Beranda blog Halaman 507

Langgar Aturan, Pemkab Bandung Tertibkan Alat Peraga Kampanye

alat-peraga-kampanye-1.jpeg

harapanrakyat.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menertibkan baliho dan alat peraga kampanye (APK) di beberapa lokasi. Penindakan tersebut untuk menjaga ketertiban, kebersihan, dan keindahan di Kabupaten Bandung.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung, Adjat Sudrajat mengatakan, penertiban APK yang melanggar aturan tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2015. Penindakan ini, lanjut Adjat, pihaknya lakukan selama masa sosialisasi dan pendidikan politik menjelang Pemilu 2024.

“Kami menertiban baliho dan alat peraga kampanye yang sengaja terpasang secara sembarangan, termasuk di pohon atau fasilitas umum lainnya,” ungkap Adjat.

Baca Juga : Pemkot Bandung Beberkan Alasan Perpanjang Darurat Sampah

Pihaknya pun mengaku akan terus melakukan penertiban baliho dan APK ini menyisir di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Kahpiana mengatakan, berdasarkan regulasi hanya memperbolehkan pemasangan atribut bendera partai politik selama masa sosialisasi. Itu pun, kata Kahpiana, tetap berprinsip tidak mengganggu ketertiban, keindahan, dan kebersihan.

Terkait beberapa baliho dan APK yang ia tertibkan, pihaknya bersama Satpol PP akan membuat berita acara terkait penertiban tersebut. Selain belum memenuhi waktu yang ditentukan, kata Kahpiana, baliho dan alat peraga kampanye yang pihaknya tertibkan dianggap melanggar.

“Secara konten, baliho dan APK yang kami tertibkan ini melanggar. Hal itu karena memuat unsur kampanye seperti pencitraan atau ajakan mencoblos,” tuturnya.

“Baliho dan alat peraga kampanye yang kami tertibkan ini kami simpan di kantor kecamatan. Pengurus partai politik dapat mengambil baligo dan APK ini di kantor kecamatan di lokasi penertiban,” tambah Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung itu. (Ecep/R13/HR Online)

Krisis Air Bersih di Garut, Polisi Upayakan Distribusi Air untuk Warga

Krisis-Air-Bersih.jpg

harapanrakyat.com,- Krisis air bersih di Garut, Jawa Barat, belum usai. Kemarau panjang membuat sumur dan sumber air bagi masyarakat di pelosok mengering, sehingga membutuhkan pasokan air bersih dari pihak lain.

Musim kemarau yang masih melanda wilayah Kabupaten Garut, membuat masyarakat banyak yang terdampak krisis air bersih.

Selain kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK), warga pelosok Garut juga sulit mendapat air untuk konsumsi.

Guna mengatasi masalah hal tersebut, seluruh pihak diterjunkan untuk mengupayakan distribusi air bersih. Selain BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran, Polres Garut juga ikut membantu memasok air ke penjuru wilayah Kabupaten Garut.

Baca Juga: Sulitnya Air Bersih, Warga Banjaranyar Ciamis Terpaksa Minum Air Sungai

Seperti yang terjadi di wilayah Garut Selatan, tepatnya di Desa Singajaya, Desa Sukamulya, dan Ciudian, masyarakatnya harus rela antri mendapatkan pasokan air bersih.

Meski begitu, Polres Garut terus berupaya membantu masyarakat dengan menyiagakan tangki air bagi mereka yang membutuhkannya.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang mengalami krisis air bersih,” Kata Ipda. Adi Susilo, Kasi Humas Polres Garut, Minggu (24/9/2023).

Ia juga menambahkan, selain wilayah pelosok Garut Selatan, distribusi air juga dilakukan ke wilayah Garut Utara. Seperti Malangbong dan Limbangan.

Sementara untuk zona perkotaan, Polres Garut mendistribusikan air bersih ke Kecamatan Banyuresmi dan sekitarnya. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

78 Tempat Pengumpulan Sampah Kota Bandung Masih Overload

Kebakaran-TPA-Sarimukti-3.jpg

harapanrakyat.com – Hingga saat ini, masih ada 78 Tempat Pengumpulan Sampah (TPS) di Kota Bandung, Jawa Barat, yang masih overload. Pemkot Bandung terus berupaya menyelesaikan tumpukan sampah yang ada di TPS.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Dudy Prayudi menjelaskan, saat ini ritase sampah Kota Bandung sudah mencapai 214 rit. Total kuota untuk Kota Bandung pada Zona Darurat TPK Sarimukti sebanyak 4.000 rit. Saat ini hanya tersisa 2.400 rit. 

“Kita terus berupaya untuk menyelesaikan tumpukan sampah yang ada di TPS. Sampai sekarang ada 78 TPS yang masih overload,” katanya.

Baca Juga : Pemkot Bandung Beberkan Alasan Perpanjang Darurat Sampah

Ia mengatakan, TPS yang menjadi prioritas pengangkutan jika sampah-sampahnya sudah meluber sampai menutupi atau menghalangi badan jalan.

Selain itu, lanjut Dudy, Pemkot Bandung juga mengupayakan langkah lain menangani sampah adalah dengan menyediakan TPS organik di Tegallega. Dudy menuturkan, saat ini sedang ada pembangunan TPST oleh Kementerian PUPR. 

“Nanti bisa mengolah sekitar 40 ton sampah organik menjadi RDF. Kita juga sudah mendatangkan 6 gibrik. Penempatannya di beberapa lokasi yakni Ciwastra, Babakansari, SPA Tegalega, Cicukang Holis, dan Ence Azis,” katanya.

Dudy menyatakan, satu mesin gibrik bisa memilah 2 ton sampah dalam satu jam. Tinggal berapa jam kerja dari masing-masing lokasi.

Kota Bandung Perpanjang Darurat Sampah

Sebelumnya, Pemkot Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini mengumumkan perpanjangan masa darurat sampah di wilayah mereka. Keputusan ini diambil mengingat situasi penanganan sampah yang masih jauh dari kondisi normal.

Dalam rapat pleno Satuan Tugas Darurat Sampah Kota Bandung, Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menjelaskan alasan di balik perpanjangan masa darurat sampah tersebut.

Baca Juga : Kapasitas TPA Sampah Sarimukti Bandung Barat Berkurang 50 Persen

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menjelaskan, salah satu alasan utama adalah penumpukan sampah yang masih terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Hingga Minggu (24/9/2023), kondisi penumpukan sampah ini masih jauh dari normal.

Bambang Tirtoyuliono juga menegaskan, Pemkot Bandung akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pemprov Jabar mengenai rencana perluasan masa darurat sampah. Keputusan akhir mengenai perpanjangan masa darurat sampah akan bergantung pada persetujuan dan dukungan dari pemerintah provinsi. (Ecep/R13/HR Online)

Pemkot Bandung Beberkan Alasan Perpanjang Darurat Sampah

Sampah-Kota-Bandung.jpg

harapanrakyat.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini mengumumkan perpanjangan masa darurat sampah di wilayah mereka. Keputusan ini diambil mengingat situasi penanganan sampah yang masih jauh dari kondisi normal.

Dalam rapat pleno Satuan Tugas Darurat Sampah Kota Bandung, Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menjelaskan alasan di balik perpanjangan masa darurat sampah tersebut.

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menjelaskan, salah satu alasan utama adalah penumpukan sampah yang masih terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Hingga Minggu (24/9/2023), kondisi penumpukan sampah di Kota Bandung masih jauh dari normal.

Baca Juga : Kapasitas TPA Sampah Sarimukti Bandung Barat Berkurang 50 Persen

Bambang Tirtoyuliono juga menegaskan, Pemkot Bandung akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pemprov Jabar mengenai rencana perluasan masa darurat sampah. Keputusan akhir mengenai perpanjangan masa darurat sampah akan bergantung pada persetujuan dan dukungan dari pemerintah provinsi.

Bambang Tirtoyuliono menekankan pentingnya kolaborasi dalam menangani masalah sampah. Dalam hal ini Pemkot Bandung memerlukan kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, akademisi, media, dan masyarakat.

“Dalam konteks perkotaan, penanganan sampah harus secara holistik agar masalah ini tidak terus menerus muncul,” ucapnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eric Mohamad Atthauriq, memberikan gambaran tentang kondisi penumpukan sampah saat ini.

Hingga Kamis (21/9/2023), kata Eric, terdapat 59 Tempat Pengumpulan Sampah (TPS) yang sudah berada dalam kondisi normal. Sedangkan 25 TPS sedang dalam proses penanganan, dan 70 TPS masih mengalami overload.

Upaya Pemkot Bandung Tangani Darurat Sampah

Dalam menangani masalah darurat sampah ini, Pemkot Bandung mengaku menyiapkan berbagai upaya. Pemkot Bandung telah memasang 6 unit mesin gibrig di 6 lokasi TPS strategis di Kota Bandung. Di antaranya di TPS Ciwastra, TPS Indramayu, TPS Babakan Sari, TPS Ence Azis, Cicukang Holis, dan Taman Tegalega. Langkah ini untuk mempercepat penanganan sampah.

Sebagai informasi, Kota Bandung juga mendapatkan kuota tambahan pengangkutan sampah sejak 12 September 2023 hingga 26 September 2023. Pemprov Jabar memberikan kuota tambahan untuk Pemkot Bandung sebanyak 4.000 ritasi pada Zona Darurat TPK Sarimukti.

Baca Juga : Pemprov Jawa Barat Tingkatkan Tata Kelola Penanganan Sampah

Saat ini, sisa kuota per 21 September 2023 adalah sebanyak 2.200 ritasi. Namun, masih terdapat tantangan terkait pembuangan sampah selanjutnya.

Eric memproyeksikan, total volume sampah yang tertumpuk di TPS hingga Minggu (24/9/2023) mencapai 4.532 ritasi. Hal itu setara dengan 54.384 meter kubik atau 19.034 ton sampah. Ia memperkirakan jumlah sampah tersebut terus bertambah seiring dengan adanya sampah baru harian.

“Proyeksi penyelesaian tumpukan sampah menunjukkan bahwa jika tidak ada perubahan operasional di TPA Sarimukti, kondisi normal dapat pulih sekitar Mei 2024,” ucapnya.

Selain penanganan sampah, lanjut Eric, Pemkot Bandung juga menjalankan langkah-langkah pencegahan penyakit selama masa darurat sampah. Salah satunya yakni melakukan penyemprotan desinfektan di TPS Kota Bandung. (Ecep/R13/HR Online)

Bule Amerika Bunuh Mertua di Kota Banjar, Istri Korban Histeris

Istri-Korban.jpg

harapanrakyat.com,- Bule Amerika bunuh mertua di Kota Banjar, Jawa Barat, membuat istri korban menangis histeris. Seperti diketahui peristiwa pembunuhan yang menggegerkan itu terjadi pada Minggu (24/9/2023).

Poniah Siti Rohmah, warga Dusun Randegan, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, histeris saat mengetahui suaminya, Agus Sopiyan (58), tewas mengenaskan bersimbah darah di tangan menantunya, ALW (35), Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika.

Poniah tak kuasa menahan kesedihannya atas kelakuan menantunya tersebut. Ia pun kecewa karena sebelumnya sudah melaporkan menantunya itu kepada pihak kepolisian saat melakukan pengrusakan.

Ia mempertanyakan tindak lanjut dari pihak berwenang atas laporannya soal pengrusakan isi rumahnya yang dilakukan oleh menantunya tersebut beberapa waktu lalu.

Padahal, kata Poniah, menantunya yang merupakan WNA asal Amerika itu orang jahat. Namun, masih dibiarkan bebas berkeliaran.

“Arthur harusnya diborgol, dibawa sambil menunggu proses jangan ada di kampung. Kenapa membiarkannya bebas ke sana kemari, padahal itu orang jahat. Kenapa harus nunggu ada korban jiwa,” kata Poniah histeris, dan ditenangkan oleh warga.

Baca Juga: Bule Asal Amerika Diduga Tusuk Mertuanya di Kota Banjar Sampai Tewas

Sempat Mediasi Berujung Tragis, Bule Amerika Bunuh Mertua di Kota Banjar

Sebelumnya pada Senin (18/9/2023), Kepala Desa Raharja, Yayat Ruhiyat, membenarkan adanya WNA yang mengamuk di rumah mertuanya tersebut.

Menurut Yayat, perselisihan antara menantu dan mertua itu terjadi lantaran adanya miskomunikasi. Permasalahan tersebut masalah internal keluarga, karena sang menantu WNA belum paham adat dan bahasa.

Sedangkan, terkait laporan pihak keluarga ke pihak kepolisian, pemerintah desa sudah menindaklanjutinya dengan cara melakukan mediasi atau musyawarah.

Dari pihak kepolisian juga telah melakukan mediasi karena permasalahan itu merupakan problem internal keluarga. Sehingga diselesaikannya pun dengan cara kekeluargaan.

“Kami sudah melakukan mediasi kedua pihak dalam dua bahasa. Terkait laporan, memang betul ada laporan ke kepolisian, dan itu sudah ada tindakan,” terang Yayat belum lama ini.

Polisi Amankan WNA Amerika yang Bunuh Mertuanya

Sementara itu, AKBP. Bayu Catur Prabowo, Kapolres Kota Banjar, melalui Kasat Reskrim Polres Kota Banjar AKP. Ali Jupri mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan bule Amerika yang bunuh mertuanya.

Pihaknya pun akan memproses pelaku dugaan tindak pidana menghilangkan nyawa orang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga: Awal Mula Tragedi Penusukan dan Pembunuhan di Kota Banjar yang Diduga oleh WNA Amerika

“Untuk saat ini pelaku sudah kita amankan. Kami juga melakukan pemeriksaan maraton dari para saksi-saksi dan pihak keluarga korban. Setelah ini kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” kata Ali Jupri, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Kota Banjar.

Lanjutnya mengatakan, tersangka ALW pada 15 September 2023, melakukan tindak pidana yaitu pengrusakan rumah korban. Saat itu pun pihaknya telah melakukan mediasi.

Pihaknya juga memproses hukum atas terjadinya pengrusakan yang dilaporkan oleh korban (mertuanya).

Kemudian, pada hari Jumat kemarin pihaknya juga sudah memanggil pelaku terkait perkara tersebut dan yang bersangkutan hadir.

“Hari Jumat kemarin kita sudah panggil ALW untuk pemeriksaan perkara pengrusakan, yang bersangkutan pun hadir. Setelah itu, Jumat sore kami juga sudah lakukan gelar perkara,” katanya.

Lanjutnya, dalam perkara pengrusakan, tersangka ALW dijerat pasal 406 ayat 1 KUHAP dengan pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.

Adapun alasan pihaknya tidak menahan tersangka ALW dalam perkara pengrusakan itu berdasarkan pasal 2 ayat (1) KUHP. Bahwa pejabat yang berwenang menahan tersangka atau terdakwa apabila menurut penilaiannya tersangka atau terdakwa dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan alat bukti. Serta khawatir mengulangi tindak pidana lagi.

“Secara objektif tersangka ALW sendiri orang luar negeri. Jadi tidak bisa keluar negeri untuk melarikan diri. Kita juga sudah bersurat ke imigrasi supaya mencekal tersangka AW untuk tidak bisa keluar dari wilayah Indonesia,” kata Ali Jupri. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Lahan Perkebunan Kayu dan Bambu di Kawali Ciamis Terbakar

Kebakaran-Lahan-5.jpg

harapanrakyat.com,- Lahan perkebunan kayu dan bambu seluas 150 bata milik warga Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terbakar. Peristiwa kebakaran lahan perkebunan itu terjadi Minggu (24/9/2023), sekitar pukul 17.30 WIB.

Penyebab kebakaran belum diketahui karena lokasi perkebunan jauh dari tempat pemukiman warga.

Kepala Desa Purwasari Haris membenarkan adanya kebakaran lahan kebun kayu dan bambu di wilayahnya.

“Kebun kayu dan bambu tersebut milik Lilis, warga Dusun Madura, dan Jajang Nurjaman, warga Dusun Cintamukti. Keduanya merupakan warga Desa Purwasari, Kecamatan Kawali,” terangnya.

Baca Juga: Kebakaran Lahan Terjang Gunung Jayanti Sukabumi Jawa Barat

Haris menyebutkan, dari luas lahan 150 bata itu terdiri dari 100 bata milik Lilis, dan 50 batanya lagi milik Jajang Nurjaman.

Akibat kejadian kebakaran lahan tersebut, kerugian secara keseluruhan mencapai sekitar Rp 10.juta.

Haris menambahkan, kobaran api bisa padam oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan masyarakat setempat sekitar pukul 17.30 WIB.

“Mengenai penyebab kebakaran lahan perkebunan kayu dan bamboo itu belum diketahui. Karena lokasinya jauh dari pemukiman penduduk,” kata Haris. (Dji/R3/HR-Online/Editor: Eva)

McDonald’s Resmi Hadir di Subang Kota

McDonald's Resmi Hadir di Subang Kota

Subang, Suarasubang.com – Penasaran dengan kabar terbaru di dunia kuliner? Kini Anda tidak perlu jauh-jauh ke luar kota untuk menikmati makanan cepat saji dari gerai ternama asal Amerika, McDonald’s. Gerai McDonald’s resmi beroperasi di Subang Kota pada Senin (25/9/2023), memberikan kemudahan akses kepada para penggemar kuliner di daerah tersebut.

Gerai McDonald’s yang terletak di jalan Otto Iskandardinata, Subang, menawarkan pengalaman makan yang seru dengan lahan seluas 1.876 meter persegi dan luas bangunan 452 meter persegi. Keberadaan McDonald’s ini juga menjadi pelengkap bagi gerai makanan siap saji lainnya yang telah lebih dulu hadir di Subang Kota, seperti PHD, KFC, Richeese Factory, dan lain sebagainya.

Kehadiran McDonald’s di Subang Kota mendapat sambutan positif, terutama dari kalangan remaja. Mereka menyambut antusias karena sekarang tidak perlu lagi pergi ke luar kota untuk menikmati hidangan khas McDonald’s yang lezat dan ikonik.

“Alhamdulillah sekarang lebih lengkap lagi, jadi gak perlu ke luar kota. Tinggal siapin aja duitnya. Mudah-mudahan tahun depan bioskop juga ada ya,” kata Fitriana, salah satu pengunjung yang merasa senang dengan kehadiran McDonald’s di Subang Kota.

Dengan demikian, keberadaan McDonald’s di Subang Kota memberikan pilihan baru bagi masyarakat untuk menikmati makanan cepat saji favorit mereka tanpa harus bepergian jauh. Jadi, tunggu apalagi? Segera kunjungi gerai McDonald’s terdekat dan nikmati pengalaman makan yang tak terlupakan!

Pembalap TGRI Berhasil Tempati Runner Up di Klasemen GT4 Asia Challenge 2023

rockomotif-klasemen-tgri-02.jpg

ROCKOMOTIF, Sepang – Komitmen Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) dalam menapaki kompetisi balap di level Asia berhasil dirampungkan dengan sangat baik. Setelah mengikuti tiga putaran GT4 Asia yang berlangsung di Thailand pada Mei 2023, kemudian di Jepang pada Agustus 2023 dan ditutup dengan seri Sepang, Malaysia, pada September 2023, tim ini sukses mendapatkan hasil yang begitu impresif.

Pencapaian serta kerja keras yang telah dilakukan sepanjang musim, mampu menempatkan dua pembalapnya yakni Haridarma Manoppo dan Seita Nonaka yang menggeber Toyota GR Supra GT4 berhasil meraih posisi runner up di klasemen akhir GT World Challenge Asia 2023.

Toshio Obara, President Director TCD Asia Pacific Indonesia sekaligus Advisor Toyota Gazoo Racing Indonesia, menjelaskan bahwa pencapaian yang ia raih tersebut merupakan proyeksi dari kegigihan serta keteguhan dalam mengembangkan tim pabrikan ini.

Pembalap TGRI raih posisi runner up di klasemen GT4 Asia 2023
Toyota GR Supra GT4 milik Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI/Agung Lawerissa)

“Hasil ini merupakan kerja keras kita, karena kita selalu melatih orang dan menguji mobil lewat pengujian di sirkuit. Meski terbatas, namun kami juga melakukan banyak hal, di mana antara lain melatih mekanik dan bagaimana membuat mobil yang bagus,” ujar Toshio Obara.

Pada urutan klasemen pembalap GT4 yang dirilis melalui laman resmi GT World Challenge Asia, Haridarma Manoppo dan Seita Nonaka sukses memperbaiki posisi dari yang sebelumnya berada di posisi ketiga kini merangsek dan berhasil meraih posisi runner up.

Toshio Obara menambahkan, “Tapi jangan lupa, bahwa mobil yang kami pakai Toyota GR Supra adalah mobil yang sangat bagus karena saat balap di Okayama mampu menjadi yang tercepat dibandingkan dengan lawannya.”

Secara detail, dari tiga seri yang diikuti oleh Toyota Gazoo Racing Indonesia, baik Haridarma Manoppo maupun Seita Nonaka berhasil memperlihatkan konsistensinya.

Pembalap TGRI raih posisi runner up di klasemen GT4 Asia 2023
Seita Nonaka (kiri) dan Haridarma Manoppo (kanan) pembalap |TGRI di GT4 Asia (TGRI/Agung Lawerissa)

Pada ajang GT4 Asia di Thailand, TGRI sukses merajai dengan berhasil meraih podium pertama pada race pertama dan kedua. Kemudian, pada seri Okayama, Jepang, pada race pertama TGRI meraih podium pertama dan race kedua menempati podium kedua. Sementara pada seri penutup di Malaysia, pada race pertama dan kedua tim balap ini kembali merajai podium pertama.

Berikut klasemen akhir GT4 Asia 2023:
1 Masaki Kano 162
1 Manabu Orido 162
2 Haridarma Manoppo 143
2 Nonaka Seita 143
3 Naohiko Otsuka 136
3 Sho Kobayashi 136

Harhubnas 2023, Dishub Ciamis Gelar Jalan Sehat

Harhubnas-2023.jpeg

harapanrakyat.com,- Dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2023, Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan Jalan Sehat, Minggu (24/9/2023).

Kegiatan jalan sehat tersebut dilepas secara langsung oleh Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra di halaman UPTD PKB Dinas Perhubungan Ciamis.

Ratusan masyarakat antusias mengikuti jalan sehat dalam rangka Harhubnas 2023 tersebut. Pasalnya, pada kegiatan itu terdapat hadiah menarik bahkan hadiah utamanya yaitu satu unit sepeda motor.

Dalam kegiatan itu, Wabup Ciamis Yana D Putra berpesan agar dapat menjaga keamanan dan juga keselamatan saat berada di jalan. Hal tersebut sebagai upaya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Jaga diri dan orang lain saat di jalan, keselamatan lebih penting dari segalanya. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Sementara, Kadishub Ciamis Dadang Mulyatna mengatakan, kegiatan jalan sehat Harhubnas 2023 juga pihaknya sinergikan dengan Wahana Tata Nugraha tahun 2023-2024. Program tersebut tujuannya untuk memberikan layanan untuk pengguna jalan.

“Seluruh insan perhubungan itu kita harapkan untuk memberi layanan terbaik bagi pengguna jalan. Terutama anak-anak sekolah yang tempatnya ada di pinggir jalan,” katanya.

Baca Juga: Resmi! Ciamis Kini Punya Cabang Olahraga Sepatu Roda

Dishub Ciamis juga terus melakukan upaya seperti halnya dalam parkir berlangganan. Kemudian perawatan PJU sebanyak 7 ribu yang tersebar di 258 desa di Ciamis.

Pada kesempatan itu juga, Dadang mengimbau kepada pengguna jalan agar tidak membunyikan klakson telolet. Pasalnya hal itu dapat berpengaruh pada penggunaan rem.

“Jadi, klakson telolet itu secara teknis penggunaanya itu dari udara yang khususnya untuk rem. Jangan sampai nantinya terbagi dua, karena nanti akan berpengaruh pada rem,” pungkasnya.(Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Awal Mula Tragedi Penusukan dan Pembunuhan di Kota Banjar yang Diduga oleh WNA Amerika

Awal-Mula-Tragedi-Penusukan-dan-Pembunuhan-di-Kota-Banjar-yang-Diduga-oleh-WNA-Amerika.jpg

harapanrakyat.com,- Pihak kepolisian langsung mengamankan AW, yang merupakan terduga pelaku penusukan dan pembunuhan di Kota Banjar, Jawa Barat. Terduga pelaku ini adalah seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat.

Ia diduga melakukan melakukan pembunuhan terhadap mertuanya, Agus Sopian, warga Dusun Randegan 1, RT 5/2, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.

Kapolres Kota Banjar, AKBP Bayu Catur Prabowo, melalui Kasat Reskrim AKP Ali Jupri, membenarkan adanya tindak pidana penusukan dan pembunuhan oleh AW warga negara asing.

Baca Juga: Bule Asal Amerika Diduga Tusuk Mertuanya di Kota Banjar Sampai Tewas

Peristiwa tersebut terjadi di belakang rumah korban, di Dusun Randegan 1, RT 5/2 Desa Raharja, pada Minggu (24/9/2023), sekitar pukul 10.30 WIB.

“Telah terjadi diduga tindak pidana menghilangkan nyawa orang yang dilakukan oleh seorang WNA inisial AW di Dusun Randegan 1,” kata Ali Jupri kepada wartawan saat konferensi pers, Minggu (24/9/2023).

Kronologi Tragedi Penusukan dan Pembunuhan di Kota Banjar

Berdasarkan keterangan hasil interogasi yang Polres Banjar lakukan terhadap tersangka, kejadian bermula dari adanya cekcok permasalahan keluarga antara AW dengan istrinya.

Tersangka AW kemudian mendatangi rumah korban, karena menyangka istrinya berada di tempat mertuanya tersebut.

Namun setelah di rumah korban (AP), tersangka tidak menemukan istrinya. Akan tetapi tersangka mendapati korban sedang berada di belakang rumah.

Seketika itu, tersangka kemudian langsung mendatangi korban (mertuanya), yang ada di belakang rumah (kebun).

“AW pun langsung melakukan penusukan beberapa kali di leher korban,” terang Ali Jupri.

Baca Juga: Polres Ciamis Ungkap Kronologis Jukir yang Aniaya Istrinya Hingga Tewas

Lebih lanjut Kasat Reskrim Polres Kota Banjar mengatakan, sebelum tragedi penusukan dan pembunuhan, tersangka AW, pada 15 September 2023, juga melakukan tindak pidana pengrusakan di rumah korban. Namun saat itu, pihaknya sudah melakukan mediasi.

Pihaknya juga memproses hukum laporan pengrusakan yang korban (mertuanya) laporkan. Petugas pada hari Jumat kemarin juga sudah memanggil AW, terkait perkara tersebut dan yang bersangkutan hadir.

“Pemanggilan tersebut, untuk pemeriksaan perkara pengrusakan dan yang bersangkutan hadir. Setelah itu Jumat sore kami juga sudah lakukan gelar perkara untuk penyidikan,” katanya.

Lanjutnya mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan pelaku dugaan tindak pidana menghilangkan nyawa orang tersebut. Pihaknya akan memproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Untuk saat ini pelaku penusukan dan pembunuhan di Kota Banjar sudah kita amankan. Kemudian saat ini kita sedangkan melakukan pemeriksaan maraton dari para saksi-saksi dan pihak keluarga korban. Setelah ini akan kami proses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts