Beranda blog Halaman 16

Akal Bulus Oknum LSM Subang Terhenti, 13 Kades Sempat Jadi Sapi Perah

OTT oknum LSM Subang

Subang – Petualangan oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berinisial TY berakhir di balik jeruji besi. Ia tak berkutik saat diringkus Satreskrim Polres Subang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Desa Pamanukan Hilir, Minggu (11/1/2026).

Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (15/1/2026), Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari keresahan para kepala desa. TY tertangkap basah saat sedang menerima uang “koordinasi” dari dua kades, lengkap dengan barang bukti uang tunai Rp2.500.000 di tangan.

Modus yang digunakan pelaku terbilang klasik namun meresahkan. Komplotan ini awalnya mengirimkan surat somasi meminta data penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan aset desa, seolah-olah sedang menjalankan fungsi pengawasan.

Ujung-ujungnya, mereka mengintimidasi para kades dengan ancaman akan memviralkan atau melaporkan dugaan penyimpangan ke aparat penegak hukum. “Pelaku meminta uang dengan ancaman akan melaporkan dan mempublikasikan dugaan penyimpangan anggaran desa apabila permintaannya tidak dipenuhi,” jelas Kapolres.

Berdasarkan penyelidikan, aksi premanisme berkedok LSM ini ternyata cukup masif. TY, yang bergerak atas suruhan oknum ketua LSM berinisial WY (kini buron), diduga telah memeras sedikitnya 13 kepala desa di wilayah Kecamatan Pamanukan dan Sukasari dengan total uang terkumpul mencapai Rp8.750.000.

Polisi kini tengah memburu WY yang menjadi otak di balik skenario pemerasan tersebut. Penindakan tegas ini menjadi sinyal keras dari Polres Subang bahwa tidak ada ruang bagi praktik premanisme yang mengganggu jalannya pemerintahan desa.

Kejutan Awal Tahun, Kapolres Subang Berangkatkan Tiga Personel Umroh ke Tanah Suci

Hadiah umroh personel Polres Subang

Subang – Suasana apel pagi di Mapolres Subang pada Senin (19/1/2026) mendadak penuh haru dan kebahagiaan. Tanpa disangka-sangka, Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., memberikan hadiah istimewa berupa paket ibadah umroh gratis kepada tiga orang personelnya.

Ketiga anggota yang beruntung tersebut terpilih setelah berhasil menjawab tantangan langsung dari Kapolres. Mereka mampu menjelaskan dengan lugas berbagai program kerja unggulan yang telah dijalankan selama masa kepemimpinan AKBP Dony di Subang.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa hadiah ini bukan sekadar apresiasi kinerja, melainkan upaya institusi dalam memuliakan anggotanya. Ia berharap kesempatan beribadah ke Tanah Suci ini dapat membawa dampak positif bagi mental dan spiritual para abdi negara.

“Pemberian reward ini tidak hanya sebagai penghargaan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual bagi personel Polres Subang agar semakin semangat dalam menjalani tugas sebagai abdi negara,” ujar AKBP Dony di hadapan peserta apel.

Melihat respons positif anggotanya, Kapolres berencana menjadikan program ini sebagai agenda rutin dalam pertemuan-pertemuan mendatang. Langkah ini diambil untuk memacu semangat seluruh personel sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam tubuh Polri yang Presisi.

Harga Pangan di Pasar Baru Subang Bergejolak, Cabai Merah Tembus Rp40.000

Harga sayur Pasar Baru Subang

Memasuki pekan ketiga Januari, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Baru Subang terpantau mengalami fluktuasi cukup tajam. Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Subang mencatat kenaikan signifikan pada komoditas sayuran dan bumbu dapur per Senin (19/1/2026).

Pemicu utama gejolak harga ini disinyalir akibat faktor cuaca ekstrem yang memengaruhi panen petani serta adanya kendala di sektor logistik. Akibatnya, pasokan ke pasar tersendat sementara permintaan masyarakat tetap tinggi.

Lonjakan paling drastis terjadi pada cabai merah besar yang harganya meroket hingga 67 persen. Pedagang yang sebelumnya menjual di kisaran Rp24.000 per kilogram, kini membanderol komoditas pedas tersebut seharga Rp40.000 per kilogram.

Kelompok bawang pun tak luput dari kenaikan. Bawang merah kini dihargai Rp40.000 per kilogram, naik 25 persen dari harga semula Rp32.000. Setali tiga uang, harga bawang putih super juga ikut terkerek naik menyentuh angka yang sama.

Tak hanya bumbu dapur, sayuran hijau juga mengalami penyesuaian harga yang memberatkan konsumen. Buncis tercatat naik 50 persen dari Rp10.000 menjadi Rp15.000 per kilogram, sedangkan sawi hijau merangkak naik dari Rp6.000 menjadi Rp8.000 per kilogram.

Kondisi ini menuntut masyarakat untuk lebih bijak dalam mengatur anggaran belanja dapur. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah stabilisasi agar harga kebutuhan pokok tidak terus melambung di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Sedia Payung! Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabar Sepekan Ini

Cuaca Jawa Barat sepekan

Warga Jawa Barat diimbau untuk kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Tatar Pasundan akan didominasi hujan dalam sepekan ke depan, mulai 19 hingga 25 Januari 2026.

Berdasarkan analisis terbaru, dinamika atmosfer saat ini menunjukkan aktivitas signifikan yang mendukung pertumbuhan awan hujan. Kondisi ini memicu peningkatan potensi awan konvektif yang berdampak langsung pada curah hujan di berbagai daerah.

BMKG mencatat bahwa hujan yang turun tidak hanya berintensitas sedang, tetapi juga berpotensi sangat lebat. Masyarakat diminta mewaspadai fenomena ini karena kerap disertai kilat atau petir serta angin kencang yang dapat terjadi tiba-tiba.

Meski demikian, karakteristik hujan kali ini diprediksi terjadi pada skala lokal dengan durasi yang relatif singkat. Pola cuaca seperti ini sering kali muncul tidak merata, namun tetap membawa risiko hidrometeorologi yang patut diantisipasi.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk selalu memantau informasi cuaca terkini. Persiapan dini seperti membawa payung atau jas hujan menjadi langkah bijak demi keselamatan dan kelancaran aktivitas harian di tengah musim penghujan.

Impian Puluhan Tahun Terwujud, Ibu Armah Terima Kunci Rumah Baru dari Kapolres Subang

Bedah rumah Polres Subang

Penantian panjang Ibu Armah untuk memiliki hunian yang layak akhirnya berbuah manis. Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., secara langsung menyerahkan kunci rumah hasil program bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Desa Kadawung, Kecamatan Pabuaran, Sabtu (17/1/2026).

Suasana haru menyelimuti lokasi saat rombongan kepolisian tiba untuk meresmikan hunian tersebut. Program sosial ini merupakan bukti konkret kehadiran Polri dalam membantu masyarakat prasejahtera sekaligus mendukung kesejahteraan warga di pelosok desa.

Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Subang serta jajaran Pejabat Utama (PJU), Kapolres memastikan rumah Ibu Armah kini tak hanya kokoh, tetapi juga lengkap dengan perabotan. Langkah ini diambil agar penerima manfaat bisa langsung menempati rumah tanpa beban tambahan.

Ibu Armah tak kuasa menahan air mata bahagia saat melihat kondisi tempat tinggalnya yang berubah total. Ia menyampaikan rasa syukur mendalam atas perhatian yang diberikan oleh institusi kepolisian kepadanya.

“Alhamdulillah, tak pernah bermimpi sama sekali, bisa punya rumah sebagus ini. Terima kasih Pak Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono yang sudah membantu merenovasi rumah emak jadi lebih layak huni sampe sebagus ini,” ungkap Ibu Armah dengan suara bergetar.

Turut hadir dalam momen spesial tersebut Kapolsek Pabuaran, Camat Pabuaran, Kepala Desa Kadawung, serta tokoh masyarakat setempat. Sinergi lintas sektoral ini menunjukkan kuatnya gotong royong dalam menuntaskan persoalan sosial di lingkungan warga.

Polres Subang menegaskan komitmennya untuk terus menggulirkan program humanis semacam ini. Semangat Presisi yang diusung Polri diharapkan dapat terus dirasakan manfaatnya secara nyata oleh lapisan masyarakat yang paling membutuhka

Kopi Subang Mendunia! 96 Ton Robusta Resmi Diekspor ke Aljazair

Ekspor kopi Subang ke Aljazair

Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah perdagangan internasional. Sebanyak 96 ton kopi asal Kampung Leuwinutug, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, resmi dilepas untuk memenuhi permintaan pasar Aljazair, Minggu (18/01/2026).

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, yang memimpin langsung pelepasan lima kontainer tersebut, tak kuasa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menilai keberhasilan petani Subang menembus pasar global adalah kemenangan bagi seluruh bangsa.

“Terima kasih kepada semua yang sudah secara langsung maupun tidak langsung menjadikan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ini bisa menjadi eksportir dan naik kelas mendunia. Bukan hanya Subang yang bangga, tapi ini menjadi kebanggaan nasional,” ujar Ferry dalam sambutannya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Ferry langsung menginstruksikan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk mempercepat pencairan modal bagi GLB. Langkah ini dinilai vital agar koperasi dapat terus memperluas cakupan ekspornya.

Lebih jauh, Menkop menegaskan bahwa penguatan koperasi adalah upaya menerjemahkan visi ekonomi konstitusional yang diusung Presiden Prabowo.

“Presiden Prabowo ingin supaya negara hadir lagi untuk mengatur, supaya sistem praktik arah perekonomian kita kembali ke konstitusi kita. Ini pesan yang ingin saya sampaikan sebagai bentuk penerjemahan,” tambah Ferry.

Ketua Koperasi GLB, Miftahudin Shaf, mengungkapkan bahwa koperasinya kini menjadi motor penggerak ekonomi bagi 450 anggota dengan luas lahan garapan mencapai 1.589 hektare. Rekam jejak ekspor mereka pun terbilang fantastis.

Dalam rentang tahun 2024–2025 saja, GLB tercatat telah mengirimkan 964,2 ton kopi ke enam negara. Total nilai transaksi dari aktivitas perdagangan lintas negara tersebut menembus angka fantastis, yakni lebih dari Rp77,6 miliar (US$ 4,6 juta).

Disiplin K3 Teruji, PJO Dahana Site Indexim Coalindo Sabet Penghargaan Keselamatan Kerja

PJO Dahana Site Indexim Coalindo

Kabar membanggakan datang dari site project PT Dahana di Kaliorang, Kutai Timur. Penanggung Jawab Operasional (PJO) Dahana Site Indexim Coalindo, Harry Ratianto, sukses menyabet sertifikat apresiasi Komite Keselamatan Pertambangan (KKP) Tahun 2025 dari PT Indexim Coalindo, Kamis (15/01/2026).

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dijalankan dengan disiplin tinggi di lapangan. Direktur Operasi Dahana, Abdul Haris Atbaro, menilai capaian ini sebagai buah dari kerja keras tim yang tak pernah menawar soal keselamatan.

Abdul Haris mengingatkan bahwa prestasi ini justru harus menjadi pemicu untuk semakin waspada, bukan alasan untuk berpuas diri.

“Terima kasih atas kerja keras rekan-rekan di site Indexim Coalindo. Semoga apresiasi yang diberikan tidak membuat kita mengendurkan kepatuhan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan dan impelementasi K3, melainkan semakin semangat mengetatkan kedisiplinan di lapangan,” ujar Abdul Haris.

Senada dengan hal tersebut, GM Tambang Umum Dahana, Teja Sukmara, memandang penghargaan ini sebagai validasi atas komitmen perusahaan terhadap praktik pertambangan aman. Ia berharap keberhasilan tim Indexim bisa menular ke lokasi proyek lainnya.

“Apresiasi kami atas dedikasi, komitmen, dan konsistensi dalam mendukung penerapan serta peningkatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan pertambangan. Konsistensi ini sangat penting dalam mewujudkan operasional aman, dan pencapaian ini dapat terus dipertahankan, menginspirasi, dan menjadi contoh positif bagi rekan-rekan site project lainnya,” ungkap Teja.

Harry Ratianto sendiri menanggapi apresiasi ini dengan rendah hati. Menurutnya, keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi solid antara dukungan manajemen pusat dan eksekusi tim di lapangan.

“Terima kasih pada manajemen Dahana yang telah mendukung kami baik melalui sistem yang sangat baik, maupun arahan-arahan yang sangat diperlukan di lapangan dan juga kepada rekan-rekan di site project, serta kepada Indexim Coalindo yang telah memberikan kepercayaannya kepada kami,” pungkas Harry.

Resmi! Pabrik BYD Subang Mulai Produksi Kuartal I 2026

Pabrik BYD Subang beroperasi

Teka-teki mengenai kapan beroperasinya pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, akhirnya terjawab. General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, memastikan fasilitas tersebut siap memproduksi mobil pertamanya pada kuartal I 2026.

Ditemui di Zhengzhou, Henan, China, pada Kamis (15/1/2026), Liu mengungkapkan bahwa seluruh hambatan administratif telah teratasi. Sertifikasi penting, termasuk sertifikat standar (SS), sudah dikantongi perusahaan sejak penghujung tahun lalu berkat dukungan penuh pemerintah.

“Kami apresiasi untuk dukungan pemerintah Indonesia. Pada akhir 2025, kami akhirnya telah menuntaskan seluruh komitmen kami. Kami sudah mendapat sertifikasi termasuk SS (sertifikat standar) untuk pabrik BYD Subang,” jelasnya.

Optimisme tinggi meliputi manajemen BYD untuk segera meresmikan pabrik ini. Liu menyebut pihaknya tengah memacu jadwal agar unit kendaraan siap meluncur dari jalur perakitan dalam rentang Januari hingga Maret tahun ini.

“Kami sudah memiliki jadwal (peresmian pabrik Subang) dengan mempercepat prosesnya. Saya masih optimis mobil pertama dari line produksi akan dimulai kuartal pertama 2026,” tegas Liu.

Tak sekadar satu tipe, pabrik di Subang ini digadang-gadang bakal langsung memproduksi beragam model sekaligus. Langkah ini menegaskan keseriusan raksasa otomotif China tersebut dalam menggarap pasar kendaraan listrik di Tanah Air secara masif.

Bupati Subang Teken Kerja Sama Simpang Susun Tol Cipali KM 115+500 untuk VinFast

Simpang Susun Tol Cipali KM 115+500

Akses menuju kawasan industri PT VinFast Automobile Indonesia kini bakal semakin mulus. Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, secara resmi menandatangani kerja sama pembangunan Simpang Susun (Interchange) Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di KM 115+500, Kamis (15/1/2026).

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Subang dalam mendukung ekosistem industri otomotif listrik. Pembangunan infrastruktur tersebut diproyeksikan tidak hanya mempermudah logistik pabrik, tetapi juga mengurai potensi kepadatan lalu lintas di jalur arteri sekitar kawasan industri.

Dalam keterangannya, Bupati yang akrab disapa Kang Rey ini menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menjadi jembatan antara investor dan pemerintah pusat. Ia memastikan seluruh proses perizinan dan pemanfaatan ruang milik jalan tol (Rumija) berjalan sesuai regulasi demi percepatan ekonomi daerah.

“Kami ingin memastikan investasi besar seperti VinFast ini memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga Subang. Infrastruktur yang memadai adalah kuncinya,” ujar Kang Rey usai penandatanganan.

Komitmen ini mempertegas posisi Kabupaten Subang sebagai primadona investasi baru di Jawa Barat. Dengan adanya akses langsung dari tol, diharapkan efisiensi distribusi meningkat signifikan, sekaligus membuka ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

Kapolres Subang Pantau Langsung Program Makan Siang Gratis untuk Ojol dan Warga

Program makan siang gratis Polres Subang

Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., turun langsung meninjau pelaksanaan program makan siang gratis di Kelurahan Soklat, Kecamatan Subang. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/1/2026) ini dimulai pukul 11.00 WIB sebagai wujud nyata kepedulian kepolisian.

Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek Subang Kota, Kapolres memastikan bantuan pangan ini tepat sasaran. Program sosial bertajuk “Polri Untuk Masyarakat” ini menyasar para pengemudi ojek online (ojol) dan warga sekitar yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dony Eko Wicaksono menyampaikan bahwa inisiatif ini bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran polisi dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar serta meringankan beban ekonomi pekerja sektor informal.

Antusiasme tinggi terlihat dari para penerima manfaat, terutama komunitas driver ojol Subang yang hadir di lokasi. Selain membantu kebutuhan harian, momen ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Polres Subang berkomitmen untuk terus menghadirkan program humanis semacam ini secara berkelanjutan. Langkah tersebut merupakan implementasi konkret dari semangat Presisi agar kehadiran Polri makin dirasakan manfaatnya di tengah masyarakat.

Recent Posts