harapanrakyat.com,- Sebuah gudang produksi kardus di Jalan Raya Banyuresmi Garut, Jawa Barat, Minggu (24/9/2023) mengalami kebakaran.
Dugaan sementara, sumber api berasal dari salah seorang warga yang membuang puntung rokok sembarangan. Api cepat membesar karena bahan dan tempat yang terbakar sangat mudah merambatkan api.
Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai Rp 500 juta. Karena, mesin dan seluruh kardus produksi hangus terbakar.
Tiga unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran Garut, dikerahkan untuk menjinakan api yang menghanguskan gudang produksi kardus.
Proses pemadaman yang petugas lakukan pun berjalan alot. Pasalnya, petugas pemadam kebakaran sulit menjinakkan api tersebut. Petugas baru bisa memadamkan api, setelah menjebol pintu besi.
“Petugas sudah menjangkau karena ada pintu besi, jadi terpaksa kita menjebol pintu itu. Bahan yang terbakar juga sangat mudah terbakar, jadi api cepat membesar,†Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Garut Dedi Kartiwan, di lokasi kejadian, Minggu (24/9/2023).
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran gudang produksi kardus di Garut ini. Karena, seluruh karyawan produksi kardus tengah libur.
“Diduga penyebab api berasal dari puntung rokok. Sehingga bara rokok mengenai kardus yang ada di luar dan api merembet ke dalam,†pungkasnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)
review1st.com – memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, 1ENGAGE, yang merupakan pelopor dalam penyediaan solusi interaksi end-to-end & agensi digital untuk pelatihan keterampilan, akan menyelenggarakan program pelatihan keterampilan digital selama setahun yang dimulai pada tanggal 1 November 2023, melalui kolaborasi dengan Meta dan GSMA, yang mewakili industri mobile secara global.
Kerja sama strategis ini merupakan kelanjutan dari acara bergengsi GSMA: M360 APAC di Seoul pada bulan September ini, yang mengeksplorasi tema “Leading a Digital-First Future” dan melanjutkan kerja sama GSMA APAC dengan Meta untuk membangun Negara Digital yang lebih inklusif.
Program ini bertujuan untuk mengatasi hambatan keterampilan digital bagi 65 juta UMKM di Indonesia dan mendorong inklusi digital menyeluruh. Landasan misi ini sejalan dengan tujuan Smartfren Business untuk memperdalam implementasi program keterampilan digital dasar dengan merancang
kampanye khusus untuk UMKM yang belum terlayani. Dengan membekali UMKM dengan keterampilan digital, termasuk interaksi di platform seperti WhatsApp for Business, inisiatif ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat UMKM dan dapat menavigasi lanskap digital dengan percaya diri.
Inti dari pelaksanaan misi ini adalah peran sentral 1ENGAGE yang akan memimpin upaya pelatihan keterampilan digital di lebih dari 10 kota kecil di Indonesia, dengan komitmen untuk memperluas ke lebih banyak kota di masa depan. 1ENGAGE unggul sebagai campaign agensi, yang mengutamakan layanan manajemen campaign dengan menerapkan pendekatan conversational.
Keahlian agensi ini di bidang tersebut menegaskan perannya sebagai katalisator perubahan. Smartfren for Business sebagai agen tunggal dan mitra eksklusif 1ENGAGE di Indonesia, akan lebih memperkuat kapasitas operasional kerja sama ini.
Kok Leong Yap, CEO di 1ENGAGE, berkata, “Kesatuan visi Meta, misi GSMA, dan keahlian 1ENGAGE menandai momen penting dalam komitmen kami terhadap inklusi digital.
Melalui kerja sama strategis dan inisiatif yang terfokus, kami siap untuk mendorong perubahan nyata di komunitas-komunitas Indonesia, menjembatani kesenjangan digital dan mempromosikan masa depan digital yang lebih inklusif.
Pelatihan kami akan dimulai dari dasar, termasuk conversational marketing melalui platform seperti WhatsApp for Business, serta pemanfaatan media sosial di platform seperti Facebook dan Instagram.”
Alim Gunadi, CEO di Smartfren for Business, juga menambahkan, “Smartfren dengan bangga menjalin kemitraan dengan 1ENGAGE, Meta, dan GSMA dalam inisiatif transformasional ini. Kolaborasi kami bertujuan untuk memberdayakan keterampilan digital dan mendorong perubahan positif di Indonesia.
Melalui keahlian 1ENGAGE, khususnya dalam conversational marketing, kami memberdayakan UMKM dan Usaha Besar untuk terhubung secara efektif dengan pelanggan, dengan memanfaatkan platform seperti WhatsApp yang digunakan secara luas oleh 92% pengguna internet di Indonesia.”
Paul Kim, Wakil Presiden Pengembangan Bisnis Internasional & Kemitraan Operator di Meta berkata“Kami mendukung program 1ENGAGE dan yakin bahwa program ini akan memberdayakan UMKM serta memberikan kontribusi yang bermakna pada transformasi digital di Indonesia.â€
Max Cuvellier Giacomelli, Kepala Mobile for Development di GSMA, mengatakan“Di seluruh dunia, kami melihat dampak transformasional yang dimiliki keterampilan digital yang tepat terhadap perkembangan ekonomi dan sosial.
Kami melihat potensi besar program ini untuk memberdayakan UMKM di seluruh Indonesia untuk melakukan transformasi digital pada bisnis mereka, membangun ketahanan, dan mendorong perubahan positif.”
Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep gabung PSI. Kabar ini tentu membuat warganet merasa heran.
Apalagi keluarganya mulai dari Bapak, kakak hingga iparnya bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Namun, Kaesang memilih tidak ikut jejak keluarga dan menjadi anggota PSI dengan alasan memiliki kesamaan visi dan misi.
Alasan Kaesang Pangarep Gabung PSI
Sebelumnya, PSI telah mengunggah video mengenai sosok Mawar. Para netizen menduga sosok tersebut adalah Kaesang Pangarep sebab suara dan postur yang sangat mirip dengannya.
Hingga akhirnya, rasa penasaran warganet terjawab dengan pengumuman dari PSI sekaligus serah terima kartu tanda keanggotaan (KTA) PSI kepada Kaesang bersama sang istri, Erina Gudono di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.  Â
Kaesang Pangarep yang telah resmi menjadi anggota PSI tentu menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Bagaimana tidak, putra bungsu Presiden Jokowi ini awalnya tidak tertarik dengan dunia politik dan memilih menjadi pengusaha.
Namun, kini Kaesang telah resmi terjun ke dunia politik dengan bergabung menjadi anggota PSI.
Selain itu, warganet menyoroti Kaesang sebab partai yang dipilih berbeda dengan keluarganya yang telah lebih dulu menjadi anggota PDIP.
Alasan Kaesang
Ternyata, Kaesang bergabung dengan partai PSI sebab memiliki alasan yang matang yaitu kesamaan visi dan misi.
“Kami kebetulan mempunyai keinginan yang sama, kami ingin anak-anak muda bisa terlibat di sektor publik, karena biasanya anak muda dijadikan objek pasif,” ujar Kaesang.
Putra Jokowi ini juga mengungkapkan bahwa hubungannya dengan tokoh-tokoh PSI sudah berlangsung cukup lama. Kaesang menyebut bahwa dia telah bertemu dengan anggota PSI mulai dari Bro William, Bro Mongol, hingga Ketum (Giring Ganesha) dalam acara podcastnya.
Pertemuan-pertemuan ini berlanjut dengan komunikasi yang intens antara Kaesang dan para petinggi PSI, termasuk Wakil Ketua Dewan Pembina Grace Natalie dan Sekretaris Dewan Pembina Raja Juli Antoni.
Kaesang Pangarep yang resmi gabung ke PSI tentu menjadi perbincangan warganet. Harapannya, putra bungsu Presiden Jokowi ini yang mulai terjun ke dunia politik dapat ikut memajukan Indonesia melalui anak muda sesuai dengan visi misinya. (Fatmawati/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)
harapanrakyat.com,- Rumah semi permanen milik Idis Afandi (47) warga Dusun Langkaplancar, Desa/Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terbakar, Minggu (24/9/23).
Anggota Tagana Kecamatan Langkaplancar Ali Murdani mengatakan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Pasalnya, saat kejadian pemilik sedang di kebun.
“Untuk dugaan sementata api berasal dari arus pendek listrik yang berada di bagian kamar tidur,†katanya.
Ali menambahkan, kencangnya angin dan bahan bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar. Karena itu, menyebabkan rumah ludes terbakar dan tak ada sisa yang bisa diselamatkan.
Selain itu, lanjutnya, karena jauh dari sumber air, warga yang mengetahui hal itu tidak bisa menolong dan tidak bisa membantu memadamkan api.
“Makanya rumah semi permanen tersebut ludes semua,†imbuhnya.Â
Akibat kejadian ini, kini Idis dan keluarganya mengungsi ke rumah keluarganya yang tidak terlalu jauh dari TKP.
Sementara itu, pihaknya juga sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Pemdes dan BPBD Kabupaten Pangandaran.
“Saat ini musim kemarau, jadi saya imbau kepada masyarakat untuk waspada jangan membakar sampah sembarangan. Selain itu, pastikan tungku padam saat akan pergi, dan matikan aliran listrik jika tidak perlu, karena api akan sangat mudah menjalar,†pungkasnya. (Enceng/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)
Bergabungnya Kaesang Pangarep dan masuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI), tentu tidak lepas dari tangan dingin Grace Natalie. Betapa tidak, politisi cantik ini, kerap tampil saat momen penting PSI seperti saat Kaesang konferensi pers saat bergabung dengan PSI. Bahkan, Grace lah, yang membuka pembicaraan dan memberi kesempatan Kaesang untuk berbicara di depan wartawan.
Lalu, siapakan Grace Natalie, yang kerap disebut sebagai salahsatu pendiri PSI ini. Berikut kami sajikan profilnya.
Saat ini, Grace ikut berlaga dalam Pileg 2024 sebagai calon Anggota Legislatif dari PSI. Ia tercatat, dalam Daftar Calon Sementara (DCS) untuk Dapil III Jakarta. Daerah Pemilihan ini meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu. Grace akan memperebutkan kursi DPR RI di Dapil ini.
Grace Natalie Louisa, nama lengkap dari pendiri Partai Solidaritas Indonesia, adalah seorang tokoh yang lahir pada 4 Juli 1982. Ia lahir dari pasangan Brata Ngadiman dan Anna Clementine. Sebelum memasuki dunia politik, Grace memulai karirnya sebagai seorang jurnalis.
Kini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, setelah sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum PSI. Di bawah kepemimpinannya, PSI berhasil meraih tiga juta suara nasional pada pemilu perdananya (2019.
Grace menghabiskan masa pendidikannya di Ibu Kota, Jakarta, di mana ia merupakan alumni SMA 3 BPK Penabur. Kemudian, ia melanjutkan studi di jurusan akuntansi di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie.
Sebelum menjadi politisi PSI, Grace Natalie awalnya memulai karirnya sebagai jurnalis setelah memenangkan kompetisi SCTV Goes to Campus di wilayah Jakarta. Prestasinya membawanya ke tingkat nasional, di mana ia berhasil masuk ke dalam lima besar. Setelah itu, SCTV mempekerjakannya sebagai penyiar Liputan6 pada tahun 2004. Dua tahun kemudian, Grace bergabung dengan ANTV sebagai jurnalis, dan setelah itu, ia pindah ke TVOne. Selama periode ini, ia juga mengikuti kursus di Maastricht School of Management, Belanda, dari Januari hingga April 2009.
Selama kariernya sebagai jurnalis, Grace melaporkan berbagai peristiwa penting, termasuk tsunami Aceh 2004, letusan Gunung Talang di Sumatera Barat, dan kerusuhan di Poso. Ia juga berhasil melakukan wawancara eksklusif dengan tokoh internasional seperti Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva, CEO Forbes Steve Forbes, dan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta.
Grace Natalie Jadi CEO SMRC
Setelah enam tahun sebagai wartawan, Grace berpindah haluan dan menjadi CEO Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Selama bekerja di lembaga riset ini, ia mulai terlibat dalam dunia politik.
Dua tahun kemudian, Grace Natalie bersama dengan Raja Juli Antoni dan Isyana Bagoes Oka mendirikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia kemudian menjabat sebagai Ketua Umum PSI sebelum menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Giring Ganesha pada Agustus 2020.
Saat itu, Grace tengah mengejar gelar S2 di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura. Sejak itulah, PSI melantik mantan vokalis Nidji tersebut sebagai Ketua Umum PSI definitif. Grace pun kemudian berganti jabatan menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina PSI hingga saat ini. (R8/HR Online/Editor Jujang)
review1st.com – Robin Spinks, Head of Inclusive Design di Royal National Institute of Blind People (RNIB), telah mendedikasikan karirnya untuk menciptakan lingkungan yang inklusif.
Dalam perannya ini, dia tidak hanya mewakili dua juta orang tunanetra atau orang yang mengalami kebutaan sebagian di Inggris, tetapi juga mengadvokasi pengembangan teknologi inklusif di seluruh dunia.
Ada banyak nuansa di sekitar inklusivitas teknologi, mulai dari kesalahpahaman yang meluas tentang disabilitas hingga kebutuhan unik setiap individu. Melalui kemitraan antara Samsung dan RNIB, Robin memberikan perspektif dan keahliannya untuk membantu kedua organisasi dalam mengatasi kerumitan ini dengan tujuan akhir untuk menciptakan “Screens for All.”
Samsung Newsroom duduk bersama Robin untuk menjelaskan seperti apa teknologi inklusif saat ini, mendiskusikan karyanya dengan Samsung, dan mendapatkan perspektifnya tentang apa yang akan terjadi di masa depan dalam dunia aksesibilitas.
Robin Spinks adalah Head of Inclusive Design di Royal National Institute of Blind People (RNIB), yang mempelopori upaya dalam layanan digital global dan aksesibilitas produk.
Sebelum bergabung dengan RNIB, Robin menghabiskan waktu selama lima tahun di Afrika untuk bekerja sama dengan LSM, pemerintah luar negeri, dan perusahaan teknologi bantuan terkemuka di Inggris untuk menciptakan solusi pembacaan layar dan pembesaran layar yang terjangkau dan dapat dipesan lebih dahulu untuk lingkungan dengan sumber daya terbatas. Kini, setelah bekerja di RNIB selama hampir 15 tahun, ia terus mengadvokasi teknologi inklusif.
Menilai Kebutuhan akan Teknologi yang Dapat Diakses
Spinks dan timnya bekerja untuk meningkatkan desain dan kegunaan produk dan layanan untuk memastikan produk dan layanan tersebut dapat diakses oleh semua orang, sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam meningkatkan kegunaan dan aksesibilitas dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.
Robin Spinks, Head of Inclusive Design di RNIB (kanan) berbicara dengan Richard Moreton, Samsung (kiri)
Mengadvokasi aksesibilitas di seluruh portofolio produk dan layanan yang begitu beragam memiliki kesulitan tersendiri, menurut Spinks. “Sebagian orang akan mendapatkan manfaat dari pembesaran, sehingga mengaktifkan fungsi zoom pada sebagian layar, misalnya, akan membantu mengoptimalkan pengalaman menonton mereka.
Sebagian orang mungkin memerlukan bantuan dengan deteksi tepi layar atau membuat tepi layar lebih jelas sehingga mereka bisa mengikuti aksi di layar,” kata Spinks.
Teknologi saat ini lebih terintegrasi ke dalam kehidupan sehari-hari daripada sebelumnya dan ada banyak kemungkinan untuk berinovasi di sekitar pengalaman pengguna.
“Kami telah mengerjakan segala hal, mulai dari pancuran air hingga mesin bank, smart TV hingga smartwatch, ponsel hingga aplikasi, layanan digital, eLearning, dan masih banyak lagi,” kata Spinks.
Samsung dan RNIB telah memulai kemitraan ini bersama-sama untuk membentuk masa depan tayangan yang dapat diakses dengan menciptakan fitur-fitur unik yang kuat dan mudah diakses yang akan menginovasi pengalaman menonton bagi semua orang.
Kekuatan Kemitraan: Misi Bersama Samsung dan RNIB untuk Aksesibilitas yang Lebih Baik
Televisi tradisional dapat memberikan tantangan bagi mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan. Namun, Samsung dan RNIB telah bekerja sama untuk mengatasi hal ini selama hampir satu dekade, dengan memanfaatkan kekuatan teknologi untuk menciptakan pengalaman menonton yang lebih inklusif.
RNIB sangat terlibat dalam pengujian fitur aksesibilitas pengguna, memanfaatkan wawasan komunitas, dan titik-titik masalah untuk mendorong inovasi. Dikombinasikan dengan kecakapan teknologi dan kepemimpinan Samsung dalam industri televisi, Samsung Smart TV dan layar terus menggabungkan terobosan baru dalam fitur dan fungsi aksesibilitasnya.
Hasil dari kemitraan ini adalah beberapa fitur populer seperti Relumino Mode.1 Mode Relumino dirancang untuk membantu meningkatkan pengalaman menonton bagi mereka yang memiliki penglihatan rendah, sehingga memungkinkan lebih banyak orang untuk terlibat dan menikmati konten favorit mereka.
Dengan menyempurnakan bagian tertentu dari video – seperti menyoroti garis besar dan meningkatkan kontras, warna dan ketajaman – akan lebih mudah untuk melihat konten di layar dan mengikuti semua tindakan.
Fitur penting ini dirancang untuk menjadi powerful dan dapat disesuaikan, sehingga dapat berfungsi sebagai solusi untuk semua. Upaya kolaboratif antara Samsung dan RNIB memberikan dampak yang nyata, dan di antara banyak perusahaan yang bekerja sama dengan RNIB, kemitraan dengan Samsung adalah yang terbaik, menurut Spinks.
“Samsung memimpin dalam hal televisi yang dapat diakses, tidak hanya di Inggris, tetapi juga di seluruh dunia,” katanya. “Sungguh merupakan hal yang luar biasa untuk menjadi bagian dari cerita tersebut dan terus melihatnya berkembang serta berevolusi secara profesional dan pribadi. Sungguh sangat memuaskan untuk menjadi bagian dari sesuatu yang begitu kuat.”
Robin Spinks mengeksplorasi Mode Relumino pada TV Neo QLED
Melalui kemitraan ini, Smart TV Samsung telah mendapatkan Sertifikasi “Tried and Tested†dari RNIB, yang diberikan kepada produk berdasarkan kesesuaiannya untuk orang yang mengalami kebutaan atau kebutaan parsial.
Mode Relumino Samsung menawarkan penyesuaian intensitas yang sesuai untuk berbagai kondisi tampilan
Sertifikasi ini tidak hanya membantu memandu keputusan pembelian konsumen, tetapi juga meminta pertanggungjawaban produsen untuk mendesain produk dengan mempertimbangkan semua pengguna.
Sekilas Tentang Masa Depan Teknologi yang Mudah Diakses
Mode Relumino Samsung yang mutakhir mengubah hiburan di rumah, menjadikannya lebih inklusif dan dapat diakses oleh semua orang. Dan menurut pengalaman Spinks, penerimaan terhadap mode Relumino sangat positif.
Jadi mengapa tidak memperluas jangkauannya? Spinks menyoroti bahwa saat ini terdapat dua juta orang di Inggris yang mengalami gangguan penglihatan yang signifikan, dan pada tahun 2050, jumlah tersebut diperkirakan akan berlipat ganda menjadi empat juta orang – sejumlah besar orang yang akan mendapatkan manfaat dari peningkatan teknologi yang mudah diakses.
“Pikirkan tentang semua perangkat yang memiliki interface atau layar digital. Akan menarik untuk melihat perangkat dan aplikasi lain di mana Relumino Mode dapat berguna.”
Simulasi dengan kacamata penglihatan buram untuk melihat seperti apa Mode Relumino bagi para penyandang tunanetra
Spinks menyarankan agar jenis teknologi ini diperluas ke berbagai produk yang konsumen temui setiap hari. Memesan makanan di kedai makanan, membeli tiket kereta api, masuk secara digital di kantor dokter, dan semua hal lainnya harus menjadi pengalaman yang adil dan dapat diakses oleh semua orang.
“Tujuan kami adalah untuk mewujudkan budaya di mana tidak ada hambatan bagi penyandang tunanetra untuk mengakses dunia digital,” ujarnya.
Teknologi Samsung Relumino Mode menghighlight outline sekaligus meningkatkan kontras dan warna untuk meningkatkan kejernihan
Ketika melihat masa depan teknologi yang mudah diakses, dia membayangkan “perpaduan dinamis antara peningkatan teknologi mainstream yang sudah ada di dalamnya” dan lebih banyak dukungan khusus untuk kasus penggunaan tertentu.
Dia melihat perlunya aksesibilitas untuk tumbuh bersama sistem operasi. Ketika ditanya saran apa yang akan dia berikan kepada perusahaan atau perancang yang ingin mengembangkan fitur aksesibilitas, dia berkata, “Yang terpenting, bicaralah dengan pengguna dan dengarkan cerita mereka.
Dengarkan dan pahami secara aktif hambatan yang mereka hadapi dan jika bisa, gunakan sedikit simulasi yang memungkinkan Anda untuk belajar dan memahaminya.” Ia melanjutkan, “Salah satu hal terbaik dari berinvestasi dalam hal aksesibilitas adalah semua orang mendapatkan manfaat dari hasil kerja keras Anda.”
“Ini bukan hanya tentang memberikan solusi. Buatlah fitur aksesibilitas yang menarik,” kata Spinks.
Yang paling penting dari semuanya adalah pengalaman pengguna yang luar biasa bagi semua orang. “Itulah elemen yang sangat penting dan pada akhirnya, itulah yang akan dinilai – seberapa mudah dan menyenangkan untuk digunakan,” tambah Spinks.
“Ini adalah tentang bersama-sama menciptakan pengalaman yang bijaksana yang tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga ingin kembali dan menggunakannya lagi dan lagi karena mereka menikmati pengalamannya.”
Spinks mencatat bahwa para perancang, produsen, dan insinyur harus mengadopsi sikap yang berpikiran maju untuk meningkatkan pengalaman pengguna, dengan menawarkan peta jalan untuk masa depan teknologi yang inklusif.
“Banyak orang berbicara tentang kemajuan teknologi, namun dari sudut pandang kami, kemajuan itu baru bisa disebut sebagai kemajuan jika adil bagi semua orang,” katanya. “Jika teknologi pada dasarnya bersifat visual, maka teknologi tersebut menjadi eksklusif dan orang-orang dengan gangguan penglihatan akan lebih sulit untuk berpartisipasi dalam menikmati teknologi tersebut.”
Samsung dan RNIB memahami hal tersebut, terutama pada televisi karena fitur aksesibilitas dirancang untuk menciptakan pengalaman yang lebih adil dan menyenangkan bagi semua orang. “Yang sangat mengesankan dari Mode Relumino adalah tidak mengganggu gambar secara visual hingga membuat orang yang tidak memiliki gangguan penglihatan tidak suka
menonton,” ujar Spinks. “Saya dapat duduk bersama keluarga saya dan untuk pertama kalinya benar-benar menikmati menonton TV bersama.” Perjalanan menuju lanskap teknologi yang sepenuhnya dapat diakses masih jauh dari selesai, tetapi dengan upaya gabungan dari para pendukung yang berkomitmen seperti Robin Spinks dan inovator seperti Samsung, kemajuan akan tercapai.
Samsung dan RNIB memiliki perspektif yang sama bahwa kemajuan teknologi yang dapat diakses menggarisbawahi kebenaran yang esensial: teknologi harus, dan harus, untuk semua orang.
harapanrakyat.com,- Isu Pilpres 2024 hanya akan diikuti dua pasangan Capres-Cawapres terus menggelinding. Apalagi, sejumlah elit politik di Negeri ini telah secara blak-blakan bicara mengenai kemungkinan tersebut. Tak ayal, isu Pilpres 2024 semakin ramai menjadi perbincangan termasuk potensi dampaknya.
Tak ketinggalan, Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, juga ikut menyoroti isu terkait dua pasangan Capres-Cawapres dalam Pemilu 2024 nanti. Menurutnya, jika benar pada gilirannya nanti, yang ikut kontestasi hanya dua pasangan, maka dampaknya akan cukup besar.
“Saya khawatir, jika Pilpres 2024 diikuti dua pasangan, bisa kembali menimbulkan polarisasi di masyarakat. Seperti Pilpres 2014 dan 2019,†ujar Hidayat Nur Wahid, Minggu (24/9/2023) seperti dikutip dari suara.com.
Selanjutnya, Hidayat Nur Wahid menyatakan bahwa demokrasi membutuhkan anggaran yang besar dalam penyelenggaraannya. Maka, disampaikannya, jika demokrasi, dalam hal ini Pemilu, ingin murah, pilihannya adalah kembali pada Pemilihan tidak langsung.
“Kalau ingin murah, ya kembali saja pada pola Pilpres Orde Baru. Presiden kan cukup dipilih oleh MPR,†ungkap Hidayat Nur Wahid.
Tak Setuju dengan Argumen 2 Pasangan Biaya Pilpres Lebih Murah
Dalam konteks ini, Hidayat Nur Wahid mengatakan, argumentasi bahwa jika Pilpres 2024 diikuti 2 pasangan akan lebih murah, dengan alasan cukup satu putaran, tidaklah berdasar. Hal ini, disampaikannya, bertolakbelakang dengan kenyataan dan pengalaman pada Pilpres 2004 dan 2009.
“Pengalaman kita, pada Pilpres 2004, di mana terjadi dua putaran Pilpres, hasilnya sukses. Tidak terjadi polarisasi di tengah-tengah masyarakat dan APBN mampu menutupi biaya penyelenggaraannya,†tegas Hidayat Nur Wahid.
Hingga saat ini, ditambahkan Hidayat Nur Wahid, keresahan masyarakat masih terasa akibat polarisasi pada Pilpres 2014 dan 2019. Di mana, pada Pilpres itu, hanya ada dua pasangan calon yang bertarung.
“Menurut saya, biaya yang dibutuhkan untuk menyembuhkan polarisasi di masyarakat jauh lebih mahal daripada anggaran untuk Pilpres dua putaran,†ungkap Hidayat Nur Wahid.
Selanjutnya, Hidayat Nur Wahid pun mengatakan memahami bahwa partai politik secara konstitusional memiliki hak mengusulkan Capres dan Cawapres. Oleh karena itu, Ia mengingatkan agar partai politik memikirkan dampak negatif jika Pilpres 2024 diikuti dua pasangan. (R8/HR Online/Editor Jujang)
harapanrakyat.com,- Niat membeli kado untuk Guru, seorang siswi SMP Negeri 9 Kota Banjar, tewas tertabrak Kereta Api Serayu di Dusun Sukahurip, Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, Minggu (24/9/23).
Berdasarkan informasi, identitas korban tewas tertabrak kereta api itu berinisial SL (15), warga Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.
Peristiwa itu berawal saat korban bersama temannya berinisial MTA, berboncengan menggunakan sepeda motor datang dari arah Timur menuju Selatan.
Di saat itu, sekitar pukul 12.30 WIB Kereta Api Serayu dari arah Barat menuju Timur melintas.
Diduga kurang berhati-hati saat melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu itu, kedua pelajar itu tertabrak dan terseret hingga beberapa meter.
Salah seorang temannya, Fajar mengatakan, kedua perempuan yang tertabrak kereta api itu merupakan teman satu kelasnya.
Menurut Fajar, kedua temannya itu niatnya membeli kado untuk Guru kelasnya di sekolah hari Senin besok.
“Besok hari Senin rencananya mau ngasih kado ke wali kelas, dan sudah patungan masing-masing Rp 5 ribu, terus mereka mau beli kadonya,” terangnya.
Fajar menyebutkan, sekitar pukul 11.00 WIB korban sempat menghubunginya dan memberi tahu sedang jalan-jalan.
“Sekitar pukul 11.00 WIB nanyain lagi di mana, dan ngasih tahu mereka lagi sunmori atau jalan-jalan,” ungkapnya.
Sementara itu, korban tewas bernama SL, langsung dievakuasi ke rumah sakit. Sedangkan, pengendara sepeda motor berinisial MTA, mengalami luka-luka dan dibawa ke Puskesmas Langensari 2. (Sandi/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)
harapanrakyat.com,- BBPKS atau Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung laksanakan kegiatan pelatihan, penguatan kapasitas dan pemberdayaan sosial kerajinan anyaman bambu di Desa Margajaya Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini merupakan bentuk langkah tindak lanjut dari kegiatan assesmen beberapa bulan yang lalu.
Pelatihan ini diikuti oleh 40 orang peserta dan berlangsung mulai selama 18-22 September 2023. Salah satu Tim BBPPKS Bandung, Dayat menyampaikan, peserta pelatihan kerajinan anyaman bambu ini merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM PKH) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan seluruhnya merupakan masyarakat Desa Margajaya.
Yusup Sidik, Kepala Desa Margajaya menyampaikan, rasa bersyukur atas segala bantuan yang telah diberikan kepada masyarakatnya.
Atas Pemerintahan Desa, pihaknya mengucapkan terimakasih, kepada Kemensos RI, BBPPKS Bandung, Dinsos Ciamis, Korkab PKH Ciamis, Pemerintah Kecamatan Sukadana dan Para Pendamping PKH Kecamatan Sukadana.
“Alhamdulillah terima kasih kepada semua pihak atas terlaksananya kegiatan ini, dari mulai pengajuan, assesmen sampai ke pelatihan sekarang, semoga kegiatan ini bermanfaat baik untuk masyarakat Desa Margajaya. Sehingga kedepan dapat merubah pola pikir para KPM, bahwa dengan anyaman tentunya para KPM dapat lebih berkembang, berdaya, mandiri dan produktif,†katanya.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Eka Permana Oktaviana. Pihaknya berterima kasih kepada Kemensos RI melalui BBPPKS Bandung atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini.
“Dengan bertambahnya pengetahuan dan wawasan mengenai keterampilan anyaman bambu, semoga para KPM dapat mengembangkannya secara berkelanjutan,†ucap Eka.
Indra Maulana Koordinator PKH Kabupaten Ciamis menyebut, kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Seksi Bidang Kriya Dekranasda Kabupaten Ciamis sekaligus Ketua Paguyuban AMUBA Kecamatan Purwadadi Ciamis, Darmanto.
“Kegiatan anyaman ini juga merupakan bagian dari upaya melestarikan tradisi yang mempunyai nilai ekonomi, dengan kegiatan penguatan kapasitas ini diharapkan ada penambahan nilai bagi para KPM,†katanya.
Sementara itu, Koordinator Kecamatan PKH Kecamatan Sukadana, Imam menjelaskan, para peserta tampak antusias mengikuti Pelatihan kerajinan anyaman bambu ini dari awal sampai akhir.
Produk-produk anyaman yang dikerjakan oleh peserta dalam pelatihan ini yaitu membuat tempat tisu, tempat lampu, baki dan beragam produk lainnya.
“Para peserta semangat dan sangat kreatif dalam membuat anyaman ini. Apalagi peserta yang merupakan KPM PKH sudah memiliki keahlian dasar anyaman bambu,†pungkas Imam. (R8/HR Online/Editor Jujang)
harapanrakyat.com,- Rute penerbangan Tasikmalaya-Jakarta dari Lanud Wiriadinata menuju Bandara Halim Perdana Kusumah akan buka lagi pada 2 Oktober 2023 mendatang.
Dalam penerbangan rute pesawat tersebut, nantinya akan dilayani oleh pesawat ATR 72-600 Citilink dengan kapasitas 68 penumpang.
Menurut Direktur AMS Nanang Diansah, kesepakatan kerjasama antara Citilink dan CV AMS untuk rute tersebut telah resmi sejak 18 September 2023.
“Rencananya, penerbangan perdana akan berlangsung pada tanggal 2 Oktober 2023. Untuk penerbangan dua kali setiap minggunya,” ujarnya dalam konferensi pers di Salah Satu Cafe Kota Tasikmalaya, Minggu, (24/9/23).
Nanang menambahkan, kode penerbangan untuk rute ini adalah QG 8116 dari Halim pada pukul 10.00 WIB dan QG 8117. Sedangkan dari Tasikmalaya pada pukul 11.20 WIB, yang mana akan beroperasi pada hari Senin dan Sabtu.
Pihaknya berharap, dengan adanya layanan penerbangan Citilink ini, perjalanan dari Tasikmalaya ke Jakarta dan sebaliknya dapat menjadi lebih cepat dan efisien.
Tak hanya itu, Nanang juga mengajak semua lapisan masyarakat Tasikmalaya untuk mendukung dan memanfaatkan sarana transportasi udara Citilink. Hal itu guna mendukung aktivitas mereka di masa mendatang.
Dengan adanya penerbangan charter ini, lanjutnya, mobilitas masyarakat yang hendak bepergian antara Halim Perdana Kusumah dan Lanud Wiriadinata Tasikmalaya akan menjadi lebih mudah.
“Selain itu, penerbangan ini juga akan memfasilitasi distribusi logistik antara kedua kota. Tentu saja harapan kami dapat meningkatkan perekonomian di Tasikmalaya, khususnya di Priangan Timur,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)