Beranda blog Halaman 797

Erajaya Digital Hadirkan Smart TV di Gerai Erafone

ErafoneSmartTV_copy_800x250.jpg

review1st.com – Erajaya Digital meresmikan kehadiran produk smart TV yang ditawarkan pada gerai Erafone tertentu dengan menggandeng merek terkemuka seperti LG, Polytron, realme, Samsung, Sharp, Sony, TCL, Toshiba dan Xiaomi.

Langkah ini merupakan strategi Erajaya Digital untuk menghadirkan portofolio produk yang relevan, seiring dengan tren industri berupa tumbuhnya penetrasi internet dan layanan over-the-top (OTT) seperti streaming yang makin banyak dikonsumsi.

Hasil riset berjudul “Future of TV” yang dilakukan oleh The Trade Desk pada bulan Maret 2022 menyebutkan 1 dari 3 warga Indonesia mengonsumsi konten OTT berupa layanan streaming dan pertumbuhannya mencapai 40% dibandingkan tahun sebelumnya.

Mengutip juga laporan dari mTraction Enterprise, layanan OTT yang menghadirkan pengalaman yang baik bagi pengguna menjadi faktor pendorong untuk adopsi perangkat smart TV2.

Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital, mengatakan, “Kami melihat beberapa faktor yang mendorong adopsi smart TV di Indonesia, seperti konten yang beragam dan menarik, peningkatan disposable income, makin meluasnya ketersediaan jaringan high speed dan membaiknya kecepatan internet dan semakin terjangkaunya harga device.

Hadirnya smart TV di jaringan ritel Erafone akan mempermudah pelanggan kami untuk mendapatkan perangkat untuk menikmati konten OTT, seperti layanan streaming. Kami yakin dengan portfolio yang relevan dengan kebutuhan pelanggan akan menjadikan Erafone sebagai jaringan ritel yang dicintai konsumen.”

Produk smart TV saat ini telah tersedia di 75% gerai Erafone yang ada di Indonesia dan secara bertahap akan menyusul untuk seluruh gerai yang ada. Pelanggan setia bisa menikmati promo untuk menyambut kehadiran produk baru ini seperti potongan harga untuk model tertentu yang berlaku sampai tanggal 31 Mei 2023.

Erafone juga menawarkan promo tukar tambah maksimal lima produk (smartphone, tablet, smartwatch, earbuds dan/atau laptop) untuk mendapatkan harga khusus smart TV

RSUD Pandega Pangandaran Layani Pemeriksaan Kesehatan untuk Bacaleg Pemilu 2024

Pemeriksaan-Bacaleg-Pemilu-2024-di-RSUD-Pandega-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran membuka layanan Medical Check Up untuk pemeriksaan kesehatan Bacaleg sebagai salah satu tahapan pelaksanaan Pemilu 2024.

Pemeriksaan kesehatan bagi Bacaleg yang akan ikut konstentasi Pemilu 2024 merupakan salah satu persyaratan wajib.

Direktur RSUD Pandega Dr. dr Titi Sutiamah melalui Kepala Bidang Layanan Medis RSUD Pandega Pangandaran dr. Liza Octa Ferostina mengatakan RSUD Pandega telah menyiapkan tenaga medis profesional untuk melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi para Bacaleg.

“Kita sudah menyiapkan tim untuk pelaksanaan MCU bagi para bakal calon anggota DPRD. Ini bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada seluruh pihak,” kata dr Liza.

Baca Juga: Genap 3 Tahun Berdiri, RSUD Pandega Pangandaran Komitmen Tingkatkan Pelayanan 

Lebih lanjut dr. Liza menambahkan, RSUD Pandega Pangandaran melakukan pemeriksaan jasmani, pemeriksaan kerohanian (MMPI), dan pemeriksaan Napza.

“Untuk tes kerohanian (MMPI) kita bekerjasama dengan RSUD Ciamis hanya sehari yaitu pada hari Kamis lalu tanggal 4 Mei 2023 karena RSUD Pandega belum memiliki dokter spesialis kesehatan jiwa,” ungkap dr Liza.

Masih menurut dr. Liza, untuk pendaftaran layanan MCU regular di RSUD Pandega Pangandaran dibuka pada Senin hingga Sabtu.

“Untuk pendaftaran Senin sampai Kamis mulai pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB. Sedangkan Jumat dibuka pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB dan Sabtu dibuka pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 10.30 WIB. Syaratnya cukup menyiapkan foto copy KTP,” jelasnya.

RSUD Pandega Pangandaran juga melayani pemeriksaan jasmani, cek narkoba, dan layanan kesehatan lainnya. 

“Untuk informasi lebih lanjutnya bisa hubungi Humas RSUD Pandega di chat WA 082120056071 pada jam kerja,” tandasnya.. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

DPUPRP Ciamis: Ada 5 Jembatan Penghubung Antar Kabupaten yang Perlu Dibangun, Ini Lokasinya

Dinas-PUPRP-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar perbatasan, Dinas PUPR Kabupaten Ciamis menilai idealnya ada 5 jembatan penghubung antar kabupaten/kota yang perlu dibangun di perbatasan.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Sekretaris Dinas PUPRP Ciamis, Hilman Hidayat, Selasa (23/5/2023) kepada harapanrakyat.com. 

Menurut Hilman, saat ini ada 2 jembatan penghubung antar Kabupaten yang sedang diurus. Pertama, jembatan Penghubung Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya yang lokasinya itu di sebelah Jembatan Kereta Api Cirahong.

Kemudian, ada jembatan penghubung antara Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang lokasinya di Kecamatan Purwadadi. 

“Itu sebagai jembatan pengganti yang di atas Bendungan Manganti, karena Bendung Manganti itu tidak boleh dilalui kendaraan berat hanya kendaraan ringan yang diizinkan. Sehingga untuk lalu lintas angkutan barang harus ada jembatan,” tuturnya.

Baca Juga: Jembatan Penghubung Ciamis Tasikmalaya Dibangun Tahun 2025, Lokasi Samping Cirahong

Maka dari itu, sambung dia, Kabupaten Ciamis dan Cilacap sudah merencanakan pembangunan jembatan di Kecamatan Purwadadi. Proyek pembangunan jembatan tersebut sudah masuk Perpres, bahkan DED-nya juga sudah selesai tinggal pembebasan lahan. 

“Mudah-mudahan di 2023 perubahan atau 2024 pembebasan lahannya bisa terlaksana, mudah-mudahan saja ada anggarannya. Jadi paling telat tahun 2025 itu sudah dibangun, Kecamatan Purwadadi dan Sidareja Cilacap, jadi sebelah hilir dari Bendung Manganti,” ucapnya.

Rencana Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Kabupaten Ciamis-Kuningan

Kemudian, sambung dia, ada juga jembatan penghubung Ciamis dengan Kabupaten Kuningan. Rencananya akan dibangun jembatan Gantung yang beberapa waktu lalu terkena musibah terseret banjir di Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa.

“Untuk jembatan gantung antara Kabupaten Kuningan itu kita sudah usulkan ke Pemerintah Provinsi, jadi saat ini kita menunggu. Mudah-mudahan saja tahun 2024 bisa terealisasi untuk pembangunan jembatan gantung tersebut,” katanya.

Hilman menuturkan, selain dengan Kabupaten Kuningan, ada juga wacana dari Kota Banjar akan membuat jembatan dari Karangkamulyan Ciamis. Jembatan ini akan menghubungkan Kota Banjar, namun rencana tersebut baru sebatas wacana dan belum ditindaklanjuti. 

“Jembatan penghubung dengan Kota Banjar juga sangat perlu, karena sering terjadi kemacetan di Cisaga. Jadi kalau sedang macet bisa melewati jalan alternatif yang tembusnya melewati jembatan penghubung ke Kota Banjar. Karena kalau ke Cimaragas itu terlalu jauh,” tuturnya. 

Selain itu juga, kata Hilman, Kabupaten Ciamis juga merencanakan ada jembatan penghubung dengan Kota Tasikmalaya yang lokasinya di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti yang tembus ke Kecamatan Indihiang, Tasikmalaya.

“Itu dulu saat Bupati Ciamis nya kalau gak salah Bapak Iing Syam Arifin dengan Wali Kota Tasikmalaya sempat membahas. Itu juga masuk rencana, namun belum se intensif yang dua jembatan penghubung yang saat ini kita persiapkan yakni Ciamis-Kabupaten Tasikmalaya dan Cilacap,” ucapnya.

Hilman berharap dengan nantinya dibangun dua jembatan penghubung antar dua Kabupaten baik Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya maupun Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Cilacap ini akan meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat. 

“Dengan memperpendek jarak ini akan lebih efektif dan efisien dalam segi biaya di masyarakat. Diharapkan tentunya perekonomian kedua belah pihak akan meningkat setelah adanya jembatan penghubung dua kabupaten ini,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Sejoli Pemotor Nyasar Masuk Tol Kebomas Gresik, Kok Bisa?

Sejoli-Pemotor-Nyasar-Masuk-Tol.jpg

Sejoli pemotor nyasar masuk Tol Kebomas Gresik, Jawa Timur viral setelah akun @wakbreng77 mengunggahnya ke media sosial, Senin (22/05/2023).

Dalam unggahan, pemilik akun kebingungan dengan hadirnya pemotor berada dalam lintasan jalan Tol Kebomas.

Baca juga: Trabas! Momen Mobil Pick-up Offroad Jalan Rusak di Sumatera Selatan

Terdengar pula suara tawa pemilik akun begitu renyah ketika melewati pemotor tersebut. Ia juga meminta agar pengendara terus lurus.

“Ya Allah kok iso lewat tol cah sampean, lurus lurus (Ya Allah kok bosa lewat tol kalian, lurus lurus),” ucap pemilik akun ketika melintas. 

Sedangkan sejoli tersebut terlihat tertawa mengetahui mereka salah jalan. Tampak juga seorang wanita yang berada dalam boncengan memegang ponsel berisi petunjuk arah menunjuk ke arah depan.

Sedangkan pria yang mengemudikan motor mengikuti perkataan wanita dibelakangnya. Mereka juga tampak terus melajukan kendaraannya sampai akhir durasi video.

Kronologi Pemotor Nyasar Masuk Tol Kebomas Gresik

AKP Ega Prayudi, Kanit PJR 2 Polda Jatim membenarkan peristiwa yang menimpa pemotor itu. Ia mengungkapkan, sejoli ini merupakan warga Sampang, Madura yang melaju dari Tandes menuju Gresik, Minggu (21/05/2023).

Supaya tidak salah jalan, sang wanita menyetel petunjuk arah dari ponselnya. Namun mereka malah nyasar sampai ke jalan tol.

Ega menyebutkan, mereka akhirnya menghentikan laju kendaraannya saat terjaring oleh petugas Jasa Marga di Romokalisari. 

Alhasil pihak petugas pun memeriksa kelengkapan dokumen pengendara, setelah lengkap, mereka pun mendapat petunjuk arah agar bisa keluar dari jalan tol.

Penyebab Sejoli Pemotor Nyasar

Ega Prayudi menjelaskan, sejoli ini memang nyasar ke jalan tol lantaran tidak mengubah setting pada fitur ponselnya.

“Iya mereka nyasar karena fitur petunjuk arah dalam ponsel, terlebih lupa mengubah pengaturannya, harusnya untuk motor malah mobil,” ungkapnya.

Selain itu, Ega mengatakan, sejoli pemotor yang nyasar ke Tol Kebomas Gresik ini telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Sudah buat surat pernyataan,” pungkasnya. (Sinta/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Petani Ciamis Diharapkan Mampu Mengaplikasikan Pestisida Secara Baik, Benar dan Bijak

Petani-Ciamis-Diharapkan-Mampu-Mengaplikasikan-Pestisida-Secara-Baik-Benar-dan-Bijak.jpeg

harapanrakyat.com,- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis, Jabar, bersama Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (ALISHTER), melaksanakan kegiatan Training Of User Pestisida Terbatas di objek wisata Jati Sewu Jalatrang, Ciamis, Senin (22/5/2023).

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dr. H. Yoyo MM.Kes, sebagai salah satu narasumber dengan judul materi “Pencegahan Keracunan Pestisida dan Prosedur Pertolongan Darurat”.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis, Slamet Budi Wibowo, SP., MSi mengatakan, pelatihan ini penting, karena disadari bahwa para petani pada umumnya belum mengetahui standar operasional prosedur (SOP) dalam penggunaan pestisida.

“Dengan pelatihan ini, kita berharap para petani mengaplikasikan pestisida secara baik, benar dan bijak”,” ujarnya.

Sementara itu, Ir. Syaifulrizal , perwakilan ALISHTER Pusat, menuturkan, berdasarkan Permentan nomor 43 Tahun 2019 tentang Pendaftaran Pestisida, menyatakan bahwa setiap orang yang menggunakan pestisida terbatas, wajib mengikuti pelatihan penggunaan pestisida terbatas.

“Oleh sebab itu, dari tahun 2016 sampai 2023, ALISHTER sudah melaksanakan pelatihan do 292 Kab/Kota se Indonesia, tersebar di 28 Provinsi dengan peserta 29.000 orang,” ungkapnya.

Syaifulrizal menyebut, pelatihan tujuannya tak lain memberikan wawasan kepada para petani dalam penggunaan pestisida.

“Pestisida ini bagaikan dua sisi mata uang, selain berfungsi sebagai obat,  namun juga mengandung racun yang bisa membahayakan kesehatan penggunanya. Oleh karenanya perlu dipahami benar prosedur penggunaannya, sehingga tepat sasaran, tepat pestisida, tepat waktu, tepat cara dan tepat takaran,” tambahnya.

Pelatihan ini lanjut Syaifulrizal, sengaja dilaksanakan di alam terbuka (outdoor) dengan metode yang lebih dinamis “Group Discussion”.

Baca juga: Dinas Pertanian Ciamis Dukung Pertanian Organik untuk Hasilkan Pangan Sehat

Materi Pelatihan Penggunaan Pestisida di Ciamis

Pada pelatihan ini, terdapat 3 (tiga) materi utama yang disampaikan antara lain, Peraturan dan Perizinan Pestisida Terbatas, Pemahaman Label dan Penyimpanan serta Pemusnahan Limbah Pestisida. Pencegahan Keracunan Pestisida dan Prosedur Pertolongan Darurat dan Teori Pemeliharaan, Kalibrasi Sprayer dan Penyemprotan yang Aman dan Efektif.

Selain materi pembelajaran, untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait kalibrasi sprayer dan penyemprotan yang aman dan efektif, juga dilaksanakan praktek yang dipandu langsung oleh Bapak Ganda, perwakilan ALISHTER Provinsi Jawa Barat.

Setiap kelompok diminta mempraktekan cara penyemprotan, menghitung volume semprot serta menghitung Konsentrasi Pestisida berdasarkan Dosis Penggunaan yang dianjurkan. 

Ganda menjelaskan, terdapat 5 (lima) aturan emas/ five golden rules penyemprotan yang aman, antara lain memahami label, penanganan secara hati-hati,  merawat sprayer dengan baik, senantiasa membersihkan diri, dan mengenakan alat pelindung diri.

“Semoga kegiatan pelatihan ini memberikan manfaat bagi para petani di Kabupaten Ciamis dalam upaya mendorong terwujudnya kemandirian petani menuju Mantapnya Kemandirian Ekonomi, Sejahtera Untuk Semua” pungkas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis. (Fahmi/R8/HR Online/Edior Jujang)

Kolaborasi “Satu Dalam Cita”

IMG-20230523-WA0005_copy_800x596.jpg

review1st.com – Setelah sukses menyelenggarakan pementasan teater tradisi Sudamala: Dari Epilog Calonarang pada tahun lalu di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Titimangsa akan kembali hadir bersama Katadata dan Pura Mangkunegaran Solo, serta didukung oleh Bank Central Asia (BCA), mempersembahkan kolaborasi “Satu dalam Cita.” 

Satu dalam Cita merupakan rangkaian acara yang terdiri atas Pertunjukan SUDAMALA: Dari Epilog Calonarang (24 & 25 Juni 2023), Pasar Kangen (23-25 Juni 2023), Royal Heritage Dinner (23-25 Juni 2023) serta kegiatan kebudayaan lainnya yang diselenggarakan di Pura Mangkunegaran, Solo.

Produser acara Sudamala, Nicholas Saputra dan Happy Salma, telah berbincang dengan Gde Bayu Putra selaku produser pendamping acara, untuk membawa pementasan teater tradisi Sudamala ke luar Jakarta.

Menurut Nicholas Saputra dan Happy Salma, Sudamala akan kembali hadir karena pementasan di Jakarta tahun lalu berlangsung sukses dan memiliki nilai pertunjukan yang relevan dengan konteks saat ini. “Kami bertiga sepakat untuk dapat kembali menyelenggarakan pertunjukan Sudamala di Solo, tepatnya di Pura Mangkunegaran.

Karena, tempat ini bagi kami sangat ideal berhubung memiliki nilai sejarah yang tinggi dan sangat terbuka untuk menerima berbagai bentuk kebudayaan yang beragam dan dari wilayah yang berbeda,” ungkap Nicholas Saputra dan Happy Salma.

Atas dasar itulah, Nicholas Saputra dan Happy Salma telah lama menjalin komunikasi dengan pihak Mangkunegaran, yang kemudian dalam perjalanannya menggandeng Katadata sebagai mitra bersama. Titimangsa, Pura Mangkunegaran, dan Katadata memiliki perasaan, pandangan, dan kepedulian yang sama tentang nilai keberagaman dan kolaborasi di Nusantara ini.

Dalam konteks historis, spirit keberagaman dan kolaborasi itu terlihat jelas dari adanya hubungan erat antara kebudayaan Jawa dan Bali yang bahkan telah dirintis sejak 1929 oleh Tjokorda Gde Raka Sukawati, yang kala itu beranjangsana ke Solo untuk mengikuti Kongres Java Instituut kelima dan menyampaikan orasi tentang kebudayaan Bali.

“Pada prinsipnya, masyarakat Jawa dan Bali berasal dari akar (roots) yang sama. Di Mangkunegaran sendiri, di era Eyang Buyut saya, KGPAA Mangkunegara VII, banyak sekali dibangun hubungan kebudayaan dengan kerajaan-kerajaan di Bali pada sekitar tahun 1930-40-an,” kata KGPAA Mangkoenagoro X.

“Kami melihat masa lalu bukan hanya sebagai kenangan, tetapi fondasi untuk masa kini dan masa depan. Pementasan Sudamala yang berkolaborasi dengan Titimangsa bersama para maestro dan seniman dari Bali ini, merupakan bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali hubungan kebudayaan antara Mangkunegaran dan Bali.”

KGPAA Mangkoenagoro X menambahkan, “Hal ini juga selaras dengan visi kami untuk menjadikan Mangkunegaran sebagai wadah kebudayaan dari seluruh penjuru Indonesia, bahkan dunia. Mangkunegaran adalah tempat untuk merayakan kebudayaan dan menunjukkan bahwa keberagaman justru menguatkan ikatan kita satu dengan lainnya,”.

CEO & Co-Founder Katadata Metta Dharmasaputra mengatakan, sebagai perusahaan media berbasis data, Katadata memiliki tanggung jawab untuk turut menumbuhkan spirit keberagaman, serta mengembangkan dan melakukan literasi budaya kepada publik. Tak hanya melalui pembuatan konten berita dan informasi, tapi juga melalui penyelenggaran berbagai event. 

“Kolaborasi pertama Katadata dengan Pura Mangkunegaran terjadi saat melaksanakan Adeging Pura Mangkunegaran pada Maret lalu, yang juga menampilkan Happy Salma dalam pembacaan Babad Mangkunegaran,” ujar Metta.

“Berawal dari event inilah, tercetus rencana kerjasama berikutnya dengan Pura Mangkunegaran dan Titimangsa untuk menggelar rangkaian acara SATU DALAM CITA, yang terdiri dari pementasan tari Sudamala, Pasar Kangen dan Royal Heritage Dinner.”

“Satu dalam Cita” dipersembahkan juga oleh Bank BCA sebagai sponsor utama event ini. EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menjelaskan, keikutsertaan Bank BCA didasari oleh semangat untuk ikut melestarikan budaya nusantara. 

“Kami sangat bangga karena dipercaya untuk ambil bagian dalam kolaborasi ‘Satu dalam Cita’,  yang meliputi pementasan Epilog Calonarang Sudamala, Pasar Kangen, dan Royal Heritage Dinner.

Sebagai perbankan nasional, BCA berkomitmen untuk turut berkontribusi memelihara dan merayakan seni dan budaya, karena keduanya memainkan peran yang sama vitalnya seperti perbankan dalam membentuk kehidupan dan peradaban yang dinamis dan inklusif.

Kami harap pagelaran ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat, terutama generasi muda terhadap kekayaan dan identitas budaya Nusantara dan tergerak untuk melestarikannya.

Aksi budaya bersama ini juga kami harapkan mampu menjadi episentrum pergerakan ekonomi kreatif, meningkatkan kesejahteraan para pekerja seni tanah air dan memacu efek ekonomi menggulung atau multiplier effect sehingga akhirnya berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian nasional”, pungkas Hera.

Sejak tahun 2012, BCA telah secara konsisten melestarikan budaya Nusantara melalui melalui program CSR Bakti Budaya BCA.

Berbagai inisiatif dilakukan BCA melalui Bakti Budaya BCA untuk meningkatkan kesadaran generasi muda dan masyarakat akan kesenian di Indonesia serta menumbuhkan kecintaan untuk terus melestarikan dan memberikan dampak bagi pertumbuhan kesejahteraan komunitas budaya nusantara.

Program ini juga disponsori oleh OPPO Indonesia, Grab sebagai official  transport partner, dan Mitsubishi Motors, Drive your ambition. Selain itu, didukung oleh Pemerintah Kota Surakarta, Solo The Spirit of Java; serta Kementerian Komunikasi dan Informatika, Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.

Chief Marketing Officer OPPO Indonesia, Patrick Owen, mengatakan “Ini merupakan dukungan OPPO yang berkelanjutan bagi pertunjukan Sudamala. Melihat kesuksesan tahun lalu, kami sangat antusias dengan pertunjukan tahun ini yang akan diadakan di salah satu tempat historis Indonesia.

Sebagai brand yang mendukung industri kreatif, OPPO merasa bangga bisa menjadi bagian dari pementasan yang luar biasa ini. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen OPPO untuk berkembang dan tumbuh bersama para insan kreatif tanah air, sekaligus mendukung pelestarian ragam budaya di era digital. 

Melalui teknologi terbaru yang ada pada OPPO Find N2 Flip, para pengisi acara dapat merekam proses produksi untuk evaluasi maupun saat pementasan untuk dokumentasi dengan lebih baik, terutama karena hp flip ini memungkinkan sudut pengambilan gambar yang kreatif dan unik, baterai juga lebih tahan lama sehingga mendukung keseluruhan proses produksi maupun pementasan.

OPPO berharap bisa terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dan terus melakukan inovasi untuk menghadirkan teknologi yang mendukung penggunanya.”

Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia mengatakan, “Grab sangat senang bisa kembali berkolaborasi dengan Titimangsa untuk menghadirkan pementasan Sudamala: Dari Epilog Calonarang yang kali ini akan diadakan di Solo.

Grab berharap dapat mendukung perekonomian lokal melalui pementasan ini. Hal ini juga sejalan dengan misi GrabForGood kami untuk menciptakan dampak sosial dan meningkatkan kehidupan, serta peluang pendapatan masyarakat di tempat-tempat di mana kami beroperasi,” 

Grab percaya bahwa  mendukung pelestarian warisan budaya Indonesia melalui acara kesenian dan festival rakyat akan berdampak positif terhadap perekonomian lokal dan kehidupan masyarakat setempat.

Sebagai official transport partner dari pementasan Sudamala: Dari Epilog Calonarang, Grab juga akan menyediakan promo khusus GrabCar dan GrabBike yang dapat dipakai konsumen di Solo selama periode 23-25 Juni 2023, sehingga lebih mudah dan nyaman untuk menuju ke lokasi acara dan pulang ke rumah.

Selama periode tersebut, konsumen bisa mendapatkan diskon untuk perjalanan dengan menggunakan kode promo GRABSUDAMALA pada aplikasi Grab.

Mitsubishi Motors terus mendukung Life’s Adventure setiap orang dengan berbagai ambisi yang ingin diraih melalui produk dan layanan kami, salah satunya dengan mendukung pementasan Sudamala untuk melestarikan kebudayaan Indonesia. Kami berharap pementasan ini menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan eksistensi budaya dan pementasan tradisi kepada khalayak umum.

Selain itu, program ini juga didukung oleh PT. Telkom Indonesia, Galeri Indonesia Kaya, dan Menzel Ubud Hotel. Kolaborasi ini juga menggandeng beberapa media partner seperti: Harper’s Bazaar, Her World Indonesia, Cosmopolitan Indonesia, Brava Radio, Mother & Beyond, i-radio Jakarta, Katadata.co.id, dan Zigi.id. Venue partner Konferensi Pers “Satu Dalam Cita” didukung oleh Hutan Kota by Plataran.

Sudamala: Dari Epilog Calonarang

Pementasan Sudamala: Dari Epilog Calonarang adalah karya kolaborasi antara 90 orang  seniman dan maestro Bali juga kota lainnya yang dipentaskan di Pamedan Pura Mangkunegaran.

Menceritakan kisah Walu Nateng Dirah, seorang perempuan yang memiliki kekuatan dan  ilmu yang luar biasa besar serta ditakuti banyak orang termasuk membuat resah raja yang  berkuasa saat itu, Airlangga.

Hal ini pula yang menyebabkan tak banyak pemuda yang berani  mendekati putri semata wayangnya, yang bernama Ratna Manggali. Walu Nateng Dirah  sangat kecewa dan mengekspresikan kepedihannya dengan menebar berbagai wabah. Luka  hatinya itu akhirnya sementara terobati, setelah Ratna Manggali menikah dengan Mpu  Bahula.

Kehidupan pernikahan ini ternyata dicederai Mpu Bahula. Ia yang ternyata adalah utusan  pendeta kepercayaan Raja Airlangga, mengambil pustaka sakti milik Walu Nateng Dirah  yang akhirnya jatuh ke tangan Mpu Bharada.

Walu Nateng Dirah kecewa dan murka,  kemurkaan nya lalu menimbulkan wabah yang menyengsarakan banyak orang. Setelah Mpu  Bharada mengenali ilmu yang dimiliki Walu Nateng Dirah, Ia lantas menantang Walu Nateng  Dirah untuk beradu ilmu, agar dapat menuntaskan bencana dan wabah yang melanda. 

Siapakah yang menang dalam pertarungan ini?

Apakah Walu Nateng Dirah, seorang perempuan sakti yang kecewa?

Ataukah Mpu Bharada, seorang brahmana suci, pendeta kesayangan Raja Airlangga?

Tim Produksi

Produser : Happy Salma, Nicholas Saputra

Produser Pendamping: Cokorda Gde Bayu Putra

Sutradara & Pemain Walu Nateng Dirah : Jro Mangku Serongga (I Made Mertanadi)

Dramaturg : Wawan Sofwan

Pimpinan Artistik : Iskandar Loedin

Musik : I Wayan Sudirana dan Gamelan Yuganada

Penata Kostum : Anak Agung Ngurah Anom Mayun K. Tenaya, Retno Ratih Damayanti

Pimpinan Produksi : Pradetya Novitri

Royal Heritage Dinner

Tanggal 23-25 Juni 2023 di Pracima Tuin

Menghadirkan nuansa klasik jamuan makan kerajaan yang sudah berusia 266 tahun dengan diiringi pertunjukan kesenian musik dan tari tradisional Mangkunegaran dengan koreografer Eko Supriyanto.

Kita juga berkesempatan untuk bersama-sama membersihkan diri dengan menyaksikan tarian ruwat murwakala yakni prosesi pembebasan diri dari gangguan Batara Kala, sambil menikmati hidangan khas Jawa yang dipadukan masakan khas Bali. 

Peserta juga secara khusus dapat bertemu sapa dengan produser pertunjukan Sudamala yakni Nicholas Saputra dan Happy Salma.

Pasar Kangen

Tanggal 23-25 Juni 2023 di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo

Pasar Kangen adalah acara tahunan yang digelar di Yogyakarta sejak 2007 ini mempertemukan tradisi, kuliner, kesenian, dan kreativitas dalam kemasan khas tempo dulu yang bisa dinikmati seluruh kalangan masyarakat. Kini Pasar Kangen hadir di Pamedan Pura Mangkunegaran yang diikuti oleh kurang lebih 60 UMKM di Solo dan sekitarnya.

Ruwat Bumi Pura Mangkunegaran 

24 Juni 2023 di Pura Mangkunegaran

Ruwatan di pulau Jawa khususnya Pura Mangkunegaran adalah upacara yang ditujukan untuk membuang keburukan atau menyelamatkan sesuatu dari sebuah gangguan.

Ruwat Bumi Pura Mangkunegaran berupa pertunjukan wayang ruwat yang digelar di depan Pendhapi Ageng yang dapat disaksikan oleh para abdi dalem dan masyarakat umum. Selain itu, terdapat sesajen atau sajian-sajian persembahan ruwat berupa gunungan, tumpeng, dan lain-lain.

Lokakarya

23-25 Juni 2023

Lokakarya gaya Mangkunegaran adalah semacam pelatihan kepada peserta peminat seni budaya Mangkunegaran, di antaranya yaitu:

  1. Lokakarya Tari
  2. Lokakarya Karawitan
  3. Lokakarya Topeng
  4. Lokakarya Membatik

Sudamala Tour 

23 – 25 Juni 2023

Sebagian orang menginginkan rasa damai, tenang, dan jaya dalam dirinya supaya dijauhkan dari amarah dan hawa nafsu yang mengantarkan pada dosa-dosanya. Perantara yang dapat dilakukan salah satunya adalah meruwat diri dengan cara bermeditasi.

Kesempatan meditasi dihadirkan dalam tour Sudamala di Candi Sukuh. Para peserta tour juga dapat berkeliling di Candi Sukuh dan Candi Cetho, menikmati hidangan kesukaan K.G.P.A.A Mangkoenagoro IX di Bale Branti Kemuning.

Pameran Koleksi Bersejarah Hubungan Mangkunegaran dan Bali 

23 – 25 Juni 2023 di Gedung Candi Ratna, Pura Mangkunegaran

Selain catatan sejarah yang terdokumentasikan dalam gambar-gambar, tulisan dalam surat-surat resmi, hubungan antara Pura Mangkunegaran dan Bali juga dapat ditemukan melalui koleksi bersejarah yang masih disimpan sampai saat ini.

Koleksi tersebut antara lain: Wayang & Gapit Bali, Keris Bali, Topeng Bali, Arca Dewa, Kelapa Buta, Gading Gajah dengan Ukiran Ramayana khas Bali, Lukisan Jawa Bali, Ukiran pada lampu gantung di Pracimayasa.

Fixed Mobile Convergence, Bisnis Masa Depan Operator

Screenshot_2023-05-23-15-22-46-930_com.simplemobilephotoresizer_copy_800x503.jpg

review1st.com – Fixed Mobile Convergence (FMC) bisa menjadi mesin pertumbuhan keuangan terbaru bagi operator telekomunikasi di tengah tekanan terus menurunnya Average Revenue Per User (ARPU) karena perang harga dan saturasi di layanan seluler.

FMC adalah sebuah konsep yang menggabungkan jaringan mobile dan fixed broadband. Dengan menggunakan FMC, pengguna akan layanan internet secara terus-menerus, kapan pun dan di mana pun. 

Founder IndoTelko Forum Doni Ismanto Darwin menyakini FMC bisa menjadi mesin pertumbuhan baru di sisi keuangan bagi operator jika tidak terjebak dengan perang harga layaknya yang terjadi di layanan mobile broadband.

“FMC harus dijadikan sebagai era baru layanan broadband di Indonesia dimana dari sisi kecepatan pelanggan merasakan true broadband, dari sisi harga terjangkau, dan pelayanan purna jual membuat nyaman pelanggan,” kata Doni dalam acara Indotelko bertajuk “Babak Baru Layanan Broadband Bersama Fixed Mobile Convergence” di Jakarta, Selasa (23/5/2023).

Diingatkannya, jika  kembali terjebak ke dalam perang harga ketika menyelenggarakan FMC, maka yang dirugikan tidak hanya operator tetapi masyarakat. 

“Indonesia ini secara kecepatan internet tidak pernah bagus rankingnya di Asia Tenggara, kalau FMC ternyata sama saja dengan era 3G, 4G, atau 5G, lama-lama masyarakat bisa apatis dengan teknologi baru dan beranggapan itu hanya bagian dari gimmick pemasaran,” tegasnya.

SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Ahmad Reza mengakui, FMC adalah bisnis baru bagi perusahaan operator. 

Diungkapkannya, saat ini kondisi industri telekomunikasi selama 10 tahun terakhir pertumbuhannya hanya 2 persen dengan belanja modal terus meningkat dan Earning Before Interest Tax and Depreciation (EBITDA) yang tertekan. 

“Bagi Telkom, harus ada bisnis baru yang menguntungkan masyakarat dan juga negara. Telkom melihat besarnya peluang pasar di fixed broadband karena penetrasinya baru 14 persen dibanding mobile broadband (wireless). 

Kalau dengan FMC ini kita bisa dapat next 5 juta pelanggan dalam 1 tahun pertama. Bayangkan kalau kita gabungkan Indihome dengan Orbit nanti yang kick of pemasarannya akan dilakukan pada Agustus mendatang,” ujar Reza dalam acara sama. 

Dijelaskannya, pencapaian target 5 juta pelanggan dilakukan dengan cross selling, baik untuk pengguna Indihome dan pengguna Telkomsel. Pemasarannya juga tidak akan massif karena akan menggunakan skema one on one selling. Serta sasaran utamanya adalah pengguna keluarga.  

Nantinya akan ada nama produk baru “gabungan” Indihome dan Telkomsel ini. Harga produk baru ini, juga tidak akan di atas ARPU Indihome di Rp 265.000 dan tidak akan di bawah ARPU Orbit Rp 70.000. 

Sementara Group Head Indirect Channel Management XL Axiata Junius Koestadi mengklaim, XL Axiata merupakan pionir FMC di Indonesia saat ini dengan menggabungkan layanan Link Net dalam produk XL Satu. 

Saat ini XL Satu sudah memiliki 350.000 pelanggan, atau melebihi target 30 persen pelanggan dari sebelumnya. XL Axiata pun kemudian menargetkan mendapatkan 40 persen pelanggan baru di tahun ini. 

“FMC ini demandnya ada, dari survei kami pelanggan menyukai layanan XL Satu karena easy to manage, ada single app, single bill, single kuota dan lainnya yang belum ada di layanan operator negara lain,” kata Junius. 

Dengan layanan FMC XL Satu ini, XL Axiata berani menargetkan layanan ini akan tersedia di lebih dari 150 kota pada 2025.

Menurut dia, tantangan terbesar layanan FMC ini adalah integrasi jaringan mobile XL Axiata dengan mitra, bagaimana menyatukannya dengan cepat. 

“Tantangan lain dari sisi konsumen, yakni bagaimana mengkomunikasikan XL Satu dan benefitnya ke konsumen. Kami selalu bilang ini internet untuk kebutuhan di luar rumah, di rumah dan berbagi ke keluarga,” lanjutnya.

Analis BRI Danareksa Niko Margaronis mengatakan, ada perbedaan anatra layanan 5G dan FMC. Saat ini, kebutuhan penggunaan 5G di Indonesia belum banyak, yakni baru untuk segmen enterprise dan fixed wireless.   

“Saya lihat ini hal baru karena dulu selalu mobile service, FMC ini baru permulaan. Sementara penetrasi fixed broadband bisa 14 persen juga didorong oleh double play konvergensi layanan TV dan internet. FMC ini bisa jadi next double play yang bisa dorong penetrasi fixed broadband jadi 20-30 persen ke depannya,” kata Niko. 

Ia juga menyoroti adanya peluang pendapatan baru operator dengan FMC. Sebab ada estimasi tambahan Rp 200 ribu untuk ARPU. Di layanan mobile, ARPU antara Rp 40.000-Rp 45.000. “Itu very big plus, biaya bisa naik untuk ningkatin ARPU, tapi tetap bisa drive more revenues operator yang sekarang,” lanjutnya. 

Selain bisnis baru yang memberikan peluang pendapatan baru, FMC menurut Niko juga mendorong operator fokus bagaimana memberikan offering layanan yang lebih baik ke pelanggan sehingga ARPU pun bisa lebih sehat. 

Anggota Komisi Komunikasi dan Edukasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Heru Sutadi menambahkan untuk konsumen ada beberapa catatan yang diberikan BPKN terhadap operator yang memberikan layanan FMC. 

Pertama, diharapkan jika ada konvergensi Fixed broadband dan mobile broadband, layanan jangan berubah sehingga jangan sampai ada mati HP gara-gara layanan berubah. 

Kedua, jangan ada perubahan produk. Karena yang penting pelanggan enggak berubah karena pelanggan punya hak kenyamanan dan hak mendapatkan pelayanan yang baik. 

Ketiga, jangan ada yang dibebankan ke pelanggan dan pelanggan jangan dipaksa masuk FMC, misal dengan penambahan alat, karena tanpa dipaksa pun masyarakat butuh layanan internet yang stabil. “Keempat, sosiaslisasi yang baik kepada masyarakat. Jangan Over Promised atau bikin pelanggan harapannya berlebihan dengan layanan ini,” tutupnya.

Diduga Tewas Tak Wajar, Polres Garut Bongkar Makam Korban Tenggelam Sungai Cikamiri

Diduga-Tewas-Tak-Wajar-Polres-Garut-Bongkar-Makam-Korban-Tenggelam-Sungai-Cikamiri.jpg

harapanrakyat.com,- Diduga tewas tak wajar, Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, Jawa Barat, kembali membongkar makam jenazah korban tenggelam di Sungai Cikamiri Garut, Selasa (23/5/2023).

Selain melakukan ekshumasi, polisi juga melakukan autopsi ulang terhadap almarhum Yogi.

Jenazah Yogi, seorang pria 23 tahun, yang ditemukan tewas mengambang di sungai Cikamiri Kecamatan Samarang Garut, harus dilakukan ekshumasi dan autopsi ulang oleh jajaran Kepolisian Polres Garut

Ada dugaan korban merupakan korban pembunuhan, namun hal itu telah dilakukan pendalaman oleh penyidik jatanras Polres Garut.

“Sedang dilakukan pendalaman, hari ini dilakukan ekshumasi dan autopsi,” singkat AKBP Rio Wahyu Anggoro, Kapolres Garut, Selasa (23/5/2023) saat dihubungi.

Baca juga: Beberapa Hari Hilang, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Sungai Cinangka Garut

Sebelumnya, almarhum Yogi ditemukan tewas mengambang di sungai Cikamiri, Kampung Cimenceuk Kidul Desa Cinta Asih Kecamatan Samarang, pada Jumat (19/5/2023) lalu, sekitar pukul 11. 35 WIB..

Almarhum Yogi, juga awalnya dinyatakan hilang beberapa hari. Namun warga dan para saksi menemukan almarhum sudah dalam keadaan tak bernyawa di sungai. (pikpik/R8/HR Online/Editor Jujang)

Indosat dan GSMA Berkolaborasi dalam Program Digitalisasi? Konservasi Mangrove

IndosatGSMA_copy_800x450.jpg

review1st.com – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) berkolaborasi dengan Global System for Mobile Communication Association(GSMA) dalam upaya meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi Indonesia dengan pengembangan mitigasi berbasis seluler.

Kolaborasi ini merupakan salah satu inisiatif untuk menangani dampak perubahan iklim dunia yang dituangkan ke dalam program “Digitalisasi Konservasi Mangrove” di Kalimantan Utara.

Program berkelanjutan ini juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Federal Jerman untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ), dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit(GIZ), Universitas Borneo Tarakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dan Pemda Sebatik Barat.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan “Isu perubahan iklim dunia telah menjadi perhatian global dan berdampak signifikan bagi kelestarian ekosistem makhluk hidup.

Kolaborasi Indosat dengan GSMA merupakan langkah nyata untuk mengatasi isu perubahan iklim lewat pemanfaatan teknologi digital. Upaya bersama yang sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia ini akan meningkatkan ketahanan lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian yang tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi bangsa.”

Head of Asia Pasific Global System Mobile Communications Association (GSMA), Julian Gorman, menambahkan “GSMA memperkuat komitmennya dalam mengatasi tantangan iklim global melalui dukungan program digitalisasi untuk mengatasi dampak buruk dan iklim ekstrim.

Kolaborasi antara Indosat dan GSMA Mobile Innovation Hub, merupakan bukti komitmen kami terhadap lingkungan mengenai bagaimana seluler dapat berkontribusi penting dalam menghubungkan komunitas melalui solusi digital.

Apalagi, konservasi mangrove merupakan kebutuhan global di banyak komunitas pesisir. Kemitraan strategis ini tentunya membawa produktivitas dan ketahanan lingkungan di masa yang akan datang.”

Program Digitalisasi Konservasi Mangrove ini merupakan kelanjutan dari penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Barcelona pada Maret 2023 lalu yang akan dilakukan dalam dua bentuk kegiatan.

Pertama adalah pemetaan wilayah laut dan pesisir dengan menggunakan Open-source & Geospatial Mapping di wilayah pesisir dan laut Kalimantan Utara khususnya di Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat. Kegiatan ini akan melibatkan warga serta tokoh masyarakat sekitar dengan menggunakan aplikasi Qfiled yang dapat diperbarui secara berkala.

Dengan aplikasi Qfield tersebut, Indosat bersama GSMA, BMZ dan GIZ juga memberikan pelatihan pemetaan untuk memetakan area wilayah pesisir dan pantai, serta memproduksi digital map untuk kegiatan selanjutnya. Keberhasilan dari kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk disosialisasikan kepada pelaku usaha lain serta melindungi mangrove dalam jangka panjang.

Kegiatan kedua adalah memperkenalkan solusi digital berbasis Internet of Things (IoT) kepada para petambak udang lokal untuk memantau kadar air dalam tambak, khususnya yang berdekatan dengan wilayah tumbuh mangrove. Tujuannya adalah agar produktivitas tambak-tambak kecil meningkat serta menghindari mangrove dari ancaman penebangan oleh para petambak besar.

“Digitalisasi akan mampu mengurangi dampak kerusakan alam dan memaksimalkan berbagai potensi yang belum tersentuh untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Indosat akan terus memposisikan diri sebagai kolaborator utama untuk memberdayakan Indonesia,” tutup Vikram.

Solusi Manajemen Data ala Hitachi Vantara Raih Penghargaan

HitachiLogo_copy_800x249.jpg

review1st.com – Hitachi Vantara, anak perusahaan Hitachi Ltd. (TSE: 6501) penyedia infrastruktur modern, manajemen data, dan solusi digital, baru saja menerima apresiasi terbaru untuk Hitachi Content Platform (HCP) dari GigaOm.

HCP milik Hitachi Vantara meraih penghargaan di kategori “Leader” dan “Fast Mover” berdasarkan GigaOm Radar Report for Unstructured Data Management dalam menyediakan Solusi yang berfokus pada Infrastruktur.

Laporan tersebut mengevaluasi 12 vendor di industri dan menilai kemampuan mereka untuk mengatasi tantangan kompleks dalam mengelola data tidak terstruktur dalam lingkungan infrastruktur berskala besar. Ini merupakan tahun ketiga HCP menerima apresiasi tersebut dari GigaOm untuk kategori yang sama. 

Kinerja HCP yang luar biasa di berbagai metrik dan kriteria menjadi sorotan utama, dan dinilai melampaui rata-rata dalam lima dari enam metrik evaluasi, antara lain; arsitektur, skalabilitas, fleksibilitas, kinerja dan efisiensi, serta ekosistem.

Selain itu, HCP juga meraih poin tinggi dalam lima dari tujuh kriteria utama, termasuk; analitik metadata, konten dan penelusuran global, analitik data besar, kepatuhan, serta keamanan. Nilai ini diraih HCP dalam kedua model penerapan – yang dikelola pengguna dan SaaS (Software-as-a-Service).

“Perusahaan yang dinilai terdepan oleh GigaOm Radar merupakan perusahaan yang  unggul di beberapa kriteria utama, diantaranya adalah kemampuan untuk memberikan kinerja tinggi, skalabilitas lintas data, serta kepatuhan dan keamanan yang kuat,” ucap Arjan Timmerman, analyst, GigaOm.

“Platform HCP Hitachi Vantara memberikan kemudahan kepada pengguna, dengan kemampuan untuk membantu pelanggan mengoptimalkan dan mengamankan kinerja objek penyimpanan mereka.

HCP memberikan pemrosesan data yang cepat dan menyediakan informasi lebih lanjut terkait data, memenuhi kebutuhan paling mendesak dari beban kerja cloud-native modern saat ini. Hal ini menjadi alasan HCP dianggap sebagai pemimpin pengelolaan data yang tidak terstruktur,” jelas Arjan.

Solusi dalam lingkungan cloud yang kompleks

Mengelola data tidak terstruktur dalam lingkungan infrastruktur multi-cloud dan multi-vendor yang kompleks adalah salah satu dari banyak tantangan manajemen data yang dihadapi kebanyakan organisasi.

Menurut laporan GigaOm Radar, perusahaan yang tidak memiliki strategi pengelolaan data dengan benar, dapat menghadapi beberapa risiko operasional dan bisnis termasuk data gelap serta data tanpa berpemilik, keamanan, biaya infrastruktur, dan risiko kepatuhan.

Lebih lanjut, laporan tersebut menyoroti bahwa meskipun penyimpanan data terstruktur (atau penyimpanan utama) masih menjadi salah satu item dengan pengeluaran paling signifikan dalam setiap anggaran departemen IT, namun penyimpanan data tidak terstruktur sekarang menyumbang 80% hingga 90% dari total kapasitas dan tumbuh lebih cepat daripada bentuk penyimpanan lainnya.

Solusi infrastruktur yang ditentukan oleh GigaOm dirancang untuk menargetkan manajemen data di tingkat infrastruktur dan metadata.

“Penghargaan ini adalah bukti dari komitmen perusahaan atas inovasi dan kemampuan mengikuti berbagai kebutuhan perusahaan yang dinamis di industri solusi infrastruktur,” ujar Dan McConnell, Senior Vice President, Product Management-Storage, Hitachi Vantara.

“Seiring meningkatnya urgensi terhadap manajemen data, perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor yang terus berkembang seperti kinerja, skalabilitas, dan kecerdasan data. Produk berbasis data seperti HCP sangat penting dalam pengelolaan biaya, memperoleh wawasan, mendukung aplikasi baru, dan memenuhi persyaratan aturan untuk privasi dan keamanan.

Terutama, karena data tidak terstruktur terus berkembang dengan kecepatan yang tidak diperkirakan. Hitachi Vantara terus berdedikasi untuk memberikan solusi manajemen data berkemampuan tinggi kepada pelanggannya,” tambah Dan.

Giga Om Radar menilai para vendor berdasarkan kemampuan mereka mengeksekusi dan menginovasi peta jalan produk mereka. Bagan radar menunjukkan HCP berada di posisi terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang di pasar solusi IT yang berfokus pada infrastruktur.

HCP menawarkan solusi dengan ekosistem terluas termasuk manajemen intelijen data secara komprehensif untuk mengungkapkan nilai penuh dari aset berbentuk data.

Portofolio HCP Hitachi telah dinilai dengan skor terbaik untuk analisis metadata, analisis big data, serta kepatuhan dan keamanan. HCP menyajikan manajemen data komprehensif bagi IoT, big data, dan data tidak terstruktur, bagi di sejumlah premis maupun di dalam penyimpanan cloud.

Penghargaan teranyar ini menambah portofolio kinerja kuat Hitachi Vantara. Selain penghargaan terbaru dari GigaOm, Hitachi Vantara beberapa waktu lalu juga mengantongi hasil tinjauan teknis untuk Hitachi Content Platform (HCP) dari Enterprise Strategy Group (ESG) TechTarget, mempertegas kekuatan kinerja tinggi platform Hitachi yang dapat diskalakan.

Sebagai tambahan, Hitachi Content Platform: High-performance Object Storage for Cloud-native Applications Report juga menilai tingkat efektivitas yang bisa diperoleh pelanggan pada modernisasi data center dan inisiatif analisis berbasis data mereka.

Recent Posts