Beranda blog Halaman 896

Diseruduk karena Belok Tanpa Lampu Sein, Dua Pemotor di Pamarican Ciamis Luka Parah

Korban-Kecelakaan-di-Pamarican-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Belok arah tanpa memberi lampu sein, pengendara sepeda motor Beat diseruduk pemotor Vario dari belakang. Kedua pengendara pun terpental dan terluka parah.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Pamarican-Banjarsari, tepatnya di Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (10/03/2023).

Panit 1 Lantas Polsek Banjarsari Polres Ciamis, Aiptu Suryana mengatakan. Kejadian tersebut bermula saat pengendara sepeda motor Honda Beat bernopol Z 2636 TAH yang dikendarai oleh Mutaslim (34) warga Dusun Kertaharja RT 30/08 Desa Kertahayu Kecamatan Pamarican melaju dari arah Pamarican menuju arah Banjarsari.

Setiba di lokasi ia yang membonceng istrinya berbelok arah secara mendadak. Saat belok, pengendara tidak menyalakan lampu sein.

Baca Juga: Truk Sampah Pemkab Ciamis Alami Kecelakaan dengan Motor, Satu Orang Tewas

“Saat belok Mutaslim tidak menyalakan lampu sein, sehingga pengendara Honda Vario atas nama Moch Yusuf dengan nomor Polisi Z-3398-YR yang ada di belakangnya langsung menghantam dari belakang, hingga akhirnya mereka terpental dan tersungkur ke aspal,” ujarnya.

Lanjut Aiptu Suryana mengatakan, akibat kecelakaan tersebut, Mutaslim mengalami luka serius di bagian kepala dan dilarikan ke RSUD Kota Banjar.

“Untuk istrinya yang bernama Sri Maryam hanya mengalami luka ringan. Sementara Moch Yusuf (25) yang diketahui warga Kota Banjar mengalami luka di wajah. Beberapa giginya juga rompol dan sama dilarikan ke RSUD Kota Banjar” jelasnya.

Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat tabrakan diangkut dan diamankan ke Polsek Banjarsari. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kang Icak, Sosok di Balik Berdirinya Gedung Pusat Pencak Silat di Jawa Barat

Gubernur-dan-Ketua-IPSI-Jawa-Barat.jpeg

harapanrakyat.com – Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Jawa Barat, Phinera Wijaya, adalah sosok penting di balik berdirinya Gedung Pusat Pencak Silat di Jawa Barat.

Pembangunan gedung ini secara fisiknya akan mulai pada April 2023 ini di kawasan Bumi Perkemahan Kiarapayung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sebelum membangun gedung pusat ini, perjuangan Kang Icak (sapaan akrab Phinera), berawal dari pengukuhan identitas pencak silat oleh UNESCO.

Baca Juga : Pemprov Jawa Barat Bangun Gedung Pusat Pencak Silat

UNESCO mengukuhkan pencak silat sebagai warisan budaya tak benda itu pada 12 Desember 2019 lalu.

Meski eksistensi Kang Icak sejak lama berkutat di dunia politik yakni sebagai Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, namun baginya seni bela diri ini sudah mendarah daging.

Maka tak heran apabila pria kelahiran Bandung pada 12 Mei 1955 itu mendapat kepercayaan untuk menahkodai IPSI Jawa Barat.

Kang Icak pun secara total berjuang sampai mondar-mandir ke luar negeri untuk memperjuangkan salah satu seni bela diri ini agar mendapatkan pengakuan dari UNESCO.

Dengan demikian, salah satu entitas budaya ini sudah bebas dari kekhawatiran klaim negara lain. Atas jasa Kang Icak termasuk unsur lainnya terutama dukungan penuh dari pemerintahan dan masyarakat.

Baginya, warisan budaya leluhur ini adalah jati diri bangsa warisan para leluhur bangsa Indonesia.

“Ya, inilah jawaban atas pengakuan sebagai warisan budaya tak benda dunia. Maka sudah seharusnya kita punya fasilitas yang berkelas dunia. Artinya yang layak untuk pelestarian karya budaya yang sangat berharga ini,” ungkap Kang Icak kepada harapanrakyat.com, Senin (10/4/2023).

Baca Juga : Cagar Budaya Kota Bandung Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

Bukan Hanya Pencak Silat Melainkan Jadi Pusat Budaya

Gedung tersebut, kata ia, sesungguhnya adalah pusat kegiatan budaya, bukan hanya pencak silat. Artinya, lanjut Kang Icak, upaya pelestarian kebudayaan tradisi lainnya seperti kesenian tari, seni suara, dan lainnya, juga bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.

Menurutnya, warisan leluhur ini telah menjadi identitas dan pemersatu bangsa Indonesia. Pencak silat juga memiliki seluruh elemen kebudayaan dari gerak, musik, busana, serta filosofi hidup secara komunal. Sehingga membentuk Warisan Budaya Tak Benda.

Pencak silat resmi sebagai warisan budaya tak benda milik bangsa Indonesia setelah melalui kajian mendalam pada sidang khusus Intergovernmental committee for safeguarding of the intangible culture heritage (IHG) di Bogota, Colombia. (Atep/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Pemprov Jawa Barat Bangun Gedung Pusat Pencak Silat

Groundbreaking-Gedung-Pencak-Silat-Jawa-Barat.jpeg

harapanrakyat.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memulai pembangunan Gedung Pusat Pencak Silat di kawasan bumi perkemahan Kiarapayung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Pembangunan gedung itu sebagai tindak lanjut pengakuan UNESCO yang mengakui pencak silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, pembangunan gedung untuk tahap pertama itu menghabiskan anggaran sekitar Rp 26,2 miliar.

Baca Juga : Kunjungan Wisatawan ke Jawa Barat Diprediksi Meningkat

“Tahap keduanya sekitar Rp 30 miliaran,” ujar Ridwan Kamil, dalam groundbreaking Gedung Pusat Pencak Silat tersebut, Senin (10/4/2023).

Gubernur berharap, pembangunan gedung ini tuntas sesuai target waktu. Sehingga, lanjut ia, Jawa Barat ke depan senantiasa mampu melahirkan pesilat pesilat juara dunia.

“Karena Jawa Barat punya tempat yang istimewa. Ini harus ramai, harus sibuk. Kami persilahkan cabang-cabang kebudayaan yang lain untuk menggunakan fasilitas gedung ini, tapi dalam ekosistem kepencaksilatan,” katanya.

Lebih jauh, kata Ridwan Kamil, Indonesia melalui pencak silat sesungguhnya bisa memengaruhi dunia. Seperti halnya Korea melalui film dan musiknya.

Menurutnya, pencak silat bukan sekedar ilmu atau seni bela diri. Melainkan juga  sarat akan nilai filosofi, musikalitas, tarian, termasuk fesyen.

“Indonesia juga bisa memengaruhi dunia melalui pencak silat. Tidak hanya bela dirinya, tapi dari musikalitasnya, tarian ibing-nya, fesyen, adibusananya, dari filosofi hidupnya menjadi sebuah kebanggaan,” katanya.

Ke depan, lanjut Ridwan Kamil, Jawa Barat bisa menggelar kejuaraan dunia pencak silat setelah adanya dukungan fasilitas lengkap tersebut.

Atlet-atlet pencak silat Jawa Barat khususnya, bisa mendapatkan segala fasilitas secara lengkap di gedung ini.

Baca Juga : Cek Rekomendasi Tempat Wisata Murah di Kabupaten Bandung

“Mimpi besarnya nanti suatu saat kejuaraan dunia pencak silat bisa diselenggarakan di sini, di tempat yang istimewa,” tuturnya.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, kata Ridwan Kamil, mendapat tugas dalam menyusun detail enginering design gedung pusat pencak silat tersebut. (Atep/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Persiapan Terminal Tipe A Kota Banjar Sambut Pemudik Usai Direvitalisasi

Persiapan-Terminal-Tipe-A-Kota-Banjar-Sambut-Pemudik-Usai-Direvitalisasi.jpg

harapanrakyat.com,- Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, dipastikan sudah beroperasi dan siap menyambut para pemudik pada momen lebaran Idul Fitri nanti.

Diketahui Terminal Tipe A Kota Banjar sebelumnya telah dilakukan revitalisasi. Sejumlah fasilitas yang ada saat ini pun bakal menambah kenyamanan penumpang.

Kepala Terminal Tipe Kota Banjar, Jenny Mariana mengatakan, saat ini fasilitas yang sudah bisa calon penumpang maupun pemudik nikmati, yaitu fasilitas ruang tunggu penumpang yang berada di lantai satu.

Baca Juga: Ormas GRIB Jaya Datangi Terminal Tipe A Kota Banjar, Ada Apa?

Sedangkan untuk lantai dua, yaitu untuk food court. Dan lantai tiga akan diperuntukkan menjadi Mall Pelayanan Publik (MPP), namun hingga sekarang ini belum bisa difungsikan. 

Adapun untuk lantai dua dan lantai tiga tersebut, masih menunggu penetapan status penggunaan barang negara dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang atau KPKNL. Pihaknya juga telah mengajukan terkait hal itu pada 7 Februari lalu, namun belum ada kelanjutan.

“Fasilitas ruang tunggu penumpang di Terminal Tipe A Kota Banjar sudah bisa digunakan. Ruangan dipenuhi fasilitas pendingin, sehingga bisa membuka nyaman penumpang,” kata Jenny kepada harapanrakyat.com, Senin (10/4/23).

Baca Juga: Mall Pelayanan Publik Kota Banjar Masih Persiapan, Warga Bisa Urus Keimigrasian

Lanjutnya memprediksi, bahwa jumlah pemudik yang masuk ke terminal Banjar pada momen arus mudik mendatang akan meningkat. Hal tersebut jika dibandingkan aktivitas naik turun penumpang saat hari biasa.

Saat ini, kata Jenny, aktivitas kepadatan penumpang di terminal masih terpantau normal, dan belum ada tanda-tanda arus mudik. Sejumlah perusahaan oto bus juga belum ada yang menaikkan harga tiket lebaran.

“Sampai saat ini belum ada kenaikan tarif. Kalaupun ada, paling nanti mendekati masa mudik lebaran. Sedangkan untuk kepadatan kendaraan juga terpantau masih normal,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Ribuan Santri di Kota Banjar Bakal Mudik Lebaran

Ribuan-Santri-di-Kota-Banjar-Bakal-Mudik-Lebaran.jpg

harapanrakyat.com,- Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Banjar, Jawa Barat, bakal mudik lebaran pada Idul Fitri 1444 H nanti. Mereka mudik ke daerahnya masing-masing secara mandiri.

Ketua Forum Pondok Pesantren Kota Banjar, Badar Ismail, mengatakan, pihaknya memprediksi lebih kurang sekitar 5 ribu santri pondok pesantren di Banjar yang akan melakukan mudik lebaran.

Ribuan santri tersebut akan mudik lebih awal, karena aktivitas mengaji di sejumlah pondok pesantren biasanya akan berakhir pada tanggal 14 April mendatang. Hal tersebut seiring libur masa sekolah.

Baca Juga: Dianggap Bikin Macet, Delman Garut Dilarang Beroperasi di Jalur Mudik

Meski begitu, untuk keberangkatan mudik santri pondok pesantren tersebut menurutnya tidak dilaksanakan bersamaan. Karena menyesuaikan dengan kalender pendidikan masing-masing pesantren.

“Untuk di Kota Banjar prediksi tak kurang 5 ribuan santri yang akan mudik lebaran ke kampung halamannya. Mereka mudik secara mandiri,” kata Badar Ismail kepada harapanrakyat.com, Minggu (9/4/23).

Lanjutnya menyebutkan, adapun daerah yang menjadi tujuan mudik para santri tersebut, hampir kebanyakan ke daerah Jawa. Meskipun ada juga sebagian santri yang mudik ke luar jawa.

Baca Juga: Mudik Gratis Polres Ciamis, Catat Ini Persyaratan dan Cara Daftarnya

Adapun santri pondok pesantren yang paling banyak di Kota Banjar, saat ini berada di pondok pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo.

“Untuk mudiknya dikoordinir oleh lembaga masing-masing pesantren. Hampir kebanyakan mereka mudik ke daerah jawa,” ujarnya.

Terpisah, Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Banjar, Wardoyo mengatakan, terkait persiapan menghadapi arus mudik lebaran, pihaknya belum lama ini telah mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Polri.

Meski begitu, untuk teknis pelaksanaan menghadapi arus mudik lebaran masih menunggu surat edaran dari Kementerian Perhubungan. Seperti terkait dengan pembentukan pos pengamanan mudik, peraturan lalu lintas tentang pembatasan angkutan logistik.

“Rencananya nanti posko utama berada di Alun-alun Banjar. Untuk pos pengamanan bersama berada di Cijolang,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Indosat Hadirkan Solusi untuk Sektor Pertanian, Perikanan, dan UMKM

IDCampxKadinTechChallenge20232_copy_800x450.jpg

review1st.com – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) mengajak para peserta IDCamp X Kadin 2023 untuk membuat berbagai solusi dalam program IDCamp X Kadin Tech Challenge: Menuju Indonesia Emas 2045.

Para talenta digital yang telah menerima beasiswa IDCamp X Kadin tingkat dasar, pemula, maupun menengah dapat mengikuti dan menerapkan keterampilan mereka dalam mengembangkan sistem yang bermanfaat bagi sektor pertanian, perikanan, serta UMKM Indonesia.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan “Program ini menunjukkan komitmen Indosat dan Kadin Indonesia untuk memenuhi kebutuhan talenta digital di Indonesia dengan mengedepankan kolaborasi yang berkelanjutan.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan para peserta, program ini juga menawarkan prospek untuk integrasi langsung ke dalam industri, salah satunya melalui IDCamp  X Kadin Tech Challenge ini.

Kami senang melihat antusiasme para peserta dan kami semakin optimis bahwa Indonesia akan menjadi pusat kekuatan talenta digital di Asia Pasifik.”

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, mengatakan, â€œKami menyambut baik program kolaborasi antara Kadin Indonesia dengan Indosat untuk bergotong royong mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui pemberian program beasiswa IDCamp x Kadin 2023 guna mengembangkan talenta digital di Indonesia.

Selanjutnya, para peserta program beasiswa dari wilayah Solo, Makassar, Medan (dan sekitarnya) yang telah mendapatkan beasiswa IDCamp X Kadin akan mendapatkan kesempatan untuk menciptakan sistem informasi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas di sektor pertanian, perikanan, serta UMKM.”

Dalam program ini, Kadin Indonesia bersama dengan Indosat memfokuskan pada 3 sektor. Ketiga sektor tersebut masih membutuhkan banyak dukungan untuk dapat bergerak lebih maksimal. Hal inilah yang mendasari inisiasi transformasi digital agar lebih produktif di tiga sektor tersebut.

Arsjad menambahkan ketiga sektor tersebut merupakan UMKM yang mana dianggap sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. UMKM sendiri memiliki kontribusi besar dalam mendominasi struktur usaha Indonesia serta menyerap 97% tenaga kerja. Pertanian dan perikanan juga memiliki peran penting untuk menjaga ketahanan pangan.

Kadin Tech Challenge dapat diikuti oleh lebih dari 3.000 peserta IDCamp x Kadin 2023 di kota Solo, Medan, Makassar dan sekitarnya. Para peserta dapat mengembangkan berbagai sistem baik itu berupa database, sistem berbasis web, bahkan berbentuk aplikasi, untuk meningkatkan industri pertanian, perikanan, dan UMKM.

Para peserta dapat mengikuti tantangan ini sejak 10 April hingga Agustus 2023. Setelahnya mereka akan melewati proses penjurian dan pengumuman pemenang akan dilakukan pada Agustus 2023. Berbagai hadiah menarik tersedia untuk 20 pemenang terpilih.

Rangkaian IDCamp x Kadin 2023 telah berhasil mencatatkan lebih dari 300 peserta yang melanjutkan ke level menengah. Nantinya setengah dari mereka yang berhasil mencapai tingkatan ini juga akan menerima pelatihan 2 hari secara tatap muka.

Acara kelulusan program ini akan dilaksanakan pada Agustus 2023 sejalan dengan selesainya IDCamp X Kadin Tech Challenge dan 300 peserta tersebut akan masuk ke dalam platform alumni IDCamp dan Kadin Talent Hub.

Program alumni IDCamp dan Kadin Talent Hub akan memberikan informasi lowongan kerja, penawaran pelatihan, dan program karir lain yang sesuai dengan keahlian para alumni.

Kunjungan Wisatawan ke Jawa Barat Diprediksi Meningkat

Pantai-Cicalobak-Garut.jpg

harapanrakyat.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memprediksi jumlah kunjungan wisatawan pada libur Lebaran 2023 akan mengalami peningkatan sebesar 20 hingga 30 persen.

Oleh karenanya, pemerintah akan lebih memprioritaskan keamanan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Benny Bachtiar menjelaskan, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan itu seiring dengan pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca Juga : Cagar Budaya Kota Bandung Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

“Jadi, kemungkinan besar jumlah kunjungan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini akan meningkat dibandingkan tahun lalu. Kami memperkirakan peningkatannya sebesar 20 hingga 30 persen,” ungkapnya di Kota Bandung, Senin (10/4/2023).

Ia menerangkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan juga tidak lepas dari euforia mudik ke kampung halamannya.

“Karena memang kali ini banyak euforia mudik dan lain sebagainya. Tentunya ini akan menjadi salah satu bagian dari keinginan masyarakat untuk melakukan wisata,” ujarnya.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal-hal di luar harapan, pihaknya akan melakukan berbagai upaya. Di antaranya terkait sistem keamanan wisatawan yang berkunjung ke Jawa Barat.

“Kami akan mengantisipasi terkait lonjakan (pengunjung). Terlebih pemerintah sudah mencabut PPKM, jadi tinggal kami mengantisipasi dari sisi keamanannya saja,” katanya.

Keamanan Turut Dorong Kunjungan Wisatawan ke Jawa Barat

Benny menjelaskan, terkait keamanan di lokasi wisata seiring dengan prediksi jumlah kunjungan wisatawan, saat ini telah menjadi perhatian penting bagi pelaku pariwisata.

“Karena banyak sekali keluhan dari wisatawan terkait masalah keamanan yang ada di destinasi wisata yang ada di Jawa Barat ini. Seperti premanisme dan lain sebagainya, itu sudah semakin marak,” ucapnya.

Dengan demikian, ia meminta seluruh masyarakat khususnya di sekitar destinasi wisata, dapat juga menjadi pelaku pariwisata.

Baca Juga : Cek Rekomendasi Tempat Wisata Murah di Kabupaten Bandung

“Hari ini masyarakat sekitar destinasi wisata menjadi penonton. Makanya kenapa konsep pak gubernur petani milenial, lalu desa wisatanya, itu salah satu adalah bagaimana masyarakat di sekitar, bisa bergeser ekonominya sehingga tidak terjadi urbanisasi,” ucapnya.

Dengan demikian, kata Benny, aspek keamanan di lokasi destinasi wisata juga dapat terjaga seiring dengan jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Barat. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Polres Kota Banjar Ungkap Kronologi Pengeroyokan Terhadap Anak di Bawah Umur

Polisi-Ungkap-Kronologi-Pengeroyokan-Terhadap-Anak-di-Bawah-Umur.jpg

harapanrakyat.com,- Polres Kota Banjar, Polda Jawa Barat, ungkap kronologi kejadian pengeroyokan terhadap anak di bawah umur. Peristiwa pengeroyokan itu sendiri terjadi pada Minggu (9/4/2023) dini hari.

Korban berinisial ZDA, saat itu sedang menunggu waktu sahur bersama teman-temannya di lokasi kejadian.

Kapolres Kota Banjar, AKBP Bayu Catur Prabowo mengatakan, peristiwa itu bermula adanya pengeroyokan oleh para remaja lakukan yang tergabung dalam kelompok motor.

Hal itu diakibatkan adanya informasi yang diterima oleh kelompok motor tersebut, bahwa salah satu temannya menjadi korban pemukulan oleh kelompok motor yang lainnya.

“Kemudian dari informasi bahwa kelompok motor yang melakukan pemukulan ini, ada di lokasi kejadian. Tepatnya di wilayah Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman,” kata Bayu Catur Prabowo saat konferensi pers, Senin (10/4/2023).

Baca Juga: Menunggu Waktu Sahur, Remaja di Kota Banjar Tiba-tiba Dikeroyok

Setelah itu, lanjutnya menjelaskan, mereka mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengeroyokan terhadap beberapa anak di bawah umur.

“Sehingga mereka mendatangi TKP dan melakukan pengeroyokan kepada beberapa orang yang diinformasikan oleh pelaku melakukan pemukulan,” jelasnya.

Saat ini, masyarakat berhasil mengamankan salah satu pelaku pengeroyokan, karena terjatuh saat kabur mengendarai sepeda motor.

“Satuan Reserse Kriminal Polres Banjar mendapat informasi kejadian itu, dan langsung ke TKP. Ada satu orang pelaku berinisial EP yang berhasil diamankan,” terangnya.

Baca Juga: Puluhan Remaja Pesta Minuman Keras di Halaman Kantor Dispora Kota Banjar

Lanjut Bayu, berdasarkan keterangan dari pelaku EP, anggota Satuan Reserse Kriminal kemudian melakukan penyelidikan dan mendapati 9 orang untuk dimintai keterangan.

“Kita amankan sebanyak sembilan orang lainnya yang ikut dalam rombongan kelompok motor itu,” paparnya.

Sementara itu, saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap satu orang pelaku pengeroyokan anak di bawah umur berinisial AD.

“Karena melarikan diri kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku berinisial AD alias Ganden,” pungkasnya. (Sandi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Polisi Bubarkan Balapan Liar di Banjarsari Ciamis

Polisi-Bubarkan-Balapan-Liar-di-Banjarsari-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Jajaran Kepolisian dari Polsek Banjarsari, Polres Ciamis, membubarkan puluhan remaja yang kedapatan tengah melakukan aksi balapan liar.

Mereka melakukan balapan liar di jalan Cijeruk, Dusun Cibeureum, Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (10/04/2023).

Panit 1 Lantas Polsek Banjarsari, Aiptu Suryana, membenarkan jika pihaknya telah melakukan pembubaran aksi tersebut sore tadi.

“Tadi kami mendapatkan laporan dari warga, jika di lokasi ini ada aksi balapan liar yang mengganggu aktivitas warga,” katanya kepada harapanrakyat.com, Senin (10/4/2023).

Baca Juga: Diduga Hendak Balapan Liar, Polres Ciamis Amankan 6 Orang Pemuda

Setelah adanya laporan warga, pihaknya langsung bergerak bersama anggota untuk membubarkan para pelaku balap liar tersebut.

Pihaknya pun mengamankan beberapa remaja. Namun, pihaknya hanya sebatas memberikan pembinaan.

“Hal tersebut agar mereka tidak kembali mengulangi aksi balapan liar, yang mengganggu serta membahayakan pengguna jalan lain,” ujarnya.

Warga Banjarsari Ciamis Minta Polisi Tindak Tegas Para Pelaku Balapan Liar

Sebelumnya, warga pengguna Jalan Cijeruk mengaku resah dengan sering adanya aksi remaja yang melakukan balap liar.

Puluhan remaja tersebut melakukan kegiatan beradu cepat kendaraan ilegal ini di jalan penghubung antara Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, dengan Desa Langkapsari Kecamatan Banjaranyar.

Puluhan remaja tersebut setiap sore hari selalu melakukan aksi balapan liar, dengan modus ngabuburit.

Hal itu dibenarkan oleh Perangkat Desa Cibadak, Taofik Hidayat. Menurutnya, aksi balapan liar yang para remaja lakukan itu, hampir setiap hari terjadi sehingga memicu keresahan warga.

“Warga dan juga para pengguna jalan jadi terganggu,” katanya.

Baca Juga: Polres Tasikmalaya Angkut 200 Motor yang Diduga Hendak Balapan Liar

Terlebih, sambungnya, jalan yang mereka jadikan trek balapan liar tersebut merupakan akses jalan satu satunya yang sering warga lalui untuk menuju pusat kota Banjarsari.

“Makanya kegiatan balapan ini sangat meresahkan sekali,” terangnya.

Taofik berharap aparat kepolisian menindak tegas para pelaku balap liar tersebut.

“Harapan kami selalu ada razia. Bila perlu beri tindakan agar mereka kapok, dan bisa lebih menghargai para pengguna jalan lainnya,” harapnya. (Suherman/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Lantik 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Pesan Bupati Ciamis

IMG_20230410_175312_p5SgZHTu7X_AFPznrIx1Y-1.jpeg

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melantik dan mengukuhkan 6 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di Alua Setda Ciamis, Senin (10/4/2023). Pelantikan ini berdasarkan hasil seleksi terbuka atau open bidding.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menuturkan pelantikan pejabat tersebut sesuai hasil seleksi terbuka oleh tim. Tim tersebut terdiri dari pemerintah, asesor independen, akademisi dan pejabat Pemkab Ciamis.

“Hari ini yang kita lantik ada 6 pejabat pimpinan tinggi Pratama. Seharusnya ada 7 tapi khusus untuk Kadis Kependudukan dan Pencatatan Ciamis harus menunggu rekomendasi dari Kemendagri,” ujar Herdiat.

Ada pun 6 jabatan pimpinan tinggi pratama yang dilantik tersebut adalah:

  1. Dase Fadlil Yusdy Mubarak, Staf Ahli Bidang Administrasi dan SDM.
  2. Heryan Rusyandi, Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan.
  3. Ai Rusli Suargi, Kepala BKPSDM Ciamis.
  4. Dadang Mulyatna, Kepala Dinas Perhubungan Ciamis
  5. Eka Permana Oktaviana, Kepala Dinas Sosial Ciamis
  6. Iing Ahmad Rifai, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ciamis.

Dalam kesempatan itu, Herdiat berpesan kepada pejabat supaya tetap menjaga integritas dan loyalitas dalam bertugas.

“Berkomitmen terhadap tugas dan jaga integritas serta loyalitas. Tunjukan bahwa kalian pemimpin yang profesional,” jelasnya.

Herdiat menyebut dalam menentukan pejabat pimpinan tinggi Pratama tersebut Ia memiliki hal prerogratif. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan Herdiat dalam menentukan 1 dari 3 pilihan pada jabatan tersebut.

Baca Juga: Bapenda Ciamis Gelar Pelayanan On The Street

“Rekam jejak, kinerja dan attitude jadi kriteria penilaian. Termasuk juga penampilan, cara berpakaian. Saya tidak mau pejabat Ciamis lusuh. Saya ingin yang seger dan punya daya tarik,” ucapnya.

Herdiat berharap para pejabat pimpinan tinggi yang baru dilantik dapat menciptakan dan mendorong interaksi yang kondusif. Membangun kebersamaan serta kolaborasi untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Pejabat pimpinan tinggi Pratama harus jadi contoh dalam hal kedisiplinan dan kinerja untuk para ASN Pemkab Ciamis,” pungkasnya. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Recent Posts