarah smartphone gaming di Indonesia.

Realme juga turut membawa realme GT NEO 3T sebagai smartphone dengan charging tercepat di segmennya, serta realme Buds Air 3 dengan tampilan baru yang senada melalui Racing Stripe Design.

realme gt neo 3

Baca juga: Sekarang Bayar Angsuran Adira Bisa Lewat Smartphone

“Tahun 2022 bagi realme adalah tahun “flagship”. Kami sangat bersemangat untuk melanjutkan pengalaman smartphone flagship, kali ini dengan peluncuran smartphone dengan pengisian daya 150W pertama dan tercepat di dunia yang diproduksi secara massal. Kami sangat senang membawa realme GT NEO 3 ke Indonesia dimana kami memperkenalkan konsep pengisian daya tercepat di MWC Februari lalu,” ujar Palson Yi – Marketing Director realme Indonesia.

Disokong teknologi UltraDart adaptive dual-chipset, realme GT NEO 3 dapat mengisi daya baterai 4500mAh yang dimilikinya dari 0% hingga 50%, hanya dalam waktu 5 menit. Cukup tinggalkan smartphone selama pengisian daya untuk membuat kopi atau teh di pagi hari, smartphone terbaru ini sudah mampu diajak beraktivitas kembali.

Teknologi Dual Charge Pump Parallel Architecture yang dimiliki mampu meningkatkan tingkat konversi pengisian hingga 98,5% sekaligus meredam panas menjaga tetap di bawah suhu 43 derajat Celsius. Teknologi Battery Sense Voltmeter yang juga disematkan secara akurat mampu mendeteksi voltase sel baterai, serta menyesuaikan pengisian daya yang tepat selama proses charging.

Racing Stripe Design

Terinspirasi oleh lintasan balap, desain realme GT NEO 3 mewakili performa dan kecepatan. Racing Stripe Design menunjukkan keberanian dalam menantang dan mengejar sembari membangkitkan semangat “Dare to Leap” yang identik dengan sifat anak muda.

Baca juga: Lamborghini Luncurkan Urus, SUV Tercepat Di Dunia Saat Ini

Terdepan di industri, Brand New AG Glass Process pada bagian belakang mampu mengurangi tingkat pantulan cahaya dari 8% menjadi 5% dari AG Glass tradisional. Selain itu, Brand New AG Glass Process menghadirkan nuansa rapat, lembut, dan hangat saat disentuh, termasuk sidik jari yang tidak menempel. Smartphone flagship ini tersedia dalam dua pilihan warna; Sprint White dan Nitro Blue.

Smartphone realme terbaru ini dipasarkan dengan harga perdana Rp 7.799.000 untuk yang varian 12GB+256GB dengan UltraDart 150W. Sementara untuk yang 80W harga pre-sale Rp 6.799.000 yang bisa didapatkan di marketplace kesayangan Anda.

Begini Cara Membedakan Pelumas yang Asli dengan yang Palsu

rockomotif-pembeda-pelumas-asli.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – PT Pertamina Lubricants, memberikan cara untuk membedakan pelumas asli dengan yang palsu dengan beberapa hal.

Tentunya, penggunaan oli palsu tersebut dapat berdampak buruk pada kondisi mesin kendaraan. Tidak hanya itu, dengan oli yang tidak asli tadi, juga dapat menyebabkan kerusakan di bagian mesin.

Lalu bagaimana cara membedakan pelumas asli dengan yang palsu? Untuk mengetahui hal tersebut, ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh konsumen.

Pada dasarnya, dalam produk oli Pertamina yang asli memang telah disematkan beberapa teknologi agar konsumen dapat melihat secara langsung. Bukan hanya itu, teknologi lain yang juga disematkan adalah adanya karakter spesial yang mereka sematkan pada QR Code di kemasan.

PT Pertamina Lubricants juga telah membekai produk mereka dengan hologram yang bisa membedakan pelumas asli atau palsu.

Begini caranya membedakan pelumas asli dan palsu khususnya pada kemasan produk pelumas Pertamina:

1. QR Code di stiker label – setiap produk memiliki masing-masing kode unik yang berbeda terdiri dari 9 karakter berupa huruf dan angka, di inject langsung dari mesin printer pada saat proses Produksi stiker label.

2. Tutup botol – Pada bagian atas tutup botol tampak hologram original halus dengan karakter titik (dot) dibaca dengan kemiringan 45 derajat.

3. Tutup dan Leher botol – terdapat 8 digit nomor batch dengan posisi lurus tegak dan sejajar.

4. Tampilan botol dengan teknologi triple layer – yaitu saat tutup botol dibuka, tampilan warna botol bagian dalam berbeda dengan bagian luar.

PTPL terus menghimbau agar seluruh masyarakat untuk membeli pelumas Pertamina dari bengkel langganan terpercaya/kendaraan resmi, atau dari outlet resmi Pertamina Lubricants seperti SPBU, Olimart dan Enduro Express.

Kabar Baik bagi Developer Blockchain

images_copy_800x500.jpeg

review1st.com – Baru baru ini, Platform blockchain Ethereum mengalami penurunan gas fee menjadi $2,96 per transaksi. Biaya transaksi ini mencapai titik terendah dalam 10 bulan lebih terakhir.

Ini tentunya kabar gembira bagi developer blockchain di seluruh dunia, mengingat Ethereum adalah induk dari proyek blockchain.

Ethereum menyediakan jaringan dan platform yang digunakan untuk orang untuk menciptakan proyek blockchain baru seperti NFT dan metaverse.

Sebelumnya, gas fee Ethereum pun memang sudah semakin turun mengingat banyak sekali pengguna jaringan Ethereum yang cukup mengeluhkan mahalnya biaya transaksi tersebut.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan bahwa gas fee merupakan komponen penting dari Ethereum yang sering diperhatikan oleh para developer dan staker untuk ekosistem DeFi.

Bagi pemula yang ingin belajar tentang ekosistem blockchain, penting sekali untuk mengetahui terlebih dahulu apa itu gas fee.

“Pada dasarnya, gas fee merupakan biaya kompensasi yang dibayarkan kepada para penambang Ethereum untuk memvalidasi transaksi di jaringan.

Ketika aktivitas market Ethereum ramai karena transaksi jual beli, otomatis jaringan pun akan padat. Hal ini akan mempengaruhi biaya transaksi nya yang juga akan ikut naik. Ini pun berlaku sebaliknya.

Jika aktivitas market Ethereum tidak terlalu ramai, biaya transaksi nya pun cenderung akan ikut turun,” jelas Oscar.

Menanggapi fenomena penurunan gas fee ini, CEO Indodax Oscar Darmawan melihat dengan kacamata yang positif.

Menurutnya, hal ini akan berdampak besar mengingat jaringan Ethereum yang banyak dipakai oleh developer ataupun investor karena memiliki banyak utilitas.

“Menurunnya gas fee akan berdampak kepada banyaknya developer kripto yang memanfaatkan jaringan dan blockchain Ethereum.

Bukan hanya developer, penurunan gas fee pun berpotensi menarik minat para pengguna kripto yang membeli token-token yang menggunakan jaringan Ethereum,” kata Oscar.

Dia melanjutkan, tidak hanya itu, penurunan gas fee akan meningkatkan ekosistem blockchain yang merupakan teknologi masa depan yang saat ini sudah ramai digandrungi, seperti penerbitan decentralized applications (DApps), smart-contract, NFT, Metaverse, dan berbagai produk ekosistem blockchain lain yang menggunakan jaringan Ethereum.

“Belakangan ini, banyak bermunculan developer metaverse dan NFT di indonesia. Penurunan harga Ethereum ini tentu akan membangun semangat para developer dalam negeri.

Selain itu, juga meningkatkan jumlah developer dan juga akan semakin banyak penggunaan ekosistem blockchain,” jelasnya. 

Sebagai tambahan informasi, Oscar Darmawan merupakan Founder dari Indodax. Perusahaan itu adalah perusahaan jual beli aset kripto terbesar dan terpercaya di Indonesia yang memperdagangkan lebih dari 200 aset kripto dan melayani lebih dari 5.4 juta member dan member pun bisa bertransaksi mulai dari harga 10 ribu Rupiah.

Indodax memiliki counter offline yang bisa dipakai oleh para member untuk berkonsultasi yang berada di pusat perkantoran Sudirman, Jakarta Selatan dan Sunset Road di Bali

Recent Posts