Beranda blog Halaman 1433

Infinix x Capcut, Ajak Pengguna Berkreasi Tanpa Batas 

wp-1665805031681.jpg

review1st.com – Brand smartphone global Infinix berkolaborasi dengan Capcut untuk menghadirkan sebuah tantangan seru bagi para konsumen. Dalam tantangan ini, para pengguna juga berkesempatan mendapatkan Infinix Zero 20.  

Dalam kolaborasi bersama Capcut, Infinix mengajak para pengguna untuk mambuat konten dengan template khusus bertajuk Inifnix x Capcut.  Template tersebut didesain khusus untuk menggambarkan kehebatan Infinix Zero 20 yang memang cocok untuk membuat konten.  

Dalam tantangan  ini, Infinix menyediakan hadiah berupa 5  unit Infinix Zero 20 untuk 5 pemenang yang salah satu unitnya merupakan edisi khusus dengan giftbox yang menarik. Para pemenang nantinya ditentukan berdasarkan jumlah  likes yang mereka dapatkan.  

Bagi konsumen yang ingin mengikuti tantangan, cukup membuat video menggunakan template Inifnix x Capcut di Capcut.

Setelah itu, video harus di-upload di TikTok menggunakan hashtag #Infinix, #Zero 20, #Capcut, dan #KreativitasTanpaBatas. Terakhir, jangan lupa untuk tag akun resmi Infinix Indonesia di TikTok. Tantangan ini hanya berlangsung dari 13 hingga 20 Oktober 2022.  

Lewat kolaborasi ciamik bersama Capcut, Infinix berharap para peserta dapat  berkreasi sekreatif mungkin. Hal ini sejalan dengan value yang Infinix yakini dalam pemberdayaan anak muda Indonesia.  

Infinix Zero 20 sendiri memang didesain khusus untuk para content creator. Infinix Zero 20 menawarkan pengalaman kamera depan premium 60MP OIS pertama di industri, peningkatan fitur vlogging, dan kemampuan fotografi yang baik.

Baik saat siang atau malam, kamera depan Zero 20 menjamin kestabilan untuk pengalaman pengambilan gambar yang lebih realistis menggunakan fokus otomatis untuk bidikan yang sangat jernih.

Selain itu, tangkapan kamera belakang 108MP memiliki zoom mendetail untuk merangkum adegan besar dan hyper-makro untuk menghadirkan keserbagunaan ke ujung jari penggunanya.  

Peningkatan daya pemrosesan turut ditemukan di Zero 20. Smartphone ini menggunakan chipset 4G G99 6nm MediaTek yang memberikan kinerja tinggi dengan konsumsi daya rendah. 

Di sisi peyokong daya, Infinix Zero 20 membawa value charging baru ke segmen harganya dengan mengintegrasikan teknologi super charge 4500mAh+45W bersertifikat TÜV Rheinland sehingga pengguna dapat menghabiskan lebih sedikit waktu mengisi daya dan lebih banyak waktu bepergian. 

Sekda Subang Pimpin Rakor Persiapan Porprov XIV

rakor-kesiapan-porprov.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si menggelar Rapat Koordinasi Panitia Daerah (Panda) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat, bertempat di Aula Kantor Disparpora, Jumat (14/10/2022).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui kesiapan Kabupaten Subang sebagai tuan rumah Porprov XIV Jawa Barat, serta tindaklanjut dari rapat bersama KONI Kabupaten Subang. Terdapat beberapa hal yang dibahas, diantaranya sarana dan prasaran venue, pelaksanaan teknis di lapangan, mobilisasi massa serta informasi kepada masyarakat hingga tempat pusat informasi dan sekretariat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni S.Sos., M.Si selaku ketua Panitia Daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir.

“Ini merupakan bukti keseriusan tanggung jawab kita sebagai tuan rumah untuk melaksanakan Porprov XIV Jawa Barat,” katanya.

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan tersebut mampu mengurangi beberapa catatan yang ditemukan saat rapat evaluasi terakhir.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan berbagai bidang seperti perkembangan perbaikan beberapa venue oleh Dinas PUPR, yang berkomitmen akan selesai sesuai target yang telah ditentukan. Pada bidang kesehatan, yang disampaikan oleh Dinkes Kabupaten Subang yang menyatakan kesiapan pihaknya untuk menunjang pelaksanaan Porprov XIV Jawa Barat, salah satunya akan menyiapkan satu penanggungjawab untuk satu cabang olahraga.

Terkait keamanan, pihak Satpoldam menyatakan kesiapannya untuk mengamankan pelaksanaan berkolaborasi dengan kepolisian. Senada dengan itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Subang juga menyampaikan pihaknya akan memasang petunjuk arah portabel menuju venue serta melakukan rekayasa lalu lintas berkolaborasi dengan kepolisian.

Sementara itu, terdapat pemaparan progres terkait jaringan di venue yang akan digunakan serta pendistribusian informasi oleh Diskominfo Kabupaten Subang yang berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

Selain itu, terdapat beberapa dinas terkait yang ikut memaparkan progres serta kesiapan masing-masing termasuk opening ceremony.

Menanggapi paparan progres yang dilakukan oleh berbagai bidang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang menyatakan optimis pelaksanaan Porprov XIV Jawa Barat di Kabupaten Subang mampu berjalan dengan lancar dan sukses.

“Terima kasih kepada bapak/ibu sekalian ternyata evaluasi hari ini sudah ada kemajuan yang signifikan, Saya optimis pada pelaksanaan Porprov Jabar di Kabupaten Subang ini mampu berjalan dengan lancar dan sukses,” tutupnya.

Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut Inspektur IRDA Kabupaten Subang sebagai Komite Pengawasan internal.

Wabah Pes di Ciamis Tahun 1911 yang Membuat Kolonial Kelimpungan

Wabah-Pes-di-Ciamis.jpg

Wabah pes di Ciamis sangat menarik untuk kita ulas. Apalagi peristiwa sejarah Indonesia ini belum banyak yang tahu, terutama wabah pertama di Priangan Timur.

Puluhan hingga ratusan orang Ciamis meninggal akibat wabah pes ini, terutama korban yang meninggal berasal dari kalangan anak-anak dan balita.

Karena wabah pes menyerang anak-anak dan balita, pemerintah kolonial urusan kesehatan akhirnya bertindak cepat menangani kasus ini.

Pemerintah kolonial sempat mengalami kewalahan dalam menangani kasus ini. Tak jarang para medis Eropa itu ketakutan. Sebab, para penderita pes yang sudah parah dan menularkan virus mematikan itu dengan cepat

Baca juga: Bupati Ciamis RAA Sastrawinata: Dihormati Belanda, Dibenci Rakyat

Sejarah Wabah Pes di Ciamis

Menurut koran Belanda “De Sumatra Post” bertajuk Pestgewal in de Preanger yang terbit tanggal 15 Desember 1925 menyebut, wabah pes pertama kali terjadi di Ciamis yaitu pada tahun 1911.

Penyebarannya cepat sekali, wabah pes ini besar kemungkinan akibat penularan pes yang sedang melanda Malang, Jawa Timur.

Kendati demikian, belum ada berita jelas mengenai hal tersebut. Akan tetapi sebagian penduduk di Ciamis menyangka wabah pes merupakan penyakit yang sedang pecah di Kota Malang, Jawa Timur.

Adapun indikasi wabah pes pertama kali terjadi di Ciamis teridentifikasi dari seorang anak kecil yang meninggal. Lokasinya berada di daerah Ciawi, (Perbatasan Tasik-Ciamis).

Anak kecil yang tergolong balita ini menunjukkan gejala sebagaimana penyakit pes sebelum meninggal dunia.

Tak lama kemudian, orang tua di rumahnya juga tertular penyakit tersebut. Gejalanya sama, demam menggigil, muntah dan berak (Muntaber).

Pemerintah Kolonial Kirim Sampel ke Bandung

Melihat kondisi seperti itu, pemerintah kolonial urusan kesehatan setempat mengamankan pasien diduga pes ini ke sebuah klinik khusus di Tasikmalaya.

Setelah melewati berbagai pemeriksaan, darah dari kedua orang tua balita yang meninggal akibat pes ini kemudian dikirimkan ke Laboratorium Institusi Kesehatan di Bandung. Hal ini untuk keperluan analisis lebih lanjut.

Setelah satu hari pemeriksaan sampel darah di Bandung, baru diketahui bahwa mereka terjangkit wabah pes.

Diagnosa ini sekaligus menyatakan penularan mereka akibat sang anak yang sudah meninggal karena wabah pes.

Kasus wabah pes yang menimpa balita di Ciawi tadi pun menyebar hingga ke beberapa daerah Priangan Timur, seperti Tasikmalaya dan Ciamis.

Begitu pun dengan pusat pemerintahan di Jawa Barat, yakni Bandung. Puluhan hingga ratusan orang penduduk Kota Kembang mengalami penularan wabah pes akibat peristiwa di Ciamis tadi.

Penularan yang begitu cepat akibat penanganan yang kurang ketat dari pemerintah kolonial Hindia Belanda.

Alhasil setelah wabah ini merebak di mana-mana, pemerintah Belanda pun memperketat wilayah Ciamis, dan Priangan Timur lainnya.

Hal itu agar tidak berinteraksi lebih luas lagi karena berkaitan dengan metode pencegahan wabah yang saat ini kita kenal dengan istilah “Isolasi Daerah”.

Baca juga: Wabah Malaria di Pangandaran 1935, Pantai Pananjung Diisolasi!

Sanitasi Daerah Buruk

Selain karena ada dugaan penularan wabah pes dari Malang, tak terkendalinya penyakit ini di Ciamis akibat sanitasi daerah setempat yang buruk.

Banyak sudut-sudut desa yang tak terawat, sehingga membuat betah hewan seperti tikus yang kemudian mengakibatkan wabah pes ini terjadi.

Kesadaran perbaikan sanitasi di Ciamis pun kemudian dibangun ulang oleh pemerintah kolonial Belanda.

Selain di Ciamis, orang-orang ahli dalam infrastruktur, dan tata ruang kota ini juga memperbaiki seluruh tempat yang memiliki sanitasi buruk di seluruh Priangan Timur.

Keputusan perbaikan ulang sanitasi oleh pemerintah kolonial Belanda ini tidak main-main. Sebab, mereka menganggarkan dana khusus untuk proyek tersebut yang sudah mereka akumulasikan untuk tahun 1911-1930.

Adapun jumlah keseluruhan dana untuk anggaran perbaikan sanitasi di Priangan Timur sebesar 178 gulden.

Jumlah yang sudah mereka prediksi matang bisa mengatasi jumlah kasus penderita pes paling banyak 2 juta orang.

Dengan anggaran sebesar itu, pemerintah kolonial Belanda optimis bisa menyelesaikan wabah pes di Ciamis, khususnya seluruh daerah Priangan Timur pada tahun 1930 mendatang.

Pernyataan ini sebagaimana mengutip koran “De Locomotief” bertajuk Pest on Woningverbetering tanggal 30 Juli 1929.

Baca juga: Pemberontakan PKI di Ciamis 1926, 130 Orang Mengungsi ke Tjigoegoer

Wabah Pes Menurun Tahun 1929-1930

Sebagaimana surat kabar “De Locomotief: Best on Woningverbetering”, tanggal 30 Juli 1929, prediksi pemerintah kolonial menyelesaikan wabah pes di Priangan Timur tahun 1930 ternyata tepat sekali.

Hal ini terbukti dengan catatan surat kabar Bataviaasch Nieuwsblad bertajuk De Pest, tanggal 04 Desember 1929 yang mengatakan sejak akhir tahun 1929, wabah pes di Ciamis, dan wilayah Priangan Timur menurun drastis.

Bahkan, Laboratorium Institusi Kesehatan di Bandung yang menangani penelitian untuk vaksin pes ini telah mendeklarasikan kebebasan masyarakat Priangan dari wabah mematikan tersebut.

Ada dua alasan pemerintah kolonial membebaskan masyarakat Priangan dari wabah pes.

Pertama sebagian besar masyarakat di Priangan, khususnya di Ciamis sudah mendapatkan antibiotik pes (Vaksin), dan yang kedua tidak ada temuan kasus meninggal akibat pes yang dalam jumlah banyak 

Adapun jumlah kematian akibat wabah pes di beberapa daerah Priangan Timur sebagai berikut: Tjisajong: 2 Orang, Radjapola: 5 Orang, Tasikmalaja: 36 Orang, dan Tjiamis: 8 Orang sepanjang tahun 1929.

Data di atas menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan jumlah kasus di tahun 1911- 1920.

Oleh sebab itu, atas dasar laporan pendataan di atas tadi pemerintah kolonial optimis menyelesaikan wabah pes di Ciamis, umumnya di seluruh Priangan sampai tahun 1930. (Erik/R6/HR-Online)

CX SUMMIT 2022 menjadi Bukti Nyata Komitmen Telkom

Mantan-Menteri-Perdagangan-2011-2014-Gita-Wirjawan-menyampaikan-paparan-Next-Business-Megatrend-pada-Telkom-CX-Summit-2022_copy_800x455.jpg

review1st.com – Divisi Digital Business and Technology (DBT) Telkom Indonesia menggelar agenda CX Summit 2022 bertema “Thrive your Business through leveraging emerging technologies for better CX” di Hotel Kempinski Jakarta, Rabu 12 Oktober 2022.

Pergelaran ini merupakan acara tahunan Telkom Indonesia yang sudah dilaksanakan untuk kelima kalinya, dan untuk pertama kalinya dilaksanakan dalam format hybrid conference setelah terjadinya global pandemi COVID-19.

Para pembicara yang dihadirkan antara lain adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, tokoh bisnis dan mantan Menteri Perdagangan 2011-2014 Gita Wirjawan, CEO Youth Lab Indonesia Dr. Muhammad Faisal, President General Electric (GE) Indonesia Handry Satriago, Direktur Utama Allo Bank Indra Utoyo, CEO PT Telkom Data Ekosistem Andreuw Th.A.F, dan juga Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama BAPPENAS Taufik Hanafi.

Wabah COVID-19 telah memaksa banyak industri di berbagai bidang untuk menyesuaikan diri dengan agile agar portfolio bisnis bisa terus bertahan bahkan bertumbuh di tengah krisis. Dengan kondisi demikian, pemanfaatan teknologi menjadi suatu peluang dalam upaya pemenuhan tuntutan market. 

Spirit KTT G20 2022 ‘Recover Together Recover Stronger’ menjadi motivasi yang selaras dengan misi Telkom memulihkan perekonomian global, bersinergi antar korporasi sesuai dengan bidang industri masing-masing. Dimana Telkom DBT berkonsentrasi kepada pemanfaatan teknologi yang berkelanjutan. 

Telkom menyadari hal tersebut, sebagai perusahaan yang memiiki strategic objectiveTo be one of the most Customer-Centric Companies in Indonesia”, maka Telkom berkomitmen memastikan hadirnya Customer Experience yang excellent

“CX merupakan salah satu senjata bisnis, terutama di era saat ini yang penuh konflik di beberapa negara dan berdampak pada inflasi yang cukup tinggi hingga 10%, mencapai all time high selama 40 tahun.

Sehingga bisnis-bisnis harus tetap bertahan di tengah ketidakpastian ini, yang salah satunya dengan cara mengembangkan CX lebih baik. Saat ini pun CX menjadi salah satu pembeda untuk menunjang kesuksesan suatu bisnis, ” kata Muhammad Fajrin Rasyid, Chief Digital Innovator Officer Telkom Indonesia sekaligus membuka acara ini. 

Dalam agenda CX Summit 2022, Telkom juga menyelenggarakan Customer Experience (CX) Awards 2022 secara perdana dan menggandeng Indonesia CX Professional (ICXP) dalam menyeleksi dan proses penilaian para kandidat.

Penghargaan ini sendiri merupaka apresiasi Telkom terhadap insan Customer Experience yang telah melakukan berbagai inovasi dalam transformasi CX dan menunjukkan komitmen mereka dalam mengedepankan kepentingan pelanggan di setiap kebijakan yang dibuat perusahaan. 

“Manajemen CX adalah salah satu rahasia sukses perusahaan dalam transformasi digital menuju Indonesia menjadi negara berorientasi service tahun 2045,” ujar Sri Safitri, Ketua Umum ICXP saat menyampaikan ICXP greeting yang menjadi pengantar sesi pengumuman pemenang CX Awards 2022 pada acara CX Summit 2022.

CX Awards 2022 memperebutkan tiga kategori; Best CX Tranformation yang dimenangkan oleh YAKES TELKOM sebagai Gold Winner, Direktorat Consummer – Telkom Indonesia sebagai SIlver Winner, dan PT Infomedia Nusantara sebagai Bronze Winner.

Kategori Most Impactful CX Team yang dimenangkan Tokopedia sebagai Gold Winner, YAKES TELKOM sebagai Silver Winner, dan Direktorat Consumer-Telkom Indonesia sebagai Bronze Winner.

Sementara untuk kategori Most Influential CX Leader yang dimenangkan oleh Tri Priyo Anggoro sekali Direktur YAKES TELKOM sebagai Most Influential CX Leader of the Year, sedang di kategori Highly Commended dimenangkan oleh Jesi Revaldini, VP HUman Resources Operations, PT Infomedia Nusantara. 

“Tentunya program CX Awards 2022  merupakan ajang penghargaan yang highly recommended dan memotivasi kami untuk terus memberikan dedikasi terbaik dalam peningkatan CX untuk memajukan Indonesia.

Saya pun sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Telkom Indonesia yang telah menyelenggarakan program ini, dan ICXP atas penilaian yang diberikan pada penghargaan ini. Semoga kami dapat terus menjaga amanah dalam memberikan layanan terbaik untuk semua pelanggan kami,” ujar Tri Priyo Anggoro, selaku Direktur YAKES. 

Hadirnya CX Awards 2022 sekali lagi menjadi bukti keseriusan Telkom DBT untuk meningkatkan kapabilitas digital dan membangun ekosistem yang dapat berdampak positif pada kedaulatan digital bangsa, sekaligus menjadikan pandemi Covid-19 sebagai momentum titik balik bagi berbagai bisnis dalam kompetisi dunia.

CX Summit 2022 terbuka untuk umum melalui daring, didukung oleh para expert yang menjadi speaker dan memberikan paparan serta gagasan baik dari internal maupun eksternal.

Dalam rangkaiannya, diadakan pula Virtual Exhibition Session memanfaatkan platform Metanesia diikuti 60 peserta dan menampilkan beragam produk digital Leap, seperti PaDi UMKM, PIJAR, mySooltan, BigBox, myIndihome, Antares, Agree, Logee, dan OCA Indonesia.

Pengalaman luar biasa dan baru dirasakan oleh para peserta dalam penjelajahan virtual meng-explore produk-produk Leap. Virtual Exhibition dan berbagai kajian menarik Expert Insights serta rekaman Hybrid Conference masih dapat disaksikan pada tautan https://event.cxsense.com sampai dengan tanggal 14 Oktober 2022.

Kodim 0605/Subang Gelar “Layar Tancap” di Lokasi TMMD Subang Nobar Film Perjuangan

TMMD-Subang.jpeg

KOTASUBANG.com, Subang – Bagi warga yang hidup di kota nonton film termasuk nonton bioskop mungkin merupakan hiburan yang sudah biasa. Namun tidak bagi warga kampung, hiburan apalagi nonton layar lebar kini menjadi sesuatu yang istimewa. Apalagi saat ini sudah hampir tidak ada lagi hiburan layar tancap ke kampung-kampung.

Untuk itu Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 115 dari Kodim 0605/Subang, berinisiatif menggelar nonton bareng bersama (Nobar) warga di lokasi  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 115 dari Kodim 0605/Subang, desa Jalupang Subang. Film yang diputar adalah film perjuangan Indonesia.

“Selain untuk bersilahturahmi, Film ini kami putar kembali, untuk memperlihatkan kepada masyarakat. Betapa beratnya perjuangan pendahulu kita. Sehingga, mereka bisa merasakan bagaimana sakit dan pedihnya memperjuangkan bangsa ini,” ujar Dandim 0605/Subang Letkol Inf Bambang Raditya, M.Han., saat ditemui di lokasi Nobar.

Pihaknya ingin, agar masyarakat bisa menghargai perjuangan para pendahulu. Bukan dengan berperang atau hal lainnya yang juga dilakukan oleh para tentara Indonesia jaman dahulu.

“Namun dengan menjaga anak-anak bangsa dari pengaruh bangsa luar, dari paham radikal, dan hal negatif lainnya. Sehingga, bangsa ini tidak mudah di pecah belah,” pungkasnya.

Mak Hj. Karsih (67) menyenyampaikan kegiatan seperti ini sangat menghibur bagi warga kampungnya.

“Terimakasih Bapak TNI, sering-sering adakan kegiatan seperti ini, hiburan rakyat” ucap mak Karsih yang nampak antusias saat menonton film.

OMRON Permudah Pantau Kesehatan Jantung

wp-1665756760932.jpg

review1st.com – Pemanufaktur alat kesehatan OMRON menghadirkan alat ukur tekanan darah yang terhubung secara nirkabel via BluetoothTM dengan aplikasi untuk memantau kondisi kesehatan jantung berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah.

Dilengkapi fitur BP Diary (Blood Preasure Diary), aplikasi ini akan menyimpan data tekanan darah penggunanya sehingga bisa dijadikan data acuan ketika akan memeriksakan kesehatan ke dokter atau rumah sakit.

Memantau kondisi kesehatan jantung dapat dilakukan salah satunya dengan rutin memeriksa tekanan darah.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan pemicu utama penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung.

Menurut WHO, secara global hipertensi diderita oleh 1,2 miliar orang pada 2019.

Di Indonesia, data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan tahun 2018 menyebutkan, 63 juta lebih penduduk Indonesia menderita hipertensi.

Dari angka prevalensi hipertensi sebesar 34,1 persen, baru 8,8 persen yang terdiagnosis hipertensi dan 13,3 persen dari jumlah itu tidak minum obat serta 32,3 persen tidak rutin minum obat.

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita hipertensi tidak mengetahui bahwa dirinya mempunyai hipertensi, sehingga tidak mendapatkan pengobatan.

Hipertensi disebut silent killer disease atau penyakit mematikan yang sering tidak disadari kehadirannya karena sering kali tanpa keluhan.

Banyak penderita hipertensi yang baru menyadarinya saat sudah terkena penyakit penyulit atau komplikasi dari hipertensi.

Hipertensi tidak hanya diidap oleh kalangan lanjut usia, tetapi juga kalangan muda dengan prevalensi yang terus meningkat.

Data Riskesdas 2013 menunjukkan penderita hipertensi usia 15-24 tahun mencapai 8,7 persen, namun pada Riskesdas 2018, penderita hipertensi naik mencapai 13,2 persen dengan rentang usia yang lebih sempit, yaitu antara 18-24 tahun.

Memantau tekanan darah secara teratur penting dilakukan meski kita merasa sehat, mengingat hipertensi sering kali datang tanpa gejala.

Pemeriksaan secara teratur memungkinkan kita untuk mengetahui kondisi tekanan darah dari waktu ke waktu, sehingga memudahkan diagnosa dan menghindarkan kita dari risiko penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, retinopati atau kerusakan retina, penyakit pembuluh darah tepi, gangguan saraf, serta gangguan otak.

Hasil pemeriksaan tekanan darah perlu dianalisa untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi kesehatan jantung.

Proses analisa ini kini semakin praktis dengan hadirnya aplikasi OMRON connect yang terhubung dengan alat ukur tekanan darah yang dapat digunakan secara praktis, kapan saja dan dimana saja.

OMRON BPM tipe 7156T, 7142T, dan 7143T hadir di Indonesia untuk menjawab kebutuhan alat ukur tekanan darah yang dilengkapi konektivitas pintar dengan aplikasi OMRON connect.

Konektivitas ini menawarkan fleksibilitas dalam memonitor dan mengelola tekanan darah di smartphone.

Alat ukur yang ideal untuk banyak pengguna dan pemantauan yang akurat, dilengkapi dengan kemampuan mendeteksi fibrasi atrium dengan akurasi yang divalidasi secara klinis sebagai EKG, sehingga dapat diketahui jika dibutuhkan perawatan dini untuk mencegah pembekuan darah, stroke, atau gagal jantung.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pengukuran tekanan darah:

  1. Perhatikan cara penggunaan alat yang benar
  2. Lakukan secara rileks dan nyaman
  3. Mengukur tekanan darah dilakukan 2 kali, beri jarak 1 menit sebelum pengukuran berikutnya.
  4. Lakukan pada waktu yang sama, misalnya setiap jam 10.00
  5. Pengukuran dilakukan saat tidak sedang stres, nyeri/kesakitan atau tidak nyaman
  6. Catat hasilnya setiap kali dilakukan pengukuran
  7. Bawa hasil pengukuran saat berkonsultasi ke dokter.

Aplikasi OMRON connect memungkinkan pengguna mendapatkan gambaran terkait analisa hasil pengukuran tekanan darah, sehingga pengguna akan mengetahui bagaimana pengaruh gaya hidup terhadap kesehatan, gambaran kondisi tekanan darah, mengetahui kecenderungan kondisi kesehatan dari waktu ke waktu yang ditampilkan dalam grafik kesehatan, serta fasilitas dialog yang terfokus dengan petugas kesehatan.

Aplikasi OMRON connect menyediakan banyak fitur untuk memantau kesehatan jantung, seperti:

  • Memudahkan sinkronisasi pembacaan dan pengukuran ke smartphone melalui Bluetooth®
  • Membagikan data perkembangan kesehatan via email ke keluarga atau tenaga medis
  • Melacak riwayat kesehatan dengan merekam dan menyimpan data tanpa batas
  • Mendapatkan tampilan lengkap tekanan darah dengan pembacaan sistolik, diastolik, dan denyut nadi
  • Mendapat peringatan saat terdeteksi adanya perubahan penting dalam tekanan darah
  • Menetapkan tujuan aktivitas fisik dan lacak perkembangan
  • Memantau durasi dan kualitas tidur
  • Memantau berat badan dan BMI (indeks massa tubuh)
  • Mengakses histori data kesehatan tambahan seputar tidur, berat badan, EKG, aktivitas, dan lainnya
  • Dapat langsung mengirim data ke smartphone

Tunah Warga Tenjolaut Bahagia Rumahnya Turut Direnovasi pada TMMD Subang

tmmd-subang-4.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Subang ke 115 terus Gaspol melakukan berbagai pembangunan fisik dan non fisik di lokasi TMMD desa Jalupang Kecamatan Kalijati, Subang.

Hari Jumat (14/10/2022) ini misalnya, puluhan anggota TNI terlihat bersemangat melakukan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Tunah warga RT 09/ 03 Dusun 1 Tenjolaut, Desa Jalupang, Kecamatan Kalijati, Subang. Tunah terlihat sumringah mendapat bantuan perbaikan rumah pada program TMMD Ke-115 tahun 2022 ini. Rumah milik Tunah memang terlihat memprihatinkan kusen-kusen kayunya sudah lapuk, dinding rumahnya pun sudah muali rapuh.

Untuk tahap awal dilakukan perbaikan rutilahu untuk 6 rumah yaitu milik Tunah warga RT 09/ 03 Dusun 1 Tenjolaut, Desa Jalupang; Warkinah warga RT.03/1 Dusun tenjolaut; Uce/Ratmi warga RT 15/06 Dusun Legokjambu; Kosim warga RT 04/95 Dusun jalupang; Yayat warga  RT 16/06 Dusun Jalupang; dan rumah milik pasutri Tayot – Engkur warga RT 19/07  Dusun Sukahurip, Desa Jalupang, Kecamatan Kalijati

Sementara itu proses perbaikan jalan di desa Jalupang pun terus berlanjut. Hari ini pengerasan jalan di dusun Tenjolaut terus dilakukan.

TMMD ke 115 Subang, Persit Kartika Chandra Kodim 0605 Subang Gelar Dapur Sehat Stunting di Jalupang

TMMD-Kodim-subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Menggandeng Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang Persit Kartika Candra Kirana XXXII Kodim 0605/Subang gandeng gelar kegiatan Jumat Berkah Dapur Sehat Stunting di Dusun Tenjolaut Desa Jalupang Kecamatan Kalijati Subang, Jumat (14/10/2022). Kegiatan ini guna membantu menurunkan angka Stunting di Desa Jalupang, dalam rangka TMMD ke 115.

Sebanyak belasan anak stunting, di 4 Dusun di Desa Jalupang, di bagikan makanan gizi tambahan oleh Persit Kartika Candra Cabang XXXII Kodim 0605 Subang, bersama Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Tim Nakes dari PKM Kalijati, dan kades posyandu Desa Jalupang Kalijati Subang.

Salah satu Warga Dusun Tenjolaut, mengatakan bahwa, dengan adanya dapur Sehat Stunting ini, dirinya bersama keluarga mengucapkan terimakasih kepada ibu-ibu persit Kartika Chandra, dan juga dinas terkait, yang telah memberikan bantuan makanan tambahan gizi bagi anaknya yang mengalami stunting.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada ibu-ibu Kodim dan juga ibu dari dinas DP2KBP3A yang telah memberikan bantuan ini, semoga anak saya berat badan nya dapat bertambah dan juga anak saya sehat,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala DP3KBP3A, Nunung Suryani mengatakan, ini adalah salah satu kegiatan dalam rangka TMMD ke 115, tentunya ini kolaborasi dengan baik dengan DP2KBP3A yang bertemakan Dapur Sehat Stunting.

“Mudah-mudahan dengan TMMD ini kami bersama Ibu-ibu Persit dalam menangani stunting khususnya di Desa Jalupang anak-anak semakin sehat,” ungkap Hj. Nunung Suryani.

Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang XXXII Kodim 0605/Subang, Ny. Ari Iswahyuni Bambang Raditya, mengatakan bahwa, pihak nya turut peranserta dalam kegiatan TMMD ke 115, tentunya dengan kegiatan Jumat Berkah dapur sehat stunting ini bertujuan mambantu pemerintah Kabupaten Subang, dalam mengatasi stunting khususnya di Desa Jalupang ini.

“Semoga dengan adanya kegiatan Dapur Sehat stunting ini, kami bersama dinas terkait dapat meminimalisir adanya stunting di Desa Jalupang, dan tentunya kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran nya kegiatan Dapur Stunting di Desa Jalupang,” jelas Ny. Ari Iswahyuni Bambang Raditya.

Selanjutnya, kegiatan tersebut, ketua Persit Kartika Chandra Cabang XXXII Kodim 0605 Subang, membagikan Makanan Tambahan gizi tersebut secara door to door.

Teddy Minahasa Terjerat Narkoba, Kapolri Murka: Tindak Tegas Apapun Jabatannya

kfashdfkasjfhalskdf.jpg

Teddy Minahasa terjerat kasus narkoba bukan lagi sebatas rumor seperti sebelumnya. Polri secara resmi telah mengumumkan Kapolda Jatim itu terjerumus dalam kasus obat-obatan terlarang.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan langsung dan menegaskan bahwa benar Teddy Minahasa terlibat dalam jual-beli barang haram narkoba.

“Yang bersangkutan sudah kami periksa, juga sudah kami tahan, Irjen TM juga sudah kami tempatkan di tempat khusus,” ungkapnya saat konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (14/10/2022).

Kasus tersebut sudah barang tentu membuat institusi penegak hukum atau Kepolisian kembali tercoreng setelah menghadapi beberapa kasus yang terjadi sebelumnya.

Oleh karena itu, dengan adanya kasus narkoba Kapolda Jatim ini membuat Listyo Sigit tidak bisa lagi menahan emosinya.

Baca Juga: Kabar Penangkapan Teddy Minahasa Gegara Kasus Narkoba, Padahal Baru Jadi Kapolda Jatim

Kapolri Murka Teddy Minahasa Terjerat Narkoba

Tampak saat menyampaikan pengumuman kasus tersebut, Listyo Sigit naik pitam. Sebab, ia mengaku sudah memperingatkan jajarannya tidak hanya sekali.

“Kepada semua jajaran kepolisian, tidak boleh ada bermain-main dengan narkoba, jangan sekali-kali. Saya sampaikan ini berkali-kali,” tegasnya.

Kapolri juga mengatakan bahwa, kepolisian seharusnya memberantas obat-obatan terlarang dengan serius dan tegas tindakannya.

Kemudian, ia memperingatkan kepada seluruh jajaran kepolisian bahwa dirinya tidak akan segan untuk menindak siapapun yang berurusan dengan narkoba.

“Tidak peduli siapapun itu, kalau main-main dengan kasus seperti ini, apapun jabatannya atau pangkatnya, tindak tegas,” tandas Listyo Sigit.

Baca Juga: Fakta Terbaru Penyelundupan Satu 1 Ton Sabu di Madasari Pangandaran

Polri Batalkan Pengangkatan TM Sebagai Kapolda Jatim

Sebelum Teddy Minahasa terjerat narkoba, Listyo Sigit telah menunjuk yang bersangkutan untuk memimpin Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Mutasi tersebut terdapat dalam surat telegram pada Senin (10/10/2022), dengan nomor surat, ST/2134/X/KEP/2022.

Namun, saat ini Listyo Sigit resmi telah membatalkan mutasi tersebut, dan mengganti dengan pejabat yang baru untuk menduduki jabatan Kapolda Jatim.

“Sehubungan mutasi Irjen Pol TM seperti surat telegram sebelumnya, baru saja kita keluarkan TR pembatalannya,” ungkap Kapolri.

Sebagai informasi, sebelum Irjen Pol Teddy Minahasa Terjerat Narkoba, seharusnya ia resmi menjadi Kapolda Jatim pada pekan depan menggantikan Nico Afinta. (Rizki/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Sosialisasi Nama Kabupaten Galuh Kembali Digelar, Bentuk Keseriusan Pemkab Ciamis

Pemkab-Ciamis.jpg

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Sosialisasi nama Kabupaten Galuh kembali digelar Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Hal itu sebagai bentuk keseriusan terhadap wacana perubahan nama Kabupaten Ciamis kembali lagi menjadi nama Galuh.

Melalui Disbudpora, Pemkab Ciamis melakukan sosialisasi kepada para tokoh dan budayawan yang ada di Kabupaten Ciamis.

Kegiatan sosialisasi perubahan nama Kabupaten Ciamis menjadi Kabupaten Galuh berlangsung di Aula Setda Ciamis, Jumat (14/10/2022).

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan, saat ini pihaknya melakukan sosialisasi secara bertahap kepada masyarakat. Jika melihat tanggapan masyarakat, memang ada keinginan untuk diganti.

Menurutnya, pertimbangan pergantian nama Galuh sendiri salah satunya dulu pernah mengalami masa keemasan. Kemudian, untuk pergantian nama Galuh ke Ciamis itu tidak jelas.

“Bahkan ada informasi, dulu katanya pergantian nama Galuh ke Ciamis ini adalah strategi Hindia-Belanda untuk memecah belah Galuh dan merusaknya,” terang Herdiat.

Baca Juga : Isu Pergantian Nama Ciamis ke Galuh Kembali Mencuat

Dalam perubahan nama tersebut, pihaknya tidak menarget harus tahun berapa. Namun, saat ini sedang dalam proses.

“Dalam pergantian nama ini memang membutuhkan anggaran besar. Jika nanti sudah diganti juga memerlukan anggaran untuk pergantian papan nama. Tetapi, hal itu pun ada prosesnya, tidak sekaligus bisa 5 sampai 10 tahun,” ujarnya.

Sosialisasi Nama Kabupaten Galuh Bukan untuk Mobilisasi

Sebelumnya Pemkab Ciamis juga telah melakukan sosialisasi nama Kabupaten Galuh kepada Camat, PPDI, APDESI dan juga BPD. Semuanya menyatakan setuju berganti nama.

Asisten Pemerintah II Sekretariat Daerah (Setda) Ciamis, Wasdi Ijudin menambahkan, pihaknya saat ini sudah melakukan kajian. Berdasarkan hasil kajian, sisi regulasi itu ada peluang dan bukan hal yang sulit.

Wasdi yang juga sebagai ketua panitia perubahan nama Kabupaten Ciamis menjadi Galuh mengatakan, kegiatan sosialisasi ini bukan untuk mobilisasi. Akan tetapi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Ciamis.

Selain itu, juga untuk meluruskan sejarah spirit Galuh menjadi lebih baik lagi kedepannya. Sebagai staf bupati, saat ini pihaknya menampung suara masyarakat.

“Memang ada yang pro dan juga kontra. Namun, yang kontra ini agar jangan sampai keberatan terhadap persoalan yang sebetulnya bukanlah masalah,” pungkas Wasdi. (Feri/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Recent Posts