Beranda blog Halaman 1294

Gerakan Menuju Smart City 2022

IMG20221201090805_copy_800x600.jpg

review1st.com – Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) periode 2022 telah berhasil membimbing 50 kota/kabupaten dalam menyusun rencana induk pembangunan kota cerdas.

Di dalam rencana induk tersebut, tersusun inovasi yang menjawab tantangan sekaligus memaksimalkan potensi dari masing-masing kota/kabupaten.

Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) sendiri adalah gerakan yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dan didukung kementerian terkait.

Sejak bergulir tahun 2017 sampai tahun 2022 ini, gerakan ini telah berhasil membimbing 191 kota dan kabupaten yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Terinspirasi dari Presidensi G20 Indonesia, tema besar dari Gerakan Menuju Smart City 2022 ini adalah mewujudkan kota cerdas yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G. Plate, mengatakan “Tak hanya sekedar teknologi, Smart city merupakan sebuah inisiatif yang bertumpu pada inovasi dan kolaborasi, dengan tujuan utama meningkatkan taraf hidup seluruh masyarakat”.

Semuel Abrijani Pangerapan selaku Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, menjelaskan “Pemerintah daerah peserta Gerakan Menuju Smart City harus memiliki komitmen untuk menjalankan inovasi yang tertera di rencana induk yang telah disusun”.

Karena itu, Gerakan Menuju Smart City tidak hanya memberikan bimbingan, namun juga evaluasi implementasi dengan mengukur dampak langsung kepada masyarakat. 

Pemberian Apresiasi

Untuk memberikan apresiasi terhadap pemerintah kota/kabupaten peserta Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2022 ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menggelar acara seminar dan pameran Gerakan Menuju Smart City 2022.

Pada acara ini, 50 pemimpin kota/kabupaten peserta Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2022 mendapat penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Penghargaan juga diberikan kepada kota/kabupaten peserta Gerakan Menuju Smart City periode sebelumnya yang berhasil inisiatif kota cerdasnya berhasil memberikan manfaat optimal bagi warganya. 

Penghargaan tersebut diberikan kepada:
  1. Kota Bandung atas implementasi program smart city terbaik kategori Smart Governance.
  2. Kota Surakarta atas implementasi program smart city terbaik kategori Smart Branding.
  3. Kota Semarang atas implementasi program smart city terbaik kategori Smart Economy.
  4. Kota Yogyakarta atas implementasi program smart city terbaik kategori Smart Society.
  5. Kabupaten Demak atas implementasi program smart city terbaik kategori Smart Living.
  6. Kota Madiun atas implementasi program smart city terbaik kategori Smart Environment.
  7. Kabupaten Wonogiri atas implementasi program smart city terbaik kategori Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional.

Untuk mendukung acara ini, diselenggarakan pula pameran virtual yang menampilkan pencapaian seluruh kota/kabupaten peserta Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City).

Beralamat di https://indonesiasmartcity.id, pameran ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman publik akan inisiatif kota cerdas di Indonesia, sekaligus membuka ruang kolaborasi antar pemerintah, swasta, maupun masyarakat luas.

Resmi! Harga Kia EV6 GT-Line Dibanderol Rp 1,299 Miliar

rockomotif-harga-kia-ev6-gt-line.jpg

ROCKOMOTIF, JakartaPT Kreta Indo Artha akhirnya resmi merilis harga Kia EV6 GT-Line untuk pasar Indonesia dengan banderol Rp 1,299 miliar.

Kehadiran mobil listrik ini menjadi kelanjutan dari perkenalan yang dilakukan beberapa waktu lalu, bertepatan dengan pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022.

Meski harga Kia EV6 GT-Line baru diumumkan, namun animo konsumen yang loyal dengan brand tersebut terbilang cukup besar. Pasalnya, sepanjang gelaran tersebut tercatat sekitar 100 pemesanan yang dilakukan oleh konsumen.

“Kami mendapatkan lebih dari 100 pesanan dari konsumen, meskipun kami belum mengumumkan secara resmi harga dan ketersediaan model tersebut,” demikian disampaikan oleh Ario Soerjo, Marketing & Development Division Head, PT Kreta Indo Artha.

Meski harga Kia EV6 GT-Line dibanderol dengan harga lebih dari Rp 1 miliar, namun prinsipal telah menyematkan beberapa teknologi serta fitur terkini sehingga pemiliknya dapat dengan nyaman menggunakan mobil listrik tersebut.

Di atas kertas, model ini dibangun di atas platform New Electric Global Modular Platform (E-GMP) terbaru dari Hyundai Motor Group. Dari sisi tenaganya, mobil ini dibekali dengan dual motor berpenggerak All Wheel Drive yang mampu menghasilkan tenaga hingga 320 hp dan torsi puncak 650 Nm.

Sementara untuk fitur berteknologi tinggi, dengan harga Kia EV6 GT-Line yang dipatok Rp 1,299 miliar pabrikan telah menyematkan Advanced Driver Assistance System (ADAS).

Beberapa fitur yang disematkan antara lain adalah Forward Collision Avoidance Assist (FCA) yang dapat mendeteksi berbagai jenis kendaraan hingga sepeda dan pejalan kaki, lalu ada juga fitur Lane Following Assist (LFA), Lane Keeping Assist (LKA), Smart Cruise Control (SCC) dengan Auto Stop & Go, Blind Spot Collision Avoidance Assist (BCA), Blind Spot View Monitor (BVM), Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist (RCCA), Driver Attention Warning (DAW), dan High Beam Assist (HBA).

Tidak hanya dapat keunggulan dari fitur dan teknologi, tetapi konsumen juga akan mendapatkan wall charging yang bisa dipasang di rumah dan melakukan pengecasan dengan aman dan nyaman sebelum melakukan perjalanan.

 

Terima Kolonel Arh Aji Prasetyo Nugroho Sebagai Danmen Arhanud 2/SSM, Ini Pesan Pangdam I/BB

Terima-Kolonel-Arh-Aji-Prasetyo-Nugroho-Sebagai-Danmen-Arhanud-2-SSM.jpeg

harapanrakyat.com,- Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, Pangdam I/Bukit Barisan, memimpin secara langsung upacara penyerahan jabatan Danmen Arhanud 2/SSM (Komandan Resimen Arhanud 2/Sisingamangaraja) kepada Kolonel Arh Aji Prasetyo Nugroho, dilaksanakan Kamis (1/12/2022) .

Kegiatan upacara itu dilaksanakan di Mako Menarhanud 2/SSM di Medan Tuntungan. Dalam kegiatan itu, dilakukan pula upacara alih Satuan Yonarhanud 13/PBY, Yonarhanud 11/WBY dan Denarhanud Rudal 004/WSBY, ke jajaran Menarhanud 2/SSM.

Dalam sambutannya, Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin mengaku bangga sekaligus bahagia dengan masuknya Menarhanud 2/SSM ke jajaran Kodam I/Bukit Barisan.

“Menarhanud 2/SSM ini adalah satuan kedua yang ada di jajaran Kotama TNI Angkatan Darat, setelah Menarhanud 1/Fatahillah di Kodam Jaya,” ujar Daniel.

Baca juga: Peresmian Satuan Baru Resimen Arhanud 2/Sisingamangaraja Diterima Pangdam I/BB

Ia pun berharap kepada Kolonel Arh Aji Prasetyo Nugroho, Danmen Arhanud 2/SSM, agar lebih memaksimalkan lagi pembinaan satuan di jajarannya.

“Selama ini Kodam I/Bukit Barisan mengalami kendala dalam pembinaan. Tapi setelah terbentuk Menarhanud 2/SSM ini, tentunya pembinaan akan lebih optimal dan bisa membentuk satuan yang profesional, tangguh, tanggap, tanggon dan juga trengginas,” katanya.

Sementara Kolonel Inf Rico J Siagian, SSos, Kapendam I/Bukit Barisan menambahkan, proses pengukuhan Menarhanud 2/SSM dan juga Alih Kodal Satuan jajarannya sudah dilaksanakan pada 22 November 2022 lalu di Mabesad, oleh Wakasad.

Rico berharap, penambahan satuan baru ini, bisa lebih meningkatkan efektivitas pengendalian, koordinasi, pengawasan untuk menjaga keseimbangan, kesiapan operasional dan juga pembinaan satuan. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Tahun 2022, Kasus ODHA di Kota Banjar Bertambah Jadi 44, 2 Meninggal Dunia

Tahun-2022-Kasus-ODHA-di-Kota-Banjar-Bertambah-Jadi-44-2-Meninggal-Dunia.jpg

harapanrakyat.com,- Tepat momen peringatan hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2022, jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Banjar, Jawa Barat, bertambah menjadi 44 orang. 

Bahkan, dua orang dengan gangguan HIV/AIDS atau ODHA dilaporkan meninggal dunia, akibat terintegrasi virus yang belum diterima obatnya tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar Andi Bastian, melalui Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Ika Rohantika mengatakan, data tersebut adalah untuk kasus sampai bulan November 2022.

Baca Juga: Kasus HIV/AIDS di Jabar Bertambah 3.744 Orang, Paling Tinggi dari Kota Ini

Dari jumlah temuan ODHA tersebut, untuk yang berobat di Banjar sebanyak 188 orang. Sedangkan sisanya ada yang berobat di tempat lain.

“Untuk temuan kasus baru tahun 2022 sampai bulan November itu 44 orang. Untuk yang meninggal dua orang,” katanya kepada HR Online, Kamis (1/12/2022).

ODHA di Kota Banjar Bertambah, Terbanyak dari Komunitas LSL

Lanjutnya menambahkan, paling banyak persebaran atau temuan kasus ODHA tersebut, yaitu berasal dari komunitas laki-laki suka laki-laki (LSL).

Meskipun, ada juga bayi dan seorang ibu rumah tangga yang terinfeksi. “Namun paling banyak memang dari komunitas LSL,” ujarnya.

Temuan kasus ODHA di Kota Banjar, menurutnya makin bertambah atau lebih tinggi, jika dibandingkan dengan jumlah temuan kasus pada tahun 2021. Adapun, jumlah temuan kasus pada tahun 2021 yaitu sebanyak 37 orang.

Baca Juga: Kasus HIV/AIDS di Kota Banjar Meningkat, Satu Balita Meninggal 

Berdasarkan penambahan kasus tersebut, kata Ika, jumlah akumulasi kasus orang dengan HIV/AIDS atau ODHA dari tahun 2005 sampai tahun 2022 ini menjadi 414 kasus.

“Setiap tahunnya kasus ODHA di Kota Banjar bertambah. Sampai bulan November ada penambahan 44 kasus. Sehingga jumlah kumulatif menjadi 414 kasus,” terangnya.

Sementara untuk pencegahan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang berisiko. Seperti ibu hamil, komunitas LSL dan wanita pekerja seks (WPS) serta waria.

Selain itu, petugas dari Dinas Kesehatan Kota Banjar juga melakukan pemetaan terhadap komunitas LSL.

Baca Juga: Kasus ODHA Bertambah, KPA Kota Banjar Sosialisasi HIV/AIDS ke Sekolah 

Sementara dari hasil pemetaan sejak tahun 2015 hingga 2022, perkiraan ada sekitar 1001 LSL, dan yang sudah dijangkau sekitar 625 LSL.

Ia mengingatkan kepada masyarakat yang terinfeksi, untuk memeriksakan diri dan berobat. Hal tersebut agar kesehatannya terpantau, serta tidak melakukan hubungan dengan bergonta-ganti pasangan untuk mencegah terjadinya penularan.

“Sebaiknya masyarakat khususnya yang terinfeksi mau memeriksakan diri, agar kesehatannya terlindungi. Tidak melakukan hubungan di luar nikah atau bergonta ganti pasangan untuk mencegah terjadinya penularan,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Kapolres Ciamis Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Penyandang Disabilitas

Kapolres-Ciamis-Berikan-Bantuan-Kursi-Roda-untuk-Penyandang-Disabilitas.jpg

harapanrakyat.com,- Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, berikan bantuan satu set kursi roda kepada warga penyandang disabilitas.

Bantuan tersebut untuk Iwan (46), warga Dusun Mulyasari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (1/12/2022).

Selain satu set kursi roda, Kapolres juga berikan bantuan sembako untuk Iwan, yang memiliki kondisi cacat pada bagian kaki sebelah kanan. 

AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro kepada harapanrakyat.com mengatakan, kegiatan tersebut sebatas bakti sosial dan tidak ada maksud tujuan apapun.

“Bakti sosial ini bertujuan untuk membantu sesama saja. Sebab, kami mendapatkan laporan adanya warga yang tengah membutuhkan kursi roda. Mudah-mudahan bantuan kursi roda yang kami berikan bisa bermanfaat,” katanya, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga: Kapolres Ciamis Bantu Penderita Hidrosefalus di Handapherang, Kades Sampaikan Terima Kasih

Sementara itu, Iwan menuturkan, bahwa kaki sebelah kanan cacat atau hilang pasca kecelakaan saat saat usianya masih kecil. Kecelakaan tersebut terjadi ketika Iwan duduk di bangku sekolah dasar.

Saat itu, Iwan sering ikut orang tuanya naik kereta. Tragedi yang membuat kakinya hilang itu, terjadi saat ia tengah duduk di bagian sambungan gerbong kereta.

Ketika tengah asik, tiba-tiba kereta menginjak bagian sambungan rel dan mengalami getaran yang lumayan tinggi.

“Hingga akhirnya saya terjatuh ke bawah, kemudian tidak sadarkan diri. Saya tahunya sudah ada di rumah sakit, dengan kondisi kaki sudah tidak ada,” tuturnya.

Sumber informasi yang diperoleh harapanrakyat.com, sejak tragedi tersebut, Iwan terpisah dari orang tuanya lantaran keduanya bercerai. Iwan pun dirawat oleh Sahdi, yang merupakan kerabat sepupu jauh.

Sementara untuk bisa mencukupi kebutuhan hidupnya, Iwan sering mangkal di lampu merah Kota Banjar, untuk sekedar meminta belas kasihan kepada para pengguna jalan. (Suherman/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Janji Pemkab Garut Bangun Rumah Rohimah tak Kunjung Terealisasi, YouTuber Cianjur Turun Tangan 

Youtuber-Cianjur.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang YouTuber asal Cianjur nekat membangun rumah Rohimah (25), warga Haur Seah Desa Pangeurenan, Kecamatan Limbangan, Garut. Hal itu lantaran janji Pemkab Garut yang akan merehab rumah Rohimah tak kunjung terealisasi. 

Asep Muhidin, kuasa hukum Rohimah menjelaskan, kliennya merupakan korban penyekapan dan penganiayaan majikannya beberapa pekan lalu di Bandung. 

Kemudian, setelah warga dan aparat menyelamatkan, Rohimah pun pulang ke kampung halamannya. 

“Nah saat pulang, ada ketua P2TP2A datang ke kediaman orang tua Rohimah. Ia memberi janji, bahkan melontarkan ke media bahwa Bupati akan memberi bantuan jaminan hidup (Jadup) untuk korban sebesar Rp 2 juta per bulan selama 6 bulan,” ungkap Asep, Kamis (1/12/22). 

Baca juga: Mayang Didekati YouTuber dan Dapat Restu Doddy, Netizen Heboh

Janji bantuan itu, kata Asep, lantaran rumah kliennya yang memang jauh dari kata layak. Pasalnya, selain panggung, juga dindingnya masih menggunakan bilik. 

Mengetahui kondisi tersebut, seorang YouTuber asal Cianjur yang enggan mempublikasikan identitasnya membangunkan rumah Rohimah agar lebih layak lagi. Bahkan, saat ini tengah dalam proses pembangunan. 

“Iya ada YouTuber yang bantu. Kita bingung harus berproses ke mana soal janji dari Pemkab Garut terkait bantuan rehab rumah. Alhamdulillah ada yang peduli, yakni YouTuber asal Cianjur,” imbuhnya. 

Pasca peristiwa penyelamatan dari penyekapan majikannya, kata Asep, kini kondisi Rohimah mulai membaik. 

“Sekarang kegiatannya berdagang di kampung. Sementara proses pembangunan terus dikebut oleh YouTuber itu,” pungkasnya. (Pikpik/R6/HR-Online)

SPBU di Ciamis Mulai Berlakukan Uji Coba Pembelian Solar Pakai QR Code 

Solar-Pakai-QR-Code.jpg

harapanrakyat.com,- SPBU Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mulai hari ini melakukan uji coba pembelian solar subsidi pakai QR Code, Kamis (1/12/2022).

Berdasarkan pantauan HR Online di lapangan, SPBU Imbanagara Kecamatan Ciamis yang berada di Jalan Ciamis – Tasikmalaya ini terdapat sejumlah kendaraan, baik truk maupun bus yang akan mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. 

Namun dengan peraturan saat ini, banyak sopir yang belum mempunyai QR Code untuk melakukan transaksi pembelian solar. 

Sehingga, dari pihak SPBU sendiri sudah menyiapkan satu pegawai untuk membantu para sopir mendaftar aplikasi My Pertamina.

Baca juga: KPM BLT dan BBM di Kelurahan Ciamis Berikan Bantuan Korban Gempa Cianjur

Selain itu, ada juga sopir yang sudah mempunyai aplikasi QR Code sehingga bisa langsung melakukan pengisian.

Sopir Mengeluh Pembelian Solar Pakai QR Code 

Salah satu Sopir Dump Truk asal Majalengka Mansus mengatakan, pihaknya belum punya QR Code untuk transaksi solar saat ini. Maka dari itu, Ia harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu. 

“Iya baru daftar, ada pegawai yang membantu pendaftaran. Dulu juga pernah daftar, cuman oleh anak saya karena saat itu HP saya jadul, tapi sekarang daftar lagi. Hanya butuh KTP sama STNK kendaraan saja,” katanya.

Pihaknya menilai bahwa penerapan transaksi QR Code ini sangat ribet. Namun demikian, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa jadi hanya bisa mengikuti aturan dari pemerintah saja. 

“Ribet sih iya, tapi gimana lagi. Kita juga butuh, jadi ikuti saja aturannya. Namun kami minta bisa lebih mudah dan jangan sampai dipersulit,” ucapnya.

Sementara itu, Ucup sopir truk mengaku bahwa pihaknya sebelumnya sudah melakukan pendaftaran, namun sampai saat ini belum muncul QR Code. 

“Sudah sejak 5 bulan yang lalu saya daftar. Tapi, sampai saat ini QR Code nya belum ada. Namun demikian, untuk mobil saya saat ini sudah bisa ngisi, karena sebelumnya sudah didaftarkan sehingga bisa melakukan pengisian,” pungkasnya. 

Sementara itu, saat HR Online mengkonfirmasi ke SPBU, pihak pengelola enggan memberikan tanggapannya dan mengarahkan untuk langsung konfirmasi ke Pertamina Pusat. (Feri/R6/HR-Online)

Pemkab Subang Dapat Rp 6 Miliar DBHCHT

Merokok.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Pemkab Subang mendapatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Termbakau (DBHCHT) Rp 6 miliar untuk digunakan dalam beberapa kegiatan.

Rp 6 miliar tersebut merupakan DBHCHT dari tahun 2021 dan 2022. Anggaran langsung digunakan oleh OPD terkait. Salah satu OPD terbesar adalah Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang.

“Kita dapat Rp 1 miliar tahun 2021 dan Rp 5 miliar tahun 2022, prinsipnya ada pos-pos anggaran untuk OPD dari DBHCHT,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Subang, Hari Rubiyanto..

Anggaran DBHCHT tersebut dibagi kedalam empat bidang/kegiatan, pertama Bidang Kesejahteraan masyarakat total Rp 1,2 miliar, kedua Bidang Penegakan Hukum sebesar Rp 400 juta, ketiga Bidang Kesehatan Rp 4,5 miliar. Kemudian keempat kegiatan lain sesuai dengan prioritas dan kebutuha daerah.

OPD yang masuk dalam kempat bidang tersebut adalah Dinas Pertanian, Satpoldam, Dinas Kesehatan, RSUD Subang, Diskominfo, BP4D, termasuk DBHCHT. Dana DBHCHT diterima oleh OPD secara bertahap.

“Prinsipnya ada pos-posnya, kita mengacu kepada aturan Kementri Keungan,” katanya.

Hari menegaskan, bahwa perencanaan DBHCHT tidak sembarangan. karena dana tersebut harus digunakan oleh OPD yang benar-benar berkaitan langsung dengan kegiatan yang ditimbulkan dari asap dari pembakaran tembakau.

Karena munculnya DBHCHT tersebut merupakan kalkulasi dari jumlah perokok yang ada di Kabupaten Subang.

“Tida bisa langsung, penganggaran harus sesuai aturan. Karena jangan sampai ada permasalha di lapangan. Karena berdampak pada kesehatan, jadi Bidang Kesehatan palng banyak, akibat dari perokok,” pungkasnya.

Seorang Pelajar SMP di Tasikmalaya Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh

Bersimbah-darah.jpg

harapanrakyat.com,- Warga Kabupaten Tasikmalaya geger setelah adanya penemuan mayat seorang pelajar SMP di Desa Cipicung, Kecamatan Culamega yang tewas bersimbah darah, Rabu (30/11/22) petang. 

Penemuan mayat siswi tersebut berada di rumah panggung milik neneknya, Komah (80).

Kades Cipicung Amir membenarkan kejadian itu menimpa salah satu pelajar SMP Satu Atap di Kecamatan Culamega

Amir menjelaskan, korban yang berinisial PA (13) itu tinggal bersama neneknya yang mana menikah dengan kakek tirinya. 

“Mendapatkan laporan itu, Polisi langsung datang ke lokasi untuk olah TKP. Selain memasang garis polisi, juga meminta keterangan dari sejumlah saksi,” ujarnya, Kamis (1/12/22). 

Baca juga: Warga Temukan Mayat Bayi Membusuk di Sungai Tasikmalaya, Sempat Dikira Boneka

Amir menambahkan, korban pertama kali ditemukan oleh neneknya. Saat itu, korban dalam keadaan telungkup dan bersimbah darah. 

“Ada luka karena benda tajam di bagian kepala, dahi kanan dan leher. Korban sudah dibawa ke RSUD SMC Tasikmalaya,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP. Ari Rinaldo mengatakan, pihaknya saat ini masuk melakukan penyelidikan atas kasus dugaan pembunuhan tersebut. 

“Iya betul kejadiannya seperti itu. Jenazah kini sudah berada di RSUD SMC. Kami masih menyelidikinya dan rencana hari Jumat besok kita otopsi korban,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online)

Aquarium Piamari Raksasa di Pangandaran Dibuka Pertengahan Desember

Aquarium-Piamari-Raksasa-di-Pangandaran-Dibuka-Pertengahan-Desember.jpg

harapanrakyat.com,- Bupati Pangandaran, Jawa Barat, H Jeje Wiradinata sebut pembukaan aquarium raksasa Piamari di Pangandaran akan dibuka oleh Menteri KKP RI bulan pertengahan Desember nanti.

Jeje mengatakan, pihaknya telah melihat dan meninjau proyek aquarium tersebut beberapa waktu lalu.

“Saat ini masih dilakukan renovasi dan pembenahan, dalam rangka persiapan pembukaan di bulan Desember nanti oleh Menteri KKP RI, tepatnya pada 17 Desember,” ujar Jeje, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Piamari Aquarium Raksasa di Pangandaran Dukung Vaksinasi Anak

Kepastian tanggal tersebut, didapat usai Jeje melakukan komunikasi dengan pihak Piamari, yang akan melakukan grand opening.

“Saya kemarin menengok ke Piamari, sedang dilakukan rehab dan sebagainya. Sementara untuk pengelolaannya oleh KKP, karena kita tidak punya uang untuk mengelola itu,” katanya.

Kata Jeje, keberadaan aquarium raksasa Piamari nanti tentunya akan menjadi destinasi wisata baru di Pangandaran.

Apalagi, jaraknya hanya 10 menit dari pantai timur Pangandaran dan melewati jembatan merah.

“Namun di pelabuhan Cikidang, jalannya masih bebatuan dan pasir, perlu ada perbaikan dan rehab sehingga akses menjadi mudah dan lancar,” ungkap Jeje.

Sebagai informasi, Pangandaran Aquarium and Marine Research Institute (PIAMARI) atau aquarium raksasa itu dibangun tahun 2017 lalu, dengan menggunakan anggaran APBN sekitar Rp 93 miliar.

Terdapat tiga gedung utama yang terdapat di Piamari,I seperti gedung Aquarium Raksasa, gedung riset, dan gedung asrama bagi para mahasiswa atau staf yang melakukan penelitian.

“Juga ada terowongan yang dibuat di dalam aquarium sepanjang 47,895 meter dan terdapat aquarium theater setinggi 4,2 meter dan panjang 32,58 meter dengan lebar 10 meter, juga ada aquarium dengan tinggi 7 meter berdiameter 5 meter,” pungkas Jeje. (Madlani/R8/HR Online/Editor Jujang)

Recent Posts