Beranda blog Halaman 231

Kasus Subang: Proses Penyerahan Tersangka dan Agenda Persidangan

suarasubang.com – Kasus pembunuhan yang mengejutkan di Subang, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan dengan penyerahan dua tersangka utama, Muhammad Ramdanu alias Danu dan Yosep Hidayah, ke Kejaksaan Negeri Subang pada Selasa (6/2/2024).

Keduanya, yang telah ditahan sejak Oktober 2023 oleh Polda Jabar, tiba di Kejari Subang dalam seragam tahanan berwarna biru, memberikan dimensi baru pada kasus yang telah bergulir selama lebih dari dua tahun ini. Danu, didampingi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), merupakan sosok pertama yang menyerahkan diri ke kejaksaan.

Yosep Hidayah, suami korban dan ayah kandung, menyusul setelahnya, memberikan lambaian tangan kepada awak media saat tiba di Kejari Subang. Dengan penyerahan kedua tersangka ini, kasus Subang semakin mendekati babak persidangan.

Selain kedua tersangka, sejumlah barang bukti kasus pembunuhan ibu dan anak, termasuk mobil Alphard dan Toyota Yaris kuning lime, serta motor Honda Scoopy merah dan Yamaha Vega Z R, telah berpindah tangan ke Kejari Subang.

Perjalanan kasus ini mencuri perhatian nasional, dengan Mabes Polri turut terlibat dalam penanganannya. Dikenal sebagai “Kasus Subang,” pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu pada 18 Agustus 2021 di Desa Jalancagak memicu berbagai langkah investigasi, termasuk olah TKP, pemeriksaan terhadap 121 saksi, dan autopsi jenazah.

Meskipun menghadapi tantangan dan polemik, kasus ini mengalami kemajuan signifikan saat Danu menyerahkan diri pada Oktober 2023. Kasus tersebut juga melibatkan tiga tersangka lain, yakni istri kedua Yosep, Mimin Mintarsih, serta kedua anaknya, Arighi dan Abi, yang tidak ditahan oleh Polda Jabar.

Pada Desember 2023, Mimin Mintarsih, Arighi, dan Abi mencoba mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Bandung, namun upaya tersebut ditolak dengan alasan bahwa status tersangka yang diberlakukan terhadap mereka sesuai prosedur dan memenuhi syarat.

Dengan diserahkannya kedua tersangka utama ke Kejari Subang, masyarakat kini menantikan perkembangan selanjutnya dalam proses hukum yang akan menentukan nasib kasus Subang.

Potensi Wisata Bukanagara Bikin Kagum Pj Bupati Subang

suarasubang.com – Dalam eksplorasi eksklusif pada 8 Februari 2024, Penjabat (Pj) Bupati Subang, Dr. Imran, M.Si.,MA.Cd, membuka keajaiban tersembunyi Bukanagara, menyoroti potensinya yang belum tergarap sebagai destinasi pariwisata yang sedang berkembang.

Dimulai dari Teras Pas, di mana horizon membentang dalam panorama 180° yang memukau, Dr. Imran terlibat dalam percakapan berwawasan tentang daya tarik alam Bukanagara.

Kunjungan berikutnya ke rumah Palasari yang berusia 60 tahun dengan arsitektur kayu yang tangguh, memicu visi Pj. Bupati untuk mengubahnya menjadi daya tarik pariwisata, menekankan peran pentingnya dalam meningkatkan kemakmuran lokal.

Seiring perjalanan berlanjut, Pj. Bupati Subang menyampaikan keprihatinan tentang sampah di sepanjang rute Bukanagara, secara aktif melibatkan rombongan dalam inisiatif membersihkan dan mendorong tanggung jawab lingkungan masyarakat.

Setibanya di Desa Cupunagara, sorotan beralih ke inisiatif keamanan pangan inovatif, khususnya budidaya bawang merah.

Kades Cupunagara, Wahyudin Hidayat, menjelaskan model mandiri, menyediakan 3kg benih dan 2kg polybag per rumah tangga, dengan 50% panen dialokasikan untuk kebutuhan komunitas.

Dr. Imran memberikan pujian atas kecerdikan Cupunagara dan menganjurkan agar inisiatif serupa berkembang di seluruh Subang, menekankan pentingnya swasembada lokal di tengah tantangan kontemporer.

Agenda berlanjut dengan kunjungan ke bangunan bersejarah dari era Belanda (1930), eksplorasi Bukit Alam Dunya, dan diakhiri di Bukit Eurad, menandai perbatasan Subang dan Bandung Barat.

Pj. Bupati Subang didampingi oleh pejabat kunci, termasuk Asisten Kepala Daerah untuk Pemerintahan dan Urusan Sosial, Kepala Ketahanan dan Keamanan Politik Daerah, dan Kepala Kecamatan Cisalak.

Ekspedisi ini mencerminkan komitmen teguh untuk menggali potensi alam Subang dan mempromosikan praktik komunitas berkelanjutan di lanskap yang berkembang pesat di Bukanagara.

Eksplorasi Wilayah Perbatasan Subang: Perencanaan Pembangunan Masa Depan

suarasubang.com – Penjabat Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd, melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Cipeundeuy, Kecamatan Cipeundey, pada Jumat (09/02/2024).

Desa Cipeundeuy menandai ujung terakhir di Kabupaten Subang, berbatasan langsung dengan Kabupaten Purwakarta. Setibanya di sana, Dr. Imran didampingi oleh Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Rahmat Effendi, S.Sos.,M.Si, melakukan peninjauan di Jembatan Kali Cilamaya, batas alam antara Subang dan Purwakarta.

Berinteraksi dengan warga selama peninjauan, Dr. Imran mendorong mereka untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar Jembatan Kali Cilamaya.

Setelah penilaian, Dr. Imran dan timnya bertemu dengan pejabat Desa Cipeundeuy di aula desa. Kepala Desa Cipeundeuy, H. Karso Sopanudin, memberikan sambutan hangat, menyatakan kebahagiaan atas kehadiran Dr. Imran dan berharap itu akan membawa berkah bagi desa tersebut.

Mengulangi perasaan ini, Camat Cipeundeuy, H. Toni S.Pd.,M.Si, menyatakan kegembiraannya atas kunjungan Dr. Imran dan mendorong pelaksanaan yang lancar untuk Pemilu mendatang di Cipeundeuy.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Dr. Imran menjelaskan pilihannya untuk mengunjungi desa perbatasan, desa wisata, dan desa terisolir sebagai kesempatan observasi untuk merencanakan pembangunan Kabupaten Subang pada tahun 2025.
“Harapan saya adalah mengunjungi semua desa perbatasan, terisolir, dan wisata. Saya ingin menilai kondisi di perbatasan sebagai dasar perencanaan pembangunan Kabupaten Subang pada tahun 2025.”

Dr. Imran kemudian mendorong warga Kecamatan Cipeundeuy untuk menjamin kesuksesan Pemilu 2024, menekankan pentingnya menjaga lingkungan yang damai selama dan setelah Pemilu.
“Pemilu bukanlah tentang mencari kesalahan. Mari jadikan ini acara yang menyenangkan. Mari sukseskan Pemilu pada 14 Februari besok karena akan menentukan nasib bangsa. Ajak semua yang berhak memilih datang ke TPS.”

Menutup pidatonya, Dr. Imran mengingatkan tentang musim pancaroba yang akan datang yang dapat membawa penyakit, terutama Demam Berdarah. Ia mendorong semua orang untuk memprioritaskan kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Saar kita beralih dari hujan ke kemarau, berbagai penyakit dapat muncul. Dorong kampanye 3M untuk memberantas sarang nyamuk. Mari jaga kebersihan dan kesehatan lingkungan bersama, mulai dari pemilahan sampah di rumah.” Dr. Imran menyimpulkan.

Hadir dalam acara tersebut adalah Inspektur Inspektorat Daerah dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kesatuan Politik Subang.

Pangkalan LPG 3 Kg di Kabupaten Subang Sukses Implementasikan MAP

Pangkalan LPG 3 Kg di Kabupaten Subang Sukses Implementasikan MAP
Sales Branch Manager Rayon II Sumatera Barat Pertamina Patra Niaga Sumbagut Rizal Julianto saat memberikan penjelasan alur distribusi LPG 3 Kg. (Dok RRI Padang/Bobby)

Pangkalan LPG 3 Kg di Kabupaten Subang Sukses Implementasikan MAP. Suarasubang.com. Sebagian besar pangkalan LPG 3 kg di telah berhasil menerapkan Merchant Apps Pangkalan (MAP), sebuah inovasi dari Pertamina Patra Niaga untuk memastikan penyaluran subsidi LPG tepat sasaran.

Inovasi ini diadopsi untuk menggantikan pencatatan logbook manual dengan logbook digital berbasis web. Langkah ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital yang bertujuan untuk meningkatkan akurasi data dan memudahkan pengelolaan distribusi LPG subsidi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sejak 1 Juni 2024, pangkalan LPG di seluruh wilayah Subang mulai menggunakan MAP untuk mendata pengguna LPG 3 kg dan jumlah konsumsi bulanan mereka. Saat ini, 95% dari 1.100 pangkalan gas di Kabupaten Subang telah menggunakan MAP secara penuh. Menurut Ketua DPC Hiswana Subang, Teddy Aditya Rahma, 5% pangkalan lainnya masih dalam proses untuk menyempurnakan implementasi sistem ini.

Tim satgas bersama Pertamina Patra Niaga terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada pangkalan yang belum sepenuhnya memahami penggunaan aplikasi ini, dengan harapan seluruh pangkalan akan segera menerapkan sistem digital ini secara optimal.

Begini Hasil Unjuk Rasa UU Desa Tentang Masa Jabatan Kepala Desa

suarasubang.com – Unjuk rasa massal dilakukan oleh perangkat desa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, menyusul rencana revisi Undang-undang (UU) Desa terkait masa jabatan Kepala Desa.

Rapat tingkat I revisi UU Desa dihadiri oleh Badan Legislatif (Baleg) DPR RI dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Kesepakatan antara DPR dan pemerintah menyatakan masa jabatan Kepala Desa menjadi 8 tahun dengan maksimal dua periode.

Meski telah ada kesepakatan, revisi UU Desa masih harus melalui proses persetujuan tingkat II antara DPR dan pemerintah sebelum disahkan dalam Rapat Paripurna DPR.

Puan Maharani, Ketua DPR, menegaskan komitmen untuk melanjutkan pembahasan hingga pengesahan.

Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menyambut baik revisi UU Desa dengan sujud syukur di depan Gedung DPR.

Ketua Apdesi, Surtawijaya, menyatakan apresiasi terhadap pemerintah dan DPR yang telah menyetujui revisi tersebut. Masa jabatan Kepala Desa yang ditetapkan menjadi 8 tahun 2 periode diharapkan memberikan semangat baru dalam membangun desa.

Wakil Ketua Baleg DPR, Achmad Baidowi, menekankan persetujuan revisi UU Desa pada tingkat I.

Pihaknya dan pemerintah sepakat dengan poin krusial, yaitu masa jabatan Kepala Desa 8 tahun maksimal 2 periode. Proses persetujuan tersebut berlangsung cepat karena sudah melalui beberapa kali pembahasan.

Puan Maharani menyampaikan bahwa pemerintah telah menunjuk wakil untuk membahas revisi UU Desa, namun detailnya tidak diungkapkan. Kesepakatan substansi revisi akan kembali dibahas sesuai mekanisme yang berlaku.

Dengan adanya revisi UU Desa, diharapkan kepala desa dapat lebih fokus memajukan desa dalam berbagai aspek, termasuk kesejahteraan masyarakat, infrastruktur, pendidikan, dan masalah-masalah sosial lainnya.

Proses revisi ini diharapkan dapat memberikan arah baru dalam pembangunan desa di Indonesia.

Dukung Kesuksesan Pemilu 2024, Pj. Bupati Subang Ajak Sinergi Seluruh Pihak

suarasubang.com – Pj Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd, memimpin Apel Besar Kesiapan Pemilu Tahun 2024 di Lapang Alun-alun Subang pada Rabu, 07 Februari 2024. Upacara dihadiri oleh unsur TNI, POLRI, ASN, dan para penyelenggara pemilu.

Acara dimulai dengan pembacaan ikrar penyelenggaraan pemilu 2024 oleh H. Iman Mutaqin, Kasi Tantrib Kec. Tanjungsiang. Pj.

Bupati menyatakan bahwa apel besar ini bertujuan membangun sinergi dengan semua pihak untuk memastikan pelaksanaan pemilu 2024 di Kabupaten Subang berjalan lancar, aman, dan sukses.

Dalam menyikapi hari pemungutan suara, Pj. Bupati menekankan pentingnya kondusifitas yang harus mencapai masyarakat. Beliau berharap agar apel besar ini dapat menjaga stabilitas keamanan ditingkat masyarakat, menjelang dan saat pemungutan suara.

Pj. Bupati Subang menegaskan bahwa kesiapan pelaksanaan pemilu di Subang sudah tepat, dan kehadiran unsur organisasi memberikan keyakinan bahwa kabupaten ini siap menghadapi pelaksanaan pemilu.

Ia juga menyoroti peran besar masyarakat pada pemilu tanggal 14 Februari mendatang, menyatakan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu, PEMDA, TNI, dan POLRI, tetapi juga seluruh stakeholder dan masyarakat.

Pj. Bupati mengajak semua masyarakat untuk terlibat aktif sesuai tugas dan peran masing-masing, mendukung suksesnya penyelenggaraan pemilu 2024.

Ia menekankan perlunya menciptakan suasana tertib, bahagia, dan riang gembira di tengah masyarakat menjelang pelaksanaan pemilu.

Sementara itu, Pj. Bupati memperingatkan agar semua pihak menghindari sikap tidak elok seperti adu domba, penyebaran hoaks, dan konflik di tengah masyarakat. Ia juga memberi pesan khusus kepada para penyelenggara untuk menjaga kesehatan dan mengatur ritme pelaksanaan tugas dengan baik.

Pada akhir sambutannya, Pj. Bupati Subang mengajak masyarakat yang sudah terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk memanfaatkan hak suara mereka dengan baik pada tanggal 14 Februari, dengan mengajak keluarga untuk datang beramai-ramai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopmida, Sekretaris Daerah Kab. Subang, Ketua KPU Subang, Perwakilan Bawaslu Subang, Ketua Organisasi Partai Politik, seluruh Camat se-Kab. Subang, Para Kepala Desa, dan tamu undangan lainnya.

Semua pihak diharapkan dapat bersinergi dan berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024 di Kabupaten Subang.

Tak Disiplin, ASN Subang Siap-siap Kena Jewer Si Jawara!

suarasubang.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S. Sos., M. Si., memimpin Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi Aplikasi Si JAWARA (Sistem Kinerja Pegawai dan Remunerasi) di Laska Hotel Subang pada Selasa (06/02).

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memanfaatkan aplikasi Si JAWARA.

Pembukaan acara dilakukan dengan laporan dari Kepala Dinas Diskominfo, dr. Dwinan Marchiawati, MARS, yang mengungkapkan apresiasi dan harapannya terhadap partisipasi ASN dalam menggunakan aplikasi Si JAWARA. Koordinasi antar lembaga diharapkan dapat memastikan pelaksanaan aplikasi ini berjalan lancar dan terintegrasi.

Sekretaris Daerah H. Asep Nuroni menekankan pentingnya disiplin ASN dan penilaian rutin terhadap kinerja melalui aplikasi Si JAWARA. “Tidak ada toleransi bagi PNS yang tidak disiplin, terutama terkait absensi. Sanksi sesuai UUD akan diterapkan, dan evaluasi berkala serta perbaikan mendalam terhadap aplikasi Si JAWARA akan dilakukan,” tegasnya.

Bimtek ini diharapkan memberikan pemahaman mendalam kepada para ASN tentang aplikasi Si JAWARA, agar mereka dapat menggunakannya secara efektif dalam tugas administratif. Peserta diingatkan untuk aktif berpartisipasi agar keberadaan aplikasi ini tidak menimbulkan keluhan dan permasalahan di masa mendatang.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber terkait aplikasi Si JAWARA, dengan kehadiran berbagai pihak termasuk ASDA III Setda Subang, Kabid E-Government Diskominfo, Kabid Kinerja BKPSDM, serta peserta bimtek.

Sri Mulyani Blokir APBN Rp 50 T, Airlangga Akui Pengalihan untuk Anggaran Bansos

suarasubang.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengambil langkah signifikan dengan melakukan pemblokiran anggaran Kementerian/Lembaga sebesar Rp 50,14 triliun pada tahun 2024. T

Tndakan ini, dikenal sebagai automatic adjustment, menjadi sorotan karena mengharuskan setiap Kementerian/Lembaga menyisihkan 5 persen dari total anggaran mereka, mencapai Rp 50,14 triliun.

Penerapan automatic adjustment bertujuan memastikan ketahanan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) menghadapi dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi perekonomian dunia.

Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro, langkah ini telah terbukti efektif dalam menjaga stabilitas APBN selama krisis Covid-19.

Deni Surjantoro menjelaskan bahwa pemblokiran anggaran dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi dampak dari dinamika geopolitik global.

Meskipun anggaran tersebut tetap berada di masing-masing Kementerian/Lembaga, penjelasan lebih lanjut mengenai situasi darurat dan dasar hukum penerapan automatic adjustment tidak diberikan.

Namun, seperti dikutip dari tempo, Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, memberikan pandangan kritis terhadap automatic adjustment. Ia menilai langkah ini lebih bermuara pada pertimbangan politik daripada ekonomi, khususnya dalam konteks tahun politik.

Di sisi lain, kutipan dari tempo mengungkap, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui bahwa pemblokiran anggaran sebesar Rp 50,14 triliun bertujuan untuk mendanai program bansos.

Anggaran tersebut akan dialihkan untuk mendukung Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan dan subsidi pupuk.

Besarannya mencapai Rp 200 ribu per penerima setiap bulan atau Rp 600 ribu per keluarga sasaran selama tiga bulan. Selain itu, terdapat tambahan subsidi pupuk senilai Rp 14 triliun untuk petani.

Pemblokiran anggaran oleh Sri Mulyani, meskipun diakui sebagai strategi menjaga stabilitas ekonomi, tetap menuai kontroversi terutama terkait dengan pengalihan dana untuk program bansos.

Dengan pengakuan Airlangga Hartarto, terungkap bahwa pemblokiran tersebut memiliki tujuan konkret untuk mendukung masyarakat melalui program bantuan sosial.

LAZ Assyifa dan Tintahijau.com Bermitra untuk Publikasi

suarasubang.com – Lembaga Amil Zakat Assyifa dan PT TINTAHIJAU Media Pratama meresmikan kemitraan dalam bidang publikasi. Penandatanganan kesepakatan berlangsung di Rumah Redaksi TINTAHIJAU.com, Komplek Peurmahan Puri Subang Asri.

Ust Kamsi, perwakilan LAZ Assyifa, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kemitraan, terutama dalam hal publikasi massif.

Menurutnya, melalui publikasi yang luas, informasi kebaikan dan edukasi mengenai tujuan pendirian LAZ Assyifa di Subang dapat lebih tersebar.

“Kemitraan antara LAZ Assyifa Peduli dan PT. TINTAHIJAU.com dapat menguatkan informasi kebaikan serta memberikan edukasi tentang tujuan Lembaga Amil Zakat di Subang,” ujar Kamsi.

TINTAHIJAU.com, sebagai mitra, akan bersinergi dalam penghimpunan donasi dan menjadi saluran LAZ Assyifa Peduli untuk menyampaikan manfaatnya kepada masyarakat, terutama warga Subang.

Annas Nashrullah, Direktur Utama PT TINTAHIJAU Media Pratama, menyambut baik kerjasama ini, menyatakan bahwa perusahaannya berkomitmen untuk berkontribusi pada aksi kebaikan.

Secara umum, lembaga filantropi, seperti LAZ Assyifa, memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan finansial dan sumber daya lainnya.

Beberapa tujuan filantropi melibatkan pemberdayaan masyarakat, dukungan kesehatan, pendidikan, lingkungan, kemanusiaan, dan pengembangan ekonomi.

Semoga kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mengakselerasi gerakan kebaikan dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Subang dan sekitarnya.

Setda Subang: Perjanjian Kinerja Jangan Hanya Jadi Formalitas

suarasubang.com – Pada pagi Selasa, 6 Februari 2024, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si, memimpin apel bersama ASN Lingkup Setda Subang di Halaman Kantor Bupati Subang.

Agenda utama hari itu adalah penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) oleh berbagai elemen, seperti Asisten Daerah, Staf Ahli, dan Setiap Bagian di Lingkup Setda Subang.

Perjanjian Kinerja ini tidak sekadar formalitas, melainkan langkah konkret dalam mewujudkan clear government dan clean governance, sesuai dengan aturan Permen PANRB No. 53/2014.

Dalam amanatnya, Kang Asep Nuroni menekankan pentingnya mencanangkan zona integritas untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Setda harus menjadi pionir dalam mewujudkan WBK dan WBBM tersebut,” ungkap Kang Asep Nuroni, menegaskan bahwa penandatanganan PK bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen sungguh-sungguh.

Ia menekankan bahwa PK yang ditandatangani adalah komitmen untuk mencapai target kinerja yang tercantum dalam dokumen tersebut.

Dengan langkah ini, Setda Subang menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari korupsi dan berkomitmen pada pelayanan birokrasi yang berkualitas.

Penandatanganan PK bukan hanya sekedar tindakan formal, tetapi juga langkah awal menuju efektivitas dan transparansi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Recent Posts