Beranda blog Halaman 136

Jalur Kedung Mulus! Alternatif Baru Pemudik Subang-Sumedang

jalur alternatif Subang-Sumedang
Foto: kabarsumedang.pikiran-rakyat.com

Pemudik yang melintasi jalur Subang-Sumedang kini memiliki alternatif baru yang lebih nyaman. Jalan di Blok Kedung, Desa Margamukti, Sumedang Utara, kini telah mulus setelah sebelumnya mengalami kerusakan parah. Perjalanan menuju Sumedang pun bisa lebih cepat dibandingkan harus melewati Padasuka.

“Alhamdulillah, sekarang jalannya sudah bagus. Lewat sini lebih cepat sampai Sumedang dibandingkan via Padasuka,” ujar Agus, seorang pemudik asal Karawang yang menuju Ganeas, Sumedang, pada Sabtu, 29 Maret 2025.

Agus mengaku mendapat informasi dari warga setempat di pertigaan Panyindangan bahwa jalan Blok Kedung kini bisa dilewati dengan nyaman. Pemudik yang ingin menggunakan jalur ini cukup belok kiri di pertigaan Panyindangan, tepat di bawah Jembatan Tol Cisundawu.

Jalur ini akan membawa pemudik keluar di daerah Barak dan langsung tersambung ke jalan arteri Bandung-Cirebon. Jaraknya pun lebih pendek dibandingkan melewati Padasuka, yang akan keluar di Nalegong sebelum menuju jalan arteri yang sama.

Bagi pemudik yang ingin perjalanan lebih lancar dan efisien, memilih jalur Blok Kedung bisa menjadi solusi terbaik untuk menghindari kemacetan.

Pemkab Subang Turun Tangan Bantu Korban Puting Beliung

Pemkab Subang Turun Tangan Bantu Korban Puting Beliung
Foto: subang.pikiran-rakyat.com

Subang – Bencana puting beliung yang melanda Kecamatan Jalancagak dan Kasomalang, Kabupaten Subang, beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan parah pada rumah-rumah warga. Dampaknya begitu besar, memaksa banyak keluarga menghadapi situasi sulit.

Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan tunai, Jumat, 28 Maret 2025. Pria yang akrab disapa Kang Rey ini menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk masyarakat yang terdampak bencana.

Komitmen Pemerintah untuk Warga Terdampak

Dalam kesempatan tersebut, Kang Rey meminta maaf karena bantuan tidak bisa diberikan secara instan. Ia menjelaskan bahwa ada proses administrasi yang harus dilalui sebelum bantuan disalurkan. Namun, ia memastikan bahwa Pemkab Subang berkomitmen untuk terus membantu korban bencana.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban perbaikan rumah,” ujarnya11.

Ia juga mengimbau warga untuk segera melapor kepada kepala desa jika mengalami kerugian akibat bencana. Dengan begitu, pemerintah bisa segera menyalurkan bantuan yang diperlukan.

Perbaikan Jalan dan Pendataan Warga Lansia

Selain membahas penanganan bencana, Kang Rey menyoroti kondisi infrastruktur di wilayah terdampak. Ia berjanji akan memprioritaskan perbaikan ruas jalan Desa Kumpay yang rusak parah agar rampung tahun ini.

“Tidak perlu menunggu satu tahun, jalan ini akan segera diperbaiki,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta kepala desa untuk mendata warga lansia yang hidup sebatang kara dan belum memiliki jaminan kesehatan. Menurutnya, mereka harus mendapatkan bantuan dan fasilitas kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

“Saya tidak ingin ada nenek-nenek atau kakek-kakek yang hidup sendiri tanpa bantuan. Jika ada, segera laporkan agar mendapat perhatian pemerintah,” tambahnya.

Bantuan untuk Korban Bencana

Dalam aksi kemanusiaan ini, Pemkab Subang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang untuk menyerahkan bantuan tunai. Bantuan diberikan kepada 6 warga Desa Kumpay dengan rumah rusak berat dan 3 warga dengan rumah rusak sedang.

Di Desa Kasomalang Kulon, 14 warga dengan rumah rusak berat serta 20 warga dengan rumah rusak sedang juga menerima bantuan. Kehadiran pemerintah dan berbagai pihak diharapkan dapat membantu masyarakat bangkit dari musibah ini.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Baznas Subang, Dr. H. Musyfiq Amrullah, jajaran pemerintah daerah, Camat Jalancagak, Camat Kasomalang, serta unsur Muspika setempat.

Kebahagiaan Ramadhan: 74 Anak Yatim di Tanjungsari Timur Terima Santunan

Kebahagiaan Ramadhan: 74 Anak Yatim di Tanjungsari Timur Terima Santunan
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Setiap bulan Ramadhan, kebahagiaan selalu hadir bagi anak-anak yatim di Desa Tanjungsari Timur, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang. Tahun ini, sebanyak 74 anak yatim kembali menerima santunan berupa uang tunai dan beras dalam sebuah acara penuh kepedulian.

Acara bertajuk Peduli Berbagi Bersama ini digelar di Halaman Gedung Serba Guna MWC NU Kecamatan Cikaum pada Jumat (28/03/2025). Momentum ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yatim, terutama di bulan suci Ramadhan.

Ketua Panitia Santunan, Tatang Khoerudin, menyampaikan bahwa setiap anak menerima santunan sebesar Rp550 ribu serta beras sebanyak 2,71 kg. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“Semoga santunan ini membawa keberkahan dan dapat digunakan dengan bijak oleh anak-anak yatim yang menerimanya,” ujar Tatang.

Rangkaian acara diawali dengan ziarah ke makam Syekh Jamaludin, dilanjutkan dengan doa bersama dan prosesi pengusapan kepala sebagai simbol kasih sayang. Setelah itu, santunan diberikan kepada para penerima dengan penuh khidmat.

Ketua PAC Ansor Kecamatan Cikaum mengapresiasi inisiatif ini, mengingat kegiatan serupa telah menjadi tradisi tahunan yang terus berlangsung di Desa Tanjungsari Timur setiap Ramadhan. Dukungan dari berbagai pihak menjadikan acara ini semakin berkesan dan bermakna.

Acara ditutup dengan momen berbuka puasa bersama yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Tanjungsari Timur, Ketua PC Ansor Kabupaten Subang, Ketua MWC NU Cikaum, Ketua Muslimat Cikaum, serta Ketua Karang Taruna Desa Tanjungsari Timur. Kebersamaan ini semakin mempererat tali silaturahmi dan semangat kepedulian antarwarga.

Mudik Nekat dengan Gerobak Motor, Daryono Angkut Barang Keluarga ke Kampung Halaman

Mudik Nekat dengan Gerobak Motor, Daryono Angkut Barang Keluarga ke Kampung Halaman
Foto: megapolitan.kompas.com

Subang – Mudik lebaran selalu menghadirkan kisah unik. Salah satunya datang dari Daryono (40), seorang pemudik asal Slipi, Jakarta Barat. Berbeda dari kebanyakan orang yang memilih kendaraan pribadi atau transportasi umum, Daryono nekat mengendarai gerobak motor untuk pulang ke kampung halamannya di Subang, Jawa Barat.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Ia ingin memastikan seluruh barang bawaan, termasuk milik sanak saudaranya yang lebih dulu mudik, bisa sampai dengan aman. “Jadi keluarga pakai motor duluan. (Gerobak motor) ini biar barangnya (termasuk milik saudara) diangkut semua,” ungkap Daryono saat ditemui di Simpang Bekasi Cyber Park (BCP), Kota Bekasi, pada Jumat (28/3/2025).

Gerobak motor yang dikendarainya berukuran sekitar 3 meter x 1,5 meter. Agar lebih nyaman, Daryono memodifikasi beberapa bagian. Ia memasang kain di sisi gerobak untuk melindungi barang-barang dari hujan. Selain itu, di bagian kemudi, ia menambahkan tempat duduk yang lebih panjang untuk rekannya yang ikut dalam perjalanan. Tidak hanya itu, sebuah lempengan baja sepanjang 1,5 meter juga dipasang di atap kemudi sebagai pelindung dari panas dan hujan.

Tumpukan barang di gerobak terlihat cukup penuh, bahkan kasur tampak diikat di bagian belakang. Meski muatannya berlebih, Daryono mengaku tidak khawatir jika dihentikan petugas kepolisian. “Enggak khawatir. Pajak-pajak hidup, sudah biasa,” ujarnya santai.

Dalam perjalanannya menuju Subang, Daryono tidak ingin terburu-buru. Ia memperkirakan perjalanan akan memakan waktu sekitar tiga jam jika kondisi jalan lancar. “Kalau lancar sih, tiga jam sudah sampai,” imbuhnya.

Kisah unik ini menjadi bukti bahwa semangat mudik begitu kuat, bahkan dengan cara yang tidak biasa. Tak hanya tentang pulang ke kampung halaman, mudik juga menjadi momen kebersamaan yang penuh makna.

H-2 Lebaran, Jalur Pantura Subang Membludak: Penyapu Koin Perparah Kemacetan

H-2 Lebaran, Jalur Pantura Subang Membludak: Penyapu Koin Perparah Kemacetan
Foto: jabar.tribunnews.com

Subang – Memasuki H-2 Lebaran, arus mudik di Jalur Pantura Subang semakin padat. Pada Sabtu (29/3/2025) dini hari, ribuan kendaraan pemudik terus mengalir, didominasi oleh pengendara motor. Selain itu, banyak kendaraan pribadi roda empat yang turut meramaikan perjalanan menuju kampung halaman.

Pantauan di Pos PAM Mudik Sewoharjo menunjukkan kepadatan lalu lintas akibat aktivitas penyapu koin yang berjajar sepanjang dua kilometer dari perbatasan Subang-Indramayu. Para penyapu koin berdiri di atas median jalan, menghambat laju kendaraan. Situasi semakin memburuk karena banyak pemudik yang melempar koin, membuat para penyapu koin merangsek ke tengah jalan demi berebut uang receh.

Hingga menjelang Sabtu dini hari, aliran kendaraan pemudik belum menunjukkan tanda-tanda berkurang. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi malam ini hingga esok hari. Tidak hanya di jalur Jakarta-Cirebon, kepadatan juga terjadi di arah sebaliknya, yakni Cirebon-Jakarta. Kebijakan One Way di Tol Cipali menyebabkan banyak kendaraan, termasuk bus angkutan umum, beralih ke Jalur Pantura.

Kapolsek Pusakanagara, Kompol Jusdjachlan, mengimbau pemudik agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi Jembatan Sewoharjo. “Kurangi kecepatan saat memasuki kawasan ini. Banyaknya penyapu koin bisa membahayakan keselamatan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta pemudik untuk tidak melempar uang saat melewati jembatan. “Melempar koin hanya akan memperparah kemacetan karena penyapu koin berebut di tengah jalan,” tambahnya. Pihak kepolisian telah berupaya membubarkan mereka, tetapi jumlahnya yang banyak membuat pengawasan menjadi tantangan tersendiri.

Demi kelancaran arus mudik dan keselamatan bersama, polisi kembali menegaskan agar para penyapu koin tidak berdiri di median jalan. “Tindakan ini sangat berbahaya, terutama di tengah lonjakan kendaraan pemudik yang terus meningkat,” pungkasnya.

Bupati Subang Pimpin Apel Satgas Pemberantasan Premanisme, Tekankan Koordinasi dan Keamanan

Bupati Subang Pimpin Apel Satgas Pemberantasan Premanisme, Tekankan Koordinasi dan Keamanan
Foto: www.jabarpress.com

Subang – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita atau yang akrab disapa Kang Rey, memimpin apel kesiapsiagaan Satgas Pemberantasan Premanisme tingkat Kabupaten Subang. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Subang pada Kamis (27/3/2025) sebagai tindak lanjut dari kebijakan Gubernur Jawa Barat.

Apel ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Barat. Seluruh kabupaten/kota di provinsi ini secara serentak melaksanakan apel kesiapsiagaan, sesuai keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 300/Kep.160-Bakesbangpol/2025 tentang Satuan Tugas Pemberantasan Premanisme Jawa Barat.

Dalam amanatnya, Bupati Subang menegaskan bahwa apel ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menangani aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. “Premanisme adalah persoalan serius yang mengancam keamanan dan stabilitas daerah. Kita harus bergerak cepat dan sigap dalam mengatasinya,” ujar Kang Rey.

Penguatan Sinergi dan Respons Cepat

Pada kesempatan ini, Bupati Subang didampingi Wakil Bupati, Sekda, Kapolres, Dandim 0506, Lanud Suryadarma, serta perwakilan dari Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Subang. Acara juga ditandai dengan penyematan tanda kehormatan kepada perwakilan Tim Satgas Pemberantasan Premanisme sebagai simbol kesiapan dalam menjalankan tugas.

Dalam apel tersebut, Bupati Subang menyampaikan tiga poin utama yang menjadi fokus dalam pemberantasan premanisme:

  1. Penguatan koordinasi – Seluruh elemen Forkopimda, TNI-Polri, dan Satgas di setiap tingkatan harus bekerja sama dalam mendeteksi, mencegah, dan menindak aksi premanisme.
  2. Peningkatan respons cepat – Kesiapsiagaan yang tinggi diharapkan mampu memberikan respons cepat dan tepat terhadap setiap laporan masyarakat terkait aksi premanisme.
  3. Pembangunan kesadaran publik – Selain tindakan tegas, edukasi kepada masyarakat sangat penting agar mereka turut berperan aktif dalam melaporkan tindak premanisme dan menciptakan lingkungan yang aman.

Komitmen untuk Keamanan Subang

Bupati Subang mengapresiasi kesiapan Satgas dalam menjalankan tugasnya. Ia juga berpesan agar seluruh tim menjalankan amanah ini dengan profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk menghapus aksi premanisme di Kabupaten Subang,” tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, Sekda Subang H. Asep Nuroni, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Subang, serta jajaran aparat keamanan yang siap mendukung pemberantasan premanisme di daerah.

Mudik Lebaran Gratis: Polres Subang Fasilitasi Perjalanan Aman dan Nyaman

Mudik Lebaran Gratis: Polres Subang Fasilitasi Perjalanan Aman dan Nyaman
Foto: tribratanews.jabar.polri.go.id

Subang – Polres Subang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menghadirkan program mudik Lebaran gratis. Tahun ini, dua unit bus telah disiapkan untuk mengantarkan para pemudik menuju tiga kota tujuan di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Acara pelepasan rombongan berlangsung di Mapolres Subang pada Kamis (27/3/2025). Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, secara langsung melepas keberangkatan para pemudik. Sebelum perjalanan dimulai, seluruh bus dan kru menjalani pemeriksaan kesehatan serta ramp check guna memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami agar masyarakat dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman. Kami juga mengimbau para pemudik untuk tetap menjaga keselamatan selama perjalanan,” ujar Kapolres Subang.

Program ini diperuntukkan bagi warga Kabupaten Subang yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di Solo, Semarang, dan Yogyakarta. Setiap bus mampu menampung hingga 60 penumpang. Antusiasme tinggi terlihat dari para pemudik yang merasa bersyukur atas fasilitas gratis yang diberikan oleh Polres Subang.

Acara berlangsung tertib dan lancar. Dengan adanya program ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik tanpa perlu mengkhawatirkan biaya maupun keamanan. Diharapkan inisiatif seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang untuk membantu masyarakat merayakan hari besar dengan lebih tenang.

Bupati Subang dan Kapolres Pantau Pos Terpadu KM 102 Tol Cipali, Arus Kendaraan Meningkat Jelang Liburan

Bupati Subang dan Kapolres Pantau Pos Terpadu KM 102 Tol Cipali, Arus Kendaraan Meningkat Jelang Liburan
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Menjelang musim liburan, Bupati Subang bersama Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, melakukan pengecekan Pos Terpadu KM 102 A Tol Cipali pada Kamis (27/3/2025). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel dalam mengamankan arus lalu lintas serta memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Bupati Subang meninjau kondisi lalu lintas melalui CCTV dan berdialog langsung dengan petugas di lapangan. Setelah melakukan pengecekan, rombongan melaksanakan buka puasa bersama di Rest Area KM 102 A.

Kapolres Subang menyatakan bahwa situasi lalu lintas saat ini masih aman dan kondusif. Ia juga menegaskan kesiapan aparat dalam mengantisipasi lonjakan kendaraan, terutama di jalur utama Subang.

Volume Kendaraan Meningkat, Contra Flow Diberlakukan

Arus kendaraan di ruas Tol Cipali menuju Cirebon mengalami peningkatan signifikan pada Kamis (27/3/2025). Data dari Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head, Ardam Rafif Trisilo, mencatat sekitar 74 ribu kendaraan melintasi Cikopo sejak pukul 00.00 hingga 21.00 WIB. Angka ini meningkat 37% dibandingkan hari sebelumnya.

“Puncak kepadatan terjadi antara pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, dengan volume kendaraan melebihi 4 ribu per jam. Hingga malam, rata-rata kendaraan yang melintas mencapai 3,5 ribu per jam,” ungkap Ardam.

Lonjakan kendaraan sempat menyebabkan antrean di beberapa titik. Kendaraan yang mengalami kendala dan berhenti di bahu jalan menjadi salah satu faktor utama perlambatan laju lalu lintas.

Untuk mengurangi kepadatan, Astra Tol Cipali berkoordinasi dengan kepolisian melakukan penertiban pengendara secara berkala. Selain itu, rekayasa lalu lintas berupa Contra Flow diberlakukan di KM 162-169 dari pukul 09.10 hingga 10.05 WIB. Hingga siang hari, rekayasa One Way lokal juga diterapkan dari KM 70 Gerbang Tol Cikatama hingga KM 188 Gerbang Tol Palimanan.

Imbauan bagi Pengguna Jalan

Pengguna jalan diimbau untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Selain itu, kondisi fisik pengemudi harus tetap terjaga agar fokus berkendara tetap optimal.

Jika mengalami kendala selama perjalanan, pengendara dapat menghubungi call center Astra Tol Cipali di 0260-7600-600 atau melalui WhatsApp di 0811-2347-600.

Tol Cipali Dipadati Pemudik, Arus Kendaraan Meningkat 44 Persen

Tol Cipali Dipadati Pemudik, Arus Kendaraan Meningkat 44 Persen
Foto: jabar.tribunnews.com

Subang – Arus mudik di Tol Cipali semakin meningkat menjelang Lebaran. Hingga Jumat (29/3/2025) siang, tercatat 59 ribu kendaraan telah melintas di wilayah Subang. Lonjakan ini terjadi sejak pukul 00.00 WIB.

Corporate Communications & Sustainability Management Department Head PT Lintas Marga Sedaya (Astra Infra Toll Road Cipali), Ardam Rafif Trisilo, mengungkapkan bahwa volume kendaraan pemudik terus bertambah secara signifikan.

“Sejak tengah malam hingga pukul 12.00 WIB, tercatat 59 ribu kendaraan melewati gerbang Cikopo, yang mengarah dari Jakarta ke Cirebon. Angka ini meningkat 44 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya,” ujarnya, Jumat (28/3/2025).

Puncak Arus Mudik di Pagi Hari

Pada H-3 Lebaran, lonjakan kendaraan terjadi pada pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, sebelum waktu salat Jumat. Selama periode ini, jumlah kendaraan yang melintas mencapai lebih dari enam ribu per jam.

“Hingga siang ini, rata-rata volume kendaraan mencapai 4.900 unit per jam,” tambah Ardam.

Lalu Lintas Ramai Lancar

Meski volume kendaraan meningkat, arus lalu lintas di Tol Cipali terpantau ramai lancar tanpa kemacetan signifikan. Dari KM 72 hingga KM 188, pergerakan kendaraan tetap terkendali. Namun, beberapa titik mengalami perlambatan akibat kendaraan yang berhenti di bahu jalan.

“Petugas bersama kepolisian terus melakukan penertiban untuk memastikan arus lalu lintas tetap mengalir dengan baik,” jelasnya.

Imbauan bagi Pemudik

Menghadapi lonjakan kendaraan ini, Astra Tol Cipali mengimbau para pemudik untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan tetap prima sebelum bepergian.

“Jika merasa lelah, silakan manfaatkan rest area atau tempat istirahat alternatif di luar gerbang tol terdekat. Apabila mengalami kendala pada kendaraan, segera hubungi petugas tol atau kepolisian,” pesannya.

Selain itu, pemudik diminta untuk tidak berhenti di bahu jalan demi kelancaran lalu lintas. Bagi yang membutuhkan bantuan, dapat menghubungi call center Astra Tol Cipali di 0260-7600-600 atau melalui WhatsApp di 0811-2347-600

Euforia Lolos Piala Dunia 2026, Ole Romeny: Sulit Dibayangkan!

Euforia Lolos Piala Dunia 2026, Ole Romeny: Sulit Dibayangkan!

suarasubang.com – Pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny, tak mampu membayangkan betapa meriahnya euforia masyarakat jika skuad Garuda benar-benar mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026. Menurutnya, itu akan menjadi pencapaian tertinggi dalam sejarah sepak bola Indonesia.

“Bayangkan betapa luar biasanya bagi Indonesia dan anak-anak yang bermain sepak bola di sini. Mereka bisa melihat negaranya berlaga di Piala Dunia. Itu yang kami perjuangkan,” ujar Romeny usai pertandingan melawan Bahrain.

Romeny menjadi pahlawan kemenangan Indonesia setelah mencetak satu-satunya gol dalam laga krusial melawan Bahrain. Duel sengit yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025), berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tim asuhan Patrick Kluivert.

Indonesia Masih Berpeluang Lolos

Kemenangan atas Bahrain membawa Indonesia ke posisi keempat klasemen dengan perolehan sembilan poin dari delapan pertandingan. Garuda kini unggul tiga angka dari Bahrain dan China yang masing-masing menempati posisi kelima dan keenam.

Di papan atas, persaingan semakin ketat. Indonesia hanya terpaut satu poin dari Arab Saudi di peringkat ketiga dan berjarak empat angka dari Australia di posisi kedua. Sementara itu, Jepang telah memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia dengan keunggulan 11 poin dari Indonesia.

Meski jalan menuju turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko masih terjal, harapan tetap membara. Timnas Indonesia harus terus berjuang demi mewujudkan impian besar berlaga di panggung sepak bola dunia.

Recent Posts