Beranda blog Halaman 1465

Harga Kedelai Tembus Rp 13 Ribu, Pengrajin Tahu di Kota Banjar Babak Belur

Pengrajin-Tahu-di-Kota-Banjar.jpg

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Harga kedelai impor di pasar tradisional Kota Banjar, Jawa Barat, kini terus merangkak naik. Bahkan, per hari ini harga kedelai impor pembuat bahan baku tahu tempe tersebut tembus di kisaran harga Rp 13 ribu per kilogram.

Naiknya harga kedelai impor hingga tembus Rp 13 ribu tersebut membuat produsen tahu dan tempe babak belur karena terpaksa harus menekan biaya produksi.

Salah seorang produsen Tahu di pasar Banjar, Enceng Rahmat, mengatakan, kenaikan harga kedelai impor terjadi sejak adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sekitar satu bulan yang lalu.

Baca Juga: Hasil Panen Petani Menurun, DKP3 Kota Banjar Belum Petakan Potensi Kerugian

Saat itu sebelum harga BBM naik harga kedelai impor masih di kisaran harga Rp 11 ribu per kilogram. Kemudian beranjak naik menjadi Rp 11.500, hingga Rp 12.500 dan sekarang sudah mencapai harga Rp 13 ribu per kilogram.

“Harganya naik terus. Sudah tiga hari ini saya beli harga kedelai menjadi Rp 13 ribu per kilogram. Nggak tahu mungkin dari sananya,” kata Enceng kepada HR Online, Senin (3/10/22).

Lanjutnya, naiknya harga kedelai impor sangat memberatkan produsen karena hanya menambah biaya produksi. Apalagi dalam satu bulan kuota kedelai yang ia butuhkan mencapai 3 ton.

Belum lagi, kenaikan harga bahan baku tahu dan tempe tersebut ikut terimbas naiknya harga BBM yang mana ikut menambah ongkos untuk operasional mesin produksi.

Meski Harga Kedelai Tembus Rp 13 Ribu, Pedagang Tahu Tak Akan Naikkan Harga

Selain itu, lanjutnya, para produsen sejauh ini juga belum bisa menaikkan harga jual tahu dan tempe di tingkat pasar. Harganya masih sama dan tidak ada kenaikan. Sehingga mengurangi pendapatan.

“Selisih berapa juga kenaikan itu mengurangi pendapatan dan harga sekarang ini lebih tinggi dibandingkan saat kami adakan aksi mogok pada tahun lalu. Saat itu harga kedelai impor Rp 12.500 per kilogram,” katanya.

“Paling solusi kami hanya dengan memperkecil ukuran. Kalau dengan menaikan harga tahu tempe di tingkat eceran itu sepertinya sulit,” imbuh Enceng yang juga Ketua Paguyuban Pedagang Tahu dan Tempe Kota Banjar.

Terpisah, produsen tahu lainnya, Aceng Kurnia, mengaku keberatan dengan naiknya harga kedelai yang terjadi akhir-akhir ini karena menambah biaya produksi.

Menurutnya, kenaikan harga bahan baku tahu dan tempe tersebut sudah terjadi hampir satu bulan ini. Kenaikan itu dari mulai Rp 12 ribu per kilogram. Naik lagi Rp 12.300 hingga sekarang sudah mencapai Rp 13 ribu per kilogram.

“Naiknya itu sudah dari dua minggu ke belakang. Tapi itu juga naik terus harganya. Sekarang sudah sudah sampai Rp 13 ribu,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Bupati Subang Tekankan Subang Harus Miliki Solusi Pengolahan Limbah B3

IMG-20221003-WA0029.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima Presiden Direktur PT. Teknotama Lingkungan Internusa (TIL), bertempat di Ruang Rapat Segitiga, Senin (3/10/2022).

PT. TIL adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan limbah B3, yaitu Limbah Bahan Berbahaya Beracun yang merupakan residu dari hasil industri yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu lingkungan dan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut Kang Jimat mengucapkan selamat datang kepada perwakilan PT. TIL di Kabupaten Subang.

“Selamat datang. Ini adalah pertemuan setelah sekian lama ada niat untuk kita bekerja sama,” katanya.

Kang Jimat menyatakan pertemuan ini adalah gayung bersambut bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terkait pengelolaan limbah B3.

“Ini adalah perkenalan perusahaan bapak karena tentunya ini adalah gayung bersambut bagi kami terkait pengelolaan sampah B3. Di satu sisi kami memiliki regulasi sebagai Pemerintah Daerah dan bapak semua pasti memiliki skill dan keahlian sehingga akan kami dorong agar dapat selaras,” katanya.

Terkait rencana pembangunan kawasan industri di Kabupaten Subang, Kang Jimat menekankan mau dalam bentuk apapun, limbah B3 harus dikelola dengan baik.

“Terlepas industrialisasi atau tidak, namanya sampah harus ditangani dengan khusus,” katanya.

Sementara itu, Utomo Presiden Direktur PT. TIL dalam paparannya menyampaikan perusahaannya sudah berpengalaman dalam bidang environmental khususnya pengelolaan limbah B3.

“Sudah sejak 1995 dan usaha yang bergerak di bidang waste management dan menurut kami di Kabupaten Subang terdapat peluang usaha bagi kami,” katanya.

Utomo menjelaskan, perusahaannya saat ini telah memiliki fasilitas pengolahan limbah B3 di Kabupaten Majalengka.

“Kami memiliki fasilitas pengolahan limbah B3 di Majalengka, jadi tidak terlalu jauh dari Subang sekaligus kami memiliki fasilitas transporter mandiri untuk mengumpulkan limbah. Kami mengumpulkan limbah B3 sesuai ijin Kementerian KLHK dan diubah menjadi bahan baku semen,” katanya.

Utomo juga menambahkan, menurutnya pengelolaan sampah tidak bisa selesai jika hanya menggunakan strategi land fill atau timbunan dan sekaligus menyampaikan dengan adanya rencana pembangunan kawasan industri, Kabupaten Subang harus memiliki fasilitas pengolahan limbah terpadu.

“Kami tidak mau hanya memiliki land fill yang ditimbun. Pengelolaan limbah B3 adalah solusinya. Ketika besok kawasan industri sudah jadi, Subang akan memerlukan pengelolaan limbah terpadu yang akan menjadi value tambahan bagi investor,” tutup Utomo dalam paparannya.

Menanggapi paparan Presiden Direktur PT. TIL, Kang Jimat menyatakan Kabupaten Subang harus menyiapkan pengolahan limbah B3 sebelum kawasan industri ada.
“Ini adalah awal untuk kami bekerja sama untuk mengelola limbah B3 dari perusahaan yang ada di Kabupaten Subang untuk diolah di Majalengka. Saat ini di Subang belum begitu ramai industri, tapi sudah ada persiapan. Itu tepat sekali karena kalau sudah terlanjur ramai industri, akan sulit untuk membuat pengelolaan limbah terpadu jika tidak disiapkan dari sekarang.”

Selanjutnya, Kang Jimat menyampaikan jika saat ini Kabupaten Subang sedang berusaha meningkatkan PAD dengan memaksimalkan BUMD yang ada di Kabupaten Subang.
“Harapan saya tidak bermaksud memalak bapak, tapi kami memiliki BUMD yang minimal perusahaan yang ada di wilayah Subang bisa bekerja sama dengan BUMD dan dinas terkait hanya mengawasi saja.” Tutup Kang Jimat.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran PT. TIL, Kabid Perencanaan BP4D Subang, dan Kabid Pengolahan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Subang.

H. Dadang Pimpin IWOI Kabupaten Subang

IMG-20221003-WA0128.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Subang telah resmi terbentuk.

Rapa perdana IWOI telah dilaksanakan di Vallet Caffe pada Senin (3/10/2022). Dalam kegiatan tersebut hadir puluhan wartawan online yang bertugas di wilayah Subang.

Hal yang dibahas pada rapat perdana yaitu mengenai tugas dan struktur organisasi dalam pelaksanaan visi misi setiap pimpinan dari berbagai bidang yang akan menjadi pembuka berjalannya proses kerja organisasi wartawan online.

Pembentukan struktur organisasi untuk calon jabatan ketua telah dipercayakan H. Dadang Metro dari Media Metrobuana.co.id, untuk jabatan Calon sekretaris dipercayakan kepada Hadi dari Intip24news dan untuk Calon jabatan bendahara diberikan M.Harun dari Poskota.co

Sementara itu, ketua IWOI Kab Subang, H Dadang Metro berharap, dibentuknya kepengurusan IWOI di Subang dijadikan rumah kekuatan bagi kalangan rekan rekan wartawan media online khususnya yang bertugas di Kabupaten Subang.

“Mudah mudahan rekan rekan wartawan yang tergabung di IWOI Subang ,bisa menjadi mitra pemerintah dan semua stakeholder untuk tujuan yang sama menjaga keutuhan NKRI dan bisa memberikan kontribusi yang positif untuk negeri ini terutama di Kabupaten Subang,” tandasnya.

Selain membahas pembentukan kepengurusan, rapat juga membahas pelaksanaan pelantikan yang rencanannya akan dilaksanakan di Aula Pemda Kabupaten pada bulan November 2022.

Harga Pertamax Turun Jadi Rp 13.900, Harga Pertalite Kapan Turun?

Pertamax.jpg

Harga Pertamax turun menjadi Rp 13.900 per liter dari sebelumnya Rp 14.500. PT Pertamina menurunkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis tersebut itu sudah mulai sejak tanggal 1 Oktober kemarin.

Dalam laman resmi milik PT Pertamina (Persero), Sabtu (01/10/2022), dijelaskan bahwa, harga Pertamax untuk wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali. Serta Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB), turun menjadi Rp 13.900 per liter.

Bila melihat dari harga bahan bakar tersebut sebelumnya, harga itu mengalami penurunan sebesar Rp 600 dari Rp 14.500 per liter.

Sedangkan, untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua hingga Papua Barat, harga BBM jenis tersebut turun jadi Rp 14.200 per liternya. Harga tersebut turun sebesar Rp 650 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 14.850 per liter.

Harga Pertamax Turbo Turun, Pertamina Dex dan Dexlite Naik

Baca Juga : BBM Naik, Penjual Bensin Eceran di Ciamis Gulung Tikar

Penurunan harga juga diikuti oleh BBM jenis Pertamax Turbo yang sama-sama ikut turun. Namun, untuk bahan bakar minyak jenis Pertamina Dex dan Dexlite naik.

Adapun besaran penurunannya untuk harga bahan bakar jenis Pertamax Turbo disesuaikan dengan wilayah masing-masing. Begitu juga dengan besaran kenaikan harga Dexlite dan Pertamina Dex.

Sementara, BBM jenis Pertalite maupun Solar bersubsidi tidak ada perubahan, harganya masih tetap sama. Harga Pertalite Rp 10.000 per liter, dan harga Solar Rp 6.800. Harga tersebut berlaku untuk semua wilayah.

Alasan Pertamina Turunkan Harga

Mengutip dari laman resmi milik PT Pertamina, alasan perusahaan BUMN tersebut menurunkan harga Pertamax series yaitu untuk penyesuaian harga BBM umum.

Hal itu sebagaimana Keputusan Menteri ESDM Nomor 62 tentang harga dasar BBM (Bahan Bakar Minyak) Umum. Baik jenis Solar maupun Bensin, yang penyalurannya melalui Stasiun Pengisian BBM Umum. (R3/HR-Online/Editor-Eva)

Polres Tasikmalaya Amankan Lansia Pengedar Narkoba

c1_z2_IMG_20221003_185421_-1839db2c286_3_-1839db3d397_7.jpeg

Berita Tasikmalaya (Harapanrakyat.com),- Satnarkoba Polres Tasikmalaya mengamankan 7 orang penyalahguna narkoba. Salah satunya adalah lansia yang jadi pengedar narkoba jenis sabu.

“Satresnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan 7 orang tersangka penyalahgunaan narkoba,” ujar Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto, Senin (3/10/2022).

Suhardi mengatakan dari tujuh orang tersangka ini pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu. Ada juga pengedar obat-obatan yang tergolong ke dalam narkoba.

“Dari tujuh orang ini ada yang sudah berusia lanjut (lansia) pengedar narkoba umurnya 60 tahun,” ungkap Kapolres.

Menurut keterangan dari hasil penyelidikan, para tersangka memakai narkoba untuk menambah stamina dan kekuatan untuk bekerja. Umumnya mereka sebagai Wiraswasta.

Baca Juga: Polisi Cokok Enam Pengedar Narkoba di Kota Tasikmalaya

“Saat ini kami masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus penyalahgunaan narkoba ini. Hasil keterangan pelaku, ada beberapa konsumennya yang meminta obat-obatan. Kita masih melakukan pendalaman dari kalangan mana,” ucapnya.

Modus para tersangka dengan melakukan pemesanan, membeli langsung serta mengantarkannya langsung.

“Untuk TKP nya masih di wilayah Tasikmalaya salah satunya di Kecamatan Singaparna,” katanya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 5,62 gram sabu, 1.500 butir obat jenis obat tramadol HCL, Hyximet dan Psikotropika.

Para tersangka terjerat pasal 196 Jo 197 Jo 198 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan pasal Jo 62 Jo 60 ayat (3) dan (5) UU RI Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. Penyalahguna dan pengedar narkoba ini terancam hukuman 5 hingga pengedar 15 tahun penjara. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Duh, 6 Bulan Tak Bisa Dilalui, Anggota DPRD Ciamis Minta Jembatan Wanasigra Segera Diperbaiki

Duh-6-Bulan-Tak-Bisa-Dilalui-Anggota-DPRD-Ciamis-Minta-Jembatan-Wanasigra-Segera-Diperbaiki.jpeg

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pasca terjadinya longsor, jembatan Wanasigra yang berada di atas sungai Cigayam, Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Ciamis, Jawa Barat, hingga saat ini tidak bisa dilalui kendaraan.

Pemerintah desa bersama warga menutup total akses lalu lintas ke jembatan itu, lantaran takut membahayakan para pengendara.

Anggota DPRD Ciamis dari Kecamatan Sindangkasih, Yogi Permadi mengatakan, jembatan itu sudah tidak bisa dilalui kendaraan selama 6 bulan.

“Jembatan Wanasigra ini ditutup total sejak kejadian longsor tebing sisi jembatan, pada April 2022 lalu,” ujar anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Ciamis ini, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Kebakaran Pasar Banjarsari, Kerugian Pedagang Capai Rp 3 Miliar

Dengan kondisi seperti itu, pihaknya meminta Pemkab Ciamis segera memperbaiki jembatan tersebut.

Pasalnya, jembatan ini menghubungkan 2 Kecamatan yakni Sindangkasih dan Cikoneng.

“Jembatan ini menghubungkan Desa Wanasigra (Sindangkasih), Margaluyu dan Gegempalan (Cikoneng),” katanya.

Selain itu lanjut Yogi, dengan tidak bisa dilaluinya jembatan Wanasigra, Ciamis, berdampak terhadap perkembangan ekonomi masyarakat di 2 desa, yakni di Wanasigra dan Margaluyu.

“Rata-rata masyarakat di sana merupakan pelaku UMKM makanan ringan, dan jembatan itu merupakan akses menuju ke pasar Cikoneng,” jelas Yogi.

Yogi mengaku sudah sejak lama menyerap aspirasi masyarakat, yang meminta agar jembatan Wanasigra segera diperbaiki.

“Masyarakat meminta pemda segera melakukan penanganan terhadap jembatan ini, karena jembatan Wanasigra merupakan urat nadi perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jembatan Wanasigra di Sindangkasih ini, panjangnya 10 meter dengan lebar 2,5 meter.

Sementara itu, dihubungi terpisah pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Ciamis belum memberikan tanggapan, soal penanganan jembatan Wanasigra. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Banyak Diminati, Ini Kelebihan Obwis Situwangi Kawali Ciamis

Ini-Kelebihan-Obwis-Situwangi-Kawali-Ciamis.jpg

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Objek wisata (obwis) Situwangi, Desa Winduraja Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat kini makin diminati oleh para wisatawan. Bahkan, bukan hanya wisatawan dari daerah sekitar saja, namun juga dari berbagai daerah seperti Tasikmalaya dan lainnya.

Cucu Herlina, ketua rombongan wisata asal Tasikmalaya kepada HR Online mengatakan, obwis buatan yang berada di berbagai kota telah dan sering dikunjungi.

“Nah untuk menghilangkan kepenatan setelah sibuk bekerja, maka obwis Situwangi bisa menjadi alternatif pilihan untuk para wisatawan,” katanya Senin (3/10/2022).

Menurut Cucu, berkunjung ke objek wisata Situwangi berbeda dengan objek-objek wisata lainnya.

Sebab, untuk obwis lainnya terkadang bagi wisatawan ada larangan untuk membawa bekal atau makanan dari luar.

Baca Juga: Objek Wisata Kampong Ayer Brunei Darussalam

“Sedangkan untuk obwis Situwangi ini bebas. Bahkan tersedia Gazebo untuk tempat beristirahat termasuk makan bersama,” tuturnya.

Lantas apa kelebihan dari wisata Situwangi? Cucu mengatakan, bahwa Situwangi ini memiliki nilai estetika pemandangan alam yang luar biasa.

Baca Juga: Objek Wisata Bendungan Gerak Bojonegoro Jawa Timur

“Sehingga, setiap tempat yang ada di lokasi cocok untuk dijadikan tempat selfie,” katanya. 

Lebih lanjut Cucu menambahkan, berwisata ke obyek wisata Situwangi betul-betul dapat menghilangkan rasa penat setelah sibuk dengan pekerjaan. Sehingga ia akan berkunjung kembali di lain waktu.

“Ya, keindahan wisata alam dan air situ yang jernih menjadi daya tarik tersendiri. Makanya tidak salah pilih kalau obwis Situwangi jadi pilihan,” pungkas Cucu. (Dji/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Cerita Korban Kebakaran Rumah di Banjar: Semuanya Sudah Habis Terbakar

Cerita-Korban-Kebakaran-Rumah-di-Banjar.jpg

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Kanah (68), korban kebakaran rumah di Kota Banjar, Jawa Barat, tak bisa memendam kepedihannya. Hal itu setelah ia mengetahui si jago merah menghanguskan rumahnya yang terbuat dari kayu dengan ukuran 4×5 meter, Senin (3/10/2022).

Warga Dusun Priagung, RT 11 RW 4, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman mengaku, tidak menyangka rumahnya akan mengalami kebakaran. Karena pada saat itu, ia tidak sedang melakukan aktivitas memasak ataupun menyalakan api di rumahnya.

Selain itu, ia juga tidak sedang menyalakan listrik. Namun tengah berada di rumah tetangganya, yang lokasinya tak begitu jauh dari lokasi rumahnya.

“Nggak nyalain apa-apa. Saya lagi nggak masak, tidak sedang pakai listrik. Paling kemarin masak pakai magic com,” kata Kanah kepada wartawan saat berada di rumah tetangganya, Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Kebakaran di Kota Banjar, Satu Rumah Non Permanen Ludes Terbakar

Sementara ini, korban kebakaran rumah di Kota Banjar akan tinggal di rumah anaknya. Karena rumah miliknya sudah tidak bisa ditempati lagi.

“Semuanya sudah habis terbakar. Sementara tinggal di rumah anak saya,” ujarnya.

Baca Juga: Kisah Korban Kebakaran Pasar Banjarsari Ciamis: Dagangan Hangus, Modal Habis!

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Kusnadi mengatakan, pihaknya menduga titik api kebakaran tersebut berasal dari korsleting arus listrik.

Meski tidak ada korban jiwa, namun korban kebakaran rumah di Kota Banjar ini mengalami kerugian sekitar Rp 40-50 juta. Karena semua bangunan dan isi rumah ikut ludes terbakar.

Untuk sementara ini, kata Kusnadi, pemilik rumah beserta cucunya mengungsi ke rumah anaknya. Karena kondisi rumah milik korban sudah tidak bisa lagi untuk ditempati.

“Kami juga akan melakukan koordinasi dengan instansi yang lain, untuk memberikan bantuan kepada korban kebakaran,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Polisi dan Suporter di Pangandaran Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

c1_z2_IMG_20221003_171847_-1839d5b3152_1_-1839d5d081d_6.jpeg

Berita Pangandaran (Harapanrakyat.com),- Polres Pangandaran, para Suporter Bomber dan Viking menggelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan. Doa bersama dilaksanakan di Lapang Alun- Alun Parigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (3/10/2022).

Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat menyampaikan belasungkawa atas tragedi yang terjadi di Malang. Kemudian hari ini menggelar doa bersama.

“Untuk saudara kita, para suporter Aremania yang telah meninggal dunia. Semoga, amal ibadah para korban tragedi Kanjuruhan diterima di sisi Allah SWT dan dimaafkan dosa-dosanya,” ujar AKBP Hidayat.

Baca Juga: Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Insiden Maut di Stadion Kanjuruhan Malang

Ia berharap, ke depannya tragedi Kanjuruhan, Malang menjadi pelajaran untuk suporter lainnya. Tidak ada lagi kejadian serupa dalam dunia sepak bola Indonesia.

“Dan semoga tidak terulang di tempat kita, khususnya Jawa barat. Karena, ada juga rekan kita seperti viking dan bomber,” ucapnya.

Sementara, Edi Kurnaedi, salah seorang Bobotoh, mengucapkan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan dan turut mendoakan para korban.

“Tentunya, ini harus menjadi evaluasi menyeluruh bagi persepakbolaan Indonesia. Mulai panitia penyelenggara, pihak keamanan, hak siar serta semua pihak yang terlibat,” katanya.

Edi mengaku setuju dengan pengenhentian kompetisi Liga 1. Hal tersebut demi menghormati tragedi Kanjuruhan Malang. Ia pun berharap FIFA tidak memberikan sanksi berat untuk Indonesia dan kompetisi Liga 1 kembali berlangsung. (Enceng/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

MA Tolak Gugatan Moeldoko Cs, Sekjen Demokrat: Berhenti Ganggu Demokrasi Indonesia

MA-Tolak-Gugatan-Moeldoko-Cs.jpeg

Berita Nasional, (harapanrakyat.com),- 2 gugatan kasasi kubu Moeldoko Cs, ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). Hal itu sesuai dengan surat putusan  MA nomor 487 K/TUN/2022 dan 488 K/TUN/2022.

Adapun sebelumnya, Moeldoko mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung pasca KLB (Kongres Luar Biasa) ilegal Partai Demokrat, yang dilaksanakan pada 5 Maret 2021.

Teuku Riefky Harsya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat mengapresiasi keputusan Mahkamah Agung dan Majelis Hakim, karena telah memeriksa perkara secara adil dan sesuai aturan hukum.

“Penolakan 2 putusan kasasi ini menegaskan jika Ketua umum AHY dan AD/ART hasil Kongres Partai Demokrat 2020 sah secara hukum dan juga sesuai dengan aturan,” ujar Teuku Senin (3/10/2022).

Baca juga: Dipimpin AHY, Elektabilitas Partai Demokrat Terus Meroket Capai 11,6 Persen

Ia menyebut, jika langkah Moeldoko mengajukan gugatan telah ditolak sebanyak 16 kali.

Gugatan pertama ditolak di Kemenkumham, kemudian PN Jakarta Pusat, Pengadilan Tinggi Jakarta, PTUN Jakarta, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), permohonan ‘Judicial Review’, hingga puncaknya di Mahkamah Agung.

Dengan keputusan Mahkamah Agung ini, Teuku berharap kubu Moeldoko sadar dan berhenti mengganggu demokrasi di Indonesia.

“Untuk seluruh kader Partai Demokrat, keluarnya putusan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht) dari MA ini, artinya seluruh persoalan hukum di Partai Demokrat sudah selesai,” jelasnya.

Kemenangan Partai Demokrat atas gugatan Moeldoko Cs ini lanjut Teuku, harus menjadi momentum seluruh kader untuk menjemput kemenangan Pemilu 2024.

“Soliditas dan loyalitas kader terbukti jadi kunci utama mempertahankan kedaulatan partai, tentu ini harus menjadi modal menjemput kemenangan 2024,” pungkasnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Recent Posts