Beranda blog Halaman 126

Subang Dorong Wisata Berkelanjutan: Harmoni Alam dan Ekonomi

Pengembangan pariwisata berkelanjutan Subang
Foto: www.tintahijau.com


Subang – Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata yang ramah lingkungan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian alam sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disparpora Subang, Nenden Setyawati, dalam rapat koordinasi bersama PT Sari Ater dan para pemangku kepentingan dari Kecamatan Ciater, Desa Nagrak, dan Desa Palasari, Rabu (16/4/2025).

Nenden menekankan bahwa pengembangan pariwisata harus sejalan dengan perlindungan lingkungan. Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap proses perizinan sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Keseimbangan antara pelestarian alam dan pertumbuhan pariwisata di wilayah selatan Subang harus dijaga,” ujar Nenden dalam paparannya mengenai program Pemberdayaan Sadar Wisata dan Sapta Pesona.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam memajukan pariwisata Subang. Menurutnya, sektor ini berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Untuk kawasan Subang selatan, Nenden menilai diperlukan sinergi lebih kuat dengan investor. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata sekaligus menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas.

Tak hanya fokus di wilayah selatan, Nenden juga menyoroti potensi wisata di bagian utara dan tengah Subang. Mulai dari wisata bahari, sejarah, hingga wisata buatan, semuanya dinilai memiliki nilai jual yang tinggi.

Disparpora Subang terus berupaya meningkatkan kualitas pariwisata melalui pembinaan kepada para pelaku wisata. Tujuannya, agar pengelolaan destinasi sesuai dengan prinsip Sapta Pesona yang meliputi aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan meninggalkan kenangan bagi pengunjung.

TKI Asal Subang Tewas di Malaysia, Diduga Jadi Korban KDRT Suami

TKI Subang meninggal di Malaysia

Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Subang, Jawa Barat, bernama Dewi, dilaporkan meninggal dunia di Malaysia pada 15 April 2025. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat di kampung halamannya, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan.

Dewi diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri. Dugaan tersebut mencuat setelah hasil pemeriksaan awal yang diterima oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia menunjukkan adanya indikasi kekerasan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang, Rona Mairansyah, membenarkan informasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari KBRI mengenai kejadian tragis yang menimpa Dewi.

“Korban tinggal bersama suaminya di Malaysia. Kami mendapat informasi dari KBRI bahwa korban meninggal pada 15 April 2025, dan hasil pemeriksaan menunjukkan adanya dugaan KDRT,” ujar Rona kepada media, Rabu (15/4/2025).

Jenazah Dewi direncanakan tiba di Indonesia pada 17 April 2025. Ia akan dipulangkan melalui Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dengan menggunakan maskapai Malaysia Airlines nomor penerbangan MH721.

Proses pemulangan jenazah masih menunggu verifikasi administratif dan hukum dari otoritas Malaysia. Hal ini dilakukan untuk memastikan kejelasan status hukum dan administrasi sebelum jenazah dipulangkan ke tanah air.

Menurut Rona, Dewi sempat berangkat ke Malaysia secara resmi pada tahun 2019. Namun, dalam perjalanannya, ia dilaporkan kabur dari majikannya dan kemudian bekerja secara tidak prosedural alias ilegal.

“Atas kejadian ini, kami sangat menyayangkan dan menghimbau masyarakat, khususnya calon tenaga kerja, agar tidak berangkat ke luar negeri secara ilegal,” tegas Rona.

Ia menekankan bahwa bekerja secara ilegal membawa risiko besar. Selain tidak adanya perlindungan hukum, proses bantuan pun menjadi lebih rumit bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Persib Tanpa Tyronne del Pino Saat Hadapi Bali United

Persib vs Bali United tanpa Tyronne del Pino
Foto: persib.co.id

suarasubang.com – Persib Bandung harus tampil tanpa mesin gol andalannya saat menjamu Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat, 18 April 2025.

Tyronne del Pino, pemain asing asal Spanyol, dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning. Ia menerima kartu kuning keempatnya saat laga kontra Borneo FC di Stadion Segiri pada 11 April 2025.

Sebelumnya, Del Pino juga diganjar kartu kuning dalam tiga pertandingan berbeda. Tiga laga tersebut yaitu saat menghadapi Dewa United, Persis Solo, dan Arema FC.

Absennya Del Pino menjadi kerugian besar bagi Persib. Pasalnya, ia merupakan pencetak gol terbanyak klub musim ini. Dalam 26 penampilannya, Del Pino telah mencetak 14 gol.

Ketidakhadiran sang penyerang membuat pelatih Persib harus memutar otak untuk mencari pengganti yang sepadan. Laga melawan Bali United pun dipastikan akan berlangsung lebih menantang.


Proyek Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Capai Progres Signifikan

pabrik mobil listrik BYD Subang
Foto: www.rmoljabar.id

Subang – Pembangunan pabrik mobil listrik BYD di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut bahwa proyek ini kini tinggal menyelesaikan tahapan pembebasan lahan.

“Sudah progres, tinggal pembebasan tanah. Minggu depan kita undang semua pihak supaya proses ini bisa lebih cepat,” kata Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa, 15 April 2025.

Dedi juga menanggapi isu jumlah tenaga kerja yang akan diserap dalam proyek tersebut. Ia menyoroti angka 18 ribu yang sempat disebutkan sebelumnya, dan menilai bahwa angka tersebut perlu dikaji ulang.

“Katanya 18 ribu, tapi nanti kita lihat lagi. Benar nggak 18 ribu? Kan sekarang zaman AI, produksi otomotif banyak pakai robot. Jadi kita harus analisis secara benar,” jelasnya.

Meski begitu, Dedi memastikan bahwa perekrutan tenaga kerja akan tetap mengutamakan warga lokal. Terutama masyarakat terampil dari Subang akan mendapat prioritas dalam proyek ini.

“Prioritas tetap untuk tenaga kerja terampil dari Subang. Itu sudah jadi perhatian utama kita,” tegasnya.

Pabrik BYD di Subang diyakini akan menjadi langkah penting dalam perkembangan industri kendaraan listrik nasional. Proyek ini tidak hanya akan mendongkrak perekonomian daerah, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi warga Jawa Barat.




Subang Menuju Kota Pendidikan: Dewan Pendidikan Luncurkan 5 Program Unggulan

Dewan Pendidikan Subang
Foto: www.lampusatu.com

Subang – Dewan Pendidikan Kabupaten Subang siap bergerak sejalan dengan program pemerintah daerah, khususnya dalam membangun dunia pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ketua Dewan Pendidikan Subang, Hj. Ellys Langi, menegaskan komitmennya usai menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi. Acara penyerahan berlangsung di Ruang Rapat Bupati pada Selasa (15/4/2025).

“Dewan Pendidikan mendukung penuh visi Subang sebagai Kota Pendidikan,” ujar Ellys, yang didampingi oleh jajaran anggota Dewan Pendidikan terpilih.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Ellys telah menyiapkan lima program prioritas. Pertama, edukasi dan sosialisasi pendidikan. Kedua, mendorong partisipasi masyarakat dalam dunia pendidikan. Ketiga, pengawasan terhadap implementasi kebijakan pendidikan. Keempat, pemberian rekomendasi untuk peningkatan mutu pendidikan. Dan kelima, advokasi pendidikan yang berpihak pada kepentingan publik.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami berharap bisa bersinergi dengan Disdikbud Subang, akademisi, media, dan semua pemangku kepentingan lainnya. Mohon doa dan dukungannya,” tambahnya.

Asisten Daerah I Pemkab Subang, H. Rahmat Effendi, menjelaskan bahwa seleksi calon Dewan Pendidikan telah melalui proses ketat. Dimulai dari seleksi tertulis hingga wawancara yang diikuti oleh 30 peserta pada Januari lalu.

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, menyampaikan selamat kepada 11 anggota Dewan Pendidikan dan 3 Komite Etik yang telah terpilih untuk masa bakti 2025–2030. Ia menaruh harapan besar agar kolaborasi antara Dewan Pendidikan dan pemerintah daerah dapat melahirkan terobosan baru dalam dunia pendidikan.

“Saya berharap sinergi ini dapat menghasilkan sistem pendidikan yang lebih hebat dan berkualitas,” ucapnya.

Berdasarkan SK yang ditandatangani oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra, pada 8 April 2025, susunan pengurus Dewan Pendidikan diketuai oleh Hj. Ellys Langi dan Sekretaris Nurdin Hidayat. Anggota lainnya meliputi Ariani Pratiwi, H. Cecep Mulyono, Dede Munandar, Maya Kusmayanti, Muhammad Sugeng Riyanto, M. Fajar Trengginas Irpanto Zein, Ujang Juanda, Ujang Yusuf Javet, dan R. Wachyu Nugraha.

Sementara itu, Komite Etik Dewan Pendidikan dipimpin oleh Feri Rustandi dengan Heri Sugianto sebagai sekretaris, serta Wangsa Susena sebagai anggota.

Kegiatan penyerahan SK juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Kabag Kesra Setda Subang, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Sebagai informasi, Dewan Pendidikan dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya Pasal 8 dan Pasal 56 Ayat 1.



Akun Instagram Disnakertrans Subang Diretas, Muncul Giveaway Mencurigakan

Akun Instagram Disnakertrans Subang diretas
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Akun Instagram resmi milik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang diduga kuat telah diretas. Hal ini diketahui dari dua unggahan terakhir yang berisi informasi giveaway dengan iming-iming hadiah menarik.

Menurut pantauan portal berita tintahijau.com pada Selasa (15/4/2025) menunjukkan, akun tersebut membagikan postingan giveaway berupa batangan emas dan gadget. Disebutkan bahwa giveaway itu digelar dalam rangka merayakan Anniversary Disnakertrans.

Namun, unggahan tersebut memunculkan kecurigaan. Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala Disnakertrans Subang, Rona Mairansyah, belum memberikan tanggapan.

Kecurigaan semakin kuat setelah dilakukan penelusuran terhadap nomor kontak yang tertera dalam dua unggahan tersebut. Nomor itu diketahui sering digunakan dalam aksi penipuan serupa.

Dari aplikasi Getcontact, nomor tersebut telah dilabeli sebagai penipu dan hacker oleh setidaknya 13 pengguna. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa akun Instagram Disnakertrans Subang benar-benar telah diambil alih pihak tak bertanggung jawab.



Ellys Langi Pimpin Dewan Pendidikan Subang, Siap Jalankan 5 Program Prioritas

Dewan Pendidikan Subang 2025-2030
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Subang kini memiliki nahkoda baru dalam dunia pendidikan. Hj. Ellys Langi resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Subang untuk periode 2025-2030. Penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada para anggota terpilih dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, pada Selasa (15/04/2025), bertempat di Ruang Rapat Bupati 1.

SK yang diteken Bupati Subang Reynaldy Putra pada 8 April 2025 ini juga menetapkan Nurdin Hidayat sebagai Sekretaris Dewan Pendidikan. Sementara itu, keanggotaan Dewan Pendidikan diisi oleh nama-nama yang telah dikenal aktif di bidang pendidikan dan sosial.

Mereka adalah Ariani Pratiwi, H. Cecep Mulyono, Dede Munandar, Maya Kusmayanti, Muhammad Sugeng Riyanto, M. Fajar Trengginas Irpanto Zein, Ujang Juanda, Ujang Yusuf Javet, dan R. Wachyu Nugraha. Seluruhnya siap berperan aktif dalam memajukan pendidikan di Subang.

Tak hanya itu, struktur organisasi Dewan Pendidikan juga diperkuat dengan dibentuknya Komite Etik. Komite ini dipimpin oleh Feri Rustandi sebagai Ketua, Heri Sugianto sebagai Sekretaris, dan Wangsa Susena sebagai anggota.

Pembentukan Dewan Pendidikan ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Keberadaannya diatur secara jelas dalam Pasal 8 dan Pasal 56 ayat 1, yang menegaskan peran strategis Dewan Pendidikan dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Subang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Dewan Pendidikan dan Komite Etik terpilih. Ia berharap adanya sinergi yang kuat antara Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan, dan Pemerintah Daerah.

“Harapan saya, kolaborasi antara Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan serta Pemerintah Daerah bisa membangun pendidikan yang hebat dan lebih baik lagi,” ujar Agus Masykur.

Sementara itu, Ellys Langi menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan lima program prioritas. Program tersebut meliputi edukasi dan sosialisasi pendidikan, peningkatan partisipasi masyarakat dalam pendidikan, pengawasan terhadap implementasi kebijakan, pemberian rekomendasi perbaikan, dan advokasi pendidikan.

Menurut Ellys, program-program ini merupakan langkah konkret dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Subang. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif dalam mewujudkan visi tersebut.



Pabrik Mobil Listrik Dorong Lonjakan Pembuat Kartu Kuning di Subang

pabrik mobil listrik Subang
Foto: www.rri.co.id

Subang – Sejak Januari hingga pasca-Lebaran 2025, lebih dari 3.000 orang di Kabupaten Subang tercatat mengurus kartu kuning di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Angka ini mencerminkan lonjakan antusiasme para pencari kerja di wilayah tersebut.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Subang, Rona Mairansyah, melalui Kabid Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja, Dedi, mengonfirmasi bahwa tingginya minat tersebut berkaitan erat dengan dinamika industri di Subang.

“Meski proses pendaftarannya dilakukan secara online, pencetakan kartu kuning masih dilakukan langsung di kantor Disnakertrans,” ujar Dedi saat ditemui RRI di Subang, Senin (14/4/2025).

Salah satu pemicu membludaknya permintaan kartu kuning adalah rencana pendirian pabrik mobil listrik di Subang. Proyek ini memperkuat posisi Subang sebagai kawasan industri masa depan.

“Pabrik mobil listrik itu memang menjadi daya tarik tersendiri. Subang sedang bergerak menjadi kawasan industri, sehingga peluang kerja akan semakin terbuka,” jelas Dedi.

Dari total lebih dari 3.000 pendaftar, mayoritas berasal dari Kabupaten Subang. Meskipun ada juga pelamar dari luar daerah, jumlahnya terbilang kecil.

“Yang dari luar Subang hanya sebagian kecil. Sebagian besar tetap berasal dari warga lokal Subang,” ungkap Dedi.

Sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik, Disnakertrans bersama Dinas Kominfo tengah menyiapkan sistem cetak mandiri kartu kuning. Nantinya, pencari kerja bisa mencetak kartu kuning di rumah setelah pendaftaran online.

“Disnakertrans hanya akan memvalidasi data. Setelah itu, kartu kuning bisa langsung dicetak oleh pemohon tanpa perlu datang ke kantor,” pungkas Dedi.




Harapan dan Tantangan: Pencarian Korban Longsor Subang Hari ke-4 Terus Dilanjutkan

pencarian korban longsor Subang
Foto: www.lampusatu.com

Subang – Memasuki hari keempat, upaya pencarian korban longsor di Kampung Babakan Randu, Desa Dayeuh Kolot, Kecamatan Sagalaherang, Subang, terus berlanjut. Tim SAR Gabungan dari Tagana, TNI/Polri, BPBD, Basarnas, bersama aparat desa, kecamatan, dan para relawan, masih berusaha menemukan satu korban yang diduga tertimbun.

Korban yang masih dicari diketahui bernama Rofik (55). Ia diduga tertimbun longsoran saat sedang memperbaiki saluran irigasi pada Jumat (11/4/2025). Bencana ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut, menyebabkan tebing setinggi 200 meter runtuh.

Kepala Operasi SAR Bandung, Mochammad Adip, mengatakan bahwa pencarian di hari ketiga telah dilakukan secara maksimal. Berbagai peralatan seperti excavator, pompa air (alkon), hingga metode manual telah digunakan untuk menelusuri titik-titik yang mencurigakan.

Salah satu temuan di lapangan sempat memberikan harapan. Tim mencium bau menyengat yang diduga berasal dari jasad korban. Namun setelah ditelusuri, ternyata bau tersebut berasal dari bangkai ular.

Pencarian tak mudah. Medan yang terjal dan material longsoran yang tebal menjadi tantangan utama. Selain itu, hujan yang kembali turun memaksa tim menghentikan operasi sementara demi keselamatan personil dan peralatan.

“Karena kondisi medan yang labil dan hujan yang mulai turun, pencarian kami hentikan sementara. Besok akan kami lanjutkan dengan strategi yang lebih aman dan terstruktur,” ujar Adip.

Di hari keempat, tim merancang strategi baru. Wilayah pencarian akan diperluas, termasuk menyusuri aliran sungai di sekitar lokasi longsor. Tim juga akan dibagi lebih rapi untuk memaksimalkan area pencarian.

Satu unit helikopter akan diturunkan untuk terbang rendah. Tujuannya untuk meninjau kondisi tebing dari udara sekaligus menyatukan koordinasi antar tim yang berada di titik berbeda.

Di lapangan, tim menemukan kawanan lalat biru di salah satu titik. Namun, belum bisa dipastikan apakah lalat itu mengindikasikan keberadaan jasad korban atau hanya dari bangkai hewan lain.

Meski penuh tantangan, semangat tim pencari tetap menyala. Harapan masih menyertai upaya pencarian agar keberadaan Rofik segera ditemukan.




Kado Manis dari Bupati Subang untuk Petugas Kebersihan: Gaji Naik dan Jaminan BPJS

kenaikan honor petugas kebersihan Subang
Foto: www.lampusatu.com

Subang – Petugas kebersihan di Kabupaten Subang kini mendapat perhatian istimewa dari Bupati Reynaldy Putra Andita, yang akrab disapa Kang Rey. Dalam acara silaturahmi yang berlangsung di Pendopo Abdul Wahyan, ia membawa kabar menggembirakan bagi para pahlawan kebersihan ini.

Kang Rey memastikan seluruh petugas kebersihan di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan agar kesejahteraan dan kesehatan mereka dijamin oleh negara.

“Saya tidak ingin ada satu pun petugas kebersihan kita yang belum memiliki BPJS,” tegasnya. Menurutnya, jaminan kesehatan adalah hak dasar yang harus diberikan kepada para pekerja kebersihan yang telah berjasa menjaga kebersihan kota.

Tak hanya itu, Kang Rey juga mengumumkan peningkatan honor harian petugas kebersihan dari Rp36 ribu menjadi Rp50 ribu. Kenaikan ini menjadi hadiah ulang tahun ke-77 Kabupaten Subang sekaligus bentuk apresiasi dari pemerintah daerah atas pengabdian mereka.

“Bapak dan ibu adalah pahlawan. Karena kalian, lingkungan kita bisa bersih dan indah,” ungkapnya penuh rasa hormat.

Tak berhenti sampai di situ, Kang Rey juga mengutarakan mimpi besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan para petugas kebersihan. Ia berkomitmen, bila kebersihan terus terjaga, gaji bulanan akan ditingkatkan menjadi Rp2 juta tahun depan. Bahkan, di akhir masa jabatannya, ia menargetkan honor petugas bisa setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) Kabupaten Subang.


Recent Posts