Beranda blog Halaman 1406

Inflasi di Pangandaran Pasca Kenaikan BBM Masih Bisa Dikendalikan

Inflasi-di-Pangandaran-Pasca-Kenaikan-BBM-Masih-Bisa-Dikendalikan.jpeg

harapanrakyat.com,- Pemkab Pangandaran, Jawa Barat, mengklaim inflasi pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Pangandaran masih bisa dikendalikan.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata membenarkan hal itu Minggu (30/10/2022).

“Kami sudah melakukan langkah strategis guna mengendalikan laju inflasi,” ujar Jeje.

Baca juga: Cegah Penyakit Leptospirosis, Puskesmas Cigugur Gencar Melakukan Sosialisasi

Kata dia, saat ini Indeks Harga Konsumen Pangandaran berdasarkan hasil perhitungan dari bulan sebelumnya hanya naik 0,95 persen.

Hal itu terjadi setelah hantaman pandemi, dan juga adanya perubahan kenaikan harga BBM.

“Tentu naiknya harga BBM berpengaruh terhadap inflasi termasuk di Pangandaran, harga bahan pokok naik sedangkan daya beli masyarakat turun,” jelasnya.

Adapun kenaikan harga terjadi di beberapa sektor yakni bensin sebesar 0,769%, angkutan kota 0,106%, nasi beserta lauk pauk sebesar 0,101%.

Sedangkan beberapa komoditas bahan pokok mengalami penurunan harga, sebut saja minyak goreng turun 0,063 persen, telur ayam ras turun 0,046 persen, bawang merah turun 0,054 persen, tomat turun 0,041 persen dan perhiasan emas turun 0,036 persen.

“Pemkab Pangandaran sudah berhasil mengendalikan inflasi, tapi jangan berpuas diri dulu karena inflasi ini diprediksi terus berlanjut,” katanya.

Saat ini lanjut Jeje, tugas bersama yang mesti dilakukan Pemerintah yakni mempertahankan dan menjamin stabilitas harga kebutuhan pokok supaya murah dan terjangkau masyarakat.

Untuk menekan laju inflasi tambah Jeje, pemkab Pangandaran mengalokasikan anggaran bantuan sosial untuk 19.189 masyarakat.

“Bantuan itu sesuai arahan pemerintah pusat, dialokasikan untuk masyarakat yang bergerak dibidang transportasi umum dan pelaku UMKM, nilainya Rp 2,8 miliar,” pungkas Jeje. (Ceng2/R8/HR Online/Editor Jujang)

Turnamen Futsal Forwat Cup 2022

wp-1667117572038.jpg

review1st.com — Forum Wartawan Teknologi (FORWAT) menggelar Turnamen Futsal yang mempertemukan klub futsal dari kalangan industri di lingkup ICT dan insan media serta stakeholder lainnya.

Turnamen yang perdana digelar ini diikuti oleh 16 tim. Setelah dua tahun Indonesia menjalani pembatasan sosial dan diimbau untuk banyak melakukan aktivitas di rumah saja untuk mencegah penularan Covid-19, pembatasan itu telah diperlonggar.

Namun efek negatifnya masih menghantui, yakni kesehatan mental.

Termasuk para wartawan teknologi dan semua pihak yang ada di dalam lingkup ICT. Olahraga dipercaya mampu menjaga kesehatan mental.

Survei yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan 1 dari 5 orang yang sebelumnya tidak berolah raga, telah memulai kebiasaan ini.

Aktivitas olah raga pun terbukti dapat mengurangi efek stres untuk mempertahankan fungsi kekebalan tubuh. Demikian juga dengan turnamen futsal yang diadakan Forwat ini.

Selain mampu meningkatkan kesehatan mental para stakeholder di industri ICT, silaturahmi pun tetap terjalin dengan hangat dan semakin kuat.

Menurut Maulia Salamuddin, Ketua Pelaksana Turnamen Futsal FORWAT CUP 2022, kegiatan ini bukan saja merupakan ajang silaturahmi pasca pandemic yang memberikan banyak batasan melainkan juga untuk memperkuat kemitraan yang sudah terjalin antara pelaku industri dengan para awak media.

“Setelah dua tahun lebih kita hanya bertemu secara virtual, kini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, alhamdulillah Turnamen bisa digelar perdana dan akan rutin dilakukan setiap tahun dan diharapkan dapat melibatkan lebih banyak peserta,” kata Maul.

Mengusung tema Friendship for Health, turnamen ini diharapkan dapat menjadi barometer kompetisi olahraga di lingkup ICT.

Dalam kesempatan yang sama, Danang Arradian, Ketua Umum FORWAT menyampaikan, turnamen ini diselenggarakan dengan maksud memberi ruang kepada seluruh stakeholder untuk menggalakkan kembali giat berolahraga untuk terus mempertahankan pola hidup sehat yang selama ini telah terbentuk selama pandemi.

“Semoga dengan terjalinnya silaturahmi di lapangan futsal ini dapat menciptakan sinergi dan kolaborasi yang baik antara industri dengan rekan-rekan media,” ucap Danang.

Turnamen yang mendapat dukungan dari Tokopedia, BNI, Sharp, Telkomsel dan beberapa perusahaan lainnya ini memperebutkan piala bergilir dari FORWAT dan juga sejumlah uang tunai sebagai dana pembinaan.

Keluar sebagai juara pertama dalam turnamen ini adalah tim futsal BNI 46 yang berhak mendapatkan hadiah piala tetap dan uang tunai sebesar Rp7,5 Juta. Sementara di posisi runner up diraih oleh tim futsal Forwot yang berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp5 Juta.

Sedangkan posisi ketiga dipegang oleh tim futsal Sharp yang mendapatkan uang tunai senilai Rp3 Juta.

Sementara itu, Reinhard Romario dari tim futsal BNI 46 terpilih sebagai pemain terbaik yang berhak mendapatkan satu unit smartphone.

Sedangkan pencetak gol terbanyak berhasil diraih Abimanyu dari tim futsal Forwot yang juga berhak mendapatkan Trophy Top Scorer dan satu unit smartphone.

Para Atlet Porprov Jabar Penuhi Hotel di Subang

Grant-Hotel-Subang.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Dampak positif Kabupaten Subang menjadi tuan rumah Porprov XIV Jawa Barat, begitu dirasakan bagi pengelola penginapan atau hotel.

Semua hotel di Kabupaten Subang dipenuhi ribuan atlet yang mengikuti 19 cabang olahraga dipagelaran olahraga empat tahunan ini.

Marketing Hotel Lottus, Risman mengatakan, ada 4 kontingen yang menginap di Hotel Lottus, diantaranya Kota Cirebon, Kabupaten dan Kota Bogor, Bekasi dan Kota Cimahi.

“Kamar yang tersedia ada 100 kamar, dan semua sudah penuh oleh atlet,” ujarnya seperti dikutip dari subang.go.id.

Risman menambahkan, semua kontingen checkin dari tanggal 25 Oktober – 21 November. “Mereka datang sesuai jadwal perlombaan, seperti yang datang sekarang baru atlet voli,” jelasnya.

Sementara Kepala Marketing Grant Hotel, Agus mengatakan, Grant Hotel, hanya memiliki 57 kamar. Sementara atlet yang menginap di Grant hotel dari Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

“Kabupaten Bogor Checkin dari tanggal 23 Oktober dan Checkout tanggal 3 November, karena ikut hanya Cabor bola voli,” jelas Agus.

Sedangkan untuk Kota Bogor, tambah Agus, checkin tanggal 23 Oktober sampai tanggal 19 November. “Mereka tidak semua ikut semua Cabor, hanya ikut 7 Cabor,” jelasnya.

Salah satu alasan kontingen Bogor memilih hotel mereka, menurut Agus, kemungkinan lokasi venue dekat dengan Grant Hotel.

“Untuk kenyamanan atlet, kami memperhatikan makanan yang dibutuhkan atlet-atlet, haizin, sanitasi dan nutrisi seperti susu, roti dan telur, kita juga mengantar makanan ke lokasi venue,” jelasnya.

Butuh Investor, Lembah Pejamben Kota Banjar Belum Dibuka

Lembah-Pejamben-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Objek wisata (obwis) Lembah Pejamben Desa Binangun, Kota Banjar, Jawa Barat, hingga kini belum kembali dibuka sejak ditutup satu tahun yang lalu akibat pandemi Covid-19. 

Objek wisata dengan suguhan pemandangan alam tersebut belum kembali dibuka lantaran belum terbentuknya pengelola harian yang mengurus obwis tersebut.

Sekretaris Desa Binangun, Roni Kurniawan, mengatakan, pemerintah desa sebetulnya telah melakukan rapat koordinasi dengan BPD dan pengurus Karang Taruna. Koordinasi tersebut juga melibatkan pengelola yang sebelumnya pernah menjabat.

Pemerintah desa juga telah membuat regulasi terkait mekanisme pengelolaan Lembah Pejamben. Termasuk melakukan rekruitmen melalui musyawarah bagi warga yang siap untuk menjadi pengelola harian.

Akan tetapi, lanjutnya, setelah dilakukan pembukaan atau rekruitmen ternyata beberapa peserta yang sudah mendaftar tidak ada yang bersedia untuk menjadi pengelola harian di obwis Lembah Pejamben.

“Dua minggu yang lalu kami sudah lakukan musyawarah dan rekrutmen tetapi tidak ada yang bersedia. Jadi, sementara ini masih dilakukan penutupan,” kata Roni kepada HR Online, Sabtu (29/10/2022).

Alasan Lembah Pejamben Kota Banjar Belum Dibuka

Lanjutnya menjelaskan, dalam rapat itu juga pemerintah desa sudah memberikan penjelasan terkait mekanisme pengelolaan objek wisata. Serta dampak ekonomi yang didapat baik oleh masyarakat maupun pemerintah desa.

Baca Juga: Situ Leutik Kota Banjar, Tempat Wisata Sekaligus Spot Mancing

Tetapi, hingga saat ini masih belum ada yang bersedia untuk dijadikan sebagai pengelola harian. Sehingga, untuk sementara ini objek wisata masih dilakukan penutupan sampai nanti terbentuk pengelola yang baru.

“Dari hasil rapat itu belum ada yang bersedia menjadi pengurus. Alasannya karena untuk pengelolaan harian terasa berat, setiap hari harus memantau,” terang Roni. 

Lebih lanjut ia menambahkan, pihaknya berharap setelah ini ada warga yang bersedia menjadi pengelola harian agar kawasan obwis lembah pejamben kembali berjalan dan bisa lebih berkembang.

Pemerintah desa, kata Roni, juga bersedia jika ke depan terdapat investor yang siap bekerjasama untuk memajukan kawasan objek wisata lembah pejamben.

“Sementara belum ada lagi yang bersedia. Kami silahkan saja asal warga Binangun. Kecuali ada dari investor yang mau mengembangkan tapi untuk investor sejauh ini juga memang belum ada,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Wabup Ciamis Ingatkan Warga Manfaat-Negatif Teknologi Digitalisasi

IMG_20221030_062756_Ubmn07qC3Z_IeZdC5yK4T.jpeg

harapanrakyat.com,- Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengingatkan warga Tatar Galuh untuk manfaatkan teknologi digitalisasi yang semakin maju dengan baik. Jangan sampai perkembangan zaman ini berdampak negatif pada kehidupan.

Yana menyampaikan hal tersebut pada saat menghadiri Tabligh Akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional, Kecamatan Sindangkasih. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Dakwah Khoirul Ummah Kecamatan Sindangkasih.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Camat Sindangkasih, para Kepala Desa dan tamu undangan lainnya.

“Perkembangan teknologi digitalisasi kini semakin maju, saya harap semua dapat manfaatkan untuk hak yang baik. Jangan sampai perkembangan ini berdampak negatif pada kehidupan,” ujar Yana.

Menurut Yana, banyak hal yang baik manfaatkan teknologi Digitalisasi. Mulai dari mengetahui perkembangan yang terjadi, cara berpakaian, bersikap, atau menjadi sarana dakwah.

Baca Juga: Sejarah Hari Santri Nasional, Resolusi Jihad KH Hasyim Asyhari

Masyarkat harus memahami pemanfaatan teknologi ini. Hal tersebut akan berpengaruh kepada pribadi masing-masing.

“Selama masih sejalan dengan Quran dan Hadist silahkan manfaatkan dengan baik,” jelasnya.

Yana pun berpesan kepada masyarakat dengan momen Maulid Nabi dan HSN jadikan untuk meningkatkan keimanan.

“Peringatan ini jangan hanya jadi seremonial saja namun dapat meningkatkan keimanan kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini juga, Wabup Yana memberikan beberapa pertanyanyaan kepada masyarakat. Bagi yang dapat menjawab akan mendapat hadiah. Peringatan HSN dan Maulid Nabi di Sindangkasih pun meriah dengan adanya bazar masyarakat. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Malam Minggu di Malioboro Tasikmalaya, Warga Asyik Selfie

Malam-Minggu-di-Malioboro-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Malam Minggu, warga Kota Tasikmalaya, Jawa Barat beramai-ramai datangi Jalan Cihideung Malioboro Tasikmalaya untuk selfie (swafoto), Sabtu (29/10/2022) malam.

Warga berbondong-bondong datang hanya ingin sekedar berswafoto di bawah ornamen Payung Geulis. Suasana Malioboro Tasikmalaya saat malam memang sangat instagramable dengan gemerlap lampu di bawah Payung Geulis.

Meski Jalan Cihideung tersebut belum selesai 100 persen, namun animo masyarakat saat tinggi untuk berswafoto sembari menikmati suasana malam Minggu. 

“Penasaran dengan Payung Geulis di malam hari, karena kan dipasang lampu warna-warni, jadi saya langsung ke sini malam-malam sama pacar untuk difoto di bawah Payung Geulis ini,” kata salah satu pengunjung, Rina kepada harapanrakyat.com, Sabtu (29/10/2022).

Baca Juga: Nonton 3 Pemuda Berbahaya, Ribuan Warga Tumplek di Festival Cihideung

Rina mengaku senang bisa berswafoto di Malioboro Tasikmalaya. Gemerlap lampu jadi menambah keindahan saat berswafoto di malam hari.

“Keren banget ini Payung Geulis, madep pokoknya apalagi difotonya malam hari. Payung Geulis yang terbuat dari kain banyak fungsinya juga ini mah, kalau hujan bisa berteduh kayaknya,” ucapnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kota Tasikmalaya Nunung Nurteti menyebutkan selain memasang Payung Geulis, pihaknya juga menanam berbagai jenis tanaman di sepanjang Jalan Cihideung.

“Menanam 48 batang pohon cemara dan 14  pohon tabebuya. Saat ini kami juga sedang menyiapkan pohon kamboja. Namun kalau kamboja akan disimpan di dalam pot,” ucapnya.

Nunung mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga pepohonan yang ditanam ini agar bisa tumbuh dengan baik dan Jalan Cihideung menjadi lebih indah. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Masuk Kamar dan Todongkan Sajam, Anak Punk Ditangkap Warga di Ciamis

Anak-punk-ditangkap-warga-di-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Ketahuan masuk kamar rumah warga, seorang anak punk dikepung dan ditangkap warga di Dusun Lumbungsari, Desa/Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kepala Dusun Lumbungsari Jajang Maskur membenarkan kejadian tersebut. Jajang mengatakan anak punk tersebut masuk ke rumah warga pada pukul 22.00 WIB.

“Kejadiannya tadi sekitar pukul 22.00 WIB, anak punk ini masuk ke dalam rumah warga yaitu Bakso Asgar yang berlokasi di samping kantor Desa Pamarican, pelaku kini telah diamankan ke kantor Polsek Pamarican,” katanya, Sabtu (29/10/2022) malam.

Baca Juga: Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Mengambang di Selokan Anyar Ciamis, Ari-Ari Masih Nempel

Menurut Jajang, anak punk tersebut diduga masuk ke dalam rumah dengan cara mengendap melalui pintu belakang. Anak punk diduga telah mengintai korban sebelumnya 

“Menurut keterangan dari pemilik rumah (korban,) pelaku masuk ke dalam kamar dimana di dalam kamar itu ada pemilik rumah (perempuan). Setelah di dalam kamar pelaku menodongkan senjata tajam dan membekap korban,” terangnya.

Karena takut, lanjut Jajang, korban pun berteriak sehingga anaknya yang sedang berada di depan rumah langsung masuk dan mendapatkan pelaku tengah menodong korban,

“Sejak itu anak korban berteriak dan tanpa komando warga pun langsung berdatangan dan menangkap pelaku,” katanya.

Jajang juga mengatakan, pelaku saat masuk ke dalam kamar dan menodong korban dalam kondisi sudah tidak menggunakan celana.

“Entah apa tujuannya, entah mau mencuri atau apa, tadi pelaku kedapatan tidak memakai celana,” jelasnya.

Lanjut Jajang, anak punk yang berhasil ditangkap warga tersebut, saat ini sudah diamankan ke Polsek Pamarican untuk diproses lebih lanjut.

“Yang kedapatan masuk itu tadi satu orang, ngakunya sih anak Bandung, namun begitu warga juga tadi mengamankan sedikitnya enam anak punk yang suka nongkrong di lingkungan Pamarican. Bahkan pelaku juga sering kelihatan bergabung dengan anak punk yang kini tengah diamankan,” jelasnya. 

Hingga berita ini diunggah, belum ada konfirmasi dari Polsek Pamarican. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Nonton 3 Pemuda Berbahaya, Ribuan Warga Tasikmalaya Tumplek di Festival Cihideung

Konser-Musik-Kota-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Ribuan warga Kota Tasikmalaya, Jawa Barat tumplek datangi Festival Cihideung di Semi Pendestrian Malioboro Tasikmalaya. Mereka rela antri berdesakan nonton live music pada Sabtu (29/10/2022) malam.

Pantauan harapanrakyat.com ribuan warga rela antri berdesakan untuk melihat langsung penampilan Grup Band 3 Pemuda Berbahaya feat Willy D’Karyana dan Delisa Herlina, serta bintang tamu lainnya.

“Iya pak antri berdesakan. Karena kan panggungnya berada di tengah Jalan Cihideung yang dijadikan tempat pedestrian,” kata salah satu pengunjung, Yulianti kepada harapanrakyat.com, Sabtu (29/10/2022).

Baca Juga: Upacara Sumpah Pemuda di Tasikmalaya Digelar di Situ Sanghyang

Yulianti menjelaskan, apabila datang dari arah belakang panggung harus lewat samping panggung selebar 3 meter jadi berdesakan. Ia mengaku rela berdesakan demi nonton artis yang langsung di acara Festival Cihideung.

“Mau foto tadinya sama Delisa yang penyanyi itu. Tapi susah karena berdesakan sekali ini tempatnya, penontonya banyak jadi susah gerak,” ujarnya.

Selain warga yang nonton live music, banyak juga warga menikmati suasana malam Minggu di kawas Malioboro Tasikmalaya. Selain berjalan kaki menyusuri Kawasan Pedestrian Malioboro Tasikmalaya, mereka juga berswafoto di bawah Payung Geulis dan gemerlapnya lampu.

“Saya warga Kabupaten Tasikmalaya, penasaran dengan tempat ini yang katanya disebut Malioboro Tasik. Saya ke sini sama pacar hanya ingin foto di bawah Payung Geulis aja,” ungkap pengunjung Malioboro Tasikmalaya, Hilman.

Ia pun mengaku takjub dengan perubahan Kota Tasikmalaya, karena memiliki Malioboro Tasik yang sangat indah apalagi ketika malam hari dipasang gemerlap lampu.

“Keren Kota Tasik euy pokoknamah, harus tetap dijaga keindahannya. Intinya jangan buang sampah sembarangan, harus dijaga bersama-sama,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Silaturahmi Harkamtibmas, Kapolsek Banjar Ajak Ormas dan LSM Jaga Kondusifitas 

Silaturahmi-Harkamtibmas.jpg

harapanrakyat.com,- Polsek Banjar, Polres Banjar, menggelar acara Silaturahmi Harkamtibmas. Kegiatan itu merupakan upaya untuk menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polsek Banjar.

Kapolsek Banjar Kompol Sudi Hartono mengatakan, pihaknya turut mengundang organisasi masyarakat (Ormas), Organisasi Kepemudaan (OKP), dan klub motor.

“Tujuan dan maksud acara silaturahmi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat ini adalah bagian mana kita bersama-sama menjaga kondusifitas khususnya di wilayah Kecamatan Banjar,” kata Sudi Hartono, Sabtu (29/10/2022).

Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku yang Diduga Membakar Pendopoo Walikota Banjar, ODGJ?

Menurutnya, saat ini untuk di wilayah hukum Polsek Banjar sendiri bisa dikatakan masih tergolong aman dan terkendali.

“Secara umum di wilayah hukum Polsek Banjar alhamdulillah aman terkendali. Kemudian untuk kegiatan masyarakat juga sudah mulai menggeliat,” terangnya.

Ia menjelaskan, dalam acara silaturahmi tersebut juga disampaikan bahwa semua pihak termasuk Ormas, OKP, dan klub motor harus ikut menjaga kondusifitas.

“Dengan silaturahmi ini salah satu wujud kami untuk menggandeng mereka agar ikut serta dalam menjaga kondusifitas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sudi Hartono menambahkan, upaya lain untuk menjaga keamanan adalah dengan meningkatkan ronda malam di setiap masing-masing lingkungan.

“Di samping kami melaksanakan patroli rutin juga kami mengimbau masyarakat agar di masing-masing lingkungan supaya meningkatkan ronda malam untuk menjaga keamanan dari segala tindak kajahatan,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam acara Silaturahmi Harkamtibmas tersebut turut dibacakan deklarasi damai oleh Ketua GMBI Kota Banjar. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Panwascam di Kota Banjar Resmi Dilantik, Bawaslu: Harus Profesional

Panwascam-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Sebanyak 12 panitia pengawas pemilu kecamatan atau Panwascam yang telah ditetapkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjar, Jawa Barat, resmi dilantik dan dilakukan sumpah jabatan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan panitia pengawas kecamatan atau Panwascam yang akan bertugas untuk Pemilu serentak tahun 2024 di Kota Banjar tersebut berlangsung di hotel Horison Tasikmalaya, Jumat (28/10/22).

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjar, Irfan Saeful Rohman, mengatakan, Panwascam yang dilantik harus bekerja dengan profesional.

Menjunjung tinggi nilai integritas sebagai anggota pengawas pemilu, betul-betul melaksanakan kerja dengan penuh waktu serta dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya masing-masing.

“Kami tekankan kepada pengawas senantiasa harus menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalitas dan bekerja penuh waktu,” kata Irfan Saeful Rohman kepada HR Online, Sabtu (29/10/2022).

Baca Juga: Ketua RT Bongkar Keseharian Pelaku Pembakaran Pendopo Wali Kota Banjar

Lanjutnya menyebutkan, pada kesempatan tersebut juga langsung dilakukan pelatihan dan pembekalan terhadap 12 Panwascam yang telah dikukuhkan.

Adapun materi pembekalan yang disampaikan di antaranya terkait internal organisasi, kerja-kerja pengawasan sampai dengan teknis di lapangan. Termasuk pembekalan teknis ketika nantinya menghadapi gugatan sengketa hasil Pemilu.

“Setelah pelantikan agendanya langsung kami lakukan pelatihan dan pembekalan. Pelaksanaan berlangsung selama tiga hari,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, terkait masa kerja Panwascam terhitung sejak dilakukan pelantikan. Maka secara langsung panitia pengawas pemilu tingkat kecamatan sudah terbentuk dan langsung masuk masa kerja.

“Masa kerja terhitung setelah dilakukan pelantikan. Kami harap mereka bekerja dengan baik karena pada intinya panwascam itu menjadi supporting system bagi kami Bawaslu,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts