Beranda blog Halaman 762

Kenal Lewat Sosmed, Gadis Garut Nikah dengan Oppa Korea Bikin Iri

Kenal-Lewat-Sosmed.jpg

Kenal lewat sosmed, gadis asal Garut Selatan menikah dengan oppa Korea viral dan menjadi perhatian publik. 

Lantaran Yu Hyeun Woo, pria asal Korea Selatan itu mantap mempersunting  Neng Jihan Suci Kurniawan yang merupakan warga negara Indonesia. 

Baca juga: Budaya Indonesia Mendunia, Pernikahan Bule Inggris Pake Adat Jawa 

Mereka pun melangsungkan akad di Kampung Cigebeng, Karangsari, Pakejeng, Garut, Kamis, (1/6/2023). 

Pernikahan beda negara tersebut tidak hanya menarik perhatian publik, tapi juga masyarakat sekitar. Hal tersebut terlihat dalam unggahan akun @agusmfrsticker, Sabtu (3/6/2023).

Hal mana masyarakat tampak antusias menyambut mempelai pria, terlebih saat acara resepsi, antrain panjang warga yang ingin memberi ucapan selamat kepada sejoli itu pun menumpuk.

Momen Gadis Garut Nikah dengan Oppa Korea

Yu Hyeun resmi mempersunting Neng Jihan pada Kamis (1/6/2023). Dengan balutan busana batik pria asal Korea sumringah setelah sukses melangsungkan ijab kabul menggunakan bahasa Indonesia. 

Selain seperangkat alat sholat, pria asal Negeri Ginseng tersebut juga memberikan emas seberat 3,75 gram, serta uang sebesar 1,5 juta sebagai mahar. 

Sedangkan untuk resepsi, kedua belah pihak setuju melaksanakannya pada Jumat (2/6/2023). Iringan pengantin Korea itu disambut dengan upacara adat lengser sebelum masuk ke dalam tenda berdekorasi warna putih.

Resepsi semakin meriah ketika pertunjukkan musik dangdut berlangsung. Terlihat pula antrian panjang warga yang ingin bersalaman serta berfoto dengan mempelai. 

Terlebih, ibu Yu Hyeun hadir dalam busana tradisional Korea, hanbok, membuat suasana resepsi tidak hanya meriah tetapi juga berbeda. 

Kenal Lewat Sosial Media 

Salah satu tetangga gadis Garut menikah dengan oppa Korea, Vitta bercerita awal pertemuan dua insan beda negara tersebut berawal dari media sosial. 

Selain itu, dalam waktu dekat Neng Jihan bakal ikut suaminya ke Korea, lantaran Yu Hyeun hanya mendapat cuti kantor satu minggu. Vitta juga mengungkapkan, Neng Jihan telah mampu berbahasa Korea.

“Dia dulu nggak bisa bahasa Korea, tapi sekarang udah bisa,” ucap Vitta.

Netizen Jadi Halu

Unggahan momen gadis Garut menikah dengan oppa Korea hingga kini setidaknya telah mendapat ribuan komentar. Sebagian besar netizen berharap mendapatkan jodoh orang luar negeri seperti yang Neng Jihan alami.

“Gue curiga nih kelamaan jomblo jangan-jangan jodoh gue orang korea,” tulis salah satu akun. 

“Waduh curiga gue bakal berjodoh sama orang orang Thailand,” timpal akun lainnya. (Sinta/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Ini Syarat Bagi ART di Kota Banjar yang Ingin Dapat Jamsos Ketenagakerjaan

Ini-Syarat-Bagi-ART-di-Kota-Banjar-yang-Ingin-Dapat-Jamsos-Ketenagakerjaan.jpeg

harapanrakyat.com,- Asisten Rumah Tangga (ART) di Kota Banjar, Jawa Barat, dipastikan mendapat jaminan sosial (jamsos) ketenagakerjaan dari pemerintahan Kota Banjar mulai tahun 2023 ini.

Jaminan sosial Ketenagakerjaan JKK dan JKM untuk ART tersebut terkemuka, setelah DPRD Kota Banjar menetapkan Raperda tentang penyelenggaraan Perlindungan Tenaga Kerja, Senin (5/6/2023).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar, Sunarto, melalui Kabid Hubungan Industrial, Dewi Fartika, mengatakan, pihaknya telah mendata sebanyak 636 asisten rumah tangga (ART) yang nantinya mendapat jamsos Ketenagakerjaan.

Jumlah data asisten rumah tangga (ART) yang nantinya mendapat jaminan sosial Ketenagakerjaan tersebut diambil dari hasil pendataan di lingkungan RT melalui desa/kelurahan.

Adapun ketentuan ART yang mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan, yaitu terdapat perjanjian kerja antara pemberi kerja dengan pekerja. Pekerja tersebut secara administrasi merupakan warga Banjar.

“Pekerja atau ART yang mendapat jaminan sosial Ketenagakerjaan harus warga Banjar. Datanya kami ambil dari desa/kelurahan,” kata Dewi Fartika kepada di Kota Banjar, Selasa (6/6/2023).

Baca juga: ART di Kota Banjar Dapat Jamsos Ketenagakerjaan dari Pemerintah

Lanjutnya menjelaskan, adapun alasan pembiayaan Jamsos Ketenagakerjaan ART bersumber dari APBD, lantaran mereka masuk pekerja rentan.

Selain itu, Jamsos Ketenagakerjaan itu juga amanat atas Instruksi Presiden (Inpres) nomor 2 tahun 2021, tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“ART pekerja rentan yang gajinya tidak menentu. Kan ART di luar perusahaan, jadi tidak mungkin masuk segmen PPU. Jadi kepesertaannya masuk kelompok bukan penerima upah atau BPU,” terang Dewi.

Ia menambahkan, nilai besaran pembiayaan Jamsos ketenagakerjaan yang harus dibayarkan ke pihak BPJS Ketenagakerjaan dari 636 pekerja, yaitu sebesar Rp16.800 per orang atau sebesar Rp10.684.800 juta per bulan.

Adapun untuk realisasi pembayaran Jamsos ketenagakerjaan untuk ART tersebut, sudah mulai berjalan pada bulan Juni ini, menyusul telah ditetapkannya Raperda Perlindungan Tenaga Kerja oleh DPRD Kota Banjar.

“Bulan Juni mendatang sudah mulai realisasi pembayaran. Kami juga akan sosialisasikan ketentuan peraturan daerah tersebut,” pungkas Dewi. (Muhlisin/R8/HR Online/Editor Jujang)

Aliansi Umat Islam Sebut Garut Darurat Sodomi, Janji Bupati Soal Perbup LGBT Tak Ditepati

Aliansi-Umat-Islam-Sebut-Garut-Darurat-Sodomi-Janji-Bupati-Soal-Perbup-LGBT-Tak-Ditepati.jpg

harapanrakyat.com,- Kasus predator anak (sodomi) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, tengah disorot oleh berbagai pihak. Selain ormas, akademisi dan aktivis, para ulama pun ikut memantau perkembangan kasus demi kasus yang terus bermunculan.

Aliansi Umat Islam (AUI) Garut, sebagai wadah ulama dari berbagai organisasi serta wadah komunitas Pondok Pesantren di Garut, memandang bahwa Garut, sudah dianggap darurat sodomi.

“Jika ada regulasi mungkin tak akan begini, kita menuntut DPRD angkat tangan, kemudian dewan menyerahkan ke pemerintah daerah,” ujar Ceng Aam, Koordinator AUI Garut, Selasa (6/6/2023).

Ia menyebut, sebelumnya Bupati Garut Rudy Gunawan berjanji akan menyelesaikan Perbup soal LGBT 2 minggu sebelum ramadan kemarin.

“Tapi Perbup LGBT sampai sekarang belum selesai, sekarang sudah 2 bulan setelah lebaran, ini faktornya apa? Bupatinya gak kerja atau anak buahnya yang gak kerja,” singgung Ceng Aam. 

Baca juga: Kasus Sodomi Anak di Garut, Kemenag: Penyimpangan Seksual Berkedok Guru Ngaji

Jumlah Korban Sodomi di Garut Tidak Sedikit

Menurutnya, kasus predator anak di Garut, secara berturut-turut dengan jumlah korban yang tak sedikit. Bulan ini saja ada 2 kasus sama dengan insiden yang berbeda.

“Peka gak pemerintah di Garut sedang darurat sodomi ? Hanya sebatas Dinas ada anggaran dikerjakan, gak ada anggaran dibiarkan. Kan malas, masa apa – apa harus demo dulu, jadi sekarang kan kita pertanyakan kinerja pemerintah,” jelasnya.

Ia menegaskan, dorongan ulama terkait regulasi anti LGBT di Garut sangat kuat. Apalagi bulan ini ada dua kasus sodomi, pertama di Kecamatan Cibatu dan kedua di Kecamatan Samarang, dengan jumlah korbannya yang tidak sedikit.

Di tempat terpisah, Kepala Bagian Hukum Pemerintah Daerah Garut, Ida Nurfarida, mengaku telah menyusun rancangan Perbup anti LGBT dan besok akan finalisasi.

“Jadi besok proses finalisasi dengan para SKPD, yang nanti terlibat dalam pelaksanaan. Nanti setelah finalisasi baru proses penandatanganan oleh Pak Bupati,” kata Ida Nurfarida.

Ia menjelaskan, Perbup anti LGBT merupakan petunjuk teknis dalam Perda anti maksiat.

Sementara itu, kasus predator anak (sodomi) terbaru terjadi di Kecamatan Samarang, Garut. Pelakunya merupakan oknum guru ngaji. (Pikpik/R8/HR Online/Editor Jujang)

Diduga Frustrasi, Seorang Pria di Kota Banjar Nekat Akhiri Hidup

Diduga-Frustrasi-Seorang-Pria-di-Kota-Banjar-Nekat-Akhiri-Hidup.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang pria berinisial R (39), warga Kelurahan/Kota Banjar, Jawa Barat, ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di dekat kamar mandi, Selasa (6/6/2023).

Mayat pria itu pertama kali ditemukan oleh ayahnya sekitar pukul 05.00 WIB. Sebelumnya, R masih terlihat mengantarkan saudaranya pergi ke pasar.

Salah seorang warga Ujang Bachyan mengatakan, sekitar pukul 02.30 WIB, korban baru sampai ke rumah setelah mengantarkan saudaranya ke pasar.

“Biasanya suka nganterin saudaranya itu sekitar jam 2 pagi dan setengah 3 sudah sampai rumah lagi,” kata Ujang Bachyan.

Baca juga: Naik Motor Ugal-ugalan, Polres Banjar Amankan Puluhan Pelajar

Ia menyebutkan, setelah pulang ke rumah, sang ayah memanggil korban namun tidak mendapat respon. Kemudian, Ia mencari ke kamarnya.

“Pas adzan subuh ayahnya nyariin, sudah dicari ke belakang ke kamar mandi tapi nggak ada. Kemudian, lihat kursi nggak ada satu, pas nengok ke arah kiri ternyata sudah ada tergantung,” terangnya.

Kemudian, mengetahui anaknya sudah meninggal dunia, Ia langsung memeluk erat-erat karena tidak menyangka.

“Pas ketahuan anaknya sudah nggak ada langsung dipeluk erat. Terus ada tetangga yang tahu dan ngasih kabar ke RT, tapi RT bingung harus bagaimana dan ngasih tahu ke saya,” paparnya.

Sementara itu, R diduga nekat mengakhiri hidupnya, lantaran putus asa karena mempunyai penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Lanjut Ujang Bachyan, insiden seorang pria di Kota Banjar yang bunuh diri tersebut langsung dilaporkan ke kantor Polsek setempat.

“Punya riwayat penyakit katanya, mungkin sudah putus asa juga akhirnya nekat seperti itu. Sudah dilaporkan juga ke Polsek Banjar, dan ditangani,” pungkasnya. (Sandi/R8/HR Online/Editor Jujang)

Saham Dikuasai Asing, Pemerintah Diminta Akuisisi PT Vale Indonesia (INCO)

PT-Vale-Indonesia-INCO.jpeg

Komisi VII DPR RI meminta pemerintah mengakuisisi atau mengambil alih kepemilikan saham PT Vale Indonesia (INCO).   

Permintaan Komisi VII itu menyusul akan berakhirnya masa kontrak PT Vale Indonesia di tahun 2025 mendatang.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Bambang Haryadi, Senin (05/06/2023), juga meminta pemerintah meninjau ulang rencana perpanjangan izin kontrak perusahaan tersebut.

Salah satu yang menjadi pertimbangannya, kata Bambng, yakni terkait komposisi saham PT Vale Indonesia saat ini. 

Bambang mengungkapkan, saat ini 20 persen saham yang dilepas PT Vale Indonesia ke publik justru dikuasai pihak asing.

Menurut Bambang, pemerintah perlu mengakuisisi 51 persen saham PT Vale Indonesia sebagai syarat perubahan dari KK (Kontrak Karya) menjadi IUPK (Izin Usaha Pertambangan Khusus).

Untuk mendapatkan perpanjangan menjadi IUPK, kata Bambang, PT Vale Indonesia wajib mendivestasikan saham sebesar 51 persen kepada pemerintah atau investor nasional.

Sedangkan saat ini, lanjut Bambng, PT Vale Indonesia baru mendivestasikan saham sebesar 20 persen ke MIND ID. 

“Artinya, apabila Vale hanya menawarkan saham sebesar 11 persen untuk diambil negara, maka sejauh ini baru 31 persen saham yang digenggam RI,” katanya.

Menurut Bambang, pihaknya mendorong proses divestasi saham PT Vale Indonesia melalui MIND ID sebesar 20 persen.

Bambang juga berharap, posisi 51 persen, 20 persen plus 11 persen yang sedang ditawarkan, sehingga RI mengantongi kepemilikan saham 51 persen secara penuh.

Senada dengan itu, Anggota Komisi VII DPR RI, Ramson Siagian, mengungkapkan, porsi saham negara masih lebih kecil ketimbang saham asing pada struktur pemegang saham. 

Pada komposisi saham ini, kata Ramson, bagaimana agar pemerintah atau BUMN memiliki hak suara mayoritas ketika membuat keputusan. 

“Kalau MIND ID mempunyai saham konsolidasi 40 persen saja, sudah bisa membuat keputusan,” katanya.

Ramson menambahkan, dengan dominasi MIND ID pemerintah memiliki hak suara ketika mengambil keputusan strategis di PT Vale Indonesia (INCO).

Pimpinan DPR Tampung Aspirasi Nakes Soal RUU Kesehatan

Muhaimin-Iskandar.jpg

Pimpinan DPR menegaskan bakal memperhatikan aspirasi para tenaga kesehatan (Nakes) berkaitan dengan Rancangan Undang-undang (RUU) Kesehatan.

Pernyataan itu menyusul aksi unjuk rasa penolakan RUU Kesehatan dari beberapa organisasi nakes di depan Gedung DPR RI. 

Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Abdul Muhaimin Iskandar, Senin (05/06/2023), menegaskan hal itu.

Pada prinsipnya, kata Muhaimin, DPR RI siap mendengarkan aspirasi dari seluruh elemen masyarakat terkait RUU Kesehatan.

“Termasuk dari organisasi profesi tenaga kesehatan,” katanya.

Muhaimin menuturkan, DPR RI selalu terbuka untuk ruang dialog dalam pembahasan setiap RUU. 

Terkait pembahasan RUU Kesehatan, kata Muhaimin, Komisi IX DPR sudah mengawal aspirasi dari berbagai organisasi profesi tenaga kesehatan.

Muhaimin menjelaskan, dalam penyusunan RUU Kesehatan, DPR tentunya akan memperhatikan serta mempertimbangkan setiap tuntutan dan aspirasi masyarakat. 

Namun demikian, Muhaimin juga berharap penyusunan RUU Kesehatan dilakukan secara menyeluruh, teliti, serta melibatkan pemangku kepentingan terkait.

“Dengan begitu, tidak ada yang luput dan kontradiksi selama penyusunan RUU Kesehatan,” katanya.

Lebih lanjut, Muhaimin menilai substansi RUU Kesehatan perlu dibicarakan secara tuntas dan bebas kontroversi. 

Muhaimin meminta Komisi IX, Panitia dan Pemerintah membahas RUU Kesehatan secara tuntas dan tidak tergesa-gesa mengesahkannya.

Jokowi Berikan Bonus Rp 289 Miliar kepada Atlet Berprestasi Sea Games Kamboja 

jokowi-berikan-bonus.jpg

Jokowi berikan bonus Rp 289 Miliar pada atlet berprestasi Sea Games Kamboja. Serah terima itu bertempat di halaman Istana Merdeka Jakarta pada Senin, (5/6/2023). 

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI), Dito Ariotedjo juga mendampingi Presiden Jokowi dalam acara pemberian apresiasi pada atlet berprestasi Sea Games 2023. 

Tak hanya itu, Menpora RI itu juga melaporkan perolehan medali yang berhasil melampaui target Presiden Jokowi.  

Presiden RI memang telah menargetkan 69 medali emas pada ajang Sea Games di Kamboja Mei lalu.  

Namun, target yang Jokowi berikan telah tercapai hingga kontingen Indonesia berhasil membawa 87 emas, 80 perak dan 109 perunggu.  

Baca juga: Bupati Bandung Siapkan Kadeudeuh Atlet SEA Games Rp 1,062 Miliar

Bahkan, beberapa cabang olahraga Indonesia meraih kebanggaan luar biasa dengan mendapatkan juara umum. Cabor itu adalah Bulu Tangkis, Angkat Besi, Balap Sepeda, Tenis, Esport, Voli, Pencak Silat dan Wushu.  

Jokowi Berikan Bonus Ratusan Miliar untuk Atlet

Presiden Jokowi dengan bangga menyambut atlet berprestasi di Sea Games Kamboja itu dengan mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi.  

Perwujudan penghargaan itu, pemerintah memberikan bonus yang layak kepada peraih medali emas, perak, perunggu hingga pelatih dan official yang totalnya mencapai Rp289 Miliar.  

Melansir dari akun resmi Menpora RI, terdapat kenaikan bonus yang diperoleh oleh peraih medali emas. Seperti halnya emas perorangan yang dulunya mendapatkan Rp 500 Juta, kini meningkat menjadi Rp 525 Juta.  

Rincian tiap Kontingen

Setiap kontingen sendiri memiliki bonus berbeda, sebagaimana prestasi yang mereka dapatkan hingga sektor yang mereka bela mulai dari perorangan, ganda, maupun beregu. 

Adapun peraih medali Emas perorangan mendapatkan bonus Rp 525 Juta, bonus ganda sebesar Rp 420 Juta, dan beregu Rp 367.500 Juta.  

Peraih medali perak perorangan mendapatkan Rp157.500 Juta, bonus ganda sebanyak Rp 126 Juta dan peraih perak beregu adalah Rp220.500 Juta. 

Kontingen peraih perunggu juga mendapatkan bonus, seperti perorangan mengantongi bonus Rp157.500 Juta, bonus perunggu ganda Rp126 Juta dan perunggu beregu mendapatkan bonus Rp105.525 Juta.  

Tak hanya atlet berprestasi yang mendapatkan bonus, pelatih hingga official juga menerima hadiah dari pemerintah. 

Total bonus yang Presiden Jokowi berikan pada atlet berprestasi hingga pelatih dan official Sea Games Kamboja adalah Rp289 Miliar. (Fatmawati/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Aksi Kocak Penjual Souvenir di Paris, Tawar-menawar Serasa di Tanah Abang

penjual-souvernir-di-paris.jpg

Aksi kocak penjual souvenir di Paris gunakan bahasa Indonesia, tawar-menawar serasa di Tanah Abang viral. Pasalnya, pedagang di luar negeri biasa menggunakan bahasa Inggris untuk menawarkan barangnya pada turis.

Lain halnya dengan pedagang satu ini, yang menjajakan dagangannya dengan Bahasa Indonesia secara fasih, sebagaimana unggahan dari akun @halimchan pada 29 Mei 2023.

Usut punya usut, pedagang asal Afrika ini ternyata sempat tinggal di Indonesia bersama ibu angkatnya yang asli Jakarta.

Baca juga: Kritik Wali Kota, Siswi SMP di Jambi Dipolisikan Pemkot

Maka tidak heran penjual souvenir keliling ini fasih menggunakan Bahasa Indonesia untuk menawarkan barangnya pada turis asal tanah air.

Informasi dari berbagai sumber, ternyata pedagang di Paris tepatnya di kawasan menara Eiffel banyak yang menguasai bahasa Indonesia.

Sebab, banyak orang Indonesia yang berlibur di kota romantis itu. Dengan menguasai Bahasa Indonesia penjual dapat menarik pelanggan terutama orang Indonesia.

Aksi Penjual di Paris Serasa di Tanah Abang

Aksi penjual souvenir keliling di Paris itu menarik perhatian warganet. Pasalnya bule itu menawarkan barang dagangannya pada segerombolan turis asal Indonesia dengan bahasa yang sama.

Bahkan, penjual itu berdalih bahwa orang Indonesia dapat membeli barang dagangannya dengan harga lebih murah ketimbang orang lain.

“Semua orang datang ke sini, 1 euro dapat 3 atau 4 biji, orang Indonesia dapat 6 biji,” tawar pedangan itu.

Bak penjual di Tanah Abang yang selalu dibumbui aksi tawar-menawar. Terjadi pula ketika salah satu orang Indonesia menawar dagangan penjual souvenir tersebut agar mendapatkan harga lebih murah.  

“2 euro jadi 20 yah?” tawar turis asal Indonesia.

“15 nggak saya bilang” saut sang penjual itu.

Tak hanya aksi tawar-menawar, penjual souvenir asal Afrika itu juga mempromosikan dagangannya pada turis lain dengan menggunakan bahasa Indonesia dengan suara lantang.

“Ibu Bapak kalo mau beli jualan (souvenir), di sini lebih murah,” lantang sang penjual souvenir.

Bukan hanya menguasai bahasa saja, penjual souvenir keliling itu juga mengaku orang Indonesia hingga menyebutkan berbagai wilayah di tanah air, mulai dari Jakarta, Bandung, Bali, Semarang hingga Kalimantan.   

Aksi kocak penjual souvenir yang menggunakan bahasa Indonesia itu sontak membuat warganet beranggapan bahwa kejadian itu berada di Tanah Abang.

“Paris rasa tanah abang” ujar salah satu komentar warganet. (Fatmawati/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

403 Calon Jemaah Haji Pangandaran Diberangkatkan, Ini Pesan Bupati Jeje

IMG_20230606_060316_gWNEgtBE9v_h53CRT8t71.jpeg

harapanrakyat.com,- Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata memberangkatkan 403 calon jemaah haji kloter 35 JKS. Pemberangkatan calon jemaah haji dilaksanakan di Bumi Perkemahan Pangandaran, Jawa Barat, Senin (5/6/2023).

Dalam kesempatan itu, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata berpesan kepada pimpinan rombongan dan petugas Kemenag untuk memperhatikan kesehatan jemaah. Mengingat banyak jemaah asal Pangandaran ini sudah usia lanjut.

“Kerjakan syarat wajib saja, seperti 5 syarat wajib di Mekah dan juga 8 di Madinah. Fokus itu saja kalau orang tua untuk menjaga kesehatan. Tapi kalau mampu kerjakan juga yang sunah ya bagus,” ujar Jeje.

Jeje pun meminta kepada jemaah untuk mendoakan warga dan Pemkab Pangandaran agar selalu diberikan keberkahan.

Jeje menjelaskan anggaran pemberangkatan jemaah haji kali ini menggunakan APBD. Pemda menanggung biaya pemberangkatan menggunakan 10 bus, 2 unit ambulans dan pengawalan.

“Ditambah makan 2 kali. Untuk rencana penjemputan dilakukan di embarkasi, kita yang mengalah ke sana kasihan mereka,” pungkas Jeje Wiradinata.

Sekadar informasi, daftar tunggu haji Kabupaten Pangandaran saat ini rata-rata 11 sampai 15 tahun. Sehingga apabila daftar tahun ini maka akan berangkat perkiraan tahun 2038.

Baca Juga: 3 Pelajar Tenggelam di Area Kampung Turis Pangandaran, 2 Tewas dan 1 dalam Pencarian

Sementara Kabag Kesra Setda Pangandaran Usep Ependi menuturkan calon jemaah haji yang berangkat dari Pangandaran total 403 orang dan 8 petugas kloter.

Pada tahun 2023 ini, jemaah haji Pangandaran masuk dalam kloter 35 JKS. Terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah pada Rabu (7/6/2023) pukul 03.25 WIB. Pesawat yang digunakan Saudi Air Lines nomor penerbangan SV 5053.

“Rincian jemaah haji Pangandaran, 193 laki-laki dan 210 perempuan. Jemaah yang tertua atas nama Sapdin usia 94 tahun asal Cijulang. Sedangkan yang termuda Rizki Mutiara Bahari usia 22 tahun asal Pangandaran,” pungkasnya. (Madlani/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Wakil Bupati Subang Berpesan Agar Memperkokoh Nilai-nilai Pancasila

Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Wakil Bupati Subang Berpesan Agar Memperkokoh Nilai-nilai Pancasila

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menggelar upacara Hari Lahir Pancasila yang bertempat di Halaman Gedung Pemkab Subang, Senin (05/06).

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi selaku Pembina Upacara menyampaikan bahwa keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk Bangsa Indonesia.

Ia juga menyampaikan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni, memiliki makna bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Tidak hanya menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara ataupun tujuan berbangsa, namun turut menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari.

"Pancasila bukan hanya untuk dibaca dan didengar, namun harus dipraktikan dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai Pancasila tertanam di dalam hati bangsa Indonesia," Tegasnya.

Ia berpesan kepada seluruh aparat pemerintahan, tokoh agama, para pendidik, kaum profesional, generasi muda dan seluruh masyarakat Kabupaten Subang untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju dan Subang JAWRA yang kita cita-citakan.

Ia berharap semoga melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat lebih meningkatkan kinerja, membuat prestasi, membuat terobosan dan menumbuhkan pembaharuan di tahun 2023 dan di tahun-tahun yang akan datang.

Diakhir amanatnya ia menyampaikan bahwa hari ini juga bertepatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Indonesia sebagai rumah bagi beragam flora dan fauna, juga dikenal dengan pemandangan alam yang indah.

"Harus menjaga eksistensinya dengan menjaga keseimbangan alam dan kelestarian lingkungan hidup. Dengan kekayaan alam yang kita punya, kita harus tetap menjaga seluruh unsur agar tetap berjalan dengan seimbang. Menjadi daerah industrialisasi bukan berarti alam kita menjadi tidak berkualitas lagi," Tutupnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, para Asda, para Staf Ahli, para Kepala OPD, para Camat, para Kabag Lingkup Setda serta Peserta Upacara.

Recent Posts