Beranda blog Halaman 967

Rumah Panggung Milik Seorang Nenek di Panawangan Ciamis Ludes Terbakar

Rumah-nenek-di-Panawangan.jpg

harapanrakyat.com,- Rumah panggung milik seorang nenek bernama Tati Kustiana (72) di Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ludes terbakar, Rabu (15/3/2023) sore.

Penyebab kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Meski tidak menimbulkan korban jiwa namun seisi rumah hangus terbakar. 

Kasi Pembangunan Kecamatan Panawangan Dede Sugihartoyo membenarkan rumah panggung seorang nenek terbakar.

“Menurut informasi, penyebabnya karena korsleting listrik. Rumahnya memang sedang kosong. Tidak ada penghuni, tapi seisi rumah hangus, rata dengan tanah,” kata Dede.

Dede menuturkan, saat kejadian warga setempat berusaha memadamkan api. Namun, kobaran api dengan cepat melahap seluruh bangunan.

Baca Juga: Warga Panik, Gardu Listrik Depan Kantor Desa Cicapar Ciamis Terbakar

Pemerintah Desa langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kecamatan dan Kabupaten.

“Alhamdulillah  korban telah mendapatkan bantuan Rp 2,5 juta dari Bazas Kabupaten Ciamis,” ungkapnya. (Edji/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Guru di Cirebon Kritik Gubernur di Media Sosial Berakhir Pemecatan, Ridwan Kamil Sampaikan Ini

Karir-Ridwan-Kamil-dari-Arsitek-hingga-Menjadi-Politisi.jpg

harapanrakyat.com – Seorang guru SMK Swasta di Kota Cirebon, Jawa Barat, bernama Muhammad Sabil (34) yang mengkritik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengalami pemecatan dari sekolahnya.

Pemecatan itu setelah Sabil mengomentari unggahan Ridwan Kamil di akun media sosial Instagram miliknya pada Selasa (14/3/2023).

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut angkat bicara. Gubernur mengatakan, pihak sekolah tidak sampai melakukan pemecatan kepada guru yang mengkritiknya dan cukup memberinya nasihat.

Sebagai informasi sebelumnya, beredar surat pemecatan kepada Sabil dari lembaga tempat ia mengajar. Pemecatan guru itu lantaran komentar Sabil yang mengomentari unggahan Ridwan Kamil terkesan menggunakan bahasa kasar.

Baca Juga : Gubernur Akui Jumlah Puskesmas di Jawa Barat Belum Memadai

Dalam postingan tersebut, Sabil berkomentar dengan perkataan “Dalam zoom ini, maneh teh keur (kamu itu sedang) jadi sebagai gubernur, kader partai, atau pribadi ridwan kamil?”.

Akibat komentar bernada kritik dari seorang guru tersebut, langsung mendapatkan respon keras dari para pengguna sosial media termasuk Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Gubernur mengomentari dengan menuliskan perkataannya “Menurut Maneh Kumaha? (Menurut kamu bagaimana?)”.

“Saya sudah mengontak sekolahnya agar yang bersangkutan cukup memberinya nasehat saja, tidak perlu sampai pemecatan,” ungkap Ridwan Kamil di Kota Bandung, Rabu (15/3/2023).

Menurutnya, seorang pemimpin harus terbuka terhadap kritik walaupun kadang ada yang menyampaikan kritik itu secara kasar. Lebih jauh, Ridwan Kamil menuturkan, sudah ribuan kritik masuk dan selalu ia respon dengan santai dan biasa saja.

“Kadang saya tanggapi dengan memberikan penjelasan ilmiah, kadang saya membalasnya dengan bercanda saja,” ujarnya.

Ridwan Kamil menerangkan, mungkin karena yang melakukan kritik di media sosial itu seorang guru kepada gubernur, maka pihak sekolah perlu menjaga nama baik institusinya dengan memberi tindakan tegas sesuai dengan peraturan sekolah yang bersangkutan.

Tidak Ada Intervensi Gubernur Pecat Guru

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Jabar Wahyu Mijaya memastikan, tidak ada perintah apa pun dari Gubernur Ridwan Kamil memberhentikan Sabil sebagai guru di SMK Telkom Cirebon dan SMKS Ponpes Minbauul Ulum.

“Perlu saya tegaskan, tak pernah ada perintah dari Pak Gubernur untuk memberhentikan yang bersangkutan,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengonfirmasi Kantor Cabang Dinas Cirebon dan memastikan Data Pokok Pendidikan Sabil masih tercatat di Dinas Pendidikan Pemprov Jabar.

Baca Juga : Bus Ramah Lingkungan Bakal Hadir di Bandung Raya

Pihaknya juga sudah menyampaikan pesan agar pihak yayasan segera mencabut surat pemberhentian Sabil.

“Kalau dari sisi statement (Sabil) di Instagram itu, kita sudah sampaikan agar jangan sampai pemberhentian. Tapi, apakah yang bersangkutan ada masalah lain dengan sekolah, kita tidak tahu. Kalau masalah di luar itu, bukan kewenangan kami,” ucapnya.

Wahyu menuturkan sebagai tenaga pendidik sudah sepatutnya menggunakan bahasa yang baik dalam proses belajar mengajar, keseharian maupun di media sosial.

Hal ini, lanjut Wahyu, menjadi kewajiban pihaknya untuk selalu mengingatkan tenaga pendidik, agar menggunakan bahasa yang baik dalam pembelajaran maupun di luar. Hal itu lantaran bisa diikuti oleh siswa.

“Intinya, tidak pernah ada perintah dari Pak Gubernur untuk memberhentikan guru yang mengkritik itu,” tuturnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep).

Perbaikan Baru 50 Persen, Jembatan Baru Kota Banjar Belum Bisa Dilalui Kendaraan Besar

Perbaikan-Jembatan-Baru-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Jembatan Baru (Jembar) Kota Banjar, Jawa Barat, belum bisa dilalui kendaraan yang memiliki tonase besar. Hal itu lantaran masih dalam proses perbaikan yang dilakukan oleh PT. Bukaka Teknik Utama.

Site Manager PT. Bukaka Teknik Utama Toni mengatakan, saat ini progres perbaikan jembatan itu sudah mencapai 50 persen.

“Untuk material kita sudah 100 persen, tapi progres pelaksanaan perbaikannya baru 50 persen karena alat penyangganya baru datang,” kata Toni, Rabu (15/3/2023).

Menurutnya, perbaikan jembatan Baru Kota Banjar ditargetkan selesai sebelum lebaran, sehingga bisa digunakan untuk arus mudik dan jalur menuju objek wisata pantai Pangandaran.

“Kita targetkan sebelum lebaran sudah selesai sehingga bisa digunakan nanti saat mudik,” terangnya.

Baca Juga: Tolak Rencana One Way, Pelaku Usaha Jalan Hamara Efendi Kota Banjar Pasang Spanduk

Sementara itu, adanya 3 tiang pancang jembatan Baru Kota Banjar yang patah mengakibatkan arus lalu lintas dibatasi. Kemudian hal tersebut juga berpengaruh terhadap jumlah kendaraan yang masuk ke Terminal Type A Banjar.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Type A Banjar Jenny Maria mengatakan, sejak jembatan itu ditutup jumlah kendaraan yang masuk ke terminal menurun.

“Sekitar 60 persen terjadi penurunan kendaraan yang masuk ke terminal dampak dari penutupan jembatan. Hanya bus keberangkatan dari Banjar saja yang masuk,” katanya.

Ia berharap perbaikan jembatan tersebut dapat secepatnya selesai dan kendaraan yang masuk ke Terminal Type A Banjar kembali normal.

“Ya mudah-mudahan bisa secepatnya selesai diperbaiki dan bisa dilalui kembali sebelum mudik lebaran nanti,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Melalui Diskominfo, Pemda Subang Adakan Pelatihan Media Sosial Tingkat Desa/Kelurahan

Melalui Diskominfo, Pemda Subang Adakan Pelatihan Media Sosial Tingkat Desa/Kelurahan

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Pelatihan Media Sosial Tingkat Desa/Kelurahan di Fave Hotel, Selasa (14/3).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman desa/kelurahan tentang pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai penyampaian informasi pembangunan dan pariwisata, meningkatkan keterampilan desa/kelurahan mengoperasikan akun media sosial serta memberikan pemahaman terkait UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Subang dr. Dwinan Marchiawati melaporkan bahwa kegiatan Pelatihan Media Sosial tersebut dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 14-15 Maret 2023 dan diikuti oleh 253 peserta perwakilan desa/kelurahan se-Kabupaten Subang.

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Plt Asda II Setda Kabupaten Subang H. Hidayat. Mewakili Bupati Subang H. Ruhimat, ia menyampaikan apresiasinya atas inovasi dan kreativitas yang telah dilakukan salah satunya yaitu Pelatihan Media Sosial.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta atas keikutsertaannya mengikuti pelatihan tersebut untuk meningkatkan potensi yang dimiliki desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Subang.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu ditindaklanjuti secara masif untuk mempromosikan potensi wilayahnya dan pembangunan melalui media sosial.

"Saya ingin jadikan gerakan ini, gerakan semangat jawara dan gotong royong yang nantinya akan menjadi mitra pemerintah," ujarnya.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh peserta untuk terus tumbuh dan berkembang memajukan desa/kelurahannya sehingga terciptanya Subang Jawara.

"Ayo semua jadi duta pembangunan, tak terkecuali dengan media sosial. Harus tumbuh, berkembang dan bergemuruh memajukan desa/kelurahan," tutupnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan pelatihan mengenai UU ITE, hoaks, fotografi, videografi, optimalisasi media sosial untuk pemasaran dan pembangunan serta peran media sosial dalam publikasi.

OPPO Siapkan Dua Perangkat Baru Sambut Ramadan 2023

Screenshot_2023-03-15-20-28-26-537_com.simplemobilephotoresizer_copy_800x487.jpg

review1st.com – Sambut bulan Ramadan 2023, OPPO akan persiapkan beberapa perangkat baru untuk kembali memenangkan pangsa pasarnya. Sejatinya, OPPO telah menyiapkan perangkat baru yang telah hadir sebelumnya seperti OPPO Pad Air dan Reno8 T Series.

Persiapan yang dilakukan terutama terkait dengan stok, dimana pada sebelumnya terutama pada OPPO Pad Air dan perangkat Reno8 T warna Sunset Orange sempat habis diburu konsumen tepat setelah penjualan perdana. 

Dibalik persiapan perangkat–perangkat yang sudah ada sebelumnya, OPPO Indonesia juga menyiapkan beberapa perangkat baru pada Ramadan kali ini. Salah satunya adalah perangkat yang telah tercatat resmi pada kedua situs pemerintah, sertifikasi Postel dan P3DN Kemenperin.

Perangkat tersebut tercatat dengan kode CPH 2483. Pada situs P3DN Kemenperin, perangkat tersebut tercatat memiliki nilai kandungan lokal sebesar 35,79% dan memiliki frekuensi NR FR1 yang berarti akan dilengkapi dengan jaringan 5G dengan Frequency Range 1 (FR1) yang berada dibawah 7.125 Ghz.

Diperkirakan perangkat ini akan menjadi suksesor perangkat 5G populer OPPO sebelumnya yakni A74 5G. Perangkat ini nantinya akan menjadi perangkat 5G terjangkau OPPO, jika menilik harga perangkat A74 5G terdahulu ada kemungkinan perangkat ini akan dijual di rentang harga yang tidak jauh berbeda.

Sayangnya, satu perangkat lagi yang akan segera diluncurkan belum banyak diketahui untuk detail informasinya. Kebutuhan konsumen diperkirakan cenderung semakin meningkat terutama penggunaan smartphone pada bulan Ramadan.

Hal inilah yang menjadi dasar OPPO untuk menghadirkan dua perangkat baru yang akan hadir dengan tampilan yang jauh lebih segar dan performa yang mencukupi untuk menjawab segala kebutuhan konsumen Indonesia terutama untuk melakukan berbagai aktivitas harian di bulan Ramadan.

Kawanan Pencuri Beraksi di Siang Bolong, Laptop dan Uang Milik Warga Banjarsari Ciamis Raib

Kawanan-Pencuri-Beraksi-di-Siang-Bolong-Laptop-dan-Uang-Milik-Warga-Banjarsari-Ciamis-Raib.jpg

harapanrakyat.com,- Kawanan pencuri beraksi membobol rumah milik Saeful Anam di Dusun Gunung Damar, RT 08/02, Desa Sindangasih, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (15/03/2023) siang.

Pencuri yang diduga lebih dari satu orang itu mengobrak abrik lemari korban yang ada di tiga kamar. Pencuri membawa dua buah laptop dan uang tunai sebesar 5 juta rupiah.

Saeful Anam mengatakan, Ia mengetahui hal tersebut saat masuk rumah selepas bekerja dari wilayah Patimuan, Jawa Tengah.

“Pas masuk rumah saya melihat lemari di kamar acak-acakan, ketika saya periksa dua laptop yand tersimpan di atas meja belajar sudah raib,” katanya.

“Lalu, saya penasaran ngecek yang lainnya, dan ternyata uang di dalam rak buku juga hilang, semuanya ada lima jutaan,” lanjutnya. 

Baca Juga : Seorang Pria Terekam CCTV Mengutil Susu Balita di Minimarket Bekasi

Sementara itu, Herni Herningsih, istri korban mengaku mendapat kabar tersebut dari suaminya, Ia pun langsung bergegas pulang.

“Tadi saya sedang ada kegiatan Dharma Wanita di daerah Dayeuh Luhur, pas lagi di jalan saya mendapat telepon dari suami, ada maling masuk rumah saya, untungnya maling tidak mengambil perhiasan di dekat laptop,” terangnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan harapanrakyat.com di lapangan, kawanan pencuri tersebut kemungkinan masuk melalui jendela bagian ruang depan.

Pemilik rumah membiarkan jendela tersebut terbuka untuk jalan keluar masuk kucing. Setelah beraksi dan berhasil menggasak barang milik korban, kawanan pencuri itu keluar melalui pintu depan.

Saat ini, Kasus pencurian tersebut kini dalam penyelidikan aparat kepolisian dari Polsek Banjarsari. (Suherman/R12/HR-Online/Editor-Rizki).

Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Masyarakat Aman, Wali Kota Bandung Blusukan

pantau-sembako.jpeg

harapanrakyat.com – Wali Kota Bandung, Jawa Barat, Yana Mulyana memastikan stok bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kota Bandung relatif aman, terutama menjelang Bulan Ramadan.

Selain stok bahan kebutuhan pokok masyarakat, pihaknya juga memastikan harga kebutuhan pokok di pasar juga relatif stabil.

“Sejauh ini, stok beberapa bahan kebutuhan pokok masyarakat itu relatif semua aman dan tersedia,” ungkapnya di sela-sela peninjauan di Pasar Baru Bandung, Rabu (15/3/2023).

Baca Juga : DPRD Kota Bandung Desak Aparat Tindak Tegas Penimbun Bahan Kebutuhan Pokok

Menurutnya, meski beberapa bahan pokok ini mengalami kenaikan harga seperti telur ayam dan cabai rawit, namun belum terlalu signifikan atau relatif stabil.

“Memang ada kenaikan harga komoditas seperti telur ayam dan cabai rawit, tetapi bahan pokok yang lain relatif masih stabil,” ujarnya.

Yana menjelaskan untuk komoditas telur ayam, mengalami kenaikan harga sekitar Rp 2000 hingga Rp 3000. Ia mengakui, kenaikan harga tersebut, karena mulai banyak permintaan telur untuk pembuatan kue.

“Jadi dalam sepekan ini, orang mulai bikin kue kering, sehingga suplai banyak tapi kebutuhan juga meningkat. Mungkin dari hulunya ada kenaikan,” katanya.

Lebih jauh, pihaknya juga memastikan stok beras dan minyak goreng masih aman. Mengingat sebelumnya sempat terjadi kelangkaan di dua komoditas tersebut.

DKPP Kota Bandung Lakukan Uji Layak Konsumsi Bahan Pokok Masyarakat

Pada peninjauan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung melakukan pengujian kelayakan konsumsi terhadap sejumlah komoditas bahan pokok. Hasilnya, tidak terdapat pewarna maupun pengawet serta aman dikonsumsi.

Baca Juga : Pusat Distribusi Pangan Jawa Barat Harus Mampu Jaga Inflasi

“Setelah pengujian kelayakan konsumsi oleh DKPP, hasilnya beras tidak ada pewarna, daging fresh tidak ada pestisida. Jadi aman dikonsumsi masyarakat,” ucapnya.

Pihaknya juga meminta kepada para pedagang untuk memberikan harga yang wajar dan tidak menimbun barang kebutuhan pokok masyarakat.

“Kami minta pedagang untuk tidak menahan barang, berikan harga wajar saja. Jangan berlebihan, jangan sampai ada panic buying supaya tetap terkendali. Agar stok dan harga bahan pokok masyarakat ini juga terjaga,” katanya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Agoda Kembali Gelar Kompetisi Programming CODEGODA

Codegoda.jpg

review1st.com – Agoda yakini kunci terlibat di fintech, XR, metaverse, AI, konektivitas satelit, dan lainnya adalah talenta hebat. Untuk mencapai tujuan ini, Agoda adakan kompetisi programming global Codegoda.

Kompetisi ini platform equal-opportunity bagi coder dari segala latar belakang. Di tahun keempat, Codegoda terbuka untuk semua usia dan tingkat pengalaman.

image.png

Codegoda memiliki keunggulan tersendiri karena dirancang untuk coders oleh para coders. Gaya freeform dalam mengatasi masalah-masalah ini memungkinkan peserta menguji batas kemampuan coding mereka.

“Apakah Anda seorang profesional teknologi berpengalaman atau seseorang yang ingin masuk ke bidang yang menarik ini, Codegoda dipetakan untuk menawarkan pengalaman yang menantang bagi semua orang.

“Hasil sebelumnya bahkan terbukti telah membantu tim kerja di Agoda mempertimbangkan solusi dari perspektif yang berbeda,” kata Idan Zalzberg, Chief Technology Officer, Agoda.

“Gagasan untuk menjaga kompetisi tetap terbuka untuk semua orang selalu menjadi pilihan yang direncanakan.

“Di Agoda, siapapun, apapun latar belakang dan keahliannya, dapat memilih untuk bekerja di bidang teknologi.

“Apalagi organisasi menumbuhkan budaya yang mendorong inovasi dan pemecahan masalah.” tambah Idan.

Kompetisi satu putaran 1 April 2023, dimulai 13:30-22:30 WIB. Peserta diminta selesaikan enam masalah algoritmik dalam 3 jam, meniru masalah tim Agoda. Solusi unik disarankan, bahasa pemrograman bebas. Hadiah senilai USD8,750, hadiah utama USD3,500.

Berikut adalah beberapa tips untuk memenangkan kompetisinya.

  1. Pilih bahasa pemrograman yang memungkinkan Anda menguji dan menyempurnakan solusi dengan cepat.
  2. Ketika dihadapkan pada masalah yang rumit, dekati masalah tersebut secara ilmiah dan uraikan masalah yang kompleks menjadi masalah yang lebih sederhana.
  3. Gunakan contoh-contoh kecil untuk memahami pola dasar yang kemudian dapat diterapkan pada solusi yang lebih besar dan lebih kompleks.

Hingga saat ini, CODEGODA telah menjadi tuan rumah bagi lebih dari 20.000 peserta dari 89 negara. Pemenang sebelumnya berasal dari Thailand, Indonesia, Vietnam, India, dan Jerman serta beberapa pemenang yang tidak memiliki pengalaman kerja teknis sebelumnya.

Kompetisi ini memungkinkan peserta menunjukkan keterampilan pemrograman mereka di panggung global, menambah kredibilitas bagi mereka yang ingin mengembangkan karir di lapangan.

Beberapa peserta telah dipekerjakan oleh Agoda dan telah mengembangkan karir mereka di perusahaan tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://codegoda.io/news   

DPRD Kota Bandung Desak Aparat Tindak Tegas Penimbun Bahan Kebutuhan Pokok

Ketua-Komisi-B-DPRD-Kota-Bandung-Nunung.jpeg

harapanrakyat.com – DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, mendesak aparat hukum menindak tegas oknum penimbun bahan kebutuhan pokok masyarakat. Hal itu untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadan.

Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Nunung Nurasiah mengimbau, pedagang maupun distributor bahan kebutuhan pokok masyarakat tidak menimbunan barang memanfaatkan momen tertentu.

“Kami mengimbau pedagang dan distributor, tidak menimbun barang dan menjual kebutuhan pokok secara wajar,” ungkapnya di sela-sela pemantauan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Baru Bandung, Kota Bandung, Rabu (15/3/2023).

Baca Juga : Bus Ramah Lingkungan Bakal Hadir di Bandung Raya

Menurutnya, dengan tidak adanya penimbunan bahan pokok, maka distribusinya menjadi lancar dan tidak memberatkan masyarakat.

Lebih jauh, jika ditemukan ada oknum pedagang yang melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok, maka pihaknya meminta untuk ditindak secara tegas.

“Jika ada oknum yang berani menimbun bahan kebutuhan pokok masyarakat, kami meminta agar aparat menindak tegas. Agar menjadi contoh bagi pedagang dan distributor lainnya,” ujarnya.

Pantau Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat di Kota Bandung

Terkait harga bahan kebutuhan pokok masyarakat saat ini, Nunung menjelaskan, terjadi fluktuatif harga di pasar. Bahkan ia mengakui, adanya keluhan para pedagang akan kenaikan harga beberapa komoditas.

Berdasarkan pemantauan pihaknya, harga daging ayam mengalami kenaikan yakni menjadi Rp 36 ribu. Sebelumnya, harga daging ayam ini Rp 34 ribu per kilogram. Sehingga terjadi kenaikan Rp 1000 setiap harinya.

Selain itu, harga komoditas lainnya yang terpantau naik yakni telur ayam. Saat ini harga telur ayam berkisar Rp 30 ribu per kilogram. Kemudian kenaikan cukup signifikan terjadi pada harga cabai rawit yang saat ini mencapai harga Rp 75 ribu per kilogram.

“Dari survei tadi, ada fluktuasi harga kebutuhan pokok seperti telur, daging ayam dan cabai rawit. Tapi untuk harga komoditas lainnya masih terpantau relatif terkendali,” ucapnya.

Baca Juga : Bupati Naikkan HET Elpiji 3 Kg, Aktivis Garut: Akan Timbul Kemiskinan Baru

Ia mengatakan, meski Kota Bandung telah beralih menjadi kota jasa dan industri, akan tetapi tata kelola pangan dan pertanian perlu terus optimalisasi. Dengan demikian, pasokan dari kebutuhan pokok tetap terjaga.

Ia pun mengharapkan Pemkot Bandung terus mengadakan pengawasan dan memastikan stok barang tersedia. Sehingga ada pengendalian harga tidak melambung tinggi dan tetap stabil.

“Mudah-mudahan tetap terkendali hingga Ramadan maupun Idulfitri, bahkan sesudahnya. Kami harapkan juga tidak ada oknum yang menimbun bahan kebutuhan pokok masyarakat,” ucap Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung itu. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Bus Ramah Lingkungan Bakal Hadir di Bandung Raya

bus-ramah-lingkungan.jpg

harapanrakyat.com – Transportasi massal ramah lingkungan sejenis Bus Rapid Transit (BRT), akan hadir di kawasan Bandung raya, Jawa Barat, pada 2026 atau 2027. BRT Bandung raya itu nantinya akan menggunakan bus listrik.

Sebagai informasi, Pemprov Jabar pada 2024 akan memulai proyek pembangunan transportasi massal ramah lingkungan di kawasan Bandung raya. Pembangunan itu mulai menyiapkan infrastruktur seperti jalur khusus, shelter, dan sarana pendukung lainnya.

BRT Bandung raya tersebut akan menghubungkan lima daerah, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, Bandung Barat, dan Sumedang.

Baca Juga : Infrastruktur Transportasi Bandung Belum Memadai Dukung Aktivitas Warga 24 Jam

Kepala Bidang Perkeretaapian dan Pengembangan Transportasi Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan, pembangunan BRT Bandung raya ini didanai Bank Dunia melalui pemerintah pusat.

“Karena memerlukan infrastruktur khusus, jadi proses pembangunannya memang cukup lama kurang lebih tiga tahun. Kami mengharapkan pada 2026 atau 2027, BRT Bandung raya ramah lingkungan ini bisa mulai beroperasi,” ujarnya.

Dhani menuturkan, sebetulnya di Bandung raya ada dua moda pengembangan transportasi massal, yaitu BRT yang berbasis jalan dan Light Rail Transit (LRT) yang berbasis rel. Akan tetapi, pihaknya akan mendahulukan pembangunan BRT lantaran hal itu yang paling memungkinkan untuk saat ini.

Kota Bandung Jadi Pilot Project Bus Ramah Lingkungan di Jawa Barat

Menurut rencana, lanjut Dhani, BRT Bandung raya ini akan melayani 17 koridor dengan jumlah armada lebih kurang 400 bus. Sebanyak 40 persen dari jumlah armada ini, kata Dhani, wajib menggunakan bus listrik ramah lingkungan sesuai dengan ketentuan Bank Dunia.

Baca Juga : 472 Tiket Mudik Gratis Lebaran 2023 Ludes Diserbu Warga Cimahi

Meski pembangunan BRT Bandung raya mulai 2024, akan tetapi untuk pilot project pihaknya juga akan mengoperasikan 40 persen bus listrik untuk koridor Kota Bandung pada 2024 yang ramah lingkungan.

Ke depan, lanjut Dhani, Dinas Perhubungan Pemprov Jabar akan mengelola operasionalisasi BRT Bandung raya. Hal itu lantaran saat ini Pemprov Jabar belum memiliki BUMD khusus transportasi.

“Sementara kita dulu yang kelola (operasionalisasi BRT Bandung raya) sebelum terbentuknya BUMD khusus transportasi Itu masih kita lakukan pembahasan dengan berbagai pihak. Pengelolaan itu termasuk mengelola bus ramah lingkungan,” kata Dhani. (Ecep/R13/HR Online)

Recent Posts