Beranda blog Halaman 1239

The Gade Coffee and Gold Tasikmalaya, Kedai Kopi Pegadaian

The-Gade-Coffee-and-Gold-Tasikmalaya.jpeg

The Gade Coffee and Gold Tasikmalaya adalah kedai kopi milik PT Pegadaian yang sudah beroperasi di beberapa kota. Lokasi kafe ini biasanya bersebelahan dengan gedung Pegadaian, letaknya juga berada di jantung kota sehingga mudah diakses darimana pun.

Kafe beralamat di Jalan Otto Iskandar nomor 8, Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Untuk penggemar kopi dan non kopi yang sedang mencari tempat nongkrong yang tidak jauh dari Alun-Alun Kota Tasikmalaya, maka kafe ini bisa jadi pertimbangan.

Baca Juga: Karena Coffee Tasikmalaya, Ngopi Cantik dengan Sunset View

Berikut ini ada beberapa poin yang perlu diperhatikan jika ingin berkunjung mulai dari rute menuju kafe, suasana tempat, hingga rentang harga pada menu.

Ulasan The Gade Coffee and Gold Tasikmalaya

Untuk menemukan kafe ini cukup mudah, karena berada tepat di seberang RSB Budi Kartini. Mengingat jam operasional kafe sudah mulai dari jam 7 pagi, orang-orang bisa membeli kopi dan menu sarapan sebelum memulai aktivitas. Tak heran kafe ini selalu ramai oleh karyawan yang melewati Jalan Otto Iskandar.

Interior yang Mewah dan Eksklusif

Konsep kafe menggunakan warna hitam dan emas yang membuat interior serta furnitur tampak mewah, berkelas, dan eksklusif.

The Gade Coffee and Gold Tasikmalaya cocok untuk menjadi meeting point bagi kalangan enterpreneur dan profesional karena lebih mengutamakan nuansa klasik daripada kekinian.

Di siang hari, sinar matahari bisa menerangi seisi ruangan namun tidak terlalu menyilaukan. Pencahayaan di dalam kafe sangat mendukung untuk membaca buku, apalagi ada alunan musik instrumental yang bikin rileks.

Untuk area meja bar, sudah tersedia colokan listrik sesuai jumlah kursi, sehingga bisa dipakai untuk mengerjakan tugas. Apalagi koneksi wifi lumayan kencang sehingga pengunjung bisa mengakses internet tanpa gangguan.

Aneka Minuman dan Makanan

Sebagai kedai kopi,  The Gade Coffee and Gold Tasikmalaya menyedikan minuman berbasis espresso, manual brew, olahan susu, dan teh.

Rentang harga menu di kafe ini masih terbilang rasional, yaitu berkisar antara Rp25.000 hingga Rp35.000 per item.

Baca Juga: Kopi Naw Naw Tasikmalaya, Tempat Ngumpul Acara Komunitas

Melansir postingan akun Instagram thegade.coffeetasik, ada potongan harga untuk pengunjung yang membeli kopi pada pukul 7-10 pagi.

“Diskon 50% untuk yang semangat ngopi pagi,” bunyi pada caption gambar promosi pada  Kamis (8/12) lalu. Unggahan gambar promosi juga menyebutkan masa berlaku diskon hanya sampai 31 Desember 2022.

Selain minuman kopi dan non kopi, The Gade Coffee and Gold Tasikmalaya juga menyediakan makanan. Beberapa menu yang tersedia di antaranya kentang goreng, paket sarapan, dan nasi goreng.

Meski pilihan makanan belum terlalu banyak, namun cukup bisa menjawab kebutuhan pengunjung yang gemar ngopi sambil kulineran. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

HUT Bank Subang ke-16, Kang Jimat Apresiasi Program TJSL yang Disalurkan untuk Masyarakat

bank-subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang, H. Ruhimat S.Pd., M.Si., di dampingi wakil bupati Agus Masykur Rosyadi menghadiri acara HUT/Puncak Apresiasi & Pekan TJSL Bank Subang 2022 bertempat di ballroom sawala ageung fave hotel subang, minggu 18 Desember 2022

Puncak Apresiasi dan Pekan TJSL Bank Subang ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Bank Subang dalam bentuk mensukseskan dan mengapresiasi sebuah program TJSL (tanggung jawab sosial dan lingkungan) dengan misi mengemban sosial dalam meningkatkan perekonomian masyarakat kabupaten Subang

Adapun tema yang di angkat pada acara HUT Bank Subang yang Ke-16 ini adalah “Kilas Balik Untuk Menjadi yang Terbaik, Berbagi Untuk Menjadi Lebih baik”.

Direktur utama Bank Subang Anton Abdul Rosyid mengucapkan terimakasih kepada bapak bupati dan bapak wakil bupati yang telah menyempatkan waktu untuk hadir memperingati HUT Bank Subang yang ke-16.

Dalam laporannya Anton menyampaikan bahwa Bank Subang didirikan pada tanggal 18 Desember 2006. Bank Subang memulai kiprahnya sebagai Bank perkreditan rakyat, Kini Bank Subang telah memiliki satu kantor pusat operasional, dengan 12 kantor cabang yang hampir berada di seluruh kecamatan yang berada di kabupaten Subang.

Anton menegaskan melalu tema tersebut bank Subang berharap menjadi yang terbaik dalam aspek pelayanan, Kinerja keuangan dan peran serta dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan. Bank Subang sendiri telah menerima 4 kali berturut-turut Anugerah dan penghargaan sebagai plot BUMD dimana salah satu nominasinya adalah pengelola, pengawasan atau pembina BUMD, dan Bupati Subang menerima penghargaan 2 kali berturut-turut sebagai pembina terbaik.

Sementara itu, dalam sambutannya Kang Jimat menyampaikan bahwa Bank Subang sebagai badan usaha milik daerah yang merupakan milik pemerintah daerah kabupaten subang, dituntut untuk memberikan prestasi unggul untuk keuntungan perusahaan dan juga mengemban misi sosial dalam meningkatkan perekonomian masyarakat kabupaten subang.

Kang Jimat pun mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Subang atas program TJSL atau CSR yang telah terealisasi di tahun 2022 sekitar 626 juta, yang di salurkan untuk sosial kemasyarakatan, sarana ibadah, sarana dan prasarana olahraga, dan sarana prasarana pendidikan.

” Momentum ini tolong jadikan sebagai sarana evaluasi dan motivasi untuk terus maju, berkembang lebih luas dan bermanfaat untuk menurunkan seluruh masyarakat khususnya kabupaten subang, jangan lelah berikan edukasi bagi masyarakat akan pentingnya perbank-an, agar warga masyarakat tahu dengan keberadaan bank subang sehingga masyarakat tidak akan lagi terlilit bang emok dan pinjol ilegal seperti yang kian merebak. Semoga bank subang semakin eksis dalam pelayanan dan bisa terus menggerakkan roda perekonomian di seluruh sendi kehidupan masyarakat kabupaten Subang” katanya.

Tak hanya itu Kang Jimat juga mengajak bank Subang untuk bisa mensukseskan program New Zero Stunting di Kabupaten Subang untuk menyongsong Indonesia emas 2045

Acara pun di lanjutkan dengan simbolis pemotongan tumpeng, penyerahan santunan oleh Bupati Subang; Wakil Bupati Subang; Dirut Bank Subang; ibu Nova anggota dewan fraksi partai nasdem; dan perwakilan direksi bank subang, kepada anak yatim dan pengelola masjid yg berada di kabupaten subang.

Refleksi 4 Tahun, Kang Jimat – Akur akan Beradu Peran dalam Longser Bersama SCH dan Subang Nyeni

4-TAHUN.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Ada yang berbeda pada puncak Refleksi 4 Tahun Kepemimpinan Jimat-Akur yang akan diselenggarakan pada Senin esok (19/12/2022) di Aula PT Dahana.

Bupati Subang, H. Ruhimat, didampingi Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi untuk pertama kalinya akan bermain longser. Selain Kang Jimat dan Kang Akur, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni S.Sos.,M.Si juga akan beradu peran dengan pemain longser yang tergabung dalam Subang Nyeni dan Subang Creative Hub.

Sabanda Sariksa Subang Jawara adalah tajuk dari Longser yang akan ditampilkan. Menceritakan tentang tata pemerintahan, keadaan sosial budaya Kabupaten Subang, dan cita-cita Subang Jawara dalam balutan bobodoran khas Longser.

 

Aquarium Indonesia Pangandaran Dibuka, Segini Harga Tiketnya

Aquarium-Indonesia-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,– Lama dinanti, akhirnya Aquarium Indonesia (dulu: Piamari Aquarium) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat dibuka, Sabtu (17/12/2022).

Doa bersama mewarnai acara soft opening Aquarium Pangandaran. Rencananya akan digelar Grand Launching pada Maret 2023 mendatang. 

“Grand launching nanti oleh pak Menteri KKP RI beserta Ibu Susi Pudjiastuti beserta pejabat terkait. Juga Muspida direncanakan bulan Maret atau awal April 2023,” kata Kepala Badan Riset dan SDM Kelautan Perikanan Kementerian KKP RI I Nyoman Radiarta I Nyoman Radiarta, Sabtu (17/12/2022).

I Nyoman Radiarta menambahkan, aquarium tersebut akan menjadi aquarium terbesar di Indonesia.

“Aquarium ini menyajikan ikan-ikan tropis biodiversitas kekayaan laut yang ada di Indonesia. Selain Aquarium, terdapat juga Gedung Riset dan Aquarium Indonesia Hotel,” katanya.

Aquarium Indonesia Pangandaran Dulu Bernama Piamari

Sementara Ahmad Lubis selaku Humas dan Marketing Aquarium Indonesia mengatakan, dulu namanya Piamari (Pangandaran Integrated Aquarium and Marine Research Institute).

Belakangan nama Piamari diganti menjadi Aquarium Indonesia Pangandaran. Aquarium ini dibangun oleh kementerian Kelautan dan Perikanan di kawasan pelabuhan pendaratan ikan Cikidang Pangandaran.

“Terdapat tiga jenis aquarium raksasa di dalamnya. Memasuki gedung di lantai dasar, kita dapat melihat schooling aquarium berbentuk silinder dengan kedalaman 7 meter dan lebar 5 meter. Nantinya akan diisi oleh ikan-ikan air asin,” kata Ahmad Lubis.

Selanjutnya di lantai dua ada kolam sentuh atau touch pool. Menurut Ahmad Lubis, nantinya pengunjung bisa menyentuh ikan, batu karang atau bintang laut.

“Selain itu, di kolam sentuh ini juga ada lukisan tiga dimensi. Lalu ada museum biota laut, dan barang-barang hasil muatan kapal yang tenggelam dan keramik zaman dinasti abad ke-17. Ada juga aquarium terpanjang berbentuk tunnel diisi oleh jenis ikan air tawar dengan panjang 47 meter dan kedalaman 3 meter,” jelas Ahmad Lubis.

Ahmad Lubis menuturkan, di Aquarium Indonesia Pangandaran juga terdapat teater aquarium dengan panjang 30 meter dan lebar 10 meter, serta kedalaman 4 meter. Keberadaan teater ini untuk edukasi dan sosialisasi, konservasi, kebencanaan dan lain sebagainya.

“Aquarium ini nantinya akan diisi dengan berbagai jenis ikan, seperti ikan Pari, ikan Hiu, dan beberapa ikan Kerapu yang berukuran besar,” jelasnya.

Selain itu juga pihaknya akan menyiapkan jenis-jenis ikan baik ikan air tawar maupun ikan laut agar isi aquarium lebih beragam.

“Aquarium utama ada puding show sehingga pengunjung bisa melihat penyelam yang sedang memberikan makan secara langsung pada biota laut yang ada di dalam aquarium tersebut,” paparnya.

Harga Tiket Aquarium Indonesia Pangandaran

Aquarium Indonesia Pangandaran buka setiap hari. Senin sampai Jumat dengan harga tiket Rp 40 ribu, Sementara untuk hari libur atau Weekend, Sabtu-Minggu harga tiket Rp 50 ribu.

“Untuk HTM 50 ribu, dan untuk pemesanan dan pembayaran bisa on the spot, Tapi kalau mau order dari jauh hari bisa melalui website,” jelasnya.

Sedangkan untuk jam operasional Aquarium Indonesia Pangandaran dibuka setiap hari untuk umum. Untuk hari biasa dibuka mulai pukul 09.00-16.00 WIB dan akhir pekan atau tanggal merah setiap pukul 08.30-16.30 WIB. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Agun Gunandjar Beri Bantuan Alat Pertanian ke Kelompok Tani di Ciamis

Agun-Gunandjar-Sudarsa.jpg

harapanrakyat.com,– Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil Jabar X, Agun Gunandjar Sudarsa memberikan bantuan alat pertanian kepada 12 kelompok pertanian di 4 kecamatan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. 

Penyerahan alat pertanian berupa mesin traktor, mesin pompa air dan Hand Sprayer itu berlangsung di Sekretariat DPD AMPI Ciamis dan FKB Ciamis, Minggu (18/12/2022).

Adapun 12 kelompok pertanian dari 4 kecamatan tersebut yakni Kecamatan Pamarican, Cijeungjing, Cipaku dan juga Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Agun Gunandjar Kembali Sumbang Masjid Agung Banjarsari Ciamis

Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, kegiatan pemberian bantuan alat-alat pertanian ini dalam rangka kegiatan resesnya. Selain itu, tujuan diberikannya bantuan alat pertanian sebagai upaya membantu para petani dalam krisis pangan.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa krisis pangan menjadi keprihatinan kita bersama. Maka dari itu, saya memberikan bantuan kepada para petani berupa alat-alat pertanian untuk digunakan dalam bercocok tanam di wilayahnya,” katanya.

Agun menjelaskan, pemberian bantuan ini sebagai upaya untuk memberikan motivasi dan juga mendorong para petani terhadap krisis pangan saat ini.

“Mudah-mudahan saja, bantuan ini bisa membantu para petani di Kabupaten Ciamis. Saya juga minta agar alat-alat ini dapat dipergunakan dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu Kelompok Pertanian, Hanipudin mengucapkan terima kasih kepada Agun Gunandjar Sudarsa karena telah memberikan alat yang memang saat ini dibutuhkan oleh kelompoknya tersebut.

“Alhamdulilah, terima kasih kepada Kang Agun, alat ini memang sangat dibutuhkan oleh kelompok kami. Mudah-mudahan bisa meningkatkan hasil pertanian kami,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Agun Gunandjar Kembali Sumbang Masjid Agung Banjarsari Ciamis

Agun-Sumbang-Lagi-Masjid-Agung-Banjarsari.jpg

harapanrakyat.com,- Anggota DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa kembali sumbang pembangunan Masjid Agung Al-Qausain, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (18/12/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Agun menyumbangkan dana sebesar Rp 500 juta yang bersumber dari program CSR BI.

Agun memberikan sumbangan Rp 500 juta di lokasi pembangunan Masjid Agung Banjarsari dengan disambut oleh jajaran panitia, Muspika Kecamatan Banjarsari, perwakilan dari Bank Indonesia, serta Bupati Ciamis yang diwakili oleh staf ahli Ani Supiani.

“Semoga dengan berdirinya masjid ini nantinya, warga Banjarsari juga bisa memakmurkannya serta menjadikan sebagai pusat ilmu agama,” kata Agun.

Baca Juga: Ditanya Saat Reses di Ciamis, Agun Gunandjar: Argentina Juara Piala Dunia 2022

Menurut Agun, sumbangan untuk Masjid Agung Al-Qausain tersebut sudah berapa kali ia berikan. Saat reses hari ini, Agun kembali membawa sumbangan dari program CSR BI sebesar setengah miliar rupiah.

“Insyaallah sampai bangunan Masjid Agung ini selesai saya akan terus perjuangkan. Mudah-mudahan Alloh selalu memberikan jalan yang terbaik untuk pembangunan Masjid Agung ini,” kata Agun.

Untuk ke depannya, lanjut Agun, masyarakat juga diajak ikut membantu dengan menyisihkan rezeki berapapun, demi percepatan pembangunan masjid Agung Banjarsari.

“Tadi kami sudah bicara dengan panitia untuk membuat QRis (barcode) rekening. Jadi nantinya warga Banjarsari yang ada di manapun akan lebih mudah untuk menyalurkan bantuannya. Berapapun itu kan lebih mudah dengan menggunakan QRis. Mau nyumbang satu rupiah, seratus rupiah, seribu rupiah kan lebih mudah. Walaupun dengan nilai kecil jika terkumpul dari banyak kan hasilnya juga akan besar,” terangnya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Banyak Irigasi Rusak, Bendung Situ Leutik Kota Banjar Dinilai Belum Maksimal

Bendung-Situ-Leutik-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Keberadaan bendung penampungan air di kawasan obyek wisata Situ Leutik Desa Cibeureum, Kota Banjar, Jawa Barat, dinilai oleh masyarakat setempat belum berdampak maksimal pada sektor pertanian.

Belum maksimalnya pemanfaatan bendung air di kawasan obwis tersebut karena selama ini belum bisa mengairi area persawahan milik warga di Desa Cibeureum dan sekitarnya.

Kepala Desa Cibeureum, Yayan Sukirlan, mengatakan, warga dalam hal ini para petani selama ini mengeluh kurang optimalnya pemanfaatan bendung air di kawasan obyek wisata Situ Leutik untuk sektor pertanian.

Padahal pada saat awal pembangunan bendung air obwis Situ Leutik sudah ada perjanjian antara pemerintah kota dengan warga bahwa bendung air tersebut dimaksudkan untuk membantu pasokan air ke area persawahan melalui saluran irigasi.

Tetapi, lanjutnya, saat ini banyak saluran irigasi yang rusak karena mengalami kebocoran dan tertimbun longsoran tanah sehingga pasokan air yang seharusnya mengalir ke sawah para petani menjadi tidak maksimal.

“Sampai saat ini saluran irigasi itu belum terealisasi dengan sempurna. Kami dari warga ingin agar bendung air itu bisa mengalir ke sawah. Ini yang banyak dikeluhkan petani,” kata Yayan kepada harapanrakyat.com, Minggu (18/12/22).

Lanjutnya menyebutkan, adapun panjang saluran irigasi dari bendung air Situ Leutik sampai ke area persawahan warga sekitar 2 kilometer. Sedangkan saluran irigasi yang mengalami kebocoran sekitar 1 kilometer.

Menurutnya, saluran irigasi di kawasan tersebut sudah pernah dilakukan perbaikan oleh pemerintah kota melalui instansi terkait. Perbaikan dilakukan pada tahun 2018 lalu, namun masih perlu dilakukan perbaikan lagi.

Baca Juga: Kejari Kota Banjar Usut Dugaan Penyimpangan Kedelai Subsidi

Warga, lanjut Yayan, juga sudah beberapa kali melakukan perbaikan secara swadaya tapi hasilnya tidak maksimal. Bahkan, saluran irigasi tersebut sampai tidak berfungsi karena mampet. 

“Sudah ada untuk saluran irigasi. Cuman sekarang salurannya sudah tua, banyak terkena longsoran-longsoran tanah bahkan sampai mampet,” kata Yayan.

Bendung Situ Leutik Kota Banjar Bisa Maksimal

Lebih lanjut Yayan mengatakan, agar bendung air Situ Leutik bisa mengaliri area persawahan secara maksimal, pihaknya meminta pemerintah kota Banjar untuk mengganti saluran irigasi menggunakan sistem pipanisasi.  

Terlebih lagi, area persawahan yang ada di kawasan Desa Cibeureum dan sekitarnya merupakan area persawahan tadah hujan. Sehingga, perbaikan sistem saluran irigasi perlu menjadi perhatian agar hasil pertanian juga maksimal.

“Untuk area persawahan itu luasnya sekitar 80 hektare sama yang di Jajawar. Kalau di Cibeureum sekitar 15 hektare. Karena pasokan air terhampar hasil panen sempat menurun pada tahun 2019-2020,” kata Yayan.

“Warga ingin agar saluran irigasi itu bisa menggunakan pipanisasi. Kalau pakai pipa itu aman tidak banyak bocoran-bocoran dan tertimbun longsoran tanah” katanya menambahkan. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Butuh Ribuan Nakes, Kota Bandung Hanya Dapat Kuota 398

Butuh-Ribuan-Nakes-Kota-Bandung-Hanya-Memperoleh-Kuota-398-Orang.jpg

harapanrakyat.com,- Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Jawa Barat, Adi Junjunan mengatakan, Pemkot Bandung saat ini butuh ribuan tenaga kesehatan (nakes).

“Kita butuh sekitar 1.500 tenaga kesehatan,” kata Adi Junjunan, Minggu (18/12/2022).

Ia merincikan, bahwa saat ini nakes yang Pemkot Bandung butuhkan adalah sekitar 66 orang perawat terampil, 36 orang bidan, dan 34 orang perawat.

“Namun sekarang baru sekitar 390-an orang. Jadi, tahun depan kita ajukan lagi, dipenuhi secara bertahap,” ungkapnya.

Baca Juga: Selama Libur Nataru, Polresta Bandung Terjunkan 950 Personel

Akan tetapi, sambungnya, masalahnya adalah hanya memperoleh kuota sedikit, atau tidak sesuai yang Pemkot Bandung butuhkan, yakni mencapai ribuan nakes.

Adapun kuota tersebut sebanyak 398 lowongan PPPK untuk tenaga kesehatan.

Seperti diketahui, pada 16-17 Desember 2022 digelar seleksi kompetensi berbasis CAT  atau Computer Assisted Test PPPK untuk tenaga kesehatan di Kota Bandung.

Menurutnya, sebanyak 351 peserta sudah mulai mengikuti seleksi berbasis CAT tersebut.

“Sedangkan untuk total keseluruhan nakes yang mengikuti seleksi kali ini, berjumlah 1.118 peserta,” ucapnya.

Sebelumnya 767 peserta mengikuti tes seleksi CAT pada 13-14 Desember 2022, di Kantor Kanreg 3 BKN Jalan Surapati. Adapun pesertanya mulai dari bidan, perawat, dokter spesialis, nutrisionis, dan dokter.

Baca Juga: Stadion GBLA Resmi Jadi Aset Pemkot Bandung

Sementara untuk penempatan para nakes yang lolos seleksi, sesuai dengan pilihan masing-masing. “Ada yang di dinas kesehatan, puskesmas maupun rumah sakit,” katanya.

Lanjutnya menambahkan, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, memantau langsung seleksi di Poltekkes Kemenkes Bandung, pada Sabtu 17 Desember 2022.

“Tadi sudah berlangsung seleksi CAT khusus untuk kategori nakes,” ucapnya.

Ia berharap, dengan adanya seleksi khusus nakes ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan untuk warga Kota Bandung.

“Sedangkan untuk peserta yang lolos, semoga bisa menjalankan amanah dalam tugasnya,” pungkasnya. (Rio/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Wisata Riung Wangi Kawali Ciamis Kian Sepi Ditinggal Pengunjung

IMG_20221218_191424_SFPfgqeB2p_UW7DqwBc3D.jpeg

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Riung Wangi Desa Talagasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kian sepi ditinggal pengunjung. Kondisi ini sudah terjadi sejak 6 bulan terakhir. Padahal sekarang ini sudah memasuki musim liburan sekolah dan tahun baru.

Lili, Kepala Dusun Sukamaju, mengatakan sejak awal pembukaan, pengunjung wisata Riung Wangi Kawali Ciamis membludak. Pengunjung yang datang berasal dari turis lokal hingga luar daerah.

“Pada awal pembukaan, obyek wisata ini banyak pengunjung. Selain omzet penjualan tiket meningkat, para pedagang yang menjajakan jajanan pun laku terjual,” kata Lili, Minggu (18/12/2022).

Lili pun mengingat masa kejayaan wisata Riung Wangi Kawali. Para pemuda setempat dan pengelola kala itu selalu sibuk melayani para pengunjung yang datang. Namun entah apa sebabnya sejak enam bulan terakhir malah menjadi sepi. Padahal obyek wisata Riung Wangi memiliki panorama alam yang indah cocok untuk menghilangkan kepenatan dan stres.

Baca Juga: Obyek Wisata Riung Wangi Talagasari Ciamis Kian Sepi Pengunjung

“Ya, betul betul sepi pengunjung. Pada hari libur Sabtu dan Minggu saja paling banter pengunjung yang datang 5 sampai 6 orang. Sehingga penjaga cukup satu orang petugas saja,” ungkap Lili.

Lili menduga semakin sepinya pengunjung yang datang ke Riung Wangi Lili karena banyaknya obyek wisata baru yang lengkap dengan pasilitas untuk bermain anak anak.

Menyikapi hal seperti itu, obyek wisata Riung Wangi Kawali perlu menambah fasilitas dan wahana seperti permainan anak. Sehingga memiliki magnet untuk menarik pengunjung.

“Sepanjang hanya menyuguhkan keindahan alamnya saja tidak menutup kemungkinan akan selamanya sepi. Karena pengunjung akan memilih obyek wisata yang lebih lengkap dengan sarana untuk bermain,” jelas Lili. (Edji/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Situ Leutik Banjar, Rekomendasi Tempat Wisata Buat Liburan Tahun Baru

IMG_20221218_184940_nW9gzPfE4R_V2IsbeR54Z.jpeg

harapanrakyat.com,- Situ Leutik Kota Banjar, Jawa Barat jadi satu tempat menarik jadi rekomendasi tempat wisata buat liburan Natal dan Tahun Baru.

Menjelang libur natal dan tahun baru sejumlah wisatawan lokal dan luar daerah datang menikmati suasana libur akhir pekan di kawasan obyek Wisata Situ Leutik.

Para wisatawan nampak menikmati suasana akhir pekan dengan berswafoto dan jalan-jalan. Obyek wisata ini menyuguhkan pemandangan alam yang indah.

Kawasan obyek wisata Situ Leutik sendiri terletak di Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar. Lokasinya hanya sekitar 7 kilometer dari pusat kota Banjar.

Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Garut, Yusi mengatakan, sengaja datang berlibur pada akhir pekan ke obyek wisata Situ Leutik bersama rombongan keluarga.

Selain berlibur ke tempat wisata Situ Leutik juga untuk berkunjung ke rumah saudara di Kota Banjar.

“Saya sama rombongan keluarga dari Garut. Sekalian berlibur sama kunjungan ke rumah saudara juga di Banjar,” kaya Yusi, Minggu (18/12/22).

Yusi menilai suasana kawasan obyek wisata Situ Leutik menurutnya cukup asri dan adem. Bisa membuat betah pengunjung yang datang.

Namun begitu, menurut Yusi perlu ada penambahan fasilitas seperti memperbanyak tempat untuk swafoto, wahana taman atau tempat untuk bermain anak-anak dan tempat kuliner.

Baca Juga: Situ Leutik Kota Banjar, Tempat Wisata Sekaligus Spot Mancing

“Paling untuk tempat selfi sama fasilitas bermain anak-anak perlu ditambah lagi biar lebih menarik,” ujarnya.

Tiket Masuk Situ Leutik Kota Banjar Gratis

Kabid Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjar Ira Khairunnisa mengatakan sampai saat ini masih gratis. Pihaknya belum memberlakukan tiket masuk bagi pengunjung.

Terkait persiapan jelang liburan natal dan tahun baru, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi lintas sektoral untuk persiapan menyambut wisatawan.

“Sementara ini belum ada tidak masuk. Untuk persiapan Nataru kemarin sudah ada rakor lintas sektoral. Ada beberapa persiapan, kita masih menunggu juga arahan dari provinsi,” katanya. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Recent Posts