Beranda blog Halaman 157

Silaturahmi dengan Pj Bupati, APDESI Subang Sampaikan Aspirasi untuk Kemajuan Desa

Silaturahmi dengan Pj Bupati, APDESI Subang Sampaikan Aspirasi untuk Kemajuan Desa
Foto: Tintahijau.com

SUBANG– Suasana penuh keakraban terlihat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Subang saat Penjabat (Pj) Bupati Subang, Ade Afriandi, menggelar silaturahmi dengan ratusan kepala desa, Selasa (18/2/205). Acara ini menjadi ajang bagi para kepala desa untuk menyampaikan berbagai aspirasi demi kemajuan wilayah mereka.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Subang, Ernawati, menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi juga kesempatan untuk menyuarakan permasalahan yang dihadapi desa-desa. “Hari ini kita bersilaturahmi dengan Bapak Pj Bupati Subang, sekaligus menyampaikan aspirasi yang menjadi perhatian utama kami,” ujar Ernawati, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Sukamandijaya.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa isu krusial diangkat, seperti infrastruktur jalan yang rusak, akses pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat. Menurut Ernawati, ketiga aspek ini sangat mempengaruhi kesejahteraan warga desa dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Pj Bupati Subang, Ade Afriandi, menyambut baik diskusi yang berlangsung dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan desa. “Silaturahmi ini bukan sekadar ajang pertemuan, tetapi wujud dari komitmen kita bersama untuk membangun Subang yang lebih baik,” katanya.

Ade juga mengungkapkan bahwa selama bertugas di Subang, dirinya semakin memahami berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. “Saya terus belajar memahami kesulitan warga Subang dan berupaya mencari solusi terbaik,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kepala desa adalah garda terdepan dalam pembangunan daerah. “Mereka ini pahlawan tanpa tanda jasa, yang bekerja langsung di lapangan untuk memastikan kesejahteraan masyarakatnya,” tegasnya.

Dalam konteks pembangunan desa, Ade menyoroti pentingnya manajemen risiko agar setiap program yang dirancang berjalan efektif dan tidak terhambat oleh kendala teknis. Ia pun mengajak para kepala desa untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi warganya.

“Pembangunan yang berkelanjutan dimulai dari desa. Jika desa maju, maka daerah pun ikut berkembang. Jawa Barat tidak akan bisa maju jika desanya tidak berkembang,” tandasnya.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang lebih intens antara pemerintah daerah dan desa, demi menciptakan solusi nyata untuk pembangunan yang lebih merata di Subang.

Tetap Terhubung di Tanah Suci dengan Paket Umroh Plus dari XL Axiata

Tetap Terhubung di Tanah Suci dengan Paket Umroh Plus dari XL Axiata

SUBANG – Menjalankan ibadah umroh adalah pengalaman spiritual yang penuh makna. Namun, bagi para jamaah, tetap terhubung dengan keluarga di Tanah Air juga menjadi kebutuhan penting. XL Axiata menghadirkan Paket Umroh Plus, solusi komunikasi yang praktis, ekonomis, dan berkualitas tinggi untuk mendukung kelancaran ibadah tanpa khawatir kehilangan momen bersama orang-orang tercinta.

Kemudahan Komunikasi di Tanah Suci

Dengan dukungan operator telekomunikasi terbaik di Arab Saudi—STC, Mobily, dan Zain—Paket Umroh Plus memastikan jaringan tetap stabil selama perjalanan ibadah. Pelanggan tidak perlu mengganti kartu SIM dan dapat langsung mengaktifkan paket melalui aplikasi myXL sebelum keberangkatan. Cukup dengan mengaktifkan fitur roaming, komunikasi dengan keluarga pun menjadi lebih mudah dan lancar.

Regional Group Head XL Axiata East Region, Dodik Ariyanto, menegaskan pentingnya konektivitas bagi jamaah umroh. “Bagi jamaah, komunikasi bukan sekadar berbagi kabar, tetapi juga sarana meminta doa restu. Paket Umroh Plus kami hadirkan agar pelanggan bisa tetap terhubung dengan lancar tanpa kendala jaringan maupun biaya tinggi. Dengan layanan ini, kami ingin memberikan pengalaman terbaik selama perjalanan spiritual mereka dan #jadilebihbaik.”

Pilihan Paket Sesuai Kebutuhan

XL Axiata menyediakan tiga pilihan paket dengan harga promo yang lebih hemat:

  • 6GB (10 Hari): Rp 245.000 (harga normal Rp 250.000) – 5GB di Arab Saudi, 1GB di negara transit.
  • 10GB (15 Hari): Rp 325.000 (harga normal Rp 375.000) – 9GB di Arab Saudi, 1GB di negara transit.
  • 10GB (20 Hari): Rp 350.000 (harga normal Rp 475.000) – 9GB di Arab Saudi, 1GB di negara transit.

Paket ini tidak hanya mendukung komunikasi dengan keluarga, tetapi juga mempermudah akses ke berbagai kebutuhan digital selama ibadah, seperti aplikasi Al-Qur’an, navigasi lokasi, berbagi momen spiritual di media sosial, hingga mendapatkan informasi penerbangan dan layanan umroh.

Pengalaman Jamaah: Merasakan Manfaat Nyata

Bagi Bambang Priambodo, pelanggan XL asal Sumenep, Paket Umroh Plus menjadi pilihan tepat selama ibadah di Tanah Suci. “Begitu tiba di Madinah, saya langsung video call keluarga di rumah. Rasanya luar biasa bisa menunjukkan suasana Masjid Nabawi secara langsung. Dengan kuota besar dan koneksi lancar dari XL, saya bisa berbagi momen ini tanpa khawatir.”

XL Axiata juga menyediakan layanan pelanggan khusus yang dapat diakses melalui email customerservice@xl.co.id, fitur Live Chat Maya di aplikasi myXL, atau website xl.co.id/LC untuk memastikan kenyamanan pelanggan selama menggunakan layanan di Arab Saudi.

Fokus Beribadah, Tetap Dekat dengan Keluarga

Paket Umroh Plus dari XL Axiata menjadi solusi ideal bagi jamaah yang ingin tetap terhubung tanpa mengganggu fokus ibadah. Dengan harga terjangkau, jaringan stabil, dan layanan pelanggan yang responsif, perjalanan spiritual ke Tanah Suci menjadi lebih nyaman dan berkesan. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat mengunjungi website www.xl.co.id atau mengakses aplikasi myXL melalui tautan https://bit.ly/XLRoam1.

DPRD Subang Desak Dishub Segera Susun Masterplan dan Optimalkan Retribusi Parkir

DPRD Subang Desak Dishub Segera Susun Masterplan dan Optimalkan Retribusi Parkir
Foto: subang.pikiran-rakyat.com

Subang – Komisi III DPRD Kabupaten Subang menggelar hearing dengan Dinas Perhubungan (Dishub) guna meninjau langsung kondisi dan kinerja dinas tersebut. Pertemuan ini tidak hanya bertujuan untuk menjalin silaturahmi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pengawasan legislatif terhadap kinerja Dishub Subang.

Sekretaris Komisi III, Sinta Yani, menegaskan perlunya Dishub segera menyusun masterplan perhubungan yang dapat menjadi pedoman pembangunan dalam jangka 10 hingga 20 tahun ke depan. Menurutnya, keberadaan masterplan ini akan menjadi dasar dalam merancang kebijakan transportasi yang lebih terarah dan berkelanjutan bagi Kabupaten Subang.

“Ini sangat penting sebagai acuan utama dalam pembangunan Dishub Subang ke depan,” ujar Sinta Yani.

Tak hanya itu, Sinta Yani yang juga merupakan anggota Fraksi Golkar, menyoroti pengelolaan retribusi parkir yang dinilai masih jauh dari target. Ia mengungkapkan bahwa pendapatan dari sektor ini selalu mengalami defisit setiap tahunnya, sehingga berimbas pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seharusnya bisa menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus menjadi penunjang utama pembangunan Subang, selain dana transfer dari pemerintah pusat. Jika retribusi parkir tidak dikelola dengan baik, tentu akan berdampak pada keberlanjutan pembangunan daerah,” tegasnya.

Sinta Yani berharap Dishub segera mengambil langkah-langkah konkret dalam meningkatkan efektivitas retribusi parkir, sekaligus merealisasikan penyusunan masterplan perhubungan. Dengan perencanaan yang matang dan sistem pengelolaan yang lebih baik, diharapkan Dishub dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam mendorong kemajuan Subang ke depan.

Tebing 10 Meter Ambrol, Jalur Sumedang-Subang Buka Tutup

Dok. BPBD Sumedang

SUBANG– Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang-Subang pada Minggu (16/2/2025) malam menyebabkan tebing setinggi 10 meter di Kampung Lamping, Desa Cibungur, Kecamatan Rancakalong, longsor. Material longsoran menutup sebagian badan jalan, membuat akses terganggu.

Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno, mengungkapkan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 20.10 WIB. “Longsor ini akibat hujan berintensitas tinggi sejak sore. Meskipun jalan tertutup material longsor, kendaraan masih bisa melintas melalui bahu jalan dan kebun milik warga,” ujarnya.

Namun, untuk pembersihan total, pihak BPBD masih menunggu alat berat. “Pembersihan manual tidak memungkinkan karena ada risiko longsor susulan,” tambah Atang.

Penanganan Longsor Berlangsung Hingga Dini Hari

BPBD Sumedang bersama tim gabungan dan warga setempat bergerak cepat untuk membuka kembali jalur yang tertutup. Dengan bantuan alat berat, proses pembersihan dimulai sejak dini hari hingga pukul 03.15 WIB pada Senin (17/2/2025). Hingga pagi hari, akses jalan di wilayah Dusun Lamping, Desa Cibungur, masih diberlakukan sistem buka tutup.

“Atas pertimbangan keamanan, arus lalu lintas sementara dialihkan melewati tanah milik warga di sekitar lokasi longsor,” jelas Atang. Ia pun mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mengingat potensi longsor susulan masih ada.

Upaya pembersihan terus dilakukan agar jalur Sumedang-Subang bisa kembali normal secepatnya. Pihak berwenang meminta pengendara untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Tak Kunjung Kembalikan Mobil Pinjaman, Dudi Dibekuk Polisi di Karawang

Tak Kunjung Kembalikan Mobil Pinjaman, Dudi Dibekuk Polisi di Karawang
dok. Polsek Cisalak

SUBANG – Seorang pria asal Cisalak, Subang, akhirnya diamankan polisi setelah dua bulan menghilang usai meminjam mobil dan tak kunjung mengembalikannya. Pelaku, Dudi Sihabudin, ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Cisalak Subang di sebuah persembunyian di Kampung Ciherang, Desa Badami, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, pada Senin (17/2/2025) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Kapolsek Cisalak, Iptu Endang Pirtana, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula pada Desember 2024. Saat itu, Dudi meminjam mobil Mitsubishi Pickup putih milik seorang pria bernama Apek.

Namun, hingga pertengahan Februari 2025, mobil tersebut tak kunjung dikembalikan. Pelaku bahkan menghilang tanpa jejak, membuat pemilik mobil kebingungan.

“Awalnya pelaku hanya meminjam, tetapi setelah berbulan-bulan mobil tak juga dikembalikan, dan ia pun sulit dihubungi,” ujar Iptu Endang pada Senin (17/2/2025) petang.

Merasa dirugikan, Apek akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Cisalak. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi segera melakukan penyelidikan dan menemukan titik terang bahwa Dudi berada di wilayah Telukjambe Barat, Karawang.

Tim Reskrim Polsek Cisalak bergerak cepat. Pada Minggu (16/2/2025) sekitar pukul 23.00 WIB, mereka meluncur ke lokasi yang dicurigai sebagai tempat persembunyian pelaku. Dengan bantuan Polsek Telukjambe Barat, petugas berhasil membekuk Dudi tanpa perlawanan.

“Pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti satu unit mobil Pickup Mitsubishi putih milik korban,” tambah Iptu Endang.

Kini, Dudi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Kasus ini pun masih terus dikembangkan untuk proses hukum lebih lanjut.

Pj Bupati Subang Pimpin Rapim Terakhir, Tekankan Kelancaran Sertijab

Pj Bupati Subang Pimpin Rapim Terakhir, Tekankan Kelancaran Sertijab

SUBANG – Penjabat (Pj) Bupati Subang, Drs. M. Ade Afriandi, M.T., memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) terakhirnya sebelum masa jabatannya berakhir. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati 2 pada Senin (17/02/2025) ini menjadi momen penting menjelang serah terima jabatan kepada pemimpin baru.

Rapim tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda), para Asisten Daerah (Asda), Staf Ahli (Sahli), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Kepala Bagian (Kabag) terkait. Kehadiran para pejabat ini mencerminkan soliditas dan kesiapan pemerintah daerah dalam menyambut transisi kepemimpinan.

Dalam pertemuan itu, Kang Ade—sapaan akrab Pj Bupati Subang—menegaskan pentingnya kelancaran proses serah terima jabatan (sertijab). Ia mengingatkan seluruh jajaran agar memastikan transisi berlangsung transparan dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

“Rencananya, sertijab akan dilaksanakan di Istana Negara. Ini merupakan kehormatan sekaligus pengakuan terhadap pentingnya proses ini,” ujar Kang Ade.

Selain membahas sertijab, ia juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan dan kerapihan kota. Ia meminta seluruh perangkat daerah tetap sigap dalam menghadapi dinamika pemerintahan, terutama mengingat masih banyak kebijakan yang menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Menutup Rapim terakhirnya, Kang Ade menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin selama ia menjabat. Ia juga memohon maaf jika terdapat kekurangan dalam kepemimpinannya serta berharap kerja sama yang solid terus berlanjut demi kemajuan Kabupaten Subang.

BLK Subang Siapkan Ratusan SDM Tiap Tahun untuk Hadapi Industrialisasi

BLK Subang Siapkan Ratusan SDM Tiap Tahun untuk Hadapi Industrialisasi
Foto: uptdblksubang.blogspot.com

SUBANG– Kabupaten Subang tengah bersiap menyambut era industrialisasi. Dengan hadirnya Pelabuhan Patimban dan berkembangnya kawasan industri, kebutuhan akan tenaga kerja terampil semakin meningkat. Demi memastikan warga setempat tidak hanya menjadi penonton, Balai Latihan Kerja (BLK) Subang terus berupaya mencetak sumber daya manusia (SDM) yang siap bersaing di dunia kerja.

Kepala BLK Subang, Ucu Kuswandi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melatih ratusan tenaga kerja setiap tahun, jauh sebelum geliat industrialisasi mulai terasa di daerah tersebut.

“Sejak awal rencana pembangunan Pelabuhan Patimban dan kawasan industri di Subang, kami sudah mengambil langkah preventif dengan menyiapkan calon tenaga kerja kompeten sesuai kebutuhan,” ujar Ucu.

BLK Subang telah menggelar berbagai pelatihan yang disesuaikan dengan permintaan industri, seperti operator alat berat, tenaga keamanan (security), basic cleaning, supir, hingga tenaga bongkar muat.

“Sekarang saatnya mereka siap bekerja. Misalnya di BYD, kami telah mendata kembali peserta yang sudah mengikuti pelatihan. Semua persyaratan lamaran kerja mereka sudah kami siapkan agar ketika perusahaan membutuhkan tenaga kerja, kami sudah punya datanya,” jelasnya.

Meskipun masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, BLK Subang tetap berkomitmen untuk melatih lebih banyak tenaga kerja setiap tahunnya.

Pada tahun 2024, sebanyak 560 orang telah mendapatkan pelatihan dari dana APBN, ditambah sekitar 400 peserta yang didanai oleh APBD. Sebagian dari mereka dipersiapkan untuk bekerja di sektor industri, sementara sebagian lainnya diarahkan untuk berwirausaha.

Namun, Ucu mengakui bahwa jumlah tenaga kerja yang telah dilatih masih belum mencukupi kebutuhan industri yang terus berkembang. Oleh karena itu, pihaknya terus mencari solusi agar dapat memaksimalkan potensi SDM di Subang.

“Kami terus menjajaki berbagai program yang berkaitan dengan BLK, baik dari dalam maupun luar Subang. Tidak semua kebutuhan tenaga kerja bisa kami penuhi sendiri, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi langkah yang sangat penting,” pungkasnya.

Panen Berlimpah! Petani Binaan Rumah Zakat di Subang Raup Keuntungan Besar

Panen Sukses! Petani Binaan Rumah Zakat di Subang Nikmati Hasil Melimpah
Foto: kabarsdgs.com

Subang – Awal tahun membawa berkah bagi para petani binaan Rumah Zakat di Desa Berdaya Palasari, Subang. Senin, 23 Desember 2024, menjadi momen istimewa saat Relawan Rumah Zakat mengunjungi lahan pertanian milik Aceng, salah satu anggota Kelompok Tani Muda Sejahtera.

Dalam kunjungan yang dipimpin oleh Cecep Cipto, Relawan Inspirasi Rumah Zakat, para petani menunjukkan hasil panen yang menggembirakan.

Aceng menanam berbagai jenis sayuran, termasuk terong, lalap, sawi, dan pakcoy. Kali ini, ia sukses memanen sekitar 50 kilogram sawi. Dengan optimisme tinggi, ia berharap permintaan pasar terus meningkat, terutama menjelang musim liburan dan tahun baru.

“Biasanya, pedagang bakso dan mi ayam membutuhkan banyak sawi di periode ini. Semoga harga di pasaran terus naik agar hasil panen semakin menguntungkan,” ujar Aceng penuh semangat.

Kelompok Tani Muda Sejahtera merupakan bagian dari Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMas) yang didirikan Rumah Zakat sejak 6 Desember 2018.

Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dengan memberikan dukungan modal, sarana, dan pendampingan. Kepala Desa Palasari, Asep Deden Sudrajat, turut mengapresiasi inisiatif ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada Rumah Zakat atas dukungannya dalam membangun perekonomian desa kami,” tuturnya.

Menjelang akhir tahun, lonjakan harga sayuran menjadi angin segar bagi para petani. Di Batam, misalnya, harga sayuran yang biasanya berkisar Rp12.000 hingga Rp15.000 per kilogram kini melonjak hingga Rp23.000–Rp25.000 per kilogram.

Kenaikan ini dipicu oleh faktor cuaca serta meningkatnya permintaan selama musim liburan.

Dengan adanya dukungan dari Rumah Zakat dan keberadaan BUMMas Tani Muda Sejahtera, para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

Harga jual yang kompetitif menjadi peluang besar bagi mereka untuk terus berkembang, menghasilkan produk berkualitas, dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Briptu Jerin, Polisi Subang yang Taklukkan Tour of Kemala 2025 di Yogyakarta

Briptu Jerin, Polisi Subang yang Taklukkan Tour of Kemala 2025 di Yogyakarta
Foto: www.kotasubang.com

Subang – Briptu Jerin Octagian dari Polres Subang kembali mengharumkan nama institusinya dengan meraih juara pertama dalam ajang balap sepeda bergengsi, Tour of Kemala 2025.

Kompetisi yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) Bantul, Yogyakarta, pada Minggu (16/2/2025) ini mempertandingkan berbagai kategori dengan total 1.794 peserta.

Briptu Jerin berhasil menjadi yang tercepat di kategori Men Open Amateur setelah menyelesaikan rute sejauh 55 kilometer. Keberhasilannya ini mengungguli pesaing tangguh seperti Bintang Ramadhan (Polda Kalteng), Krisman Adit Pamungkas (Polda Kalteng), Ridho Fauzie (Polda Kalsel), dan Muhammad Panji Ramadan (Polri) yang masing-masing menempati posisi dua hingga lima.

Ajang Tour of Kemala 2025 juga menarik perhatian peserta internasional dari berbagai negara, termasuk New Zealand, Prancis, Vietnam, Thailand, Filipina, China, dan Singapura. Hal ini semakin mengukuhkan kompetisi ini sebagai event balap sepeda bergengsi di Asia Tenggara.

Sementara itu, di kategori profesional, Muhammad Ridwan tampil gemilang dengan menjuarai balapan sejauh 123 kilometer. Perbedaan jarak tempuh ini menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta dari berbagai latar belakang.

Tour of Kemala 2025 yang diinisiasi oleh Yayasan Kemala Bhayangkari tak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan bagi para atlet, tetapi juga wadah pembinaan bagi talenta muda balap sepeda Indonesia.

Dengan semangat kompetitif yang tinggi, ajang ini diharapkan mampu mencetak bibit unggul yang dapat bersaing di level internasional.

Ribuan Pelanggaran Lalu Lintas di Subang Terjaring dalam 4 Hari, Mayoritas Tak Pakai Helm!

Ribuan Pelanggaran Lalu Lintas di Subang Terjaring dalam 4 Hari, Mayoritas Tak Pakai Helm!
Foto: www.tintahijau.com

SUBANG – Operasi Keselamatan Lodaya 2025 di Kabupaten Subang baru berjalan empat hari, namun jumlah pelanggaran yang tercatat sudah mencapai ribuan kasus.

Data dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Subang mengungkapkan, sejak 10 hingga 14 Februari, sebanyak 1.835 kendaraan tercatat melakukan pelanggaran.

Dari angka tersebut, sebanyak 351 pengendara dikenai sanksi tilang, sementara 1.484 lainnya mendapat teguran. Mayoritas pelanggaran yang ditemukan adalah tidak mengenakan helm dan berboncengan lebih dari satu orang.

Selain itu, banyak pengendara yang melawan arus serta tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.

Kasat Lantas Polres Subang, AKP Sudirianto, menegaskan pentingnya disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama. “Kami mengimbau pengendara untuk selalu membawa surat-surat kendaraan, memakai helm, tidak berboncengan lebih dari satu orang, tidak melawan arus, serta menghindari penggunaan knalpot brong,” ujarnya.

Menurut Sudirianto, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dapat mengurangi risiko kecelakaan fatal dan menciptakan kenyamanan bagi pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, ia berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat agar keselamatan di jalan dapat terjaga dengan lebih baik.

Recent Posts