Beranda blog Halaman 1129

Erajaya Digital Gelar iBoxing Week Terbesar

Screenshot_2023-02-01-05-23-54-325_com.simplemobilephotoresizer_copy_800x594.jpg

review1st.com – Erajaya Digital meresmikan perhelatan iBoxing Week 2023 terbesar dalam sejarahnya, yang menghadirkan penawaran terbaik serta rangkaian acara yang menarik bagi para pecinta produk. Digelar di Lippo Mall Puri Jakarta, iBoxing Week 2023 juga akan menghadirkan kemeriahan secara online.

Perhelatan iBoxing Week 2023 yang digelar dari tanggal 30 Januari-5 Februari 2023 menawarkan promo menarik dan kesempatan berhemat hingga Rp2,9 juta untuk mendapatkan produk Apple seperti MacBook, iPad, Apple Watch, iPhone, AirPods dan beragam aksesoris.

Produk yang banyak dicari seperti seri iPhone 14, iPad Pro M2, iPad Gen 10 dan Apple Watch Ultra turut hadir dalam acara ini. Kemeriahan iBoxing Week 2023 juga bisa dirayakan dengan mengunjungi iBox.co.id yang menawarkan promo sejak tanggal 27 Januari-5 Februari.

Erajaya Digital menggelar iBoxing Week 2023 yang dilakukan secara online dan offline Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital, mengatakan, “Event iBoxing Week merupakan tradisi yang dihadirkan oleh Erajaya Digital untuk memberikan penawaran terbaik bagi para pecinta produk Apple.

Penyelenggaraan tahun ini menjadi ajang terbesar dari iBoxing Week yang pernah kami adakan sebelumnya, menggabungkan kemeriahan online serta offline begitu pula dengan rangkaian acara yang menarik untuk diikuti.

iBoxing Week 2023 sendiri merupakan bentuk apresiasi kami kepada para pecinta produk Apple yang bersama-sama

airasia Super App Menggandeng Archipelago International

Screenshot_2023-02-01-05-12-57-385_com.simplemobilephotoresizer_copy_800x510.jpg

review1st.com – airasia Super App hari ini mengumumkan kemitraan langsung dengan salah satu grup manajemen perhotelan terbesar di Asia Tenggara, Archipelago International melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) yang berlangsung di The Grove Suites by GRAND ASTON, Jakarta.

Hadirnya kemitraan strategis ini telah memperluas portofolio airasia Super App dengan ketersediaan lebih dari 40,000 kamar di lebih dari 200 destinasi seluruh Asia Tenggara, Karibia, Timur Tengah, dan Oseania.

Sejumlah properti terkemuka di bawah naungan Archipelago International yang dapat diakses oleh pengguna airasia Super App, antara lain ASTON, The Alana, Kamuela, Harper, Quest, NEO, fave, dan Powered by Archipelago.

Penandatanganan MOU ini turut dihadiri oleh Head of Emerging Markets airasia Super App, Lim Ben-Jie beserta President & CEO Archipelago International, John M Flood, dan Chris Legaspi selaku Vice President Commercial Archipelago International.

Berlangsungnya kolaborasi ini juga menjadi salah satu upaya airasia Super App dalam mendukung target 7,4 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tahun 2023.

Terutama, sejak dibukanya kembali pariwisata Indonesia untuk para turis asal Tiongkok setelah masa pandemi.

Head of Emerging Markets airasia Super App, Lim Ben-Jie menuturkan, “Kami menyambut gembira kolaborasi antara airasia Super App dengan Archipelago International.

Dengan menyatukan kekuatan brand dan jaringan yang dibawa oleh keduanya, kami percaya bahwa kemitraan ini merupakan simbiosis mutualisme yang menguntungkan bagi kedua belah pihak, serta menjadi kontribusi nyata kami bersama dalam mendukung pertumbuhan industri pariwisata Indonesia.”

“Dengan luasnya jaringan konektivitas maskapai AirAsia serta keberagaman ekosistem yang kami miliki, kemitraan ini telah mempertegas kekuatan dari airasia Super App bagi para mitra hotel untuk mengoptimalkan basis data yang mencapai 51 juta penumpang dan pengguna aktif harian yang mencari penawaran perjalanan hingga 1,25 juta orang.

Di samping itu, airasia Super App juga telah terkoneksi dengan lebih dari 700 maskapai global. Hal ini memungkinkan airasia Super App untuk menghadirkan lebih banyak peluang pemasaran secara cross-sell dan meningkatkan visibilitas bagi setiap mitra hotel dalam menjangkau target market yang tepat,” sambungnya.

President & CEO Archipelago International, John M Flood mengatakan, “Industri perjalanan terus pulih setelah pandemi dan Archipelago bersiap untuk menyambut arus wisatawan yang lebih besar di tahun ini, seiring dengan tumbuhnya kepercayaan masyarakat untuk kembali melakukan perjalanan.

Kami bangga menjadi mitra salah satu pemimpin penerbangan di Asia dengan menghubungkan hotel Archipelago dan pengguna airasia Super App.”

Beliau menambahkan, “Kemitraan simbiosis ini sangat selaras dengan tujuan kami pada tahun ini untuk memperluas distribusi dan kemampuan jaringan kami, serta menjadi perusahaan perhotelan pilihan bagi para tamu.

Dengan posisi sebagai grup manajemen hotel terbesar di kawasan Asia Tenggara, kami juga secara aktif mendukung pertumbuhan dan promosi industri pariwisata Indonesia.”

Vice President Commercial Archipelago International, Chris Legaspi mengatakan, “Kami sangat senang dapat bermitra dengan airasia Super App untuk membangun kembali industri perjalanan.

Pengguna aplikasi airasia Super App akan memiliki akses ke lebih dari 40,000 kamar yang tersedia di lebih dari 200 destinasi. Kami begitu mengharapkan lebih banyak tamu di tahun ini.

Untuk itu, Archipelago International berupaya untuk memberikan pengalaman menginap yang berkesan dan tiada duanya di seluruh hotel kami.”

Saat ini, airasia Super App memiliki inventori lebih dari 700.000 pilihan hotel di seluruh dunia. Sebagai travel super app yang terintegrasi, airasia Super App mampu menawarkan nilai lebih kepada pengguna, seperti Jaminan Harga Terbaik untuk reservasi airasia hotels.

Sistem airasia points yang berlaku untuk transaksi lintas produk dan layanan dalam aplikasi, hingga mengkombinasikan tiket penerbangan AirAsia dengan harga terbaik dan reservasi hotel dalam satu paket SNAP.

Head of Travel airasia Super App Indonesia, Hendry Prianto menyampaikan, “Sebagaimana lini bisnis travel merupakan akar dari airasia Super App, kami akan merangkul lebih banyak mitra hotel di seluruh Indonesia dan negara lainnya, dengan menyuguhkan beragam program menarik bagi pengguna.

Secara berkesinambungan, kami juga berfokus pada pengembangan destinasi wisata prioritas, dimulai dari Pulau Dewata melalui kampanye bertajuk #AyokemBali untuk menarik turis domestik dan mancanegara.”

Bagi Anda pengguna baru airasia hotels yang sedang merencanakan pergi berlibur ataupun staycation, nikmati Diskon Rp150.000 dengan kode promo BARUHEMAT.

Dalam setiap transaksi di airasia Super App, pengguna akan memperoleh airasia points yang dapat ditukarkan kemudian untuk seluruh layanan dan produk, seperti pemesanan tiket penerbangan (airasia flights), transportasi e-hailing di Bali (airasia ride), pesan-antar makanan online (airasia food), produk duty-free dan gaya hidup (airasia shop), hadiah digital (airasia gifts), dan masih banyak lagi.

Pantau terus informasi terbaru dari airasia Super App dengan mengikuti akun Instagram @airasiasuperapp.id, dan unduh aplikasi airasia Super App sekarang di Apple App Store dan Google Play Store.

IOH Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir dan Longsor Manado

BantuanManado_2_copy_800x600.jpg

review1st.com – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor yang melanda Kota Manado.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian IOH yang termasuk dalam program CSR di pilar Filantropi yang berupa pendistribusian bantuan peduli bencana alam dan komunikasi gratis melalui inisiatif Tanggap Darurat Bencana.

SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang, mengatakan “IOH berkomitmen untuk selalu bersama masyarakat Indonesia, termasuk di tengah menghadapi kondisi bencana.

Kami turut prihatin atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian masyarakat di Manado dengan segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk penyaluran bantuan.

Semoga bantuan makanan dan komunikasi yang kami berikan dapat meringankan derita masyarakat yang terdampak, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar.”

Setelah status tanggap darurat ditetapkan, IOH segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah daerah setempat untuk menyalurkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok dan komunikasi bagi masyarakat yang terdampak. 

Bantuan tersebut disalurkan ke beberapa kelurahan, diantaranya di Mahawu, Bailang, Molas, Cempaka, Karang Ria, dan Tanjung Batu. 

Selain menyalurkan bantuan, IOH juga bergerak cepat memastikan kondisi jaringan dan layanan di sekitar wilayah bencana tetap dalam kondisi baik.

“Secara umum, kondisi karyawan IOH dalam status aman dan layanan kami di wilayah Kota Manado juga berjalan normal.

Tim teknis kami akan terus memantau secara berkala untuk memastikan masyarakat dapat terus berkomunikasi secara lancar dengan keluarga maupun kerabat.

Kami berharap situasi semakin membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” tutup Steve.

Peserta KKN-PPM Unigal Disebar ke 20 Desa di Ciamis

Peserta-KKN-PPM-Unigal-Disebar-ke-20-Desa-di-Ciamis.jpeg

498 mahasiswa peserta KKN-PPM Unigal dari berbagai fakultas disebar ke 20 desa di empat kecamatan di Kabupaten Ciamis.

Penyebaran mahasiswa tersebut dalam rangka pelaksanaan KKN-PPM Unigal Periode 1 Tahun Akademik 2022/2023.

Peserta KKN tersebut disebar di empat kecamatan, meliputi wilayah Kecamatan Ciamis, Cikoneng, Sadananya dan Baregbeg.

Rektor Unigal, Dr. Dadi, M.Si, melalui Wakil Rektor I, Dr. drh, Agus Yuniawan Isyanto, M.P., saat pelepasan peserta KKN-PPM di Halaman Pendopo Ciamis, Selasa (31/01/2023), mengungkapkan hal itu.

Agus menuturkan, pelaksanaan KKN kali ini merupakan salah satu bentuk nyata Universitas Galuh menyokong pembangunan di Tatar Galuh Ciamis.

Lebih lanjut, Agus mengatakan, tema yang diusung pada kegiatan KKN Periode I adalah “Peningkatan Ekonomi yang Berkelanjutan”.

Tema tersebut, kata Agus, diambil sebagai keberlanjutan program sebelumnya, yakni dalam upaya mendukung percepatan pemulihan sosial ekonomi masyarakat.

Pada kegiatan KKN kali ini, Agus menjelaskan, Unigal menugaskan mahasiswa untuk menggali serta mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada di daerah.

Agus berharap, keberadaan mahasiswa Peserta KKN-PPM Unigal dapat langsung menyentuh permasalahan pokok yang dihadapi masyarakat.

Selain itu, Agus juga berharap, melalui kerjasama yang baik antara Unigal dengan Pemkab Ciamis, program ini bisa berlangsung secara berkelanjutan.

“Sehingga masyarakat di desa sasaran dapat merasakan peningkatan kesejahteraan yang signifikan,” katanya. (Fahmi/R4/HR-Online)

Kejagung Resmi Ajukan Banding Kasus Korupsi Ekspor CPO Kemendag

Kejagung-Resmi-Ajukan-Banding-Kasus-Korupsi-Ekspor-CPO-Kemendag.jpg

harapanrakyat.com,- Putusan terdakwa kasus korupsi ekspor CPO pada tahun 2022 dianggap tidak sesuai tuntutan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun secara resmi mengajukan banding.

Bahkan, dalam putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat itu, ada terdakwa yang hukumannya tak sampai sepertiga dari tuntutan JPU.

Seperti disampaikan Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (31/1/2023).

Menurutnya, selain tak sesuai tuntutan, putusan untuk terdakwa kasus korupsi ekspor CPO itu juga tidak sesuai dengan rasa keadilan masyarakat.

“Terutama terkait kerugian yang masyarakat derita, yakni perekonomian negara dan termasuk kerugian negara,” katanya.

Baca Juga : KPK Beri Respon Soal Pihak Lukas Enembe Ngadu ke Komnas HAM

Ketut melanjutkan, lima terdakwa dalam kasus korupsi tersebut antara lain mantan Dirjen Perdagangan Luar Negeri di Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana (IWW) dan Master Parulian Tumanggor (MPT) dari PT Wilmar Nabati Indonesia.

Selain itu, Lin Che Wei (LCW) atau Weibinanto Halimdjati dari lembaga kajian kebijakan publik Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI), Pierre Togar Sitanggang (PTS) dari PT Musim Mas dan Stanley MA (SMA) dari Group Permata Hijau.

Putusan Hakim Terhadap Terdakwa Kasus Korupsi CPO di Kemendag

Hakim sudah membuat putusan terhadap lima terdakwa tersebut Rabu (4/1/2023) lalu. Kasus korupsi ekspor CPO itu menyebabkan kelangkaan dan melambungnya harga minyak goreng di pasaran.

“Akan tetapi vonis tersebut tak menghukum para terdakwa dengan pidana yang sesuai tuntutan,” katanya.

Ketut mengungkapkan, hakim menghukum terdakwa IWW dengan penjara selama 3 tahun dan pidana denda Rp 100 juta, padahal jaksa menuntut IWW dengan hukuman penjara selama 7 tahun.

“Sedangkan terdakwa MPT cuma mendapat hukuman penjara 1 tahun enam bulan dan denda Rp 100 juta. Padahal jaksa dalam tuntutannya meminta hukuman penjara selama 12 tahun,” ungkapnya.

Kemudian, terdakwa kasus korupsi ekspor CPO lainnya, LCW hanya mendapat hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta hakim menghukumnya selama 8 tahun penjara.

“Demikian juga untuk PTS, hukumannya hanya 1 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Ini juga jauh dari tuntutan jaksa yang meminta hukuman selama 11 tahun penjara,” lanjutnya.

“Lalu, terdakwa SMA hukumannya juga tak sampai sepertiga dari tuntutan jaksa, hanya 1 tahun penjara dan denda Rp 100 juta, sementara tuntutan jaksa 10 tahun penjara,” tambahnya.

Baca Juga : KPK Usut Dugaan Korupsi Kapal Angkut TNI AL, Negara Rugi Puluhan Miliar!

Kasus korupsi pemberian izin ekspor CPO di Kemendag terjadi pada 2022 lalu. Akibatnya, sepanjang Januari hingga Maret 2022 komoditas minyak menjadi langka dan harganya melambung tinggi.

Di pengadilan terungkap, kerugian negara dan kerugian perekonomian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp 10,9 triliun.

Namun, karena yang menjadi dasar munculnya angka tersebut adalah penghitungan potensi kerugian dari adanya penyimpangan, khususnya dalam penerapan batas kuota ekspor minyak goreng ke luar negeri.

Sehingga, dalam pertimbangan putusannya hakim menyebut angka kerugian akibat kasus korupsi CPO tersebut tidak riil atau asumtif. (R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Tiga Anak di Bogor Jadi Korban Asusila Tetangganya

cabul.jpg

harapanrakyat.com,- Tiga anak di bawah umum menjadi korban asusila tetangganya di Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelaku berinisial HL itu saat ini harus mendekam di balik jeruji besi Polres Bogor.

Dalam menjalankan aksi bejatnya itu, pelaku HL mengiming-imingi para korbannya dengan uang sebesar Rp 5000. Ketiga korbannya itu berinisial HMS (6), RJ (10), dan AP (8). Kepada polisi, pelaku mengaku, perbuatannya itu telah ia lakukan sejak satu bulan terakhir.

“Setelah pelaku berhasil membujuk para korbannya, kemudian pelaku melakukan tindakan asusila dan memberi sejumlah uang Rp 5 ribu kepada korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Yohanes Redhoi Sigiro, Selasa (31/1/2023).

Baca Juga : Polisi Ringkus Pelaku Begal Payudara di Kabupaten Bandung

Yohanes menjelaskan, dari pengakuan pelaku, aksi bejatnya itu dilakukan di rumah pelaku saat situasi rumah sedang sepi. Dalam kesehariannya, lanjut Yohanes, pelaku ini bekerja sebagai pemilik warung kelontongan di daerah tersebut.

Yohanes menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal ketika salah satu korban AP menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya.

Mendengar cerita anaknya yang menjadi korban asusila tetangganya itu, orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

“Kami berhasil menangkap pelaku di rumahnya,” ucap Yohanes.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, kata Yohanes, pelaku melakukan aksinya itu sejak Desember 2022 hingga 10 Januari 2023.

Baca Juga : Polresta Bandung Ringkus Tersangka Perekam Bagian Sensitif Wanita

Atas perbuatannya itu, polisi menjerat pelaku dengan pasal 82 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang pelindungan anak. Dan atau pasal 4 ayat 1 huruf B Jo ayat 2 huruf C tentang tindak pidana kekerasan seksual 

“Ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama lima belas tahun. Serta denda paling banyak lima miliar rupiah,” ungkap Yohanes. (Arief/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

104 Eks Kombatan Negara Islam Indonesia di Garut Ikrar Kembali ke NKRI

NII.jpg

harapanrakyat.com,- Sebanyak 104 eks kombatan Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, Jawa Barat, menyatakan ikrar kembali setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Para pengikut NII itu juga mendeklarasikan akan taat terhadap ideologi Pancasila.

Jumlah sebanyak itu berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Garut. Mereka mencabut bai’at sebagai anggota NII, dan menyatakan kembali ke pangkuan NKRI.

“Yang deklarasi hari ini ada 104 orang dari berbagai daerah,” kata KH. Aceng Abdul Mujib, Ketua Umum Almagari (Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikalisme dan Intoleransi), di sela-sela harlah Almagari di halaman Gedung RA Lasminingrat, Selasa (31/01/2023).

Rintangan saat mereka menyatakan kembali bergabung sebagai warga negara Indonesia yakni adanya ancaman teror. Termasuk intimidasi pembunuhan.

Baca Juga: Geger! Polisi Temukan Kebun Ganja di Garut, 167 Ganja Ditanam di Kawasan Situ Cangkuang

Almagari mengklaim sudah ada 1.000 orang mantan anggota Negara Islam Indonesia yang berhasil kembali ke pangkuan NKRI.

“Ini deklarasi yang ketujuh kali. Kalau jumlah keseluruhan di Kabupaten Garut ini kurang lebih kita mendapat 1.000-an lah,” ungkapnya.

Bahkan, lanjut Ceng Mujib panggilan akrab Abdul Mujib, diperkirakan lebih besar jika di data secara lengkap. Karena berdasarkan pengakuan yang mereka sampaikan, terdapat 100 ribu keanggotaan NII dari berbagai pelosok kecamatan di Garut.

“Anggota Negara Islam Indonesia lebih dari 100 ribu orang. Mereka tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Garut,” pungkas Ceng Mujib. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Pesta Miras Oplosan di Tasikmalaya, Dua Orang Meregang Nyawa

Miras-Oplosan.jpg

harapanrakyat.com,- Pesta miras oplosan di Tasikmalaya, Jawa Barat, menyebabkan dua orang tewas. Kedua orang tersebut masing-masing berinisial AI dan MS, warga Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Keduanya meregang nyawa usai tenggak minuman keras (miras) oplosan berbahan etanol dengan kadar alkohol 96 persen, minuman berenergi, obat batuk, serta minuman bersoda.

Pengedar miras oplosan maut yang merupakan mahasiswa berinisial MF itu kini telah diamankan aparat kepolisian Polres Tasikmalaya Kota.

Tersangka MF hanya bisa tertunduk saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Tasikmalaya Kota, Selasa sore (31/01/2023).

Mahasiswa ini nekat menjual minuman keras oplosan yang sebabkan dua nyawa melayang. Sementara, tiga teman korban, termasuk satu perempuan masih mendapat perawatan medis di Puskesmas Manonjaya dan RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya.

Kasus Pesta Miras Oplosan di Tasikmalaya, Polisi Amankan 1 Orang

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP. Azahari Kurniawan mengatakan, pesta miras oplosan di Tasikmalaya itu terjadi pada Sabtu (28/01/2023) malam, di Kecamatan Manonjaya.

Baca Juga: Ribuan Botol Miras Hasil Razia di Kota Tasikmalaya Dimusnahkan

“Untuk tersangka yang melakukan pengoplosan dan menjual miras oplosan tersebut adalah inisial MF, warga Manonjaya. Tersangka merupakan mahasiswa di salah satu universitas di Kabupaten Ciamis,” ungkapanya, Selasa (31/01/2023).

Lanjut Azahari, kepada petugas, tersangka mengaku mencoba meracik miras oplosan karena ingin mendapatkan keuntungan.

Adapun bahan yang tersangka gunakan meliputi etanol dengan kadar alkohol 96 persen, satu botol minuman Kratingdaeng, satu botol Coca Cola, dan obat batuk Seledryl.

Kemudian dicampur dengan dimasukan kedalam botol kemasan air minum. Setelah tercampur, pelaku pun menjualnya kepada para korban.

Selanjutnya para korban mengkonsumsinya secara bersamaan. Bahkan tersangka sempat mencicipi dalam pesta miras oplosan di Tasikmalaya ini.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kronologi Pembegalan di Tasikmalaya, TKP Kurang Penerangan

Azahari Kurniawan menjelaskan, dari 6 orang termasuk dengan tersangka yang mengkonsumsi miras oplosan tersebut, dua orang meninggal dunia. 

Sedangkan tiga orang lagi, salah satunya perempuan masih menjalani perawatan di rumah sakit dan Puskesmas Manonjaya.

Setelah malam Minggu mengonsumsi miras oplosan, pada hari Minggu siangnya, korban M meninggal dunia. Kemudian, hari berikutnya korban A meninggal dunia di Puskesmas Manonjaya.

“Dari keluarga korban yang meninggal dunia telah memakamkan kedua korban. Setelah ramai kejadian itu, barulah ada pelaporan ke Polsek Manonjaya. Selanjutnya berkoordinasi dengan Satnarkoba Polres Tasikmalaya Kota untuk melakukan penyelidikan,” terangnya.

Kemudian, pada hari Senin sekitar pukul 16.00 WIB, polisi mengamankan pelaku pengoplos minuman tersebut beserta barang bukti berupa botol yang pelaku gunakan mengoplos miras.

Polisi Imbau Masyarakat Taati Perda Miras di Kota Tasikmalaya

Azahari Kurniawan menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi apapun jenis minumannya. Terutama minuman keras yang oplosan.

“Kita di Kota Tasikmalaya sudah ada Perda Miras. Untuk itu, seyogyanya masyarakat bisa mentaati Perda tersebut. Jangan mencoba-coba karena tidak mendapatkan miras di pasaran, kemudian berusaha untuk mengoplos sendiri. Ini akan lebih membahayakan,” tandasnya.

Pelaku pengoplos minuman tersebut terancam Pasal 204 Ayat 1 dan Ayat 2 KUHP, dengan ancaman penjara 20 tahun, bahkan bisa sampai seumur hidup. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Saksi Mahasiswa IPB Bogor Ini Paparkan Kronologi Penipuan

sidang-IPB.jpg

harapanrakyat.com,- Majelis hakim Pengadilan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai memeriksa keterangan saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus pinjaman online (pinjol).

Sebanyak tiga saksi dihadirkan ke muka persidangan, yakni MA, AM, dan FA. Ketiganya bersaksi mengenai kronologi kejadian penipuan pinjaman online yang menyeret terdakwa Siti Aisyah Nasution.

Sebagai informasi, kasus ini berawal dari adanya laporan dugaan penipuan dan penggelapan terhadap ratusan mahasiswa IPB dengan modus pinjaman online. Total kerugian para korban ini mencapai Rp 2,1 miliar.

Kepada majelis hakim, saksi MA mengatakan, saksi menjadi korban dengan ajakan rekannya berinisial AU yang merupakan teman satu kampusnya.

Baca Juga : PN Cibinong Bogor Hadirkan Saksi Pelapor Kasus Pinjaman Online

MA menjelaskan, pihaknya merasa tidak enak jika menolak ajakan AU membuatnya terjerumus dalam bisnis terdakwa Siti Aisyah.

“Dijanjikan keuntungan 10 persen, terus langkahnya melakukan pinjaman di aplikasi pinjaman online,” ungkap MA.

Namun, penggunaan aplikasi pinjaman online tersebut, diatur terdakwa Siti Aisyah, mulai dari alamat, pekerjaan hingga nominal pinjaman uang.

“Jadi saat pencairan (pinjaman), saya tidak tahu. Ada yang berbentuk uang, tapi ada juga barang,” ucapnya.

Akibatnya, kata MA, kini ia harus harus membayar pinjaman uang tersebut meski tidak menerima uang saat pencairan.

“Totalnya hingga Rp 10 juta lebih. Belum sama bunga pinjamannya,” ucap mahasiswa IPB Bogor semester empat ini.

Saksi Ungkap Modus Pinjaman Online Terdakwa

Sementara Itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Haris Mahardika menuturkan, berdasarkan keterangan tiga saksi korban yang terungkap dalam fakta persidangan, terdakwa menjanjikan keuntungan 10 persen kepada saksi.

“Terdakwa menjanjikan kepada ketiga saksi korban ini akan mendapat keuntungan 10 persen dari akun aplikasi pinjaman online masing-masing korban,” ucap Haris.

Adapun modus terdakwa, kata Haris, memberikan keuntungan kepada korban dalam bentuk pembelian satu barang di toko online milik terdakwa namun fiktif.

“Modusnya pemesanan barang lewat online atau pinjaman online menggunakan aplikasi. Kiriman pesanan barang bukan ke alamat kepada korban, melainkan kepada terdakwa saat melakukan pendaftaran pinjaman online. Data-datanya menggunakan data diri para mahasiswa ini,” ucap Haris.

Baca Juga : Terdakwa Kasus Penipuan Pinjol Mahasiswa IPB Bogor Dibela 12 Pengacara

Setelah pinjaman tersebut cair, uang pinjaman itu masuk ke rekening terdakwa. Alih-alih pembayaran bulanan pinjaman online yang telah cair, namun hal itu rupanya hanya janji terdakwa belaka.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Tatang mengatakan, pihaknya akan memanggil saksi ahli pidana untuk meringankan terdakwa Siti Aisyah Nasution dalam perkara dugaan penipuan pinjaman online ini.

“Ada rencana memanggil saksi ahli pidana agar bisa meringankan klien kami,” katanya. (Arief/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Viral Penculikan Siswi SD di Padang, Ibu Korban: Maafkan Anak Saya Mengarang Cerita

Viral-Penculikan-Siswi-SD-di-Padang.jpeg

Sempat viral penculikan siswi SD di Padang, Sumatera Barat, akhirnya terungkap. Rina, ibu dari korban menjelaskan anaknya telah mengarang cerita viral tersebut lantaran takut terkena hukuman saat telat masuk sekolah pada Senin (30/01/2023).

Bocah perempuan yang mengaku menjadi korban penculikan di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatra Barat itu, mendramatisir cerita terkait penculikan siswi SD yang baru-baru ini viral.

Rina pun mengklarifikasi bahwa anaknya mengada-ada soal penculikan tersebut di Polres Lubuk Begalung, Selasa (31/1/2023) sore,.

Di hadapan awak media, Rina meminta maaf karena anaknya telah memanipulasi dan mengarang cerita bohong. Bahkan cerita anaknya itu menimbulkan kehebohan dan membuat kepanikan masyarakat tentang maraknya kasus penculikan.

Baca Juga: Viral Seorang Wanita Gagalkan Aksi Penculikan Dua Orang Anak di Depok

“Saya minta maaf jika anak saya bersalah dan mengarang cerita yang tidak benar terkait kasus penculikan ini,” ujarnya.

Rina juga mengaku tidak tahu jika anaknya mengarang cerita dan melibatkan banyak pihak seperti keluarga dan pihak sekolah hingga melaporkan kejadian tersebut.

“Saat saya tanya kemarin, anak saya hanya mengaku takut kena hukuman karena telat masuk sekolah, jadi bicaranya seperti itu,” kata Rina.

Sempat Viral Penculikan Siswi SD di Padang, Terpaksa Berbohong karena Takut Dihukum

Viralnya penculikan siswi SD yang baru-baru ini menggemparkan warga Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, ternyata tidak benar. Hal itu tidak seperti yang diceritakan siswi SD dalam video yang beredar.

Sebagai orang tua siswi SD tersebut, Rina tak menyangka anaknya telah berbohong. Bahkan Rina mengatakan bahwa keseharian anaknya itu adalah orang yang pendiam dan tidak suka banyak berbicara.

Rina juga menambahkan terkadang anaknya terlambat sekolah, mungkin karena takut dimarahi guru atau takut dihukum sehingga mengarang cerita.

Sementara itu, Z mengaku mengarang cerita karena takut terlambat datang ke sekolah karena jam sudah menunjukkan lewat pukul 07.30 WIB saat berada di angkutan umum.

“Saya takut terlambat. Ketika saya di dalam bus, saya merasa sudah terlambat. Akhirnya saya membuang tas dan sepatu saya ke tempat yang ada seng, dan pakaian saya tersangkut di sana, sobek,” ujarnya.

Z mengaku lari ke rumah seorang perempuan yang agak jauh dari persimpangan sekolahnya. Ia juga mengaku kepada perempuan tersebut bahwa ada dua pemuda yang ingin menculiknya.

Kisah siswi SD di Padang yang mengaku mengalami penculikan ini kemudian viral. Sampai akhirnya ketahuan video viral tentang penculikan Z itu ternyata bohong. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts