Beranda blog Halaman 1219

Waduh! Narkoba Jadi Kasus Terbanyak di Jabar 2022

Kasus-Terbanyak-di-Jabar-adalah-Narkoba.jpeg

harapanrakyat.com,- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar), Asep N Mulyana menyebut penyalahgunaan Narkoba jadi kasus terbanyak di Jabar pada 2022.

Asep N Mulyana mengatakan kasus Narkoba menyentuh 2.439 perkara di Jabar. Kasus Narkoba, menurutnya lebih banyak dari kasus lainnya.

“(Kasus narkoba) hampir di berbagai tempat, dan nanti ada sebaran-sebaran di tempat tertentu,” kata Asep, Sabtu (24/12/2022).

Asep menyebut kasus Narkoba terjadi di Kota Bandung dan beberapa kota besar lainnya di Jabar. “Narkotika jadi salah satu perkara paling banyak di Jawa Barat,” lanjutnya.

Baca Juga: Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Kanwil Kemenkumham Jaba

Kepala Kejati Jabar tersebut mengaku khawatir banyaknya kasus narkoba akan merusak generasi muda di Jawa Barat. Pasalnya, orang yang terjerat kasus Narkoba di Jabar didominasi usia produktif.

“Kebanyakan usia produktif, antara 17 sampai dengan 25 tahunan,” kata Asep.

Dari 2.439 perkara narkoba, didominasi dengan Narkoba jenis Sabu yang mencapai angka 57 persen. Untuk lainnya seperti Ganja capai 28 persen, psikotropika 8 persen dan tembakau sintetis 7 persen.

Di urutan kedua terbanyak terjadi di Jabar adalah kasus pencurian. Hingga jelang Nataru 2023, tercatat ada 2.307 kasus yang telah ditangani Kejati Jabar..

Kasus pencurian tersebut meliputi pencurian biasa hingga pencurian dengan kekerasan seperti begal.

Pada posisi ketiga, ada kasus penipuan dan penggelapan yang mencapai 2.144 perkara. Ini merupakan kasus yang terbilang cukup tinggi.

Sedangkan untuk selanjutnya, ada kasus kekerasan anak di bawah unur yang termasuk dalam perkara perlindungan anak yang kini mencapai 906 perkara.

Terakhir, kasus terbanyak di Jabar adalah kasus informasi dan transaksi elektronik menyentuh angka 6 perkara pada tahun 2022. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Wisata Citiis Tasikmalaya, Cocok untuk Liburan Tahun Baru sambil Camping

Objek-Wisata-Citiis-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Objek wisata Citiis di Desa/Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat sangat cocok untuk liburan tahun baru sambil camping.

Lokasinya objek wisata Citiis Tasikmalaya ini tidak jauh dari Gunung Galunggung. Sehingga tak heran suasananya sangat asri dan sejuk. Apalagi dinding gunung Galunggung terasa sangat dekat dari Padakembang.

Objek wisata Citiis memiliki sejumlah kolam renang yang airnya hangat. Sangat cocok untuk berendam di cuaca dingin akhir tahun.

Selain kolam renang, ada juga tempat camping yang jaraknya beberapa kilometer dari kolam renang. Pengunjung bisa camping sambil menikmati keindahan gunung Galunggung.

Di tempat camping tersebut juga terdapat kolam air hangat. Lokasi camping tepat berada di samping kolam renang tersebut.

Pengelola objek wisata Citiis, Dede mengatakan, memang ada dua lokasi tempat wisata. Pertama kolam renang khusus untuk berendam pengunjung.

“Kemudian di sebelah atas, hanya jalan kaki atau naik motor juga bisa, di atas sama ada satu kolam renang dan bisa camping persis di samping kolam renang tersebut,” katanya Sabtu (24/12/2022).

Baca Juga: Kebun Teh Taraju, Wisata Alam Alternatif di Tasikmalaya

Dede menuturkan, tiket masuk ke lokasi objek wisata Citiis ini cukup murah. Hanya Rp 5 ribu per orang ditambah parkir motor Rp 2 ribu.

“Untuk tiket masuk ke lokasi Objek Wisata Citiis murah Pak, hanya bayar 5 ribu satu orang dan parkir motor 2 ribu rupiah. Jadi kalau mau liburan yang menyuguhkan pemandangan alam bisa langsung datang saja ke sini,” katanya.

Sementara itu, pantauan harapanrakyat.com, jalan menuju Padakembang rusak dan sempit. Sehingga cukup menantang bagi pengunjung yang ingin liburan Tahun Baru di sana. Karena itu, pengunjung diharapkan berhati-hati saat melewati jalan rusak dan sempit. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Agus Masykur Hadiri Hadiri Anniversary ke-1 Pelangi Subang

agus-Masykur-1.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Plt. Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi hadir dalam perayaan Anniversary ke-1 Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (Pelangi) Subang sekaligus hari Kesehatan Nasional, dengan kegiatan festival layang-layang di lapang Gerbang Biru Desa Pagon Kecamatan Purwadadi. Sabtu (24/12/2022).

Laporan ketua panitia penyelenggara kegiatan juga selaku ketua pelangi Subang Abi Oyan menyampaikan bahwa kegiatan festival layang-layang dilaksanakan dalam rangka melestarikan permainan tradisional layang-layang yang saat ini sudah mulai jarang terlihat.

“Festival ini menjadi awal pengenalan kembali layang-layang dan untuk melahirkan atlit-atlit olahraga layang-layang,” ungkapnya.

Abi Oyan menyampaikan juga bahwa Festival tersebut diikuti oleh 128 peserta dari 8 Kabupaten, bahkan diikuti oleh juara layang-layang pada ajang FORNAS Palembang tahun 2022 perwakilan Jawa Barat.

Camat Purwadadi Cucu Wahyu, yang hadir mendampingi menyampaikan rasa bangga karena kegiatan tersebut merupakan event yang pertama kali dilaksanakan.

“Mudah-mudahan bisa dilaksanakan di event berikutnya yang bisa meningkatkan tali silaturahmi antar komunitas layang-layang,” katanya.

Plt. Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menyambut baik kegiatan tersebut yang bertepatan dengan anniversary pertama Pelangi Subang dengan harapan kedepannya pelangi Subang bisa semakin eksis memperkenalkan permainan tradisional layang-layang sehingga masih tetap lestari.

“Olahraga layangan ini juga merupakan bentuk olah pikir dan olah rasa dengan menerapkan teknik dan taktik. Olah rasa hadir dari keindahan kreativitas dari bentuk layangan tersebut jadi kegiatan ini bisa membawa nilai-nilai budaya di atas udara. Untuk itu kita perlu hidupkan kembali,” tandasnya

Kang Akur sangat mengapresiasi dan berharap melalui momentum tersebut dapat melahirkan para penggiat layangan karena menjadi wadah kreativitas seni budaya para generasi muda.

“Dengan festival layang-layang ini harapannya pelangi Subang lebih maju dan memasyarakatkan kembali permainan tradisional layang-layang sehingga akan lahir UMKM pembuat layangan. Dulu Subang ada UMKM pembuat layangan, dengan adanya eksebisi ini lahir UMKM layangan dengan variatif,” imbuhnya.

Kang Akur juga menjelaskan bahwa Permainan tradisional layang-layang menjadi salah satu induk olahraga bagian dari Kormi yang bisa dimainkan oleh seluruh kalangan tidak hanya untuk anak-anak saja, namun kalangan dewasa juga bisa.

“Dalam Permainan layang-layang dibutuhkan teknik dalam tarikan maupun uluran dalam mengalahkan lawan,” tuturnya

Kang Akur menekankan, Selain rutin menggelar perlombaan ini, secara berkelanjutan di setiap tahunnya saya berharap pelangi Kabupaten Subang juga bisa menyelenggarakan kegiatan seperti ini untuk anak-anak di Kabupaten Subang walau kita hidup dikelilingi modernisasi namun kita harus tetap menjaga nilai-nilai tradisional seperti ini.

“Kedepannya festival layang-layang harus terus dilaksanakan bahkan digebyarkan di Subang pada tahun 2023 pada peringatan HUT Subang,” pungkasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Camat Purwadadi Cucu Wahyu, Kapolsek, Danramil, Kades Wanakerta, pengurus KORMI Subang.

Ketua Aliansi Wartawan Subang Ingatkan Soal Netralitas Wartawan di Tahun Politik

IMG-20221223-WA0025.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Aliansi Wartawan Subang (AWAS) menggelar rapat anggota tahunan di Ruang BK DPRD Kabupaten Subang, Jumat (23/12/2022).

Rapat dihari oleh puluhan wartawan yang menjadi anggota AWAS. Sejumlah agenda dibahas dalam rapat tersebut.

“Ada beberapa hal penting yang dibahas, salah satunya kita buat pakta integritas, tentunya agar AWAS semakin kompak dan semakin solid,” kata Ketua AWAS, Warlan.

Kemudian, selain membahas soal internal untuk semakin memperkokoh kekeluargaan yang sudah terbangun lama tersebut. Warlan menyinggung soal sikap AWAS dalam menghadapi tahun politik.

“Satu kata, wartawan ini harus netral dan tidak memihak dan terafiliasi kepada salah satu kepentingan politik. Kita semua (AWAS) sudah sepakat. Tidak bisa diganggu gugat. ini tentu sama dengan aturan di masing-masing perusahaan media tempat kita bekerja, media harus netral,” tegasnya.

Kemudian Sekretaris AWAS, Ahmad Rifai menambahkan, dalam agenda rapat tersebut telah disepakati beberapa poin penting. Tentunya merupakan sebuah keputusan besar bagi organisasi.

“Dalam rapat juga dibahas evaluasi selama tiga tahun kepemimpinan Ketua Warlan. Dan evaluasi kinerja teman-teman di setiap bidang. Kemudian ada keputusan lainnya yang tentunya hasil keputusan bersama,” katanya.

Menurut Rifai, keputusan yang diambil oleh organisasi, tentunya sudah sesuai dengan ketentuan dan AD/ART organisasi.

“Ketua Warlan meminta, selama dua tahun sisa masa jabatannya, ingin program kerja di setiap bidang berjalan, dan tidak ada anggota yang melanggar aturan organisasi,” katanya.

Selain membahas beberapa hal terkait keanggotaan. Dalam kesempatan tersebut juga telah disahkan bendahara definitif AWAS Indrawan Setiadi sebagai pengganti bendahara sebelumnya, Yudi Heryawan.

Jenguk Try Sutrisno di RSPAD, Presiden Jokowi Ngobrol Persoalan Bangsa dan Negara

Jenguk-Try-Sutrisno-di-RSPAD-Presiden-Jokowi-Ngobrol-Persoalan-Bangsa-dan-Negara.jpeg

harapanrakyat.com,- Try Sutrisno di RSPAD, dibesuk Presiden Joko Widodo saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Jokowi tiba sekitar pukul 14.40 WIB, pada Jumat, (23/12/2022).

Kedatangan Presiden Joko Widodo mendapat sambutan dari Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Letjen Dr Albertus Budi Sulistya. Tak lama setelah itu, ia langsung menuju kamar tempat Wakil Presiden ke 6 RI itu dirawat.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengatakan jika kondisi Try Sutrisno dalam keadaan sehat dan stabil.

“Tadi saya menjenguk Pak Try Sutrisno dan alhamdulillah dalam keadaan baik, stabil dan sehat,” kata Jokowi seperti dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Jumat (23/12/2022).

Selama di ruang rawat inap, Jokowi mengaku sempat berbincang dengan mantan Panglima TNI sekaligus mantan wakil Presiden RI ke-6 tersebut. Try menyampaikan banyak persoalan tentang Negara Indonesia ini.

“Tadi saya banyak ngobrol dengan Pak Try dan beliau menyampaikan banyak hal tentang bangsa dan negara ini,” ujarnya.

Baca juga: Luhut Sebut OTT KPK Tidak Baik, Kritiknya Tuai Polemik

Kondisi Try Sutrisno Terkini Usai Dijenguk Presiden Jokowi

Berdasarkan informasi dari Kepala RSPAD, Try Sutrisno kini sudah lebih sehat dan bisa berjalan. Jokowi juga berharap agar Try Sutrisno segera diberikan kesembuhan dan sehat selalu.

“Kita doakan Pak Try diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke rumah, bertemu keluarga lagi, dan sehat selalu,” kata Jokowi.

Try Sutrisno berdasarkan informasi, sudah berada di rumah sakit sejak Sabtu, 17 November 2022 lalu. Sebelumnya, beredar kabar pengakuannya tidak memiliki uang usai karir militernya.

Sebelum menjabat sebagai wakil Presiden, Ternyata Try sempat menjabat sebagai panglima ABRI (sekarang Panglima TNI). Ia menyandang jabatan tersebut pada periode 1988-1993.

Ma’ruf Amin Doakan Kesembuhan Try Sutrisno

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan simpatinya kepada Wakil Presiden RI ke-6, Try Sutrisno, yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Ma’ruf Amin mengaku selalu mendoakan kesembuhan Try Sutrisno. “Saya selalu mendoakannya,” kata Ma’ruf di Nusa Dua, Bali, Jumat (23/12/2022).

Menurut Ma’ruf, ia merupakan sosok kharismatik yang sangat disegani dan dihargai oleh masyarakat Indonesia.

“Pak Try Sutrisno adalah senior yang sangat terhormat. Semua orang sangat menghargai dan menghormatinya. Semoga dipanjangkan umurnya oleh Allah SWT,” Wakil Presiden. (Revi/R8/HR Online/Editor Jujang)

Kapolda Jabar Pantau Kesiapan Nataru di Jalur Selatan Kota Banjar

Kapolda-Jabar-Pantau-Kesiapan-Nataru-di-Jalar-Selatan-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Suntana pantau kesiapan Natal dan tahun baru (Nataru) di jalur selatan. Termasuk mengecek kondisi pos pengamanan dan situasi jelang Nataru di Kota Banjar.

Pengecekan dan pemantauan tersebut untuk memastikan situasi menjelang perayaan Natal dan tahun baru berjalan lancar dan kondusif.

Irjen Pol Suntana, mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan di sejumlah ruas jalan untuk memantau kondisi lalu lintas serta pos pengamanan dan pemantauan tempat ibadah (gereja).

Baca Juga: Jelang Perayaan Nataru 2023, Masyarakat Kota Banjar Diimbau Waspada Tindak Kejahatan

Dari hasil evaluasi dan laporan yang masuk sampai saat ini kondisi arus lalu lintas terpantau masih stabil dan belum terjadi peningkatan arus lalu lintas secara signifikan.

“Hasil evaluasi sampai saat ini kondisi arus lalu lintas terpantau masih stabil. Belum terjadi peningkatan arus lalu lintas secara signifikan,” kata Irjen. Pol Suntana kepada wartawan, Sabtu (24/12/2022).

“Kami mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama menciptakan iklim yang kondusif. Kita jaga Banjar aman dan nyaman,” katanya lagi.

Kapolda Jabar Pantau Kesiapan Nataru, Ingatkan Anggota dan Masyarakat Pengguna Jalan

Selain pantau kesiapan Nataru, Kapolda Jabar ini juga mengingatkan anggotanya di lapangan agar semangat dalam menjalankan tugas. Termasuk juga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan ramah dan humanis.

Selain itu, ia juga mengingatkan pengguna jalan maupun masyarakat yang hendak mudik untuk mengecek kondisi kendaraannya. Menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri ketika lelah dalam perjalanan.

Terutama, bagi mereka yang akan melintasi jalur selatan seperti daerah Garut dan jalur Gentong karena medannya cukup rawan. Banyak jalan menanjak dan tikungan tajam yang perlu masyarakat waspadai.

“Kita juga fokus dalam pengamanan arus mudik dengan menempatkan anggota- anggota di Pospam. Bagi yang kecapean jangan memaksakan perjalanan bisa beristirahat di pos pam atau res area” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, dalam pengamanan Nataru ini Polda Jawa Barat menerjunkan sebanyak 26.000 personel dan mendirikan 330 Pospam pelayanan. Termasuk untuk pengamanan di tempat ibadah (gereja) dan tempat wisata.

“Nanti untuk malam tahun baru kita fokus juga arus lalu lintas di jalur selatan karena banyak saudara kita yang akan merayakan tahun baru di beberapa tempat wisata di Pangandaran,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Jovan Latuconsina Serahkan Beasiswa untuk Ratusan Murid di Bogor

Jovan-Latuconsina-Serahkan-Beasiswa-untuk-Ratusan-Murid-di-Bogor.jpeg

harapanrakyat.com,- Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Agust Jovan Latuconsina, secara simbolis menyerahkan bantuan beasiswa untuk 120 murid SMP, SMA/SMK di Kota Bogor, Jumat (23/12/2022).

Penyerahan bantuan dilaksanakan di kantor DPC Partai Demokrat Kota Bogor, dihadiri Ketua DPC Demokrat Kota Bogor, Anita Mongan dan sejumlah pengurus.

Beasiswa untuk ratusan murid di Bogor itu, merupakan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang disalurkan Komisi X ke daerah, diberikan kepada mereka yang secara administrasi dinyatakan lolos.

Baca juga: Jalankan Instruksi AHY, Wasekjen Demokrat Jovan Latuconsina Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Wasekjen Partai Demokrat, Jovan Latuconsina didapuk secara simbolis menyerahkan bantuan beasiswa tersebut.

Pada kesempatan itu, Jovan berharap bantuan beasiswa tersebut bisa digunakan sebaik-baiknya.

”Manfaatkan beasiswa ini dengan baik, untuk keperluan sekolah ya adek-adek,” ujar Jovan.

Jovan juga mengimbau para orang tua, untuk ikut mengontrol penggunaan beasiswa tersebut.

“Jangan digunakan untuk hal yang tidak terkait dengan kegiatan sekolah,” ungkap Jovan yang digadang-gadang bakal makalangan sebagai caleg DPR RI Dapil Jabar III (Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor) ini.

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih, kepada Dede Yusuf, salah satu pimpinan di Komisi X DPR RI, yang telah membantu penyaluran beasiswa ke daerah.

“Beasiswa ini merupakan bantuan PIP (Program Indonesia Pintar), semoga program bantuan ini bermanfaat, terutama bagi siswa kurang mampu,” pungkas Jovan Latuconsina. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Mengenal Sejarah Masjid Raya Bandung, Destinasi Wisata Religi di Jabar

Masjid-Raya-Bandung.jpg

Sejarah Masjid Raya Bandung mungkin belum banyak orang yang mengetahuinya. Bangunan yang memiliki nilai historis itu terletak di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat.

Bandung sendiri merupakan salah satu kota yang memiliki banyak julukan. Selain Kota Kembang dan Paris Van Java, Bandung juga terkenal sebagai kota dengan seribu destinasi wisata.

Ibu Kota Provinsi Jawa Barat ini juga menyimpan banyak sekali sejarah yang tidak pernah lekang oleh waktu. Karena lokasinya berada di pusat kota sehingga Masjid Raya Bandung ini mudah untuk dikunjungi.

Masyarakat Jawa Barat, khususnya warga Bandung mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi terhadap sejarah kotanya. Salah satunya bangunan yang memiliki nilai historis yaitu Masjid Raya Bandung. Tempat ini juga menjadi destinasi wisata religi di Jawa Barat.

Sejarah Singkat Masjid Raya Bandung

Merangkum dari berbagai sumber, masjid tersebut pertama dibangun pada tahun 1812, bersamaan dengan perpindahan pusat kota Bandung yang sebelumnya ada di daerah Krapyak. Kemudian bergeser sekitar 10 kilometer dari pusat kota Bandung yang sekarang.

Bangunan Masjid Raya Bandung yang saat ini berdiri adalah hasil dari tujuh kali perombakan dengan berbagai arsitektur yang berbeda.

Baca Juga: Aturan Baru Nataru 2023 Kota Bandung, Ketahui Ini Sebelum Berkunjung!

Semula bangunan tersebut bernama Masjid Agung Bandung. Desain bangunannya hanya berbentuk rumah panggung tradisional dengan dinding yang terbuat dari anyaman bambu. Serta beratapkan daun rumbia.

Selain itu, aksesoris bangunannya juga masih menggunakan bahan tradisional dari pepohonan yng ada sekitar lokasi bangunan.

Untuk tempat berwudhu, dahulu tersedia kolam dengan ukuran yang cukup luas. Lalu saat itu pernah terjadi kebakaran sekitar tahun 1825. Air yang berada di kolam tersebut berhasil menyelamatkan bangunan Masjid Agung Bandung dari kobaran api.

Perubahan Bangunan Masjid Pasca Kebakaran

Selang satu tahun setelah peristiwa kebakaran tersebut, yaitu pada tahun 1826, bangunan masjid akhirnya diubah dengan bahan bangunan dari kayu.

Tidak sampai situ, pada tahun 1850 masjid yang pada waktu itu berukuran kecil akhirnya mengalami perombakan dan perluasan atas perintah Bupati RA Wiranatakusumah. Bagian dindingnya bertembok batu-bata dan atapnya diganti dengan genteng.

Bangunan Masjid Raya Bandung atau Masjid Agung Bandung yang berdiri megah saat itu berhasil diabadikan melalui lukisan salah seorang pelukis asal inggris. Yaitu W Spreat pada tahun 1852.

Baca Juga: Kucing Gli di Hagia Sophia Turki jadi Favorit Wisatawan, Ini Sejarahnya!

Lukisan tersebut menggambarkan atap bangunan masjid berbentuk limas besar yang tersusun berundak dan menjulang. Warga Bandung tempo dulu menyebutnya Bale Nyungcung.

Setelah beberapa tahun berselang akhirnya bangunan ini mengalami perombakan kembali, yaitu tahun 1875 berupa tambahan pondasi dan pagar tembok yang mengitari sekitar masjid.

Seiring berjalannya waktu, warga Bandung banyak yang memanfaatkan Masjid Raya Bandung ini untuk kegiatan keagamaan.

Banyak sekali gelaran agama seperti pengajian, muludan, rajaban, peringatan hari besar Islam, hingga tempat melangsungkan akad nikah.

Pada tahun 1900, bangunan Masjid Raya Bandung mengalami sejumlah perubahan. Sebagai pelengkap akhirnya area pinggir masjid mendapat tambahan bangunan berupa teras pada bagian kiri dan kanan.

Kemudian, pada tahun 1930, area masjid ini kembali dibangun pendopo dan dua buah menara kecil. Untuk mempercantik bangunan, pada tahun itu juga sekeliling Alun-alun Bandung didirikan benteng. Serta tembok berlubang dengan ornamen yang membalutnya khas kota Priangan.

Perubahan Besar Bangunan Masjid Raya Bandung

Baca Juga: Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bandung Diprediksi Naik Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Selanjutnya, tahun 1955 bersamaan dengan gelaran Konferensi Asia Afrika, bangunan Masjid Raya Bandung ini mengalami perubahan besar. Yakni, pembongkaran dua menara yang sebelumnya berdiri. Selain itu, bagian dalam masjid untuk sholat juga mengalami pelebaran.

Kemudian, pada waktu itu juga Masjid Agung Bandung ini menjadi tempat sholat para tamu yang mengikuti Konferensi Asia Afrika.

Setelah mengalami beberapa kali perombakan, tahun 1973 Masjid Agung Bandung mengalami perubahan secara besar-besaran lagi. Lantai masjid semakin luas dengan desain secara bertingkat.

Ruang basement menjadi tempat wudhu, lantai dasar sebagai ruang utama dan kantor Dewan Kesejahteraan Masjid.

Pada bagian depan masjid dibangun kembali dua menara yang berbalut ornamen logam dengan atap masjid berbentuk joglo.

Sampai pada perombakan terakhir tahun 2001, yaitu membangun pelataran Masjid Raya Bandung. Keberadaan pelataran seolah menjadikan Alun-alun Bandung sebagai ‘oase’ di tengah hiruk-pikuknya pusat Kota Bandung.

Setelah mengalami perubahan kepemimpinan, Masjid Agung Bandung kembali melakukan proses pembangunan hingga memakan waktu kurang lebih 829 hari. Yaitu sekitar 2 tahun 99 hari setelah adanya peletakan batu pertama.

Baca Juga: Cegah Aksi Kriminal, Pemkot Bandung Pasang Ratusan CCTV di Kota Bandung

Akhirnya, bangunan yang berdiri kokoh saat ini adalah bangunan permanen yang sudah beberapa kali mengalami perombakan.

Seiring dengan hal itu, Masjid Agung Bandung kini berubah nama menjadi Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat.

Setelah bangunan masjid ini berdiri begitu megah, kemudian fungsinya pun kembali sebagai tempat syiar agama sampai saat ini.

Penginapan Sekitar Masjid Raya di Paris Van Java

Karena lokasinya yang terbilang strategis, banyak pengunjung yang datang ke Masjid Raya Bandung. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Oleh karena itu, bagi pengunjung yang mencari penginapan sekitar Jalan Asia Afrika, saat ini banyak sekali hotel maupun rumah penginapan yang tersedia tidak jauh dari lokasi Masjid Raya Bandung.

Baca Juga: Daftar 5 Kabupaten Tersepi di Jawa Barat, Daerahmu Masuk Nggak?

Salah satu tempat menginap yaitu Zodiac Hotel dengan biaya berkisar antara Rp150.000 per malam. Hotel ini bisa kita booking jauh-jauh hari melalui beberapa aplikasi pemesanan.

Lokasi penginapan yang tidak begitu jauh dari tempat wisata Masjid Raya Bandung dan tempat kuliner ini membuat banyak turis yang memilih tempat tersebut untuk menginap.

Transportasi Umum Warga Bandung Menuju Lokasi

Tetapi, untuk warga Bandung yang ingin berkunjung ke lokasi wisata Masjid Raya Bandung tidak perlu khawatir. Karena ada banyak sekali jenis transportasi umum yang mendukung perjalanan.

Jika dari wilayah Cimahi, Anda bisa menggunakan Bus Damri yang melintas dengan nama trayek Alun-alun Ciburuy-Alun-alun Bandung.

Tetapi, jika pengunjung berasal dari wilayah Bandung Timur bisa menggunakan Damri dengan jurusan Cibiru-Kebon Kelapa. Untuk memudahkan dalam mencari lokasi, pengunjung juga bisa mencari alamatnya menggunakan nama Alun-alun Bandung.

Sedangkan, bagi pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh khas Bandung bisa mengunjungi area Pasar Baru yang menjual aneka makanan khas Bandung.

Bahkan ada juga oleh-oleh berupa baju khas Bandung dan souvenir lainnya. Tentu saja karena lokasinya yang berada di pusat kota, sehingga akomodasi dan tempat belanja juga banyak tersedia. (Revi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Belum Diresmikan, Gedung Subang Creative Center Hibah Pemprov Jabar Dibiarkan Hancur

gedung-subang-creative-center-subang-rusak.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Tutup sebelum dibuka. Mungkin itu yang akan terjadi di Gedung Subang Creative Center, yang berlokasi di jalan Kertawigenda, Kelurahan Cigadung, Subang. Bagaimana tidak, gedung hibah pemerintah provinsi Jawa Barat itu kini dibiarkan tak terawat karena tak ada anggaran pemeliharaan.

“Sangat disayangkan gedung hibah dari Pemprov Jabar yang sangat tidak terawat, lebih cocok sekarang nama gedung tersebut Subang Kere-Aktif Center bukan Subang Creative Center,” ujar Adrianto.

Karena menurutnya, tidak ada sama sekali anggaran sekedar untuk perawatan gedung selama masa pimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Subang dari tahun 2019.

“Apakah karena tidak ada prioritas untuk meningkatkan SDM kreatif yang ada di Kabupaten Subang?. Padahal gedung tersebut bisa menjadi tempat melahirkan SDM kreatif anak-anak muda di Kabupaten Subang. Mau sampai kapan SDM Kreatif Subang ditelantarkan?,” tegasnya.

Namun menurtnya, meskipun gedung tersebut kondisnya sangat memprihatinkan tapi semangat teman-teman komunitas tetap aktif beraktifitas di gedung tersebut, banyak event-event kreatif digelar. Bahkan sudah beberapa kali pula mengadakan acara bersih-bersih secara sukarela digedung 2 lantai tersebut.

Pembangunan gedung Subang Creative Center tersebut rencananya akan melalui 2 tahap. Untuk tahap pertama tahun 2019 telah menghabiskan anggaran sebanyak hampir 12 Milyar.

“Dan untuk tahap kedua entah akan dilanjutkan kapan. Ketika kami konfirmasi ke provinsi katanya belum ada pengajuan dari Subang untuk melanjutkan pembangunan. Namun ketika di konfirmasi ke pihak Pemkab Subang katanya selalu diajukan setiap tahun. Entah yang mana yang benar,” kata Adrianto.

favehotel Subang Hadirkan Paket Liburan dan Makan Malam bersama Keluarga di Malam Tahun Baru 2023

favehotel-subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – favehotel Subang, menghadirkan Paket Liburan dan Makan Malam bersama keluarga di malam pergantian tahun 2023. Promo yang di tawarkan oleh favehotel Subang yaitu Holiday Room Package seharga Rp. 598.800. net untuk stay di type kamar faveroom dua hari satu malam, termasuk untuk sarapan pagi untuk dua orang. Yang kedua ada paket New Year’s Package seharga Rp. 898.000 net untuk stay di type kamar faveroom dua hari satu malam, termasuk untuk sarapan pagi untuk dua orang dan makan malam Set Menu untuk dua orang. 

Periode pemesanan dimulai dari tanggal 8 Desember – 30 Desember, dengan periode menginap ditanggal 24 – 31 Desember 2022. Tidak hanya itu saja, favehotel Subang juga menawarkan paket makan malam Set Menu, untuk pilihan Menu-Nya Asian atau Western untuk malam tahun baru. Harga yang ditawarkan untuk set menu hanya Rp. Rp 150.000 per orang Papar Wahyu Kusuma Dinata Sales Executice favehotel Subang.

Untuk info lebih lanjut dan pemesanan dapat menghubungi 0260-760 5161 / bisa Follow Instagram @favehotelsubang_wedding atau datang langsung ke favehotel Subang, di Komp. Ruko Rawabadak Jalan  Kapt. Hanafiah, Karang Anyar, Subang.

Recent Posts