Beranda blog Halaman 122

Subang Gelar Musrenbang Inklusif Perdana, Perempuan dan Anak Jadi Penentu Arah Pembangunan

Musrenbang Inklusif Subang
Foto: www.rri.co.id

Subang – Pemerintah Kabupaten Subang menunjukkan langkah maju dalam pembangunan yang inklusif. Pada Kamis (24/4/2025), Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi atau akrab disapa Kang Akur, secara resmi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang fokus pada perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.

Kegiatan ini digelar di Aula Pemda Subang dan menjadi yang pertama kali melibatkan kelompok-kelompok rentan secara khusus. Musrenbang ini mencerminkan kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, sebagai wujud komitmen terhadap pembangunan yang berkeadilan.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, bahwa Subang ngabret melibatkan perempuan dan anak,” ucap Kang Akur penuh semangat.

Dari data tahun 2024, jumlah penduduk Kabupaten Subang tercatat sebanyak 1.663.156 jiwa. Di antaranya, 830.733 jiwa adalah perempuan, dan 478.749 jiwa merupakan anak-anak. Artinya, lebih dari setengah penduduk Subang berasal dari dua kelompok yang menjadi fokus utama Musrenbang kali ini.

Melalui forum ini, pemerintah ingin memastikan bahwa proses perencanaan pembangunan benar-benar memperhatikan perspektif gender dan kebutuhan kelompok rentan.

“Kami ingin memastikan bahwa suara, aspirasi dari perempuan, anak, dan penyandang disabilitas dapat diperhatikan,” lanjutnya.

Lebih jauh, Kang Akur menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang ini membuka ruang agar hak-hak perempuan, anak, dan penyandang disabilitas tidak hanya terdengar, tapi juga diakomodasi dalam kebijakan dan program pembangunan.

Ia menegaskan, perhatian terhadap kelompok ini bukanlah tambahan, melainkan bagian dari kebutuhan dasar masyarakat. “Karena melindungi perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas, merupakan salah satu dari program Subang Ngabret,” tegasnya.

Musrenbang ini pun menjadi ajang menguatkan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Subang yang lebih adil dan ramah bagi semua kalangan.

“Saya mengajak kepada seluruh stakeholder untuk menjadikan musrenbang ini sebagai momen penguatan komitmen kita bersama, dalam menyusun kebijakan dan program yang lebih berpihak, adil, dan menyeluruh,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang, narasumber, jajaran BP4D Subang, Forum Genre Subang, Persatuan Tuna Netra Indonesia, Gerakan Tunarungu Indonesia Subang, serta tamu undangan lainnya.

DAHANA Sumbang Ratusan Buku untuk Perpusda Subang, Dorong Minat Baca Masyarakat

Sumbangan buku DAHANA untuk Perpusda Subang

Subang – Dalam rangka memperingati Hari Buku se-Dunia, PT DAHANA menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan literasi masyarakat. Perusahaan bahan peledak asal Subang ini menyerahkan ratusan buku kepada Perpustakaan Daerah (Perpusda) Subang pada Rabu, 23 April 2025.

Penyerahan buku dilakukan langsung oleh Manager Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) DAHANA, Neni Sumarni. Ia diterima oleh Kepala Dinas Perpusda Subang, Yeni Nuraeni, di kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Subang.

Neni menyampaikan, sumbangan ini merupakan bagian dari kontribusi DAHANA dalam mendukung literasi di Subang. Ia berharap buku-buku tersebut tidak hanya menjadi koleksi semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Semoga bantuan ini dapat mendorong minat baca dan meningkatkan kualitas literasi masyarakat Subang. Kami percaya, kemajuan daerah bisa dimulai dari hal sederhana seperti membaca,” ungkap Neni.

Ratusan buku yang disumbangkan mencakup berbagai kategori. Mulai dari sastra, bahasa, pengetahuan umum, sejarah, kebudayaan, hingga buku bertema pendidikan dan antikorupsi. Keragaman ini diharapkan mampu menarik minat berbagai kalangan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, minat baca di Indonesia masih tergolong rendah. Akses terhadap buku berkualitas dan terjangkau masih menjadi tantangan utama, termasuk di Kabupaten Subang.

Menanggapi sumbangan tersebut, Yeni Nuraeni menyampaikan apresiasinya kepada DAHANA. Ia menilai, kerja sama dengan pihak swasta sangat penting untuk memperkaya koleksi buku dan mendekatkan literasi ke masyarakat luas.

“Dengan bertambahnya buku dari DAHANA, kami berharap perpustakaan menjadi tempat yang tidak hanya dikunjungi mahasiswa untuk penelitian, tetapi juga menjadi tempat rekreasi edukatif keluarga,” ujar Yeni.

PHRI Subang Resmi Dilantik, Targetkan Kenaikan PAD dan Sekretariat Baru

Pelantikan PHRI Subang 2025
Foto: www.kotasubang.com

Subang – Pelantikan Ketua dan Pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) PHRI Kabupaten Subang periode 2025–2030 resmi digelar Rabu (23/04/2025) di Aula Pemda Kabupaten Subang. Acara berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan Surat Keputusan oleh Iwan Ridwan, disusul pengambilan sumpah oleh Ketua BPD PHRI Jawa Barat, Dodi A. Sofiandi, dan diakhiri dengan penyerahan bendera pataka kepada Ketua terpilih, Hj. Ratna Setiawan.

Dalam sambutannya, Hj. Ratna menyampaikan tekad PHRI Subang untuk lebih aktif mendorong sektor pariwisata lokal. Ia menekankan peran strategis organisasi dalam mempromosikan potensi daerah dan kontribusinya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun 2024, PAD dari sektor restoran menembus Rp26 miliar, sedangkan dari hotel mencapai Rp10 miliar—melampaui target hingga 119,12%.

Namun, ia juga mengungkapkan kendala yang dihadapi organisasi, yakni belum adanya sekretariat tetap. Saat ini, pertemuan rutin masih berpindah-pindah tempat dari satu hotel ke hotel lainnya. Hal ini dinilai menghambat konsolidasi dan efektivitas kerja organisasi.

Pelantikan tersebut turut disemarakkan dengan pemberian penghargaan kepada tokoh perempuan inspiratif Subang. Beberapa di antaranya adalah Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Ketua DWP, Ketua IKIAD, Ketua GOW, serta Kadisparpora, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka di masyarakat.

Ketua BPD PHRI Jawa Barat, Dodi A. Sofiandi, mendorong Pemerintah Daerah untuk segera menyediakan sekretariat tetap bagi PHRI Subang. Ia meyakini, dengan dukungan fasilitas tersebut, PHRI bisa lebih optimal dalam mendukung peningkatan PAD dan sektor pariwisata daerah.

Bupati Subang, Kang Rey, merespons positif aspirasi tersebut. Ia mengakui potensi besar wisata Subang dan menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan infrastruktur penunjang. Ia bahkan menjanjikan pembangunan sekretariat baru untuk PHRI jika target pajak tahun depan bisa tembus hingga 200 persen.

“Kalau target itu tercapai, kami akan bangun sekretariat untuk PHRI,” ujarnya tegas.

Kang Rey juga menegaskan pentingnya menjaga iklim usaha yang sehat dan bebas pungutan liar. Ia tidak ingin ada investor yang hengkang karena ulah oknum yang merugikan dunia usaha di Subang.

Acara pelantikan juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati H. Agus Masykur, Ketua DPRD, Sekda Subang, pimpinan Forkopimda, Ketua PHRI Jabar, pimpinan BUMN/BUMD, Ketua Kadin, serta para tamu undangan lainnya.

Sebelum pelantikan, masyarakat Subang menikmati kemeriahan Gebyar Senam dan Bazar UMKM yang digelar sebagai rangkaian pembuka acara. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga dan penggemar senam yang memadati lokasi.

Waspada! Remaja Subang Terlibat Tawuran, Orang Tua Diminta Lebih Aktif Mengawasi

remaja tawuran Subang
Foto: lampuhijau.co.id

Subang – Polres Subang kembali menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka. Imbauan ini disampaikan menyusul keterlibatan sejumlah remaja dalam aksi tawuran yang melukai pihak lain.

AKP Bagus Panuntun, Kepala Satreskrim Polres Subang, menyampaikan bahwa meski telah berulang kali diingatkan, masih saja ada remaja yang terseret dalam tindak kriminal. Wilayah hukum Polres Subang belum sepenuhnya aman dari aksi kenakalan remaja yang berujung pada tindak pidana.

Kasus terbaru terjadi di wilayah hukum Polsek Compreng. Lima remaja diamankan karena terlibat dalam tawuran yang menyebabkan korban mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis. AKP Bagus memastikan bahwa para pelaku kini tengah menjalani proses hukum.

“Kita tidak ingin kejadian serupa kembali terulang,” tegasnya saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Subang.

Untuk itu, pihak kepolisian meminta kerja sama aktif dari para orang tua. Mereka diminta untuk tidak hanya memantau pergaulan anak, tetapi juga mengarahkan mereka pada kegiatan yang lebih positif dan membangun.

“Anak-anak perlu dibimbing agar menjauh dari jalanan, aksi tawuran, dan segala bentuk tindakan kriminal lainnya,” ujarnya.

Dengan pengawasan dan pendampingan yang tepat dari keluarga, diharapkan angka keterlibatan remaja dalam kriminalitas bisa ditekan, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat Subang.

Subang Serius Tertibkan Aset Daerah, Kang Rey Siapkan Anggaran Tambahan

penertiban aset daerah Subang
Foto: www.mediajabar.com

Pemerintah Kabupaten Subang menunjukkan komitmen kuat dalam menata dan mengamankan aset daerah. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR, S.IP., saat mengikuti rapat koordinasi virtual bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (23/04/2025).

Rapat yang berlangsung melalui Zoom ini membahas langkah-langkah strategis pencegahan korupsi, khususnya dalam penertiban dan pengamanan Barang Milik Daerah (BMD). Kang Rey mengikuti kegiatan ini dari Ruang Rapat Bupati II.

Salah satu momen penting dalam rapat tersebut adalah penyerahan simbolis sertifikat tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepada Pemerintah Kabupaten Subang. Sertifikat tersebut langsung diterima oleh Kang Rey sebagai bagian dari program legalisasi aset.

Kepala Kantor Pertanahan Subang, Hermawan, S.E., M.H., memaparkan capaian sertifikasi aset sejak tahun 2020. Dari total 268 bidang tanah milik Pemkab Subang, 81 bidang telah bersertifikat. Sementara 69 bidang masih terdaftar namun belum diukur, dan 92 bidang lainnya sudah diukur namun belum memiliki Peta Bidang Tanah (PBT). Sisanya, sebanyak 26 bidang, masih menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK).

Merespons kondisi tersebut, Kang Rey menyatakan komitmen penuh untuk mempercepat proses sertifikasi dengan menambah anggaran di perubahan APBD tahun ini.

“Di anggaran perubahan akan kita tambah lagi untuk mempercepat proses pensertifikatan. Kita berkomitmen agar semua bisa segera terselesaikan. Insya Allah dalam segi penganggaran, kita siap mendukung agar proses ini berjalan lancar,” ujar Kang Rey.

Dukungan ini pun diapresiasi oleh KPK. Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah II Jawa Barat, Arief Nurcahyo, menilai pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menjaga aset daerah. Ia menyambut baik langkah cepat dan tegas yang diambil Pemkab Subang.

Tak hanya berhenti pada sertifikasi, Kang Rey juga menyampaikan rencana peninjauan lapangan bersama Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Pertanian. Fokusnya adalah pemetaan menyeluruh terhadap lahan pertanian, permukiman, dan kawasan industri di Subang.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam rapat tersebut antara lain Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Kepala Bidang Aset BKAD, dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Subang.

DPRD Serahkan Rekomendasi LKPJ 2024, Kang Rey: Saatnya Pemerintahan yang Lebih Akuntabel

Rekomendasi LKPJ Bupati Subang 2024

SUBANG – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang berlangsung khidmat pada Selasa (22/04/2025). Agenda utama kali ini adalah penyerahan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Subang Tahun 2024 kepada Bupati Reynaldy Putra Andita.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Subang dan turut dihadiri Wakil Ketua II dan III, serta 36 anggota dewan. Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Tahun Anggaran 2024 menyampaikan laporan yang dilanjutkan dengan penandatanganan keputusan DPRD. Dokumen rekomendasi kemudian diserahkan langsung kepada Bupati, disaksikan Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi.

Bupati Subang, yang akrab disapa Kang Rey, menyampaikan apresiasinya atas kerja DPRD Subang. Ia menyebut, penyerahan rekomendasi ini adalah bagian penting dari sistem evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 19 Tahun 2024.

Menurut Kang Rey, catatan dari DPRD adalah masukan strategis yang sangat berarti. Rekomendasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja, baik dalam bidang tata kelola pemerintahan maupun pelayanan publik.

“Ini bentuk nyata dari mekanisme check and balance yang saling melengkapi antara eksekutif dan legislatif. Pemerintah dan rakyat, melalui wakilnya di DPRD, harus berjalan seirama,” ujar Kang Rey.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk menjalankan rekomendasi demi menciptakan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menutup sambutannya, Kang Rey mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik. “Kalau masih ada kekurangan di tahun 2024, mari ke depan kita NGABRET – Ngewangun bareng rakyat,” tegasnya penuh semangat.

Hadir pula dalam rapat tersebut unsur Forkopimda, Sekda, para Asisten Daerah, Staf Ahli, Kepala OPD, Forum BUMD, akademisi, pimpinan organisasi masyarakat, insan pers, dan sejumlah tamu undangan lainnya.


Polres Subang Tangkap 17 Tersangka Narkoba, Sita 24 Ribu Butir Obat Terlarang

penangkapan narkoba Polres Subang
Foto: jabar.antaranews.com

Selama Februari hingga Maret 2025, Satuan Reserse Narkoba Polres Subang berhasil mengungkap 15 kasus penyalahgunaan narkoba. Dari hasil operasi tersebut, sebanyak 17 pria ditangkap di berbagai kecamatan di wilayah hukum Polres Subang.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, menyatakan bahwa dari 15 kasus yang terungkap, enam di antaranya melibatkan peredaran narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Sementara sembilan kasus lainnya berkaitan dengan distribusi sediaan farmasi tanpa izin.

Barang bukti yang disita cukup mengejutkan. Polisi mengamankan 166,24 gram sabu, 24.781 butir obat-obatan terlarang, serta alat bantu transaksi seperti timbangan digital, ponsel, dan kendaraan bermotor. Semua barang bukti ini menjadi bukti nyata maraknya peredaran narkoba di daerah tersebut.

Para pelaku menggunakan beragam modus operandi. Ada yang memakai sistem COD (Cash on Delivery), pengiriman peta lokasi, hingga transaksi secara langsung. Pola ini menunjukkan upaya pelaku untuk menghindari pantauan petugas.

AKBP Ariek menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk menekan peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di wilayah Subang. Upaya pemberantasan akan dilakukan secara konsisten dan masif demi menjaga generasi muda dari bahaya narkotika.


BYD Tegaskan Pembangunan Pabrik di Subang Tetap Berjalan Meski Dihantui Isu Premanisme

Pabrik BYD Subang tetap berjalan meski isu premanisme
Foto: www.cnnindonesia.com

Subang – BYD Indonesia menegaskan bahwa pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat, tetap berjalan lancar meski diterpa isu dugaan premanisme dari organisasi masyarakat (ormas) setempat.

Isu ini sebelumnya mencuat ke publik setelah Wakil Ketua MPR, Eddy Soeparno, menyampaikan kekhawatirannya. Ia menyoroti adanya gangguan terhadap proyek strategis tersebut, meski tak menyebut langsung nama ormas yang terlibat.

Menanggapi hal tersebut, Head of Marketing PR and Government Relation BYD Motor Indonesia, Luther T Panjaitan, menyatakan bahwa hingga kini seluruh proses pembangunan masih berjalan sesuai rencana.

“Hingga saat ini, seluruh proses persiapan dan pembangunan pabrik berjalan dengan baik,” ujar Luther melalui pesan singkat yang diterima media, Selasa (22/4).

Luther menegaskan bahwa BYD tetap fokus menjalankan komitmen investasi di Indonesia, termasuk percepatan pembangunan pabrik sebagai bentuk keseriusan terhadap kerja sama dengan pemerintah.

“Kami sedang fokus menyelesaikan proses pembangunan sesuai dengan komitmen kepada pemerintah,” tambahnya.

Namun, terkait kabar perselisihan dengan ormas lokal, Luther memilih untuk tidak memberikan komentar lebih jauh.

Sebelumnya, Eddy Soeparno, dalam kunjungannya ke kantor pusat BYD di China, mendorong pemerintah untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mengganggu proyek investasi ini.

Melalui akun Instagram pribadinya, Eddy menyampaikan bahwa tindakan intimidasi seperti itu tidak bisa dianggap remeh. Menurutnya, jika dibiarkan, hal ini dapat mencoreng iklim investasi Indonesia di mata dunia.

“Jangan sampai investor merasa tidak mendapatkan jaminan keamanan. Keamanan adalah hal mendasar bagi investasi,” tegasnya.



Rekomendasi DPRD Subang Jadi Bahan Evaluasi Strategis Bupati Reynaldy

Rekomendasi LKPJ DPRD Subang 2024
Foto: Tintahijau.com

Suang – DPRD Kabupaten Subang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda utama penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Subang Tahun 2024, pada Selasa, 22 April 2025.

Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Subang dan didampingi oleh Wakil Ketua II dan III. Hadir pula 36 anggota dewan, Bupati dan Wakil Bupati Subang, serta jajaran Forkopimda.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ membacakan laporan hasil pembahasan yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Keputusan DPRD mengenai rekomendasi atas LKPJ tersebut.

LKPJ yang telah dibahas dan disepakati itu kemudian diserahkan langsung kepada Bupati Subang Reynaldy, disaksikan oleh Wakil Bupati Subang.

Dalam sambutannya, Kang Rey, sapaan akrab Bupati Subang, menjelaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan amanat dari Permendagri Nomor 19 Tahun 2024 yang mengatur pelaksanaan PP Nomor 13 Tahun 2019. Hal ini menjadi bagian penting dalam mekanisme evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Ia menyampaikan apresiasi atas rekomendasi yang diberikan oleh DPRD. Menurutnya, catatan dari Pansus LKPJ menjadi masukan penting untuk meningkatkan kualitas kinerja pemerintah daerah, baik dari segi pemerintahan maupun pelayanan publik.

“Rekomendasi ini menjadi cerminan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan prinsip check and balance yang sehat, sesuai amanat perundang-undangan,” tegas Kang Rey.

Ia menambahkan bahwa arahan dari DPRD akan menjadi acuan dalam membangun pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan zaman serta kebutuhan masyarakat secara efektif.

Sebagai penutup, Kang Rey menekankan pentingnya menjadikan rekomendasi tersebut sebagai bahan evaluasi bersama. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi demi masa depan pembangunan Subang yang lebih baik.

“Kalau masih ada kekurangan di tahun 2024, mari kita perbaiki bersama. Kita NGABRET – Ngewangun bareng rakyat,” ujarnya penuh semangat.



Layanan UMKM Makin Lengkap: Kemenkum Jabar Hadir di MPP Subang

layanan UMKM Subang
Foto: jabar.kemenkum.go.id

Subang – Upaya memperkuat perlindungan hukum bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan. Kali ini, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat menghadirkan layanan langsung di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Subang.

Kegiatan yang digelar Selasa, 22 April 2025 ini merupakan bagian dari program inovatif Sakiceup BOS (Sarana Kemudahan Izin Cepat Beraksi On The Spot). Program ini digagas oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat untuk menyederhanakan akses perizinan bagi pelaku usaha.

Dipimpin oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hemawati BR Pandia, tim Kemenkumham Jabar turut didampingi oleh jajaran bidang Kekayaan Intelektual seperti Sri Dewijanti Saleh, Indiarto Anditiaman, dan Dewi S Panjaitan. Mereka memberikan layanan konsultasi dan edukasi langsung kepada para pelaku UMKM yang hadir.

Sinergi antara Kemenkumham dan DPMPTSP ini tidak hanya menghadirkan layanan pendaftaran Kekayaan Intelektual (HKI), tetapi juga layanan lainnya. Di antaranya pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal dari Kementerian Agama, dan rekomendasi UMKM dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat.

“Dengan mendaftarkan HKI, pelaku usaha dapat memperkuat identitas produknya sekaligus memperluas potensi pengembangan usahanya,” ujar Hemawati. Ia juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap produk lokal demi meningkatkan daya saing.

Respon pelaku usaha di Subang sangat positif. Mereka mendapat penjelasan langsung tentang proses permohonan merek dan hak cipta serta manfaat ekonomi dari perlindungan HKI. Kemenkumham Jabar berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk mendukung UMKM naik kelas.


Recent Posts