Beranda blog Halaman 1154

Kepergok Hendak Mencuri, Seorang Wanita di Tasikmalaya Sandera Nenek 90 Tahun

Korban.jpg

harapanrakyat.com,- Kepergok hendak mencuri, seorang perempuan di Desa Madiasari, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, aniaya Nenek Juariah (90).

Selain menyandera korban saat di kepung massa, pelaku juga menyayat lengan kiri korban gunakan pisau dapur. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (22/01/2023) malam.

Pelaku yang kepergok hendak mencuri itu seorang perempuan berinisial AE. Untuk menghindari kepungan warga, pelaku juga sempat menyandera korbannya yang sudah lansia bernama Juariah (90), bahkan sampai melukainya dengan pisau dapur.

Lengan kiri korban terluka hingga mendapat penanganan medis 12 jahitan. Pada akhirnya pelaku pun berhasil dilumpuhkan oleh warga.

Kepada petuga polisi, pelaku hanya bisa menangis menyesali perbuatannya. Ia mengaku masuk ke rumah Nenek Juariah dengan pura-pura menjadi pasien pijat. Karena korban merupakan seorang tukang pijat.

Baca Juga: Identitas Mayat di Tasikmalaya Terungkap, Ternyata Korban Terseret Arus Banjir

Polisi menduga pelaku sudah pernah melakukan pencurian di rumah korban yang tinggal seorang diri. Saat ini polisi pun telah mengamankan barang bukti berupa satu buah pisau dapur.

Cucu Korban Ungkap Wanita yang Kepergok Hendak Mencuri

Gugum Gumilar, cucu korban mengatakan, awal mula kejadian. Neneknya teriak-teriak memanggilnya. Sang nenek pun memberitahukan bahwa di bawah tempat tidur ada sesuatu. Namun, lanjut Gugum, ketika dicek tidak ada apa-apa.

“Pas saya cari ke tempat lain ternyata ada orang di kamar depan. Entah masuknya jam berapa. Waktu itu memang belum ada yang diambil oleh pelaku. Tetapi di hari sebelumnya pelaku ini sudah pernah ngambil uang Rp 1.600.000,” terang Gugum kepada harapanrakyat.com, Senin (23/01/2023).

Ia juga mengatakan bahwa pelaku yang kepergok hendak mencuri itu sampai melukai neneknya. Karena memang pada saat kejadian banyak warga.

Namun ketika ditanya oleh warga, pelaku tidak mengakui dan mengelak terus. Seketika pelaku pun langsung menyandera korban menggunakan senjata tajam berupa pisau kecil.

Baca Juga: Lima Set Kolam Ikan Bioflok Milik Warga Selacai Ciamis Diembat Maling

“Iya, karena pelaku ini takut, minta dibebasin, seketika itu pelaku menyandera korban. Karena korban berontak, si pelaku pun melukai tangan korban pakai pisau hingga luka 13 jahitan,” terang Gugum.

Pelaku Terancam 7 Tahun Penjara

Sementara itu, Kapolsek Cineam, AKP. Dede Dermawan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya pun sudah mengamankan seorang perempuan yang diduga telah memasuki rumah korban dengan niat melakukan pencurian. Karena sebelum pencurian itu terjadi, pemilik rumah atau korban sudah mengetahuinya.

“Saat itu korban berontak, dan terduga pelaku langsung mengeluarkan sebilah pisau yang ada di rumah tersebut. Kemudian, pelaku melukai tangan korban sebelah kiri hingga luka 12 jahitan,” terang Dede Dermawan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan anggotanya, lanjut Dede Dermawan, si pelaku beralasan nekat mencuri karena terdesak faktor ekonomi. Sebelumnya juga pelaku pernah melakukan pencurian di rumah nenek tersebut.

“Atas perbuatannya itu, kita kenakan pasal 363 Junto pasal 53 dan atau 335 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” jelasnya. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Mulai Besok, Dinkes Kota Bandung Lakukan Vaksinasi Covid 19 Dosis Keempat

ilustrasi-vaksin-covid.jpeg

harapanrakyat.com,- Mulai 24 Januari 2023, Pemerintah Kota Bandung, mulai memberikan vaksinasi Covid-19 dosis keempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian mengatakan, vaksinasi Covid-19 dosis keempat ini sudah tersedia di puskesmas-puskesmas.

Sasaran vaksinasi penguat kedua tersebut yakni kelompok masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas.

Sebagai informasi, meski saat ini pemerintah sudah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah Kota Bandung tetap memberikan layanan pemberian vaksinasi Covid-19.

Baca Juga : Pemkot Bandung Cabut Perwal PPKM di Kota Bandung

“Jadi puskesmas di Kota Bandung siap menerima permintaan masyarakat untuk vaksinasi penguat yang kedua. Kami ingin melihat dulu seberapa besar animo masyarakat,” ungkapnya di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (23/1/2023).

Pemberian dosis keempat tersebut, lanjut Anhar, sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI. Penetapan surat edaran ini tertanggal 20 Januari 2023.

Anhar melanjutkan, setiap puskesmas di Kota Bandung akan melaksanakan vaksinasi dosis keempat, setelah ada setidaknya 10 warga yang mendaftar. Sebab, setiap vial vaksin Covid-19 dapat dimanfaatkan untuk vaksinasi 10 orang.

“Kita akan lihat dulu, kalau misalnya baru ada tiga orang, pasti kita tidak berani. Karena kalau kita menyuntikan untuk tiga orang, pasti yang tujuh dosis lainnya terbuang. Paling kita kasih tahu untuk menunggu dua atau tiga hari lagi,” ungkapnya.

Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat Mulai Dilaksanakan, Ini Harapan Pemkot Bandung

Meski demikian, Anhar mengharapkan, vaksinasi dosis keempat ini mendapat animo yang baik dari masyarakat. Hal itu merupakan bagian pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Secara teknis, kata Anhar, nantinya puskesmas berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan untuk memberikan sosialisasikan terkait vaksinasi Covid-19 dosis keempat.

“Setiap puskesmas pasti sudah memahaminya, karena sudah melakukan vaksinasi selama dua tahun ini,” ungkapnya.

Baca Juga : Kejahatan Jalanan di Kota Bandung Mulai Meresahkan, Ini Tanggapan DPRD

Saat ini, kata Anhar, masih ada persediaan 94 vial atau 940 dosis vaksin Covid-19 buatan Pfizer di Kota Bandung.

Selain itu, jika Pemkot Bandung memerlukan tambahan untuk vaksin dosis keempat ini, maka akan mengajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan, vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau dosis penguat kedua ini, dapat diberikan enam bulan setelah vaksinasi dosis penguat pertama. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Banjar Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Rumah Tertimpa Pohon Tumbang

IMG_20230123_191840_vdQutocl2i_3BRZUMUF0y.jpeg

harapanrakyat.com,- Wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, diguyur hujan deras disertai angin kencang, Senin (23/1/2/2023). Akibat cuaca ekstrim ini, sebuah pohon jati tumbang menimpa sebuah rumah di Lingkungan Silumanbaru, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Banjar.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Akibatnya rumah milik Junaedi mengalami kerusakan pada bagian atap.

“Tadi sekitar pukul 15.00 WIB, hujan sangat deras kemudian angin kencang juga melanda wilayah Kota Banjar,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Kusnadi, Senin (23/1/2023).

Menurutnya, hujan deras dengan angin kencan tersebut menyebabkan pohon jenis jati tumbang dan menimpa rumah milik Junaedi. Rumah tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap.

Baca Juga: Hujan Deras Mengguyur Kota Banjar Sebabkan TPT Ambruk dan Pohon Tumbang

“Angin kencang sehingga menyebabkan pohon jati tumbang dan menimpa rumah warga,” terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pohon tumbang tersebut. Namun pemilik rumah mengalami kerugian materi.

“Korban jiwa tidak ada, hanya kerugian materi akibat rumahnya rusak terimpa pohon itu taksiran mencapai Rp 2 juta,” jelasnya.

Pemilik rumah bersama keluarganya juga terpaksa harus mengungsi sementara. Rumah tidak bisa dihuni akibat rusak.

“Untuk sementara kami sarankan pemiliknya mengungsi sementara sampai perbaikan rumah selesai,” pungkasnya.

Kusnadi mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja dan mengakibatkan bencana alam. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

10 Pasang Santri di Ponpes Ciamis yang Dijodohkan Resmi Menikah Massal

IMG_20230123_095023_1_TeMapDpF6D_OtkDqIg60P.jpeg

harapanrakyat.com,- 10 pasangan santri dan santriwati di Pondok Pesantren Miftahul Huda 2 Bayasari, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, resmi melangsungkan pernikahan massal, Senin (23/1/2023).

Pasangan santri dan santriwati tersebut sebelumnya telah melangsungkan perjodohan atau Khitbah massal. Bahkan, dalam video Khitbah massal tersebut viral di media sosial.

Pernikahan massal ini diawali di masjid komplek pesantren. Prosesi akad nikah sendiri dilaksanakan pada pukul 08:00 WIB.

Pada prosesi akad nikah tersebut menggunakan bahasa Arab, bahkan untuk mas kawin pada nikah massal ini masing-masing sebesar 25 gram.

Meskipun penuh haru, namun acara nikah massal ini berlangsung cukup meriah. Pada kegiatan ini juga turut hadir keluarga dan kerabat kedua mempelai.

Baca Juga: Lamaran Massal di Pesantren Miftahul Huda 2 Ciamis ini Viral, Begini Awalnya!

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda 2, Nonop Hanafi mengatakan, kegiatan pernikahan massal santri ini merupakan agenda tahunan. Bahkan kali ini adalah yang kelima kalinya.

“Sebelumnya itu, ada 2 pasangan, kemudian 3 pasangan, lalu 6 pasangan, selanjutnya 8 pasangan dan saat ini 10 pasangan,” katanya.

Menurutnya, nikah massal ini bagi para santri yang sudah purna atau kelasnya sudah Ma’had Ali. Intinya para santri ini telah melakukan proses pendidikan di pesantren.

“Jadi mereka itu sudah jadi ustadz dan ustadzah,” tuturnya.

Nonop menambahkan, setelah nikah massal ini nantinya mereka jadi kader dakwah pada sejumlah tempat.

“Setelah nikah, nantinya pasangan yang sudah sah itu akan kami beri waktu seperti honeymoon selama 1 minggu. Setelah itu nantinya akan kami proyeksikan untuk dakwah,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Masjid di Leles Garut Hangus Dibakar, Pelaku Diduga ODGJ

IMG_20230123_180729_jqrGFcfL2J_gVPJo18G5a.jpeg

harapanrakyat.com,- Masjid Al Hidayah di Kampung Nagrog, Desa Kembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dilaporkan dibakar seseorang. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/1/2023).

Pengurus DKM Masjid Al Hidayah Jeje membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, masjid tersebut dibakar diduga oleh ODGJ yang sudah dikenal masyarakat. Bahkan ODGJ tersebut sebelumnya pernah ngamuk dan membakar gubuk warga.

“Ya ada yang bakar, pelakunya gangguan jiwa. Jadi tahu ODGJ, karena si pelaku ini pernah mengamuk dan saya yang urus,” kata Jeje Senin (23/1/2023).

Jeje menjelaskan masjid itu di bakar pada hari Minggu kemarin. Sebelum kejadian, pelaku yang ODJG itu terlihat mondar mandir ke dalam masjid sekitar pukul 22.00 WIB. Pada pukul 23.00 WIB, masjid terbakar hebat hingga hangus.

“Jadi jam 10 malam terlihat mondar-mandir, nah jam 11 kebakaran,” ucapnya.

Baca Juga: Akibat Banjir Bandang, Jembatan Mekarmukti Garut Putus Total

Jeje menyebut pelaku membakar masjid menggunakan korek dan bensin. Saat kebakaran, api pertama kali terlihat pada bagian gudang tempat menyimpan Al Qur’an. Kemudian merembet ke karpet dan gorden pembatas antara makmum pria dan wanita.

Sementara itu, Kapolsek Leles AKP Kuswanto mengatakan pelaku merupakan ODGJ kambuhan. Sebelumnya, ada laporan masyarakat yang menyatakan pernah membakar gubuk warga.

“Ya betul dibakar, pelakunya gangguan jiwa, jadi masyarakat memberi tahu bahwa sebelumnya sempat mengamuk. Kemudian pernah membakar gubuk warga, dan nyaris membakar pom mini warga,” kata AKP Agus Kuswanto.

Polisi telah mengamankan pelaku berinisial E itu untuk kemudian melakukan pemeriksaan kejiwaannya.

“Sudah kami amankan dan sedang dalam pemeriksaan. Sekarang fokus pembersihan puing masjid bekas kebakaran bersama TNI-Polri,” jelasnya. (Pikpik/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

XL Axiata Perkuat Jaringan Data di Seluruh Kalimantan

IMG-20230122-WA0010_copy_800x574.jpg

review1st.com – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas layanan data di seluruh wilayah Kalimantan, di lima provinsi, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan (customer experience).

Langkah strategis ini perlu dilakukan mengingat permintaan masyarakat Kalimantan atas layanan data dari XL Axiata yang terus meningkat, di mana dalam setahun, trafik XL Axiata di seluruh Kalimantan meningkat hingga 29%.

Dalam setahun pula, XL Axiata telah menambah jumlah BTS 4G sebanyak lebih dari 1.100 BTS atau meningkat sebesar 42% YoY di seluruh Kalimantan.

Plt Regional Group Head XL Axiata untuk Kalimantan, Horas Lubis, mengatakan, ”Selain aspek bisnis, visi kami dalam memperluas jaringan data ke berbagai wilayah Kalimantan adalah mendukung percepatan pembangunan.

Kami ingin ikut berkontribusi dalam upaya pemerintah daerah memajukan wilayah Kalimantan, termasuk persiapan pembangunan infrastruktur jaringan di wilayah Ibukota Negara (IKN).

Infrastruktur jaringan data yang berkualitas, antara lain berupa tersedianya sambungan internet cepat, akan memungkinkan pelaksanaan digitalisasi di berbagai bidang yang pada akhirnya mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan”.

Horas menambahkan, XL Axiata bertekad mewujudkan layanan internet tercepat bagi dan masyarakat Indonesia, termasuk di Kalimantan, sesuai dengan semangat “XL Axiata Ada Untuk Indonesia”.

Perluasan dan peningkatan kualitas jaringan data oleh XL Axiata ini juga terus menjangkau lebih banyak daerah terpencil di Kalimantan termasuk di wilayah perbatasan negara yang ada di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

“Sejumlah teknologi terbaru juga kami terapkan untuk mendukung perluasan dan penguatan jaringan ini, antara lain, implementasi teknologi automated optimization untuk VoLTE, pemanfaatan teknologi Cisco Ultra Traffic Optimization untuk meningkatkan efisiensi kapasitas jaringan dengan menggunakan algoritma Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML), teknologi Open RAN (Radio Access Network) dengan konsep open interface.

Lalu, ada juga implementasi Dynamic Spectrum Sharing (DSS) 4G/5G yang memungkinkan penggunaan bersama jaringan 4G dan 5G pada satu spektrum frekuensi.

Tidak ketinggalan, XL Axiata juga telah memanfaatkan teknologi FDD Smart 8T8R untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan serta mengurangi konsumsi daya pada BTS”, papar Horas.

Dengan adanya perluasan tersebut, jaringan data berkualitas XL Axiata kini telah menjangkau lebih dari 1.800 desa/kelurahan, 466 kecamatan di 55 kota/kabupaten yang tersebar di lima provinsi, atau lebih dari 75% populasi Kalimantan. 

Jaringan XL Axiata di seluruh Kalimantan ini didukung oleh total lebih dari 9.800 BTS termasuk lebih dari 5.800 BTS 4G LTE.

Infrastruktur jaringan ini juga didukung kabel serat optik antardaerah. Selain itu, XL Axiata juga terus mengimplementasikan program 3G shutdown yang diiringi dengan proses re-farming dari jaringan 3G ke jaringan 4G, yang kini telah mencapai 90% dari total BTS.

Berikut detail jumlah BTS 4G di masing-masing provinsi:
  1. Kalimantan Barat lebih dari 1.300 BTS
  2. Kalimantan Utara lebih dari 90 BTS
  3. Kalimantan Tengah lebih dari 800 BTS
  4. Kelimantan Selatan lebih dari 2.200 BTS
  5. Kalimantan Timur lebih dari 1.400 BTS

XL Axiata juga melakukan proses fiberisasi jaringan di seluruh Kalimantan. Hal ini merupakan bagian dari upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan BTS dengan jalur fiber.

Proyek fiberisasi diterapkan di seluruh BTS XL Axiata termasuk yang berada di Kalimantan. Fiberisasi dilakukan sekaligus untuk meregenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti mengganti perangkat yang selama ini memakai microwave menjadi perangkat fiber.

Fiberisasi juga merupakan salah satu langkah dalam mempersiapkan ekosistem dan jaringan 5G. Hingga saat ini, XL Axiata memiliki lebih dari 9.300 kilometer jalur fiber optik di seluruh Kalimantan.

Jaringan ini menjadi tumpuan bagi jaringan infrastruktur XL Axiata yang menjangkau seluruh provinsi, serta menghubungkannya dengan pulau Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, dan Sulawesi.

Jaringan USO

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pelosok-pelosok Kalimantan yang sebelumnya tidak terjangkau jaringan akses telekomunikasi dan data, sejak 2018, XL Axiata juga mengoperasikan jaringan USO bekerja sama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Total ada 66 titik BTS USO, semuanya 4G. Di Kalimantan Barat, total BTS 57 unit BTS, masing-masing di Kabupaten Ketapang 10 unit, Bengkayang 4 unit, Landak 3 unit, Kayong Utara 2 unit, Sambas 2 unit, Sintang 22 unit, Kapuas Hulu 3 unit, Melawi 3 unit dan di Sanggau 8 unit.

Di Kalimantan Selatan total 7 BTS, semuanya di Kabupaten Tabalong. Di Kalimantan Tengah, ada 2 BTS yang ada di Kabupaten Seruyan.

SKKL Batam – Sarawak di Kalimantan

Guna memperkuat kualitas jaringan data di Tanah Air hingga ke mancanegara, XL Axiata telah berhasil merampungkan proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang menghubungkan Batam – Serawak Malaysia atau Batam Sarawak International Cable System (BaSIC).

Bagi XL Axiata, infrastruktur baru ini akan memperkuat koneksi internet antara Batam, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dengan kinerja dan latency yang lebih cepat dan berkualitas. Dimulai pada tahun 2020, SKKL ini sudah dapat beroperasi mulai 1 Juni 2022.

SKKL ini juga menjadi alternatif gateway international yang baru bagi Indonesia menuju Kuching, Serawak, dan Hongkong, serta menambah keragaman dan keandalan koneksi ke beberapa POP/HUB di Asia, yang sekaligus akan mendukung jaringan telekomunikasi untuk Ibu Kota Negara di Kalimantan.

Bagi XL Axiata, infrastruktur baru ini penting untuk bisa mengatasi peningkatan trafik data di masa depan dan jaringan berkualitas dalam hal memberikan layananan terbaik kepada pelanggan.

SKKL BaSIC membentang sepanjang 700 km. Pada tahap awal SKKL BaSIC ini akan mengaktifkan 2 Tera yang seterusnya akan bertahap dinaikkan sampai mencapai kapasitas maksimum 48 Tera.

Manajemen XL Axiata yakin jaringan dengan kapasitas besar dan relatif aman dari jalur gempa ini akan cukup menarik secara komersial seiring dengan pesatnya pertumbuhan trafik data saat ini dan di masa mendatang.

Jumlah pelanggan di Kalimantan hingga akhir September 2022 tercatat sekitar 1,7 juta, dengan pelanggan 4G sekitar 64%. Jumlah tersebut meningkat sekitar 10% dari periode yang sama tahun lalu.

Jumlah pelanggan data di Kalimantan ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan meluasnya jaringan 4G LTE XL Axiata, ditambah dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat yang berada di area perkotaan ataupun pedesaan untuk memanfaatkan layanan data guna mendukung aktivitas dan produktivitas sehari-hari.

ASN Ngeluh Tukin Lambat Cair, Pemkab Subang Jelaskan Masalahnya Seperti Ini

PNS.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Sejumlah ASN di Kabupaten Subang menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten sedang mengalami permasalahan keuangan karena ribuan ASN Subang sampai saat ini belum full mendapatkan gaji Tunjangan Kinerja (Tukin) 12 bulan penuh.

Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah ASN Subang, uang tambahan penghasilan atau sering disebut Tukin tersebut setiap tahun selalu menjadi permasalahan dikalangan ASN, bahkan jika tidak diatasi secepat mungkin, akan berdampak kepada kepercayaan ASN kepada Pemkab Subang.

Beberapa ASN dari mulai Staf hingga Pejabat Eselon IV dan III disetiap OPD beragam variasi, ada yang nyebut udah cair yang November, yang belum Desember, ada juga yang mengatakan belum menerima sama sekali.

Menurut sumber mediajabar.com, uang tambahan atau disebut Dana Tunjangan Kinerja yang bulan November dan Desember 2022 belum diterima.

“Belum cair, untuk November dan Desember,” kata sumber yang merupakan salah satu ASN, Senin (23/1/2023).

Katanya yang bulan November baru akan dibayarkan di bulan Januari, sedangkan yang bulan Desember baru akan dibayarkan bulan Februari 2023.

Sementara Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Kabupaten Subang, Asep Saepulloh saat dikonfirmasi menyebutkan, kemarin kinerja November 2022 sudah dibayarkan di Bulan Januari 2023.

“Jadi pembayaran uang TPP itu setiap tahunnya genap dibayarkan 12 bulan dalam setahun,” katanya.

Dari yang dua bulan yakni November dan Desember 2022 dibayarkan di awal tahun. “Yang November sudah dibayarkan di bulan Januari,” katanya.

Sedangkan yang Bulan Desember 2022 itu dibayarkan diawal tahun juga di bulan Februari, semua persoalan itu disaat briefing bersama Kepala OPD sudah di jelaskan.

Besaran anggran untuk pembayaran TPP setiap bulannya mencapai diangka Rp 18 miliar.

Lebih jauh Asep menjelaskan, terkait lambat cairnya Tukin untuk November 2022 yang baru dibayarkan Januari 2023 itu alasannya rekom dari Kemendagrinya (Kementerian Dalam Negeri) ada keterlambatan turun.

“Jadi Tukin atau TPP ini bari bisa cair sekarang. Sedangkan Tukin untuk Desember kan dibayarkan Bulan Februari, masih ada sisa waktu,” katanya.

Anggaran untuk tukin atau TPP PNS ini, ungkap Asep, bahwa anggaran tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Subang.

“Jadi, sumber anggaran TPP PNS ini bukan dari pemerintah pusat, tapi dari PAD pemda. Tahun 2022 ini total alokasi anggaran TPP PNS sebesar Rp220 miliar,” ucapnya.

Asep merinci, Tukin atau TPP ini diberikan kepada seluruh PNS Pemkab Subang setiap bulan dengan besaran nilai bervariasi.

“Untuk PNS eselon IV besaran TPP-nya Rp6-7 juta per orang per bulan, PNS eselon III besaran TPP-nya Rp9-13 juta/orang/bulan, dan untuk eselon II besaran TPP-nya Rp20-25 juta/orang/bulan,” jelasnya.

7 Daerah Terkaya di Jawa Barat Menurut BPS

Kota-Bandung.jpg

harapanrakyat.com,- Daerah terkaya di Jawa Barat berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) setidaknya ada 7 daerah dari 27 kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Barat. Hal itu dilihat dari PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto) per kapita masing-masing daerah.

Pada tahun 2020, penduduk Jawa Barat tercatat ada 48.274.162 jiwa, dengan tingkat kepadatan penduduknya mencapai 1.365 jiwa per kilometer persegi.

Provinsi Jawa Barat sendiri terdiri dari 9 kota, 18 kabupaten, 627 kecamatan, 645 kelurahan, dan 5.312 desa.

Jawa Barat yang dipimpin Gubernur Ridwan Kamil itu memiliki PDRB per kapita Rp 41.814.000. Sementara, PDRB per kapita tiap kabupaten/kota tertinggi mencapai Rp 112.990.041, dan terendahnya Rp 20.987.900.

Dari 27 kabupaten/kota yang ada di provinsi tersebut, beberapa diantaranya masuk sebagai daerah terkaya melihat dari PDRB per kapitanya.

Berdasarkan data BPS Jawa Barat tahun 2020 yang sudah di update bulan Maret 2022, berikut ini adalah kabupaten/kota paling kaya di Jabar.

Baca Juga: Daerah Terpanas di Jawa Barat Menurut BMKG, Kotamu Termasuk?

Inilah 7 Daerah Terkaya di Jawa Barat

Kota Bandung

Urutan pertama sebagai daerah paling kaya di Jawa Barat adalah Kota Bandung. Daerah ini memiliki PDRB per kapita sebesar Rp 76.947.023,29 pada tahun 2020.

Kota Bandung merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya yang memiliki pendapatan dari sektor industri, jasa serta sektor pariwisata.

Tingkat kepadatan penduduknya mencapai angka 15.051 jiwa per kilometer persegi dan luas wilayahnya 16.729,65 hektar.

Kabupaten Karawang

Daerah terkaya di Jawa Barat urutan kedua adalah Kabupaten Karawang. Pada tahun 2020, PDRB daerah ini per kapitanya mencapai Rp 66.589.465,44.

Baca Juga: Karir Ridwan Kamil dari Arsitek hingga Menjadi Politisi

Adapun jumlah penduduk Kabupaten Karawang pada tahun 2021 tercatat sebanyak 2.361.019 jiwa dengan tingkat kepadatan 1.429,19 jiwa per kilometer persegi. Sedangkan, luas wilayahnya 1.652,00 kilometer persegi.

Kabupaten Bekasi

Urutan ketiga daerah terkaya di Jawa Barat adalah Kabupaten Bekasi. Pada tahun 2020, PDRB daerah ini per kapitanya mencapai Rp 62.373.478,74.

BPS juga mencatat pada tahun 2021 Kabupaten Bekasi memiliki jumlah penduduk sebanyak Rp2.936.182 jiwa, dengan tingkat kepadatan mencapai 2.397 jiwa per kilometer persegi.

Industri otomotif dan manufaktur yang banyak beroperasi di Bekasi menjadi penopang utama pendapatan dan perekonomian daerah tersebut.

Baca Juga: Kota Paling Hemat di Jabar, Dana Pengeluarannya Lebih Kecil dari PAD

Kota Cirebon

Tahun 2020 PDRB Kota Cirebon per kapitanya mencapai Rp 51.641.318,63, sehingga masuk sebagai daerah terkaya di Jawa Barat.

Daerah ini juga memiliki jumlah penduduk sebanyak 343.497 jiwa dengan kepadatan penduduk 9.194 jiwa per kilometer persegi.

Sektor pariwisata menjadi andalan pendapatan Kota Cirebon, yang mana daerah ini memiliki beberapa destinasi wisata. Salah satunya keraton sebagai wisata sejarah Kesultanan Cirebon.

Kabupaten Purwakarta

Daerah terkaya di Jawa Barat berikutnya yaitu Kabupaten Purwakarta. Tahun 2020 PDRB per kapita daerah ini mencapai Rp 46.643.853,19.

Baca Juga: Daerah Termiskin di Jawa Barat Ada 10, Mana Saja?

Jumlah penduduk daerah ini berdasarkan sensus BPS tahun 2020 terdata sebanyak 997.869 jiwa, dengan kepadatan penduduk mencapai 1.026,91 jiwa per kilometer persegi.

Kabupaten Purwakarta memiliki pendapatan dari sektor industri, pertanian, dan sektor pariwisata.

Kota Cimahi

Tahun 2021 PDRB per kapita daerah ini mencapai Rp 36.010.338,19. Sektor industri, perdagangan dan jasa menjadi penopang utama perekonomian bagi Kota Cimahi.

Dengan PDRB per kapita sebesar itu membuat Kota Cimahi masuk sebagai daerah terkaya keenam di Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Daerah Terluas di Jawa Barat Ada 5, Apakah Daerahmu Termasuk?

Sedangkan, jumlah penduduknya pada tahun 2021 terdata ada 560.512 jiwa dengan tingkat kepadatan mencapai 13.850 jiwa per kilometer persegi.

Kabupaten Indramayu

Urutan ketujuh daerah paling kaya di Jawa Barat adalah Kabupaten Indramayu. Pada tahun 2020 PDRB per kapitanya sebesar Rp 34.069.512,34.

Pendapatannya selain dari sektor perikanan tangkap, daerah ini juga terkenal sebagai penghasil mangga dan terdapat kilang minyak Balongan.

Sedangkan, untuk jumlah penduduknya pada tahun 2020 mencapai 1.871.149 jiwa, serta tingkat kepadatannya 917,23 jiwa per kilometer persegi.

Itulah daftar 7 daerah terkaya di Jawa Barat menurut BPS Jabar berdasarkan PDRB per kapita masing-masing kabupaten/kota. (Eva/R3/HR-Online)

Honda WR-V Raih Predikat Keselamatan dari ASEAN NCAP

rockomotif-predikat-keselamatan-honda-wr-v.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Demi memberikan gambaran terkait kualitas yang dihadirkan oleh Honda untuk para konsumennya, melalui hasil predikat keselamatan Honda WR-V yang dilakukan oleh ASEAN NCAP berhasil mendapatkan hasil yang impresif.

Dalam pengujian tersebut, small SUV tersebut meraih skor 77.07 dari 100 (94.93/120 untuk total skor) di mana mobil ini berhasil melewati serangkaian tes uji tabrak dari bagian depan dan juga sampingnya serta pengujian fitur-fitur keselamatannya.

Di samping itu, predikat keselamatan Honda WR-V juga berhasil mendapatkan skor 27.41/32 untuk kategori Adult Occupant Protection (AOP) kemudian 42.79/51 untuk Child Occupant Protection (COP), skor 16.37/21 untuk Safety Assist Technologies (SATs) dan 8.36/16 untuk Motorcyclist Safety (MS).

Salah satu resep keberhasilan tersebut, mobil ini telah diperkuat dengan struktur bodi dengan teknologi G-CON + ACE with Side Impact Beam yang bekerja dengan membantu menyebarkan energi benturan untuk melindungi area kabin mobil jika terjadi tarbrakan, termasuk dengan kendaraan dengan berbagai bentuk dan ukuran.

Tidak hanya itu, predikat keselamatan Honda WR-V juga ditopang melalui hadirnya enam airbags yang dapat melindungi pengemudi dan penumpang di bagian depan, samping serta bagian pilar. Untuk memberikan aspek safety kepada penumpang anak-anak, model ini telah dipersenjatai ISOFIX and Tether pada kursi baris kedua yang dirancang untuk bisa mengikat Child Car Seat dengan erat.

Di samping itu, model yang pertama kali diluncurkan pada 2 November 2022 ini, jua dibekali dengan Pedestrian Protection yang meliputi impact-absorbing wiper pivot, impact-absorbing hood, collapsible hood hinges, leg-impact-absorbing construction, dan impact-absorbing fender. Teknologi ini berfungsi untuk meminimalkan keseriusan cedera pada pejalan kaki jika terjadi kecelakaan.

“Pencapaian predikat keselamatan Honda WR-V menunjukkan komitmen kami terhadap keselamatan penggunanya dan mewujudkan visi untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi pengemudi, penumpang dan pengguna jalan lainnya,” jelas Yusak Billy, Business Innovation and Sales Marketing Director PT Honda Prospect Motor, dalam keterangan resminya.

Hasil yang didapat oleh model anyar ini, sekaligus melengkapi model-model SUV lainnya yang sebelumnya telah mendapatkan hasil serupa dari ASEAN NCAP, di antaranya All New HR-V dan All New BR-V pada September 2022 dan CR-V pada 2017 silam.

Astra Otopower Resmikan SPKLU Pertama di Tol Semarang

rockomotif-spklu-tol-semarang.jpg

ROCKOMOTIF, JakartaAstra Otopower terus berkenspansi untuk memanjakan para pengguna mobil listrik lewat kehadiran SPKLU Tol Semarang, Jawa Tengah.

Melalui hadirnya fasilitas pengisian baterai kendaraan listrik tersebut, maka para pengguna jalan tidak perlu lagi was-was karena mereka bisa melakukan pengecasan baterai mobil di lokasi ini.

SPKLU Tol Semarang terletak di Rest Area Pendopo KM 456 B dan berlokasi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Melalui fasilitas tersebut, pengisian baterai mobil listrik akan semakin mudah untuk mereka yang melakukan perjalanan melintasi wilayah ini.

“kami dari lini bisnis otomotif dan infrastruktur di grup Astra saling melengkapi untuk menciptakan nilai tambah bagi satu sama lainnya dalam hal ini kami memberikan support dengan menyediakan SPKLU Tol Semarang untuk Resta Pendopo KM 456B guna menunjang kebutuhan para pengguna kendaraan listrik,” tutur Direktur PT Astra International Tbk sekaligus Presiden Direktur PT Astra Otoparts Tbk Hamdhani Dzulkarnaen Salim.

Charging station di Resta Pendopo KM 456B ini telah menggunakan standar global, sehingga semua tipe kendaraan listrik dapat menggunakan charging machine Astra Otopower selama konektornya sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Di samping itu, lewat kehadiran SPKLU Tol Semarang yang diinisiasi oleh Astra Otopower juga diharapkan dapat memudahkan pengguna kendaraan listrik dalam melakukan pengisian daya, sehingga tidak perlu khawatir lagi untuk menggunakan mobil listrik saat melintas di kawasan tersebut.

Astra Otopower juga memastikan kemudahan dan kenyamanan pengguna kendaraan listrik dalam akses pengisian daya. Pengguna cukup memindai QR Code yang tertera pada mesin, kemudian login dan mengisi beberapa data seperti nama, email, dan nomor telepon seluler, lalu charging machine ini dapat digunakan.

Recent Posts