Beranda Berita Subang Jelang Porprov XIV, Sampah Menggunung di Pinggir Jalan Kota Subang

Jelang Porprov XIV, Sampah Menggunung di Pinggir Jalan Kota Subang

sampah-subang-copy.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provins (Porprov) XIV di Kabupaten Subang, sampah menumpuk di jalan Bagus Yabin, Subang tepatnya di depan SMA PGRI 2 Subang tak jauh dari kantor PGRI Subang.

Berdasarkan pantauan sampah tersebut setiap hari semakin menumpuk dan hampir menutupi sebagian badan jalan. Penumpukan sampah dilokasi tersebut diperkirakan karena ekses ditutupnya TPS di beberapa titik yang berlokasi di jalan protokol kota Subang beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:  Jabar Jadi Tuan Rumah Porsadin Nasional Ke-V Tahun 2022, DPW PKDT Jabar: Kita Sudah Siap

Warga masyarakat yang sering berlalu lalang melalui jalan tersebut mengeluhkan kondisi ini. Edi salah satu warga menuturkan awalnya sampah hanya menumpuk sedikit disana, namun lama-kelamaan semakin banyak menumpuk sehingga menimbulkan bau yang menyengat.

“Sampah menumpuk ini sangat tidak enak dilihat dan tidak sehat. Menimbulkan bau tidak sedap kalau lewat. Padahal jalur ke sana komplek sekolahan, ada SD Madani, SMA PGRI. Banyak anak sekolah juga jalan kaki lewat sana menuju SMKN 1 Subang, MTSN, MAN dan lainnya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Hot Banget ! Nikmati Uniknya Dimsum Geprek di K’day Friday (Kuliner Subang)

“Padahal ini kan masih di pusat kota, banyak orang luar datang ke Subang yang melihat. DI sana juga ada home stay yang sering banyak tamu. Kalau akses jalannya dipenuhi sampah kan malu,” lanjutnya.

Berdasarkan pantauan KOTASUBANG.com, selain menumpuk di jalan Bagus Yabin, pasca ditutupnya TPS di jalur protokol, sampah juga menumpuk di belakang pasar terminal. Padahal setiap minggu pagi lokasi ini selalu dijadikan pasar kaget oleh warga Subang. Dimana sebelumnya sebelum pindah ke lokasi ini, masyarakat biasanya menggelar pasar kaget di area lapang bintang. Dikhawatirkan, jika sampah semakin menumpuk, lokasi pasar kaget akan kembali ke tempat sebelumnya.