Beranda blog Halaman 783

Kapolres Subang Kukuhkan FKPM Kawasan Industri Pantura Ciasem

suarasubang.com – Kapolres Subang AKBP Sumarni melakukan pengukuhan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Kawasan Industri Pantura Ciasem di Aula Kantor Desa Ciasem Hilir, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Sabtu (27/05/2023).

Pengukuhan tersebut dihadiri Kabag Ops Polres Subang Kompol Iwan Setiawan, Kasat Binmas Polres Subang AKP Priyanto, Kapolsek Ciasem Kompol Dede Suherman, Ketua FKPM Kabupaten Subang H. Odeng Setiawan, serta pejabat lainnya.

AKBP Sumarni menyampaikan ketika bertemu anggota FKPM selalu terharu karena dedikasinya yang luar biasa dan tanpa pamrih melakukan kegiatan sosial, serta membantu tugas-tugas kepolisian.

“Dimanapun ada kegiatan di masyarakat yang memerlukan anggota Polri, FKPM selalu ada dan hadir mendampingi. Saya pribadi selalu terharu dengan dedikasi luar biasa dari anggota FKPM,” ucapnya.

Oleh karena itu, AKBP Sumarni sangat berharap anggota FKPM terus semangat membantu kegiatan kepolisian di wilayah masing-masing. Bantu jaga keamanan lingkungan dan kawasan masing-masing.

“Dalam menghadapi tahun politik, mari kita sama-sama membangun situasi kamtibmas yang adem dan sejuk. Boleh berbeda pilihan namun jaga persatuan dan jangan mau diadu domba dan diprovokasi,” ujarnya.

Jika ada masalah di masyarakat agar segera bantu untuk diselesaikan. “Hubungi pihak kepolisian terdekat atau langsung kepada saya,” ucap AKBP Sumarni.

AKBP Sumarni pun minta bantuan kepada FKPM terkait peredaran narkoba, miras dan obat-obatan terlarang. Bila barang haram tersebut masih banyak di jual di warung warung kecil agar lapor kepadanya.

“Mohon bantuannya kepada anggota FKPM apabila anda menemukan hal tersebut agar segera melaporkan ke saya pribadi ataupun ke Polsek setempat,” ucapnya.

Tak lupa, AKBP Sumarbi mengucapkan selamat atas pengukuhan FKPM Kawasan Industri Pantura Ciasem Subang. “Semoga dapat menjadi amal dan perbuatan yang baik dan dibalas dengan kebaikan tak terhingga oleh Allah SWT,” doanya.

Sementara itu, Kompol Dede Suherman menyampaikan terkait kegiatan sosial ataupun kegiatan lainnya, pihaknya bersama Personel Polsek Ciasem sangat solid dan bersinergi dengan FKPM.

“FKPM adalah organisasi yang sangat membantu tugas tugas kepolisian yang sangat penting hadir bagi kepolisian sebagai mitra yang baik,” ucapnya.

Oleh karena itu, Kompol Dede Suherman sangat bangga dengan Kapolres Subang yang bisa bertatap muka dengan anggota FKPM di dalam kegiatan pengukuhan ini.

Sementara itu, H. Odeng Setiawan berharap dengan pengukukan FKPM di kawasan Industri ini dapat lebih menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dengan tetap bersumber dari aturan Kepolisian serta lebih membantu tugas – tugas kepolisian yang lebih efisien.

Cerita Warga Kawali Ciamis Bonceng Wanita Berkebaya Merah, Akhirnya Bikin Merinding

Ilustrasi-Warga-Kawali-Ciamis-Bonceng-Wanita-Berkebaya-Merah.jpeg

harapanrakyat.com,- Emus, warga Cikawung Gunung, Desa Talagasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mengalami pengalaman mistis yang membuat merinding. Warga Kawali Ciamis ini mengaku bonceng wanita berkebaya merah.

Namun, saat sedang dibonceng tiba-tiba wanita tersebut menghilang secara misterius. Sontak saja Emus merasa shock. Ia sampai harus dibawa ke ‘orang pintar’.

Yusup Jamaludin, salah seorang pengurus pondok pesantren Nurul Palah Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, mengatakan, fenomena mistis bisa dialami oleh siapa saja. Salah satunya yang dialami Emus.

“Fenomena ini memang di luar nalar manusia. Kejadiannya menimpa Emus, warga Dusun Cikawung Gunung di Blok Cidandang. Memang di blok itu sudah sering terjadi kejadian mistis seperti yang dialami Emus,” ujar Yusup kepada harapanrakyat.com, Minggu (28/5/2023).

Baca Juga: Cerita Horor Tanjakan Alinayin di Ciamis yang Rawan Kecelakaan

Yusup menuturkan, Emus awalnya pulang dari luar kota sekitar pukul 18.30. Tiba-tiba di Blok Cidangdang, Dusun Tanjungjaya, Emus disetop wanita berkebaya merah.

“Menurut keterangan Emus, wanita itu menenteng dus. Katanya mau ikut pulang ke Cikawung bersama Emus,” tutur Yusup.

Tanpa menaruh curiga, lanjut Yusup, Emus pun berhenti dan mengizinkan wanita berkebaya merah itu numpang sampai Cikawung. Warga Kawali Ciamis itu lantas bonceng wanita berkebaya merah yang ditemuinya di jalan. 

“Nah, ketika sudah naik dan motor melaju, wanita berkebaya merah itu memegang pinggang Emus, karena takut jatuh katanya. Sepanjang perjalanan memang tidak ada percakapan. Baru ketika masuk wilayah Cikawung, Emus bertanya, turunnya di mana?” lanjut Yusup.

Lanjut Yusup, saat ditanya turun di mana, wanita berkebaya merah itu tidak menjawab. Emus kemudian berhenti di tepi jalan.

“Saat itulah, Emus sadar ternyata wanita berkebaya merah yang ia bonceng itu sudah tidak ada, hilang begitu saja,” jelasnya.

Warga Kawali Ciamis Ketakutan setelah Bonceng Wanita Berkebaya Merah

Menurut Yusup, saat itu Emus sangat ketakutan. Ia pun datang ke pondok pesantren Nurul Palah minta ‘diobati’.

Lanjutnya menambahkan, karena saking takutnya Emus langsung syok dan langsung mendatangi pondok pesantren Nurul Palah minta diobatinya .

“Ya, Emus datang ke pondok pesantren untuk minta diobati karena takut dan ia merasa wanita berkebaya merah itu selalu mengikutinya,” ungkapnya.

Yusup menambahkan, kejadian mistis yang menimpa Emus itu terjadi sebulan yang lalu. Meskipun demikian, Emus tidak lagi berani pulang malam hari. (Edji/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Teknologi Home Automation dan Keuntungannya: Perkenalkan Smart Motion Sensor TAPO T100

Home-Automation-2_800x285.jpeg

review1st.com – Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat, hal ini mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kemudahan ini dirasakan di segala tempat, salah satunya di rumah. Saat ini teknologi rumah pintar atau smart home dengan konsep home automation kian digemari oleh masyarakat.

Home automation adalah teknologi yang terhubung ke berbagai perangkat rumah untuk memantau dan mengontrolnya dari jarak jauh.

Teknologi ini menarik karena telah ada sejak abad ke-19, tepatnya pada 1869 dengan penemuan remote control oleh Nikola Tesla. Remote control tersebut digunakan untuk mengoperasikan kapal mainan. Kemudian, pada abad ke-20, antara tahun 1900 hingga 1920, terjadi revolusi perangkat rumah tangga. Seperti pemanggang roti, mesin pencuci, kulkas, dan lainnya.

Pada 1960, untuk kali pertama Komputer ECHO IV diciptakan untuk memenuhi beberapa fungsi peralatan rumah tangga. Pada 1984, konsep â€œSmart Home” mulai muncul. Berlanjut ke 1990-an, masyarakat mulai marak menggunakan Clapper, adapun penggunaan teknologi ini dianggap sebagai langkah awal menuju home automation. Home automation terus berkembang hingga awal abad ke-21 saat ini, perkembangan ini membuat home automation dapat dinikmati oleh banyak orang.

Home automation memberikan keuntungan kepada masyarakat. Perangkat dapat dikontrol secara jauh melalui remote access. Hal ini meningkatkan kenyamanan pengguna dan memberikan rasa aman. Selain itu, home automation juga memberikan efisiensi energi.

Terdapat tiga elemen penting dalam menerapkan home automation. Pertama, ada controller yang mengatur sistem otomatisasi rumah. Kedua, actuator berfungsi sebagai saklar atau penggerak mekanisme. Terakhir, sensor digunakan untuk memonitor perubahan di sekitar rumah.

“Home automation dari perangkat Smart Home yang dapat dikontrol melalui aplikasi sedang populer di masyarakat. Sekarang kami ingin mengajak pengguna untuk meningkatkan pengalaman home automationdengan teknologi sensor yaitu Smart Motion Sensor TAPO T100” kata Marketing Manager TP-Link Indonesia, Defrie D Gunawan.

Berbagai Fitur Unggulan Smart Motion Sensor TAPO T100

Dengan Smart Motion Sensor TAPO T100, pengguna dapat menikmati hands-free motion control dimana saat sensor mendeteksi pergerakan, perangkat pintar di rumah dapat diaktifkan maupun dimatikan tanpa perlu disentuh ataupun buka aplikasinya. Hal ini tentunya bisa memberikan efisiensi dari segi waktu dan energi listrik.

Selain itu, TAPO T100 juga dapat membantu menjaga rumah dari penyusup dengan memicu alarm pada Smart Hub and Chime TAPO H100 yang bekerja sebagai gateway/hub smart home.

Lebih lanjut, TAPO T100 ini dapat mendeteksi dengan jarak hingga tujuh meter dengan sudut pandang 120 derajat yang dapat diatur sensitivitasnya dengan mudah. Perangkat pintar ini menggunakan baterai yang mendukung penggunaan hingga satu tahun yang dapat diletakan dimana saja tanpa perlu kabel. 

“Melalui TAPO T100, kami ingin memberikan pilihan kepada masyarakat dalam menerapkan teknologi home automation agar dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman di rumah dengan instalasi yang mudah,” pungkas Defrie.

Warga Parungsari Keluhkan Minimnya Koordinasi Pembangunan Jembatan Citanduy Kota Banjar

Warga-Parungsari-Keluhkan-Minimnya-Koordinasi-Pembangunan-Jembatan-Citanduy-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Warga Lingkungan Parungsari, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, keluhkan minimnya koordinasi terkait pembangunan Jembatan Citanduy.

Hal itu disampaikan warga Parungsari, saat ikut menghadiri acara tasyakuran proyek Jembatan Citandury pada Sabtu (27/5/2023).

Salah seorang pelaku usaha Asep Halim menilai koordinasi terkait rencana perbaikan Jembatan Citanduy sangat minim.

“Yang paling kita garis bawahi di sini minimnya koordinasi. Sehingga kalau sudah tahu ada pembangunan seperti ini jadwalnya sudah jelas dan kami akan langsung melakukan persiapan,” kata Asep Halim, Sabtu (27/5/2023).

Baca Juga: Jembatan Parungsari Kota Banjar Ditutup, Ongkos Angkot 01 Naik?

Menurutnya, di lokasi itu terdapat para pelaku usaha dan pertokoan yang terdampak langsung oleh pembangunan Jembatan.

“Kalau kita sudah tahu dari jauh-jauh hari agendanya seperti apa dan teknis pengerjaannya gimana, jadi pelaku usaha bisa bersiap untuk antisipasi. Walaupun omset turun minimal nggak terlalu drastis,” terangnya.

Ia menjelaskan, untuk mencari solusi dalam permasalahan itu warga akan kembali melakukan pertemuan dengan pihak terkait.

“Ini akan berlanjut, tadi disampaikan oleh Pemkot Banjar melalui Wakil Walikota akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengambil kebijakan solusinya seperti apa,” jelasnya.

Pelaku usaha lainnya, Fazarina menyampaikan, dengan adanya pembangunan Jembatan Citanduy Kota Banjar tersebut, para pelaku usaha di sekitar lokasi sangat terdampak.

“Kami di sini mewakili semua terutama pelaku usaha yang terdampak. Kami meminta kompensasi dari pihak terkait atas kerugian yang kami alami,” katanya.

Fazarina mengatakan, dirinya mengetahui adanya pemberitahuan penutupan Jembatan Citanduy melalui media sosial.

“Kita lihatnya di sosial media untuk surat tersebut yang harusnya tanggal 17 Mei tapi 16 Mei sudah ditutup. Jadi sangat minim koordinasi dan sosialisasi,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Terlibat Tabrakan, Seorang Remaja di Kota Banjar Luka pada Bagian Kepala

Remaja-di-Kota-Banjar-Tabrakan.jpg

harapanrakyat.com,- Dua orang remaja pengendara motor terlibat tabrakan di simpang tiga Jalan Kapten Jamhur, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (27/5/2023).

Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Akibatnya seorang remaja pengendara sepeda motor mengalami luka pada bagian kepala.

Kronologi kejadian bermula saat pengendara sepeda motor Yamaha Mio M3 dikemudikan oleh Sindi Anggraeni (15) berboncengan dengan Meldiana, datang dari arah Selatan menuju Utara.

Kemudian, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Sonic dikemudikan Faiq Rezki Suryaman (15), dan berboncengan dengan temannya hendak berbelok ke kanan, saat di lokasi tabrak pun tak terhindarkan.

Baca Juga: Jadi Korban Tabrak Lari, Seorang Pria di Kota Banjar Alami Luka Serius

Salah seorang warga Atikah mengaku tidak terlalu melihat persis tabrakan itu, namun ia mendengar suara benturan yang cukup kencang.

“Nggak tahu persis datangnya dari arah mana,” kata Atikah, Sabtu (27/5/2023) malam.

Menurutnya usai tabrakan terjadi, ia melihat dua sepeda motor dan seorang remaja perempuan sudah tergeletak di persimpangan jalan Kota Banjar.

“Tahu-tahu udah ada perempuan yang tergeletak, karena tadi saya lagi ngelayanin pembeli di warung,” terangnya.

Berdasarkan informasi, pengendara sepeda motor Yamaha Mio M3 mengalami luka pada bagian kepala. Kemudian, penumpangnya mengalami luka memar di bagian pipi kanan, pinggang dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu, pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Sonic hanya mengalami shock dan luka lecet.

Peristiwa tabrakan itu, kini sudah ditangani oleh petugas kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Banjar. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Tiket.com Meluncurkan Fitur Tiket Multi-Currency untuk Transaksi Pelanggan Internasional

tiket.com-Luncurkan-Fitur-Tiket-Multi-Currency-untuk-Dorong-Transaksi-Internasional_800x600.jpg

review1st.com – Tiket.com, OTA pertama di Indonesia, meluncurkan fitur Tiket Multi-Currency untuk mempermudah transaksi pelanggan dari berbagai negara. Fitur ini mendukung 16 mata uang. Yaitu IDR, AUD, CAD, CHF, CNY, EUR, GBP, HKD, JPY, MYR, NZD, PHP, SGD, THB, USD, VND.

Dengan fitur ini, pelanggan dapat bertransaksi menggunakan mata uang pilihan mereka di seluruh platform tiket.com, termasuk akomodasi, penerbangan, atraksi, dan hiburan Tiket To Do.

Customer tiket.com yang berbasis di luar negeri kini dapat mengkonfigurasi mata uang di profilnya. Produk dan pembayaran akan menggunakan mata uang pilihan mereka, termasuk proses refund. Tiket Multi-Currency menghemat biaya nilai tukar dan biaya administrasi kartu kredit saat bertransaksi.

Gaery Undarsa, Co-Founder dan Chief Marketing Officer, tiket.com, menyatakan, “Sebagai komitmen tiket.com sebagai solusi gaya hidup dan perjalanan yang lengkap dengan fokus pada pelanggan, baik di Indonesia maupun wisatawan mancanegara, peluncuran fitur Tiket Multi-Currency ini dilakukan pada waktu yang tepat saat tren wisata dari dan ke luar negeri mencapai puncaknya pada kuartal pertama 2023.

“Kami di tiket.com terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, baik domestik maupun internasional. Kami berusaha untuk memudahkan perjalanan dan liburan wisatawan agar momen berharga mereka semakin berkesan.” tambah Gaery

Kolaborasi dengan Stripe (Asia Pacific) Memungkinkan Fitur Multi-Currency tiket.com

Fitur Multi-currency tiket.com terwujud berkat kolaborasi dengan Stripe (Asia Pacific), platform keuangan bisnis. Stripe memungkinkan pembayaran dalam 15 mata uang asing. Yaitu USD, SGD, MYR, THB, PHP, VND, EUR, GBP, AUD, NZD, JPY, CAD, CHF, dan HKD. Dengan keamanan solusi anti-penipuan Stripe, Radar–Stripe, pelanggan merasa aman. Kolaborasi ini juga meningkatkan pengalaman pengguna (UX) pembayaran di tiket.com.

Sarita Singh, Managing Director untuk Asia Tenggara, Stripe, berkata, “Meskipun kita bicara tentang revenge tourism, saya senang pariwisata kembali tumbuh dengan penuh kekuatan. Mengunjungi wisata sejarah di Penang atau menikmati wellness retreat di Phuket, kami bangga bekerja sama dengan tiket.com meluncurkan Tiket Multi-Currency bagi wisatawan, memberikan petualangan baru dengan mata uang asal mereka.”

“Dengan Tiket Multi-Currency, kami berharap memperkenalkan tiket.com kepada wisatawan internasional. Mereka dapat menikmati kemudahan merencanakan wisata dan perjalanan dengan one-stop solution dari tiket.com,” tutup Gaery.

Perwakilan HDCI Tasikmalaya Kunjungi Korban Kecelakaan Moge Vs Aerox di Ciamis

Perwakilan-HDCI-Tasikmalaya-Kunjungi-Korban-Kecelakaan-Moge-Vs-Aerox-di-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Perwakilan HDCI Tasikmalaya mengunjungi korban kecelakaan moge Harley Davidson dengan aerox yang terjadi di Jalan Raya Ciamis -Tasikmalaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis.

Korban bernama Yayat (23), Santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Al- Abidin, Ciamis. Perwakilan HDCI melihat kondisi korban yang sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit yang ada di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga : HDCI Beri Klarifikasi Terkait Kecelakaan Moge Serempet Santri di Ciamis

Asep Nugraha, anggota HDCI Tasikmalaya mengatakan, pihaknya dari HDCI Tasikmalaya mewakili seluruh anggota langsung respon mengunjungi korban, sesudah dapat arahan dari Ketua HDCI Tasikmalaya.

“Kondisi korban yang saya lihat ada luka di kaki dan memar di mata sebelah kanan, lalu di bagian kepala sedang menunggu hasil CT scan,” katanya di Rumah Sakit TMC Sabtu (27/5/2023) malam.

“Kami belum bisa memberikan gimana hasil CT scannya, karena belum keluar dari pihak rumah sakit,” lanjutnya.

Saat berkunjung, Asep mengungkapkan, HDCI ikut prihatin melihat kondisi korban dan meminta maaf atas peristiwa kecelakaan tersebut.

Baca Juga : Pasca Kecelakaan Moge Vs Aerox di Ciamis, Polda Jabar Bentuk Timsus untuk Buru Pelaku

Selain itu, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah kecelakaan ini oleh HDCI ataupun simpatisan yang menghadiri acara.

“Belum bisa memastikan seperti itu, karena barusan kata Ketua HDCI Bandung disinyalir simpatisan HDCI,” ungkapnya.

Kemudian, menurutnya, setelah event moge di Pangandaran selesai, hari Minggu ketua HDCI Tasikmalaya dan jajarannya akan mengunjungi korban kecelakaan. “Selain itu juga akan ke Pesantren Miftahul Huda Al-Abidin.” Pungkasnya. (Apip/R12/HR-Online/Editor: Rizki)

HDCI Beri Klarifikasi Terkait Kecelakaan Moge Serempet Santri di Ciamis

HDCI-Beri-Klarifikasi-Terkait-Kecelakaan-Moge-Serempet-Santri-di-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung, Glenarto memberi klarifikasi terkait kecelakaan moge yang menyerempet santri di Kabupaten Ciamis pada Sabtu (27/5/2023).

Glenarto mengatakan, adanya kegiatan Golden Memorial Wingday yang diselenggarakan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat melibatkan banyak komunitas moge. 

Acara puncak Golden Wingday tersebut berlangsung hari sabtu malam minggu ini. Sehingga, teman-teman pengendara moge yang sudah pulang saat pagi melewati jalur tersebut.

“Kemungkinan partisipan-partisipan atau tamu undangan yang hadir di acara kami,” kata Glenarto melalui video klarifikasi yang beredar.

Baca Juga : Pasca Kecelakaan Moge Vs Aerox di Ciamis, Polda Jabar Bentuk Timsus untuk Buru Pelaku

Kemudian, dalam video klarifikasi tersebut Ia mendorong supaya pihak terkait mengusut tuntas kecelakaan lalu lintas oleh pengendara moge yang tidak bertanggung jawab.

“Saya, HDCI Bandung mengutuk keras tindakan teman-teman pengendara moge yang tidak bertanggung jawab. Atas kejadian tersebut saya minta pihak terkait mengusut tuntas kejadian ini,” ungkap Glen sapaan akrabnya.

Dalam Klarifikasi, Panitia Akan Datangi Korban Kecelakaan Moge di Ciamis

Sebagai bentuk kepeduliannya selaku penyelenggara event Golden Memorial Winday di Pangandaran, Glen bersama panitia berencana akan mendatangi korban.

Saat ini, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban yang difasilitasi oleh Kasat Lantas Polres Ciamis. 

“Insyaallah besok pihak panitia Golden Wingday akan mendatangi korban. Malam ini pun perwakilan kami dari HDCI Ciamis dan HDCI Tasikmalaya akan merapat ke RS TMC,” ujar Glen. 

Baca Juga : Korban Terserempet Moge di Ciamis Sampai Muntah Darah, Polres Lakukan Pendalaman

Menurutnya, dari penjelasan dokter yang merawat korban keadaannya baik-baik saja, hanya terdapat luka lecet dan tidak ada hal yang serius.

“Alhamdulillah baik katanya, tapi saat ini masih menunggu hasil scan otak, mudah-mudahan itu tidak terjadi apa apa,” ungkapnya.

Selain memberikan klarifikasi terkait kecelakaan moge di Ciamis itu, Glen juga menghimbau para biker yang menghadiri acara Golden Wingday supaya lebih berhati-hati.

“Mudah-mudahan kedepan dengan adanya kejadian ini dapat berhati-hati dan tertib berlalu lintas serta menghargai pengguna jalan lainnya.” Pungkasnya. (Madlani/R12/HR-Online/Editor: Rizki)

Pasca Kecelakaan Moge Vs Aerox di Ciamis, Polda Jabar Bentuk Timsus untuk Buru Pelaku

Pasca-Kecelakaan-Moge-Vs-Aerox-di-Ciamis-Polda-Jabar-Bentuk-Timsus-untuk-Buru-Pelaku.jpg

harapanrakyat.com,- Pasca terjadi kecelakaan antara motor gede (moge) vs aerox di Kabupaten Ciamis, Kapolda Jawa Barat memerintahkan jajarannya untuk menangkap diduga pengendara yang serempet santri.

“Cari pelakunya dan tangkap, lalu proses sesuai aturan hukum yang berlaku,” kata Kapolda Jabar, Irjen Pol Akhmas Wiyagus melalui keterangan resminya, Sabtu (27/5/2023).

Bahkan, Polda Jabar telah membentuk tim khusus untuk menangkap oknum pengendara moge yang melarikan diri usai menyerempet korban. Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pencarian.

Baca Juga : Seorang Santri di Ciamis Terserempet Rombongan Moge, Korban Alami Luka-luka

“Hingga sekarang masih pencarian pelaku. Pihak kami telah melakukan koordinasi dengan pimpinan klub mogenya, kami meminta informasi keberadaan oknum pengendara tersebut,” ungkapnya.

Kronologi Kecelakaan Moge Vs Aerox

Sementara itu, Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo menjelaskan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Ciamis – Tasikmalaya, wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga : Moge Serempet Santri di Ciamis, Pimpinan Ponpes Minta Polisi Tindak Tegas

Korban adalah Yayat Riyadul Hidayat (23), seorang santri di Ponpes Miftahul Huda Al-Abidin, Kabupaten Ciamis. Saat kejadian, korban tengah mengendarai motor Yamaha Aerox Nopol D 5101 ZDN.

“Korban berkendara dari arah Ciamis ke Tasikmalaya, tiba-tiba terserempet motor yang di duga merupakan rombongan moge Harley Davidson dari arah belakang,” jelasnya.

Namun, menurut Tony, informasi terkait pengendara moge yang menyerempet santri tersebut minim.

Sehingga, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui nama pelaku dalam kecelakaan moge vs motor aerox tersebut.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak klub mogenya untuk mencari pelaku,” ujarnya.

Korban Sempat Muntah Darah

Akibat kecelakaan moge vs aerox tersebut, lanjut Tony, korban mengalami luka pada bagian kepala, tangan dan kaki dan dibawa ke Puskesmas Cihaurbeuti. Namun, pihak ponpes membawa pulang paksa korban.

Baca Juga : Korban Terserempet Moge di Ciamis Sampai Muntah Darah, Polres Lakukan Pendalaman

“Saat menjalani perawatan di ponpes, korban sempat muntah darah. Sehingga, dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.” Pungkasnya.

Pasca peristiwa kecelakaan moge vs aerox itu, kini Yayat menjalani perawatan di salahsatu rumah sakit Swasta di Tasikmalaya. (Rizki/R12/HR-Online)

Korban Terserempet Moge di Ciamis Sampai Muntah Darah, Polres Lakukan Pendalaman

Korban-Terserempet-Moge-di-Ciamis-Sampai-Muntah-Darah-Polres-Lakukan-Pendalaman.jpg

harapanrakyat.com,- Pihak Kepolisian Resor (Polres) Ciamis, Jawa Barat, akan mendalami peristiwa terserempetnya seorang santri oleh rombongan motor gede (Moge), di Jalan Raya Nasional Cihaurbeuti – Ciamis tepatnya di Desa Sukahaji, Sabtu (27/5/2023).

Akibat kecelakaan tersebut, salah satu santri dari Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Abidin mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuhnya, bahkan sampai muntah darah. Saat ini korban sudah dibawa ke RS TMC Tasikmalaya untuk dilakukan perawatan.

Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro menyatakan, pihaknya akan mendalami kejadian tersebut. Tidak hanya itu, dari Polres Ciamis juga sudah mendatangi pihak korban.

“Kita akan mendalami kejadian laka lantas tersebut, dari kami juga sudah mendatangi pihak korban,” ucapnya.

Baca juga: Seorang Santri di Ciamis Terserempet Rombongan Moge, Korban Alami Luka-luka

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Ciamis, AKP Asep Iman Hermawan mengatakan, peristiwa terserempetnya seorang santri oleh rombongan moge terjadi pukul 14.00 WIB.

Salah satu korban, kata dia, atas nama Yayat menggunakan kendaraan Aerox dan yang satu lagi namanya belum diketahui, termasuk jenis kendaraannya. Namun dari beberapa saksi, kecelakaan itu diduga melibatkan pemotor Harley Davidson.

“Setelah kejadian, dari pihak Harley Davidson menurut informasi, sempat berhenti dulu sebentar, terus jalan lagi,” jelas Asep.

Lanjutnya, pihak Polres Ciamis juga telah menghubungi panitia Harley Davidson lewat video call dengan Ketua Harley Davidson Kota Bandung.

“Pihak panitia Harley Davidson juga sudah video call dengan pihak pesantren, dan akan bertanggung jawab penuh dengan kejadian ini,” katanya.

Polres Ciamis Sebut Korban Diduga Terserempet Moge Alami Luka di Dada Kanan

Sementara itu, untuk korban saat ini masih tahap pemeriksaan medis. Namun tadi ada beberapa luka di dada kanan dan memar di mata sebelah kanan.

Kasat Lantas mengimbau, kepada masyarakat dan pengguna kendaraan yang lain, agar memperhatikan keselamatan pribadi maupun orang lain.

“Kemudian jagalah sopan santun di jalan dan kurangi kecepatan,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan harapanrakyat.com, di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Abidin, terlihat petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Ciamis mendatangi pihak korban, untuk memintai keterangan dari pimpinan pesantren.

Bahkan, petugas Satlantas dari Polres Ciamis juga membawa motor Aerox ke Kantor Polres Ciamis, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagai informasi, rombongan klub Harley Davidson dari hari kemarin melintas di jalur Ciamis, untuk menghadiri event Wingday Golden, di pantai Pangandaran. (Ferry/R8/HR Online/Editor Jujang)

Recent Posts