Beranda blog Halaman 1147

Terima Tim UKPBJ, Bupati Subang Ingin Percepatan Proses Pengadaan yang Sesuai Regulasi

Kepala-Bagian-UKPBJ-Setda-Kabupaten-Subang-Iwan-Kurniawan.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menerima tim dari bagian UKPBJ Setda Kabupaten Subang, bertempat di Ruang Rapat Segitiga, Jumat (20/01/2023).

Membuka pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni S.Sos.,M.Si menyampaikan pertemuan ini adalah persiapan dimana pada tanggal 25 Januari mendatang akan dilaksanakan sosialisasi input SIRUP serentak.

“Peserta seluruh OPD dan Kecamatan se-Kabupaten Subang,” kata Sekda.

Kepala Bagian UKPBJ Setda Kabupaten Subang, Iwan Kurniawan Kusnadi ST.,M.Si pada kesempatan tersebut menuturkan pertemuan ini pada intinya adalah untuk mempercepat proses pengadaan barang dan jasa.

“Percepatan proses pengadaan barang dan jasa dengan melaksanakan input serentak Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP),” katanya.

Dalam arahannya Kang Jimat menyambut baik dan mengapresiasi niatan input serentak Sirup karena menurut Kang Jimat hal tersebut sejalan dengan keinginannya agar proses pengadaan dapat lebih dipercepat sehingga pelaksanaan kegiatan pun dapat sesuai rencana.

“Nampaknya ini gayung bersambut karena ini dibahas saat Rakornas Kepala Daerah kemarin di Bogor. Bagaimana caranya pengadaan lebih cepat. Selama ini kalau belum bulan 7 belum bisa dilaksanakan. Apresiasi kepada teman-teman. Saya inginkan Maret sudah bisa tender. Saya inginkan Maret sudah tender dan laporkan segala hambatan kepada saya supaya April sudah mulai bergerak,” katanya.

Menutup arahannya Kang Jimat berpesan dan menekankan meskipun dilaksanakan percepatan dalam proses pengadaan, semua pihak harus selalu mengikuti regulasi dan SOP yang ada untuk menghindari pelanggaran hukum.

“Di satu sisi kita haruslebih cepat, tapi regulasi dan SOP wajib dipenuhi,” pungkas Kang Jimat.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut para Pejabat Fungsional Pengadaan Setda Kabupaten Subang.

Jumat Berkah, Bupati Subang Bersepeda Sambil Sapa Warga

bupati-Subang-bersepeda.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat bersama Kapolres Subang, AKBP Sumarni S.I.K.,SH.,MH dan Dandim 0605 Subang, Letkol Inf Bambang Raditya M.Han bersepeda keliling Kota Subang, Jumat (20/01/2023).

Kegiatan bersepeda kali ini bertajuk ‘Sasapu’ atau Sasapedahan Sapa Publik dan dimulai dari Rumah Dinas Bupati Subang menuju Pasar Pujasera sekaligus dilakukan peninjauan Gedung Bioskop Lama Subang yang rencananya akan segera dibongkar agar bisa dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat.

Kang Jimat bersama rombongan melanjutkan perjalanan melewati Gang Panglejar sampai ke Pasar Panjang Subang. Di Pasar Panjang Kang Jimat menyempatkan diri menyapa warga yang sedang berada di pasar dan meninjau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok.

Usai menyapa warga di Pasar Panjang, Kang Jimat dan rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju check point selanjutnya yaitu Situ Sukamelang di mana di jalan sepanjang Situ Sukamelang tengah dilakukan kerja bakti secara bergotong royong oleh warga dan siswa sekolah.

Kang Jimat dan rombongan beristirahat sejenak di Situ Sukamelang bersama Lurah se-Kecamatan Subang sambil berdiskusi terkait permasalahan dan kebutuhan masyarakat utamanya di wilayah Kecamatan Subang.

Camat Subang, Sumardi S.STP.,M.AP dalam ucapan selamat datangnya menyampaikan terima kasih kepada warga yang melakukan kerja bakti dan menekankan tugas menjaga lingkungan adalah tugas bersama bukan hanya tugas Pemerintah.

“Hatur Nuhun warga nu tos kerja bakti. Kita semua punya tugas yang sama dalam menjaga lingkungan. Bukan hanya tugas LH atau Pemerintah Daerah tapi tugas kita semua,” katanya.

Sumardi berkomitmen kegiatan serupa akan terus dilakukan demi menjaga lingkungan di Kecamatan Subang sekaligus mewujudkan rencana Situ Sukamelang sebagai destinasi wisata yang bersih dan nyaman.

“Acara ini akan terus digalakkan agar lingkungan Kota Subang terjaga. Terima kasih Kang Jimat yang berkenan menyapa warga kami. Situ Sukamelang insya Allah akan jadi destinasi wisata, jadi harus dibersihkan,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada anak stunting dan santunan bagi kaum lansia yang berada di Kelurahan Sukamelang oleh Kang Jimat didampingi Kapolres Subang dan Dandim 0605 Subang.

Dalam sambutannya, Kang Jimat menyampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang sekuat tenaga sedang menata Kabupaten Subang agar menjadi lebih baik.

“Eta bantuan, kadeudeuh ala kadarna nambah semangat nambah kesabaran dalam menjalankan kehidupan. Saya mulai ingin menata wilayah perkotaan. Tahun ini akan dibangun alun-alun Subang,” katanya.

Kang Jimat berharap kegiatan gotong royong dapat terus dilaksanakan oleh seluruh masyarakat utamanya dalam menjaga lingkungan masing-masing.

“Jangan karena ada Bupati kesini bawa sapu. Yuk dari diri kita masing-masing menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab masing-masing, sampah jangan dibuang ke Situ. Mari Bertanggung jawab untuk mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Subang. 2 minggu sekali dilakukan kerja bakti agar lingkungan terjaga dengan baik,” katanya.

Terakhir, Kang Jimat memohon maaf atas pembangunan Kabupaten Subang yang tidak maksimal akibat adanya pandemi Covid-19.

“Hampura karena 3 tahun tidak bisa membangun karena habis oleh Covid-19 semua anggaran pembangunan,” tutup Kang Jimat.

Turut mengikuti kegiatan Sasapu tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Para Asisten Daerah, Para Kepala OPD Kabupaten Subang, Para Lurah, dan pegiat sepeda Kabupaten Subang.

Gedung di Komplek IC Ciamis Diberi Nama 3 Tokoh Ulama, Ini Alasannya 

Gedung-di-Komplek-IC-Ciamis-Diberi-Nama-3-Tokoh-Ulama.jpg

harapanrakyat.com,- Gedung di Komplek Islamic Center Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, saat ini sudah ada namanya. Pengambilan nama tersebut adalah dari tiga tokoh ulama Ciamis. Antara lain, KH Irfan Hielmy, KH Moh Sirodj dan KH Umar Nawawie.

Penamaan itu juga sudah diresmikan secara langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, pada bulan Desember 2022 lalu.

Adapun penamaan di Komplek Islamic Center Ciamis yakni Gedung IC menjadi KH Irfan Hielmy. Kemudian Gedung Asrama Haji di sebelah timur dengan nama KH Moh. Sirodj. Lalu gedung Asrama Haji bagian barat diberi nama KH Umar Nawawie. 

Baca Juga: Pembangunan Lanjutan Gedung IC Ciamis Telan Biaya 9,675 Miliar

Selain gedung-gedung dengan nama tokoh ulama kharismatik di Kabupaten Ciamis, masjid di Komplek Islamic Center juga diberi nama Masjid Al-Karomah. 

Alasan 3 Tokoh Ulama Jadi Nama Gedung di Komplek IC Ciamis

Kabag Kesra pada Setda Kabupaten Ciamis, Ihsan Rasyad mengatakan, pemberian nama tersebut merupakan bentuk penghargaan dari Bupati Ciamis atas jasa-jasa para tokoh ulama. 

Penghargaan tersebut agar para generasi muda di Ciamis mengenang tentang sepak terjang dakwah Islam, yang tiga tokoh ulama Ciamis itu lakukan.

Ketiga tokoh ulama Ciamis tersebut yakni KH Irfan Hielmy dari Pondok Pesantren Darussalam Ciamis.

“Kemudian, KH Moh Sirodj dari Pondok Pesantren Cijantung. Dan KH Umar Nawawie dari Pondok Pesantren Bayasari, Rajadesa,” katanya, kepada harapanrakyat.com, Jumat (20/1/2023).

Ihsan menjelaskan, penamaan gedung-gedung di Komplek IC Ciamis ini tidak sembarangan.

Sebab, pemberian nama tersebut adalah hasil kesepakatan bersama dari para alim ulama (MUI) Kabupaten Ciamis. Adapun hasil dari kesepakatan mengerucut 3 nama tokoh ulama tersebut.

“Jadi Bupati Ciamis itu tidak sembarangan menentukan nama. Ini juga berdasarkan rekomendasi dari para alim ulama di Kabupaten Ciamis, MUI dan Kemenag. Hasilnya ada 3 nama tokoh ulama tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Gedung Tua di Islamic Center Ciamis jadi Incaran Fotografer

Lanjutnya menambahkan, nantinya juga di setiap gedung akan ada semacam pemberitahuan terkait riwayat singkat. Selain itu juga pemberitahuan jasa-jasa dan foto atau pigura para tokoh ulama Ciamis ini. 

“Komplit pokoknya ada. Itu sebagai edukasi kepada para generasi saat ini agar tetap mengenang tokoh-tokoh ulama tersebut,” tuturnya.

Ihsan berharap, dengan adanya pemberian nama di gedung-gedung Komplek IC ini, bisa mengenalkan tokoh ulama kharismatik Ciamis kepada para generasi muda saat ini.

“Setelah itu bisa meneladani dan juga melanjutkan perjuangan syiar Islam kepada masyarakat,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

KPK Beri Respon Soal Pihak Lukas Enembe Ngadu ke Komnas HAM

KPK-Beri-Respon-Soal-Pihak-Lukas-Enembe-Ngadu-ke-Komnas-HAM.jpeg

harapanrakyat.com,- Lukas Enembe ngadu ke Komnas HAM, Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) seperti kehabisan cara dalam mengatasi kasus ini.

Mantan Gubernur Papua tersebut, melaporkan pihak KPK karena dianggap telah melanggar HAM dalam menanganinya.

“Kami ingin menekankan terhadap seluruh proses dalam penanganan hukum, prinsip kami tidak akan pernah melanggar perkara yang ada,” kata Kepala Unit Pelaporan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (20/1/2023).

Ali menambahkan, tim KPK dalam mengusut suatu kasus memiliki dasar hukum. Ali meminta agar Lukas Enembe menjelaskan secara langsung pelanggaran HAM yang dilakukan partainya.

“Jadi kami juga tidak mengerti, kemudian yang disampaikan keluarga atau penasehat hukum terkait hal yang dimaksud, dimana pelanggaran HAM itu terjadi? Padahal kami menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia,” kata Ali.

Ali mengklaim, lembaga antikorupsi telah memenuhi hak kesehatan Lukas Enembe. Bahkan, kata Ali, pihaknya telah mengundang tim dokter Lukas Enembe untuk mengawasi secara langsung.

“Saya kira semua haknya sudah terpenuhi. Kami juga didampingi oleh dokter di Rutan KPK, termasuk dokter pribadi kami yang telah memberikan kesempatan untuk ikut mengawasi dan melihat langsung kondisi tersangka LE yang saat ini di RSPAD,” kata Ali.

Sebagai informasi, pihak keluarga Lukas Enembe meminta Komnas HAM memeriksa langsung kondisinya di rumah tahanan (rutan). Lukas mengatakan kliennya tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkannya selama di tahanan.

Baca juga: KPK Usut Dugaan Korupsi Kapal Angkut TNI AL, Negara Rugi Puluhan Miliar!

Kasus Korupsi Lukas Enembe

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjerat Mantan Gubernur Papua itu sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Pemerintah Provinsi Papua.

Lukas diduga menerima suap atau gratifikasi tersebut sebesar Rp 10 miliar.

Selain itu, KPK juga melakukan pemblokiran rekening senilai sekitar Rp 76,2 miliar.

Kasus ini bermula pada saat Direktur PT Tabi Bangun Papua, Rijatono Lakka mendapat proyek infrastruktur setelah bekerja sama dengan Lukas Enembe dan segelintir pejabat Pemprov Papua. Padahal, perusahaan Rijatono sendiri bergerak dalam bidang farmasi.

Kesepakatan yang disetujui Rijatono dan diterima oleh Lukas Enembe dan beberapa pejabat di Pemprov Papua, antara lain pembagian persentase fee proyek hingga 14% dari nilai kontrak setelah dikurangi nilai PPh dan PPN.

Setidaknya, ada tiga proyek yang didapat Rijatono. Pertama peningkatan Jalan Entrop-Hamadi dengan nilai proyek Rp14,8 miliar.

Kemudian, rehabilitasi dan prasarana penunjang PAUD Integrasi bernilai proyek sebesar Rp 13,3 miliar. Terakhir, proyek pengelolaan lingkungan venue adalah pengembangan outdoor AURI dengan nilai proyek Rp 12,9 miliar.

Saat ini Lukas Enembe tengah menjadi tahanan KPK, namun pihaknya mengadu ke Komnas HAM karena dianggap KPK telah melanggar HAM terhadap dirinya. (Revi/R8/HR Online/Editor Jujang)

KPK Usut Dugaan Korupsi Kapal Angkut TNI AL, Negara Rugi Puluhan Miliar!

KPK-Usut-Dugaan-Korupsi-Kapal-Angkut-TNI-AL-Negara-Rugi-Puluhan-Miliar.jpg

harapanrakyat.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah mengusut dugaan korupsi kapal angkut TNI AL di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Kepala Unit Pelaporan KPK, Ali Fikri menyebut, pengadaan material konstruksi pada kapal angkut Tank-1 serta Tank-2 TNI Angkatan Laut di Kementerian Pertahanan, pada 2012-2018 lalu merugikan negara hingga mencapai puluhan miliar rupiah.

“Iya, untuk sementara puluhan miliar,” Ali Fikri, dalam keterangannya, Jumat (20/1/2023). Nominal sementara kerugian keuangan negara diperoleh dari perhitungan tim pemeriksa internal Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Kata Ali, kemungkinan besar, kerugian keuangan negara akibat korupsi kapal TNI AL masih bisa bertambah karena proses penyidikan masih berlangsung.

“Saat proses penyidikan berjalan, itu masih bukti permulaan. Itu juga perlu dipahami untuk kemudian dilengkapi dan dikembangkan,” ujar Ali.

Sebelumnya, KPK menemukan bukti korupsi pengadaan material pembangunan kapal angkut TNI di Kementerian Pertahanan (Kemenhan). KPK saat ini sedang berupaya mengusut dugaan korupsi tersebut.

“Dari hasil penyidikan yang kemudian ditemukan adanya tindak pidana dan bukti permulaan yang cukup. Saat ini KPK sedang melakukan penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan material pembangunan pada kapal angkut Tank-1 serta Tank-2 TNI AL,” kata Ali, Kamis (19/1/2023).

Baca juga: Rumah Jaksa KPK Kemalingan, Laptop Berisi Berkas Perkara Raib

KPK Usut Dugaan Korupsi Kapal TNI AL, Kantongi Calon Tersangka

Ali mengatakan, KPK sudah memiliki nama pihak yang bertanggung jawab atas kasus ini. Namun, identitas tersangka akan diumumkan saat penangkapan dan penahanan paksa.

“KPK akan mengumumkan secara resmi segelintir sebagai tersangka, konstruksi perkara, dan pasal-pasal setelah progres pengumpulan bukti oleh tim penyidik sudah cukup,” kata Ali.

Ali meminta kepada semua pihak, bersedia membantu tim penyidik KPK dalam menuntaskan penanganan kasus ini. Ali berharap semua pihak yang mengetahui pengadaan ini bisa bekerjasama dengan proses hukum.

“KPK berharap berbagai pihak yang telah dipanggil sebagai saksi mau bekerjasama dan memberikan informasi yang diketahui di hadapan tim penyidik,” kata Ali.

Tak hanya itu, Ali juga berpesan kepada masyarakat untuk ikut mengawal penyidikan kasus ini hingga tuntas.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengawal dan mengawal penyidikan kasus korupsi Kapal TNI AL ini, dan kami pastikan seluruh proses penyidikan berjalan sesuai mekanisme aturan hukum,” ujar Ali. (Revi/R8/HR Online/Editor Jujang)

Bupati Herdiat Marahi Kadis, Komisi A DPRD Ciamis Sebut Hal Wajar

Bupati-Herdiat-Marahi-Kadis-Komisi-A-DPRD-Ciamis-Sebut-Hal-Wajar.jpeg

harapanrakyat.com,- Anggota Komisi A DPRD Ciamis, Jabar, H Oih Burhanudin ikut berkomentar soal beredarnya video Bupati Ciamis memarahi salah satu Kepala Dinas.

Seperti diketahui, Bupati Herdiat memarahi  Kepala Dinas Pariwisata dalam acara Grand Final Mojang Jajaka akhir pekan lalu.

Herdiat menyemprot Kadis Pariwisata lantaran hanya duduk manis. Kemudian, Bupati merasa dipermalukan. Lantaran hadiah untuk juara 1 Mojang Jajaka hanya Rp 1 juta. Herdiat mengaku malu, event sebesar itu hanya dihadiahi alakadarnya.

Anggota Komisi A DPRD Ciamis, H Oih Burhanudin mengatakan, pihaknya memaklumi apa yang dilakukan oleh Bupati Ciamis terhadap anak buahnya.

“Saya anggap wajar, beliau memarahi Kepala Dinas yang dianggap tidak bisa bekerja. Hal itu juga saya kira, bukan untuk satu Kepala Dinas saja, tetapi merupakan peringatan untuk semua pejabat Pemkab, agar lebih baik lagi dalam menjalankan tugas,” ujar Oih Jumat (20/1/2023).

Baca juga: Hadiah Mojang Jajaka Ciamis 2023 Cuma Rp 1 Juta, Bupati Ngamuk Sentil Kepala Dinas

Menurutnya, kemarahan Bupati Ciamis kemarin ini, adalah sinyal untuk para pejabat agar bekerja tidak sebatas asal bapak senang (ABS).

Akan tetapi, semua harus lebih fokus bekerja untuk mencapai visi misi kabupaten Ciamis tentang mantapnya kemandirian ekonomi sejahtera untuk semua.

“Kita komisi A bertugas dalam mengawasi kinerja aparatur pemerintahan, sehingga kemarahan Bupati Ciamis kemarin sangat kita apresiasi,” terangnya.

Komisi A DPRD Ciamis Ingatkan Kepala SKPD

Lanjut Oih, dalam setiap rapat kerja, DPRD Ciamis selaku mitra SKPD, selalu menyampaikan bahwa tugas dari Kepala SKPD adalah membantu menerjemahkan keinginan atau program kepala daerah. Sesuai visi misinya dengan karya nyata, sehingga gagasan dan inovasi berujung prestasi.

“Kalau Bupati menyentil atau marah, saya menganggap itu hal yang  wajar. Toh kalau aparaturnya apalagi Kepala SKPD-nya ngawur, ini berdampak negatif kepada Bupati,” jelas politisi PDIP Ciamis ini.

Dengan adanya kejadian ini tambah Oih, Komisi A DPRD Ciamis mengimbau para Kepala SKPD agar lebih maksimal menjalankan tugas dan fungsinya, dengan mengedepankan disiplin dan patuh pada atasan. (Fahmi/R8/HR Online/Editor Jujang)

Video Syur Diduga Mirip Anggota DPRD Musi Banyuasin Viral, Adegannya Bikin Melongo!

Video-Hot-Diduga-Mirip-Anggota-DPRD-Musi-Banyuasin-Viral-Adegannya-Bikin-Melongo.jpg

harapanrakyat.com,- Sebuah video hot mirip oknum anggota DPRD Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, viral di media sosial.

Video tidak senonoh yang diduga dilakukan oleh oknum anggota dewan tersebut, terakhir beredar di berbagai grup WA.

Melansir dari berbagai sumber, pemeran video tidak senonoh itu, diduga mirip oknum anggota DPRD Musi Banyuasin dari PDIP, berinisial DHL.

Dalam video viral diduga oknum anggota DPRD Musi Banyuasin itu, memperlihatkan adegan tidak senonoh selama 31 detik.

Perempuan muda itu memperlihatkan bagian sensitif tubuhnya, dengan kondisi setengah bugil.

Pada detik-detik awal, si perempuan dalam video masih menggunakan pakaian dalam atau bra. Namun di detik ke 6, Ia mulai menurunkan tali bh nya perlahan.

Lalu pada detik ke 14, dalam video viral itu, si perempuan yang diduga mirip oknum anggota DPRD Musi Banyuasin memperlihatkan payudaranya sambil menekan bibirnya.

Adegan tak senonoh itu berakhir pada detik 21, kemudian video berganti menjadi foto-foto diduga oknum anggota dewan Musi Banyuasin.

Sayangnya, dalam video yang beredar tersebut, tampak nama dan lambang partai PDIP Musi Banyuasin.

Menanggapi hal tersebut, ketua Fraksi PDIP Musi Banyuasi M Yamin menyatakan, jika benar dalam video viral itu merupakan salah satu anggota DPRD dari Fraksi PDIP, pihaknya akan bertindak tegas.

Meski demikian, pihaknya belum tahu pasti informasi dari video tidak senonoh tersebut.

“Saya belum tahu video yang viral itu,” ujar M Yamin.

Yamin sebagai ketua Fraksi DPRD Musi Banyuasin, akan segera memanggil dan meminta konfirmasi kepada yang bersangkutan.

“Jika memang terbukti benar, akan diproses lewat struktur partai,” katanya.

Baca juga: Viral, Begal Payudara di Jakarta Utara Lecehkan Ibu-ibu Saat Gendong Bayi

Video Viral Diduga Mirip Anggota DPRD Musi Banyuasin Berjudul Muba Hot III

Sementara itu, dalam video diduga mirip oknum anggota dewan Musi Banyuasin, tertulis caption Muba Hot III, disertai nama dari anggota dewan bersangkutan.

Sementara itu, Kuasa Hukum DHL, Adhari W Prakarsa menyatakan, jika kliennya itu tidak pernah membuat video mesum tersebut.

Oleh sebab itu, pihaknya saat ini sudah melaporkan kasus ini ke Polda Sumsel, untuk ditindaklanjuti.

“Laporan dilakukan Jumat 13 Januari 2023. saat itu, Ibu baru mendapat laporan adanya video tersebut. Hari itu pula kita membuat laporan ke Polda,” jelas Adhari.

Di tempat terpisah, AKBP Siswandi Kapolres Musi Banyuasin, menyatakan sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan kebenaran video viral mirip oknum anggota DPRD Muba tersebut.

“Masih kita selidiki, belum bisa dipastikan kebenarannya,” katanya.

Pihaknya berharap, masyarakat tidak menyebarluaskan video tersebut, lantaran saat ini masuk tahun politik.

“Masyarakat jangan mudah mengambil kesimpulan jika belum tahu kejelasannya,” pungkas AKBP Siswandi.

Sementara itu, video viral mirip oknum anggota DPRD Musi Banyuasin masih menjadi perbincangan netizen. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Terlindas Mobil TNI, Seorang Ibu Meninggal Dunia di Purwakarta

Terlindas-Mobil-TNI-Ibu-Meninggal-di-Purwakarta.jpeg

Terlindas mobil TNI, seorang ibu yang sedang membawa anaknya meninggal dunia akibat tertabrak mobil Rantis Komodo tipe REV di di Jl Raya Veteran, depan SPBU Usman Kebon Kolot, Desa Nagri Kaler, Purwakarta, Rabu (18/1/2023) pukul 09.40 WIB.

Kabarnya, perempuan dengan inisial SM (42) meninggal dunia saat dalam perawatan di Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta. Sementara sang anak selamat dari kecelakaan tersebut.

Hal itu disampaikan Luqman, karyawan yang bekerja di toko korban, warung soto dan bakso Surabaya di Jalan Raya Veteran (depan Perum Oesman), Desa Nagri Kaler, Kabupaten/Kabupaten Purwakarta.

“Saya dikasih tahu sama tukang ojek karena saya jaga warung, katanya ibu itu kecelakaan. Pukul 16.30 WIB saya melihat mobil jenazah dikawal polisi dan TNI menuju Tegal (ke rumah duka),” kata Lukman di kios tempat penjualan korban, Kamis (19/01/2023).

Lukman menceritakan bagaimana korban terlibat kecelakaan maut tersebut. Awalnya korban membawa seorang anak mengendarai sepeda motor bernomor polisi T 6931 BO untuk kembali ke rumah kontrakannya.

“Mbak (korban) sekitar pukul 09.30 WIB, bawa motor pulang dulu karena ada keperluan. Informasi sekitar lokasi menyebutkan mobil tentara sudah dua kali klakson, bunyi bip, kencang sekali. Jadi ya kak yang suka datang ke kanan itu tahunya menghindari lobang atau jalan mana kalau ke kanan ambil ke kanan nanti nabrak mobil,” kata Lukman.

Baca Juga: Cerita Mistis Pohon Mahoni Besar di Pamarican Ciamis, Penyebab Kecelakaan?

Endoy Sumantri, saksi yang lain, mengungkapkan SM terdorong mobil hingga terseret oleh bemper beberapa saat sebelum tertabrak dan terlindas mobil TNI tersebut.

“Kemarin saya lagi nongkrong sama kakak saya, tiba-tiba saya mendengar suara motor jatuh, pas saya lihat ibu-ibu. malah saya tertegun saat ibu itu kena tabrak, sambil membawa seorang anak,” kata Endoy.

Terlindas Mobil TNI, Ibu Meninggal Dunia, Anak Selamat

Akibat kejadian tersebut korban mengalami patah tulang dari perut hingga kaki, korban dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Sedangkan sang anak mengalami luka di kaki dan tangan namun nyawanya terselamatkan. Sedangkan sang anak mengalami luka di kaki dan tangan namun nyawanya terselamatkan dari maut. Korban sudah berjualan dan tinggal di Purwakarta selama lima tahun terakhir.

Ia tinggal bersama suami dan dua anaknya. Keluarga kini mengantarkan jenazah ke kampung halamannya yang berlokasi di Tegal.

Kecelakaan ini terjadi pada saat konvo uji komunikasi radio untuk aplikasi FindArt salah satu Perkebunan Teh Ciater, Subang.

Kedua kendaraan tersebut melaju dari arah Sadang menuju kota Purwakarta. Kendaraan jenis Ranti Komodo REV dari satuan Yonarmed 9/1/1 Kostrad dikemudikan Pratu AA.

Pengendara sepeda motor tertabrak dan terjatuh, sayangnya tubuh korban terlindas mobil hingga korban meninggal dunia saat dalam penanganan tim medis. Hanya menyisakan anak yang selamat dari kecelakaan tersebut. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pemkab Subang Belum Terima Laporan Kerja Perumda TRS

Nurdin.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Pemkab Subang sampai saat ini belum menerima laporan kerja Perusahaan umum daerah (Perumda) Tirta Rangga Subang (TRS) tahun 2022.

Informasi yang diperoleh mediajabar.com, laporan keuangan penyertaan modal dan laporan kinerja lainnya selama kepemimpinan Dirut Perumda, Kenny Kaparang dan dilanjutkan Plt Ujang belum sampai di meja kerja para pemegang saham.

Kepala Bidang Ekonomi Pemkab Subang, Nurudin menyampaikan, bukan Perumda saja yang belum. Melainkan BUMD lainnya masih ada juga yang belum memberikan laporan.

Cuma kalau BUMD Perumda TRS harus segera karena akan dilaksanakan pemilihan Dirut definitif. “Saat inikan dijabat Plt Dirut selama 6 bulan,” kata Nurdin.

Jabatan Plt akan segera berakhir, sehingga laporan kerja harus segera diterima para pemegang saham, yakni Pemkab Subang.

Kemudian setelah menerima laporan kerja, baru tahap selanjutnya menentukan mekanisme pemilihan Dirut Perumda yang baru.

“Evaluasinya ada di dewan pengawas, untuk menilai dari kinerja seorang PLT, jadi secara regulasi, harus ada penilaian dulu layak dan tidaknya. Tapi, kalau misalkan bupati menginginkan open bdiding, kami siap,” tegas Nurudin.

Menurut Nurudin, dirinya, menunggu perintah Bupati Kabupaten Subang, H. Ruhimat, sebagai pemegang saham, apakah akan dilaksanakan open bidding atau dilakukan penunjukan langsung.

Sekda Subang, H. Asep Nuroni menambahkan, pembentukan timsel tersebut akan dilaksanakan setelah dilaksanakan evaluasi pemegang saham, jelang berakhirnya masa jabatan PLT Direktur utama Perumda PT Tirta Rangga Subang.

“Kita sedang menunggu hasil laporan kerja perumda itu sendiri di tahun 2022, kemudian tahapan selanjutnya akan di laksanakan oleh bagian Ekonomi,kemungkinan di bulan pebruari kita akan mengevaluasi,” kata Asep.

Disnakan Sebut, Mini Feedmill di Ciamis untuk Penuhi Kebutuhan Pakan Ternak

Disnakan-Sebut-Mini-Feedmill-di-Ciamis-untuk-Penuhi-Kebutuhan-Pakan-Ternak.jpeg

harapanrakyat.com,- Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jabar, melalui Dinas Peternakan dan Perikanan, belum lama ini meresmikan pabrik pakan ternak mini (Mini Feedmill) bersama Bank Indonesia (BI) dan Produsen Peternak Ayam Petelur Ciamis (P2APC)

Lokasi Mini Feedmill tersebut dibangun di Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku, dalam rangka menjawab tantangan dalam pengendalian inflasi di daerah.

Syarif Nurhidayat, Kepala Dinas Peternakan Dan Perikanan (Disnakan) Ciamis, membenarkan pada tahun 2022 Pemda Ciamis melaksanakan kolaborasi pentahelix, dalam rangka pengendalian inflasi daerah dengan membuat pabrik Mini Feedmill.

Pembuatan pabrik pakan ini tersebut, untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam ras petelur  yang berada di kabupaten Ciamis.

Menurutnya, sejauh ini para peternak sangat kesulitan dalam membeli pakan ternak. Sehingga pemerintah daerah melakukan sebuah upaya untuk menjawab tantangan tersebut. Dengan melaksanakan kolaborasi bersama Bank indonesia (BI), membuat pabrik Mini Feedmill.

“Tentunya pembuatan Mini Feedmill ini untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam ras petelur di kabupaten Ciamis,” ujar Syarif, Kamis (19/1/2023).

Baca juga: FSPP Ciamis Canangkan Tanam Bibit Alpukat di Seluruh Pesantren

Ia menyebut, Mini Feedmill sendiri dalam produksinya sehari bisa mencapai  40 ton . Sehingga keberadaan pabrik pakan mini itu, bisa memenuhi kebutuhan para peternak ayam petelur di P2APC Ciamis.

“Harga pakan yang mahal menjadi kendala bagi para peternak. Maka dengan adanya

pabrik Mini Feedmill, kita bisa menjual di bawah harga pasar dengan selisih Rp. 1000 per kilo,” ucap Kadisnakan Ciamis.

Lanjut Syarif, dengan adanya pabrik Mini Feedmill pihaknya berharap, bisa menekan harga telur maupun pakan. Sehingga bisa menjaga kestabilan harga telur di pasaran guna pengendalian inflasi.

Sementara itu, pabrik Mini Feedmill sendiri nantinya akan menampung hasil tani jagung lokal di Ciamis, sebagai bahan baku pembuatan pakan ayam ras petelur.

“Maka dari itu, petani jagung lokal tidak harus menjual hasil tani keluar daerah. Dengan begitu, kedepan harga petani jagung maupun telur di kabupaten Ciamis akan tetap stabil,” pungkasnya. (Fahmi/R8/HR Online/Editor Jujang)

Recent Posts