Beranda blog Halaman 218

Cara Melihat Real Count Pilkada Subang 2024

Cara Melihat Real Count Pilkada Subang 2024

Cara Melihat Real Count Pilkada Subang 2024 – SUARASUBANG. Hari ini, Rabu (27/11/2024), menjadi momen penting bagi masyarakat Kabupaten Subang. Sebanyak 1.198.736 warga tercatat memiliki hak pilih dalam Pilkada Serentak 2024. Pemilihan ini tidak hanya menentukan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Subang, tetapi juga Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang akan memimpin untuk lima tahun ke depan.

Pilkada kali ini diselenggarakan dengan berbagai inovasi, termasuk kemudahan dalam memantau hasil pemungutan suara melalui layanan daring. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyediakan fitur Real Count, yang memungkinkan masyarakat melihat hasil sementara secara real-time.

Memahami Sistem Perhitungan Suara: Quick Count, Real Count, dan Exit Poll

Proses perhitungan suara dalam pemilihan umum sering menjadi sorotan, terutama karena melibatkan banyak data dan memengaruhi legitimasi hasil pemilu. Dalam Pilkada, terdapat tiga istilah utama yang sering muncul, yaitu Quick Count, Real Count, dan Exit Poll. Mari kita bahas masing-masing metode untuk memahami peran dan perbedaannya.

1. Quick Count: Metode Hitung Cepat

Quick Count adalah metode yang digunakan oleh lembaga survei untuk memberikan gambaran awal hasil pemilihan. Proses ini dilakukan dengan mengambil sampel data dari sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap mewakili populasi secara keseluruhan.
Metode ini bersifat estimasi, tetapi sering memberikan hasil yang cukup akurat jika dilakukan oleh lembaga survei terpercaya. Quick Count bertujuan untuk memberikan informasi awal kepada publik sebelum hasil resmi diumumkan.

2. Real Count: Hasil Resmi dari KPU

Berbeda dengan Quick Count, Real Count merupakan metode perhitungan resmi yang dilakukan oleh KPU. Proses ini melibatkan data lengkap dari seluruh TPS di wilayah pemilihan.
Real Count dilakukan dengan sangat hati-hati untuk memastikan hasil yang akurat dan valid. Hasil ini dianggap sebagai pengumuman resmi yang digunakan untuk menentukan pemenang Pilkada.

3. Exit Poll: Survei Perilaku Pemilih

Exit Poll adalah metode survei yang dilakukan untuk mengetahui kecenderungan pilihan pemilih. Survei ini dilakukan segera setelah pemilih keluar dari TPS, melalui wawancara langsung dengan responden. Exit Poll tidak digunakan untuk menentukan pemenang, tetapi untuk memahami tren pemilih berdasarkan faktor-faktor tertentu seperti usia, jenis kelamin, atau latar belakang pendidikan.

Real Count KPU: Memantau Hasil Pilkada secara Transparan

Di era digital, transparansi menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Untuk itu, KPU menyediakan layanan Real Count yang bisa diakses oleh masyarakat. Dengan teknologi ini, hasil Pilkada dapat dipantau secara real-time, sehingga proses penghitungan suara menjadi lebih terbuka dan terpercaya.

Keunggulan Real Count:

  1. Transparansi: Data yang ditampilkan berasal langsung dari input di TPS.
  2. Akses Mudah: Masyarakat bisa memantau hasil kapan saja melalui perangkat yang terhubung internet.
  3. Validitas Tinggi: Karena menggunakan data lengkap, Real Count memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi dibandingkan metode lainnya

Cara Mengakses Real Count KPU

Bagi masyarakat yang ingin memantau hasil Pilkada melalui layanan Real Count, berikut langkah-langkah mudah yang bisa diikuti:

  1. Kunjungi Situs Resmi KPU
    Akses situs https://pilkada2024.kpu.go.id/ menggunakan browser di perangkat Anda.
  2. Pilih Jenis Pemilihan
    Pada halaman utama, pilih kategori pemilihan yang ingin Anda pantau, misalnya Gubernur/Wakil Gubernur atau Bupati/Wakil Bupati.
  3. Pilih Wilayah Pemilihan
    Tentukan provinsi atau kabupaten/kota yang hasil perhitungan suaranya ingin Anda lihat, misalnya Kabupaten Subang untuk hasil lokal.
  4. Lihat Hasil Real Count
    Hasil penghitungan suara akan ditampilkan secara rinci, termasuk data dari tiap TPS di wilayah yang dipilih.

Pilkada Serentak di Kabupaten Subang: Antusiasme Warga

Suasana Pilkada di Kabupaten Subang hari ini terlihat ramai. Warga dari berbagai kalangan antusias mendatangi TPS untuk menyalurkan hak pilihnya. Proses pemungutan suara berjalan lancar dengan pengamanan ketat dari petugas keamanan dan panitia pemungutan suara.

Di beberapa TPS, masyarakat bahkan terlihat datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang. Hal ini menunjukkan kesadaran tinggi masyarakat Kabupaten Subang akan pentingnya memilih pemimpin yang kredibel dan mampu membawa perubahan positif.

Harapan untuk Pemimpin Terpilih

Dalam Pilkada kali ini, masyarakat Kabupaten Subang memiliki harapan besar terhadap pemimpin yang terpilih. Isu-isu seperti peningkatan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan ekonomi lokal menjadi fokus utama yang diharapkan dapat diatasi oleh Bupati dan Wakil Bupati mendatang.

Selain itu, perhatian terhadap pendidikan, kesehatan, dan pelestarian budaya lokal juga menjadi sorotan penting. Masyarakat berharap pemimpin baru mampu mengangkat potensi Subang, termasuk sektor pariwisata dan agrikultur, ke level yang lebih tinggi.

Peran Teknologi dalam Pilkada Serentak

Salah satu hal yang membedakan Pilkada 2024 dengan pemilihan sebelumnya adalah penggunaan teknologi yang lebih masif. Fitur seperti Real Count tidak hanya membantu masyarakat memantau hasil pemilihan, tetapi juga memastikan proses perhitungan suara berjalan lebih transparan.

Selain itu, media sosial juga menjadi platform penting dalam menyampaikan informasi terkait Pilkada. Mulai dari kampanye calon, informasi lokasi TPS, hingga edukasi tentang cara memilih, semuanya tersedia dengan mudah melalui platform digital. Teknologi telah menjadi alat utama untuk mendekatkan demokrasi kepada masyarakat.

Proses Pemungutan Suara: Tahapan yang Harus Diketahui

Bagi Anda yang mungkin belum familiar dengan proses pemungutan suara, berikut tahapan yang dilakukan di TPS:

  1. Registrasi: Pemilih membawa undangan resmi dan melakukan registrasi ke petugas TPS.
  2. Pencocokan Data: Identitas pemilih diverifikasi menggunakan KTP elektronik.
  3. Pemberian Surat Suara: Pemilih menerima surat suara sesuai kategori pemilihan.
  4. Pencoblosan: Pemilih memilih pasangan calon dengan mencoblos pada kolom yang tersedia.
  5. Penghitungan Suara: Setelah waktu pemungutan suara selesai, petugas TPS menghitung suara secara manual sebelum memasukkan data ke sistem Real Count.

Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Subang menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan daerah dan provinsi di masa depan. Dengan jumlah pemilih yang mencapai 1.198.736 orang, partisipasi aktif warga menjadi bukti nyata semangat demokrasi di Subang.

Kemudahan memantau hasil melalui Real Count KPU memberikan transparansi yang dibutuhkan untuk menjaga kepercayaan publik. Selain itu, pengenalan metode seperti Quick Count dan Exit Poll membantu masyarakat memahami proses pemilu secara keseluruhan.

Dengan harapan besar kepada pemimpin terpilih, Pilkada ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi politik, tetapi juga langkah awal menuju pembangunan Subang yang lebih baik. Mari kita terus kawal proses demokrasi ini dan pastikan suara kita menjadi bagian dari perubahan yang positif.

Calista Yara: Penari Asal Kota Subang yang Bersinar di Kancah Nasional dan Internasional

Calista Yara: Penari Asal Kota Subang yang Bersinar di Kancah Nasional dan Internasional

Calista Yara: Penari Asal Kota Subang yang Bersinar di Kancah Nasional dan Internasional – SUARASUBANG. Dunia seni tari tradisional Indonesia kembali bersinar lewat bakat muda berbakat asal , Jawa Barat. Adalah Calista Yara, seorang penari muda yang telah mencuri perhatian di panggung nasional dan internasional. Perjalanan Calista, atau yang akrab dipanggil Yara, adalah inspirasi bagi banyak anak muda untuk terus berprestasi dan melestarikan budaya Indonesia.

Awal Mula Perjalanan Calista di Dunia Tari

Calista Yara lahir dan besar di Kota Subang. Kecintaannya pada seni tari sudah terlihat sejak usia dini. Di bawah bimbingan sang ibu, Devi Ariyanti, Yara mulai menekuni tari tradisional saat berusia 8 tahun. Sang ibu selalu mendampinginya dalam setiap langkah, memastikan Calista mendapat dukungan penuh untuk mengembangkan bakatnya.

Pada usia 8 tahun, Yara bergabung dengan Sanggar Kapiraray yang dipimpin oleh Ibu Endang, dengan koreografer berbakat Vina Yuniar. Meski baru empat bulan bergabung, Yara langsung menunjukkan potensi luar biasa. Ia mengikuti kompetisi tari pertamanya di Amanda Mart. Walaupun belum berhasil meraih juara, pengalaman ini menjadi titik awal perjalanan Yara di dunia seni tari.

Semangat Belajar yang Tak Pernah Padam

Kegagalan di ajang pertamanya tidak membuat Yara menyerah. Sebaliknya, ia justru semakin giat berlatih. Dengan dukungan penuh dari keluarga dan bimbingan pelatihnya, Yara terus belajar memperbaiki teknik tari dan memperkaya ekspresi artistiknya.

Pada usia 9 tahun, Yara mulai mempelajari tarian Citra Resmi, salah satu tarian tradisional yang membutuhkan teknik dan interpretasi mendalam. Kerja kerasnya membuahkan hasil. Pada tanggal 15 Oktober 2023, Yara mengikuti ajang bergengsi Perlombaan Tari Tradisional dan Kreasi Nusantara di Jakarta yang diselenggarakan oleh EO Reva Production. Dengan membawakan tarian Citra Resmi dalam kategori tunggal tingkat SD, ia berhasil meraih juara pertama.

Keberhasilan ini menjadi momen penting bagi Yara, membuka jalan untuk lebih banyak prestasi di masa depan.

Prestasi Calista Yara di Kancah Nasional

Setelah kemenangan di Jakarta, karier Yara di dunia tari semakin cemerlang. Ia mulai sering diundang untuk tampil di berbagai acara nasional, baik untuk kompetisi maupun pertunjukan seni. Beberapa prestasi yang telah diraih Calista Yara di tingkat nasional meliputi:

  1. Juara 1 Tari Tunggal Tradisional Kategori SD pada ajang di Jakarta.
  2. Penampilan istimewa dalam festival budaya di Bandung, memukau penonton dengan tarian kreasi nusantara.
  3. Penghargaan khusus atas interpretasi artistik dalam salah satu lomba tari tradisional yang diadakan oleh komunitas seni di Jawa Barat.

Menorehkan Nama di Kancah Internasional

Tak hanya di Indonesia, bakat Calista Yara juga diakui di tingkat internasional. Melalui undangan khusus dari komunitas seni mancanegara, Yara pernah tampil dalam festival budaya internasional yang diadakan secara daring. Ia membawa nama baik Indonesia dengan membawakan tarian tradisional yang penuh makna, memperkenalkan kekayaan budaya nusantara ke dunia.

Kehadiran Yara di panggung internasional ini membuktikan bahwa seni tari tradisional Indonesia memiliki tempat yang istimewa di mata dunia. Ia menjadi contoh nyata bahwa bakat dan kerja keras bisa membuka peluang besar, bahkan hingga ke luar negeri.

Dedikasi Keluarga dalam Mendukung Karier Yara

Kesuksesan Calista Yara tidak lepas dari peran besar keluarganya, terutama sang ibu, Devi Ariyanti. Devi selalu mendampingi putrinya dalam setiap kegiatan, mulai dari latihan hingga kompetisi. Dukungan ini memberikan rasa percaya diri yang besar bagi Yara.

“Dari awal saya sudah melihat bakatnya. Saya ingin dia terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi anak-anak lain. Karena itu, saya selalu mendukung penuh setiap langkahnya,” ujar Devi.

Dedikasi keluarga ini menunjukkan betapa pentingnya peran orang tua dalam mendukung anak-anak mereka untuk mencapai impian.

Sanggar Kapiraray: Rumah Kedua Calista Yara

Sanggar Kapiraray di Subang menjadi tempat Calista Yara mengasah bakatnya. Di bawah bimbingan Ibu Endang dan Vina Yuniar, Yara mendapatkan pelatihan intensif yang tidak hanya fokus pada teknik tari, tetapi juga penghayatan budaya. Sanggar ini dikenal sebagai salah satu pusat seni tari terbaik di Subang, yang telah melahirkan banyak talenta muda berbakat.

Menurut pelatihnya, Yara adalah sosok yang cepat belajar dan memiliki semangat tinggi. “Dalam waktu singkat, ia sudah bisa menguasai tarian yang cukup rumit. Itu adalah bukti kerja kerasnya,” kata Vina Yuniar.

Menginspirasi Anak Muda Melestarikan Budaya

Di tengah era modernisasi, di mana seni tradisional sering kali tergeser oleh budaya pop, Calista Yara muncul sebagai sosok inspiratif yang membuktikan bahwa melestarikan budaya bukanlah hal kuno. Justru sebaliknya, seni tari tradisional adalah aset berharga yang harus terus dijaga.

Melalui prestasinya, Yara menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mencintai dan mempelajari budaya Indonesia. Ia sering mengajak teman-temannya untuk ikut berlatih tari dan berbagi cerita tentang bagaimana seni tari telah memberinya banyak pengalaman berharga.

Rencana dan Impian Yara di Masa Depan

Meski telah meraih banyak prestasi, Yara tetap rendah hati dan terus bermimpi besar. Ia bercita-cita untuk membawa seni tari Indonesia lebih dikenal di tingkat internasional. Salah satu impiannya adalah tampil di panggung budaya dunia, seperti festival seni di Eropa atau Asia.

“Saya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki seni tari yang indah dan penuh makna. Itu adalah kebanggaan saya,” ujar Yara.

Untuk mewujudkan impian ini, Yara terus berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi serta pertunjukan seni.

Calista Yara adalah bukti nyata bahwa bakat, kerja keras, dan dukungan keluarga dapat membawa seseorang mencapai prestasi yang gemilang. Dari Kota Subang, ia telah mengharumkan nama Indonesia melalui seni tari tradisional. Perjalanan hidupnya adalah inspirasi, tidak hanya bagi anak muda di Subang tetapi juga di seluruh Indonesia.

Melalui semangatnya yang tak pernah padam, Calista Yara telah membuktikan bahwa seni budaya Indonesia masih relevan dan layak diperjuangkan. Bagi Anda yang ingin mendukung seni dan budaya, mari jadikan Yara sebagai inspirasi untuk terus melestarikan kekayaan tradisi nusantara.

Pastikan Pilkada Berjalan lancar, Pj. Bupati Subang Terus Laksanakan Peninjauan Ke Wilayah Subang Selatan

Pastikan Pilkada Berjalan lancar, Pj. Bupati Subang Terus Laksanakan Peninjauan Ke Wilayah Subang Selatan

Pastikan Pilkada Berjalan lancar, Pj. Bupati Subang Terus Laksanakan Peninjauan Ke Wilayah Subang Selatan – SUARASUBANG. Penjabat (PJ) Bupati, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.cd Laksanakan Peninjauan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 di wilayah Subang Selatan. Rabu, 27 November 2024

Selepas Rapat Koordinasi via zoom meeting bersama Pj. Gubernur Jawa Barat, Pj. Bupati Subang terus lakukan kunjungan dibeberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Tanjung siang, Sagalaherang, Serangpanjang, Cisalak, Kasomalang dan Jalan cagak, yang didampingi lengkap oleh Unsur Muspika dari tiap kecamatan yang ditinjau.

Pj. Bupati Subang mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan pengawalan agar pelaksanaan Pilkada berjalan kondusif sesuai harapan bersama

Pada saat ditemui, Pj. Bupati menjelaskan bahwa kondusifitas pilkada akan brkorelasi pada proses pembangunan yang tengah dilakukan di kabupaten Subang
“Semoga pilkada serentak tahun 2024 berjalan dengan damai dan lancar”

Pihaknya akan terus mengawal hingga waktu penetapan yang telah ditentukan Oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang mendatang
“Mari bersama saling menjaga, agar masyarakat tetap kondusif” tutupnya

Kunjungi Beberapa TPS di Kec. Ciater dan Subang, Berikut Pesan Pj. Bupati Subang

Kunjungi Beberapa TPS di Kec. Ciater dan Subang, Berikut Pesan Pj. Bupati Subang – SUARASUBANG. Penjabat (PJ) Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., lakukan peninjauan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang bertempat di Kecamatan Ciater dan Subang. Rabu, 27 November 2024

Peninjauan dilaksakan di Kecamatan Ciater tepatnya Desa Palasari di TPS 14. Adapun Kecamatan Subang berlokasi di TPS 16 dan TPS 27 Kelurahan Karanganyar, serta di TPS 33 Kelurahan Sukamelang.

Dalam kunjungannya tersebut Pj. Bupati didampingi Kapolres, Danlanud, Dandim, Sekda Subang dan Beberapa Kepala OPD lainnya menyapa dan berinteraksi dengan warga yang berada di TPS.

Dalam kunjungannya tersebut Pj. Bupati didampingi Kapolres, Dandim, Sekda Subang dan Beberapa Kepala OPD lainnya.

Pj. Bupati Subang mengapresiasi kepada seluruh Masyarakat Subang yang telah menjaga kondusifitas keaaaman dan ketertiban pada saat sebelum dan pelaksaan penyelenggaraan Pemungutan Suara.

Selanjutnya ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Subang untuk memanfaatkan sebaik mungkin hak suara, karena berkorelasi dengan Pembangunan Kabupaten Subang.
“Karena suara yang anda berikan, akan menentukan bagaimana Subang kedepan”

Selanjutnya Ia berharap hasil Pemungutan suara tersebut sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat, juga tetap bersama-sama mengawal hingga penghitungan berlangsung dan penetepan yang dilakukan oleh KPU Kabuoaten Subang
“Saya Menghimbau untuk tetap mengawal, untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah pada saat penghitungan suara, tidak hanya hari ini saja”

Tidak hanya itu, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat subang untuk tetap waspada saat melakukan aktivitas
“Kita harus antisipasi kerawanan bencana yang ada di kabupaten Subang” pungkasnya

Lebih lanjut dirinya mengimbau kepada masyarakat yang ada di wilayah pesisir pantai agar terus waspada
“Kalau sudah ada tanda-tanda laut yang tidak baik, segera kembali”

Kemudia ia juga menghimbau masyarakat yang melakukan aktivitasnya diarea sungai untuk tetap berhat-hati, agar tidak terulang kembali dengan adanya korban tenggelam di sungai
“Jangan sampai terulang kembali, kemarin terbawa arus tenggelam di sungai”

Dan untuk masyarakat yang ada diareal perbukitan juga harus, Pj. Bupati subang menghimbau untuk benar-benar piawai membaca kondisi potensi bencana yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi
“Dari pada diterjang banjir bandang, maupun oleh tanah longsor”

Pada bagian akhir, Pj. Bupati Subang menghimbau dengan tegas pada momentum Pemilukada yang bersaamaan dengan fluktuatif kondisi cuaca
“Sayà menghimbau sama-sama menjaga kondusifitas, juga sama-sama mengantisipasi terkait kebencanaan” pungkasnya

PJ BUPATI SUBANG DAMPINGI MENTERI PPPA RI BERTAKZIAH KE RUMAH ALBI

PJ BUPATI SUBANG DAMPINGI MENTERI PPPA RI BERTAKZIAH KE RUMAH ALBI

PJ BUPATI SUBANG DAMPINGI MENTERI PPPA RI BERTAKZIAH KE RUMAH ALBI – SUARAUSBANG. Penjabat Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd didampingi Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Subang Rosnelly Imran, S.KM menyambut kehadiran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia untuk bertakziah ke rumah duka korban perundungan di Desa Jayamukti Kecamatan Blanakan, Selasa (26/11/2024).

Arifah Fauzi Menteri PPPA Republik Indonesia bertakziah ke rumah Albi Ruffi Ozara yang merupakan korban perundungan untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam secara langsung. Arifatul mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini mengingat korban masih dalam masa emasnya untuk mengenyam pendidikan.

Usai bertakziah ke rumah duka, Menteri PPPA Republik Indonesia didampingi Dr. Imran bersama Ny. Rosnelly berziarah ke makam Albi Ruffi Ozara untuk memanjatkan doa bagi mendiang.

Ditemui usai mendampingi Menteri PPPA saat bermediasi dengan pelaku di Polsek Blanakan, Dr. Imran sekali lagi menghaturkan rasa duka yang mendalam atas kejadian yang dialami oleh almarhum Albi.
“Pada kesempatan ini tentunya hari ini saya ingin menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya anak kita, Albi, di desa Jayamukti, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, yang tentunya kita sudah tahu bersama, yang diakibatkan oleh perundungan, dan kita berharap tentunya ini menjadi contoh yang buruk dan tidak terulang lagi di Kabupaten Subang,”

Dr. Imran mengatakan kasus Albi mendapat perhatian yang luar biasa di mana pada kesempatan tersebut hadir Menteri PPPA untuk memberi motivasi bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk menuntaskan kasus ini.
“Dan pada kesempatan ini tentunya Albi sekarang menjadi perhatian, tidak hanya pada tingkat Kabupaten, tapi menjadi perhatian tingkat nasional. Sehingga Ibu Menteri Pemberdayaan Anak dan Perempuan (Menteri PPA) itu hadir, selain untuk menyemangati kita dari Pemda untuk menyelesaikan kasus ini, juga ingin mengetahui lebih mendalam sebenarnya permasalahan apa yang terjadi di Subang ini,”

Dr. Imran juga kembali menegaskan dirinya tidak akan mentolerir setiap tindakan perundungan, tawuran, maupun pembegalan yang terjadi di Sekolah Kabupaten Subang.
“Saya berharap tentunya ini adalah kejadian terakhir itu di Kabupaten Subang, dan pada kesempatan ini saya mengimbau, bahwa 3 hal yang sangat saya haramkan itu di Subang, untuk terjadi di sekolah, yang pertama itu bullying atau perundungan, kemudian perkelahian antar pelajar, dan kemudian pembegalan, dan ini saya sudah tegas katakan, kalau 3 hal ini terjadi, tinggal pilih, kepala sekolah yang berhenti, atau anaknya itu yang diusulkan untuk dipindahkan itu, dari sekolah yang ada di Kabupaten Subang,”

Dalam kasus Albi tersebut, Dr. Imran dengan tegas menonaktifkan sementara Kepala SDN Jayamukti sampai kasus ini selesai.
“Dan hari ini saya buktikan itu omongan saya, saya sudah menonaktifkan sementara kepala sekolah, sambil menunggu hasil pemeriksaan, pemberkasan kasus ini,”

Terakhir Dr. Imran berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Subang untuk terus mengawasi putra putri mereka karena tanggung jawab mendidik dan membina anak bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah tetapi juga tanggung jawab orang tua di rumah.
“Dan kepada semua orang tua, tentunya saya berharap tanggung jawabnya, tanggung jawabnya untuk melihat anaknya, kemudian juga menjaga anaknya, dan juga memberi pendidikan juga di rumah, tidak hanya itu melepas anaknya ke sekolah, diberi tanggung jawab kepada guru, ataupun kepada masyarakat yang ada di luarnya. Demikian juga kepada guru, saya berharap tidak hanya itu sebagai pengajar, tapi juga harus sebagai pembina, harus sebagai pembimbing bagi anak-anak yang ada di sekolah.”

Selanjutnya pada kesempatan tersebut Menteri PPPA mengungkapkan kehadirannya adalah wujud kehadiran negara sekaligus untuk mengucapkan rasa belasungkawa kepada keluarga korban.
“Pertama, kami, atas nama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, negara hadir, pertama, kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya Ananda Albi karena sesuatu yang sebetulnya tidak kita inginkan bersama,”

Arifah Fauzi mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kejadian perundungan yang menewaskan siswa kelas 3 SD ini menjadi bahan introspeksi dan pembelajaran agar tidak terulang di kemudian hari.
“Ini sebagai introspeksi dan pelajaran berharga untuk kita semua seluruh pihak. Jadi, dari keluarga, karena menurut saya keluarga ini fondasi terbesar untuk mendidik anak-anak kita. Kemudian, pihak sekolah, harus semuanya introspeksi. Dan yang ketiga adalah masyarakat sekitar. Kita harus bersinergi bersama-sama sehingga kasus seperti Albi ini tidak terjadi lagi,”

Terakhir Arifah menyatakan sosialisasi dan pendekatan preventif harus terus digalakkan di semua kalangan agar tidak terjadi perundungan di manapun.
“Ini perlu ditingkatkan sehingga kita bisa meminimalisir apapun yang terjadi yang tidak baik untuk anak-anak kita.”

Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Kementerian PPPA Republik Indonesia, Kadisdik Subang, Kepala DP2KBP3A Subang, Forkopimcam Blanakan, dan masyarakat sekitar.

Taman Anggur Subang: Destinasi Wisata Milik Sule yang Menginspirasi

Taman Anggur Subang: Destinasi Wisata Milik Sule yang Menginspirasi

Taman Anggur Subang: Destinasi Wisata Milik Sule yang Menginspirasi – SUARASUBANG. Sule, komedian dan entertainer ternama Indonesia, kini menambah daftar panjang kesuksesannya dengan menciptakan sebuah destinasi wisata menarik di , Jawa Barat. Berlokasi di lahan seluas 4 hektar, tempat wisata ini menawarkan pengalaman unik dengan berbagai fasilitas modern, termasuk kolam renang, studio syuting, dan museum pribadi yang menyimpan perjalanan kariernya.

Awal Mula Pembangunan Tempat Wisata Sule

Sule yang dikenal sebagai sosok multitalenta ternyata juga memiliki visi bisnis yang luar biasa. Dalam video di saluran YouTube Taulany TV berjudul “Sidak Sule Langsung ke Subang… Sekarang Udah Jadi Sultan”, Sule memperlihatkan perkembangan tempat wisatanya yang telah berjalan selama empat bulan sejak pembukaan. Destinasi wisata ini langsung menarik perhatian publik berkat daya tariknya yang unik dan konsep menyeluruh.

“Tempat ini adalah hasil impian saya, untuk memberikan pengalaman wisata yang tidak hanya menyenangkan tapi juga penuh kenangan,” ungkap Sule.

Daya Tarik Utama: Kolam Renang Bertema Menarik

Kolam renang menjadi magnet utama Taman Anggur Subang. Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, yaitu Rp15 ribu, pengunjung dapat menikmati fasilitas kolam renang berkelas yang dirancang untuk semua usia. Salah satu yang paling diminati adalah kolam renang dengan konsep air terjun, yang memberikan nuansa alam dan menjadi favorit keluarga, terutama anak-anak.

Tidak hanya itu, tempat ini juga dilengkapi dengan dua kolam renang besar yang menawarkan pengalaman berbeda. “Kolam renang adalah daya tarik terbesar di sini. Banyak pengunjung datang hanya untuk menikmati suasana di sekitar kolam,” ujar Sule.

Museum Pribadi: Jejak Karier Sule dalam Dunia Hiburan

Salah satu fasilitas yang paling istimewa di Taman Anggur Subang adalah museum pribadi Sule. Museum ini menjadi saksi perjalanan panjang karier Sule di dunia hiburan. Dari kostum yang pernah dikenakan, hingga penghargaan bergengsi, semuanya tersimpan rapi di museum ini.

“Barang-barang yang pernah saya gunakan di masa lalu, termasuk kostum karakter dan foto-foto kenangan, semuanya ada di sini,” jelas Sule. Koleksi museum ini mencakup lebih dari 250 foto, termasuk berbagai momen ikonik yang melambungkan namanya. Museum ini tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga sumber inspirasi bagi para penggemarnya.

Studio Syuting: Magnet bagi Para Artis dan Pengunjung

Sebagai inovasi unik, Taman Anggur Subang juga dilengkapi dengan studio syuting. Sule berharap, studio ini akan menjadi daya tarik bagi para selebriti untuk datang dan membuat konten. Para pengunjung yang datang berkesempatan untuk bertemu langsung dengan artis, yang tentunya menambah nilai eksklusif dari tempat wisata ini.

“Studio ini dirancang tidak hanya untuk syuting tetapi juga menjadi pusat kreativitas. Artis yang datang bisa membawa penggemarnya ke sini, menciptakan suasana berbeda di dunia wisata,” ujar Sule.

Fasilitas Lain yang Memikat

Tidak hanya kolam renang dan museum, Taman Anggur Subang juga dilengkapi berbagai fasilitas lain, termasuk:

  1. Pujasera dan Tempat Makan: Berbagai makanan khas lokal tersedia di pujasera, memberikan pengalaman kuliner yang memuaskan.
  2. Taman Bermain Anak: Dengan wahana menarik untuk anak-anak, tempat ini cocok untuk rekreasi keluarga.
  3. Tempat Foto Estetik: Berbagai spot foto yang dirancang estetik menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, terutama generasi muda yang gemar berbagi momen di media sosial.
  4. Area Lesehan dan Panggung Hiburan: Pengunjung dapat menikmati suasana santai di area lesehan atau menikmati pertunjukan musik di panggung hiburan.

Perkembangan dan Komitmen Sule

Meski tempat ini baru beroperasi selama empat bulan, Sule memastikan pengembangannya terus berlanjut. Ia bahkan rutin mengunjungi Taman Anggur Subang setiap minggu untuk memantau proses pembangunan dan memastikan setiap fasilitas yang direncanakan dapat segera terealisasi.

“Ini belum selesai sepenuhnya. Masih banyak yang ingin saya tambahkan agar tempat ini semakin menarik,” ungkap Sule.

Harga Tiket Masuk yang Terjangkau

Salah satu keunggulan utama Taman Anggur Subang adalah harga tiket masuk yang sangat terjangkau. Dengan hanya Rp15 ribu, pengunjung dapat menikmati semua fasilitas yang ada. Harga yang bersahabat ini menjadikan tempat wisata Sule sebagai pilihan favorit bagi berbagai kalangan, mulai dari keluarga hingga anak muda.

Pesona Subang: Alasan Memilih Lokasi

Subang, dengan keindahan alamnya, menjadi lokasi strategis untuk destinasi wisata baru ini. Sule mengaku terinspirasi oleh suasana asri Subang yang cocok untuk konsep wisata keluarga. Selain itu, Subang juga menjadi tempat yang mudah diakses dari berbagai kota besar di Jawa Barat, menjadikannya lokasi yang sempurna untuk menarik wisatawan lokal maupun luar kota.

Tanggapan Pengunjung

Sejak dibuka, Taman Anggur Subang telah menarik ribuan pengunjung. Banyak dari mereka memberikan tanggapan positif, terutama mengenai suasana tempat yang nyaman, fasilitas yang lengkap, dan harga tiket yang terjangkau.

“Saya senang sekali datang ke sini. Kolam renangnya bagus, dan anak-anak saya sangat menikmati taman bermainnya. Kami pasti akan kembali lagi,” ujar salah satu pengunjung.

Harapan dan Rencana Masa Depan

Sule memiliki visi besar untuk Taman Anggur Subang. Ia berencana menambahkan lebih banyak fasilitas, seperti penginapan, area camping, dan wahana edukasi untuk anak-anak. Dengan begitu, tempat ini tidak hanya menjadi destinasi wisata tetapi juga pusat edukasi dan hiburan yang terintegrasi.

Taman Anggur Subang adalah bukti nyata bahwa Sule tidak hanya sukses di dunia hiburan, tetapi juga mampu menciptakan inovasi di bidang pariwisata. Dengan berbagai fasilitas yang lengkap, harga yang terjangkau, dan suasana yang nyaman, tempat ini menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi.

Bagi Anda yang mencari pengalaman wisata unik dan menyenangkan di Subang, Taman Anggur Subang adalah pilihan tepat. Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati kolam renang yang menarik, melihat koleksi museum Sule, atau bahkan bertemu dengan artis idola Anda di studio syutingnya. Segera rencanakan kunjungan Anda ke tempat wisata ini dan rasakan sendiri pesonanya!

Sarana dan Prasarana SMP di Subang Butuh Perhatian: Fokus Perbaikan Ruang Kelas Rusak

Sarana dan Prasarana SMP di Subang Butuh Perhatian: Fokus Perbaikan Ruang Kelas Rusak
sumber : jabarpress

Sarana dan Prasarana SMP di Subang Butuh Perhatian: Fokus Perbaikan Ruang Kelas Rusak – SUARASUBANG.Sejumlah sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di tengah menghadapi permasalahan serius terkait sarana dan prasarana, khususnya kondisi ruang kelas siswa. Banyak ruang kelas mengalami kerusakan, mulai dari kerusakan ringan hingga berat, yang dapat mengganggu proses belajar mengajar. Menyikapi hal ini,

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang mengambil langkah cepat untuk melakukan perbaikan sebagai prioritas utama di tahun 2024.

Kondisi Sarana Prasarana Sekolah di Subang

Kabupaten Subang memiliki total 179 SMP, terdiri dari 76 SMP Negeri dan 103 SMP Swasta. Dari jumlah tersebut, hampir semua sekolah membutuhkan perhatian, baik dalam bentuk perbaikan maupun pengadaan fasilitas baru. Berdasarkan data pokok pendidikan (dapodik), kondisi ruang kelas SMP Negeri di Subang dapat dirinci sebagai berikut:

  • Rusak berat: Sekitar 5 persen
  • Rusak sedang: Sekitar 15 persen
  • Rusak ringan: Sekitar 25 persen
  • Kondisi baik: Lebih dari 50 persen

Kerusakan tersebut tidak hanya memengaruhi kenyamanan siswa, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas belajar mengajar. Oleh karena itu, perbaikan ruang kelas menjadi langkah strategis yang diambil oleh pemerintah daerah melalui Disdikbud Subang.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Subang

Menurut Kepala Bidang Pembinaan SMP, Leni Lesnawati, M.Pd., pihaknya telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan. Fokus perbaikan diutamakan pada sekolah dengan kerusakan berat dan sedang.

“Alhamdulillah, Pak Penjabat Bupati sangat mendukung upaya ini. Beliau sering meninjau langsung ke sekolah-sekolah untuk melihat mana saja yang butuh perbaikan segera,” ujar Leni.

Dukungan dari Penjabat Bupati Subang tidak hanya berupa kunjungan lapangan, tetapi juga pengalokasian anggaran yang memungkinkan perbaikan dilakukan lebih cepat. Intervensi perbaikan telah dimulai pada tahun 2024, dengan rencana lanjutan untuk menangani kerusakan yang belum tercover di tahun berikutnya.

Langkah-Langkah Perbaikan Sarana dan Prasarana

  1. Pendataan dan Prioritas Perbaikan
    Disdikbud Subang melakukan pendataan menyeluruh melalui dapodik untuk menentukan prioritas sekolah yang membutuhkan perbaikan segera. Sekolah dengan kerusakan berat mendapatkan prioritas utama, diikuti oleh kerusakan sedang. Sementara itu, kerusakan ringan diharapkan dapat ditangani oleh pihak sekolah secara mandiri melalui dana operasional sekolah.
  2. Monitoring dan Evaluasi (Monev)
    Monitoring dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa setiap tahap perbaikan berjalan sesuai rencana. Monev juga bertujuan untuk memastikan bahwa intervensi yang dilakukan tepat sasaran.
  3. Intervensi Pemerintah Daerah
    Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mengalokasikan dana perbaikan sarana prasarana di SMP Negeri. Selain itu, sekolah-sekolah yang belum mendapat intervensi pada tahun 2024 diusulkan untuk masuk dalam rencana anggaran tahun 2025.
  4. Kerjasama dengan Pihak Terkait
    Disdikbud Subang bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Penjabat Bupati dan Dinas terkait lainnya, untuk mempercepat proses perbaikan. Pengawasan ketat dilakukan agar kualitas perbaikan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Tantangan dalam Perbaikan Sarana Prasarana

Meski program perbaikan telah berjalan, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, di antaranya:

  • Anggaran yang terbatas: Dengan banyaknya sekolah yang membutuhkan perhatian, alokasi anggaran harus direncanakan secara matang agar semua kebutuhan dapat terpenuhi.
  • Kondisi geografis: Beberapa sekolah berada di wilayah terpencil, sehingga memerlukan logistik khusus untuk mendistribusikan bahan bangunan dan alat perbaikan.
  • Jumlah sekolah yang banyak: Dengan total 179 SMP, diperlukan waktu dan tenaga ekstra untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara menyeluruh.

Dukungan dari Penjabat Bupati Subang

Penjabat Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., memberikan perhatian serius terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah. Dalam berbagai kesempatan, beliau menyampaikan komitmennya untuk memastikan bahwa setiap anak di Kabupaten Subang mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Perbaikan sarana dan prasarana sekolah merupakan bagian dari upaya mencetak generasi unggul di masa depan,” ujarnya dalam sebuah kunjungan ke salah satu SMP Negeri di Subang.

Harapan untuk Masa Depan

Dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan kondisi sarana dan prasarana sekolah di Kabupaten Subang dapat semakin membaik. Pemerintah daerah dan Disdikbud Subang terus berupaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa. Dukungan masyarakat dan pihak sekolah juga sangat diharapkan untuk mempercepat proses perbaikan.

Di tahun-tahun mendatang, perhatian terhadap pendidikan di Subang diharapkan tidak hanya berhenti pada perbaikan ruang kelas, tetapi juga pada pengembangan fasilitas lain seperti laboratorium, perpustakaan, dan ruang olahraga.

Perbaikan sarana dan prasarana sekolah, terutama ruang kelas di SMP Negeri Kabupaten Subang, menjadi salah satu prioritas utama Disdikbud Subang. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, proses ini berjalan sesuai rencana, meski menghadapi berbagai tantangan.

Langkah ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan siswa, tetapi juga mencerminkan komitmen Kabupaten Subang dalam menyediakan pendidikan berkualitas bagi generasi penerus. Mari kita bersama-sama mendukung upaya ini untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi dunia pendidikan di Subang.

Distribusi Logistik PPK Cipeundeuy Subang ke PPS

Distribusi Logistik PPK Cipeundeuy Subang ke PPS

Distribusi Logistik PPK Cipeundeuy Subang ke PPS – SUARASUBANG. Proses distribusi logistik Pemilu merupakan langkah krusial untuk memastikan kelancaran pesta demokrasi. Di Kecamatan Cipeundeuy tahapan pendistribusian dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) telah dilakukan dengan pengawasan ketat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh perlengkapan Pemilu tiba tepat waktu dan dalam kondisi aman.

Logistik Pemilu yang Didistribusikan

Dalam proses ini, logistik yang didistribusikan mencakup kotak suara, bilik suara, dan dokumen pendukung lainnya. Total logistik yang dialokasikan telah direncanakan dengan rinci sesuai dengan kebutuhan di masing-masing TPS (Tempat Pemungutan Suara). Setiap PPS di wilayah Kecamatan Cipeundeuy menerima logistik sesuai dengan jumlah pemilih yang telah terdaftar.

Prosedur Distribusi yang Ketat

Distribusi logistik dilakukan dengan pengawalan ketat oleh aparat kepolisian dan panitia pemilihan untuk memastikan keamanan selama perjalanan. PPK Cipeundeuy bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Panwaslu, untuk memastikan distribusi berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Kapolsek Cipeundeuy menegaskan pentingnya keamanan selama proses ini. “Kami memastikan logistik Pemilu tiba di lokasi dengan aman dan kondusif, sehingga pelaksanaan Pemilu dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Kapolsek.

Tantangan yang Dihadapi

Meski demikian, proses distribusi ini tidak lepas dari tantangan. Kondisi geografis beberapa wilayah di Kecamatan Cipeundeuy menjadi salah satu kendala utama. Jalan yang sempit dan medan yang sulit memerlukan perencanaan logistik yang matang.

Dukungan Masyarakat

Antusiasme masyarakat juga turut berperan dalam kelancaran distribusi ini. Dengan semangat gotong royong, warga membantu memfasilitasi akses ke beberapa lokasi PPS yang sulit dijangkau.

Distribusi logistik Pemilu dari PPK ke PPS di Kecamatan Cipeundeuy menunjukkan dedikasi tinggi dari panitia dan pihak terkait. Langkah ini memastikan bahwa Pemilu dapat berlangsung dengan baik, mencerminkan semangat demokrasi yang adil dan transparan.

PIMPIN UPACARA PELEPASAN KORBAN PERUNDUNGAN, PJ BUPATI SUBANG TEGASKAN PROSES HUKUM HARUS BERJALAN

PIMPIN UPACARA PELEPASAN KORBAN PERUNDUNGAN, PJ BUPATI SUBANG TEGASKAN PROSES HUKUM HARUS BERJALAN

PIMPIN UPACARA PELEPASAN KORBAN PERUNDUNGAN, PJ BUPATI SUBANG TEGASKAN PROSES HUKUM HARUS BERJALAN – SUARASUBANG Penjabat Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd didampingi Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Subang Rosnelly Imran, S.KM hadir dalam doa bersama dan penghormatan terakhir bagi Albi Ruffi Ozara, bertempat di SDN Jayamukti Blanakan, Selasa (26/11/2024).

Albi Ruffi Ozara adalah siswa kelas 3 di SDN Jayamukti Blanakan yang meninggal akibat bullying yang terjadi di sekolahnya. Albi meninggal setelah mendapat perawatan intensif selama 3 hari di ruang ICU Anak RSUD Kabupaten Subang. Upacara pelepasan ini adalah inisiatif Dr. Imran dengan mengundang seluruh orang tua siswa, guru, dan kepala sekolah agar menjadi peringatan dan pengingat agar hal serupa tidak terjadi lagi.

Doa bersama dipimpin oleh Asisten Daerah bidang Perekonomian dan Pembangunan H. Hidayat, S.Ag.,M.Si diikuti oleh masyarakat Desa Jayamukti dan keluarga besar SDN Jayamukti.

Sebelum melepas jenazah ke tempat peristirahatan terakhir, Dr. Imran mengucapkan rasa duka yang sedalam-dalamnya dan mendoakan almarhum agar diterima di sisi Allah SWT.
“Innalillahi wainnailaihi raajiun. Kita berkumpul untuk melepas anak kita, adik kita, kakak kita, saudara kita, Albi Ruffi Ozara,”

Dr. Imran dengan tegas menyerukan, kejadian yang dialami Albi tidak boleh terulang lagi. Bahkan Dr. Imran secara gamblang menyatakan apabila pelaku perundungan tidak dapat ditemukan, maka SDN Jayamukti tidak akan diijinkan untuk membuka PPDB pada tahun ajaran mendatang.
“Hal ini tidak boleh terjadi di sekolah. Saya sudah sampaikan berulang kali. Pilih 2, kepala sekolah berhenti atau muridnya dipindah. Kalau pelakunya tidak ketemu, tidak diketahui, saya pastikan tahun depan tidak ada PPDB untuk SD ini. Dan saya pastikan kalau tidak ketemu orangnya, kelas 4-6 tidak ikut ujian,”

Dr. Imran ingin seluruh pihak termasuk siswa siswi dan seluruh tenaga pengajar di SDN Jayamukti tidak melindungi pelaku perundungan dan berkomitmen tidak akan pandang bulu dalam kejadian perundungan ini.
“Saya minta teman-temannya ngaku. Teman Albi ngasih tahu kepada petugas, kepada Polisi supaya diusut. Saya tidak akan pandang bulu. Siapapun yang terlibat pasti saya proses,”

Selanjutnya Dr. Imran berpesan kepada seluruh pihak mulai dari guru, orang tua murid, hingga jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Subang bahwa tanggung jawab dalam mendidik dan membina anak adalah tanggung jawab bersama.
“Fungsi bapak ibu guru disamping pengajar, juga harus menjadi pembina bagi muridnya. Kepada orang tua murid juga. Anda punya tanggung jawab untuk membina anak anda di rumah,”

Dr. Imran terlihat sangat terpukul dengan kejadian ini karena menurutnya sekolah adalah tempat menciptakan peradaban dan manusia unggul bukan malah menjadi tempat terjadinya perundungan.
“Sekolah fungsinya untuk menciptakan peradaban, bukan kriminal. Untuk menciptakan orang berilmu berakhlak, bukan menciptakan pembunuh, pembully,”

Dr. Imran ingin kejadian serupa tidak pernah terjadi lagi di Kabupaten Subang, dan dirinya menegaskan mendukung penuh langkah hukum yang sedang berjalan.
“Kejadian ini cukup terakhir kali di Subang. Dan saya pasti akan menegakkan hukum kalau sampai terjadi. Semua sudah kita lakukan untuk mencegah, tapi ini tetap terulang. Saya tidak segan-segan menghukum yang terlibat dalam kematian saudara Albi,”

Terakhir Dr. Imran mengajak seluruh masyarakat yang hadir khususnya teman sekolah Albi untuk mendoakan almarhum Albi.

Dengan rasa duka yang sangat mendalam Dr. Imran melepas jenazah menuju pemakanan.
“Hari ini kita beri penghormatan kepada anak kita ini. Beri penghargaan kepada anak kita ini. Makanya saya lepas Ia di sekolah yang Ia cintai ini. Doakan teman kalian ini. Dengan rasa duka yang mendalam, kita akan melepas Almarhum Albi Ruffi Ozara. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT.” Pungkas Dr. Imran.

Dr. Imran didampingi Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Subang dan seluruh hadirin mengantar almarhum Albi Ruffi Ozara menuju tempat pemakanan di Desa Jayamukti.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Kepala DP2KBP3A Subang, Forkopimcam Blanakan, Pemdes Jayamukti, dan masyarakat sekitar.

Dukung Merdeka Belajar, DAHANA Tandatangani MoU dengan UMTAS

Dukung Merdeka Belajar, DAHANA Tandatangani MoU dengan UMTAS

Dukung Merdeka Belajar, DAHANA Tandatangani MoU dengan UMTAS – SUARASUBANG. Direktur Utama PT DAHANA Syaifuddin menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) Neni Nuraeni tentang Kerja sama DAHANA dengan UMTAS. Penandatanganan dilakukan di Kampus DAHANA, Subang, Jawa Barat, pada Selasa, 26 April 2024.

Syaifuddin menuturkan, kerja sama antara DAHANA dengan UMTAS sebenarnya sudah berjalan sejak lama. Oleh sebab itu, penandatanganan MoU diharapkan dapat semakin mempererat kolaborasi dan sinergi antara dua institusi, terutama merekatkan bidang pendidikan dan dunia industri.

“Semoga dengan MoU ini dapat memberikan manfaat positif bagi masing-masing pihak baik UMTAS maupun DAHANA,” ujar Syaifuddin.

Pada MoU tersebut, DAHANA dan UMTAS bersepakat untuk bekerja sama dalam lingkup, Penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan pelatihan, Pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Penyelenggaraan kolaborasi riset dan pengembangan sumber daya.

Selain itu, DAHANA dan UMTAS juga akan bekerja sama terkait penyelenggaraan kegiatan ilmiah, kajian ilmiah, seminar, dan lokakarya, peningkatan dan pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia, dan kegiatan-kegiatan lain yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Syaifuddin menambahkan, nantinya pihak UMTAS dapat menjalankan tugas dan fungsi untuk melaksanakan kegiatan Catur Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, serta Al-Islam Kemuhammadiyahan. Sementara di pihak DAHANA akan terbantu dengan pelaksanaan MBKM dan hasil riset penelitian maupun kegiatan ilmiah dari UMTAS.

Pihaknya berharap, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dapat bersumbangsih pada kemajuan Indonesia. Melalui kerja sama ini, mahasiswa dapat terjun langsung ke dunia industri sebelum lulus, sehingga dapat mengetahui seluk beluk dan realitas yang terjadi di dunia industri, serta siap untuk berkompetisi di dunia profesional.

“Bagi kami (PT DAHANA), perusahaan dapat mendiskusikan permasalahan yang ada di dunia industri ke dalam kampus, artinya akan ada diskusi yang melibatkan ahli dari kampus serta praktisi dari industri. Sehingga, akan terjadi matching antara dunia industri dengan perguruan tinggi,” pungkas Syaifuddin.

Sementara itu, Neni Nuraeni mengungkapkan, pihaknya sangat terbantu dengan kerja sama yang telah terjalin antara DAHANA dengan UMTAS. Salah satunya kehadiran DAHANA pada saat akreditasi Jurusan Pertambangan UMTAS mendapat tanggapan positif dari asesor. Ia berharap kolaborasi DAHANA dan UMTAS dapat berlanjut dan semakin meluas.
“Kenapa kami memilih DAHANA, karena saat ini akademisi harus bekerja sama dengan industri. Di sisi lain, mahasiswa bisa mendapatkan ilmu profesional sekaligus kaya akan pengalaman. Alhamdulillah beberapa lulusan kami juga ada di PT DAHANA, kami berharap hal ini dapat berlanjut ke adik tingkat mereka,” ungkap Neni Nuraeni.

Informasi:
Juli Jajuli
Senior Manajer Legal & Komunikasi Perusahaan
PT DAHANA
Email : julijajuli@dahana.id
Mobile: 082111546999

Recent Posts