Beranda blog Halaman 1348

Luhut Sebut Tiga Pemimpin Negara Absen KTT G20 Bali, Apa Alasannya?

Luhut-Sebut-Tiga-Pemimpin-Negara-Absen-KTT-G20-Bali.jpg

Tiga pemimpin negara absen atau tidak bisa hadir pada acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.  

“Jadi sebanyak 17 pemimpin yang hadir besok malam. Sedangkan 3 kepala negara tidak hadir,” ungkap Luhut dalam konferensi pers virtual, Sabtu (12/11/2022).

Tiga Pemimpin Negara Absen KTT G20 Bali Berikut Alasannya

Luhut mengatakan, yang tidak bisa hadir adalah Presiden Rusia, Vladimir Putin. Adapun alasan Putin absen yaitu karena ada beberapa agenda lain.

Kemudian kepala negara Brazil, Lula da Silva, absen menghadiri KTT G20 Bali karena negaranya dalam masa transisi kepemimpinan pasca pemilu.

“Lula da Silva tidak bisa datang ke sini (Bali), karena saat ini masa peralihan kepemimpinan,” kata Luhut.

Dan yang ketiga adalah Andres Manuel Lopez Obrador, yang merupakan Presiden Meksiko. Ia akan absen dari perhelatan akbar di Bali tersebut, karena tidak pernah meninggalkan negaranya.

“Sejauh yang saya tahu, Presiden Meksiko tidak pernah meninggalkan Meksiko. Jadi itu tiga pemimpin negara yang absen dalam acara KTT G20,” kata Luhut.

Baca Juga: Objek Wisata Pantai Batu Ampar Buleleng Bali

Namun, meski ketiga pemimpin negara tersebut tidak hadir, menurut Luhut, jumlah delegasi yang hadir masih sangat banyak.

Menko Marves juga senang bahwa Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping akan berada di Bali untuk ikut serta dalam KTT G20.

Putin Diancam oleh Inggris?

Sosok Putin salah satu dari tiga pemimpin negara yang absen dari KTT G20 Bali ini, memang menjadi kontroversi.

Bahkan, Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak, secara tegas menyatakan niatnya untuk ‘melabrak’ Presiden Rusia Vladimir Putin, jika datang ke KTT G20 di Bali, Indonesia.

Rishi mengatakan, pandangan Inggris adalah untuk membawa suara kolektif kepada sekutunya, tentang bagaimana Putin merugikan dunia dengan agenda perangnya yang egois.

Baca Juga: Objek Wisata Bali Handara Gate Buleleng 

“Ketika kami menghadapi pejabat maupun perwakilan pemerintah Rusia yang menghadiri G20, kami akan bertanya kepada mereka tentang perang ilegal mereka yang sedang berlangsung,” kata juru bicara Kantor Perdana Menteri Inggris, dikutip dari Telegraph, Kamis 10 November 2022.

“Pesan yang kami gunakan secara konsensus selama berbulan-bulan,” pungkasnya.

KTT G20 di Bali ini akan berlangsung dari tanggal 15 sampai 16 November 2022. Namun sayangnya, tiga pemimpin negara absen alias tidak bisa hadir dalam KTT G20 tersebut. Meski begitu mereka mengirimkan menteri-menterinya, seperti Rusia yang mengirimkan Menteri Luar Negeri, Sergey Lavrov. (Revi/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Truk Tangki Pertamina Seruduk Klinik di Tasikmalaya

Truk-Tangki-Pertamina-Seruduk-Klinik-di-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Sebuah truk tangki Pertamina pengangkut bahan bakar minyak (BBM), yang diduga hilang kendali saat menyalip menabrak klinik. Kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di Jalan Raya RTA Prawira Adiningrat, Desa/Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar Senin (14/11/2022).

Beruntung saat kejadian, klinik masih belum beroperasi hingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun akibat hantaman truk pengangkut BBM tersebut, tiang pondasi, kaca hingga plafon depan klinik hancur.

Baca Juga: Mobil Swift Diseruduk Kereta Api di Tasikmalaya, 3 Orang Meninggal Dunia

Sementara untuk kondisi truk tangki pertamina pasca seruduk klinik dan apotek, pada bagian depan terlihat penyok akibat benturan keras.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, Polda Jabar, AKP Anaga Budiharso, membenarkan kejadian kecelakaan tunggal tersebut.

Ia menuturkan, saat itu truk tangki Pertamina hendak menyalip kendaraan yang ada di depannya. Akan tetapi, pada saat menyalip, ban truk Pertamina menginjak tanah di median jalan.

Baca Juga: Tabrakan Beruntun 7 Kendaraan di Tasikmalaya: 3 Orang Luka, termasuk Balita

“Akibatnya tergelincir dan hilang kendali. Mengakibatkan truk mengarah ke sebelah kanan dan menabrak sebuah apotek dan klinik,” tuturnya di lokasi kejadian, Senin (14/11/2022).

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Menurutnya, sopir hanya mengalami luka ringan karena terkena pecahan kaca truk tangki. Sedangkan keneknya tidak luka sama sekali.

“Kami langsung mengevakuasi truk tangki Pertamina tersebut dengan menggunakan mobil derek. Karena memang muatannya itu cukup berat, lantaran di dalam truk Tangki tersebut ada 24 ribu liter BBM,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Komunitas Petromas di Pangandaran Konsisten Budidaya Entok Hias

Entok-Hias.jpg

harapanrakyat.com,- Komunitas Petromas di Pangandaran, Jawa Barat, konsisten budidayakan entok hias dan entok konsumsi. Budidaya entok dinilai menjanjikan untuk peningkatan ekonomi usai pandemi Covid-19.

Peternak entok Maruyungsari (Petromas) ini menjadi wadah usaha budidaya entok bagi sekumpulan pemuda kampung di Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Salah seorang anggota Komunitas Petromas, Tsabit Andri Habibi mengatakan, budidaya entok hias dan entok jumbo untuk kebutuhan konsumsi sangat menjanjikan.

Selain itu, pemeliharaannya pun terbilang mudah, karena entog termasuk hewan ternak yang tahan terhadap penyakit.

“Tinggal kemauan kitanya saja dan jangan sungkan belajar. Apapun itu bisa kita ulik dan tekuni secara maksimal, dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan kita,” kata Tsabit saat berbincang dengan harapanrakyat.com. Minggu (13/11/2022).

Komunitas Petromas sudah menekuni budidaya entok hias dan entok jumbo sejak pandemi Covid-19 melanda tanah air 2 tahun lalu. Sampai sekarang usaha budidayanya itu masih tetap berjalan.

Baca Juga: Pemuda di Pangandaran Sukses Budidaya Entok Hias

Komunitas Petromas di Pangandaran dan Paradigma Entok

Tsabit mengatakan, di kalangan komunitas peternak, paradigma entog sebagai konsumsi saat ini bergeser ke fashion. Adapun jenis entok hias yang dipeliharanya adalah jenis entok rambon, entok milenial dan rambon bondol kaji.

“Masing-masing memiliki ciri dan keunikan yang berbeda. Entog bondol dari kepala dan lehernya putih. Kemudian, pada bagian dada dan sayapnya ada corak batik, warnanya juga nyentrik,” terang Tsabit.

Setiap bulan Komunitas Petromas di Pangandaran ini menggelar kegiatan kopdar dengan beberapa komunitas yang lain.

Bahkan belum lama ini ada anggota Komunitas Petromas Pangandaran yang ikut berpartisipasi mengikuti kontes entog hias piala Wakil Wali Kota Banjar.

Untuk jenis entok hias, lanjut Tsabit, penilaiannya dilihat dari estetika dan keindahan corak serta warna pada bulunya.

Sedangkan, jenis entok jumbo kriterianya pada bobot. Semakin berat bobot entog maka akan semakin mahal harganya. Jenis entok ini bisa juga untuk konsumsi.

Baca Juga: Entok Hias Jadi Tren Hobi Baru di Kota Banjar

Tsabit menjelaskan, entok jumbo pada umumnya memiliki warna putih polos. Saat berumur 4 bulan beratnya sekitar 3,5 kilogram. Sementara entok dewasa berumur 7 bulan beratnya bisa mencapai sekitar 6 kilogram.

“Entog yang kemarin ikut kontes di Kota Banjar jenis entok jumbo. Pemenang dalam kontes tersebut adalah entok jumbo seberat 7 kilogram dari Blitar,” katanya.

Pakan, Penyakit dan Obat

Mengenai pakan, Tsabit mengatakan bahwa makanan entog cukup sederhana. Hanya menggunakan pur dan pakan alternatif lainnya yang alami. Seperti eceng gondok, sayur-sayuran dan lainnya.

Sedangkan, kendalanya dalam memelihara hewan ternak ini yaitu penyakit mata biru. Penyakit ini datangnya secara tiba-tiba dan serentak.

“Untuk mengantisipasinya kita hanya bisa melakukan pencegahan dengan menyiapkan obat-obatan herbal saja. Penyakit ini melebihi virus flu burung. Datangnya saat musim hujan. Jadi, perawatan kandang sangat penting agar terjaga kebersihannya,” jelas Tsabit.

Baca Juga: Budidaya Entok di Ciamis Menggiurkan

Harga Jual

Terkait dengan harga, untuk entok jumbo umur 4 bulan yang siap jual atau usia dere bisa sampai Rp 300 ribu. Sedangkan, indukan entok hias jenis bondol kaji harganya Rp 500 ribu sampai Rp.1 juta. Kemudian, untuk anakan umur 1-7 hari trah jumbo konsumsi harganya sekitar Rp 50 ribu.

Untuk penjualan, Komunitas Petromas di Pangandaran ini memanfaatkan jejaring media sosial sesama komunitas. Karena budidaya entok hias ini berbasis hobi sehingga masih pasarnya masih terbuka luas.

Menurut Tsabit, beternak entok sangat mudah dan bisa membangkitkan gairah ekonomi desa dalam upaya kreasi potensi yang ada di daerah.

Sebagai pemuda yang berasal dari kampung, ia pun berharap kedepan bisa menjadi inspirasi untuk membangkitkan ekonomi masyarakat lainnya, pasca pandemi Covid-19.

“Jangan sungkan untuk belajar apapun. Potensi yang ada bisa kita ulik dan tekuni dengan maksimal guna menciptakan dan meningkatkan pendapatan ekonomi,” pungkasnya. (Madlani/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Jembatan Penghubung 2 Desa di Cipaku Ciamis Rusak, Pengguna Jalan Terancam

Jembatan-Cidahu.jpg

harapanrakyat.com,- Jembatan penghubung 2 desa di Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sudah lama mengalami kerusakan. Saat ini kondisi kerusakan Jembatan Cidahu sudah cukup parah. Bagian sisinya ambruk dan terdapat retakan pada bagian badan jalan.

Para pengguna pun khawatir jembatan yang menjadi penghubung 2 desa antara Desa Bangbayang dan Desa Gereba, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis itu tiba-tiba ambruk.

Muhtar ( 35), salah seorang penggunaan jalan asal Desa Bangbayang mengatakan, kerusakan Jembatan Cidahu sudah berlangsung lama.

Tingginya intensitas hujan dan banyaknya kendaraan bermuatan berat yang melintas membuat kerusakan jembatan kian bertambah parah. Selain bagian sisi jembatan ambruk, keretakan juga terlihat pada bagian badan.

“Kalau tidak secepatnya diperbaiki, maka tidak menutup kemungkinan jembatan penghubung 2 desa ini ambruk secara keseluruhan. Apalagi sudah ada retakan pada bagian badan jalan,” katanya, Minggu (13/11/2022).

Baca Juga: Tim Inafis Polres Ciamis Olah TKP Jembatan Gantung Ambruk

Sebelum hal yang tidak diharapkan terjadi, sebagai pengguna jalan Muhtar berharap Jembatan Cidahu di Cipaku bisa segera mendapatkan perbaikan.

Karena menurutnya, jika kerusakannya berlarut-larut dalam kondisi seperti itu, tidak menutup kemungkinan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan. Keselamatan pengguna jalan pun terancam.

“Ya, dapat kita pastikan apabila kerusakannya dibiarkan terlalu lama, Jembatan Cidahu bakal ambruk,” ujar Muhtar.

Pengguna jalan lainnya, Oyon mengatakan, Jembatan Cidahu di Cipaku tak hanya sebagai akses penghubung 2 desa maupun penghubung antar kecamatan. Akan tetapi jembatan yang berada di jalan kabupaten tersebut bisa menjadi jalan alternatif menuju Kota Tasikmalaya.

“Banyak kendaraan yang melewati jalur Kawali-Sadananya. Selain jarak tempuhnya menjadi dekat, pengendara juga terhindar dari kemacetan,” katanya.

Oyon menambahkan, banyak kendaraan yang melintas pada siang maupun malam hari. ia berharap pemerintah bisa segera membangun Jembatan Cidahu yang representatif demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. (Dji/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Menpora Taekwondo Championship, Atlet Pangandaran Borong Medali

Atlet-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Menpora Taekwondo Championship yang berlangsung di GOR Yogyakarta pada 11-13 November 2022, diikuti sekitar 1.700 peserta dari seluruh Indonesia. Ajang bergengsi ini memperebutkan piala Menteri Pemuda dan Olahraga RI.

Dalam event tersebut, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mengirimkan 21 atlet taekwondo yang berasal dari Dojang SMA Ksatria Nusantara.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Pangandaran, Milki Barokah yang juga Kepala SMA Ksatria Nusantara mengatakan, semua atlet taekwondo yang berlaga dalam ajang bergengsi itu merupakan siswa-siswi sekolah binaannya.

Dengan penuh semangat dan motivasi tinggi, kata Milki, para atlet taekwondo asal Pangandaran itu berhasil menyabet 9 emas, 6 perak dan 2 perunggu.

Baca Juga: Jaring Bibit Atlet, Fun Bike Festival Sport Pangandaran akan Hadirkan Eks Atlet Sepeda Juara Asia

“Mereka hebat dan luar biasa. Saya merasa bangga dan terharu melihat kegigihan para atlet sekaligus siswa binaan saat bertarung memperebutkan medali,” tutur Milki kepada harapanrakyat.com, Minggu (13/11/2022).

Dalam ajang bergengsi Menpora Taekwondo Championship itu, lanjut Milki, mereka terlihat sangat bersemangat ketika bertanding. Hal itu demi meraih prestasi untuk mengharumkan nama baik Kabupaten Pangandaran di kancah nasional.

“Dari 21 atlet yang kita berangkatkan untuk bertanding pada ajang Menpora Taekwondo Championship, 17 atlet berhasil mendapatkan medali. Mudah-mudahan ini sebagai spirit untuk kemajuan olahraga taekwondo di Pangandaran kedepan,” harap Milki. (Madlani/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Proses Perbaikan, Akses Jembatan Baru Kota Banjar Tak Bisa Dilewati Mobil

Jembar-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Akses Jembatan Baru (Jembar) Kota Banjar, Jawa Barat, untuk sementara waktu tidak bisa dilewati kendaraan roda empat karena ada pengerjaan perbaikan tiang pancang jembatan.

Bagi kendaraan roda empat dari arah Utara menuju Selatan dan sebaliknya tidak bisa melewati jembatan tersebut.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar, Eddy R Nurjaman, melalui Kabid LLAJ, Fera Mada Pratama mengatakan, pembatasan kendaraan roda empat itu mulai berlaku sejak Jumat (11/11/2022) lalu.

“Hal itu dilakukan karena pertimbangan teknis. Takutnya terjadi hal yang tidak kita semua inginkan karena sedang ada perbaikan. Jadi aksesnya kita persempit, hanya kendaraan roda dua yang bisa masuk,” terang Fera Mada Pratama kepada harapanrakyat.com, Minggu (13/11/2022).

Baca Juga: Kapan Tiang Pancang Jembatan Baru Kota Banjar akan Diperbaiki?

Ia menjelaskan, pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan roda empat untuk sementara ini melewati Jembatan Parungsari, kemudian ke Jalan Letjen Suwarto. Selanjutnya masuk ke Jalan BKR.

Sedangkan, untuk akses ke Jalan Perintis Kemerdekaan dari arah Timur menuju Barat berlaku satu arah lantaran ada perbaikan jalan.

Meski begitu, lanjut Fera, pada kenyataannya masih ada saja kendaraan roda empat yang nekat menerobos dengan menggegerkan water barrier dan drum pembatas. Kendaraan yang menerobos juga tidak bisa lewat ke Jalan Perintis karena satu arah.

Fera menambahkan, pembatasan akses kendaraan tersebut berlaku sampai proses pengerjaan perbaikan akses Jembatan Baru selesai.

Sebelumnya, kendaraan roda empat yang memiliki tinggi kurang dari 2,4 meter masih bisa melewati Jembatan Baru. Pembatasan ketinggian itu karena adanya 3 tiang pancang jembatan yang patah. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Longsor dan Banjir Terjang 3 Kecamatan di Tasikmalaya

Longsor-Banjir-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Longsor dan banjir yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Minggu (13/11/2022), menerjang tiga kecamatan. Bencana alam ini terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya mengatakan, longsor menimpa jalur utama Jalan Puspahiang, Kecamatan Puspahiang. Sehingga untuk sementara jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

“Ada juga saluran air yang jebol karena tidak kuat menahan debit air yang tinggi. Sehingga air masuk ke pemukiman warga di Kecamatan Puspahiang dan mengakibatkan 1 rumah warga jebol bagian dindingnya, serta perabot rumah tangga terbawa hanyut,” terang Jembar, Minggu (13/11/2022) malam.

Baca Juga: Tebing Longsor Timpa Rumah, 2 Warga Karangjaya Tasikmalaya Terluka Parah

Selain itu, banjir juga merendam lahan persawahan, perkebunan dan kolam ikan di Kampung Ceungceum, Desa Jayamukti, Kecamatan Leuwisari.

Sedangkan, bencana longsor terjadi di Desa Sirnaraja, Kecamatan Cigalontang, dan mengakibatkan satu rumah warga terancam. Sebagian bahu jalan juga tertutup material longsor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana longsor dan banjir yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.

Petugas gabungan dari Tagana, BPBD, TNI dan polisi bahu-membahu membersihkan material longsor dan banjir.

“Tagana, Polisi, TNI, BPBD, aparat desa dan warga setempat mengevakuasi barang-barang yang hanyut. Serta membuat saluran pembuangan air sekaligus membersihkan material longsoran,” pungkas Jembar. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Curhat Kaesang Naik Batik Air ke Surabaya, Kopernya Malah Nyasar ke Medan

Curhat-Kaesang-Naik-Batik-Air-ke-Surabaya.jpg

harapanrakyat.com,- Curhat Kaesang Pangarep ke Surabaya naik pesawat Batik Air membuat heboh jagat maya. Pasalnya koper milik putra bungsu Presiden Jokowi ini malah nyasar ke bandara Kualanamu, Medan.

Melalui twitter pribadinya, Kaesang mengungkapkan peristiwa yang tidak menyenangkan tersebut. Hanya saja tidak seperti orang pada umumnya. Ia curhat dengan gaya narasi satir dan guyonan.

Baca Juga: Saham Frozen Food, Investasi Kaesang Pangarep dengan Prospek Tinggi

Bahkan, saat mengawali curhatannya seolah-olah Ia memberi apresiasi hingga berterima kasih atas pelayanan dari maskapai penerbangan tersebut.

“Horeee, ke Surabaya naik Batik Air, tapi koper selamat sampai bandara Kualanamu (Medan). Terimakasih Batik Air,” curhat Kaesang pada cuitannya, Minggu (13/11/2022).

Setelah itu, calon suami dari Erina Gudono ini melanjutkan cuitannya dengan candaan. Dia menyebut bahwa peristiwa itu terjadi gegara kopernya sudah tidak sejalan lagi dengan dirinya.

“Mungkin udah gak sejalan, aku sama koperku itu,” lanjutnya.

Heboh Curhat Kaesang Naik Batik Air ke Surabaya Jadi Sorotan

Cuitan Kaesang pun langsung mendapat banyak komentar dari netizen. Banyak diantaranya menyoroti soal pelayanan maskapai tersebut.

Bahkan, mereka me-retweet beberapa komentar netizen yang menyindir soal pelayanan pesawat tersebut.

Seperti komentar dari @ud***ap yang mengatakan bahwa peristiwa dari curhat Kaesang naik pesawat Batik Air tersebut merupakan sesuatu yang luar biasa. Karena kelalaian itu tidak hanya terjadi pada orang biasa, tapi anak presiden pun turut mendapat giliran.

“@BatikAirINA kalian luar biasa…. Gak orang biasa, artis, anak presiden semua bermasalah,” komentarnya dengan emoticon tertawa.

Baca Juga: Felicia Tissue Sindir Kaesang Pangarep: Perlakuannya Sangatlah Kejam!

Selain itu, @ket***mas juga berkomentar dengan sindiran. Menurutnya peristiwa tersebut merupakan bukti pelayanan yang konsisten dan merata.

“Ini baru merata, mau anak presiden atau rakyat biasa. Ya pelayanan @BatikAirINA tetap konsisten,” katanya.

Kemudian komentar netizen lainnya justru mengatakan bahwa peristiwa naik pesawat Batik Air hingga koper nyasar ke Bandara kota lain sebagaimana pada curhat Kaesang merupakan terobosan untuk membedakan dari maskapai lainnya.

“Husnudzon aja, bisa jadi merupakan terobosan yang baru supaya berbeda dari yang lain,” ujarnya akun @setia****oe.

Lantas putra sulung Presiden ini menjawab komentar tersebut dengan menyebut kalau Ia sedang berpikir positif.

Baca Juga: Profil Nadya Arifta, Curhat di Blog Sudah Lama Naksir Kaesang Pangarep

“Siap. Sepertinya maskapai Batik Air tahu kalau di koper tersebut terdapat oleh-oleh buat anaknya Mas Wali Medan,” balasnya.

Hingga berita ini dimuat, curhat Kaesang naik pesawat Batik Air ke Surabaya tersebut telah mendapat 1.146 komentar, 3.654 retweet dan lebih dari 18.000 like. Sementara hingga berita ini diunggah belum ada keterangan resmi atau klarifikasi dari pihak perusahaan penerbangan Batik Air. (Rizki/R2/HR-Online)

KCD Wilayah III Jabar Cetak Generasi Emas, Rencanakan Rutin Gelar Edu dan Job Fair

KCD-Pendidikan.jpg

harapanrakyat.com,- KCD Wilayah III Jabar turut serta mencetak generasi Indonesia emas menuju 2024. Upaya yang akan dilakukan Kantor Cabang Dinas Wilayah III Jawa Barat salah satunya merencanakan secara rutin untuk menggelar kegiatan Edu serta Job Fair.

Kegiatan Edu dan Job Fair juga merupakan bentuk kepedulian dari KCD Wilayah III Jawa Barat, untuk membantu para siswa supaya bisa menentukan langkah kedepan usai menempuh pendidikan sekolah akhir.

Kepala Cadisdik Wilayah III Jabar, Asep Sudarsono mengatakan, pihaknya berencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin yang akan digelar setiap satu tahun sekali.

Pada tahun ini pihaknya telah melaksanakan kegiatan Job Fair dan Edu.Tempatnya di Haris Convention Hall Summarecon, Bekasi, tanggal 9 Maret lalu.

Tujuan KCD Wilayah III Jabar Gelar Edu dan Job Fair

Baca Juga: Cadisdik Wilayah XII Jabar Siapkan Generasi Emas Melalui GALAXII Fest

Tujuan dari kegiatan Edufair ini sebagai edukasi kepada para siswa SMA yang mau melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Tentunya sesuai kompetensi yang akan mereka ditekuni nantinya.

Sedangkan, kegiatan Job Fair tujuannya memberikan edukasi bagi siswa SMK yang telah dipersiapkan masuk DUDIKA (Dunia Usaha, Industri, Dunia Kerja).

“Jadi kesiapannya bukan hanya secara skill. Namun mereka pun harus memiliki karakter serta sikap mental yang benar-benar andal,” ujar Asep Sudarsono.

Ia juga mengatakan awal mula pihaknya menggelar kegiatan Edu dan Job Fair. KCD Wilayah III Jabar melihat kegiatan tersebut sering dilaksanakan oleh setiap sekolah, namun kurang efektif.

Menurut Asep Sudarsono, jika kegiatannya terpusat pada satu tempat yang representative. Tentunya akan menjadi daya tarik buat perguruan tinggi negeri maupun swasta. Serta pihak DUDIKA berskala besar untuk ikut terlibat.

Baca Juga: SMA Negeri 2 Depok Sikapi Tantangan Diskriminasi dan Intoleransi Melalui Program Chandle

Cakupan Luas dengan Berbagai Tantangan

“KCD Wilayah III Jabar ini cakupannya luas. Ada sebanyak 589 SMA, SMK, juga SLB Negeri maupun swasta. Tentunya dengan berbagai tantangan,” katanya.

Tantangan bagi siswa-siswi yang memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Salah satunya mereka pilih tempat kuliah lantaran mereka mengikuti sahabat atau teman dekatnya. Jadi tidak melihat potensi serta kompetensi pribadinya.

Sedangkan, yang menjadi tantangan bagi siswa lulusan SMK rata-rata masih merasa asing dengan budaya dan etika dalam dunia kerja. Karena itulah banyak yang tidak lolos saat seleksi.

Selain itu, setelah menjadi karyawan, banyak lulusan SMK yang tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan dunia kerja. Oleh sebab itu, pihak perusahaan tidak memperpanjang kontrak kerjanya.

“Goal terbesarnya, melalui kegiatan Job Fair dan Edu, lulusan SMA yang masuk perguruan tinggi bisa bisa meningkat. Lulusan SMK yang masuk dunia kerja atau DUDIKA juga meningkat,” kata Asep Sudarsono.

Dedi Supandi, Kepala Dinas Pendidikan Jabar menambahkan, tujuan dari kegiatan Edu maupun Job Fair sebagai wadah memberikan pelayanan informasi kepada siswa kelas 12. Dalam hal ini untuk menentukan karir selanjutnya sesuai cita-cita mereka. (R3/HR-Online/Editor-Eva)

SMA Negeri 2 Depok Sikapi Tantangan Diskriminasi dan Intoleransi Melalui Program Chandle

SMA-2-Depok.jpg

harapanrakyat.com,- SMA Negeri 2 Depok, Jawa Barat, sikapi tantangan diskriminasi dan intoleransi melalui Program Chandle. Makna dari Program Chandle adalah SMADA People. Program ini diikuti rohani Kristen (rohkris) di sekolah tersebut.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah II Jawa Barat, Otin Martini mengatakan, Dinas Pendidikan Jawa Barat melalui Cadisdik Wilayah II Jabar berupaya membentengi siswa sekolah terbebas dari diskriminasi dan intoleransi.

Salah satu caranya yaitu dengan mewujudkan lingkungan belajar yang menjunjung tinggi HAM (hak asasi manusia), demokratis, nilai keagamaan. Serta nilai kultural dan juga kemajemukan bangsa.

Otin menegaskan, sekolah harus memfasilitasi setiap penganut agama tanpa ada diskriminasi. Hal itu sesuai dengan amanat UU Sisdiknas Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Dari mulai pemeluk agama minoritas hingga mayoritas mempunyai hak yang sama mendapatkan fasilitas serta kesempatan untuk menunjang kegiatan di sekolahnya,” ujar Otin.

Program Chandle SMA Negeri 2 Depok

Dalam menghadirkan toleransi tersebut, komitmen Cadisdik Wilayah II Jawa Barat salah satunya ditunjukkan melalui Program Chandle SMAN 2 Depok.

Baca Juga: Siswa SMKN 3 Bogor Punya Keahlian Rancang Busana Hingga Bikin Sirup

“Salah satu contohnya dalam pengimplementasian keadilan pada kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah yaitu melalui Program Chandle,” terangnya.

Upaya meminimalisir segala bentuk diskriminasi serta intoleransi itu tak hanya di SMA Negeri 2 Depok saja. Namun, pihaknya juga mendorong semua sekolah lingkup Cadisdik Wilayah II Jawa Barat, yang meliputi Depok dan Kota Bogor.

“Program Chandle ini merupakan tempat untuk para siswa SMAN 2 Depok yang beragama Katolik dan Kristen untuk beribadah, bersekutu. Menjalin kasih dan juga persahabatan,” jelas Otin Martin.

Kepala SMA Negeri 2 Depok, Wawan Ridwan menyebutkan, ada berbagai program kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah binaannya.

Berbagai kegiatan tersebut sudah berlangsung lama, seperti kegiatan rohani Islam (rohis), marawis, serta program Chandle.

Program Chandle Wadah Bagi Siswa Non Muslim

Khusus pada program Chandle ini menjadi wadah bagi siswa/siswi yang menganut agama Kristen dan Katolik. Program ini pun tak hanya mengikat satu angkatan.

Baca Juga: Pelaksanaan PPDB di Jawa Barat 2020/2021 Digelar Secara Daring Akibat Pandemi Covid-19

Melalui program Chandle juga sering terhubung dengan para siswa SMA Negeri 2 Bogor yang sudah lulus untuk memberikan bimbingan.

“Dalam beberapa kegiatan sering terjadi kolaborasi dan sinergi antara Chandle dengan Rohani Islam. Hal ini menjadi bukti toleransi di SMAN 2 Depok tinggi,” kata Wawan.

Selain itu, lanjutnya, toleransi agama juga terlihat dari formasi jabatan Ketua maupun Wakil Ketua MPK (Majelis Perwakilan Kelas) di SMAN 2 Depok.

Saat ini yang menjadi Ketua MPK adalah siswa beragama Islam, sedangkan Wakil Ketua MPK dari siswa non muslim.

Wawan juga mengatakan, tahun sebelumnya di SMA Negeri 2 Depok jumlah siswanya yang non muslim hanya ada 35 orang. Sedangkan, pada tahun ini meningkat sampai 66 orang.

Pihak sekolah pun mengatur jadwal pelajaran agamanya serta kegiatan lain yang menjadi pendukungnya.

Pembentukan Karakter

Baca Juga: Brondo Buatan Siswa SMKN 1 Ciamis Legitnya Lebih Spesial

Kemudian, pada program Chandle ada beberapa kegiatan keagamaan juga rutin digelar. Baik kegiatan hariannya, mingguan, bulanan sampai kegiatan tahunan.

Untuk kegiatan harian ada SaTe (Saat Teduh), kegiatan mingguan ada PJ (Persekutuan Jumat), dan PJ Spesial untuk kegiatan bulanan.

“Untuk PJ Spesial ini disertai dengan games. Kalau untuk kegiatan tahunannya, di SMA Negeri 2 Depok ada kegiatan Youth Camp, kemudian Natalan, serta Retreat,” terangnya.

Wawan juga menjelaskan, program Chandle bukan hanya sekedar tempat berorganisasi atau berkumpul saja. Tetapi berkaitan pula dengan upaya pembentukan karakter siswa.

Sekolah di Jabar Terdepan Perangi Sikap Intoleransi

Sementara itu, Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi mengatakan, pihaknya berharap semua sekolah yang ada di Jabar ini harus terdepan dalam upaya memerangi berbagai sikap intoleransi.

Kalau bisa menjaga toleransi, bukan tidak mungkin Indonesia pada tahun 2045 kelak menjadi sebuah negara adidaya.

Dalam hal semangat toleransi, kata Dedi, sekolah toleransi pertama di Indonesia salah satunya SMA Negeri 2 Depok.

“Sekolah toleransi ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lainnya di Jawa Barat, dan Indonesia pada umumnya. Kami berharap ini dapat diimplementasikan ke setiap sekolah yang ada di Jawa Barat,” kata Dedi.

Ia menyebutkan, di Jawa Barat ini setidaknya ada 5.033 sekolah. Pihaknya pun berharap kedepan semua sekolah memasukan nilai-nilai toleransi ke dalam kurikulum melalui mata pelajaran PPKn.

Dalam pelajaran ini, khusus untuk sekolah tingkat SMA menyelipkan pula pendidikan antikorupsi. Penggagas pendidikan tersebut adalah MUI, KPK, dan Kejaksaan.

“Siswa-siswi, khususnya SMA, SMK serta SLB yang saat ini tengah menjalani pendidikan adalah Generasi Indonesia Emas. Oleh karena itu, tumbuhkan terus sikap toleransi,” pungkas Dedi. (R3/HR-Online/Editor-Eva)

Recent Posts