Beranda blog Halaman 1092

Seorang Pria di Tasikmalaya Nekat Onani di Konter, Aksinya Terekam CCTV

nekat-onani.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang pria di Kota Tasikmalaya nekat onani di sebuah konter handphone. Bahkan aksinya itu terekam jelas oleh kamera CCTV. Minggu (5/2/23).

Aksi yang terjadi di jalan Ciakar, Kelurahan Ciakar, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat tersebut pun viral di media sosial Facebook.

Hal itu setelah salah satu akun bernama Hizar Ramdan Nur mengunggahnya di Grup Forum Warga Tasikmalaya.

Dalam video itu, terlihat pria itu tiba-tiba turun dari motor dalam keadaan menggunakan helm dan menggunakan sarung.

Baca juga: Pencurian Kambing di Tasikmalaya Terekam CCTV, Pelaku Pakai Avanza Putih

Pelaku tampak berjalan mendekati konter dan terus memegang alat kelaminnya sambil mengocoknya. 

Tidak lama kemudian, pelaku itu pun memuncratkan sperma dari kemaluannya ke etalase konten dan setelah itu pergi.

Devia, pemilik konter mengungkapkan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. 

Saat itu, kata Devia, kondisi konter sedang sepi, hanya ada satu karyawan perempuan yang berjaga.

“Waktu kejadian karyawan saya tidak kabur, karena memang mengira kalau itu konsumen yang mau membeli pulsa. Jadi tidak tahu aksi pria yang nekat onani tersebut,” katanya, Senin (6/2/2023).

Awal mula ketahuannya, kata Devia, setelah ada pembeli yang bilang kalau ada cairan sperma di atas etalase.

Sontak saja ia langsung mengecek CCTV. Tak disangka, ternyata ada seorang pria yang mondar mandir dan langsung melakukan aksi tak senonoh itu.

“Saya dan karyawan jadi merasa takut, karena hanya ada karyawan perempuan. Tapi ini tidak hanya di saya, di tempat lain juga sering ada aksi nekat onani. Bahkan, orangnya sepertinya sama, yakni memakai helm dan sarung,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Anggota Geng Motor Bacok Remaja di Bandung, Polisi Hadiahi Pelaku Timah Panas

geng-motor-didor.jpeg

harapanrakyat.com,- Seorang pemuda diduga anggota geng motor di Kabupaten Bandung berinisial T (23), tidak berkutik saat polisi menggelandangnya ke kantor polisi.

Polisi berhasil mengamankan tersangka lantaran terlibat penganiayaan pembacokan hingga menewaskan korban F (15) di Desa Rancakasumba, Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung Jawa Barat.

Selain meringkus tersangka, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis golok, sepeda motor, dan atribut berandalan bermotor. Tersangka merupakan warga Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Kusworo Wibowo mengatakan, kejadian penganiayaan yang menewaskan F itu terjadi pada Jumat (3/2/2023) sekitar pukul 23.30 WIB di Kampung Ranca Beureum, Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.

Baca Juga : Dua Anggota Geng Motor Masih DPO, Polres Banjar Ancam Beri Tindakan Tegas Terukur

“Setelah adanya laporan masyarakat mengenai adanya korban penganiayaan yang menewaskan korban, kami langsung melakukan penyelidikan,” ungkap Kusworo, Senin (6/2/2023).

Dari hasil pengumpulan bukti dan petunjuk di lapangan, lanjut Kusworo, pelaku penganiayaan tersebut mengarah kepada tersangka. Polisi pun langsung memburu tersangka. Karena tersangka melakukan perlawanan saat ditangkap, polisi pun melakukan tindakan tegas dan terukur kepada tersangka.

“Kami berhasil menangkap tersangka yang bersembunyi di sebuah rumah kosong di Solokan Jeruk,” ungkap Kusworo.

Dari pengakuan tersangka, lanjut Kusworo, tersangka sakit hati kepada korban. Saat itu, pelaku meminta meminta rokok kepada korban dan korban pun memberi rokok kepada pelaku 10 batang. Namun, setelah memberi rokok itu, korban membentak tersangka.

“Karena tersangka dalam keadaan pengaruh alkohol, sehingga pelaku tersinggung oleh korban. Tersangka langsung menganiaya korban menggunakan sebilah golok dengan cara membacokan ke arah leher korban. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian ,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, ungkap Kusworo, polisi menjerat tersangka dengan pasal berlapis, yakni Pasal 351 KUHP ayat (3) ancaman hukuman 7 tahun penjara, Pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara 15 tahun penjara dan Pasal 80 (3) UU Nomor 23 Tahun 2022 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Geng Motor Resahkan Warga, Kapolresta Instruksikan Tembak di Tempat

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Bandung juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan tindakan tegas dan terukur kepada geng motor yang meresahkan warga. Hal itu untuk menciptakan kondisi di wilayah Kabupaten Bandung yang aman.

Baca Juga : Berantas Kejahatan Jalanan di Kota Bandung, Ini Langkah Polisi

Kusworo menegaskan, siapa pun yang mau mencoba mengganggu keamanan Kabupaten Bandung, pihaknya akan menindak tegas pengganggu keamanan tersebut.

Kapolresta juga mengajak partisipasi aktif masyarakat Kabupaten Bandung dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bandung.

“Siapa saja yang mengancam keselamatan warga Kabupaten Bandung, kami perintahkan (polisi) agar di tembak di tempat. Hari ini kita buktikan ada geng motor meresahkan warga dan mengancam keselamatan warga, kami tembak di tempat,” ungkap Kusworo. (Ecep/R13/HR-Online)

Wanita Lansia Tanpa Identitas Tewas Tertemper Kereta di Bekasi

Wanita-Lansia-Tanpa-Identitas-Tewas-Tertemper-Kereta-di-Bekasi.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang wanita lanjut usia (lansia) tanpa identitas, tewas usai tertemper kereta api di perlintasan rel Bekasi Kaum, RT 003 RW 01, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jabar, Senin (6/2/2023).

Kapolsek Bekasi Timur, AKP Ridha Poetra Aditya mengatakan, peristiwa itu terjadi pukul 06.00 WIB.

Korban tertemper kereta Fajar Utama Solo yang melintas dari Jakarta menuju Jawa Tengah.

Awalnya ada saksi Pahrudin warga sekitar yang melihat korban menyebrangi rel kereta api dari Bekasi Mede ke Bekasi Kaum.

“Di saat itu, Pahrudin berteriak memberitahu korban ‘awas ada kereta’, namun korban tidak mendengar,” kata Ridha saat dikonfirmasi.

Baca juga: Viral Warga Tangkap Pelaku Penculikan di Bekasi, Ini Penjelasan Polisi

Ridha menjelaskan, korban yang merupakan lansia ini meninggal dunia di lokasi. Korban mengalami luka serius, tangan kanan putus, kaki kanan patah dan kepala pecah.

“Kami telah cek TKP (tempat kejadian perkara), periksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti, proses identifikasi, dan evakuasi korban Ke RSUD guna permohonan visum mayat,” ungkap Ridha. (Setiawan/R8/HR Online/Editor Jujang)

Peminat Vaksin Booster 2 di Bandung Masih Rendah

Capaian-Vaksinasi-di-Ciamis-Sudah-70-Persen-Bupati-Sampaikan-Ini.jpg

harapanrakyat.com,- Kendati vaksin booster 2 atau dosis keempat sudah tersedia untuk masyarakat umum, namun minat masyarakat masih tergolong rendah.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, rendahnya minat vaksin booster 2 karena masyarakat  cenderung merasa aman dengan kondisi saat ini. Sehingga, merasa tidak membutuhkan vaksin lanjutan tersebut.

“Saat ini, masyarakat sudah agak abai dengan Covid-19, karena sudah merasa pandemi jadi endemi. Sehingga tidak ada kewajiban untuk melakukan vaksin,” ungkapnya di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (6/2/2023).

Menurutnya jika melihat angka konfirmasi aktif dan data lain terkait Covid-19, tingkat kematian akibat virus tersebut masih ada. Pasalnya virus tersebut akan cenderung bermutasi dengan ragam varian baru.

Baca Juga : Penerima Vaksin Covid-19 Dosis Keempat di Jabar Belum Sentuh Angka 5 Persen

“Kasus kematian masih ada, dan sekarang juga ada ragam varian baru yang mungkin tidak bergejala, tapi efeknya bisa lebih membahayakan,” kata Yana.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat terus menjaga protokol kesehatan minimal menggunakan masker dan melakukan vaksinasi.

“Kepada masyarakat, saya minta warga untuk melakukan vaksin booster 2 atau dosis keempat ini. Minimal untuk daya tahan diri sendiri, keluarga dan orang lain,” ujarnya.

Lembaga Pendidikan Perlu Sosialisasikan Vaksin Booster

Yana menjelaskan, aparat kewilayahan dan lembaga pendidikan juga perlu melakukan sosialisasi vaksin booster 2 ini. Hal itu untuk meningkatkan minat vaksinasi booster 2 di Kota Bandung.

“Karena kadang anak-anak lebih menuruti guru ketimbang orang tuanya. Mudah-mudahan itu bisa membantu percepatan vaksin booster 2,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya belum menentukan jumlah target persentase untuk vaksin dosis keempat atau booster 2 tersebut. Mengingat Pemkot Bandung pun hingga saat ini masih terus menggencarkan booster 1.

Baca Juga : Mulai Besok, Dinkes Kota Bandung Lakukan Vaksinasi Covid 19 Dosis Keempat

Yana menegaskan, hingga saat ini vaksinasi dosis satu di Kota Bandung telah mencapai 104 persen. Lalu dosis kedua mencapai 98 persen. Sedangkan booster 1 atau dosis ketiga baru mencapai 53 persen.

“Untuk target masih harus kita kaji lagi, karena vaksin booster 1 juga masih belum optimal,” ungkapnya .(Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Bocah 4 Tahun Dianiaya Bapak Tiri di Ciamis, Benjolan di Kepala Mengkhawatirkan

Bocah-4-Tahun-Dianiaya-Bapak-Tiri-di-Ciamis-Benjolan-di-Kepala-Mengkhawatirkan.jpg

harapanrakyat.com,- Firman Maulana, bocah 4 tahun ini terlihat lusuh dan trauma lantaran dianiaya bapak tirinya, benjolan besar pun terlihat di jidat anak malang tersebut.

Karena itu, Cantika Liano yang merupakan ibu korban langsung mendatangi Polsek Banjarsari Polres Ciamis untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap anaknya.

Kepada harapanrakyat.com, Cantika mengatakan, Firman kerap mendapat siksaan dari suaminya. 

“Sudah sangat sering, kadang memukulnya pakai tangan, pernah juga pakai bambu dan sekarang suami saya membenturkan kepala Firman ke meja,” katanya sambil meneteskan air mata, Senin (6/2/2023).

Baca Juga : P2TP2A Kota Banjar Sesalkan Kasus Penganiayaan Anak

Cantika mengaku, jika Ia bersama suaminya bertempat tinggal di blok Citaman, Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

“Saya sudah tiga bulan ini ngontrak di Citaman, kalau saya aslinya dari Kampung Margamukti, Desa Cilandak, Kecamatan Cibatu, Purwakarta,” tuturnya.

“Saya kesini ikut suami, suami saya kan orang Ciawitali, Kecamatan Purwadadi, Ciamis,” tambahnya. 

Cantika melanjutkan, selama tiga bulan tinggal bersama suami siri nya itu, sang suami kerap melakukan kekerasan terhadap Firman, hanya saja Ia takut untuk melapor.

“Saat itu saya takut untuk melapor, namun makin kesini suami saya malah sering sekali melakukan penyiksaan terhadap anak saya,” ungkapnya.

Namun, karena perlakukan tersebut semakin sering tetangga Cantika pun menyarankan untuk melapor polisi.

“Atas saran dari tetangga saya berniat untuk pulang ke Purwakarta, tapi tadi saya juga dapat saran melaporan ke polisi,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang harapanrakyat.com terima, Cantika pergi meninggalkan rumah menuju Polsek Padaherang. Ternyata, Cantika tidak mengetahui harus menemui polsek wilayah mana.

Karena Cantika berdomisili di Desa Cicapar, sesuai wilayah hukum, anggota Polsek Padaherang pun mengantarkan Cantika dan anaknya ke Polsek Banjarsari.

Hingga berita ini tayang, harapanrakyat.com belum mendapat keterangan dari pihak kepolisian di Polsek Banjarsari terkait kasus bocah 4 tahun yang dianiaya bapak tirinya itu. 

Anggota Polsek Banjarsari pun tampak membawa Cantika dan anaknya menuju Polres Ciamis. (Suherman/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Tingkatkan Indeks Kebahagiaan, Walikota Bandung Resmikan Taman Terakota

taman-terakota.jpeg

harapanrakyat.com,- Untuk meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat, Walikota Bandung, Yana Mulyana meresmikan Taman Edukasi Terakota yang berada di Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (6/2/2023).

Yana mengatakan, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ruang publik untuk bersosialisasi, edukasi dan lain sebagainya. Saat ini, Pemkot Bandung telah menghadirkan beragam taman tematik di Kota Bandung.

Ia menegaskan, Taman Terakota tersebut merupakan taman tematik edukasi pertama di Kota Bandung. Sehingga, siswa pun dapat menggunakannya untuk belajar di ruang terbuka.

Baca Juga : Taman Seke Buka Tanah di Kota Bandung Jadi Kawasan Konservasi

“Jadi Taman Edukasi Terakota ini, bisa sebagai tempat ruang publik yang digunakan untuk siswa-siswi yang melakukan kegiatan di luar kelas,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemkot Bandung berupaya memberikan ruang terbuka untuk masyarakat dengan tujuan taman tersebut sebagai wahana edukasi.

“Maka kami berharap dan mengimbau agar warga dapat berperan aktif memeliharanya dengan baik. Sehingga ruang publik ini selain menjadi tempat edukasi, juga bisa untuk resapan air yang bisa berdampak peningkatan debit air,” ucapnya.

Yana mengatakan, pembiayaan kawasan seluas 435 meter persegi tersebut, menggunakan dana APBD Kota Bandung dan dukungan berbagai pihak.

Taman Edukasi Pertama di Kota Bandung

Yana menjelaskan meski Taman Edukasi Terakota merupakan taman tematik edukasi pertama di Kota Bandung, tetapi warga juga dapat memanfaatkan ruang publik lainnya untuk belajar.

“Misalnya, warga juga bisa memanfaatkan Taman Lansia juga bisa untuk edukasi, itu bisa saja. Taman yang tematiknya khusus edukasi baru di sini,” katanya.

Ia berharap dengan hadirnya ruang publik tersebut, maka mampu meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat Kota Bandung.

“Tentunya ruang publik ini selain memperbaiki ekosistem serapan air, juga termanfaatkan oleh warga untuk bisa beraktivitas meningkatkan indeks kebahagiaan, yang berdampak langsung imunitas,” tuturnya.

Baca Juga : Vandalisme di Kota Bandung, Kondisi Ruang Publik Taman Sungai Cidurian Rusak

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, kawasan tersebut merupakan hutan lindung.

“Untuk secara keseluruhan, ini hutan yang harus dilindungi. Kita berkeinginan agar warga sadar, Bahwa Ini sebuah objek strategis bagi kehidupan warga Bandung,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, luas kawasan tersebut 435 meter persegi dengan biaya kontraktual berjumlah Rp189 juta dengan lama pengerjaan sekitar 3 bulan.

“Dengan adanya ruang publik ini, harapannya proses belajar tidak hanya di ruang kelas, tapi bisa juga memanfaatkan ruang terbuka,” tuturnya. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Harga Beras di Langkaplancar Pangandaran Mahal, Pedagang Ungkap Alasannya!

Harga-Beras-di-Langkaplancar-Pangandaran-Mahal-Pedagang-Ungkap-Alasannya.jpg

harapanrakyat.com,- Sejak memasuki awal tahun 2023, harga beras di Langkaplancar, Pangandaran, Jawa Barat, terus mengalami kenaikan.

Salah seorang pedagang beras Anwar mengatakan, kenaikan harga beras terjadi sejak akhir tahun 2022. Bahkan, sampai hari ini belum juga turun.

“Jika biasanya harga beras hanya sekitar Rp.9.000 sampai Rp.10.000 per kilogram, saat ini sudah di angka Rp11.500 sampai Rp12.000 per kilogram. Harga itu adalah untuk beras medium, untuk beras premium tentunya lebih mahal lagi,” ujar Anwar, Senin (6/2/2023).

Meski harga beras terus naik kata Anwar, tidak membuat pedagang di Langkaplancar mendapat keuntungannya berlipat. Bahkan cenderung berkurang, karena banyak dari konsumen yang memilih mengurangi pembelian berasnya.

“Jika konsumen biasa membeli beras 10 kg, maka dengan kenaikan harga justru mereka memilih mengurangi jumlah pembeliannya,” tuturnya.

Baca juga: Harga Minyaknya Jutaan Rupiah, Petani di Pangandaran Kembangkan Tanaman Kacang Inca

Anwar menyebut, mahalnya harga beras di Langkaplancar disebabkan karena kurangnya pasokan dari petani.

“Para petani, panen musim sebelumnya tidak maksimal dan banyak petani yang menjual hasil panennya ke luar daerah. Hal itu yang membuat harga beras mengalami kenaikan,” paparnya.

Saat ini lanjut Anwar, sejumlah petani sudah mulai ada yang panen, meski baru sebagian kecil.

“Saya berharap para petani tidak menjualnya ke luar daerah dan harga beras di Langkaplancar kembali stabil,” pungkasnya. (Enceng/R8/HR Online/Editor Jujang)

Jari Kelingking Bayi di Palembang Putus Tergunting Oknum Perawat, Begini Kronologinya

Jari-Bayi-Putus.jpg

harapanrakyat.com,- Jari kelingking bayi di Palembang, Sumatera Selatan, tergunting hingga putus oleh oknum perawat. Bayi perempuan usia 8 bulan itu kehilangan salah satu jarinya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, Jumat (03/02/2023).

Kejadian itu berawal ketika Ibunda dari sang bayi membawanya ke RS tersebut untuk melakukan perawatan. Perawat memasang infus ke tangan kanan bayi dan meninggalkannya beberapa saat.

Setelah beberapa waktu, ibunda dari bayi tersebut memanggil perawat karena terjadi mampet pada selang infus. Kemudian, perawat itu membetulkan infusan di bagian tangan sang bayi.

Perawat mengalami kesulitan saat mencoba membetulkan selang infus. Tak ada pilihan, ia pun terpaksa untuk mengganti selang infusan dengan cara mengguntingnya.

Ketika oknum perawat itu menggunting perban terlihat tergesa-gesa ketika memotongnya. Naas, pada waktu yang sama, saat itulah jari kelingking bayi tersebut putus karena kelalaian sang perawat.

Baca Juga: ODGJ di Tasikmalaya Dibebaskan Usai Dipasung Puluhan Tahun

Kendati demikian, pihak rumah sakit akan bertanggung jawab atas kejadian itu. Pihak RS Muhammadiyah Palembang akan melakukan upaya menyambungkan kembali jari bayi yang putus tersebut.

Tanggapan Pihak RS Soal Jari Kelingking Bayi di Palembang Putus

Wakil Direktur SDM Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, Muksin, membenarkan terkait insiden tersebut. Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan operasi untuk menyambungkan kembali jari kelingking bayi berusia 8 bulan itu.

Setelah melakukan operasi selama kurang lebih 1,5 jam penyambungan jari tangan, saat ini bayi tersebut masih dalam perawatan.

“Operasi penyambungan jari tangan berjalan dengan lancar, dan jari tangan bayi dapat disambungkan kembali. Kini bayi itu masih dalam perawatan,” terang Muksin.

Baca Juga: Polisi Selidiki Temuan Jasad Bayi di Sungai Cimande Rancaekek Bandung

Lanjutnya mengatakan, penyebab terpotongnya jari kelingking bayi itu karena kelalaian oknum perawat. Pihak RS Muhammadiyah Palembang juga telah menonaktifkan perawat tersebut.

Siap Menerima Konsekuensi

Mengenai kronologi jari bayi yang putus, pihak RS Muhammadiyah Palembang tak membantah jika itu merupakan kesalahan perawatnya yang ceroboh. Karena itulah, pihaknya juga siap menerima konsekuensinya.

Selain itu, pihak rumah sakit siap mendampingi keluarga korban. Serta memberikan keterangan jika nanti kepolisian melakukan pemanggilan terkait insiden jari kelingking bayi yang putus.

“Kami siap mendampingi pihak keluarga korban, bersedia datang jika pihak kepolisian memanggil untuk meminta keterangan dari kami,” pungkas Muksin. (Revi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Tukang Bubur di Kertahayu Ciamis Terluka Akibat Tertabrak Mobil Box

Tukang-Bubur-di-Kertahayu-Ciamis-Terluka-Akibat-Tertabrak-Mobil-Box.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang tukang bubur ayam tertabrak mobil box di jalan Raya Banjar-Pangandaran, tepatnya depan Masjid Al Jihad Gagayunan, Dusun Sukamaju, Desa Sukajadi Kecamatan Pamarican, Ciamis, Jawa Barat pada Senin (6/2/2023).

Saat kejadian, penjual sempat terkapar dan roda dagangannya hancur berantakan setelah tersambar mobil box yang merupakan kendaraan ekspedisi Ninja Xpress.

Akibatnya, tukang bubur yang diketahui bernama Nanang Ramdani (40) itu mengalami luka. Warga sekitar pun membawa Nanang ke Klinik Amal Bakti Kertahayu.

Pemilik klinik Amal Bakti, Tata Sudinta membenarkan, korban kecelakaan tersebut masuk dan mendapatkan perawatan di kliniknya.

“Benar kejadian nya tadi sekitar pukul 05:30 WIB, korban alami luka di tangan serta kepala,” terangnya saat dihubungi harapanrakyat.com, Senin (6/2/2023).

Baca Juga : Rem Blong, Mobil Terperosok ke Sawah di Sukamantri Ciamis

Menurut Tata, korban langsung mendapatkan penanganan dan observasi di ruang IGD klinik Amal Bakti.

“Namun, karena korban mengalami luka benturan di kepala, serta tingkat kesadarannya lemah, maka kami tadi langsung merujuknya ke RSUD Kota Banjar,” katanya.

Kronologi Kejadian Tukang Bubur Tertabrak Mobil Box

Sementara itu, Panit 1 Lantas Polsek Banjarsari, Aiptu Suryana menjelaskan, kejadian bermula saat penjual Bubur tengah mendorong gerobak dagangannya dari arah Kertahayu menuju arah Banjarsari.

“Dari keterangan saksi mata, saat tiba di lokasi kejadian tukang bubur ini kemungkinan tengah membelokan roda dagangan itu,” jelasnya.

Sebelum tertabrak, penjual bubur tersebut hendak memutar arah kembali ke arah Kertahayu, kemudian muncul mobil box dari arah belakang korban.

“Mobil box dari arah belakang langsung menghantam roda bubur, lalu korban terpental dan roda buburnya hancur berantakan,” tambahnya.

Baca Juga : Penyebab Rumah Warga Pamarican Ciamis Ludes Terbakar di Siang Bolong

Suryana menuturkan, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah mendapat laporan adanya kecelakaan tersebut.

“Saat datang ke TKP, kebetulan kedua belah pihak yang terlibat kecelakaan sudah tidak berada di lokasi,” tuturnya.

“Kami pun langsung menuju RSUD Kota Banjar untuk melihat kondisi korban serta mendata identitasnya,” lanjutnya. 

Menurut Suryana, korban diketahui bernama Nanang Ramdani (40) warga Dusun Kertaharja RT 31/039, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican.

“Saat ini, Ia tengah mendapatkan perawatan di RSUD Kota Banjar,” ungkapnya.

Sementara, untuk sopir mobil pihaknya sudah mengamankan identitas, termasuk surat-surat kendaraan serta SIM.

“Namun, untuk unit mobilnya belum bisa kami amankan, karena sedang melanjutkan perjalanan mengantar barang ke gudang Ninja Xpress Pangandaran.” Pungkasnya. (Suherman/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Ridwan Kamil Hadiri Perayaan Cap Go Meh di Bogor, Sekalian Pamit?

Ridwan-Kamil-Hadiri-Cap-Go-Meh-di-Bogor.jpeg

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri menghadiri puncak perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival (CGM-BSF) 2023 di Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (5/2/2023).

Puncak perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival dibuka dengan pemukulan gong. Kemudian pengibaran bendera Indonesia oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo bersama RK, dan Walikota Bogor Bima Arya.

CGM-BSF kali ini mengangkat tema Bhinneka Tunggal Ika atau Ajang Budaya Pemersatu Bangsa. Sekitar 73 kelompok seni turut hadir memeriahkan pawai seni budaya melalui atraksi-atraksi di Jalan Suryakencana.

Baca Juga: Kunjungan Ridwan Kamil ke Medan, Konvoi Motor Listrik Bersama Bobby Nasution

Dalam sambutannya, Ridwan Kamil mengatakan, Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023 merupakan wajah terbaik dalam menjaga keberagaman.

“Setelah vakum selama dua tahun, akhirnya festival keragaman CGM di Kota Bogor bisa digelar yang menurut saya paling bagus se-Jawa Barat. Nilainya 9 dari 10,” kata RK saat memberikan sambutan di hadapan hadirin.

“Inilah wajah terbaik Jabar diwakili Kota Bogor dalam menjaga Pancasila, menjaga kebhinekaan, menjaga kebhinekaan dalam kedamaian,” imbuhnya.

Ridwan Kamil Pamit di Acara Cap Go Meh Bogor

Ridwan Kamil merasa perkembangan Kota Bogor kian berkembang pesat. Pada kesempatan itu, RK juga mengucapkan selamat tinggal kepada publik dari jabatannya sebagai Gubernur yang akan berakhir pada September 2023.

“Tahun ini adalah tahun terakhir untuk saya sebagai Gubernur Jabar, pada September 2018 lalu dan akan berakhir tahun ini, September 2023. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat tinggal,” kata RK.

Ridwan pun meminta istrinya, Atalia, untuk menemaninya berfoto perpisahan di panggung utama Street Festival Cap Go Meh Bogor 2023.

Selain pamit, Ridwan Kamil juga menyampaikan beberapa capaian kinerjanya selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

“Kemarin kita meresmikan danau terindah Situ Gede. Sebelumnya saya sendiri yang mendesain Alun-Alun Kota Bogor di samping stasiun kereta api. Kami juga mempresentasikan hasil karya Pemprov Jabar berupa Creative Center anak muda di Bogor. Kota. Kami juga membangun gedung rumah sakit untuk kesehatan,” ujarnya.

“Insya allah tahun ini Rp 50 miliar untuk Jembatan Otista agar warga Kota Bogor tidak lagi macet. Nanti juga kita presentasikan pembangunan SMA baru,” tambahnya.

Ridwan Kamil juga mengaku masih memiliki banyak kekurangan selama ia menjabat sebagai gubernur. Dia meminta izin untuk mengucapkan selamat tinggal.

Kemudian, pria yang akrab disapa Emil itu menyampaikan pantun perpisahan kepada warga Jawa Barat, khususnya warga Kota Bogor.

“Kami persembahkan Sampurasun dengan sangat khidmat, keramahtamahan berseragam kain sesaji. Sudah lima tahun kami memimpin Jabar, kurang lebihnya kami mohon maaf lahir dan batin,” ujar RK dalam pantun.

Emil berharap tetap bersahabat dengan warga, meski tak lagi menjadi gubernur. “Tetap sapa kalau ketemu dan saya pastikan selfie, yang penting tangan tidak digaruk oleh perempuan. Jaga jarak. Apapun posisi dunia hanyalah sementara. Kita ingin menjadi pemimpin yang memberikan manfaat seluas-luasnya selama kita diberi kekuasaan oleh Allah SWT,” jelas Emil. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts