Beranda blog Halaman 1326

Tagana Pangandaran Kirim Tim Bantu Korban Gempa Cianjur

Tagana-Pangandaran-Kirim-Tim-Bantu-Korban-Cianjur.jpg

harapanrakyat.com,- Tagana Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mengirim satu tim untuk terjun langsung membantu korban bencana gempa bumi, Senin (21/11/2022).

Data yang dirilis BPBD Kabupaten Cianjur menunjukkan 162 orang meninggal dunia. Sedangkan 326 orang luka-luka dan 13.784 orang mengungsi akibat gempa bumi, Senin (21/11/2022).

Sejumlah warga Pangandaran tergugah dengan bencana tersebut. Mereka mengirim bantuan melalui Tagana Kabupaten Pangandaran. 

Rencananya, malam ini sejumlah anggota Tagana Pangandaran akan meluncur ke Cianjur guna membantu para korban gempa.

Baca Juga: Gempa Cianjur Hari Ini, Goyangannya Sampai Jakarta dan Ciamis

Kabid Sosial Dinsos PMD Kabupaten Pangandaran Ruhendi mengatakan, Tagana Pangandaran kirim satu tim khusus yang akan berangkat malam ini ke Cianjur.

“Anggota Tagana yang dikirim semuanya memiliki keahlian dalam penanganan bencana, sehingga mereka diharapkan mampu membantu warga Cianjur yang terdampak gempa,” katanya.

Baca Juga: Korban Gempa Cianjur, BPBD: 162 Meninggal Dunia, 326 Luka-Luka

Sementara itu ketua Tagana Kabupaten Pangandaran Nana Suryana mengatakan, sejumlah warga Pangandaran datang dan memberikan sumbangan untuk warga Cianjur.

“Alhamdulillah warga kabupaten Pangandaran begitu peduli terhadap sodara kita di Cianjur dan bantuan dari warga Pangandaran tersebut akan kami sampaikan dan kami berikan kepada warga Cianjur,” katanya.

Menurut Nana, ada 11 anggota Tagana yang diterjunkan ke Cianjur, salah satunya adalah seorang wanita. 

“Ada 11 orang dari Tagana yang berangkat ke Cianjur, salah satunya wanita. Semuanya punya keahlian yang bisa membantu para korban gempa,” katanya.  (Entang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Korban Gempa Cianjur, BPBD: 162 Meninggal Dunia, 326 Luka-Luka

Korban-Gempa-Cianjur-Hari-Ini.jpg

harapanrakyat.com,- BPBD Kabupaten Cianjur, Jawa Barat merilis korban jiwa akibat gempa yang terjadi pada Senin (21/11/2022) siang mencapai 162 orang.

Selain itu, sampai pukul 20.00 WIB, sebanyak 326 orang luka-luka dirawat di berbagai fasilitas kesehatan di Cianjur. Akibat gempa bumi berkekuatan 5,6 SR tersebut, belasan ribu warga Cianjur terpaksa mengungsi.

BPBD Cianjur menyebut sebanyak 13.784 orang jadi korban gempa dan meninggalkan rumahnya untuk sementara dan tinggal di pengungsian. 

Sementara terkait kerusakan akibat gempa, BPBD Kabupaten Cianjur menyebut, sebanyak 2.345 unit rumah/bangunan rusak.

Selain itu, gempa yang terjadi pada pukul 13.21 WIB tersebut juga menyebabkan longsor di beberapa tempat.

Baca Juga: Gempa Cianjur Hari Ini, Goyangannya Sampai Jakarta dan Ciamis

Titik longsor di antaranya terjadi di Jalan Nasional Tapal Kuda Cugenang dan Jalan Kabupaten di Desa Cijedil.

Kemudian, terdapat dua jembatan dan jalan yang rusak akibat gempa yang terjadi di 10 KM Barat Daya Kabupaten Cianjur tersebut.

Bangunan lainnya yang rusak adalah bangunan sekolah. Sejumlah sekolah dan pusat pendidikan tercatat mengalami kerusakan, di antaranya SD Ibu Dewi, Man 2 Cianjur, STAI A-Azhar, SMP 1 Cianjur, Lembaga Pendidikan Desa Benjot, Ponpes Al-Muhammadiyah, dan Ponpes Al-Ujiah.

Bukan hanya sekolah, BPBD Juga mencatat, sejumlah fasilitas kesehatan juga mengalami kerusakan akibat gempa bumi. RSUD Cianjur, RS dr Hafidz, dan Puskesmas Cugenang termasuk sebagian fasilitas kesehatan yang rusak karena gempa.

Gedung Perkantoran di Kabupaten Cianjur juga rusak akibat gempa, di antaranya BPBD, PUTR, Lapas Cianjur, Kejaksaan, Polres, KONI, Dinsos, dan Kantor PCNU.

Selain itu, Masjid Dekranasda Masjid Desa Bojot, dan Masjid Desa Cikancana juga rusak akibat gempa. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

FPPP Sebut Pemkot Banjar Harus Jujur Soal TPP, Forum Guru Siapkan Aksi Jilid 2

Forum-Guru.jpg

harapanrakyat.com,- Forum Pemuda Peduli Pendidikan (FPPP) Kota Banjar, Jawa Barat, menyayangkan masih adanya tarik ulur nasib tambahan penghasilan pegawai (TPP) guru sertifikasi. Pasalnya hingga kini masih forum guru sertifikasi (Guser) masih menantikan kejelasan Pemkot. 

Ketua Forum Pemuda Peduli Pendidikan (FPPP) Kota Banjar Diky Agustav mengatakan, dasar untuk pemberian TPP guru sertifikasi sudah jelas. Tidak ada permasalahan lagi secara regulasi. 

Selain itu, Provinsi Jawa Barat juga masih memberikan TPP guru sertifikasi. Sehingga, ketika ada peraturan yang melanggar sudah barang tentu TPP tersebut tidak akan diberikan.

Menurutnya, jika yang menjadi permasalahan dalam pemberian TPP guru tersebut karena soal keterbatasan kemampuan keuangan daerah menurutnya alasan tersebut lebih logis jadi dasar tidak adanya TPP guru. 

Baca juga: Kepastian TPP Guru Sertifikasi di Kota Banjar Tunggu Kebijakan Wali Kota

“Kalau permasalahannya antara mampu dan nggak mampu itu benar, dalam artian karena PAD defisit,” kata Diky, Senin (21/11/22). 

“Tapi kalau masalah regulasi itu kan sudah terjawab dan sudah ada fakta di lapangan juga dari dulu,” ujarnya menambahkan. 

Pemkot Harus Jujur ke Forum Guru

Lanjutnya berujar, ketika pemerintah kota memang tidak mau memberikan TPP guru semestinya pemerintah daerah jujur dan bisa memberikan alasan yang tegas bahwa kondisi keuangan daerah saat ini tengah mengalami defisit. 

Sehingga tidak mampu memberikan TPP untuk guru sertifikasi. Jangan kemudian, lanjutnya, permasalahan tersebut Pemkot selalu mengaitkan dengan double akunting karena secara regulasi sudah jelas.

“Jadi kalau memang tidak mau memberikan mesti jujur, alasannya harus tegas karena kemampuan daerah untuk saat ini kebetulan defisit. Tidak mampu memberikan TPP buat guru,” ujarnya. 

Aksi Jilid 2 

Terpisah, Koordinator Forum Guru Sertifikasi (Guser) Kota Banjar Eko Herdiansyah mengatakan, rencananya forum guru akan kembali mengadakan aksi menuntut agar TPP guru sertifikasi Pemkot menganggarkan melalui APBD murni tahun 2023.

Rencana aksi tersebut karena hingga saat ini forum guru sertifikasi masih belum mendapat keputusan dari Wali Kota Banjar terkait kepastian untuk menganggarkan kembali TPP guru tersebut di tahun 2023 mendatang. 

“Jika TPP guru sertifikasi tidak diakomodir di APBD murni tahun 2023 kami akan kembali melakukan aksi dengan membawa jumlah massa yang besar dari forum guru,” katanya.  (Muhlisin/R6/HR-Online)

Awas Begal Incar Perempuan di Pangandaran, Pelaku Diringkus Polisi

Begal-Incar-Perempuan-di-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Begal incar perempuan yang bepergian atau sedang sendirian di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat mengatakan, salah satu korban begal perempuan inisial Sum (57). Sum jadi korban begal pada 19 November 2022 lalu.

Saat itu, Sum sedang menuju Banjarsari Ciamis untuk membeli pakaian sekolah anaknya. Namun naas saat sampai ke Jalan Raya Pangandaran Blok Liposos, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Sum berpapasan dengan begal.

“Begal tersebut mengendarai motor Satria FU warna hitam. Melihat Sum yang sedang berjalan sendirian, begal kemudian merampas tas milik Sum. Bukan itu saja, begal juga mendorong Sum hingga terjatuh dan luka-luka,” kata AKBP Hidayat saat konferensi pers di Mako Polres Pangandaran, Senin (21/11/2022).

Baca Juga: Sempat Kabur ke Bali, Maling HP di Pangandaran Akhirnya Diciduk Polisi

Korban, lanjut AKBP Hidayat lalu dibawa ke Puskesmas Kalipucang untuk dirawat. Sementara itu, begal yang incar perempuan di Pangandaran tersebut membawa sejumlah barang berharga di tas korban.

“Barang di tas korban ada uang Rp 4,2 juta, HP merk Oppo A7 silver seharga Rp 3 juta, dan 1 unit HP merk Nokia seharga Rp 300 ribu. Total kerugian material korban sebesar Rp 7,5 juta,” katanya.

Pencurian Terencana, Begal Incar Perempuan yang Sendirian di Pangandaran

Menurut AKBP Hidayat, tersangka inisial HF (26) telah merencanakan aksinya di rumah pelaku lainnya, SR (26).

“Pelaku menargetkan perempuan yang bepergian sendirian dan membawa barang berharga,” katanya.

Saat melakukan aksinya, para pelaku mengincar korban yang sedang sendirian. Pelaku juga sempat membuntuti korban.

“Dari arah Kalipucang di perjalanan di blok Liposos Padaherang, pelaku melihat korban melintas berlawanan arah dengan pelaku ke arah Padaherang. Kemudian pelaku kembali membuntuti korban,” jelasnya.

Kedua begal ini akhirnya ditangkap polisi di daerah Mangunjaya dan Sidareja Cilacap. Kedua pelaku diancam hukuman 12 tahun penjara karena melanggar pasal 365 ayat 2 tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Sementara itu dalam konferensi pers, Senin (21/11/2022), Polres Pangandaran juga merilis kasus pencurian HP di Kalipucang. Polisi menghadirkan pelaku yang ditangkap di rumah orang tuanya di Cilacap, setelah sebelumnya sempat kabur ke Bali. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Alternatif Destinasi Wisata di Pangandaran, Tak Cuma Pantai

Alternatif-destinasi-wisata-di-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat bisa jadi terkenal karena wisata pantainya. Namun, banyak juga alternatif destinasi wisata selain pantai di Pangandaran.

Salah seorang warga Pangandaran Nano Soleh mengatakan, wisatawan yang datang ke Pangandaran bisa mencoba menjelajahi alternatif destinasi wisata selain pantai.

“Para wisatawan yang datang ke Pangandaran, namun ingin mencoba wisata selain pantai banyak sekali pilihannya. Tinggal pilih saja mana yang menurut wisatawan paling seru,” katanya, Senin (21/11/2022).

Baca Juga: Pasar Sawah Mega Terasering, Wisata Berbasis Budaya di Pangandaran

Nano menyebutkan sejumlah destinasi wisata yang seru di Pangandaran. Grand Canyon, Santirah Body Rafting, Ciwayang Body Rafting, Wonder Hill Jojogan, Curug Luhur, Curug Leuwi Leutak, Curug Cioray, Curug Bilik, Curug Tilu dan lainnya.

Bahkan jika wisatawan ada yang ingin menikmati keindahan alam Pangandaran dari ketinggian, wisatawan bisa mencoba berwisata ke puncak Gunung Parang atau ke Bukit Sukro yang ada di wilayah Langkaplancar.

“Jadi banyak sekali wisata alternatif selain Pantai jika para wisatawan ingin mencoba hal baru di Pangandaran,” katanya.

Untuk mengetahui lokasi dan jarak yang harus ditempuh ke destinasi wisata tersebut, wisatawan bisa menggunakan aplikasi google map, atau tanya bisa juga langsung ke warga Pangandaran. (Enceng/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Polres Tasikmalaya Kirim Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa Cianjur

Ratusan-paket-sembako.jpg

harapanrakyat.com,- Polres Tasikmalaya kirim ratusan paket sembako untuk korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/22). 

Selain paket sembako, mereka juga mengirimkan selimut dan tenda menggunakan 2 mobil Dalmas ke lokasi kejadian. 

Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto mengatakan, pengiriman sembako tersebut merupakan perintah dari pimpinan untuk membantu para korban. 

Baca juga: Pencuri Spesialis Mobil Bak Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Tasikmalaya

“Makanya kami langsung mengirimkan bantuan sembako, selimut, tenda dan makanan siap saji. Bahkan kita juga mengirimkan tenaga medis dari Polres,” jelasnya. 

Suhardi mengatakan, adanya bantuan tersebut pihaknya berharap bisa bermanfaat untuk para korban gempa. 

Gempa bumi yang terjadi pukul 13.21 WIB mengguncang wilayah Cianjur dan sekitarnya. Gempa berkekuatan 5,6 SR berada di daratan, tepatnya 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur. 

Akibat kejadian ini, puluhan orang tewas dan ratusan orang terluka. Sementara itu ratusan rumah juga rusak. (Apip/R6/HR-Online)

Pelaku UMKM Pangandaran Minta Event Besar Digelar di Hari Kerja, Kenapa?

Pelaku-UMKM-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Para pelaku UMKM yang bisa menjual hasil produksinya di kawasan wisata Pantai Pangandaran berharap event besar seperti Jabar International Marathon (JIM) digelar pada hari kerja atau di luar hari Sabtu dan Minggu.

Rina salah seorang pelaku UMKM mengatakan, jika event besar seperti JIM digelar di luar hari Sabtu dan Minggu, dagangannya bisa tetap laris meski bukan akhir pekan.

“Sebenarnya meski tidak ada event pun jika di akhir pekan hasil produksi saya ramai terjual. Namun di luar hari Sabtu dan Minggu omzet saya turun drastis. Jadi jika event besar diadakan di luar hari Sabtu-Minggu ada kemungkinan jualan saya akan ramai. Mengingat jika ada event besar bisa dipastikan banyak wisatawan datang dan tentunya berpengaruh terhadap omzet,” katanya, Senin (21/11/2022).

Menurut pelaku UMKM Pangandaran ini, jika event besar dilaksanakan pada hari Sabtu Minggu, hal tersebut tidak berpengaruh terhadap omzet.

“Meski tidak ada acara, jika akhir pekan jualan saya tetap ramai, coba diadakannya hari Senin, Selasa, Rabu atau Kamis,” imbuhnya.

Baca Juga: Absen 2 Tahun, Jabar International Marathon Kembali Digelar di Pangandaran

Meskipun demikian, Rina mengakui, melalui event besar yang digelar di kawasan Pantai Pangandaran, dia bisa memperkenalkan hasil olahannya ke daerah-daerah lain.

“Dengan banyaknya event yang dilaksanakan di kawasan Pantai Pangandaran akan lebih memperkenalkan hasil olahan saya ke daerah-daerah lain. Karena dengan adanya event besar, tamu dari berbagai daerah banyak berdatangan,” paparnya.

Rina menambahkan, hasil produksi yang dijajakannya dalah sambal kemasan, air kelapa olahan, kelapa muda olahan dan olahan minuman lainnya.

“Semoga saja dengan lebih dikenalnya hasil olahan UMKM Pangandaran akan berpengaruh terhadap omzet penjualannya,” tandasnya. (Enceng/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pohon Tumbang di Ciamis Timpa Rumah Warga, Diduga Akar Kelapa Keropos

akar-pohon-keropos.jpg

harapanrakyat.com,- Akibat tertimpa pohon kelapa yang keropos, sebuah rumah di Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis rusak, Senin (21/11/22). 

Rumah tersebut milik Parman yang merupakan warga Dusun Neglasari RT 03 RW 03.

Ketua Karang Taruna Desa Kutawaringin Lili Sadeli mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pukul 14.30 saat pemilik rumah sedang tidak ada di rumah, yakni sedang pergi ke hajatan.

Baca juga: Akibat Hujan Angin, Puluhan Rumah di Purwadadi Ciamis Rusak

“Kita menduga penyebab pohon tumbangnya karena bagian akarnya keropos dan anginnya sedang kencang. Sehingga saat tumbang mengenai atap rumah,” kata Lili. 

Lili menambahkan, meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, pemilik rumah mengalami kerugian jutaan rupiah.

“Kita sudah cek, ternyata bagian akar kelapanya sudah keropos, jadi saat angin kencang langsung patah dan tumbang,” pungkasnya. (Suherman/R6/HR-Online)

23 Mahasiswa Unigal Jadi Atlet Peraih Medali di Porprov XIV Jabar

IMG_20221121_195538_KrUAqUqL7o_wsHjslZ02l.jpeg

harapanrakyat.com,- Sebanyak 23 atlet Ciamis peraih medali pada ajang Porprov XIV Jabar tercatat sebagai mahasiswa Universitas Galuh (Unigal). Tentunya hal tersebut merupakan prestasi yang membanggakan bagi pihak kampus.

“Kita sedang mendata para mahasiswa Unigal yang ikut Porprov jabar Tahun 2022. Data yang masuk baru ada 23 Mahasiwa Unigal ikut Porprov kemarin,” ujar Aan Anwar Sihabudin Wakil Rektor lll Unigal Ciamis, Senin (21/11/2022).

Menurutnya, dari 23 mahasiswa Unigal yang tercatat meraih medali pada beberapa cabang olahraga Porprov. Mulai dari medali emas, perak maupun perunggu. Para mahasiswa tersebut ikut membela kabupaten Ciamis dalam ajang bergensi tingkat provinsi.

Baca Juga: Bangga Porprov Sukses, Gubernur Jabar Beri Ciamis Anggaran Rp 200 M

“Mengucap syukur, ternyata puluhan mahasiwa yang ikut dalam komentisi Porprov Jabar untuk membela kabupaten Ciamis semua meraih medali dari berbagai cabang olahraga,” katanya.

Adapun rincian medali yang mahasiswa Unigal raih pada Porprov Jabar yakni 5 medali emas, 1 perak dan 21 perunggu.

“Semua mahasiswa yang berprestasi semua mendapatkan KIP Kuliah dari pemerintah. Memang program tersebut untuk mahasiwa berprestasi,” terangnya.

Aan menilai Bupati Ciamis Herdiat Sunarya sudah pantas disebut sebagai bapak olahraga. Mengingat pada Porprov Jabar 2022 ini, Ciamis berhasil masuk peringkat 10 besar. Selain itu, Herdiat juga sangat perhatian terhadap pembangunan sarana dan prasarana olahraga Ciamis.

“Pembangun fasilitas olahraga yang dibangun oleh Bupati Ciamis merupakan bentuk keseriusan dalam menunjang latihan para atlet. Hal ini lah menjadi sebuah motivasi untuk para atlet hingga meraih peringkat 10 besar pada Porprov Jabar tahun 2022 ini ,”pungkasnya. (Fahmi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Makam RAA Kusumadiningrat di Ciamis Sering Didatangi Peziarah

IMG_20221121_192128_U57ip8co6a_g6pNnhhI1o.jpeg

harapanrakyat.com,- Makam Raden Adipati Aria (RAA) Kusumadiningrat di Situs Jambansari Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, seiring didatangi para peziarah. RAA Kusumadiningrat merupakan Bupati Galuh yang menjabat pada 1839-1886.

Kanjeng Prebu terkenal sebagai pemimpin yang berjasa dalam pembangunan Galuh Ciamis. Konon para peziarah yang datang dari berbagai kalangan dan juga keperluannya, seperti calon kepala desa hingga calon Bupati.

Juru Kunci Situs Jambansari Nandang Sembada mengatakan selalu ada saja orang yang berziarah ke makam RAA Kusumadiningrat ini.

“Orang-orang banyak yang berziarah, bermunajat dan berikhtiar kesini. Semoga dengan berziarah di tempat yang penuh barokah kiranya keinginan peziarah bisa dikabulkan oleh Alloh SWT,” katanya, Senin (21/11/2022).

Menurutnya, ada juga yang berziarah sebagian individu yang akan mengikuti momentum pencalonan untuk jabatan.

“Ini sudah lumrah dan umum menurut saya, karena kadang-kadang orang yang bijak ketika bertanya kepada sosok kesepuhan nya seseorang itu tadi. Artinya untuk bagaimana mengenal tentang tadabur alam, berziarah ke orang-orang yang mempunyai dalam arti karomah. Jadi, karomah yang diharapkan,” tuturnya.

Baca Juga: Bangunan Situs Jambansari Ciamis Kondisinya Memprihatinkan

Namun sayang, kebanyakan ziarahnya itu hanya untuk keinginannya salah satu saja yakni seperti jabatan. Ketika sudah jadi, mereka lupa lagi untuk berziarah.

“Itu mungkin kelemahannya. Namun saya selalu ingatkan, jangan putus silaturahmi. Memang doa di manapun bisa sampai, tapi lebih afdol ketika mengunjungi tempatnya langsung,” ucapnya.

Nandang menjelaskan, memang banyak sekali yang datang kesini dari berbagai kalangan dan juga keperluan. Akan tetapi, bagi Nandan hal tersebut menjadi ladang dakwah dan syiar.

Karena, jika sedikit melenceng dalam tujuan ziarah itu mendekati kekufuran.

“Contohnya orang yang kepepet untuk bayar utang, bertanya kepada saya ingin berziarah. Harapannya bisa ada pertolongan semacam menang undian lotre atau togel. Itu kan jelas hukum orang Islam adalah haram. Maka dari itu saya selalu menjaga akan kemusyrikan tersebut,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Recent Posts