Beranda Berita Nasional Mengenal Pendopo Bupati Ciamis, Bangunan yang Megah Gaya Eropa 

Mengenal Pendopo Bupati Ciamis, Bangunan yang Megah Gaya Eropa 

Pendopo-Bupati-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Pendopo Bupati Ciamis yang berada di Jalan Jenderal Sudirman itu memiliki bangunan yang megah dengan gaya arsitektur kolonial Belanda

Berdasarkan informasi, bangunan tersebut merupakan salah satu peninggalan sejarah pada masa Belanda.

Masyarakat di Tatar Galuh Ciamis mungkin sudah tidak asing lagi dengan Pendopo Bupati Ciamis. Pasalnya bangunan tersebut berada di pusat kota Ciamis. 

Apalagi bagi pengendara yang akan menuju wilayah Jawa Tengah maupun Cirebon pastinya melintasi pendopo tersebut.

Gaya Arsitektur Pendopo Bupati Ciamis

Adapun gaya arsitektur dari Kolonial Belanda pada bangunan tersebut sangat kental. Ciri-cirinya itu adalah arsitekturnya yang bergaya eropa. Pasalnya terdapat tiang pilar yang ukuranya besar dan juga tinggi.

Pilar tersebut juga terlihat berjajar pada bagian depan bangunan tersebut. Kemudian, bagian atasnya terdapat tembok persegi panjang yang melintang dari ujung ke ujung bangunan. Tidak hanya itu, bangunan itu juga memiliki pintu dan jendela yang tinggi dan juga besar.

Sampai saat ini, bangunan tersebut masih berdiri dengan kokoh dan juga cukup megah. Bangunan Pendopo Bupati Ciamis itu kerap juga mendapatkan sebutan Gedung Negara.

Penjelasan Akademisi

Dosen Kegaluhan Unigal Ciamis, Ilham Purwa menjelaskan, berdasarkan catatan sejarah, Bangunan pendopo itu sendiri dibangun pada masa Kabupaten Galuh. 

Saat itu yang memimpin adalah Bupati RAA Kusumadiningrat alias Kanjeng Prabu yang pada saat itu memerintah pada tahun 1839 sampai 1886.

Jadi, kata Ilham, sebelum bangunan itu jadi Pendopo Bupati Ciamis, pada saat itu bangunan tersebut untuk Asisten Residen Galuh atau pada saat itu Keresidenan Belanda. 

“Sedangkan untuk Pendopo Bupati Galuh sendiri, pada saat itu berada di sebelah selatan Alun-alun atau yang saat ini digunakan menjadi Gedung DPRD Ciamis,” jelas Ilham, Minggu (24/12/23).

Ilham menambahkan, istilah Asisten Residen merupakan pegawai negeri tertinggi pada era Kolonial Belanda pada afdeling atau suatu wilayah administratif. Jadi, Asisten Residen itu bekerjasama dengan Bupati yang saat itu sebagai kepala daerah.

Sementara itu, pusat pemerintahan Kabupaten Ciamis itu dulunya Galuh mempunyai gaya yang klasik. Pasalnya, bangunan tersebut terdapat pada satu komplek itu terdapat Alun-alun, Masjid Agung, Pendopo, Gedung DPRD, Kantor Pos hingga Lapas. 

“Jadi kalau Pendopo Bupati Galuh itu adalah yang saat ini menjadi Gedung DPRD. Kalau bangunan yang bergaya Eropa atau Belanda yang saat ini jadi Pendopo Bupati Ciamis adalah Gedung Loji pada Keresidenan Belanda,” imbuhnya.

Ilham menambahkan, bangunan itu sudah ada pada masa RAA Kusumadiningrat dan pada akhir Kusumasubrata. Selanjutnya pada masa Bupati Sastrawinata, bangunan tersebut dipergunakan untuk jadi Pendopo Bupati Ciamis.

“Jadi Bupati Galuh terakhir itu Kusumasubrata, lalu diganti menjadi Kabupaten Ciamis oleh RAA Sastrawinata yang saat itu sudah menjabat 10 tahun sebelum Indonesia merdeka,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)