Beranda blog Halaman 1324

Pemkab Ciamis Kirimkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

1669097840198_copy_1024x575_FCvltJeN8c_EbkiSdmY1w.jpeg

harapanrakyat.com,- Pemerintah Kabupaten Ciamis yang dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengirimkan bantuan untuk korban bencana gempa di Kabupaten Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022).

Bantuan tersebut diberangkatkan dari Ciamis Selasa (22/11/2022) sekitar pukul 12.00 WIB oleh Bupati Ciamis bersama tim dari BPBD Ciamis.

Bantuan tersebut merupakan bentuk nyata dari spirit Galuh Nanjeur Ciamis Tangguh. Sebagai bentuk solidaritas serta kepedulian terhadap sesama yang terkena musibah.

Kabid Darlog BPBD Ciamis Memet Hikmat menjelaskan Pemkab Ciamis mengirimkan 5 anggota Pusdalops BPBD. Mereka akan ikut serta membantu penanganan bencana gempa di Kabupaten Cianjur.

“Kami mohon doa kepada warga Tatar Galuh khususnya untuk keberangkatan kami semoga selamat sampai tujuan menyampaikan amanah dan kembali dengan selamat,” ujar Memet.

Baca Juga: Gubernur Jabar Minta Jangan Ada Korban Gempa Cianjur yang Terlantar

Kabag Kesra Setda Ciamis Ihsan Rasyad menuturkan bantuan yang dikirimkan berupa 1 mobil boks mi instan dan 1 truk air mineral. Bantuan tersebut dari Bupati Ciamis dan Baznas Ciamis.

“Pak Bupati akan singgah di Cianjur untuk menengok langsung dan menyerahkan bantuan untuk para korban bencana gempa Cianjur. Sekarang sedang dalam perjalanan,” ujar Ihsan.

Sebelumnya, Gempa dengan kekuatan magnitudo (M) 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).

Sejumlah rumah rusak dan menimbulkan korban ratusan jiwa. Berdasarkan data dari Basarnas, tercatat korban meninggal setelah gempa mencapai 162 jiwa. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Penggemar Berat Raffi Ahmad Bagikan Kisah Perjalanan Bertemu sang Idola

Penggemar-Berat-Raffi-Ahmad-Bagikan-Kisah-Perjalanan-Bertemu-sang-Idola.jpg

Salah seorang penggemar berat Raffi Ahmad yang memiliki tato wajah sang idolanya pada lengan kanannya itu baru-baru ini menjadi viral. Hal itu setelah lelaki dengan nama akun TikTok @fernandoprastyo ini, membagikan kisah perjalanannya bertemu Raffi Ahmad.

Memang, artis multitalenta ini memiliki banyak penggemar. Bahkan, setiap penggemarnya memiliki cara tersendiri untuk mengungkapkan rasa cintanya.

Lewat video yang ia unggah melalui sosial media TikTok, pria itu membagikan momen ingin bertemu dengan sang idola yang merupakan suami dari Nagita Slavina.

Ia menyempatkan diri untuk menyaksikan ayah dari Rafathar Malik Ahmad, saat tampil dalam pertandingan “Tiba-tiba Tenis” di Istora Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Raffi Ahmad Bantah Ada Hubungan Spesial dengan Mimi Bayuh

Ia pergi ke Jakarta naik kereta sendirian, untuk menonton pertandingan Raffi Ahmad melawan Deddy Mahendra atau artis yang akrab dengan nama Desta.

Ia membeberkan alasan menjadi fans berat, hingga membuat tato pada bagian wajah ayah Rafathar.

Penggemar Berat Raffi Ahmad Sebut Idolanya Cahaya Kehidupan

Saking mengidolakannya, pria pemilik akun TikTok @fernandoprastyo ini, menyebut suami Nagita Slavina adalah orang yang menginspirasi. Bahkan hingga bisa membuatnya merasa hidup lebih baik.

“Saya sangat menyukai karena dia idola saya dari dulu. Raffi Ahmad juga bisa menginspirasi saya untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi,” ujar pria berkacamata ini.

Dalam narasi video yang ia unggah, sang penggemar berat Raffi Ahmad mengatakan, bahwa idolanya ini menjadi cahaya terang. Sehingga, Raffi lah yang membuat hidupnya memiliki masa depan seperti sekarang.

“Jadi yang aku lakukan sejauh ini dan bisa sampai di sini memiliki masa depan, mempunyai istri, dan seterusnya. Semua itu karena aku terinspirasi dari Raffi Ahmad,” ujarnya.

Gagal Bertemu Langsung Raffi Ahmad

Sambil menunggu tiket, ia melihat tim Rans Entertainment berkumpul di luar Istora Senayan. Penggemar berat Raffi Ahmad itu pun berani mendekati tim Rans.

Setelah itu, pria yang memiliki tato wajah idolanya ini bertemu Nisya Ahmad, yang merupakan manajer sekaligus adik Raffi.

Tak mau melewatkan momen berharga itu, ia kemudian berfoto bersama manajer dan Nisya Ahmad.

Baca Juga: Pengakuan Nita Thalia, Pernah Didekati Raffi Ahmad untuk Jadi Istri Kedua

Namun sayangnya, penggemar berat Raffi Ahmad ini batal menemui langsung idolanya. Akan tetapi, hal itu tidak membuatnya kecewa dan larut dalam kesedihan.

Sebab, setidaknya ia masih bisa bertemu dengan sang manajer Raffi Ahmad. Ia mengaku ketika hendak bicara, seketika badannya gemetaran. Selain itu, saking senangnya, sampai ia meneteskan air mata.

“Ketika saya lakukan pembicaraan dengan manajer dan juga adiknya, aku gemetar. Tapi juga sangat senang sampai menangis. Meskipun tidak tahu apakah saya bisa bertemu (Raffi Ahmad),” katanya.

Meski ia belum bisa bertemu langsung dengan sang idola, namun ia cukup senang melihat suami Nagita Slavina itu dari tribun saat bertanding melawan Desta.

Bahkan, ia bangga setelah Raffi berhasil mengalahkan Desta pada pertandingan tenis tersebut. Menurutnya, ayah dari Rafathar ini tampil bak atlet tenis profesional.

Ia sangat tahu, bahwa Raffi Ahmad sebelum pertandingan melawan Desta sudah melakukan persiapan terlebih dulu.

“Semangat Aa Raffi, selamat menang. Ini bisa membuktikan perjuangan tidak akan sia-sia,” pungkas penggemar berat Raffi Ahmad. (Revi/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Perbaikan Jembatan Parungsari Kota Banjar Belum Dilakukan, Kenapa?

Perbaikan-Jembatan-Parungsari-Kota-Banjar-Belum-Dilaksanakan.jpg

harapanrakyat.com,- Pelaksanaan pengerjaan perbaikan Jembatan Parungsari, Kota Banjar, Jawa Barat, sampai saat ini belum juga mulai. Lantas apa masalahnya?

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar, Eddy Nurjaman, melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Fera Mada Pratama mengungkapkan, bahwa perbaikan jembatan tersebut tidak dapat dilaksanakan, sebelum Jembatan Baru bisa dilalui kendaraan.

“Jadi hasil rapat perbaikan baru berjalan, jika perbaikan Jembatan Baru sudah selesai,” ungkapnya kepada HR Online, Selasa (22/11/2022).

Baca Juga: Rencana Perbaikan Jembatan Parungsari, Dishub Banjar Hanya Dapat Pemberitahuan 

Adapun molornya proses perbaikan Jembatan Baru (Jembar), menurut Fera, hal itu terkendala dengan arus sungai Citanduy yang cukup deras.

Sebelumnya, proses perbaikan jembatan tersebut sudah dalam tahap penyelidikan unsur tanah dengan pengeboran. Namun, petugas yang bekerja untuk pengeboran terkendala dengan arus sungai yang cukup deras.

“Informasi dari DPUTR Kota Banjar, karena terkendala dengan cuaca dan arus sungai juga lumayan cukup deras. Maka ada beberapa pekerjaan yang masih tertunda dan belum dilaksanakan sepenuhnya,” ujar Fera.

“Sehingga itu yang menyebabkan perbaikan Jembatan Parungsari belum juga dilakukan,” imbuhnya.

Baca Juga: Jembatan Parungsari Kota Banjar Akan Diperbaiki, Lalu Lintas Dialihkan ke Mana?

Menurutnya, rencananya proses perbaikan Jembatan Baru akan selesai pada akhir tahun ini. Sehingga arus lalu lintas tidak terganggu.

“Mudah-mudahan akhir tahun ini segera selesai. Sehingga, tidak mengganggu arus lalu lintas terkait arah ke Pangandaran,” jelasnya.

Kemudian Fera menambahkan, dengan adanya hal itu pihaknya sudah melakukan pengalihan arus lalu lintas.

“Kendaraan yang memiliki tonase besar dari arah utara menuju selatan, tidak dapat melewati Jembatan Baru karena ada perbaikan, sehingga kita alihan ke Jembatan Parungsari,” pungkasnya. (Sandi/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Gubernur Jabar Minta Jangan Ada Korban Gempa Cianjur yang Terlantar

Gubernur-Jabar-Ridwan-Kamil.jpeg

harapanrakyat.com,- Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta penanganan kebencanaan gempa Cianjur dilakukan dengan cermat. Sehingga tidak ada korban gempa Cianjur yang terlantar, apalagi warga yang luka-luka.

“Saya minta jangan ada warga korban gempa Cianjur yang luka-luka terlantar di pinggir jalan. Upayakan mereka mendapat perawatan di Rumah Sakit,” kata Ridwan Kamil saat rakor penanganan gempa Cianjur di Pendopo Cianjur, Senin (21/11/2022) malam.

Gempa yang terjadi pada Senin (21/11/2022) tersebut berkekuatan M 5,6. Dampak gempa menimbulkan kerusakan luar biasa.

Baca Juga: Korban Gempa Cianjur, BPBD: 162 Meninggal Dunia, 326 Luka-Luka

Selain menimbulkan ratusan korban jiwa, banyak juga korban luka-luka. Termasuk belasan ribu pengungsi. Selain itu juga, ribuan bangunan rusak, sementara jaringan listrik dan PDAM terputus. Begitu juga jalan dan jembatan di sejumlah titik mengalami kerusakan.

Ridwan Kamil menyebutkan, sampai pukul 21.00 WIB, data BPBD Kabupaten Cianjur pada Senin malam menyebutkan 162 korban meninggal dunia. Sebagian besar korban yang meninggal adalah anak-anak.

Sedangkan, korban yang mengalami luka-luka sebanyak 326 orang. Rata-rata korban menderita patah tulang akibat benturan atau tertimpa material reruntuhan bangunan.

Untuk perawatan para korban, rumah sakit darurat pun didirikan di kawasan Pendopo Kabupaten Cianjur.

“Apabila terjadi keterbatasan rumah-rumah sakit di Cianjur, ssementara jumlah korban luka-luka terlalu banyak, saya berkoordinasi dengan rumah sakit di Sukabumi, Bandung, dan Cimahi untuk bisa menangani korban,” katanya.

Sementara itu, sejumlah warga dilaporkan masih terperangkap dalam reruntuhan gempa. Sehingga kemungkinan jumlah korban akibat gempa Cianjur akan bertambah.

Sebanyak 13.784 pengungsi juga tersebar di 14 titik pengungsian di Cianjur. Lalu rumah dengan skala kerusakan 60 hingga 100 persen mencapai 2.345 unit. Dampak dari gempa juga ada tiga ruas jalan yang terisolir dengan lima unit mobil terperangkap.
“Kejadian pukul 13.20 WIB dari keterangan warga, gempa tidak lama hanya 30 detikan. Kekuatan Magnitudo 5,6 skala sedang, tapi daya rusaknya luar biasa,” kata Ridwan Kamil. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

PGRI Padaherang Pangandaran Galang Dana Peduli Cianjur

PGRI-Padaherang-Pangandaran-Galang-Dana-Peduli-Cianjur.jpg

harapanrakyat.com,- PGRI Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, galang dana peduli untuk korban gempa bumi di Cianjur, Selasa (22/11/2022).

“Sebanyak 43 SD di Padaherang secara serentak menggalang dana untuk saudara kita di Cianjur, yang sedang tertimpa musibah,” kata Ketua PGRI Padaherang, Endis Sopandi kepada HR Online, Selasa (22/11/2022).

Penggalangan dana tersebut, sambung Endis, berasal dari para siswa yang menyisihkan uang jajannya. Selain itu juga para guru yang ada di wilayah Padaherang juga ikut membantu.

“Para siswa dan guru di Kecamatan Padaherang sangat peduli kepada saudara kita yang berada di Kabupaten Cianjur,” ucapnya.

Baca Juga: Tagana Pangandaran Kirim Tim Bantu Korban Gempa Cianjur

Lanjutnya menambahkan, hasil penggalangan dana peduli Cianjur tersebut, nantinya akan pihaknya salurkan untuk para korban, terutama pelajar yang terkena dampak bencana.

“Untuk bantuan ke Cianjur yang kita galang, nantinya kita serahkan dan berikan ke PGRI Kabupaten Cianjur,” katanya.

Endis menjelaskan, bahwa aksi penggalangan dana tersebut berdasarkan imbauan dari Disdikpora Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: Korban Gempa Cianjur, BPBD: 162 Meninggal Dunia, 326 Luka-Luka

Kemudian, pihaknya bersama 43 SD sepakat untuk menggalang dana peduli korban gempa di Cianjur.

“Semoga dengan bantuan dari para siswa-siswi SD di Kecamatan Padaherang ini, bisa meringankan beban saudara kita yang berada di Kabupaten Cianjur. Terutama yang terkena dampak bencana gempa kemarin,” katanya.

Sebagai informasi, bahwa gempa berkekuatan 5,6M yang mengguncang Cianjur-Sukabumi, diduga dari pergerakan Sesar Cimandiri.

Bencana gempa bumi yang terjadi kemarin siang, membuat seluruh masyarakat Indonesia terharu.

Menurut laporan dari BNPB, korban meninggal dunia akibat gempa sampai saat ini sebanyak 162 orang. Selain itu juga ratusan orang mengalami luka-luka, dan merusak ribuan rumah warga.

Selain menggalang dana peduli korban gempa Cianjur, sejumlah institusi juga mengirimkan bantuan tenaga untuk membantu para korban. Salah satunya adalah Tagana Kabupaten Pangandaran yang mengirimkan anggotanya ke lokasi gempa Cianjur. (Ntang/R5/HR-Online/Editor-Adi)

50 Chef Adu Jago Bikin Kuliner Khas di Mapolres Subang

IMG-20221122-WA0045.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Dalam rangka mendukung kemajuan UMKM Subang dan pemulihan ekonomi nasional di wilayah Kabupaten Subang, Kapolres Subang menggelar kegiatan Festival Kreasi Panganan Presisi, Kapolres Cup, Senin, 21 Nopember 2022 sekitar pukul 08.00 WIB, bertempat di Mako Polres Subang.

Giat Festival tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Subang, AKBP Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., dan diikuti oleh Danlanud Suryadarma, Marsma TNI Tarjoni, S.Sos, Dandim 0605 Subang, Letkot Inf. Bambang Raditya,M.Han., Ketua DPRD Kab. Subang, Narca Sukanda, Danyon 312/KH, Mayor Inf Dede Hermawan, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Drs. Asep Setia Permana, M.Si., Wakapolres Subang, Kompol Satrio Prayogo, S.I.K., M.I.K., Kabag Perekonomian Setda Subang, H. Nurudin, S.Sos., M.Si., PJU dan Perwira Polres Subang, Ketua PIA Ardhya Garini Bakorcab Kalijati, Ratna Tarjoni, Ketua PC Bhayangkari Cabang Subang, Pj. Tika Satrio, Pimpinan PT. BMP, Pengurus dan Anggota PC Bhayangkari Cabang Subang, Pengurus dan Anggota PIA Ardhya Garini Bakorcab Kalijati, dengan jumlah peserta kurang lebih sekitar 1.000 orang.

Dalam giat tersebut juga sekaligus digelar lomba mewarnai tingkat TK/SD se Kabupaten Subang.

Kegiatan diawali dengan lomba mewarnai tingkat TK dan SD se-Kabupaten Subang, pada pagi hari bertempat di Aula Patriatama Polres Subang dengan jumlah peserta sebanyak 620 orang.

Menjelang siang kegiatan dilanjutkan dengan acara inti yakni Festival Kreasi Panganan Presisi Kapolres Cup dalam rangka Mendukung kemajuan UMKM Kabupaten Subang dan Pemulihan Ekonomi Nasional dengan jumlah peserta dibatasi sebanyak 50 tim.

Acara menjadi semakin meriah karena ditampilkan pagelaran pencak silat dan sisingaan atau seni gotong singa oleh Polwan Polres Subang. Lenggak lenggok Polwan Polres Subang menjadi magnet tersendiri dalam event kali ini

Dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Kapolres Subang AKBP Sumarni, S.I.K., S.H., M.H, sebelum Festival dimulai dengan mengatakan bahwa Polres Subang menyelenggarakan kegiatan ini dalam rangka menggerakkan ekonomi kreatif dan pemulihan ekonomi Nasional.

Dikarenakan saat ini pandemi Covid-19 masih ada, maka untuk peserta lomba memasak masih kita batasi dalam rangka prokes yaitu sebanyak 50 peserta.

Saya berharap dari event ini hadir panganan, kue atau masakan lainnya yang menjadi ciri khas Subang sehingga bisa dibawa untuk oleh – oleh para wisatawan yang datang ke Kabupaten Subang.

Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa Polres Subang maupun Polsek jajaran di wilayah hukum polres Subang selalu terbuka untuk masyarakat.

Semoga Polri bisa lebih dekat dan mampu membantu masyarakat.

Mohon maaf bila dalam pelaksanaannya terdapat kekurangan.

Dan saya ucapkan terimakasih kepada panitia, sponsor, maupun peserta lomba semoga Allah SWT meridhoi kita semua.

Usai sambutan yang disampaikan oleh Kapolres Subang acara dilanjutkan dengan pembukaan perlombaan masak Festival Kreasi Panganan Presisi Kapolres Cup oleh Kapolres Subang beserta jajaran Forkopimda Subang.

Adapun data pemenang dalam Perlombaan Mewarnai dan Memasak Festival Kreasi Pangan Presisi Kapolres Cup, diantaranya Perlombaan memasak
Juara 1 Zahra M dan Elis Septia N.
Juara 2 Cucu dan Nelli
Juara 3 Kamto dan Rumi

 

Kondisi Goa Donan Pangandaran Memprihatinkan, Dulu Sempat Jaya

Kondisi-Goa-Donan.jpg

harapanrakyat.com,- Kondisi Goa Donan yang berada di Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran terbengkalai. Goa yang pernah ramai pengunjung itu kini kondisinya memprihatinkan. 

Meski di tahun 2016 silam goa tersebut pernah dirawat dan dibersihkan agar pengunjung banyak yang datang, namun hanya bertahan 2 tahun. 

Sementara itu, goa yang panjangnya mencapai 400-500 meter dan lebar 1,5 hingga 20 meter serta tinggi 10-15 meter itu kini tak terawat. 

Kondisi Goa Donan dan Asal-usulnya

Pemandu Goa Donan Abud Sihabudin (62) mengatakan, dulunya Goa Donan ini digunakan sebagai tempat untuk penghadangan pasukan Belanda.

Selain itu, goa tersebut merupakan bekas persembunyian masyarakat pribumi dan benteng pertahanan dari pasukan Belanda.

“Iya sekarang kurang terawat. Kami harapan bisa aktif lagi,” kata Abud, Selasa (20/11/22). 

Ia menjelaskan, dalam goa tersebut terdapat 4 bagian, yakni depannya bernama gedung dinamit yang dulu berfungsi menyimpan senjata. Namun di tahun 1970 sampai 1973 dihancurkan untuk pelebaran jalan. 

Baca juga: Obwis Goa Donan di Kalipucang Pangandaran Kembali Dibuka

Bagian tengah yang mana terdapat lubang keluar ke arah sungai biasanya untuk pemutaran film dan syuting Mak Lampir. Sementara bagian ruangan dengan 20 meter juga untuk syuting. 

“Nah yang lebarnya 25 meter itu untuk kegiatan eksplore goa yang mana masih terdapat benda peninggalan zaman dulu,” imbuhnya. 

Kisah Nama Goa Donan

Abud menambahkan, berdasarkan kisah orang tua dulu di wilayah tersebut ada seorang pengembara yang berasal dari Kampung Donan yang ada di Cilacap, Jawa Tengah. 

Kiai Donan itu meninggal di gua tersebut, yakni di bagian keempat. Sedangkan nama lain dari Kiai Donan adalah Kiai Murodik atau Syekh Jambu Karang Ardilawet.

“Dulu tahun 1970-1985 kondisinya masih alami dan banyak pengunjung. Pencahayaannya pun masih pakai petromak. Namun setelah adanya penyekatan oleh Pemkab Ciamis waktu itu pengunjungnya langsung turun,” imbuhnya. 

Abu mengungkapkan, saat Bupati Ciamis Taufik Hidayat periode 1988-1993 sengaja menyekat gua itu untuk sarang burung walet, kondisi Goa Donan menjadi sempit dan berdampak sepinya pengunjung. 

Ia pun mengharapkan agar kondisi Goa Donan bisa normal lagi seperti dulu agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. 

Versi Cerita Goa Donan

Kades Tunggilis Ilan Gumilar mengatakan, ada beberapa versi cerita tentang goa tersebut, yakni ada yang menyebut sebagai makam Kiai Donan asal Cilacap. 

Selain itu, versi lain menyebut jika goa donan merupakan tempat singgahnya pejuang Islam dulu sebelum Indonesia merdeka, sebagai tempat persembunyian dari pasukan Belanda.

“Nah yang ketiga ini sedikit mistis, konon goa ini menjadi tempat pertemuan Soekarno dengan Ratu Pantai Selatan,” jelasnya. 

Ilan menambahkan, dulu goa tersebut sering kedatangan kasepuhan dari Cirebon untuk sowan yang mana terkenal dengan sebutan rongga bumi. 

Dengan adanya banyak cerita dan potensi dari goa tersebut, Ilan berharap pemerintah bisa membantu memulihkan goa donan tersebut agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. 

“Kondisi Goa Donan seperti ini tentu saja banyak pihak yang menyayangkan. Makanya kita harap pemerintah bisa memperhatikan salah satu destinasi wisata di Pangandaran ini,” pungkasnya. (Madlani/R6/HR-Online)

Jalan Hamara Efendi Kota Banjar Bakal Satu Jalur Mulai Bulan Depan

Jalan-Hamara-Efendi-Kota-Banjar-Bakal-Satu-Jalur-Mulai-Bulan-Depan.jpg

harapanrakyat.com,- Dinas Perhubungan Kota Banjar, Jawa Barat, akan memberlakukan penerapan one way atau satu jalur di kawasan pusat ekonomi jalan Hamara Efendi, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

Rencananya penerapan satu jalur di kawasan pusat ekonomi jalan Hamara Efendi tersebut, akan dilakukan pada bulan Desember 2022.

Plt. Dinas Perhubungan Kota Banjar Eddy Nur Djaman, melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Fera Mada Praya menjelaskan, penerapan satu jalur di lokasi jalan tersebut untuk mengurangi kepadatan arus kendaraan.

Rencana penerapan satu jalur itu, karena berdasarkan rasio perhitungan jumlah volume kendaraan yang melintas masuk kategori tipe-C dan cukup padat.

Baca Juga: Curhatan PKL Jalan Kantor Pos Kota Banjar, Omzet Belum Meningkat

Meskipun menurutnya, tingkat kepadatan tersebut hanya terjadi pada waktu tertentu saja, seperti saat jam kerja. Sehingga, untuk meminimalisir kepadatan perlu rekayasa arus lalu lintas.

“Berdasarkan rasio volume kendaraan di Jalan Hamara Efendi Kota Banjar masuk tipe-C. Rencananya memang akan diberlakukan satu jalur,” jelas Fera kepada wartawan usai rapat koordinasi di Kantor Dinas Perhubungan, Senin (21/11/2022).

Lanjutnya menambahkan, nantinya ketika mulai one way, akses kendaraan dari arah pasar menuju Jalan Hamara Efek tepatnya di Simpang 4 Makin, akan dilakukan penutupan.

Selain itu, setelah diberlakukan satu jalur, maka titik parkir kendaraan hanya boleh dilakukan sebelah kanan jalan. Parkir kendaraan tidak boleh berada di sisi kiri jalan.

“Jadi, arus kendaraan dari arah Letjend Suwarto nanti masuk arah kiri ke Jalan Hamara Efendi. Untuk kendaraan yang dari arah pasar tidak boleh masuk. Jadi akan di satu arahkan,” terang Fera.

Tahapan Persiapan Jalan Hamara Efendi Kota Banjar Satu Jalur

Lebih lanjut ia mengatakan, terkait kapan mulai pemberlakukan sistem satu jalur tersebut, saat ini masih dalam tahap persiapan.

Tahap persiapan tersebut seperti menyediakan rambu-rambu penunjang pengalihan arus lalu lintas dan larangan parkir. Tapi yang terpenting, sosialisasi kepada masyarakat khususnya para pedagang yang ada di kawasan tersebut.

Baca Juga: Tegas! Paguyuban PKL Tolak Relokasi dan Penataan Jalan Hamara Efendi Kota Banjar

“Untuk pemberlakuan menunggu persiapan lebih lanjut, karena harus ada sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat. Rencananya kemungkinan pada bulan Desember mendatang,” katanya.

Lantas apakah rekayasa lalu lintas satu jalur terkait dengan rencana penataan Jalan Hamara Efendi? Fera mengatakan, bahwa rekayasa tersebut untuk mengurangi volume kendaraan yang melintas, agar tidak terjadi kemacetan. 

“Terkait dengan penataan sebelumnya, berdasarkan tadi informasi dari Bappelitbangda Kota Banjar penataan jalan Hamara Efendi itu masih dipending,” katanya.

“Tetapi rencana rekayasa arus lalu lintasnya akan kita laksanakan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalan Hamara Efendi,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Ketua Organda Kota Banjar, Wahyudin mengatakan, pihaknya turut mendukung rencana pengalihan arus lalu lintas Jalan Hamara Efendi tersebut.

Namun, pihaknya mengingatkan agar sebelum pemberlakuan arus lalu lintas tersebut, harus ada sosialisasi terlebih dahulu. Selain itu juga, pemasangan rambu-rambu lalu lintas di lokasi strategis untuk memudahkan pengguna jalan.

“Tentunya kami mendukung. Tapi yang penting harus ada rambu-rambu lalu lintas di lokasi strategis, agar tidak membingungkan pengguna kendaraan yang melintas,” singkatnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Warga Grab Nonton Bareng Sri Asih

wp-1669073590341.jpg

review 1st.com – Grab Indonesia menggelar kegiatan “Nobar Warga Grab” pertama secara serentak di 16 kota yang diikuti oleh lebih dari 4.000 Mitra Pengemudi beserta anggota keluarganya.

Sri Asih merupakan film besutan sineas lokal ternama, Upi, dipilih sebagai film Indonesia pertama yang ditonton berkat keunikannya sebagai film pahlawan super perempuan pertama asli Indonesia.

Menyusul sukses acara nonton bareng Pengabdi Setan 2 sebelumnya, inisiatif apresiasi mitra “Nobar Warga Grab” ini didapuk sebagai kegiatan apresiasi mitra rutin yang akan diadakan setiap kuartal di berbagai kota di tanah air.

Selain di Jakarta, Nobar Warga Grab perdana ini juga diadakan di Bali, Bandung, Bekasi, Bogor, Depok, Makassar, Malang, Manado, Mataram, Medan, Palembang, Samarinda, Semarang, Tangerang, dan Yogyakarta. 

Neneng Goenadi, Country Managing Director, Grab Indonesia, mengatakan, “Nonton bareng merupakan salah satu bentuk hiburan yang paling mudah diakses dan memungkinkan kita untuk berkumpul bersama orang-orang terdekat.

Lewat Nobar Warga Grab ini, kami tak hanya ingin bisa lebih dekat dan lebih sering berkumpul bersama para mitra, tetapi juga menyediakan wadah bagi para mitra untuk melepas penat dari rutinitas harian mereka dan berbagi momen kebersamaan dengan anggota keluarga mereka.

Kami juga berharap kegiatan rutin ini dapat mendorong rasa bangga terhadap film-film berkualitas karya sutradara dan aktor/aktris andal Indonesia.”

Warga Grab Nonton Bareng Sri Asih

Salah seorang Mitra Pengemudi tampak fokus ketika menonton adegan action dalam film Sri Asih.

Attia Hadi, Mitra Pengemudi LadyGrab yang pertama kali nonton di bioskop mengungkapkan kegembiraannya untuk dapat healing sejenak dari kegiatan harian. “Alhamdulillah akhirnya saya bisa juga nonton bioskop setelah 31 tahun hidup.

“Selama ini kerjaan tiap hari cuma nge-grab aja buat bantu-bantu suami, boro-boro kepikiran buat ke bioskop. Seneng banget rasanya pas suami sama anak ngijinin buat ikutan nobar.

“Tambah ga nyangka pas abis nonton ternyata ada Joko Anwar dateng sama pemain filmnya kayak Jefri Nichol, Jenny Zhang, Fadly Faisal. Berkesan banget lah, pertama nonton di bioskop langsung dapet kejutan,” ungkap Attia.

Violetta Lovyda, anak Mitra Pengemudi LadyGrab lainnya, Devina Kleudora, yang juga turut meramaikan acara nobar mengatakan, “Saya suka sama Sri Asih soalnya hebat banget kayak Gundala.

“Saya juga seneng banget bisa nonton film ini bareng Ibu soalnya biasanya jarang bisa pergi bareng-bareng kayak gini.’’

Update Korban Gempa Cianjur, Korban Meninggal Dunia 162 Orang

gempa-Cianjur.jpg

MEDIAJABAR.COM, CIANJUR – Ratusan orang meninggal dunia dan mengalami luka berat dan ringan akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat, Selasa (21/11/2022).

Menurut data dari BPBD Cianjur, korban bertambah dimana yang meninggal dunia 162 jiwa. 326 luka berat/ringan. 2,345 rumah rusak berat. 13.400-an harus mengungsi.

Data tersebut tercatat pada Selasa (21/11/2022) pukul 21.00 WIB.

“Semua perangkat negara sudah bergerak. Dalam hitungan jam membangun RS Darurat, membersihkan longsor yang menutup jalan, mempersiapkan tenda-tenda pengungsian dan dapur-dapur umum,” kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Alat-alat berat sudah disiapkan untuk besok mengevakuasi desa-desa yang masih tertimbun longsoran.

“Posko Kebencanaan berlokasi di Pendopo Bupati Cianjur. Semua kebutuhan informasi dan bantuan silakan dikoordinasikan disana. Mohon doanya,” katanya.

Recent Posts