Beranda blog Halaman 984

BEM Unsil Tasikmalaya Minta Pejabat Positif Narkoba Dicopot dari Jabatannya

BEM-Unsil-Tasikmalaya-Minta-Pejabat-Positif-Narkoba-Dicopot-dari-Jabatannya.jpg

harapanrakyat.com,- Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Jabar, meminta pejabat Kepala Bapelitbangda Kota Tasikmalaya, yang positif narkoba jenis sabu dicopot dari jabatannya.

Sebagai Informasi, saat ini pejabat berinisial AA tersebut belum ditahan. AA hanya disuruh untuk rehabilitasi lantaran tidak kedapatan membawa barang bukti.

Muhammad Ilham, Ketua BEM Unsil Tasikmalaya menyayangkan adanya kasus penyalahgunaan narkoba yang menyeret pejabat tinggi Pemkot Tasikmalaya.

Menurutnya, hal itu merupakan cerminan, terjadinya kemerosotan moral pejabat negara yang kian nampak jelas, bahkan sudah terukur dan tersistematis.

“Tentunya pejabat yang terpengaruh narkoba, akan terus berlawanan kepentingan untuk pemenuhan atas kewajiban sebagai pelayan masyarakat. Sehingga tetap yang akan dirugikan adalah rakyat,” ujar Ilham Minggu (19/3/2023).

Baca juga: Para Pejabat Pemkot Tasikmalaya akan Dites Urine, Kapan?

Ia menegaskan, kasus penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemkot Tasikmalaya bukan yang pertama kali. Sebelumnya kasus tersebut menyasar ASN di lingkungan pemerintah

“Maka perlu adanya transformasi kelembagaan, di lingkungan pemerintah Kota Tasikmalaya. Dengan menerapkan kesadaran pentingnya lingkungan yang bersih dari narkoba, dan seluruh pejabat wajib melaksanakan tes narkotika secara berkala,” ucapnya

Lanjutnya, konsekuensi hukum yang berkeadilan sesuai aturan tentang penyalahgunaan narkoba harus dijalankan. Kemudian mantan pejabat tersebut harus dicopot sebagai pejabat daerah.

“Polisi harus menumpas tuntas peredaran narkotika di lingkungan pemerintah dan Kota Tasikmalaya. Serta mendorong berjalan proses hukum tanpa pandang bulu,” pungkas M Ilham. (Apip/R8/HR Online/Editor Jujang)

Jalan Status Kabupaten di Sukawening Ciamis Amblas

Jalan-Status-Kabupaten-di-Sukawening-Ciamis-Amblas.jpg

harapanrakyat.com,- Ruas jalan Kabupaten, yang berada di lintas Dusun Sukadana, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jabar, amblas.

Akibatnya, akses jalan tersebut menjadi sempit.Khawatir kerusakannya semakin bertambah parah dan menjadi pemicu terjadinya kecelakaan, pihak Pemerintah Desa Sukawening berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait  dapat segera memperbaikinya.

Hendi Hermawan, Kepala Desa Sukawening mengatakan, jalan tersebut statusnya sebagai jalan Kabupaten dan merupakan penghubung jalan Sadananya  Kawali.

Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan oleh pemerintah desa, apabila tidak secepatnya diperbaiki, dapat dipastikan jalan itu bisa putus karena tergerus air.

“Sebab di bawahnya ada saluran air yang debit airnya deras sehingga pengikisan terus terjadi,” ungkap Hendi Senin (20/3/2023).

Baca juga: DPRD Minta Pasang Rambu Lalu Lintas di Puskesmas Ciamis

Hendi menjelaskan, akses jalan tersebut siang hingga malam hari ramai dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Mengingat banyaknya kendaraan bermotor dan mobil yang melintas, besar harapan dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui instansi terkait dapat segera melakukan perbaikan.

“Sebab apabila tidak secepatnya diperbaiki, selain kerusakan nya akan semakin melebar juga tidak menutup kemungkinan akan menjadi pemicu terjadinya kecelakaan,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diharapkan, pihak pemerintah desa Sukawening untuk sementara memberi tanda jalan amblas, dan kendaraan bermuatan berat dialihkan ke jalan alternatif lain.

Lanjutnya, peristiwa amblasnya jalan tersebut terjadi pada hari Minggu (19/3/2023). “Kejadian ini sudah kami laporkan ke tingkat Kecamatan dan Kabupaten,” pungkas Hendi. (Edji/R8/HR Online/Editor Jujang)

Ribuan Pencari Kerja se-Bandung Raya Ikuti Itenas Job Fair 2023

IJF-2023-2.jpeg

harapanrakyat.com – Ribuan pencari kerja dari berbagai daerah di Bandung raya mengikuti Itenas Job Fair (IJF) 2023. Sebanyak 1800 peserta turut serta dalam kegiatan IJF 2023 di Gedung Serba Guna (GSG) Bale Dayang Sumbi Itenas Bandung itu.

Sebagai informasi, dalam IJF 2023 ini ada lebih dari 200 lowongan pekerjaan dari 30 perusahaan yang turut serta IJF 2023. Bursa kerja ini pun berlangsung selama  dua hari yakni pada Jumat hingga Sabtu (17-18/3/2023).

Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni sekaligus ketua pelaksana IJF 2023, Alfan Ekajati Latief mengatakan, kegiatan tersebut menargetkan untuk lulusan Itenas maupun perguruan tinggi lainnya se-Bandung raya.

Baca Juga : Itenas Bandung Gelar IJF 2023, Hadirkan Ratusan Lowongan Kerja

“Ada lebih dari 200 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja. Harapannya, acara ini mampu menjadi wadah bagi lebih dari 1800 peserta pendaftar IJF 2023 mendapatkan pengalaman kerja,” ungkapnya di Kota Bandung, Senin (20/3/2023).

Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Tarsisius Kristyadi mengapresiasi perwakilan dari perusahaan peserta yang sudah mempercayai Itenas sebagai mediator antara perusahaan yang sedang mencari tenaga kerja dengan para pencari kerja.

Menurutnya, IJF 2023 memiliki tujuan untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan pekerja. Sehingga menjadi sarana untuk mengenalkan dan mempromosikan perusahaan mengenai profil dan lowongan pekerjaan.

Selain itu, juga membantu perusahaan untuk memperoleh sumber daya manusia yang berkualitas. Serta memfasilitasi perusahaan untuk melaksanakan proses rekrutmen secara langsung baik dalam bentuk tes maupun interview.

“Juga sebagai media komunikasi antar perusahaan dan pencari kerja mengenai wawasan bidang- bidang kerja dan jenjang karir yang diminati,” katanya usai membuka IJF 2023 secara simbolis.

Pertemukan Perusahaan dengan Pencari Kerja di IJF 2023

Sejumlah perusahaan besar yang bergabung dalam IJF 2023 antara lain Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, PT TKG Taekwang Indonesia, PT Medion Farma Jaya, hingga Astra Honda Motors (AHM).

IJF 2023 hari pertama dan kedua berlangsung dari pukul 9.00 hingga 17.00 WIB. Selama penyelenggaraannya, total sekitar lebih dari 1500 peserta yang registrasi dan hadir di tempat.

Baca Juga : Spanduk Kritikan Ridwan Kamil di Jalan Raya Leles Garut: Jalan Rusak Rakyat nu Cilakana

Di samping pengenalan dan presentasi perusahaan, para peserta pencari kerja juga berkesempatan untuk mengirimkan lamaran kerjanya. Bahkan pencari kerja juga dapat mengikuti proses rekrutmen langsung di tempat seperti walk in interview.

“Perhelatan ini dapat menjadi jembatan bagi para perusahaan dengan para pencari kerja untuk mencari sumber daya manusia yang cakap dan sesuai harapan. Serta sebagai sarana pengenalan dan pendalaman mengenai perusahaan tujuan yang diimpikan,” tuturnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Pemkab Subang Gelar Peringatan HUT Satpoldam dan Satlinmas Tingkat Kabupaten

Pemkab Subang Gelar Peringatan HUT Satpoldam dan Satlinmas Tingkat Kabupaten

Pemerintah Kabupaten Subang menggelar upacara peringatan HUT Ke-73 Satuan Polisi Pamong Praja, HUT Ke-61 Satuan Pelindungan Masyarakat dan HUT Ke-104 Pemadam Kebakaran di Halaman Kantor Bupati Subang, Jumat (17/3).

Adapun tema dari HUT Satpol PP dan Satlinmas yaitu Mewujudkan Wilayah Tertib dan Ramah Investasi Melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat Yang Profesional, sedangkan HUT Pemadam Kebakaran bertema Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangguh, Rakyat Tumbuh, Indonesia Maju.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Subang mengucapkan selamat ulang tahun ke-73 Satuan Polisi Pamong Praja, selamat ulang tahun ke-61 Satuan Pelindungan Masyarakat dan selamat ulang tahun ke-104 Pemadam Kebakaran.

Ia juga menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada anggota Satpoldam dan Satlinmas atas pengabdiannya dalam mengemban tugas serta perlindungan dan pelayanan tulus demi mewujudkan rasa tertib, tenteram dan aman kepada masyarakat.

Melalui momentum tersebut, ia menginginkan seluruh anggota Satpoldam dan Satlinmas mampu memperkuat profesionalitas, integritas serta ikut mengambil posisi dalam menaklukkan kondisi inflasi dengan menjaga kenyamanan berinvestasi di Kabupaten Subang.

"Tetap pertahankan sikap humanis, agar dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan para pelaku usaha untuk beraktifitas," tutupnya.

Selanjutnya yaitu pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Subang didampingi unsur Forkopimda Kabupaten Subang, dilanjutkan dengan atraksi serta simulasi penanganan bencana dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang.

Turut hadir dalam upacara tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, para Asda, para Kepala Perangkat Daerah, sejumlah camat dan tamu undangan lainnya.

Peringatan Hari Air Sedunia, Ini yang Dilakukan Komunitas Peduli Sungai di Ciamis

Hari-Air-Sedunia.jpg

harapanrakyat.com,- Peringatan Hari Air Sedunia (World Water Day), Komunitas Peduli Sungai (KPS) Cijolang hulu, Desa Sadapaingan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dan kebersihan sungai.

Deden, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cijolang hulu, Desa Sadapaingan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis mengatakan, peringatan Hari Air Sedunia menjadi momentum untuk menarik perhatian masyarakat akan pentingnya air.

Selain itu, juga sebagai upaya penyadaran untuk pengelolaan air yang berkelanjutan. Dengan harapan mampu membangkitkan banyak pihak dalam berpartisipasi melestarikan sumber air.

“Jadi selain dapat menjaga lingkungan, juga kebersihan air sungai tidak tercemari oleh limbah,” kata Deden, Minggu (19/03/2023).

Sementara itu, Camat Panawangan, Kusdinar, melalui Kasi. Pembangunan, Dede Sugihartoyo mengatakan, Hari Air Sedunia merupakan bentuk kesadaran dan upaya mencegah krisis air global di masa depan.

Baca Juga: DPRKPLH Ajak KPS Tingkatkan Kualitas Air Sungai di Ciamis

Sebab, manusia tidak bisa hidup tanpa air, termasuk makhluk lainnya yang ada di muka bumi ini.

“Peringatan Hari Air Sedunia yang digelar KPS Cijolang hulu pada intinya untuk menarik perhatian publik akan pentingnya air,” terang Dede.

Lanjutnya mengatakan, pengelolaan air bermanfaat bagi kehidupan umat manusia. Ketiadaan air bisa mengancam kelangsungan hidup dan ekosistem lainnya.

“Air adalah kekayaan yang sangat berharga dan menjadi penting bagi generasi mendatang. Sehingga harus tetap terjaga, bersih, dan bebas dari pencemaran,” tandasnya.

Peringatan Hari Air Sedunia ini dihadiri Muspika Kecamatan Panawangan, DPRKPLH Kabupaten Ciamis, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, anggota DPRD Ciamis. Serta Ketua Karang Taruna Kabupaten Ciamis dan unsur lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komunitas Peduli Sungai Cijolang hulu juga melakukan penanaman pohon kelapa di Blok Jabrugan, Desa Sadapaingan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis. (Dji/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Seorang Guru Honorer asal Cipaku Ciamis Alih Profesi Jadi Tukang Angkut Kayu

Guru-Honorer.jpg

harapanrakyat.com,- Agus (40), seorang guru honorer asal Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terpaksa beralih profesi jadi tukang angkut kayu dari dalam hutan.

Agus mengaku sudah bertahun-tahun mengabdi menjadi guru honorer. Namun, nasib menentukan lain karena ia tidak kunjung diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun P3K.

Untuk mendapatkan uang, ia pun terpaksa harus beralih profesi menjadi tukang angkut kayu dari dalam hutan menggunakan sepeda motor.

Menurut Agus, menjadi tukang angkut kayu memang mengancam keselamatan. Sebab, selain harus menggunakan jalan setapak, juga terkadang jalannya licin.

Meski demikian, pekerjaan seperti ini tetap Agus lakoni, terpenting bisa mendapatkan penghasilan yang halal.

Baca Juga: Gaji Ditransfer ke Rekening Bank, Setoran Pinjaman PNS Ciamis ke Koperasi Menurun

“Sekalipun sangat beresiko, tapi menjadi tukang angkut kayu setiap harinya dapat uang,” kata Agus, guru honorer asal Cipaku, kepada harapanrakyat.com, Minggu (19/03/2023).

Sementara itu Hendaya yang merupakan teman dekatnya mengatakan, Agus sebetulnya sebagai tenaga guru honorer yang mengajar di salah satu sekolah swasta wilayah Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis.

Memilih pekerjaan menjadi tukang angkut kayu dari dalam hutan kemungkinan besar karena tidak kunjung diangkat menjadi PNS atau P3K.

“Sebagai teman dekat saya mengapresiasi kegigihan Agus dalam mencari uang. Ia seorang guru bergelar sarjana tapi memilih pekerjaan tidak pandang bulu. Meski sangat beresiko terhadap keselamatannya,” tuturnya.

Hendaya menambahkan, Agus yang merupakan guru honorer asal Cipaku itu memilih beralih profesi bukan berarti sebagai pilihan terakhir. Sebab, harapan menjadi PNS maupun P3K merupakan cita-citanya.

“Semoga saja lambat laun ada formasi untuk dirinya. Sehingga ia bekerja sesuai dengan harapan dan cita-citanya,” imbuh Hendaya. (Dji/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Spanduk Kritikan Ridwan Kamil di Jalan Raya Leles Garut: Jalan Rusak Rakyat Nucilakana

Spanduk-Kritikan-Ridwan-Kamil-di-Jalan-Raya-Leles-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Spanduk kritikan kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bertebaran di Jalan Raya Leles-Kadungora, Garut. Spanduk tersebut memuat tulisan berbahasa sunda “Jabar Sangsara (Jabar sengsara)”.

Banyaknya selebaran bender kritikan terhadap Ridwan Kamil tersebut, karena melihat kondisi jalan provinsi di Garut yang dibiarkan rusak.

Masyarakat Garut sepertinya sudah benar-benar jengkel, karena kondisi jalan utama yang statusnya jalan milik Pemprov Jabar rusak.

Warga yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Pemantau Pembangunan Garut, memasang spanduk dan baliho kritikan terhadap Ridwan Kamil.

Baca Juga: Masalah Jalan Butut, Somasi Warga Garut Tak Direspon Ridwan Kamil

Seperti yang harapanrakyat.com temukan di Jalan Raya Leles. Sebuah spanduk berlatar kuning dengan tulisan kritik “Kami butuh aksi nyata gubernur bukan pencitraan, jalan ruksak rakyat nucilaka (jalan rusak rakyat yang celaka) #2024 gubernur enggal (#2024 gubernur baru). Punten moal dipilih dei (maaf tidak akan dipilih lagi)” tulis kritikan atas nama Koalisi Masyarakat Pemantau Pembangunan Garut.

Selain kritikan terhadap Ridwan Kamil, juga ada spanduk satir, dengan bunyi “Sangsara (Jabar sengsara), hanya di zaman Ridwan Kamil jalan ini rusak”. Tulisan tersebut masih oleh Koalisi Masyarakat Pemantau Pembangunan Garut.

Bahkan, netizen mengunggah kritikan dalam spanduk maupun baligo terhadap kondisi jalan rusak ini di media sosial. Salah satunya video yang diunggah oleh akun TikTok @nelayanpamoekan. Dalam video akun tersebut tertulis “Bentuk kritik warga Garut terhadap jalan rusak”.

Pantauan HR Online Minggu (19/3/2023), jalan tersebut memang sebagian sedang dalam tahap perbaikan dan pemeliharaan oleh dinas terkait. Namun sebagian lagi masih terpantau banyak yang berlubang.

Warga selaku pengemudi memang terlihat kesulitan memilih jalan yang laik dilintasi. Terlebih lagi saat kondisi hujan mengguyur Garut, sehingga pengendara harus hati-hati.

Sampai berita ini ditayangkan, HR Online belum bisa mengkonfirmasi Pemprov Jabar maupun Koalisi Masyarakat Pemantau Pembangunan Garut, terkait spanduk kritikan terhadap Ridwan Kamil. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Pelajar di Lembang Terjerat Kasus Narkoba, DPRD Jabar Segera Panggil Pihak Sekolah

Anggota-DPRD-Jabar-Komisi-V-Siti-Muntamah.jpg

harapanrakyat.com – Puluhan pelajar di salah satu sekolah menengah atas di Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, terjerat kasus narkoba.

Tidak tanggung-tanggung, jumlah pelajar yang terjerat kasus itu pun sebanyak 38 orang. Para pelajar itu terciduk polisi seusai mengonsumsi tembakau sintetis. Kasus ini pun menjadi sorotan berbagai kalangan.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Siti Muntamah turut angkat bicara mengenai kasus ini. Ia mengaku prihatin atas terjadinya kasus narkoba di kalangan pelajar itu.

Baca Juga : Lima Anggota Berandalan Bermotor di Bekasi Diringkus Polisi

Sebagai informasi sebelumnya, sebanyak 38 pelajar terciduk polisi akibat terjerat kasus narkoba. Dari jumlah pelajar yang terciduk polisi itu, 17 orang di antaranya merupakan pelajar SMA negeri di Lembang, Bandung Barat.

“Kalau anak-anak (pelajar) terjerat kasus narkoba, pasti ada penyebab utamanya. Ini harus ada pendalaman. Jadi sekolah ramah anak itu bukan hanya sekedar slogan. Melainkan bagaimana caranya sekolah itu menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak,” ungkapnya di Kota Bandung, Minggu (19/3/2023).

Menurutnya, ketika pelajar banyak terjerat kasus yang berkaitan dengan narkoba, pihak sekolah maupun pemerintah harus segera melakukan pengawasan.

“Harus ada tindakan tegas. Pengawasan pihak sekolah bagaimana. Harus ada pemanggilan pihak sekolahnya. Ketika terjadi di luar sekolah, maka peran masyarakat ataupun orang tua sangat penting,” ucapnya.

Siti menerangkan, program pembinaan dari Dinas Pendidikan, kini menjadi tantangan bagi pemerintah. Sehingga optimalisasi sosialisasi program Jabar Masagi perlu lebih masif di kepada generasi muda.

“(Sosialisasi program Jabar Masagi) Agar lebih masif lagi ke kalangan guru-gurunya. Kalau perlu ada target. Sehingga kompetisi implementasi dari Jabar Masagi ini sangat terasa, dan tidak sebatas imbauan saja,” ujarnya.

Disdik Jabar Tanggapi Soal Pelajar Terjerat Kasus Narkoba di Lembang

Sementara itu, Kepala Disdik Pemprov Jabar, Wahyu Mijaya menerangkan, saat ini pihak kepolisian sudah menangani kasus murid yang terjerat narkoba tersebut.

Ia menuturkan, pihaknya juga akan melakukan berbagai tindakan antisipasi mengenai kasus pelajar terjerat narkoba ini. Seperti melakukan pengecekan urine kepada seluruh murid di Jabar, khususnya pelajar sekolah menengah atas.

“Dengan adanya kasus ini, kita sudah berkomunikasi kepada pihak sekolah dan KCD (Kantor Cabang Dinas) di Jawa Barat. Sehingga nantinya bisa segera ada penanganan,” ucapnya.

Baca Juga : DPRD Jawa Barat Prihatin Kalangan Pelajar Terlibat Kriminalitas

Wahyu menambahkan, pihaknya juga akan melakukan rapat seluruh Kepala KCD di Jawa Barat, untuk mengetahui persoalan-persoalan pelajar yang selama ini kerap terjadi.

Selain itu, seluruh KCD dan guru di masing-masing sekolah, sangat penting mengawasi penggunaan media sosial dan kondisi lingkungan pelajar.

“Kami akan rapatkan seluruh KCD secara internal untuk membahas berbagai hal termasuk yang di Lembang. Intinya kami akan meminimalisir kejadian seperti ini, salah satunya seperti kasus pelajar terjerat kasus narkoba di Lembang ini,” ungkapnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Kebakaran di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, 6 Los Sembako Ludes

Kebakaran-di-Pasar-Cikurubuk-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Kebakaran terjadi di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Sedikitnya, kebakaran yang terjadi Minggu (19/3/2023) sore tersebut menghanguskan bangunan 6 los sembako.

Los atau gudang sembako yang ada di area blok Pasar Malam tersebut hangus terbakar. Bahkan, beras dan telur ikut hangus dilahap si jago merah.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun 2 ton beras dan puluhan kilogram telur hangus terbakar.

Hanya puluhan karung beras yang berhasil diselamatkan oleh pemiliknya. Sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Namun dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik.

Dede Sulaiman, petugas keamanan pasar mengatakan, awalnya mendapat informasi  kebakaran pukul 17.30 WIB. Ia langsung meluncur ke lokasi, tapi saat tiba api sudah membesar dari sebuah gudang sembako.

Menurut Dede, dugaan api berasal dari korsleting listrik. Sedangkan gudang penyimpanan telur dan beras dalam kondisi tutup.

Baca Juga: Rumah Warga Cilame Ciamis Ludes Terbakar, Penyebabnya Gara-gara Kucing?

Pemilik penyimpanan telur dan beras sempat menyelamatkan barangnya, sebelum api membesar.

“Bangunan los yang terbakar ada enam bangunan. Tapi hanya satu yang ludes sama isinya yaitu beras dan telur sekitar dua ton. Penyimpanan lainnya bisa diselamatkan,” katanya di lokasi, Minggu (19/3/2023).

6 Unit Mobil Damkar Berjuang Padamkan Kebakaran di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar mengatakan, petugas pemadam kebakaran (damkar) dan BPBD Kota Tasikmalaya menerima informasi pukul 17.48 WIB. Pihaknya bisa sampai ke lokasi membutuhkan waktu 7 menit.

“Lokasi yang terbakar ini di luar Pasar Cikurubuk. Selain itu memang bangunannya mudah terbakar, sehingga api cepat merambat,” katanya.

Lanjutnya mengungkapkan, saat pemadaman tidak ada kendala. Namun hanya memang situasi di pasar Cikurubuk saat terjadi kebakaran banyak orang berbelanja, jadi banyak kendaraan.

“Sehingga kita cukup sulit memasuki area, karena lokasinya cukup dekat dengan pasar malam,” ungkapnya.

Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, 3 Rumah di Tasikmalaya Hangus Terbakar

Sedangkan untuk memadamkan kebakaran pasar Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, pihaknya menerjunkan 3 unit mobil damkar 3 dari Pemkot. Kemudian juga ada bantuan dan 3 unit milik Kabupaten Tasikmalaya.

Menurutnya, api memang sangat sulit untuk dipadamkan. Hal tersebut karena bangunannya sangat mudah terbakar. Sehingga, api langsung melahap habis bangunan yang ada.

“Adapun yang terbakar ada 6 los. 2 los penyimpanan beras dan telur, 2 warung kopi dan warung nasi,” terangnya.

Ucu belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. Sementara untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran di pasar Cikurubuk Tasikmalaya, pihaknya menyerahkan kepada tim kepolisian.

“Sebab, kita tidak bisa menduga-duga, jadi harus berdasarkan fakta hasil lapangan. Adapun kerugian material serta jumlah kerugian belum bisa kita perkirakan. Karena memang saat ini masih sedang dalam proses penjumlahan dan penghitungan,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Catat! Exit Tol Gedebage Bandung Hanya Untuk Jenis Kendaraan Ini

exit-tol-gedebage-1.jpg

harapanrakyat.com – Seiring dengan rencana uji coba Exit Tol KM 149 Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, hanya kendaraan jenis tertentu yang bisa menggunakan exit tol tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, tidak semua jenis kendaraan yang bisa mengakses Exit Tol KM 149 Gedebage tersebut. Hanya kendaraan kecil yang bisa mengakses exit tol tersebut.

“Exit Tol KM 149 Gedebage ini khusus kendaraan kecil yang mau masuk ke Kota Bandung,” tutur Bambang di Kota Bandung, Minggu (19/3/2023).

Baca Juga : Uji Coba Exit Tol KM 149 Gedebage Bandung Sebelum Lebaran

Ia menjelaskan, masyarakat memang membutuhkan pembukaan Exit Tol KM 149 Gedebage. Mengingat tidak hanya menjadi akses Masjid Al Jabbar, melainkan juga alternatif ketika mudik Lebaran.

Bambang juga membenarkan mengenai rencana uji coba pembukaan Exit Tol KM 149 Gedebage tersebut sebelum Lebaran 2023. Hal itu berdasarkan informasi dari Kementerian PUPR.

“Saat ini masih tahap uji coba dulu, sambil kami melakukan evaluasi. Kemudian ada beberapa identifikasi di beberapa titik khususnya, itu oleh Kementerian PUPR,” ujarnya.

Informasi sebelumnya, uji coba Exit Tol KM 149 Gedebage ini akan dilakukan sebelum Lebaran 2023 ini. Saat ini, exit tol tersebut masih dalam tahap persiapan.

Ia menuturkan, berdasarkan informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Exit Tol KM 149 Gedebage ini akan mulai beroperasi mulai 14 April 2023.

Baca Juga : Animo Warga Bandung Gunakan Kereta Api untuk Mudik Cukup Tinggi

“Selama operasionalisasi Exit Tol KM 149 Gedebage ini, hanya memperbolehkan kendaraan kapasitas kecil memasuki exit tol tersebut,” ungkap Bambang. (Ecep/R13/HR Online)

Recent Posts