Beranda blog Halaman 194

Pekan TJSL DAHANA 2024 Kabupaten Subang

Pekan TJSL DAHANA 2024 Hari Kedua mempertemukan perwakilan anak usia dini se-Kabupaten Subang – Suarasubang.com. Pekan TJSL DAHANA 2024 Hari Kedua mempertemukan perwakilan anak usia dini se-Kabupaten Subang untuk berlomba menggambar, kreasi seni, dan tahfidz. Kegiatan kolaborasi antara DAHANA dan HIMPAUDI Subang tersebut dilaksanakan di Bale DAHANA, Subang, Jawa Barat, pada Selasa, 15 Oktober 2024.

Supervisor TJSL DAHANA Enok Elia menuturkan, kegiatan perlombaan untuk anak pra-sekolah merupakan persembahan DAHANA kepada masyarakat sekitar, agar anak-anak dapat memiliki kepercayaan diri dalam meraih mimpi, serta berkontribusi untuk menuju Indonesia Emas 2045.

“Dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045, kami menggelar perlombaan yang mempertemukan anak usia dini, agar mereka terlatih untuk percaya diri bersaing dan berlomba dalam kebaikan. Selamat kepada para pemenang, dan yang belum mendapatkan rezeki menang, jangan berkecil hati, karena akan selalu ada kesempatan-kesempatan lainnya,” ujar Enok.

Dalam perlombaan menggambar, peserta dibagi ke dalam dua kelompok dengan masing-masing memiliki enam juara. Di Kelompok A, Allana dari SPS Al-Afif berhasil mencatatkan namanya sebagai Iuara I, diikuti oleh Nafisa Nur Anggraeni dari PAUD Bina Insan sebagai Juara II dan Nazifa Okta dari SPS Miftahul Hidayah sebagai Juara III. Harapan I oleh Alesha Kinara Putri dari RA Nurul Jannah, Harapan II oleh Dedari Adya Insani dari RA Uswatun Hasanah, dan Harapan III oleh Zardan dari RA AT-Taufiq.

Di Kelompok B, Adkilla Afsheen dari TK Islam Mutiara Annur berhasil menjuarai lomba menggambar, dilanjutkan oleh Aisha dari SPS Miftahul Hidayah sebagai Juara II dan Elita dari RA Nur Hidayah sebagai Juara III. Sementara Harapan I diraih oleh Selvi dari SPS Bina Insan, Harapan II Rayhan dari RA AT-Taufiq, dan Harapan III oleh Mahrez dari KB Hidayatuddin.

Pada perlombaan Kreasi Seni, Juara I dimenangkan oleh SPS Miftahul Hidayah, Juara II oleh SPS Bina Insan, dan Juara III oleh TK Nurul Iman. Sementara, Harapan I diraih oleh TK Tunas Harapan diikuti oleh SPS Al Qodar sebagai Harapan II, dan PAUD Hidayah Thuddin sebagai Harapan III.

Sementara pada Lomba Tahfidz Kelompok A berhasil dimenangkan oleh Najwa Humaira Asmoro dari Uswatun Hasanah sebagai Juara I, Fani dari RA Al Jasmiyah sebagai Juara II, dan Aluna dari KB Hasanah sebagai Juara III. DI kelompok B, Fahad dari KB Nurul Hikmah berhasil menjadi Juara I, Silvia dari RA Al Jasmiyah sebagai Juara II, dan Asyha dari Nurul Jannah sebagai Juara III.

Penyerahan hadiah diberikan secara langsung oleh Ketua Umum Tatali Wargi DAHANA Arum Manggarsari kepada pemenang lomba Tari Kreasi, sementara lomba Tahfidz diserahkan oleh Pjs. Sekretaris Perusahaan Erwin Cipta, dan lomba Menggambar diserahkan oleh Ketua TJSL Eman Suherman.

“Sekali lagi selamat kepada para pemenang. Kami juga memohon doa kepada anak-anak serta para pendamping, semoga di HUT DAHANA ke 58, dan di masa yang akan datang, DAHANA dapat terus semakin maju berkembang,” harap Enok.

Informasi:
Juli Jajuli
Senior Manajer Legal & Komunikasi Perusahaan
PT DAHANA
Email : julijajuli@dahana.id
Mobile: 082111546999

Daftar Harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina Subang Oktober 2024

Daftar Harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina Subang
Sumber : sosial Media

Daftar Harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina Subang – Suarasubang.com. Mulai 1 Oktober 2024, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengalami penyesuaian. Penurunan harga terjadi pada berbagai produk BBM non-subsidi dari Pertamina, Shell, Vivo, dan BP AKR. Perubahan ini tentu menjadi kabar baik bagi konsumen, khususnya yang menggunakan BBM berkualitas tinggi seperti Pertamax dan jenis BBM lainnya.

Penyesuaian Harga BBM Pertamina: Turun Signifikan pada Produk Non-Subsidi

Berdasarkan informasi dari laman resmi MyPertamina, harga BBM non-subsidi di Pertamina mengalami penurunan di seluruh produk unggulannya. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah harga Pertamax (RON 92) yang turun menjadi Rp12.100 per liter dari sebelumnya Rp12.950 per liter. Produk Pertamax Turbo (RON 98) juga mengalami penurunan menjadi Rp13.250 per liter, memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna kendaraan yang membutuhkan bahan bakar beroktan tinggi.

Selain itu, Pertamina memperkenalkan produk ramah lingkungan, Pertamax Green 95, yang kini dijual seharga Rp12.700 per liter, turun dari bulan sebelumnya. Pengguna kendaraan diesel pun merasakan dampak positif dari penyesuaian harga ini. Produk Dexlite turun menjadi Rp12.700 per liter dari harga sebelumnya Rp14.050 per liter, sementara Pertamina Dex dipatok seharga Rp13.150 per liter, turun dari Rp14.550 per liter bulan sebelumnya.

Harga-harga ini berlaku di wilayah DKI Jakarta dan beberapa daerah lain yang memberlakukan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5%. Penurunan harga BBM non-subsidi Pertamina diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengurangi pengeluaran bahan bakar kendaraan, khususnya bagi pengguna produk-produk berkualitas tinggi.

Harga BBM di Shell: Penurunan Harga Signifikan di Seluruh Produk

Penyesuaian harga juga terjadi di SPBU Shell. Harga produk Shell Super (RON 92), setara dengan Pertamax dari Pertamina, turun cukup signifikan sebesar Rp1.160 per liter menjadi Rp12.290 per liter dari harga sebelumnya Rp13.450 per liter. Penurunan ini memberikan keuntungan bagi pengguna Shell yang membutuhkan BBM beroktan 92.

Selain itu, Shell V-Power (RON 95), yang dikenal sebagai BBM berkualitas tinggi, kini dijual seharga Rp13.070 per liter, turun dari Rp14.280 per liter pada bulan lalu. Produk unggulan lain seperti Shell V-Power Nitro+ (RON 98) juga mengalami penurunan harga menjadi Rp13.260 per liter. Untuk kendaraan diesel, Shell menawarkan Shell V-Power Diesel yang kini dipatok seharga Rp13.250 per liter, turun dari Rp14.660 per liter.

Penurunan harga ini menunjukkan komitmen Shell dalam memberikan solusi bahan bakar berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif, sehingga semakin menarik bagi pengguna kendaraan yang mengutamakan performa mesin.

Harga BBM di BP AKR: Produk Berkualitas dengan Harga Lebih Terjangkau

SPBU BP AKR juga melakukan penyesuaian harga pada semua produk BBM mereka. Produk BP 92 (RON 92), yang setara dengan Pertamax dan Shell Super, kini dijual dengan harga Rp12.290 per liter, turun dari bulan sebelumnya yang seharga Rp13.450 per liter.

Pengguna yang membutuhkan BBM beroktan lebih tinggi bisa memilih BP Ultimate (RON 95), yang kini dipatok seharga Rp13.070 per liter, turun dari Rp14.280 per liter. Selain itu, BP Ultimate Diesel (CN 53), yang menjadi pilihan favorit pengguna kendaraan diesel, kini tersedia dengan harga Rp13.250 per liter, turun dari Rp14.660 per liter.

Dengan penyesuaian ini, BP AKR terus berusaha menghadirkan produk BBM berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif, memberikan nilai tambah bagi para pelanggannya di seluruh Indonesia.

Harga BBM di SPBU Vivo: Stabil dengan Penyesuaian Kecil

SPBU Vivo juga turut menyesuaikan harga BBM di bulan Oktober 2024. Revvo 90 yang setara dengan Pertalite, dijual seharga Rp11.995 per liter, sedikit naik dari sebelumnya Rp11.950 per liter. Sementara itu, Revvo 92 yang setara dengan Pertamax, turun menjadi Rp12.190 per liter dari harga bulan lalu yang Rp13.450 per liter.

Produk unggulan Vivo, Revvo 95, kini tersedia dengan harga Rp12.950 per liter, turun dari bulan sebelumnya yang mencapai Rp14.200 per liter. Dengan penyesuaian ini, Vivo menawarkan pilihan BBM berkualitas tinggi dengan harga yang lebih kompetitif di pasaran.

Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU per Oktober 2024

Berikut adalah daftar lengkap harga BBM di beberapa SPBU besar seperti Pertamina, Shell, Vivo, dan BP AKR per Oktober 2024:

BP Ultimate Diesel (CN 53): Rp13.250 per liter

Pertamina

Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter

Pertamax (RON 92): Rp12.100 per liter

Pertamax Green (RON 95): Rp12.700 per liter

Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.250 per liter

Bio Solar (Diesel CN48): Rp6.800 per liter

Dexlite (Diesel CN51): Rp12.700 per liter

Pertamina Dex (Diesel CN53): Rp13.150 per liter

Shell

Shell Super (RON 92): Rp12.290 per liter

Shell V-Power (RON 95): Rp13.070 per liter

Shell V-Power Nitro+ (RON 98): Rp13.260 per liter

Shell V-Power Diesel (CN 51): Rp13.250 per liter

Vivo

Revvo 90 (RON 90): Rp11.995 per liter

Revvo 92 (RON 92): Rp12.190 per liter

Revvo 95 (RON 95): Rp12.950 per liter

BP AKR

BP 92 (RON 92): Rp12.290 per liter

BP Ultimate (RON 95): Rp13.070 per liter

Penurunan harga BBM di bulan Oktober 2024 memberikan angin segar bagi para pengguna kendaraan, terutama yang menggunakan produk BBM non-subsidi. Pertamina, Shell, Vivo, dan BP AKR menawarkan berbagai pilihan bahan bakar berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Penurunan ini diharapkan bisa mengurangi beban biaya bahan bakar dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Dengan berbagai pilihan BBM berkualitas, konsumen dapat lebih mudah menyesuaikan jenis bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan mereka, baik untuk performa tinggi maupun efisiensi bahan bakar.

Alan Sahroni Sukses Ekspor Serat Daun Nanas ke Mancanegara

Alan Sahroni Sukses Ekspor Serat Daun Nanas ke Mancanegara
sumber : Radarsukabumi

Alan Sahroni Sukses Ekspor Serat Daun Nanas ke Mancanegara – Suarasubang.com. Alan Sahroni, pengusaha muda dari Subang, Jawa Barat, telah membuktikan bahwa limbah daun nanas bisa diubah menjadi produk tekstil yang bernilai tinggi. Melalui inovasi dan kerja kerasnya, ia berhasil menembus pasar internasional dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Dengan dukungan Program YESS, Alan terus mengembangkan usahanya dan berkontribusi dalam memajukan sektor pertanian milenial di Indonesia. Potensi besar dari serat daun nanas ini diharapkan dapat terus tumbuh, sehingga bisa memberikan manfaat lebih luas bagi petani dan masyarakat.

Pengusaha Muda yang Sukses Mengubah Limbah Daun Nanas Menjadi Produk Ekspor

Alan Sahroni, seorang pengusaha muda dari Kampung Cijoged, Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Jawa Barat, telah menciptakan gebrakan di dunia bisnis dengan mengolah limbah daun nanas menjadi serat tekstil berkualitas tinggi. Usaha yang dirintisnya sejak tahun 2013 ini kini berkembang pesat, bahkan telah menembus pasar internasional seperti Jepang, Singapura, Malaysia, dan Jerman. Berkat inovasinya, serat daun nanas yang biasanya dibuang sebagai limbah kini menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi.

Awal Mula Bisnis Serat Daun Nanas

Alan memulai usaha ini dari keprihatinannya melihat daun nanas yang melimpah di daerahnya hanya dibuang begitu saja sebagai limbah pertanian. Berbekal pengetahuan dan keberanian untuk berinovasi, ia mulai mengolah daun nanas menjadi serat yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku tekstil. Tidak hanya menciptakan produk bernilai tinggi, usaha ini juga ramah lingkungan karena mengurangi jumlah limbah pertanian yang terbuang.

Sejak awal usahanya, Alan menyadari potensi besar dari daun nanas yang selama ini tidak banyak dimanfaatkan. Nanas sendiri merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Subang, dengan lahan pertanian nanas yang luas mencapai sekitar 3.000 hektare. Dari satu hektare lahan nanas, bisa dihasilkan 10-15 ton daun nanas setiap kali panen. Potensi inilah yang dilihat Alan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, mengingat jumlah bahan baku yang melimpah.

Sumber mediaindonesia

Proses Produksi Serat Daun Nanas

Dalam proses produksinya, Alan mengambil daun nanas langsung dari petani setempat. Setelah itu, dilakukan penyortiran untuk memisahkan daun berdasarkan panjang dan kualitasnya. Daun yang layak kemudian diolah menggunakan mesin decorticator, sebuah alat khusus yang dirancang untuk memisahkan serat daun nanas dari daging daunnya. Alan menjelaskan bahwa daging daun nanas yang terpisah dalam proses ini tidak terbuang sia-sia, melainkan digunakan sebagai bahan pupuk organik yang nantinya bisa digunakan kembali oleh petani untuk menyuburkan tanah.

Setelah serat dipisahkan, tahap selanjutnya adalah pencucian untuk menghilangkan kotoran dan warna hijau alami dari daun. Pencucian ini dilakukan secara manual menggunakan air biasa. Setelah dicuci, serat dijemur di bawah sinar matahari selama 2-3 hari hingga benar-benar kering. Proses pengeringan ini sangat tergantung pada kondisi cuaca, jika cuaca cerah, pengeringan bisa berlangsung lebih cepat.

Setelah kering, serat-serat tersebut disisir untuk memisahkan sisa daun yang masih menempel dan membuat serat lebih halus. Proses ini juga membantu meningkatkan kualitas serat, sehingga lebih rapi dan siap untuk dipintal menjadi benang. Alan juga menjelaskan bahwa serat yang sudah disisir ini kemudian dipintal secara manual menjadi benang dengan menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) yang dimodifikasi khusus agar lebih efisien.

Dengan menggunakan ATBM, benang yang dihasilkan dari serat daun nanas kemudian ditenun menjadi kain. Kain yang dihasilkan pun bervariasi, mulai dari kain lebar untuk berbagai kebutuhan tekstil hingga kerajinan tangan seperti tas, rompi, hingga lampu hias. Proses ini juga menghasilkan produk bernilai tinggi yang mampu bersaing di pasar internasional.

Tantangan dan Kesuksesan dalam Ekspor

Pada tahun 2021, Alan berhasil mengekspor 1,2 ton serat daun nanas ke Singapura. Ekspor ini merupakan salah satu prestasi besar dalam usahanya, meskipun Alan menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan kapasitas produksinya. Salah satu kendala utama yang dihadapinya adalah keterbatasan mesin produksi, yang membuatnya hanya mampu memproduksi 200-300 kilogram serat per bulan, jauh di bawah permintaan pasar yang mencapai 1 ton per bulan.

Meski demikian, Alan tetap optimis dengan prospek bisnisnya. Dengan potensi bahan baku yang melimpah dari perkebunan nanas di Subang, ia terus berupaya meningkatkan kapasitas produksinya. Selain Singapura, ia juga pernah mengekspor serat daun nanas ke Jepang, Malaysia, dan Jerman. Meskipun pasar internasional sangat menjanjikan, Alan juga tetap memprioritaskan pasar lokal dengan menjual berbagai produk kerajinan tangan yang terbuat dari serat daun nanas.

Untuk pasar lokal, Alan mengirimkan produknya ke beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Meskipun pesanan dari pasar lokal tidak sebesar permintaan ekspor, namun tetap memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan usahanya. Alan mengaku bahwa produk serat daun nanas yang dijual di pasar lokal biasanya berupa kerajinan tangan seperti kain, tas, dan produk dekoratif lainnya.

Harga dan Potensi Ekonomi Serat Daun Nanas

Alan menjelaskan bahwa harga serat daun nanas bervariasi tergantung pada bentuk dan tingkat pengolahannya. Untuk serat daun nanas yang belum disisir, ia menjual seharga Rp 200 ribu per kilogram, sedangkan serat yang sudah disisir dijual dengan harga Rp 215 ribu per kilogram. Selain itu, ia juga menjual benang yang terbuat dari serat daun nanas dengan harga Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per gulungan kecil. Untuk kain yang dihasilkan dari tenunan serat daun nanas, harganya berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu per meter, tergantung pada lebar dan jenis kainnya.

Meskipun bisnisnya masih menghadapi berbagai tantangan, Alan melihat potensi ekonomi dari serat daun nanas sangat besar. Selain itu, usahanya juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar dengan menciptakan lapangan pekerjaan. Salah satu pekerja di usaha Alan, Imas Fitriani, mengaku sangat terbantu dengan adanya produksi serat daun nanas ini. “Alhamdulillah, bisa sedikit menambah penghasilan saya. Awalnya saya diberikan pelatihan, sekarang saya bisa bekerja di sini,” ungkap Imas.

Dukungan Program YESS dan Peran dalam Pengembangan Pertanian Milenial

Kesuksesan Alan tidak lepas dari dukungan Program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS), sebuah inisiatif kerja sama antara International Fund for Agricultural Development (IFAD) dan Kementerian Pertanian. Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan enterpreneurship di kalangan petani muda dan memajukan sektor pertanian di Indonesia melalui sistem klaster agribisnis.

Melalui program YESS, Alan mendapatkan bimbingan dan dukungan untuk mengembangkan usahanya dalam klaster bisnis nanas. Klaster ini mencakup seluruh rantai nilai dari budidaya nanas hingga pengolahan limbah daun nanas menjadi produk bernilai ekonomi. Dengan adanya dukungan ini, Alan mampu meningkatkan skala usahanya dan memperluas jangkauan pasarnya, baik di dalam maupun luar negeri.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, juga mengapresiasi peran Alan dalam memajukan sektor pertanian Indonesia. “Sekarang ini kita membutuhkan anak-anak muda yang memiliki kreativitas dan inovasi tinggi untuk memajukan pertanian di Indonesia. Pertanian modern harus dikelola oleh generasi milenial yang berorientasi ekspor, dan Alan adalah salah satu contoh sukses,” jelas Dedi.

Harapan ke Depan untuk Industri Serat Daun Nanas

Ke depan, Alan berharap dapat terus meningkatkan kapasitas produksinya dan memperluas jangkauan pasar ekspor. Ia juga berencana untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk-produk baru dari serat daun nanas, sehingga dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar. Selain itu, ia juga berkomitmen untuk terus memberdayakan masyarakat sekitar melalui pelatihan dan pembukaan lapangan pekerjaan.

Usaha Alan Sahroni menjadi inspirasi bagi banyak petani muda di Indonesia. Dengan memanfaatkan limbah pertanian yang selama ini tidak banyak dimanfaatkan, Alan berhasil menciptakan produk yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi. Inovasinya dalam mengolah serat daun nanas menjadi tekstil telah membuka peluang besar bagi Indonesia untuk bersaing di pasar internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Survei Pilkada Subang 2024: Pasangan Jimat-Aku Unggul, Religius Terakhir

suarasubang.com – Indikator Politik Indonesia baru-baru ini merilis hasil survei terbaru untuk Pilkada Subang 2024. Hasil survei menunjukkan pasangan H. Ruhimat dan Aceng Kudus (Jimat-Aku) meraih dukungan tertinggi sebesar 67,7 persen.

Niko Rinaldo salah satu sahabat sekaligus pendukung Ruhimat merespons temuan hasil survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia, yang menempatkan Pasangan H. Ruhimat dan H. Aceng Kudus (JimatAku) diposisi pertama sebesar 67.7%.

“Sebagai pribadi dan pendukung pasangan Jimat-Aku bersyukur dan berterimakasih kepada masyarakat Subang yang masih memberikan kepercayaan kepada Kang H. Ruhimat dan H. Aceng Kudus.

“Bagi kami, survei adalah instrumen ilmiah untuk memotret realitas pilihan politik masyarakat dilapangan, artinya dengan dukungan yang begitu besar dari masyarakat Subang, membuktikan Figur Kang Jimat masih sangat diinginkan kembali oleh rakyat Subang untuk kembali memimpin Subang di periode ke-2.

“Yang paling menggembirakan, dalam temuan hasil survei indikator, Pasangan JimatAku mendapatkan dukungan dari mayoritas pemilih semua partai politik yang ada dikab. Subang, sebut saja diantaranya pemilih Golkar 59,6% dan PDIP 68.4%.

“Terkait hasil survei yang begitu besar, kami meyakini karena memang kang jimat dari paslon yang ada, memang unggul dari 5 variabel yang juga diuji dalam temuan survei tersebut; perhatian pada rakyat, jujur bisa dipercaya, bersih dari korupsi, tegas berwibawa dan mampu memimpin Subang.

“Selain itu, kami meyakini, karena soliditas, kerja keras semua partai politik pengusung dan pendukung, semua jaringan relawan yang tergabung dalam Presidium Jimat Aku dan dukungan dari masyakat Subang.”

Di posisi kedua, pasangan Asep Rochman Dimyati dan Lina Marliana (Aslina) mendapatkan dukungan 16,8 persen. Sementara itu, pasangan Reynaldi Putra dan Agus Masykur Rosyadi (Religius) berada di posisi terakhir dengan dukungan hanya 6,9 persen.

Metode survei sendiri melibatkan 400 responden dengan margin of error 5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Tingkat Popularitas Kandidat

Survei ini juga mengungkap tingkat keterkenalan para kandidat. Ruhimat, calon Bupati Subang, dikenal oleh 91,1 persen responden, sementara Asep Rochman Dimyati dikenal oleh 47,5 persen. Pasangan Agus Masykur Rosyadi memiliki tingkat keterkenalan 35,9 persen, disusul oleh Aceng Kudus (26,3 persen), Lina Marliana (22,3 persen), dan Reynaldi (20 persen).

Harapan dari Hasil Survei

Hasil survei ini menjadi acuan bagi para kandidat dalam memperkuat strategi kampanye mereka. Ruhimat, calon dari pasangan Jimat-Aku, menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat Subang. Ia berharap dukungannya akan terus meningkat hingga hari pemilihan.

Sebagai bagian dari persaingan Pilkada Subang 2024, hasil survei ini memberikan gambaran awal mengenai dukungan masyarakat terhadap masing-masing kandidat. Meskipun tim Religius meragukan keakuratan survei ini, hasil survei tetap menjadi tolak ukur bagi kandidat lainnya untuk memetakan strategi politik di lapangan.

Layanan Samsat Online Kabupaten Subang: Cara Mudah Cek Pajak Kendaraan di Era Digital

Layanan Samsat Online Kabupaten Subang

Layanan Samsat Online Kabupaten Subang: Cara Mudah Cek Pajak Kendaraan di Era Digital. Suarasubang.com. Kemajuan teknologi digital telah membawa banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pelayanan publik. Salah satu bentuk transformasi yang signifikan adalah penerapan layanan Samsat online, yang memungkinkan masyarakat untuk mengecek dan membayar pajak kendaraan bermotor secara praktis tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat. Di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pelayanan ini menjadi semakin relevan di tengah tuntutan mobilitas dan efisiensi yang semakin meningkat.

Apa Itu Samsat Online?

Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) merupakan layanan yang melibatkan tiga institusi utama, yaitu Polri, Dinas Pendapatan Daerah, dan Jasa Raharja. Mereka bekerja sama dalam satu tempat untuk mempermudah proses administrasi terkait kendaraan bermotor, mulai dari pajak kendaraan hingga pengurusan surat-surat kendaraan lainnya.

Di era modern, Samsat tidak lagi terbatas pada layanan tatap muka. Kini, layanan Samsat online hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan cara yang lebih praktis dan cepat dalam mengurus kewajiban pajak kendaraan. Masyarakat Kabupaten Subang dapat mengakses layanan ini dengan mudah melalui berbagai platform digital yang disediakan oleh pemerintah.

Pentingnya Membayar Pajak Kendaraan Secara Tepat Waktu

Membayar pajak kendaraan bermotor merupakan kewajiban setiap pemilik kendaraan yang tidak boleh diabaikan. Dengan membayar pajak tepat waktu, Anda tidak hanya menjalankan kewajiban sebagai warga negara yang baik, tetapi juga mendukung pembangunan infrastruktur dan berbagai layanan publik lainnya. Selain itu, keterlambatan dalam pembayaran pajak dapat berakibat pada denda yang cukup memberatkan, dan bahkan bisa berdampak pada kesulitan dalam perpanjangan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) atau saat menjual kendaraan.

Untuk menghindari hal-hal tersebut, layanan Samsat online hadir sebagai solusi yang lebih mudah. Anda tidak perlu lagi mengantri lama di kantor Samsat, dan proses pengecekan serta pembayaran bisa dilakukan dari rumah hanya dengan menggunakan perangkat digital seperti smartphone atau laptop.

Layanan Samsat di Kabupaten Subang

Kabupaten Subang, yang terletak di Provinsi Jawa Barat, memiliki kantor Samsat yang beralamat di Jl. K.S. Tubun No. 8, Subang. Lokasi ini menjadi pusat layanan tatap muka bagi masyarakat setempat yang ingin mengurus pajak kendaraan secara langsung. Namun, dengan adanya layanan Samsat online, warga Kabupaten Subang kini dapat menikmati kemudahan untuk mengecek status pajak kendaraan mereka tanpa harus mengunjungi kantor tersebut.

Layanan Samsat online di Subang memungkinkan Anda untuk mengakses berbagai informasi terkait kendaraan bermotor, mulai dari cek pajak kendaraan hingga pembayaran pajak tahunan dan perpanjangan STNK. Layanan ini sangat membantu dalam mengurangi antrian panjang di kantor Samsat dan memberikan solusi praktis bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu.

Cara Menggunakan Layanan Samsat Online di Kabupaten Subang

Untuk memanfaatkan layanan Samsat online di Kabupaten Subang, Anda hanya perlu mengikuti beberapa langkah mudah berikut:

  1. Akses Aplikasi Samsat Online
    Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi Samsat online yang tersedia untuk perangkat Android maupun iOS. Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis melalui Google Play Store atau App Store. Setelah diunduh, Anda hanya perlu melakukan registrasi menggunakan nomor kendaraan dan data pribadi.
  2. Cek Pajak Kendaraan
    Setelah berhasil registrasi, Anda bisa langsung mengecek status pajak kendaraan bermotor Anda. Cukup masukkan nomor polisi kendaraan yang terdaftar, dan sistem akan menampilkan informasi terkait tanggal jatuh tempo pembayaran pajak serta jumlah yang harus dibayarkan.
  3. Proses Pembayaran
    Jika pajak kendaraan Anda sudah mendekati jatuh tempo, Anda bisa langsung melakukan pembayaran melalui aplikasi Samsat online. Metode pembayaran yang tersedia sangat beragam, mulai dari transfer bank, pembayaran melalui e-wallet, hingga gerai pembayaran resmi seperti Indomaret atau Alfamart. Proses ini sangat cepat dan aman, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan keamanan data Anda.
  4. Verifikasi dan Bukti Pembayaran
    Setelah pembayaran selesai, Anda akan menerima e-STNK atau bukti pembayaran elektronik yang bisa disimpan di perangkat Anda. Bukti ini memiliki kekuatan hukum yang sama dengan STNK fisik, sehingga Anda bisa menggunakannya saat diperlukan.

Keuntungan Menggunakan Samsat Online

Ada banyak keuntungan yang bisa Anda rasakan dengan menggunakan layanan Samsat online di Kabupaten Subang. Beberapa di antaranya adalah:

  • Hemat Waktu dan Biaya: Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengantri di kantor Samsat. Dengan layanan online, semua proses bisa dilakukan dalam hitungan menit, dan Anda hanya perlu membayar biaya administrasi sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah.
  • Akses 24/7: Layanan Samsat online dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Hal ini sangat memudahkan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu karena sibuk dengan pekerjaan atau kegiatan sehari-hari.
  • Mengurangi Risiko Denda: Dengan fitur notifikasi yang ada di aplikasi Samsat online, Anda akan mendapatkan pengingat ketika masa jatuh tempo pajak kendaraan Anda sudah dekat. Hal ini sangat membantu untuk menghindari denda yang bisa memberatkan.
  • Pembayaran Lebih Fleksibel: Layanan ini mendukung berbagai metode pembayaran, mulai dari transfer bank hingga pembayaran melalui gerai-gerai resmi. Anda bisa memilih metode pembayaran yang paling nyaman dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tantangan dalam Penerapan Samsat Online

Meski layanan Samsat online menawarkan banyak kemudahan, ada beberapa tantangan yang mungkin dihadapi oleh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang belum memiliki akses internet yang stabil. Di beberapa wilayah, keterbatasan jaringan internet dapat menjadi kendala utama dalam mengakses layanan ini secara lancar.

Selain itu, masih ada masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri dalam mendorong masyarakat untuk beralih dari layanan tatap muka ke layanan online. Oleh karena itu, edukasi mengenai penggunaan aplikasi Samsat online perlu terus ditingkatkan, khususnya di Kabupaten Subang, agar semua lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat dari layanan ini.

Alternatif Layanan Samsat Tatap Muka

Bagi masyarakat yang lebih nyaman dengan layanan tatap muka, Samsat Kabupaten Subang tetap menyediakan layanan di kantor pusat yang terletak di Jl. K.S. Tubun No. 8. Di kantor ini, Anda dapat mengurus berbagai keperluan administrasi kendaraan seperti pembayaran pajak, perpanjangan STNK, hingga mutasi kendaraan.

Untuk meminimalkan waktu tunggu, pastikan untuk membawa dokumen-dokumen yang diperlukan seperti KTP asli, STNK asli, dan fotokopi dokumen tersebut. Samsat Subang juga telah menerapkan sistem antrian digital untuk mempercepat proses pelayanan dan mengurangi penumpukan antrian di ruang tunggu.

Mengantisipasi Masa Depan Layanan Publik

Layanan Samsat online merupakan salah satu contoh bagaimana teknologi dapat mempermudah akses publik terhadap layanan pemerintahan. Ke depannya, diharapkan semakin banyak inovasi yang diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik. Digitalisasi pelayanan seperti ini juga diharapkan mampu mengurangi tingkat korupsi dan pungutan liar yang sering terjadi dalam pelayanan tatap muka.

Bagi masyarakat Kabupaten Subang, memanfaatkan layanan Samsat online bisa menjadi langkah awal dalam mendukung transformasi digital yang lebih luas. Selain itu, dengan memanfaatkan teknologi ini, Anda dapat membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik di Indonesia.

Dengan adanya layanan Samsat online Kabupaten Subang, proses pengurusan pajak kendaraan kini menjadi jauh lebih mudah dan praktis. Tidak ada lagi alasan untuk terlambat membayar pajak atau harus mengantri panjang di kantor Samsat. Cukup dengan mengunduh aplikasi dan mengikuti langkah-langkah yang tersedia, semua bisa dilakukan dalam hitungan menit.

Alamat Kantor Samsat Subang yang terletak di Jl. K.S. Tubun No. 8 tetap tersedia bagi mereka yang lebih memilih layanan tatap muka. Namun, bagi yang ingin lebih efisien, layanan online jelas menjadi pilihan terbaik. Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan, mulai dari hemat waktu hingga fleksibilitas pembayaran, layanan Samsat online merupakan solusi cerdas untuk masa depan pelayanan publik di Kabupaten Subang.

Pastikan Anda tetap mengikuti perkembangan terbaru tentang layanan Samsat dan selalu tepat waktu dalam membayar pajak kendaraan untuk menghindari denda dan masalah administrasi di masa depan!

6 Profesi yang Terancam Punah Akibat AI dan Otomatisasi.

6 Profesi yang Terancam Punah Akibat AI dan Otomatisasi.
Foto: REUTERS/PIERRE ALBOUY

6 Profesi yang Terancam Punah Akibat AI dan Otomatisasi, Apakah Pekerjaan Anda Salah Satunya? – Suarasubang.com Kemajuan teknologi, terutama dalam bidang Artificial Intelligence (AI), telah memicu perdebatan tentang masa depan pekerjaan manusia. Banyak pihak percaya bahwa teknologi ini dapat menggantikan berbagai jenis pekerjaan di masa depan. Berdasarkan laporan McKinsey Global Institute, beberapa profesi diprediksi akan terkena dampak besar dan terancam digantikan oleh AI dan otomatisasi.

Pada tahun 2030, puluhan juta pekerja, khususnya di Amerika Serikat, akan menghadapi transisi pekerjaan di mana beberapa peran akan hilang atau berubah secara signifikan akibat otomatisasi. WealthUp juga melaporkan beberapa profesi yang kemungkinan besar akan mengalami penurunan permintaan.

Berikut adalah enam pekerjaan yang paling rentan digantikan oleh AI dan otomatisasi dalam beberapa tahun ke depan:

1. Juru Tulis (Resepsionis, Pengarsipan, Penggajian)

Profesi ini dianggap rawan karena sifatnya yang berulang dan administratif. AI dapat menangani tugas-tugas ini dengan lebih efisien. Pada tahun 2030, McKinsey memperkirakan sekitar 1,6 juta pekerjaan juru tulis akan hilang. Penurunan terbesar terjadi pada juru tulis keuangan, arsip, penggajian, dan informasi, dengan angka mencapai 18% pada tahun 2032.

2. Penjaga Toko Fisik

Dengan meningkatnya tren belanja online dan otomatisasi di ritel, pekerjaan ini diperkirakan akan berkurang. Menurut McKinsey, 830.000 pekerjaan penjaga toko akan hilang pada tahun 2030 di AS. Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) memperkirakan penurunan 2,2% pada tahun 2032.

3. Asisten Administratif

Tugas administrasi, seperti menjadwalkan janji temu atau menyusun korespondensi, juga akan semakin diambil alih oleh teknologi otomatis. McKinsey melaporkan bahwa 710.000 pekerjaan asisten administratif akan hilang pada tahun 2030. Di sektor hukum, penurunan ini bahkan bisa mencapai 22% pada 2032, menurut BLS.

4. Kasir

Teknologi seperti mesin kasir mandiri telah menggantikan peran manusia dalam banyak toko ritel. McKinsey memperkirakan akan ada pengurangan 630.000 pekerjaan kasir pada tahun 2030, sementara BLS memproyeksikan penurunan 348.100 pekerjaan pada 2032.

5. Buruh Pabrik

Pekerjaan manual di pabrik, terutama di jalur perakitan, sangat rentan terhadap otomatisasi. McKinsey memperkirakan 36% jam kerja di sektor manufaktur dapat terpengaruh oleh otomatisasi pada tahun 2030. BLS juga memprediksi penurunan sebesar 9,3% dalam 10 tahun ke depan.

6. Layanan Makanan

Industri layanan makanan, yang mencakup restoran, katering, dan kantin, juga menjadi sektor yang paling mungkin tergantikan oleh otomatisasi. McKinsey memperkirakan penurunan 4,8% di sektor ini pada tahun 2032, karena pekerjaan fisik yang dapat diprediksi dan diotomatisasi.

Seiring dengan semakin majunya teknologi AI dan otomatisasi, beberapa profesi yang dulu dianggap aman kini berada di ambang kepunahan. Dengan meningkatnya efisiensi teknologi, pekerjaan yang bersifat administratif dan berulang paling berisiko tergantikan. Jika profesi Anda termasuk dalam daftar ini, penting untuk mulai memikirkan strategi untuk adaptasi, baik melalui peningkatan keterampilan maupun mencari karier baru di bidang yang kurang rentan terhadap otomatisasi.

Tetaplah waspada dan siap untuk beradaptasi menghadapi perkembangan teknologi!

Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Media Irak Ikut Berkomentar

Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Media Irak Ikut Berkomentar – Suarasubang.com. Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia vs Bahrain yang berlangsung pada Kamis, 10 Oktober 2024, menuai sorotan besar dari warganet akibat keputusan kontroversial wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf. Laga yang berakhir imbang dengan skor 2-2 ini memicu kekecewaan, terutama terkait tambahan waktu yang diberikan di akhir babak kedua.

Keputusan Ahmed Al Kaf dalam memberikan waktu tambahan yang panjang dianggap sebagai faktor utama yang menyebabkan Indonesia gagal meraih kemenangan pertamanya dalam turnamen tersebut. Gol penyama dari striker Bahrain, Mohamed Marhoon, tercipta di menit-menit terakhir tambahan waktu, menggagalkan keunggulan Indonesia.

Statistik Pertandingan Indonesia vs Bahrain:

  • Skor akhir: 2-2
  • Gol Indonesia: Ragnar Oratmangoen (menit ke-45+3), Rafael Struick (menit ke-74)
  • Gol Bahrain: Mohamed Marhoon (menit ke 15 dan ke-90 + 9)

Warganet di platform media sosial, termasuk X (dulu dikenal sebagai Twitter), ramai-ramai mengkritik kepemimpinan wasit. Tidak hanya warganet Indonesia, media sepak bola dari Irak, Iraq Football Podcast, juga memberikan dukungan moral kepada Indonesia, menyatakan bahwa mereka memahami kesulitan yang dihadapi oleh timnas Indonesia akibat keputusan wasit yang kontroversial. Media tersebut bahkan menyebut bahwa kejadian serupa sering dialami tim sepak bola di Asia, termasuk Irak.

Cuitan Media Iraq Football Podcast terkait kontroversi Wasit Ahmed Al Kaf. (Tangkapan Layar X @IraqFootballPod)

“Kepada saudara kami di Indonesia, kami hanya ingin mengatakan bahwa kami, orang Irak, sangat memahami penderitaan Anda,” tulis Iraq Football Podcast dalam cuitan X @IraqFootballPod, pada Kamis, 11 Oktober 2024.

Cuitan Iraq Football Podcast di akun X @IraqFootballPod berbunyi: “Kami, orang Irak, sangat memahami penderitaan yang dirasakan Indonesia. Wasit di sepak bola Asia sering dipertanyakan, terutama di saat-saat penting pertandingan.”

Kontroversi wasit ini menambah panjang daftar keluhan terhadap kepemimpinan pertandingan di kancah sepak bola Asia. Meski begitu, timnas Indonesia perlu tetap fokus menghadapi laga selanjutnya dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana mereka akan bertanding melawan China pada pertandingan berikutnya.

Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD Kab. Subang, Pj. Bupati Yakin DPRD Subang Mampu Ciptakan Situasi yang Kondusif

Hadiri Pelantikan Pimpinan DPRD Kab. Subang, Pj. Bupati Yakin DPRD Subang Mampu Ciptakan Situasi yang Kondusif – suarasubang.com. Penjabat (Pj.) Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd Menghadiri Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Kab. Subang Masa Jabatan Tahun 2024-2029 Yang bertempat di ruang Paripurna DPRD Kab. Subang. Kamis, 10 Oktober 2024

Rapat dipimpin oleh Pimpinan Sementara DPRD Kab. Subang Dea Ayu Frastica, A.Md.Keb., dari Fraksi Golkar, yang diikuti oleh sebanyak 44 Anggota DPRD Kab. Subang.

Diawali dengan prosesi Pengucapan Sumpah atau janji pimpinan DPRD Kabupaten Subang masa jabatan tahun 2024-2009 dipandu oleh Oleh Kepala Pengadilan Negeri subang, dan diikuti oleh Victor Wirabuana Abdurachman dari Fraksi Golkar, H. Kosim dari Fraksi PDIP, Tegar Jasa Priatna dari Fraksi Gerindra dan Udaya Rumantir dari Fraksi Nasdem.

Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah atau janji, dan dilakukan Penyerahan Palu dari Pimpinan Sementara Kepada Pimpinan DPRD Kab. Subang 2024-2029.

Selanjutnya disampaikan Sambutan Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.cd mengawali sambutan ini, mengparesiasi para pimpinan DPRD Kab. Subang Yang Baru Saja Dilantik, Dr. Imran berharap para pimpinan diberikan kelancaran dan sukses dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab yang baru ini.

Kemudian Pj. Bupati Subang mengungkapkan bahwa Pimpinan DPRD Bukanlah Sekadar Jabatan Atau kedudukan untuk hanya sekedar eksistensi
“tetapi ini adalah amanah untuk merealisasikan cita-cita bersama, menuju Kabupaten Subang yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan”

Ia mengajak Pimpinan DPRD Kab. Subang terlantik untuk melaksanakan Tugas dengan baik, dan merawat Sinergitas dengan berbagai unsur
“untuk itu, kiranya pimpinan yang BARU dilantik hari ini, dapat melaksanakan tugas mulia ini dengan baik, dengan melibatkan semua elemen politik dan masyarakat yang ada, bukan dengan mempertajam perbedaan, tetapi mencari persamaan, menciptakan kondisi kerja sama yang lebih harmonis”

Dirinya mengungkapkan bahwa DPRD harus hadir di tengah masyarakat, dan terus menyuarakan suara rakyat.
“DPRD harus adaptif dengan MEMBUKA, mengadopsi kehendak, serta tuntutan zaman sekarang dan masyarakat sebagai konstituenya”

Ia beranggapan bahwa institusi DPRD Kab. Subang harus menjadi sebuah simbol dari cita-cita bangsa indonesia yang ideal. menjadi lembaga perwakilan yang representatif, harmonis dan produktif
“terima semua kritik dengan besar hati dan kita kuatkan tekad untuk berbuat yang lebih baik lagi. hanya dengan semua inilah, demokrasi indonesia akan menjadi Demokrasi Yang Matang”

Dr. Imran juga menyatakan menyampaikan bahwa seluruh Pimpinan DPRD dapat membawa nilai sinergitas terhadap semua unsur dalam mewujudkan situasi yang kondusif untuk subang yang lebih baik
“Selamat kepada pimpinnan dan anggota DPRD, kerjasama kita, Harmoni antar penyelenggara pemerintah daerah tentunya sangat kita harapkan untuk menciptakan situasi yang kondusif” pungkasnya

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, unsur Forkopimda Kabupaten Subang, Sekda, Para Asda, Para Sahli, Para Kepala OPD, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ketua DWP Kab. Subang, Para Kepala Bagian Lingkup Setda, Insan Pers, Para Ketua Ormas, OKP dan tamu undangan lainnya.

TALKSHOW BERSAMA TEMPO, AJANG DR. IMRAN PUBLIKASI POTENSI SUBANG

TALKSHOW BERSAMA TEMPO, AJANG DR. IMRAN PUBLIKASI POTENSI SUBANG – Suarasubang.com. Penjabat Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd menjadi narasumber dalam dalam Program Teras Negeri, bertempat di Studio Tempo Jakarta, Rabu (09/10/2024).

Program Teras Negeri merupakan salah satu program dari Tempo Inti Media dengan format talkshow dengan bintang tamu Kepala Daerah yang daerahnya dianggap mengalami kemajuan yang signifikan.

Pada kesempatan tersebut Dr. Imran yang dilantik sebagai Penjabat Bupati Subang pada 19 Desember 2023 lalu bercerita tentang betapa dirinya sangat kagum dengan potensi yang ada di Kabupaten Subang. Berangkat dari kekaguman tersebut Dr. Imran bertekad untuk dapat mengelola segala potensi yang ada di Kabupaten Subang agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Subang.

Hingga hari ini Kabupaten Subang mengalami kemajuan yang luar biasa di mana saat ini Subang sedang menuju era industri dan akan terdapat 3 kawasan industri di Kabupaten Subang. Menurut Dr. Imran segala potensi yang ada di Subang harus dimanfaatkan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Subang.

Ditemui seusai sesi talkshow Dr. Imran yang mengenakan batik khas Subang sebagai ajang promosi budaya Subang menyatakan dirinya merasa prihatin karena Kabupaten Subang cukup tertinggal dibanding daerah lain yang potensinya tidak sebesar Subang.
“Kita tidak pernah mengelola dengan baik sehingga potensi tidak cukup tereksplor. Kita miris juga tetangga kita lebih maju padahal potensi Subang jauh lebih baik.”

Dr. Imran mengaku Tempo adalah sekian dari beberapa media nasional yang telah Ia datangi untuk menggaungkan nama Subang bukan hanya di kancah Jawa Barat tetapi juga di kancah nasional bahkan hingga internasional yang diharapkan mampu menarik investor untuk datang ke Subang.
“Hari ini saya coba untuk mempublikasikan terkait potensi yang ada di Subang dengan harapan banyak yang datang untuk melihat potensi yang ada dan berinvestasi di Subang. Kita punya 3 kawasan industri besar dan 2 Kawasan Ekonomi Khusus kalau tidak ada yang datang percuma itu semua,”

Selain sebagai ajang promosi bagi dunia luar, Dr. Imran menuturkan kesempatan publikasi kali ini juga untuk menggugah masyarakat Subang baik yang tinggal di dalam maupun di luar Subang bahwa Subang sedang berkembang dan siap naik kelas dengan kontribusi tangan terampil generasi muda Subang. Dr. Imran berharap anak-anak Subang tidak hanya menjadi pekerja tetapi mampu menjadi leader dalam kemajuan Subang.
“Saya ingin menggugah masyarakat Subang baik yang di dalam Subang maupun di luar Subang bahwa saat ini Subang tengah mengalami disrupsi perkembangan luar biasa yang butuh tangan termpil anak Subang sendiri. Saya harap nantinya anak Subang bukan cuma jadi pekerja tapi bisa jadi leader dalam perkembangan ini.”

Terakhir Dr. Imran mengajak tidak hanya jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Subang tetapi juga seluruh masyarakat Subang untuk ikut bersiap menghadapi perubahan dan kemajuan di Kabupaten Subang.
“Dengan publikasi ini kita semua harus siap-siap tidak cuma Pemerintah tapi masyarakat Kabupaten Subang juga harus siap didayangi siapapun. Makanya saya dorong anak muda Subang meningkatkan kompetensinya untuk menghadapi tantangan-tantangan ke depan.” Pungkas Dr. Imran.

Turut mendampingi dalam acara tersebut Kadiskominfo Subang, Kepala DPMPTSP Subang, Kadisnaker Subang, Kadisparpora Subang, Kepala Bagian Kerja Sama Setda Subang, Kepala Bagian Prokompim Setda Subang, dan tim dari Tempo Inti Media.

Dahana Gelar Media Gathering Bersama Puluhan Media Subang

suarasubang.com – PT Dahana (Persero), perusahaan yang bergerak di bidang bahan peledak komersial, mengadakan acara Media Gathering di Saung Kopi DAHANA, Subang pada Kamis (10/10).

Acara ini dihadiri oleh puluhan wartawan dari berbagai media di Subang dan sekitarnya. Tujuan dari Media Gathering ini adalah untuk mempererat hubungan antara Dahana dengan media lokal serta memberikan informasi terkini mengenai perkembangan perusahaan.

Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan beberapa narasumber utama dari Dahana, yaitu Erman Suherman, Juli Jajuli, dan Muhammad Surya Nugraha.

Ketiganya memberikan pemaparan terkait perkembangan terkini Dahana serta peran perusahaan dalam mendukung pembangunan industri di Indonesia, khususnya di Subang.

Puluhan Media Lokal Hadir Meramaikan Acara

Berbagai media lokal dari Subang turut hadir dalam Media Gathering ini. Beberapa media yang berpartisipasi meliputi tintahijau, mediajabar, kotasubang, Wartakini.co, GenMilenial.id, Jurnal Media Indonesia, Hallo Berita, Tribunjabar, dan masih banyak lagi.

Sebanyak 31 media, mulai dari portal berita online hingga televisi, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti acara ini.

Acara ini juga menjadi ajang untuk membangun jejaring antara para jurnalis dengan tim Dahana. Selain sesi pemaparan, peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan para narasumber.

Diskusi ini mencakup berbagai topik, seperti perkembangan proyek-proyek Dahana dan kontribusi perusahaan dalam industri bahan peledak di Indonesia.

Menguatkan Hubungan dengan Media Lokal

Dalam sambutannya, Juli Jajuli menyampaikan apresiasinya terhadap media lokal yang selama ini berperan penting dalam penyebaran informasi mengenai Dahana.

Dahana berharap melalui acara Media Gathering ini, hubungan dengan media dapat semakin erat, sehingga informasi yang akurat dan transparan tentang perusahaan dapat tersampaikan kepada masyarakat dengan baik.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara para peserta Media Gathering dan tim Dahana, yang kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan siang.

Media Gathering ini diharapkan menjadi acara rutin yang akan digelar oleh Dahana untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan media lokal.

Dengan suksesnya acara ini, Dahana semakin mempertegas komitmennya untuk terus mendukung perkembangan industri di Subang dan sekitarnya, serta mempererat sinergi dengan berbagai pihak termasuk media.

Recent Posts