Beranda blog Halaman 1714

Ingin punya Kisah Manis versi kamu? Coba eksplor dunia baru dan mulai temukan mereka yang sefrekuensi dengan kamu!

Tinder-Web-Series-Kisah-Manis.jpeg

suarasubang.com – “Ya, karena aku sama Budi sudah sefrekuensi. Jarang-jarang loh bisa nemu yang pas apalagi yang tujuannya sama,” kata Ayu saat memperkenalkan Budi di web series terbaru dari Tinder, “Kisah Manis“.

Telah rilis minggu lalu, web series Kisah Manis dari Tinder ini terinspirasi oleh para cerita para anggota Tinder. Series ini tentang perjalanan dua anggota Tinder, Budi dan Ayu, yang match dan terhubung melalui passion dan minat yang sama. Nah, bertemu sama orang yang sepemikiran itu memang terbaik. Bukan hanya mempunyai cara pandang yang sama, tetapi juga dapat melakukan berbagai kegiatan dengan bersama sehingga koneksi yang terjalin pun lebih kuat. Seru, ya!

Anggota Tinder sangat ingin untuk berkenalan dengan mereka yang memiliki vibes sama. Kami melihat beberapa bio yang tertulis seperti, cari teman yang asik sefrekuensi yang senang trip, nongkrong, dan positif, atau, match aja dulu siapa tau satu frekuensi, yang artinya vibe check itu termasuk penting sangat mulai membangun sebuah koneksi. Nah, ketemu seseorang yang sefrekuensi seperti Ayu dan Budi, itu enggak susah loh. Banyak hal sederhana yang bisa dilakukan. Jadi apa aja nih?

Siapkan bucket list kamu!

Sudah lama ingin belajar badminton, mau cobain resep viral seperti Dalgona Candy, ataupun bikin vlog? Nah, sudah saatnya list down hal-hal yang ingin kamu minati dan pelajari. Barangkali kamu bisa centang resolusi kamu sebelum akhir tahun.

Di Tinder, kamu bisa mulai pilih beberapa Passion yang sesuai dengan minat untuk ditunjukkan di profile kamu. Kamu bisa ikutan dengan memilih beberapa Top Passion yang jadi pilihan orang Indonesia, seperti Musik, Kopi, Film, Travel, dan Olahraga. Dengan begini, calon match kamu pun bisa lebih tertarik apalagi kalau minatnya sama dengan kamu.

Mulai eksplor dunia serba baru

Berdasarkan survei Tinder ke 400 Gen Z di Indonesia beberapa waktu yang lalu, 60% dari mereka ingin bertemu dengan seseorang untuk melakukan sesuatu yang seru, sedangkan setengahnya ingin bertemu orang baru dan berbeda-beda. Kalau kamu adalah salah satu dari mereka dan ingin bertemu seseorang dengan frekuensi yang sama, jangan takut untuk terbiasa dengan dunia baru yang penuh kejutan menyenangkan. Dan, Tinder pun menjadi tempat kamu untuk memulai ini semua.

Misalnya, melalui Explore yang baru saja diluncurkan oleh Tinder. Explore merupakan tempat berkumpul baru di Tinder dimana para anggota dapat menavigasi ragam profil yang disusun berdasarkan minat, sembari memberi mereka akses kepada pengalaman bersosialisasi sehingga anggota dapat menemukan seseorang yang baru untuk melakukan apapun yang mereka sukai.

Janji ketemuan, dong!

Swiped right and it is a match! Lalu? Jangan tunggu lama-lama lagi. Jika kamu sudah nyaman dengan match kamu, langsung saja ajak doi untuk berkenalan lebih lanjut. Berdasarkan laporan Future of Dating dari Tinder, kencan pertama akan lebih banyak tentang aktivitas daripada icebreakers. Nah, coba cari ide-ide seru untuk first date, seperti roller skating, hiking dan masih banyak lagi, peeps!

Sebelum bertemu IRL, cobain pre-dates secara virtual untuk menciptakan spark dengan match kamu melalui fitur Face-to-Face. Untuk icebreaker, kamu bisa tanyakan hal-hal yang perlu kamu siapkan saat melakukan kegiatan bersama-sama dengan match kamu. Sekarang, “sudah divaksin” menjadi sebuah keharusan. Pastikan kamu dan si doi aman dan telah divaksinasi saat kalian berdua akan ketemu. Jangan lupa masukkan ini ke bio kamu juga. Yeay, kamu sudah siap untuk date yang seru!

Mudah, kan? Kamu bebas eksplor tips-tips di atas supaya bertemu dengan orang-orang yang satu frekuensi dan dapat melakukan hal-hal seru bersama-sama. Mana tahu, kamu akan secepatnya menciptakan ‘kisah manis’-mu seperti Ayu dan Budi, kan? Cie! Episode pertama, “Tau-Tau Bahagia“, sudah dapat disaksikan di akun Youtube Tinder Southeast Asia dan terus nantikan episode-episode lainnya setiap Jumat, pukul 18.00 WIB.

Sebentar Lagi Gajian! Ini Tips ala Tokopedia Biar Gaji Tidak Cepat Habis

Tokopedia-1.jpg

suarasubang.com – Pandemi merupakan situasi dengan ketidakpastian yang sangat tinggi sehingga menuntut masyarakat lebih jeli dalam mengelola keuangan. Riset 2020 LPEM FEB UI mengungkap rata-rata pengeluaran bulanan masyarakat sebelum dan saat pandemi di Tokopedia meningkat 71%.

“Mengelola penghasilan dengan bijaksana sangat penting agar setiap bulan ada dana yang dialokasikan untuk kebutuhan mendadak, terutama di tengah situasi tidak pasti seperti saat pandemi ini. Tokopedia pun membagikan tips mudah mengelola penghasilan dengan bijak di masa pandemi,” kata AVP of Payment Tokopedia, Astrid Theresia Tampubolon.

  1. Catat Semua Pengeluaran – Rutin mencatat pengeluaran akan membantu memonitor keluar masuk dana. Hal ini membantu kita mengevaluasi dan mengeliminasi pengeluaran yang tidak perlu ke depannya.
  2. Atur Prioritas Kebutuhan – Mengatur keuangan bulanan penting dilakukan agar gaji yang dimiliki bisa dialokasi dengan baik. Terutama di tengah pandemi, atur prioritas pengeluaran berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan.
  3. Manfaatkan Promo – Jeli memanfaatkan promo akan membuat belanja kebutuhan sehari-hari menjadi lebih efisien. Di Tokopedia misalnya, masyarakat bisa mendapatkan promo setiap hari di Tokopedia (tokopedia.com/promo), salah satunya cashback hingga Rp75.000 jika menggunakan Gopay atau GoPayLater hingga 31 Oktober 2021 mendatang.
  4. Pisahkan Rekening Tabungan – Menabunglah di awal ketika baru saja menerima gaji dan pisahkan rekening tabungan dengan rekening pengeluaran sehari-hari. Hal ini akan membuat pengelolaan keuangan lebih efektif.
  5. Jangan Lupa Investasi – Financial Consultant, Prita Hapsari Ghozie, menyarankan saat mulai berinvestasi, masyarakat perlu mempelajari serta memilih jenis investasi sesuai dengan risiko dan keuntungan masing-masing.

“Pastikan produk investasi tersebut telah memiliki izin yang tepat serta menyajikan portofolio laporan investasi yang transparan,” ujarnya di acara virtual Tokopedia beberapa waktu lalu.

Tokopedia Emas dan Tokopedia Reksadana, misalnya, dapat menjadi pilihan investasi yang aman dan terjangkau, terutama untuk pemula, serta dapat dijalankan baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang.

Bergandengan dengan Facebook, Telkomsel Terus Membuka Kesempatan Baru untuk Komunitas Digital di Indonesia

Kolaborasi-Telkomsel-x-Facebook_1-scaled.jpg

suarasubang.com – Indonesia adalah salah satu negara di dunia dengan percepatan transformasi ekonomi dan sosial paling dinamis, yang didukung pula oleh akselerasi teknologi digital. Dalam kurun waktu lima tahun, lebih dari 200 juta orang di Indonesia telah mendapatkan akses internet.

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia telah melampaui sektor lain yang posisi nya saat ini melambat selama COVID-19. Ekonomi digital Indonesia diprediksikan akan mencapai 124 miliar dolar AS di tahun 2025 dari 44 miliar dolar AS di tahun 2020.

COVID-19 menjadi momen yang berarti bagi sektor telekomunikasi. Kondisi di mana kita diwajibkan untuk tinggal di rumah, infrastruktur digital dan pengalaman yang terpusat pada pelanggan telah menjadi perihal yang penting dalam interaksi digital. Sektor telekomunikasi telah menjadi tulang punggung bagi kita semua dalam menjalani kegiatan sehari-hari selama pandemi, sekaligus beradaptasi dengan kenormalan baru atau new normal. Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, Telkomsel terus membawa pengalaman digital yang mumpuni di era new normal saat ini dan seterusnya, dengan memfokuskan pengalaman pelanggan yang tanpa batas, memberikan konektivitas yang cepat, dan memampukan usaha kecil menengah (UKM).

Telkomsel telah bekerja sama dengan Facebook dalam meluncurkan Facebook Mobile Center, sebuah fitur di dalam aplikasi Facebook di mana Telkomsel bisa memberikan pengalaman penjualan dan pelayanan yang tanpa batas dalam aplikasi Facebook. Pelanggan Telkomsel bisa melakukan pembelian paket data dan paket darurat dalam aplikasi Facebook. Di samping itu, pelanggan Telkomsel bisa mengakses MyTelkomsel dari Mobile Center, di mana pelanggan bisa melakukan pengecekan pulsa, paket data, serta produk dan layanan Telkomsel lainnya. Ditambah lagi, pelanggan juga bisa mengakses Instagram Telkomsel dari Mobile Center.

Untuk potensi pengembangan layanan 5G Telkomsel, Telkomsel berkolaborasi dengan kapabilitas yang dimiliki oleh Facebook untuk mendorong lebih banyak potensi pengembangan layanan 5G, yang nantinya bisa memberikan manfaat luas untuk bisnis, pemerintah dan masyarakat di Indonesia.

Direktur Marketing Telkomsel, Rachel Goh menyatakan, “Telkomsel berada di titik penting transformasi digital, dan telah memasuki bisnis baru di luar telekomunikasi selama lima hingga 10 tahun terakhir. Telkomsel bukan lagi sekadar menyediakan layanan konektivitas tetapi telah mengembangkan bisnis dengan menjalin beberapa kemitraan strategis dengan perusahaan digital. Kolaborasi kuat dengan Facebook memungkinkan Telkomsel untuk menjangkau pengguna Indonesia di seluruh demografi dan memberdayakan mereka untuk hidup, bekerja, dan bermain dengan cara baru yang berani.”

Telkomsel baru-baru ini meluncurkan visi perusahaan yang baru #BukaSemuaPeluang, yang menandai awal baru dalam membuka peluang baru bagi komunitas digital di Indonesia. Facebook, sebagai salah satu mitra transformasi digital Telkomsel, mendukung visi baru ini dengan membagikan ilmu dan tips praktis untuk menang dalam pemasaran digital. Mulai dari meningkatkan keterlibatan pelanggan di platform digital, serta mendorong pelanggan untuk memanfaatkan fitur dan layanan baru dari produk-produk Telkomsel, seperti aplikasi MyTelkomsel, Dunia Games, dan MAXstream. Facebook bermitra erat dengan Telkomsel dalam pemasaran digital dan solusi iklan yang memberikan dampak yang optimal.

Membuka peluang baru untuk komunitas digital juga berarti meningkatkan keterampilan digital bagi masyarakat di Indonesia. Dalam beberapa bulan terakhir, Telkomsel juga mengumumkan peluncuran platform pendidikan berbasis daring. Kuncie bertujuan untuk menghubungkan para calon pengusaha dengan para mentor, termasuk dari Facebook, start-up teknologi, dan modal ventura.

“Facebook hadir di Indonesia untuk mendukung komunitas dan pebisnis di Indonesia sehingga nanti bisa memperkuat kekuatan teknologi digital dalam negeri. Setiap hari, orang mengakses Facebook untuk terhubung dengan hal-hal yang mereka sukai dan seiring berjalannya waktu, hubungan tersebut menjadi lebih bermakna. Dengan semakin banyaknya orang menikmati pengalaman digital tanpa batas, kami sangat senang dapati mendukung upaya Telkomsel untuk bisa lebih mewujudkan transformasi digital di Indonesia melalui digitalisasi jalur penjualan dan layanan pelanggan, serta terus membantu meningkatkan keterampilan digital para calon pengusaha,” ujar Pieter Lydian, Country Director untuk Facebook di Indonesia.

Peran Aktif Swasta dalam Ekonomi Digital Berkelanjutan

Foto-Ilustrasi-2-Webinar-Cisco-x-IAP.jpeg

suarasubang.com – Pandemi COVID-19 memberikan dampak luar biasa pada seluruh aspek kehidupan manusia. Meski begitu, tidak semuanya bersifat negatif, karena pandemi yang telah berlangsung selama 18 bulan juga menjadi momentum percepatan digitalisasi di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Sejalan dengan target besar negara untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals, SDGs) pada tahun 2030, pemerintah mengambil langkah untuk memaksimalkan potensi Indonesia melalui inisiatif transformasi digital.

Sementara itu, pemerintah menekankan untuk tidak hanya sekedar fokus pada digitalisasi fasilitas atau pun layanan publik. Terlebih lagi, sektor publik dan swasta perlu mengembangkan lingkungan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat sekitar. Targetnya, segala perangkat dan kemudahan yang dimungkinkan oleh teknologi akan menjadi pendukung terciptanya kenyamanan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat agar menjadi lebih hijau, berkelanjutan, dan inklusif.

Dalam perjalanan Indonesia menuju SDGs, tentu diperlukan perencanaan dan kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta. Untuk itu, pada bulan Oktober, Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) bersama dengan Cisco, perusahaan yang telah berpartisipasi aktif dalam menyediakan solusi teknologi berkelanjutan, menghadirkan sesi diskusi untuk membahas peran swasta dalam memperbarui model bisnis guna mendukung dan mencapai target SDGs.

Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, dan Kepala Sekretariat Nasional SDG, Dr. Vivi Yulaswati, MSc menyatakan, “Ada 17 goal, 169 target, dan berdasarkan edisi terakhir ada 289 indikator, yang harapannya jadi petunjuk untuk mencapai target-target SDGs. Sementara capaian SDGs selama ini, sekitar 70% sudah on track, namun masih ada 30% belum tercapai atau membutuhkan perhatian khusus, karena sebagiannya masih stagnan atau mengalami perburukan.”

Ia menjelaskan bahwa SDGs akan memberikan landasan kokoh menuju Indonesia maju, dengan mimpi bahwa pada tahun 2045 negara dapat keluar dari middle income trap. “Paska pandemi, dibutuhkan pertumbuhan PDB tahunan 6% untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan terlepas dari middle income trap. Tanpa transformasi ekonomi, pendapatan per kapita Indonesia akan ‘disalip’ oleh Filipina pada tahun 2037 dan oleh Vietnam pada tahun 2043,” tuturnya.

Selain SDGs, dalam pembangunan nasional terdapat juga kajian lingkungan hidup yang menjadi backbone untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih hijau, salah satunya melalui pembangunan rendah karbon. Aksi nyata ini disebut sebagai ekonomi sirkular.

Dengan implementasi ekonomi sirkular pada lima sektor prioritas seperti makanan dan minuman, perdagangan grosir dan eceran, tekstil, peralatan elektronik, dan konstruksi, estimasi dampak yang dihasilkan pada tahun 2030 adalah sebagai berikut:

  • Meningkatnya PDB sebesar Rp593-638 triliun
  • Terciptanya 4,4 juta lapangan kerja (neto), 75% diantaranya berpotensi untuk perempuan
  • Meningkatnya tabungan rumah tangga sebesar 9%
  • Mengurangi timbulan limbah sektoral sebesar 18-52% dibandingkan skenario BaU
  • Berkurangnya emisi CO2e sebesar 126 juta ton dibandingkan skenario BaU
  • Berkurangnya penggunaan air sebesar 6,3 miliar m3, dibandingkan skenario BaU

Perusahaan dapat berkontribusi untuk pencapaian SDGs dengan cara berinvestasi pada masyarakat, memasukkan kelompok marginal dalam rantai nilai, membayar harga yang adil dan penerapan standar-standar kepada supplier, memahami dampak bisnis terhadap lingkungan, penghematan energi, serta menerapkan procurement berkelanjutan.

Faktanya, 4 dari 10 perusahaan (40%) dalam kelompok 250 perusahaan terbesar global telah mengadopsi prinsip-prinsip Sustainable Business, seperti dicatat dalam laporan tahunannya. Perhatian terbesar pada isu-isu perubahan iklim, konsumsi yang bertanggung jawab, pekerjaan layak, kesetaraan gender, dan pertumbuhan ekonomi.

SVP Asia Pacific Energy, Sustainability & Industrial Frost & Sullivan, Ravi Krishnaswamy mengatakan “Data dari UN mengenai status SDGs menunjukkan bahwa wilayah Asia Tenggara sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan di beberapa goal SDGs. Meski begitu, masih ada beberapa kekhawatiran terutama dalam hal kemiskinan akibat pandemi COVID-19. Banyak kegiatan perekonomian tidak bisa berjalan seperti biasa sehingga pendapatan mereka tertekan, bahkan sebagian lainnya kehilangan mata pencaharian. Masih ada jutaan masyarakat juga yang belum terhubung secara digital, sehingga pemerintah perlu melakukan berbagai cara untuk memperkuat infrastruktur, konektivitas yang menghubungkan antara pusat ekonomi dan wilayah penunjang.”

Menanggapi hal tersebut, VP Internet of Things Telkomsel, Alfian Manullang memaparkan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital di Tanah Air. Ia menjelaskan bahwa pemerintah dan perusahaan telah melakukan berbagai inisiasi mengenai infrastruktur, yakni dengan menggelar program Merah Putih yang bertujuan untuk memberikan akses jaringan di seluruh wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T) dan program Universal Service Obligation (USO) dengan target menjangkau lebih dari 11.000 desa tanpa akses internet.

Ia menambahkan bahwa dalam membangun infrastruktur di wilayah tersebut, perusahaan menggunakan teknologi berkelanjutan, seperti solar cell (bertenaga matahari), energi hydropower (tenaga air), dan fuel cell (alat konversi elektrokimia yang menghasilkan listrik dengan gas buang berupa uap air/zero emission). Selain itu, perusahaan juga fokus untuk menghadirkan teknologi 5G, dimana otomatisasi dan robotisasi yang dapat dihadirkan teknologi tersebut akan berperan dalam mengatasi pandemi yang melanda saat ini.

Country Managing Director, PT. Cisco Systems Indonesia, Marina Kacaribu juga turut menjelaskan komitmen Cisco sebagai perusahaan penyedia teknologi dan solusi digital bagi organisasi publik maupun swasta agar dapat memiliki connected secured automated business yang berkelanjutan seraya mendukung agenda digitalisasi nasional yang dicanangkan pemerintah Indonesia. “Tentunya, kami memiliki tanggung jawab yang besar, ada dua hal yang sangat relevan untuk Cisco, yakni percepatan transformasi digital dan keberlanjutan (sustainability).”

Ada empat hal utama bagaimana Cisco menerapkan keberlanjutan dari sisi produk, operasi, dan supply chain sejak 2008 dalam rangka mencapai net zero dari sisi emisi gas rumah kaca (GRK). Pertama, dari sisi produk, Cisco terus berinovasi untuk meningkatkan efisiensi energi produknya melalui desain produk yang inovatif. Cisco mengintegrasikan best-of-breed ASIC (Application-specific Integrated Circuit) terbaik dalam desain produk-produknya guna mencapai penggunaan energi, ruang dan performa yang teroptimal di kelasnya.

Sementara itu, dari sisi operasi, Cisco terus melakukan percepatan penggunaan energi-energi terbarukan di mana saat ini 83% pemakaian listrik untuk operasional Cisco di seluruh dunia dihasilkan dari energi baru dan terbarukan, bahkan di Amerika Serikat 100% fasilitas Cisco ditenagai energi terbarukan. Perusahaan pun mendukung penyesuaian cara bekerja yang paling inklusif. Karyawan diberikan fleksibilitas untuk datang ke kantor ataupun bekerja dari mana saja, secara taktis hal tersebut mengurangi carbon footprint. Cisco juga memberikan solusi-solusi digital inovatif dan handal untuk semua industri mulai dari perbankan, telekomunikasi, industrial, energi, utilitas, manufaktur, logistik, transportasi, UMKM dan layanan publik, yang dapat membantu organisasi meningkatkan keberlanjutan usaha, sosial dan lingkungannya. Cisco bertujuan memberdayakan masa depan yang inklusif untuk semua melalui prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular.

Aktivitas ekonomi Indonesia masih menyisakan pekerjaan rumah terutama dalam mewujudkan transformasi digital dan green economy, termasuk di dalamnya ekonomi sirkular. Untuk itu, kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mengintegrasikan SDGs dengan sektor industri perusahaan perlu terus didorong.

Vaksinasi IKA SMAN 2 Kota Tasikmalaya, Yang Divaksinasi Dihadiahi Telur

1fd5bb2c081c58d3a6e00ae004c2d3ae.jpg

KBRN, Tasikmalaya : Ikatan Alumni SMAN 2 Kota Tasikmalaya, menggelar vaksinasi massal bagi siswa dan masyarakat umum, di Aula Alumni, Sabtu (23/10/2021).

Untuk menarik minat warga, penyelenggara menyediakan masing- masing 10 butir telur, bagi setiap warga yang divaksinasi.

Ketua Ikatan Alumni SMAN 2 Kota Tasikmalaya Yudi Guntara menjelaskan, vaksinasi massal ini untuk dosis satu dan dua.

“Kegiatan ini untuk membantu percepatan vaksinasi di Kota Tasikmalaya yang masih dibawah 50 persen,” kata Yudi kepada RRI, Sabtu (23/10/2021).

Target peserta vaksinasi kali ini lanjut Yudi adalah 1.200 orang.

“Mudah- mudahan lebih dari target,” harapnya.

Sementara itu, Dina (35) salah seorang warga, merasa senang karena bisa divaksinasi. Apalagi, Ia juga dapat telur.

“selain membantu masyarakat untuk mendapatkan vaksin, ini juga membantu kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.

Senada dengan Dina, Iwan (47) warga lainnya mengaku, semula tidak tahu jika akan mendapat telur.

“senang ya, karena selain melindungi diri dengan vaksin, ada telur untuk kebutuhan pangan di rumah,” pungkasnya.

Kesembuhan Pasien Covid-19 Bertambah, Satgas: Sulsel Tertinggi

b890551b6e1ca6cf6548da0491e30b4d.jpeg

KBRN, Jakarta:  Satgas Penanganan Covid-19  menyebut angka kesembuhan pasien Covid-19 terus bertambah. Berdasarkan data per Sabtu (23/10/2021), angka kesembuhan harian bertambah mencapai 1.066 orang. Adanya penambahan ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4 juta orang sembuh atau tepatnya 4.081.417 orang. 

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menambahkan 202 orang, diikuti DKI Jakarta menambahkan 174 orang, Jawa Tengah menambahkan 114 kasus, Jawa Barat menambahkan 71 orang, serta Jawa Timur menambahkan 61 orang. 

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 802 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.239.396 kasus. 

Pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Tengah menambahkan 150 kasus, diikuti DKI Jakarta menambahkan 116 kasus, Jawa Timur menambahkan 74 kasus, Jawa Barat menambahkan 72 kasus, serta Kalimantan Timur menambahkan 34 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 23 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.176 kasus. Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 250.587 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 6.703 kasus.  

Untuk sebaran kasus aktif dengan angka tertinggi pada 5 provinsi, berada di Jawa Tengah sebanyak 2.081 kasus, Papua sebanyak 1.742 kasus, Jawa Barat sebanyak 1.259 kasus, DKI Jakarta sebanyak 1.147 kasus dan Kalimantan Utara sebanyak 1.069 kasus. 

Sementara, 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Timur menambahkan 5 kasus kasus, diikuti Bali menambahkan 3 kasus, Jawa Tengah menambahkan 2 kasus, DKI Jakarta menambahkan 2 kasus, serta DI Yogyakarta menambahkan 2 kasus. (imr)

Puluhan Kades di Subang Keluhkan Lambatnya Pencairan Banprov

Nana-Mulyana.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Puluhan kepala desa di Kabupaten Subang Jawa Barat mengeluh lantaran bantuan keuangan dari Provinsi belum juga cair.

Para kepala desa yang mengeluh diantaranya 7 dari 8 desa di Kecamatan Cijambe, yang mengaku belum mencairkan Banprov reguler sebesar Rp130 juta setiap desanya, cuma baru desa Cimenteng yang sudah cair.

Kepala Desa Bantarsari Said, PJ Kades Cikadu Deni Ganda Permana, Kades Cijambe Didin, Kades Tanjung Wangi Budi Santoso, Kades Gunungtua dan Kades Sukahurif, menyatakan hal yang sama bahwa Banprov untuk tahun 2021 belum juga masuk ke Rekening desanya masing-masing.

“Padahal pengajuan sudah diverifikasi oleh DPMD,” terang Kades Cijambe Didin kepada wartawan.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Subang Drs .Nana Mulyana ,M.Si, menyampaikan untuk memperoleh bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat berupa Bantuan Provinsi (Banprov) reguler membutuhkan berbagai proses mulai dari pengajuan usulan masing-masing desa hingga dilakukan verifikasi oleh DPMD.

Dari 245 desa yang ada di wilayah Kabupaten Subang yang sudah mengajukan dan sudah diverifikasi beberapa tahap bahkan menurut pemberitahuan dari Provinsi Ke DPMD Subang, atau laporan dari Provinsi banyak yang sudah masuk ke rekening desanya masing-masing pertama sebanyak 43 desa, kemudian tahap kedua 23 desa, ditambah lagi 28 Desa, kemudian menyusul kelompok yang 57 desa.

“Sehingga yang sudah di Proses di Provinsi sebanyak 151 Desa dari jumlah itu bahkan ada yang sudah masuk kerenibg desanya masing-masing,” katanya.

Yang belum tinggal 94 Desa lagi dari 94 desa ini sudah mengajukan usulan ke Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

“Diupayakan dalam waktu dekat usulan pengajuan 94desa akan difasilitasi,” ujar Drs.H. Nana Mulyana.

Menurutnya, usulan yang diajukan masing-masing desa akan diproses verifikasi di DPMD, apabila dinyatakan lolos maka akan dibuatkan surat pengantar oleh Kepala DPMD yang ditujukan untuk Gubernur Jawa Barat melaui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat, setelah itu BPKAD akan memverifikasi nota dinas tersebut.

Manakala tidak ditemui permasalahan dan secara administrasi dinyatakan lengkap, pihak BPKAD akan memproses untuk membuatkan dan menandatangani Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) kemudian mengirimkannya ke Bank Jabar untuk dicairkan ke-rekening masing-masing desa.

“Kami hanya sebatas memfasilitasi pengajuan usulan yang dibuat masing-masing desa, pastinya apabila mengajukan akan cairnya,” jelasnya.

Pencairan dana Banprov melalui rekening masing-masing desa sebesar Rp 130 juta per desa, ketika desa sudah menerima bantuan kegiatannya agar segera membayar pajak dan membuat surat pertanggungjawaban yang ditujukan ke DPMD dan Provinsi Jawa Barat.

“Penggunaan dana Banprov yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat diperuntukkan bagi penyelenggaraan Sapa Warga, Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD), dan Infrastruktur tersebut memiliki konsekuensi pertanggungjawaban. Penggunaannya dikerjakan sesuai petunjuk yang tertera di dalam proposal yang diajukan,” imbaunya.

Polres Subang Terus Galakan Vaksinasi Door to Door

IMG-20211024-WA0003.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Kapolres Subang AKBP Sumarni meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi door to door sekaligus pembagian sembako terhadap masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Desa Kosar, Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Subang, Sabtu (23/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Subang mengatakan bahwa vaksinasi door to door dan pembagian sembako ini dilaksanakan dalam rangka menuju Indonesia Sehat Indonesia Hebat, sebagai upaya untuk mengimplementasikan program vaksinasi satu juta dosis per hari, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, serta sebagai upaya untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19.

Sambung Kapolres mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi hari ini terlaksana berkat kerjasama yang baik antara Polres Subang, TNI dengan Pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19, membentuk kekebalan tubuh terhadap penularan Covid-19.

“Kita sebagai aparat Polri wajib mensosialisasikan dan mendukung program-program pemerintah dalam upaya mengendalikan penyebaran Virus Covid-19. Maka hari ini kita meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Door to door di desa Kosar kecamatan Cipeundeuy dengan sasaran para lansia,” jelas Kapolres Subang.

“Vaksinasi Door to door dan pembagian sembako ini tetap mengedepankan disiplin protokol kesehatan dalam pelaksanaannya sesuai anjuran pemerintah,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Kapolres, Kegiatan Tinjau Vaksinasi dan Pembagian sembako ini juga dilakukan sambil melaksanakan Patroli Penegakan Pendisiplinan Protokol Kesehatan, tandas Kapolres Subang AKBP Sumarni.

Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Kapolsek Cipeundeuy, Kasat Samapta, Kanit Gakum Sat Lantas, Kasidokes Polres Subang, Personel Polres Subang, Perangkat Desa Kosar dan Masyarakat Desa Kosar Kec. Cipeundeuy.

Launching Mihrab Quran Assyifa, Wabup Subang: Langkah Awal Menuju Indonesia Berkah

IMG-20211023-WA0018.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi atau Kang Akur Hadir dan membuka acara launching Mihrab Quran Assyifa di Desa Tambakmekar, Subang, Sabtu (23/10/2021).

Launching Mihrab Quran Assyifa sendiri diselenggarakan oleh Badan Wakaf Assyifa dalam rangka mewujudkan Indonesia berkah bersama Al-Quran.

Mihrab Quran Assyifa ini adalah wakaf tanah & bangunan dari muwakif keluarga besar Berkah Rahayu untuk mihrab atau tempat bagi para pemuda & masyarakat yang berada di Desa Tambakmekar untuk belajar Al-Quran

Kang Akur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas wakaf yang diberikan oleh keluarga besar Berkah Rahayu.

“Acara ini dapat menjadi Inspirasi bagi kita semua. Saya berharap bangunan yang diwakafkan dapat menjadi amal jariyyah bagi pewakaf dan sebagai langkah awal menuju Indonesia berkah bersama Al-Qur’an, Khususnya di Kabupaten Subang dan bagi masyarakat Desa Tambakmekar,” katanya.

Dalam Kegiatan tersebut Kang Akur memberikan secara simbolis kado untuk para guru ngaji & santri sebagai bentuk apresiasi memperingati Hari Santri Santri Nasional beserta pemotongan pita dalam peresmian wakaf bangunan Mihrab Quran Assyifa.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua TP PKK Kab. Subang, Kepala Desa Tambakmekar, Ketua Umum Yayasan Assyifa Al Khoeriyyah, Direktur Badan Wakaf Assyifa, dan Seluruh Tokoh Masyarakat & Perangkat Desa

RB Harus Dipenjara Sendirian Karena Bacok Mahasiswa Asal Binong Subang

FB_IMG_1634973725300.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Pelaku pembacokan terhadap mahasiswa asal Desa Binong, Subang Naufal (19) akhirnya berhasil ditangkap.

RB warga Pagaden Barat harus dipenjara seorang diri atas perbuatan yang dilakukan bersama teman-temannya yang lain.

Kapolres Subang AKBP Sumarni melalui Kasat Reskrim Polres Subang AKP M Zulkarnaen mengatakan, korban bersama temannya nongkrong di warung di Jalan Raya Cicadas, Binong pada Minggu (03/10/2021).

Kemudian datang sekelompok oorang dengan menggunakan sepeda motor dari arah Subang ke arah Pamanukan. Begitu di lokasi, RB melihat salah satu yang nongkrong menggunakan jaket kelompok sepeda motor lainnya.

“RB bersama RZ menghampiri korban, lalu korban lari dan dikejar oleh RB dan RZ yang saat itu membawa senjata tajam,” ucap AKP M Zulkarnaen di Mapolres Subang, Jumat (22/10/2021).

RB dalam melakukan aksinya tidak hanya sendiri, tapi bersama RZ (25), warga Kecamatan Pamanukan, JM (30) dan CG (28), warga Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang. Mereka kini dalam pengejaran Satreskrim Polres Subang.

Saat itu, RB yang membawa senjata tajam tersebut, lanjutnya dibacokan kepada korban hingga mengalami luka parah. Setelah melakukan pembacokan, pelaku melarikan diri dari lokasi.

Sementara itu, JM dan CG datang ke warung membawa senjata tajam dan mengancam warga yang berada di warung tersebut. Setelah itu, JM dan CG melarikan diri dari lokasi. Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit. Korban sempat dibawa ke RS PMC Pamanukan.

Karena, luka yang cukup parah selanjutnya korban dirujuk ke RS Siloam, Kabupaten Purwakarta. Polisi kemudian melakukan penyelidikan. Akhirnya, Unit Resmob Satreskrim Polres Subang dipimpin Ipda Taryono menangkap RB.

“RB diamankan di Cibogo berikut barang bukti sebuah senjata tajam jenis celurit,” ucap Kasat. RB dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-2 dan atau Pasal 351 ayat (2) KUHPidana dan UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Recent Posts