Beranda blog Halaman 4

Resmi! Pabrik BYD Subang Mulai Produksi Kuartal I 2026

Pabrik BYD Subang beroperasi

Teka-teki mengenai kapan beroperasinya pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, akhirnya terjawab. General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, memastikan fasilitas tersebut siap memproduksi mobil pertamanya pada kuartal I 2026.

Ditemui di Zhengzhou, Henan, China, pada Kamis (15/1/2026), Liu mengungkapkan bahwa seluruh hambatan administratif telah teratasi. Sertifikasi penting, termasuk sertifikat standar (SS), sudah dikantongi perusahaan sejak penghujung tahun lalu berkat dukungan penuh pemerintah.

“Kami apresiasi untuk dukungan pemerintah Indonesia. Pada akhir 2025, kami akhirnya telah menuntaskan seluruh komitmen kami. Kami sudah mendapat sertifikasi termasuk SS (sertifikat standar) untuk pabrik BYD Subang,” jelasnya.

Optimisme tinggi meliputi manajemen BYD untuk segera meresmikan pabrik ini. Liu menyebut pihaknya tengah memacu jadwal agar unit kendaraan siap meluncur dari jalur perakitan dalam rentang Januari hingga Maret tahun ini.

“Kami sudah memiliki jadwal (peresmian pabrik Subang) dengan mempercepat prosesnya. Saya masih optimis mobil pertama dari line produksi akan dimulai kuartal pertama 2026,” tegas Liu.

Tak sekadar satu tipe, pabrik di Subang ini digadang-gadang bakal langsung memproduksi beragam model sekaligus. Langkah ini menegaskan keseriusan raksasa otomotif China tersebut dalam menggarap pasar kendaraan listrik di Tanah Air secara masif.

Bupati Subang Teken Kerja Sama Simpang Susun Tol Cipali KM 115+500 untuk VinFast

Simpang Susun Tol Cipali KM 115+500

Akses menuju kawasan industri PT VinFast Automobile Indonesia kini bakal semakin mulus. Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, secara resmi menandatangani kerja sama pembangunan Simpang Susun (Interchange) Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di KM 115+500, Kamis (15/1/2026).

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Subang dalam mendukung ekosistem industri otomotif listrik. Pembangunan infrastruktur tersebut diproyeksikan tidak hanya mempermudah logistik pabrik, tetapi juga mengurai potensi kepadatan lalu lintas di jalur arteri sekitar kawasan industri.

Dalam keterangannya, Bupati yang akrab disapa Kang Rey ini menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menjadi jembatan antara investor dan pemerintah pusat. Ia memastikan seluruh proses perizinan dan pemanfaatan ruang milik jalan tol (Rumija) berjalan sesuai regulasi demi percepatan ekonomi daerah.

“Kami ingin memastikan investasi besar seperti VinFast ini memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga Subang. Infrastruktur yang memadai adalah kuncinya,” ujar Kang Rey usai penandatanganan.

Komitmen ini mempertegas posisi Kabupaten Subang sebagai primadona investasi baru di Jawa Barat. Dengan adanya akses langsung dari tol, diharapkan efisiensi distribusi meningkat signifikan, sekaligus membuka ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

Kapolres Subang Pantau Langsung Program Makan Siang Gratis untuk Ojol dan Warga

Program makan siang gratis Polres Subang

Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., turun langsung meninjau pelaksanaan program makan siang gratis di Kelurahan Soklat, Kecamatan Subang. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/1/2026) ini dimulai pukul 11.00 WIB sebagai wujud nyata kepedulian kepolisian.

Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek Subang Kota, Kapolres memastikan bantuan pangan ini tepat sasaran. Program sosial bertajuk “Polri Untuk Masyarakat” ini menyasar para pengemudi ojek online (ojol) dan warga sekitar yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dony Eko Wicaksono menyampaikan bahwa inisiatif ini bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran polisi dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar serta meringankan beban ekonomi pekerja sektor informal.

Antusiasme tinggi terlihat dari para penerima manfaat, terutama komunitas driver ojol Subang yang hadir di lokasi. Selain membantu kebutuhan harian, momen ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Polres Subang berkomitmen untuk terus menghadirkan program humanis semacam ini secara berkelanjutan. Langkah tersebut merupakan implementasi konkret dari semangat Presisi agar kehadiran Polri makin dirasakan manfaatnya di tengah masyarakat.

Lebih dari Sekadar Dapur MBG, SPPG Pasirkareumbi 03 Rutin Gelar Jumat Berkah

SPPG Pasirkareumbi 03 Subang

Program prioritas Presiden Prabowo, Makan Bergizi Gratis (MBG), kini dirasakan dampaknya secara masif oleh masyarakat Kabupaten Subang. Keberhasilan program ini tak lepas dari peran vital Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah.

Salah satu unit yang menonjol adalah SPPG Pasirkareumbi 03. Beroperasi sejak 1 September 2025, dapur ini melayani 4.008 penerima manfaat, mencakup siswa sekolah serta kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).

Unit ini menawarkan keunikan tersendiri dibanding dapur umum biasa. Selain aktif menjaring kritik dan saran menu via media sosial, pengelola rutin menggelar aksi sosial “Jumat Berkah” untuk menyantuni yatim piatu dan warga sekitar.

Teti Asriyanti, Mitra BGN sekaligus pemilik SPPG Pasirkareumbi 03, menegaskan bahwa ia membangun tempat ini dengan pondasi kekeluargaan.

“Bagi kami SPPG Pasirkareumbi 03 Subang bukan hanya sekedar dapur MBG yang fokus terhadap layanan pemenuhan gizi anak Indonesia, lebih dari itu harus menjadi ‘rumah’, ruang yang memberikan kesempatan tumbuh dan berkembang setiap keluarga yang ikut bekerja menjadi relawan di dapur MBG,” ujar Teti.

Budaya kerja yang hangat ini dirasakan langsung oleh Mamah Rohamah (57) dari divisi masak. Ia merasa bersyukur masih diberi ruang produktif di usianya yang tak lagi muda.

“Selama bekerja terasa betul kekeluargaan, kebersamaan relawan. Saya tidak kenal dengan Bu Owner Bidan Tety ataupun pak Niko sebelumnya, alhamdulillah sebagai masyarakat yang dekat dengan lingkungan dapur, di usia saya yang tidak muda lagi masih diberikan kesempatan bekerja,” ungkap Mamah.

Dampak positif juga dirasakan oleh generasi muda seperti Farid Muhammad Rizqi (19), staf tim distribusi. Ia mengaku mendapatkan pelajaran karakter di sela-sela tugas mengantar makanan ke sekolah.

“Didapur MBG Pasirkareumbi 03 Subang, selain tugas utama saya mendistribusikan layanan MBG ke setiap sekolah, saya juga diarahkan menjadi pribadi yang terus berkembang dan tumbuh serta memiliki tanggung jawab sosial, dengan sering diadakannya gerakan Jumat berkah secara rutin,” tutur Farid.

Di bawah komando Kepala SPPG Candra Haikhal Kusaeri, manajemen terus memperkuat soliditas tim melalui agenda family gathering. Saat ini, operasional masih berpusat di eks RM Purnama (Pasar Pujasera), namun proses relokasi ke dapur baru di Jalan A. Nanta Sukarya tengah berjalan demi optimalisasi layanan.

Janji Politik Lunas! Kang Rey Mulai Sebar Ribuan Seragam Sekolah Gratis untuk Pelajar Subang

Seragam sekolah gratis Subang

Penantian panjang para orang tua siswa di Kabupaten Subang akhirnya terjawab tunai. Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita atau akrab disapa Kang Rey, resmi merealisasikan janji kampanye unggulannya dengan meluncurkan program distribusi seragam sekolah gratis secara massal.

Peluncuran perdana program ini dipusatkan di SMP Negeri 1 Subang, Kamis (15/01/2026). Ribuan paket seragam kini mulai disebar untuk memenuhi kebutuhan pelajar di tingkat SD dan SMP, mencakup sekolah negeri maupun swasta di seluruh wilayah Kabupaten Subang.

Dalam sambutannya, Kang Rey menekankan bahwa pendidikan adalah hak dasar yang tidak boleh terhambat oleh kendala biaya perlengkapan. Ia ingin memastikan setiap anak di Subang memiliki kepercayaan diri yang sama saat menuntut ilmu.

“Alhamdulillah, janji program seragam gratis ini bisa kami tunaikan hari ini. Kami ingin meringankan beban orang tua, sehingga fokus mereka hanya pada pendidikan anak tanpa pusing memikirkan biaya seragam,” ujar Kang Rey di hadapan para guru dan wali murid.

Program ini diharapkan menjadi stimulus positif bagi peningkatan kualitas pendidikan daerah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang kini mendapat mandat penuh untuk mengawal proses distribusi agar tepat sasaran hingga ke pelosok desa.

Aksi “Surat Cinta” Berujung Bui, Oknum LSM di Subang Terjaring OTT Usai Peras Kades

OTT oknum LSM Subang

Petualangan oknum anggota LSM “Pendekar” yang kerap menebar teror di kalangan kepala desa (Kades) Kabupaten Subang akhirnya tamat. Satreskrim Polres Subang berhasil membekuk pelaku dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat sedang menerima uang hasil pemerasan, Kamis (15/01/2026).

Penangkapan ini menjadi jawaban atas keresahan para Kades di wilayah Kecamatan Pamanukan dan Sukasari. Dengan modus mengirimkan surat somasi atau “surat cinta”, pelaku menakut-nakuti korban dengan ancaman akan memviralkan dan melaporkan dugaan penyimpangan Dana Desa ke penegak hukum jika permintaan uang tidak dituruti.

Kapolres Subang menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Strategi penjebakan pun dilakukan saat pelaku hendak mengambil uang “tutup mulut” dari dua orang Kades.

“Polisi langsung melakukan penyekatan dan penangkapan. Saat digeledah, ditemukan uang tunai Rp2,5 juta, dua unit ponsel, dan surat somasi yang digunakan untuk mengancam korban,” ungkap Kapolres Subang dalam keterangan persnya.

Dari hasil pemeriksaan, aksi premanisme berkedok lembaga swadaya masyarakat ini ternyata sudah memakan banyak korban. Tercatat, pelaku telah mengumpulkan total uang haram sebesar Rp8.750.000 dari 13 kepala desa yang menjadi sasaran teror psikologisnya.

“Tak ada ampun untuk preman berkedok LSM. Ini sangat meresahkan dan mengganggu kinerja pelayanan desa,” tegas Kapolres menambahkan.

Kini, pelaku beserta barang bukti, termasuk satu unit sepeda motor yang digunakan saat beraksi, telah diamankan di Mapolres Subang. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pihak manapun yang mencoba mencari keuntungan pribadi dengan cara mengintimidasi aparatur pemerintah desa.

Kejar Target Investasi, Akses Simpang Susun Tol KM 115+500 Subang Dipercepat

Simpang Susun Tol KM 115+500 Subang

Pemerintah Kabupaten Subang tancap gas mempercepat pembangunan akses menuju Simpang Susun Tol KM 115+500. Langkah strategis ini diambil guna memastikan konektivitas ke kawasan industri dan pusat ekonomi baru berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menegaskan bahwa proyek ini merupakan prioritas utama untuk mendongkrak daya saing daerah. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak swasta terus diperkuat agar hambatan di lapangan dapat segera teratasi.

Dalam keterangannya, Kang Rey menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi kelancaran pembangunan infrastruktur vital tersebut.

“Kami berharap, kerja sama ini dapat berjalan efektif, tepat waktu, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, serta dunia usaha di Kabupaten Subang,” ujar Kang Rey.

Kehadiran akses gerbang tol baru ini diproyeksikan tidak hanya mempermudah logistik industri, tetapi juga membuka keran ekonomi bagi warga sekitar. Percepatan ini menjadi bukti keseriusan Subang dalam menyambut gelombang investasi besar yang mulai masuk ke wilayah tersebut.


Frasa kunci utama:

Meta deskripsi:

Tag berita:

Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 Terbit, Abdul Mu’ti: Guru dan Siswa Harus Nyaman di Sekolah

Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan regulasi terbaru untuk menjamin iklim pendidikan yang lebih kondusif. Melalui Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, pemerintah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari rasa takut dan kekerasan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meluncurkan aturan ini secara langsung di SMP Negeri 2 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/01/2026). Langkah ini menjadi penegas komitmen pemerintah untuk mengubah paradigma penanganan masalah di sekolah dari sekadar reaktif menjadi preventif.

Dalam regulasi ini, terdapat enam fokus utama yang menjadi pilar perubahan. Poin-poin tersebut mencakup penguatan aspek promotif-preventif, perluasan pelindungan, partisipasi semesta, pemenuhan aspek aman dan nyaman, penanganan kolaboratif, serta pergeseran pendekatan dari litigasi ke non-litigasi.

Abdul Mu’ti menekankan bahwa aturan ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan panduan hidup bagi ekosistem pendidikan.

“Dengan adanya peraturan ini, guru dan anak-anak bisa lebih nyaman di sekolah,” ujar Abdul Mu’ti di sela peluncuran tersebut.

Respons positif datang dari kalangan pelajar. Abruri, siswa SMA Negeri 4 Banjarbaru, menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah membangun solidaritas antarwarga sekolah.

“Sekolah yang aman dan nyaman sebagai lingkungan yang saling menjaga dan mendukung tanpa sekat,” ungkap Abruri memaknai aturan baru tersebut.

Kehadiran Permendikdasmen ini diharapkan mampu menghapus sekat-sekat kekakuan dalam birokrasi sekolah, menjadikan institusi pendidikan sebagai rumah kedua yang memanusiakan setiap individunya.

Drama Penangkapan Penggelap Mobil Ekspedisi: Terjebak Macet Buatan Polisi di Subang

Kronologi penangkapan penggelapan mobil Subang

Pelarian seorang karyawan berinisial A.N. berakhir di tangan Satlantas Polres Subang setelah aksi pengejaran yang menegangkan. Pria yang diduga menggelapkan mobil operasional perusahaan ekspedisi beserta muatannya ini dibekuk tanpa perlawanan di jalur Subang-Bandung.

Peristiwa bermula saat pihak perusahaan mendeteksi pergerakan mencurigakan kendaraan yang dibawa pelaku melalui GPS. Mengetahui aset senilai Rp203 juta tersebut melenceng dari rute, perusahaan segera melapor ke pihak berwajib yang langsung merespons dengan strategi penyekatan jalan.

Satlantas Polres Subang bergerak cepat dengan merekayasa arus lalu lintas untuk menciptakan kemacetan buatan di titik pelarian pelaku. Strategi ini terbukti ampuh; A.N. terjebak dalam antrean kendaraan dan tak berkutik saat petugas mengepung mobilnya.

“Polisi saat itu langsung melakukan penyekatan untuk membuat arus lalu lintas macet, sehingga pelaku terjebak macet dan mudah ditangkap tanpa perlawanan,” ungkap pihak kepolisian menjelaskan taktik penyergapan tersebut.

Kini, A.N. beserta barang bukti mobil ekspedisi telah diamankan di Mapolres Subang untuk proses hukum lebih lanjut. Keberhasilan ini menjadi bukti kesigapan aparat dalam merespons tindak kejahatan yang merugikan dunia usaha.

Warga Pusakanagara Kini Bisa Cetak E-KTP dan KK di Kecamatan, Gratis Tanpa ke Kota

Layanan adminduk Pusakanagara gratis

Kabar baik menyapa warga Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, yang kini tak perlu lagi repot menempuh perjalanan jauh ke pusat kota untuk mengurus dokumen kependudukan. Kantor Kecamatan Pusakanagara telah resmi membuka layanan pencetakan E-KTP secara mandiri.

Layanan baru ini merupakan realisasi program Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita (Kang Rey), untuk mendekatkan birokrasi ke masyarakat. Sebagai langkah konkret, mesin cetak E-KTP kini disebar dan dioperasikan langsung di 30 kecamatan di seluruh Kabupaten Subang.

Camat Pusakanagara, Agus Hermawan, melalui Kasi Yanum Dedy Gunawan, mengonfirmasi bahwa berbagai urusan administrasi kini dapat diselesaikan di tingkat kecamatan. Selain perekaman dan cetak E-KTP, warga juga bisa mengurus Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga Akta Kematian.

Dedy menjelaskan bahwa proses pelayanan di kantor kecamatan sangat bergantung pada stabilitas sistem pusat.

“Warga cukup datang ke kantor kecamatan. Jika jaringan stabil dan aplikasi SIAK terpusat tidak mengalami kendala, proses pembuatan E-KTP bisa selesai dengan sangat cepat,” ujar Dedy, Senin (12/01/2026).

Pihak kecamatan juga memastikan ketersediaan blangko E-KTP dalam kondisi aman, termasuk untuk melayani warga pemula yang baru menginjak usia 17 tahun. Seluruh fasilitas pelayanan publik ini dipastikan gratis tanpa pungutan biaya sepeser pun.

Recent Posts