Beranda blog Halaman 1173

Wabup Subang Kunjungi Lokasi Wisata di Wilayah Selatan

wabup-subang-saat-kunjungi-lokasi-wisata.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi melaksanakan peninjauan ke beberapa objek wisata yang ada di Subang selatan.

Hal ini dilakukan dalam rangka untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan mengingat saat ini memasuki moment liburan tahun baru imlek. Senin (23/1/2023).

Peninjauan tersebut dilakukan di dua tempat wisata, yakni objek wisata mata air Cimincul Kasomalang dan Saung Bale Opat Camping Ground Ciater.

Kang Akur sapaan Wakil Bupati Subang Agus Masykur bangga bahwa wisata Subang terus berkembang dengan kunjungan wisatawan datang ke Subang terus bertambah.

Dengan viralnya wisata mata air Cimincul yang menyuguhkan wisata alami diharapkan mampu terus terkenal wisata Subang sehingga mampu mensejahterakan warga sekitar.

Cimincul ini salah satu desa wisata di mana alam yang menjadi unggulannya yaitu kolam renang yang airnya langsung dari sumber mata air.

Wisata yang relatif murah dan fasilitasnya sekarang terus bertambah yaitu camping ground di sekitar lokasi Kolam Renang serta makanan ala desa seperti nasi liwet tersedia.

Di hari libur panjang ini banyak sekali pengunjung datang sampai tenda camping penuh bahkan full booking sampai bulan Maret.

“Pengelola akan menambah jumlah tenda sehingga bisa menarik peminatnya bermalam ditempat ini dengan suasana alam dengan udara sejuk dan bisa rennag di kolam air yang keluar langsung dari mata air yang jernih,” imbuh Kang Akur.

Untuk Saung Bale Opat camping ground Ciater yang terbilang masih baru namun sudah mulai cukup ramai pengunjung kedepannya diharapkan terus melakukan promosi baik melalui media online maupun media lainnya sehingga lebih banyak lagi pendatang untuk menikmati dan nginap di camping ground Saung Bale Opat ini.

“Manfaatkan teknologi digitalisasi melalui media sosial untuk terus mempromosikan wisata Subang sehingga wisata Subang mudah terkenal,” pungkas Kang Akur.

Cafe dengan Rooftop di Tasikmalaya, Bisa Lihat Bintang Malam

Cafe-dengan-Rooftop-di-Tasikmalaya.jpeg

Rekomendasi cafe dengan rooftop di Tasikmalaya menjadi daya tarik bagi generasi milenial dan Gen Z. Selain memberikan nuansa yang lebih santai, area rooftop di beberapa cafe juga menyajikan pemandangan lampu kota.

Pengunjung pun bisa minum kopi sambil memandangi bintang-bintang di langit saat malam tiba.

Di samping itu, tren nongkrong di cafe semakin marak dilakukan oleh generasi muda demi mendapatkan validasi atas keberadaannya dan penghargaan secara sosial.

Kebutuhan update cerita-cerita menarik dengan tempat yang instagramable pun menjadi keseruan tersendiri. Apalagi jika cafe-cafe tersebut menyediakan menu makanan enak.

Baca Juga: Tempat Makan ala Korea di Tasikmalaya, dari BBQ hingga Street Food

Untuk Anda yang sedang mencari rekomendasi cafe dengan rooftop di Tasikmalaya, maka tempat-tempat ini bisa menjadi pertimbangan. Interior dan eksterior di cafe-cafe ini pun menyuguhkan pengalaman me time yang berkesan.

Rekomendasi Cafe dengan Rooftop di Tasikmalaya

Kabar baiknya, ternyata tidak harus nongkrong di cafe mahal untuk mendapatkan spot foto menarik. Tempat-tempat ini justru menawarkan harga yang affordable untuk kalangan pelajar.

Daily Mood Coffee

Cafe yang dekat dengan kampus biasanya menjadi tempat nongkrong para mahasiswa. Tidak jauh dari Universitas Siliwangi, ada cafe dengan rooftop di Tasikmalaya yaitu Daily Mood. Area rooftop berada di lantai 3 lengkap dengan toilet dan mushola yang terawat.

Suasana di rooftop terasa santai karena meja rendah bergaya lesehan, bantal besar untuk tiduran, dan suara gemericik air dari kolam ikan hias. Menu makanan pun beragam tergantung mood. Mulai dari makanan berat, cemilan manis dan gurih, hingga jajanan pedas.

Baca Juga: Cafe dengan Konsep Alam di Tasikmalaya, Cocok untuk Healing

Up and High Coffee

Nongkrong setelah berolahraga menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan. Oleh karena itu, Up and High mengambil lokasi di Jalan Dadaha yang sudah terkenal sebagai kawasan olahraga bagi warga sekitar.

Up and High pun merupakan rekomendasi cafe dengan rooftop di Tasikmalaya yang punya desain ruangan estetik.

Selain minuman kopi dan non kopi, Up and High menawarkan donat dan roti canai. Kedua makanan tersebut tentu sangat cocok sebagai pendamping kopi. Karena cafe buka dari jam 8 pagi, maka orang-orang yang belum sarapan bisa mampir dulu sebelum berolahraga. 

Agusni Coffee & Eatery

Untuk acara-acara tertentu, orang perlu memilih venue dengan kapasitas besar. Agusni Coffee merupakan tempat yang cocok untuk reuni atau acara kampus, karena area rooftop dari cafe ini lumayan luas.

Pengunjung bisa nongkrong sambil melihat pemandangan langit sehingga sangat pas apabila berkunjung saat cuaca cerah.

Harga makanannya pun masih terjangkau untuk kalangan pelajar. Ada promo paket hemat untuk menu sarapan, sehingga pengunjung bisa datang di pagi hari. Selain itu, area indoor cafe ini juga memberi nuansa kasual dengan karpet permadani seperti di Timur Tengah.

Hi Coffee

Bagi warga kota Tasikmalaya, Jalan BKR sudah menjadi kawasan kuliner dan hampir semuanya ada. Mulai dari kuliner murah meriah hingga restoran Barat, termasuk cafe dengan rooftop di Tasikmalaya. Maka dari itu, ada Hi Coffee cafe terbaru yang sudah mulai buka sejak November 2022. 

Hi Coffee berada di atas area pencucian mobil Under Clouds. Biasanya pengunjung cafe adalah orang-orang yang menggunakan jasa cuci mobil, sehingga bisa menunggu sambil ngopi-ngopi cantik. Menariknya, suasana di malam hari akan terasa lebih hidup berkat adanya live music.

Baca Juga: Cafe Outdoor di Tasikmalaya, Bisa Hirup Udara Segar

Caspia Cafe

Alasan lain orang-orang menyukai cafe dengan rooftop di Tasikmalaya adalah karena mereka bisa melihat city view atau pemandangan kota dari atas.

Menghirup udara segar di tempat terbuka juga mendatangkan rasa tentram, apalagi kalo bisa sambil melihat indahnya langit biru. Oleh karena itu, banyak pengunjung cafe memilih area rooftop untuk nongkrong dan minum kopi.

Caspia Cafe memiliki bangunan 3 lantai dengan rooftop di bagian paling atas. Interior cafe terasa hommy seperti di rumah kedua, sedangkan bagian eksterior memberi nuansa yang romantis.

Lokasi berada di Jalan Kapten Naseh nomor 2, tidak jauh dari simpang lima sehingga merupakan cafe yang strategis untuk berkumpul dengan teman-teman.

Kegiatan minum kopi memang sudah menjadi kebutuhan untuk bersosialisasi. Apabila tidak melebihi batas, minuman berkafein seperti kopi bisa meningkatkan energi dan menurunkan depresi.

Oleh karena itu, memilih cafe dengan rooftop di Tasikmalaya untuk menikmati secangkir kopi bisa mendatangkan perasaan bahagia. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Okupansi Hotel di Jawa Barat Saat Libur Imlek Lebih Bagus Ketimbang Nataru 2023

Jelang-Nataru-Okupansi-Hotel-di-Pangandaran-Meningkat.jpg

harapanrakyat.com,- Tingkat okupansi atau keterisian kamar hotel di Jawa Barat pada libur Imlek 2023, lebih baik ketimbang libur Natal dan Tahun Baru 2023 lalu.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, Herman Muchtar mengatakan, pada momentum libur Imlek tahun ini, pihaknya bisa menyerap wisatawan hingga 80 hingga 90 persen dari kapasitas hotel yang tersedia.

“Target okupansi hotel kita, pada malam Sabtu dan malam Minggu sekitar 90 persen, tapi sepertinya di angka 80 persen. Terkait jumlah orangnya, saya enggak tahu,” ungkapnya di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (23/1/2023).

Menurutnya, dengan kondisi cuaca pada libur Imlek kali ini yang bagus, menjadi faktor yang membawa dampak positif. Mengingat di momentum Imlek ini, tidak ada pemberitaan terkait cuaca buruk seperti saat libur Nataru kemarin.

Baca Juga : Objek Wisata di Kabupaten Bandung Masih Banyak Belum Berizin

“Kalau pada saat libur Nataru kemarin, kita dihantui oleh isu juga seperti cuaca jelek. Tapi sekarang gak ada isu itu, jadi orang banyak yang datang ke destinasi wisata seperti ke Pangandaran,” katanya.

Terkait puncak kunjungan wisatawan, kata Herman, pihaknya memperkirakan terjadi pada tanggal 21 hingga 22 Januari atau hari Sabtu dan Minggu kemarin.

“Okupansi kamar hotel saat libur Imlek ini cukup bagus, termasuk kunjungan ke destinasi-destinasi wisata. Jadi malam Minggu dan malam Senin dua malam itu sangat bagus,” ucapnya.

Dengan kondisi tersebut, Herman menuturkan, momentum libur kali ini telah membawa berkah bagi seluruh pengusaha hotel khususnya di Jawa Barat.

Baca Juga : Libur Tahun Baru Imlek, Kunjungan Wisatawan ke Pangandaran Meningkat

“Saya kira saat libur Imlek sekarang ini cukup bagus, tapi saya belum dapat data kunjungan yang pasti dari semua hotel dan baru melihat aja. Tapi ini cukup bagus dibandingkan malam Natal dan tahun baru (Nataru) kemarin,” tuturnya. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Cerita Pasangan Santri yang Ikuti Nikah Massal di Ponpes Ciamis

IMG_20230123_113831_Spd00qaY6e_cqyLqG759N.jpeg

harapanrakyat.com,- Sebanyak 10 pasangan dari santri dan santriwati Pondok Pesantren Miftahul Huda 2 Bayasari, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menikah massal. Mereka sebelumnya dijodohkan dalam khitbah massal.

10 pasangan tersebut terlihat begitu bahagia setelah mereka mengikuti nikah massal yang dilaksanakan di Pondok Pesantren, Senin (23/1/2023).

Bahkan, kini mereka terlihat sudah tidak canggung lagi. Hal itu terlihat ketika sang fotografer mengarahkan pasangan yang sudah sah jadi suami istri itu untuk bergaya dan saling bergandengan untuk dilakukan foto-foto.

Seperti pasangan santri nikah massal, Ramadhan dan Ina Adwiyah. Keduanya mengaku senang karena bisa berjodoh, bahkan mereka juga siap untuk menempuh hidup baru dan melanjutkan perjuangan dakwah di daerahnya.

“Banyak orang berkata pada perjodohan ini. Tapi, ini bukanlah dijodohkan melainkan karena kita itu berjodoh dan juga kita dipersatukan disini,” katanya.

Baca Juga: 10 Pasang Santri di Ponpes Ciamis yang Dijodohkan Resmi Menikah Massal

Ramadhan mengaku bahwa ia baru pertama kali bertemu dengan istrinya tersebut saat Khitbah lalu. Tidak hanya itu, dalam ikatan pernikahan ini sebetulnya melalui proses yang panjang.

“Iya betul ada prosesnya yaitu istikharah. Bahkan, tidaknya 1 ulama saja yang melakukan istikharah tapi bisa sampai 3 ulama yang melakukannya. Alhamdulilah kita berdua bisa berjodoh,” ucapnya.

Menurutnya, setelah menikah ini pihaknya dan sang istri akan melakukan amanah sang guru dan juga visi dan misi pesantren untuk melanjutkan syiar Agama Islam.

“Kalau sudah menikah itu pastinya senang, rencananya kita akan di Buniseuri, Kecamatan Cipaku terlebih dahulu,” tuturnya.

Ramadhan menambahkan, dengan adanya nikah massal ini bisa sedikit meminimalisir tentang pembiayaan. Tidak hanya itu, dengan langsung menikah bisa menghindari dosa dan juga zina. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Kepergok Hendak Mencuri, Seorang Wanita di Tasikmalaya Sandera Nenek 90 Tahun

Korban.jpg

harapanrakyat.com,- Kepergok hendak mencuri, seorang perempuan di Desa Madiasari, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, aniaya Nenek Juariah (90).

Selain menyandera korban saat di kepung massa, pelaku juga menyayat lengan kiri korban gunakan pisau dapur. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (22/01/2023) malam.

Pelaku yang kepergok hendak mencuri itu seorang perempuan berinisial AE. Untuk menghindari kepungan warga, pelaku juga sempat menyandera korbannya yang sudah lansia bernama Juariah (90), bahkan sampai melukainya dengan pisau dapur.

Lengan kiri korban terluka hingga mendapat penanganan medis 12 jahitan. Pada akhirnya pelaku pun berhasil dilumpuhkan oleh warga.

Kepada petuga polisi, pelaku hanya bisa menangis menyesali perbuatannya. Ia mengaku masuk ke rumah Nenek Juariah dengan pura-pura menjadi pasien pijat. Karena korban merupakan seorang tukang pijat.

Baca Juga: Identitas Mayat di Tasikmalaya Terungkap, Ternyata Korban Terseret Arus Banjir

Polisi menduga pelaku sudah pernah melakukan pencurian di rumah korban yang tinggal seorang diri. Saat ini polisi pun telah mengamankan barang bukti berupa satu buah pisau dapur.

Cucu Korban Ungkap Wanita yang Kepergok Hendak Mencuri

Gugum Gumilar, cucu korban mengatakan, awal mula kejadian. Neneknya teriak-teriak memanggilnya. Sang nenek pun memberitahukan bahwa di bawah tempat tidur ada sesuatu. Namun, lanjut Gugum, ketika dicek tidak ada apa-apa.

“Pas saya cari ke tempat lain ternyata ada orang di kamar depan. Entah masuknya jam berapa. Waktu itu memang belum ada yang diambil oleh pelaku. Tetapi di hari sebelumnya pelaku ini sudah pernah ngambil uang Rp 1.600.000,” terang Gugum kepada harapanrakyat.com, Senin (23/01/2023).

Ia juga mengatakan bahwa pelaku yang kepergok hendak mencuri itu sampai melukai neneknya. Karena memang pada saat kejadian banyak warga.

Namun ketika ditanya oleh warga, pelaku tidak mengakui dan mengelak terus. Seketika pelaku pun langsung menyandera korban menggunakan senjata tajam berupa pisau kecil.

Baca Juga: Lima Set Kolam Ikan Bioflok Milik Warga Selacai Ciamis Diembat Maling

“Iya, karena pelaku ini takut, minta dibebasin, seketika itu pelaku menyandera korban. Karena korban berontak, si pelaku pun melukai tangan korban pakai pisau hingga luka 13 jahitan,” terang Gugum.

Pelaku Terancam 7 Tahun Penjara

Sementara itu, Kapolsek Cineam, AKP. Dede Dermawan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya pun sudah mengamankan seorang perempuan yang diduga telah memasuki rumah korban dengan niat melakukan pencurian. Karena sebelum pencurian itu terjadi, pemilik rumah atau korban sudah mengetahuinya.

“Saat itu korban berontak, dan terduga pelaku langsung mengeluarkan sebilah pisau yang ada di rumah tersebut. Kemudian, pelaku melukai tangan korban sebelah kiri hingga luka 12 jahitan,” terang Dede Dermawan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan anggotanya, lanjut Dede Dermawan, si pelaku beralasan nekat mencuri karena terdesak faktor ekonomi. Sebelumnya juga pelaku pernah melakukan pencurian di rumah nenek tersebut.

“Atas perbuatannya itu, kita kenakan pasal 363 Junto pasal 53 dan atau 335 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” jelasnya. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Mulai Besok, Dinkes Kota Bandung Lakukan Vaksinasi Covid 19 Dosis Keempat

ilustrasi-vaksin-covid.jpeg

harapanrakyat.com,- Mulai 24 Januari 2023, Pemerintah Kota Bandung, mulai memberikan vaksinasi Covid-19 dosis keempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian mengatakan, vaksinasi Covid-19 dosis keempat ini sudah tersedia di puskesmas-puskesmas.

Sasaran vaksinasi penguat kedua tersebut yakni kelompok masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas.

Sebagai informasi, meski saat ini pemerintah sudah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah Kota Bandung tetap memberikan layanan pemberian vaksinasi Covid-19.

Baca Juga : Pemkot Bandung Cabut Perwal PPKM di Kota Bandung

“Jadi puskesmas di Kota Bandung siap menerima permintaan masyarakat untuk vaksinasi penguat yang kedua. Kami ingin melihat dulu seberapa besar animo masyarakat,” ungkapnya di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (23/1/2023).

Pemberian dosis keempat tersebut, lanjut Anhar, sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI. Penetapan surat edaran ini tertanggal 20 Januari 2023.

Anhar melanjutkan, setiap puskesmas di Kota Bandung akan melaksanakan vaksinasi dosis keempat, setelah ada setidaknya 10 warga yang mendaftar. Sebab, setiap vial vaksin Covid-19 dapat dimanfaatkan untuk vaksinasi 10 orang.

“Kita akan lihat dulu, kalau misalnya baru ada tiga orang, pasti kita tidak berani. Karena kalau kita menyuntikan untuk tiga orang, pasti yang tujuh dosis lainnya terbuang. Paling kita kasih tahu untuk menunggu dua atau tiga hari lagi,” ungkapnya.

Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat Mulai Dilaksanakan, Ini Harapan Pemkot Bandung

Meski demikian, Anhar mengharapkan, vaksinasi dosis keempat ini mendapat animo yang baik dari masyarakat. Hal itu merupakan bagian pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Secara teknis, kata Anhar, nantinya puskesmas berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk memberikan sosialisasikan terkait vaksinasi Covid-19 dosis keempat.

“Setiap puskesmas pasti sudah memahaminya, karena sudah melakukan vaksinasi selama dua tahun ini,” ungkapnya.

Baca Juga : Kejahatan Jalanan di Kota Bandung Mulai Meresahkan, Ini Tanggapan DPRD

Saat ini, kata Anhar, masih ada persediaan 94 vial atau 940 dosis vaksin Covid-19 buatan Pfizer di Kota Bandung.

Selain itu, jika Pemkot Bandung memerlukan tambahan untuk vaksin dosis keempat ini, maka akan mengajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan, vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau dosis penguat kedua ini, dapat diberikan enam bulan setelah vaksinasi dosis penguat pertama. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Banjar Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Rumah Tertimpa Pohon Tumbang

IMG_20230123_191840_vdQutocl2i_3BRZUMUF0y.jpeg

harapanrakyat.com,- Wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, diguyur hujan deras disertai angin kencang, Senin (23/1/2/2023). Akibat cuaca ekstrim ini, sebuah pohon jati tumbang menimpa sebuah rumah di Lingkungan Silumanbaru, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Banjar.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Akibatnya rumah milik Junaedi mengalami kerusakan pada bagian atap.

“Tadi sekitar pukul 15.00 WIB, hujan sangat deras kemudian angin kencang juga melanda wilayah Kota Banjar,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Kusnadi, Senin (23/1/2023).

Menurutnya, hujan deras dengan angin kencan tersebut menyebabkan pohon jenis jati tumbang dan menimpa rumah milik Junaedi. Rumah tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap.

Baca Juga: Hujan Deras Mengguyur Kota Banjar Sebabkan TPT Ambruk dan Pohon Tumbang

“Angin kencang sehingga menyebabkan pohon jati tumbang dan menimpa rumah warga,” terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pohon tumbang tersebut. Namun pemilik rumah mengalami kerugian materi.

“Korban jiwa tidak ada, hanya kerugian materi akibat rumahnya rusak terimpa pohon itu taksiran mencapai Rp 2 juta,” jelasnya.

Pemilik rumah bersama keluarganya juga terpaksa harus mengungsi sementara. Rumah tidak bisa dihuni akibat rusak.

“Untuk sementara kami sarankan pemiliknya mengungsi sementara sampai perbaikan rumah selesai,” pungkasnya.

Kusnadi mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja dan mengakibatkan bencana alam. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

10 Pasang Santri di Ponpes Ciamis yang Dijodohkan Resmi Menikah Massal

IMG_20230123_095023_1_TeMapDpF6D_OtkDqIg60P.jpeg

harapanrakyat.com,- 10 pasangan santri dan santriwati di Pondok Pesantren Miftahul Huda 2 Bayasari, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, resmi melangsungkan pernikahan massal, Senin (23/1/2023).

Pasangan santri dan santriwati tersebut sebelumnya telah melangsungkan perjodohan atau Khitbah massal. Bahkan, dalam video Khitbah massal tersebut viral di media sosial.

Pernikahan massal ini diawali di masjid komplek pesantren. Prosesi akad nikah sendiri dilaksanakan pada pukul 08:00 WIB.

Pada prosesi akad nikah tersebut menggunakan bahasa Arab, bahkan untuk mas kawin pada nikah massal ini masing-masing sebesar 25 gram.

Meskipun penuh haru, namun acara nikah massal ini berlangsung cukup meriah. Pada kegiatan ini juga turut hadir keluarga dan kerabat kedua mempelai.

Baca Juga: Lamaran Massal di Pesantren Miftahul Huda 2 Ciamis ini Viral, Begini Awalnya!

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda 2, Nonop Hanafi mengatakan, kegiatan pernikahan massal santri ini merupakan agenda tahunan. Bahkan kali ini adalah yang kelima kalinya.

“Sebelumnya itu, ada 2 pasangan, kemudian 3 pasangan, lalu 6 pasangan, selanjutnya 8 pasangan dan saat ini 10 pasangan,” katanya.

Menurutnya, nikah massal ini bagi para santri yang sudah purna atau kelasnya sudah Ma’had Ali. Intinya para santri ini telah melakukan proses pendidikan di pesantren.

“Jadi mereka itu sudah jadi ustadz dan ustadzah,” tuturnya.

Nonop menambahkan, setelah nikah massal ini nantinya mereka jadi kader dakwah pada sejumlah tempat.

“Setelah nikah, nantinya pasangan yang sudah sah itu akan kami beri waktu seperti honeymoon selama 1 minggu. Setelah itu nantinya akan kami proyeksikan untuk dakwah,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Masjid di Leles Garut Hangus Dibakar, Pelaku Diduga ODGJ

IMG_20230123_180729_jqrGFcfL2J_gVPJo18G5a.jpeg

harapanrakyat.com,- Masjid Al Hidayah di Kampung Nagrog, Desa Kembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dilaporkan dibakar seseorang. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/1/2023).

Pengurus DKM Masjid Al Hidayah Jeje membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, masjid tersebut dibakar diduga oleh ODGJ yang sudah dikenal masyarakat. Bahkan ODGJ tersebut sebelumnya pernah ngamuk dan membakar gubuk warga.

“Ya ada yang bakar, pelakunya gangguan jiwa. Jadi tahu ODGJ, karena si pelaku ini pernah mengamuk dan saya yang urus,” kata Jeje Senin (23/1/2023).

Jeje menjelaskan masjid itu di bakar pada hari Minggu kemarin. Sebelum kejadian, pelaku yang ODJG itu terlihat mondar mandir ke dalam masjid sekitar pukul 22.00 WIB. Pada pukul 23.00 WIB, masjid terbakar hebat hingga hangus.

“Jadi jam 10 malam terlihat mondar-mandir, nah jam 11 kebakaran,” ucapnya.

Baca Juga: Akibat Banjir Bandang, Jembatan Mekarmukti Garut Putus Total

Jeje menyebut pelaku membakar masjid menggunakan korek dan bensin. Saat kebakaran, api pertama kali terlihat pada bagian gudang tempat menyimpan Al Qur’an. Kemudian merembet ke karpet dan gorden pembatas antara makmum pria dan wanita.

Sementara itu, Kapolsek Leles AKP Kuswanto mengatakan pelaku merupakan ODGJ kambuhan. Sebelumnya, ada laporan masyarakat yang menyatakan pernah membakar gubuk warga.

“Ya betul dibakar, pelakunya gangguan jiwa, jadi masyarakat memberi tahu bahwa sebelumnya sempat mengamuk. Kemudian pernah membakar gubuk warga, dan nyaris membakar pom mini warga,” kata AKP Agus Kuswanto.

Polisi telah mengamankan pelaku berinisial E itu untuk kemudian melakukan pemeriksaan kejiwaannya.

“Sudah kami amankan dan sedang dalam pemeriksaan. Sekarang fokus pembersihan puing masjid bekas kebakaran bersama TNI-Polri,” jelasnya. (Pikpik/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

XL Axiata Perkuat Jaringan Data di Seluruh Kalimantan

IMG-20230122-WA0010_copy_800x574.jpg

review1st.com – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas layanan data di seluruh wilayah Kalimantan, di lima provinsi, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan (customer experience).

Langkah strategis ini perlu dilakukan mengingat permintaan masyarakat Kalimantan atas layanan data dari XL Axiata yang terus meningkat, di mana dalam setahun, trafik XL Axiata di seluruh Kalimantan meningkat hingga 29%.

Dalam setahun pula, XL Axiata telah menambah jumlah BTS 4G sebanyak lebih dari 1.100 BTS atau meningkat sebesar 42% YoY di seluruh Kalimantan.

Plt Regional Group Head XL Axiata untuk Kalimantan, Horas Lubis, mengatakan, ”Selain aspek bisnis, visi kami dalam memperluas jaringan data ke berbagai wilayah Kalimantan adalah mendukung percepatan pembangunan.

Kami ingin ikut berkontribusi dalam upaya pemerintah daerah memajukan wilayah Kalimantan, termasuk persiapan pembangunan infrastruktur jaringan di wilayah Ibukota Negara (IKN).

Infrastruktur jaringan data yang berkualitas, antara lain berupa tersedianya sambungan internet cepat, akan memungkinkan pelaksanaan digitalisasi di berbagai bidang yang pada akhirnya mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan”.

Horas menambahkan, XL Axiata bertekad mewujudkan layanan internet tercepat bagi dan masyarakat Indonesia, termasuk di Kalimantan, sesuai dengan semangat “XL Axiata Ada Untuk Indonesia”.

Perluasan dan peningkatan kualitas jaringan data oleh XL Axiata ini juga terus menjangkau lebih banyak daerah terpencil di Kalimantan termasuk di wilayah perbatasan negara yang ada di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

“Sejumlah teknologi terbaru juga kami terapkan untuk mendukung perluasan dan penguatan jaringan ini, antara lain, implementasi teknologi automated optimization untuk VoLTE, pemanfaatan teknologi Cisco Ultra Traffic Optimization untuk meningkatkan efisiensi kapasitas jaringan dengan menggunakan algoritma Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML), teknologi Open RAN (Radio Access Network) dengan konsep open interface.

Lalu, ada juga implementasi Dynamic Spectrum Sharing (DSS) 4G/5G yang memungkinkan penggunaan bersama jaringan 4G dan 5G pada satu spektrum frekuensi.

Tidak ketinggalan, XL Axiata juga telah memanfaatkan teknologi FDD Smart 8T8R untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan serta mengurangi konsumsi daya pada BTS”, papar Horas.

Dengan adanya perluasan tersebut, jaringan data berkualitas XL Axiata kini telah menjangkau lebih dari 1.800 desa/kelurahan, 466 kecamatan di 55 kota/kabupaten yang tersebar di lima provinsi, atau lebih dari 75% populasi Kalimantan. 

Jaringan XL Axiata di seluruh Kalimantan ini didukung oleh total lebih dari 9.800 BTS termasuk lebih dari 5.800 BTS 4G LTE.

Infrastruktur jaringan ini juga didukung kabel serat optik antardaerah. Selain itu, XL Axiata juga terus mengimplementasikan program 3G shutdown yang diiringi dengan proses re-farming dari jaringan 3G ke jaringan 4G, yang kini telah mencapai 90% dari total BTS.

Berikut detail jumlah BTS 4G di masing-masing provinsi:
  1. Kalimantan Barat lebih dari 1.300 BTS
  2. Kalimantan Utara lebih dari 90 BTS
  3. Kalimantan Tengah lebih dari 800 BTS
  4. Kelimantan Selatan lebih dari 2.200 BTS
  5. Kalimantan Timur lebih dari 1.400 BTS

XL Axiata juga melakukan proses fiberisasi jaringan di seluruh Kalimantan. Hal ini merupakan bagian dari upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan BTS dengan jalur fiber.

Proyek fiberisasi diterapkan di seluruh BTS XL Axiata termasuk yang berada di Kalimantan. Fiberisasi dilakukan sekaligus untuk meregenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti mengganti perangkat yang selama ini memakai microwave menjadi perangkat fiber.

Fiberisasi juga merupakan salah satu langkah dalam mempersiapkan ekosistem dan jaringan 5G. Hingga saat ini, XL Axiata memiliki lebih dari 9.300 kilometer jalur fiber optik di seluruh Kalimantan.

Jaringan ini menjadi tumpuan bagi jaringan infrastruktur XL Axiata yang menjangkau seluruh provinsi, serta menghubungkannya dengan pulau Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, dan Sulawesi.

Jaringan USO

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pelosok-pelosok Kalimantan yang sebelumnya tidak terjangkau jaringan akses telekomunikasi dan data, sejak 2018, XL Axiata juga mengoperasikan jaringan USO bekerja sama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Total ada 66 titik BTS USO, semuanya 4G. Di Kalimantan Barat, total BTS 57 unit BTS, masing-masing di Kabupaten Ketapang 10 unit, Bengkayang 4 unit, Landak 3 unit, Kayong Utara 2 unit, Sambas 2 unit, Sintang 22 unit, Kapuas Hulu 3 unit, Melawi 3 unit dan di Sanggau 8 unit.

Di Kalimantan Selatan total 7 BTS, semuanya di Kabupaten Tabalong. Di Kalimantan Tengah, ada 2 BTS yang ada di Kabupaten Seruyan.

SKKL Batam – Sarawak di Kalimantan

Guna memperkuat kualitas jaringan data di Tanah Air hingga ke mancanegara, XL Axiata telah berhasil merampungkan proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang menghubungkan Batam – Serawak Malaysia atau Batam Sarawak International Cable System (BaSIC).

Bagi XL Axiata, infrastruktur baru ini akan memperkuat koneksi internet antara Batam, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dengan kinerja dan latency yang lebih cepat dan berkualitas. Dimulai pada tahun 2020, SKKL ini sudah dapat beroperasi mulai 1 Juni 2022.

SKKL ini juga menjadi alternatif gateway international yang baru bagi Indonesia menuju Kuching, Serawak, dan Hongkong, serta menambah keragaman dan keandalan koneksi ke beberapa POP/HUB di Asia, yang sekaligus akan mendukung jaringan telekomunikasi untuk Ibu Kota Negara di Kalimantan.

Bagi XL Axiata, infrastruktur baru ini penting untuk bisa mengatasi peningkatan trafik data di masa depan dan jaringan berkualitas dalam hal memberikan layananan terbaik kepada pelanggan.

SKKL BaSIC membentang sepanjang 700 km. Pada tahap awal SKKL BaSIC ini akan mengaktifkan 2 Tera yang seterusnya akan bertahap dinaikkan sampai mencapai kapasitas maksimum 48 Tera.

Manajemen XL Axiata yakin jaringan dengan kapasitas besar dan relatif aman dari jalur gempa ini akan cukup menarik secara komersial seiring dengan pesatnya pertumbuhan trafik data saat ini dan di masa mendatang.

Jumlah pelanggan di Kalimantan hingga akhir September 2022 tercatat sekitar 1,7 juta, dengan pelanggan 4G sekitar 64%. Jumlah tersebut meningkat sekitar 10% dari periode yang sama tahun lalu.

Jumlah pelanggan data di Kalimantan ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan meluasnya jaringan 4G LTE XL Axiata, ditambah dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat yang berada di area perkotaan ataupun pedesaan untuk memanfaatkan layanan data guna mendukung aktivitas dan produktivitas sehari-hari.

Recent Posts