review1st.com – Arena Mobile World Congress 2023 di Barcelona menjadi tempat PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meresmikan kerja sama dengan PT Indonesia Comnets Plus (PLN Icon Plus).
Kolaborasi kedua pihak ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan layanan kepada pelanggan dan masyarakat, mempercepat, serta memperluas akses layanan termasuk adopsi teknologi baru seperti 5G, Internet of Things (IoT), dan digitalisasi yang dapat menggerakan ekonomi masyarakat.
Melalui kerja sama ini, XL Axiata dan PLN Icon Plus dapat menggunakan solusi infrastructure dan teknologi yang lebih cepat, efesien dan tepat sasaran.
Penandatanganan kerja sama kedua pihak berlangsung di sela-sela arena Mobile World Congress 2023 di Barcelona, Spanyol, Selasa (28/1), masing-masing oleh Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata dan Ari Rahmat Indra Cahyadi, Direktur Utama PLN Icon Plus.
Dian Siswarini mengatakan, “Kami melihat PLN Icon Plus sangat baik dalam melayani masyarakat dalam menyediakan kebutuhan akses internet dan digitalisasi, dengan memanfaatkan infrastruktur miliknya yang tersebar merata sampai ke pelosok Indonesia.
Kerja sama antara XL Axiata dan PLN Icon Plus ini merupakan kolaborasi yang sangat baik, yang memadukan infrastruktur miliki kedua belah pihak. Dengan demikian, kerja sama ini akan dapat melayani kebutuhkan masyarakat atas akses digital dan selular dengan lebih cepat dan biaya yang lebih efisien.â€
Ari Rahmat menambahkan, saat ini PLN group dengan semangat baru, New PLN dan juga New PLN Icon Plus, membuka seluas-luasnya peluang untuk berkolaborasi dengan semua pihak.
Kerjasama PLN Icon Plus dengan XL Axiata sudah terjalin sejak lama, yaitu dalam hal penyediaan jaringan backbone antar kota dan fiberisasi. Semoga dengan MoU ini meningkatkan kualitas kerjasama dan sekaligus membuka peluang kerjasama baru lainnya yang memberikan manfaat bagi kedua pihakâ€.
Dian menambahkan, melalui kerja sama ini, XL Axiata dan PLN Icon Plus akan memadukan infrastruktur yang mereka miliki seperti fiber optik, tower/pole, kabel bawah laut, dan data center. Selain itu juga mencakup kerja sama terkait IoT, dan juga digitalisasi untuk mendukung tim operasional di lapangan dalam melayani masyarakat.
Selain digitalisasi untuk mempermudah pelayanan ke masyarakat. Melalui XL Axiata Business Solutions, kerjasama ini juga dapat dimanfaatkan pelanggan korporasi untuk mendapatkan solusi ICT terintegrasi yang terbaik dan dapat mengakselerasi pertumbuhan bisnis.
Menurut Dian, kerja sama ini terbuka dalam beberapa opsi yang sedang difinalisasi berdasarkan kebutuhan kedua pihak yang tentunya memberikan benefit yang maksimal untuk XL Axiata dan PLN Icon Plus. Sementara itu, untuk durasi waktu kerja sama akan berlaku selama 1 tahun yang terbuka untuk diperpanjang jika memang dibutuhkan.
review1st.com – Dalam beberapa tahun terakhir, perubahan iklim menjadi isu yang kian diperbincangkan oleh berbagai kalangan masyarakat di seluruh dunia.
Suhu cuaca yang semakin panas dan bencana alam yang semakin sering terjadi telah mendorong masyarakat untuk sadar dan mengambil tindakan nyata untuk mengatasi fenomena ini.
OPPO meyakini bahwa upaya pelestarian lingkungan yang lebih baik dapat dilakukan dengan cara mendorong perkembangan sains dan teknologi.
Setelah penelitian dan analisis selama bertahun-tahun, OPPO meluncurkan OPPO Climate Action Report: Climate Pledges and Low Carbon Development Strategy di ajang Mobile World Congress 2023 (MWC 2023).
Dalam laporan tersebut, OPPO berkomitmen untuk menerapkan prinsip carbon neutrality pada seluruh kegiatan operasionalnya pada tahun 2050.
Laporan yang disusun atas dukungan konsultan global Deloitte ini menguraikan lima aspek utama yang akan diprioritaskan OPPO yaitu: manufaktur rendah karbon, mengurangi jejak karbon, berinvestasi untuk menjalani usaha yang menghasilkan sedikit karbon, memanfaatkan teknologi digital untuk mengelola emisi karbon, dan berkolaborasi untuk menciptakan standar industri dan mengatasi perubahan iklim.
Sejak tahun 2020, OPPO menerbitkan sustainability report setiap tahunnya untuk membahas rencana dan kemajuan perusahaan dalam merealisasikan sustainability goals. Di tahun 2022, OPPO juga menyusun data lengkap mengenai berbagai kegiatan operasionalnya yang menghasilkan emisi karbon.
OPPO kemudian menggunakan data tersebut untuk melakukan penelitan untuk membentuk strategi pengurangan emisi karbon. Dengan peluncuran Climate Action Report ini, OPPO berkomitmen untuk menerapkan prinsip carbon neutrality di tahun 2050 mendatang.
Tony Chen, OPPO Founder and CEO, mengatakan,“Menerapkan prinsip carbon neutrality memerlukan tekad dan kesabaran.
“Sejalan dengan misi perusahaan yaitu ‘Teknologi untuk Umat Manusia, Kebaikan untuk Dunia’, kami berkomitmen untuk menerapkan prinsip carbon neutrality dengan kesungguhan yang sama pada saat kami menciptakan inovasi teknologi.â€
OPPO berkomitmen untuk menerapkan prinsip carbon neutrality pada seluruh kegiatan operasionalnya di tahun 2050 dan telah mempersiapkan roadmap pengembangan bisnis rendah karbon
Mendorong manufaktur dan kegiatan usaha yang ramah lingkungan melalui inovasi
OPPO telah mempertahankan posisinya sebagai perusahaan smartphone terbesar keempat secara global selama dua tahun berturut-turut, OPPO memiliki pengguna di lebih dari 60 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Tak hanya mementingkan pertumbuhan bisnis yang pesat, OPPO juga senantiasa berupaya untuk melestarikan lingkungan selama menjalankan kegiatan operasionalnya.
Berdasarkan laporan internal yang disusun oleh OPPO, kegiatan operasional pabrik dan pusat data merupakan dua sumber penghasil emisi karbon paling tinggi.
Pabrik dan pusat data masing-masing menghasilkan emisi karbon sebesar 62% dan 31,9%Â dari seluruh kegiatan operasional OPPO.
Selain mendorong pertumbuhan bisnis, OPPO juga menjajaki berbagai inovasi baru untuk memastikan bahwa seluruh manufaktur dan kegiatan usaha menjadi lebih ramah lingkungan.
Hingga akhir tahun 2022, OPPO mampu mengurangi emisi karbon hingga 6.000 ton setiap tahunnya.
Angka ini setara dengan jumlah emisi karbon yang dapat diserap hutan seluas 3.330 kilometer persegi dalam setahun.
Sejak tahun 2020, OPPO telah melakukan penghematan energi secara sistematis saat menggunakan mesin produksi di pabriknya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengganti mesin produksi manual dengan mesin produksi otomatis yang cara kerjanya dapat diatur secara real-time sehingga dapat mengurangi konsumsi daya dengan optimal.
Misalnya, dengan menggunakan mesin pemotong sudut otomatis, OPPO mampu menurunkan konsumsi daya hingga 54%.
Selain itu, OPPO sedang mendirikan Binhai Bay Data Centre sebagai pusat data netral karbon pertama dari OPPO yang dikembangkan secara mandiri.
Binhai Bay Data Centre ini menggunakan 100% energi terbarukan dan menerapkan teknologi rendah karbon terbaru dan termutakhir. Salah satu teknologi rendah karbon yang sudah diterapkan yaitu immersion cooling yang digunakan untuk kluster server GPU.
Di era digital ini, permintaan teknologi data storage, kecerdasan buatan (AI), dan komputasi berperforma tinggi akan terus meningkat.
Dengan demikian, pusat data dan cluster server GPU akan mengonsumsi daya yang lebih tinggi pula. Selain mengatasi tantangan akibat konsumsi daya yang semakin tinggi, OPPO juga harus mencari cara untuk menghilangkan panas secara efisien.
Sebagian besar pusat data konvensional biasa menggunakan kipas angin, AC, dan peralatan mekanis lainnya untuk mendinginkan ruangan. Sayangnya, hal ini menghabiskan lebih banyak energi dan justru menghasilkan emisi CO2Â yang lebih tinggi.
Untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi karbon, OPPO menerapkan teknologi immersion cooling dalam klaster server GPU di pusat data tersebut.
Teknologi immersion cooling merupakan proses pendinginan dimana perangkat komputer dicelupkan ke dalam cairan non-konduktif untuk menghilangkan panas selama perangkat komputer tersebut beroperasi.
Dengan immersion cooling, perangkat pendingin konvensional seperti kipas dan AC sudah tidak akan diperlukan lagi.
Proses immersion cooling menggunakan cairan khusus untuk mendinginkan perangkat.
Saat mendinginkan perangkat, suhu cairan khusus ini akan memanas dan perlu melalui proses sirkulasi agar kembali menjadi dingin.
Setelah dingin, cairan khusus ini akan dialirkan kembali untuk menyerap panas.
Panas yang diserap dapat dimanfaatkan sebagai penghangat ruangan dan penyediaan air panas sehingga dapat meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan.
Penerapan teknologi immersion cooling mampu menghemat energi hingga 45% dan efisiensi penggunaan daya (PUE) dapat diturunkan menjadi 1,15.
OPPO Binhai Bay Data Center deploys immersion cooling for GPU server clusters
Binhai Bay Data Center OPPO menerapkan immersion cooling dalam kluster server GPU
Menghadirkan sustainability ke dalam siklus hidup manajemen produk
Tak hanya berfokus meningkatkan user experience, OPPO juga terus berinovasi untuk menyediakan produk yang lebih ramah lingkungan.
Sejalan dengan tujuan ini, OPPO memprioritaskan sustainability dalam setiap manajemen siklus hidup produk dalam rangka upaya melestarikan lingkungan.
Dalam pengemasan produk, OPPO menerapkan prinsip 3R+1D (reduce, reuse, recycle and degradable)Â yang ramah lingkungan dan sudah diakui secara internasional.
Di tahun 2023, OPPOÂ akan mulai menghilangkan plastik dalam proses pengemasan smartphonenya di Eropa.
OPPO akan mengganti plastik dengan bahan yang 100% biodegradable dan lebih ramah lingkungan.
Kemasan yang lebih ramah lingkungan ini terbuat dari 45% serat daur ulang yang dihasilkan dari kertas bekas atau bahan nabati (seperti tebu dan bambu).
Hal ini juga diharapkan dapat mengurangi permintaan bahan baku yang kurang ramah lingkungan.
OPPO juga menciptakan terobosan baru yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan produknya.
Salah satu terobosan ini adalah teknologi Battery Health Engine yang mampu dapat mempertahankan 80% kapasitas baterai asli hingga 1600 kali pengisian daya.
Battery Health Engine dapat memperpanjang masa pakai baterai secara signifikan.
Limbah elektronik merupakan kategori limbah rumah tangga dengan pertumbuhan tercepat.
Dalam lima tahun terakhir, jumlah limbah elektronik yang dihasilkan secara global telah meningkat sebesar 21%.
Untuk mengatasi masalah pencemaran limbah elektronik, OPPO telah menciptakan sistem daur ulang produk dan meluncurkan layanan tukar tambah di pasar dalam negeri maupun internasional untuk mendorong pengguna agar mendaur ulang.
Pada tahun 2021, sebanyak 1,2 juta ponsel dengan berat total 216 ton telah didaur ulang di China. Jumlah ini meningkat menjadi 1,3 juta ponsel dengan berat 240 ton pada tahun 2022.
Di UE dan wilayah lainnya, OPPO berpartisipasi dalam program Green Dot dan bermitra dengan perusahaan daur ulang profesional untuk mendaur ulang produk bekas.
OPPO menuju pembangunan rendah karbon
OPPO tak hanya menerapkan pembangunan rendah karbon, tetapi juga melakukan tindakan nyata untuk menginspirasi lebih banyak mitra industri.
Dalam ajang Global Mobile (GLOMO) Awards di MWC 2023, OPPO Senior Vice President and Chief Technology Officer Jun Liu diundang untuk memberikan penghargaan Tech4Good kepada berbagai perusahaan yang telah memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk mengatasi tantangan global dan menciptakan dunia yang lebih baik.
OPPO juga diundang untuk bergabung dengan panel juri untuk ajang Best Mobile Innovation for Climate Action Award dan Outstanding Mobile Contribution to the United Nations Sustainable Development Goals Award.
Jalan menuju masa depan yang lebih hijau masih panjang. Namun, OPPO sudah berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan ini dengan meluncurkan Climate Action Report dan menerapkan strategi pembangunan rendah karbon.
PPO berkomitmen untuk berkolaborasi dengan mitra industri dan masyarakat umum untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi semua orang.
harapanrakyat.com – Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang masih menyembunyikan sosok yang akan diusung pada Pilpres 2024. Bahkan, ia pun melontarkan pernyataan ambigu mengenai calon kandidat yang akan maju pada kontestasi Pilpres 2024.
Meski demikian, Oso (sapaan akrab Oesman Sapta Odang) menyinggung mengenai kandidat Pilpres yang nantinya ia usung tersebut berasal dari pemimpin daerah.
Kepada wartawan seusai menggelar Rakornas Partai Hanura di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Oesman mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih perlu melakukan perundingan dan konsolidasi.
“Ntar kita berunding dulu berdua,” ujar Oso dengan tidak menjelaskan sosok lawan berunding yang ia maksud, Kamis (2/3/2023).
Oso menegaskan, semua pemimpin, baik presiden maupun wakilnya pasti berasal dari daerah.
“Ada gak capres cawapres dari dulu yang bukan dari daerah? Kalau ada, saya berhenti jadi manusia,” ujar Oso.
Demikian halnya saat disinggung mengenai dukungan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Bahkan belakangan ini, usungan kepada Ridwan Kamil semakin hangat untuk maju menjadi salah satu kandidat pada pertarungan politik Pilpres 2024.
Terlebih setelah Ridwan Kamil secara resmi masuk menjadi kader Partai Golkar dan mendapat ruang jabatan sebagai wakil ketua umum sekaligus co-chair Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) di partai berlambang pohon beringin tersebut.
Bahkan dalam rangkaian acara Rakornas Partai Hanura itu, Ridwan Kamil tutur hadir dan memberikan sambutannya sebagai pemimpin daerah Jawa Barat.
Belum Ungkap Kandidat Pilpres 2024, Rakornas Hanura Usung Tema Keberpihakan Terhadap Daerah
Mengenai tema Rakornas Partai Hanura dengan tajuk keberpihakan Partai Hanura terhadap daerah, Oso menjelaskan hal itu memiliki makna tersendiri.
“Partai Hanura dari sekarang dan seterusnya akan berpihak ke daerah karena kemakmuran bangsa Indonesia terwujud kalau daerah sudah makmur. Kalau belum, maka sulit mengatakan Indonesia sudah makmur,” ungkap Oso.
Mantan Wakil Ketua MPR RI periode 1999-2024 ini menegaskan, tema keberpihakan terhadap daerah ini guna memperkuat perhatian agar semua pembangunan daerah di Indonesia lebih merata.
“Kenapa demikian, karena kita semua berasal dari daerah. Ada gak di sini yang berasal dari langit? Kan gak ada,” katanya.
Dengan demikian, kata Oso, akan menjadi suatu kebanggaan kalau pembangunan di masing-masing daerah merata.
“Kita banyak memuji darah lain, sementara daerah sendiri kurang terperhatikan,” tuturnya. (Atep Kurniawan/R13/HR Online/Editor-Ecep)
harapanrakyat.com,- Saat ini warga Ciamis, Jawa Barat, sudah bisa mendaftar parkir berlangganan tepi jalan.
“Kita secara resmi sudah membuka tempat pendaftaran parkir berlangganan. Tempatnya di Jalan Oto Iskandardinata Nomor 2, Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis,†kata Plt Kepala Dishub Ciamis Achmad Yani, kepada harapanrakyat.com, Kamis (2/3/2023).
Lanjutnya menambahkan, bahwa sesuai Perda Nomor 7/2020, Pemkab Ciamis telah memberikan sebuah kemudahan kepada masyarakat dari segi pelayanan parkir tepi jalan.
“Yang mana masyarakat Ciamis bisa membayar parkir tepi jalan, dengan langganan selama 1 tahun,†ungkapnya.
Lantas bagaimana cara daftar parkir berlangganan? Achmad Yani menjelaskan, untuk mendaftarnya, masyarakat cukup membawa STNK kendaraan dan KTP warga Ciamis.
“Ketika ikut berlangganan, masyarakat hanya membawa bukti kepemilikan kendaraan yaitu STNK dan KTP,†jelasnya.
“Nantinya masyarakat akan diberikan kartu dan juga stiker bagi yang sudah bayar parkir berlangganan ini,†tambahnya.
Menurutnya, pembayaran parkir berlangganan sangatlah murah. Seperti untuk kendaraan roda 2 berkisar Rp 20 ribu/tahun. Kemudian kendaraan roda 4 Rp 40 ribu/tahun.
“Dan kendaraan bus atau truk Rp 60 ribu/tahun,†ujarnya.
Achmad Yani mengklaim, bahwa selama 3 hari sejak pembukaan pertama loket pembayaran parkir berlangganan, sudah ada 90 kendaraan yang mendaftar.
Lebih lanjut ia mengatakan, meski parkir berlangganan sudah diberlakukan, mamun pihaknya akan terus memberikan sosialisasi ke masyarakat.
Selain itu juga, pihaknya sudah membekali para petugas parkir di lapangan dengan sebuah aplikasi untuk mengecek barcode kendaraan.
“Karena yang sudah bayar parkir berlangganan di Ciamis masuk secara otomatis kepada sistem tersebut,†pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)
suarasubang.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H.Asep Nuroni, S.Sos, M.Si mengikuti sekaligus membuka Rapat Koordinasi penguatan gugus Kabupaten Layak Anak (KLA) dan peningkatan peran wanita menuju keluarga sehat sejahtera (P2WKSS) Tahun 2023, bertempat di ruang rapat bupati 2. Kamis 2 Maret 2023.
Kabupaten layak anak adalah program pemerintah dalam pemenuhan hak-hak anak yang terintegritas dan berkelanjutan sehingga perlu adanya komitmen dan sinergitas dari seluruh stakeholder dalam pemenuhan hak anak.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang Dra.Nunung Suryani, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa rakor KLA ini bertujuan untuk mengevaluasi, monitoring dan persamaan persepsi mengenai upaya-upaya strategis yang dapat dilakukan guna membuat komitmen dan mendorong gugus tugas KLA untuk berperan secara langsung dalam pengembangan KLA di kabupaten subang.
Dra. Nunung pun menjelaskan terkait dengan peningkatan peran wanita menuju keluarga sehat sejahtera (P2WKSS) ini akan akan berlangsung di daerah kecamatan compreng tepatnya di desa mekar jaya untuk menjadi desa binaan dalam program P2WKSS tersebut guna peningkatan agar lebih meningkatkan perannya dalam mewujudkan keluarga sejahtera.
Kang Asep sapaan akrab sekretaris daerah kabupaten subang dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak menjadi fokus pemerintah kabupaten subang karena jumlah anak mencapai 1/3 dari total penduduk dan apabila gagal dalam memberikan pemenuhan hak dan perlindungannya maka gagal lah suatu generasi, juga perlu adanya dorongan dari stakeholder terkait demi pemenuhan generasi emas ” Oleh karena itu kabupaten subang berkomitmen untuk mewujudkan kabupaten layak anak, kami konsen dalam pemenuhan hak anak dan mendorong seluruh stakeholder yang terdiri dari pemerintah, akademisi, media, dunia usaha dan masyarakat untuk memenuhi indikator-indikator dalam kabupaten layak anak dan membuat inovasi-inovasi terkait hal tersebut “
Kang asep pun mengajak kepada seluruh unsur terkait untuk berjuang bersama-sama demi mewujudkan kabupaten subang menjadi kabupaten layak anak dengan level madya dan ikut berpartisipasi dan mendukung dalam program P2WKSS dengan penuh rasa tanggungjawab juga diharapkan seluruh stakeholder bisa memenuhi indikator-indikator yang dibutuhkan sesuai dengan instrumen setiap klasternya
Acara dilanjutkan dengan pemaparan dari perwakilan staff dinas DP2KBP3A oleh Wiwi Rayani Kepala bidang perlindungan anak DP2KBP3A dengan judul pemaparan “pengembangan Kabupaten layak anak Tahun 2023 (mari bersama wujudkan Kabupaten subang menuju kabupaten layak anak)â€
Turut hadir dalam acara tersebut, perwakilan dari kemenag, Ketua BAPAS Subang, Ketua puspag Kab. Subang, para kepala opd atau yg mewakili, Para perwakilan dari BUMN dan BUMD, camat compreng, Kades mekar jaya, perwakilan dari Penggerak PKK dan DWP Kab. Subang, anggota gugus tugas KLA, forum anak daerah, dan para hadirin yang lainnya
suarasubang.com – Wakil Bupati Subang menghadiri acara Lomba Qasidah Majlis Ta’lim yang bertempat di Aula Oman syahroni Pemda Subang. Kamis, 02 Maret 2023. Mengawali Laporannya Sekretaris Daerah Kab. Subang, Asep Nuroni menyampaikan turut berduka atas terjadinya bencana alam yang menimpa beberapa wilayah Pantura.
Kang Asep Nuroni sapaan akrab Sekretaris Daerah Kab. Subang menyampaikan bahwa Kegiatan tersebut dalam rangka rangkaian kegiatan hari jadi kab. Subang ke-75 tahun 2023 dan memperingati satu abad Nahdatul Ulama (NU).
Kang Asep juga menambahkan bahwa rangkaian kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahapan, tahap awal meliputi Kegiatan kegiatan dilakukan sebelum bulan puasa. Kemudian Tahap dua mencangkul Kegiatan di bulan puasa Tahap ke tiga Pasca lebaran.
Kang Asep juga menjelaskan bahwa jumlah Peserta lomba dasidah 44 group dari 30 kecamatan dan umum serta Peserta Minimal usia 35. Dengan Akan membawakan dua lagu, Subang jawara dan lagu pilihan
Kang Asep juga menyampaikan bahwa juri dalam pelaksanaan ini berjumlah empat orang yakni Raka Abe, Ibu hj. Iis Salamah, Ibu Ani kurniasih dan Ibu Hj. Yoyoh yang didampingi oleh ibu Siti Nuraeni Nuroni.
Pada penutupan laporannya Kang Asep menyampaikan terimakasih Kepada semua pihak yang membantu kegiatan ini terutama bank Jabar dan bank Subang serta pihak lain yang telah mendukung
Wakil Bupati Subang menyampaikan tujuan kegiatan lomba dari seni kasidah adalah untuk amar ma’ruf nahi munkar, yaitu dengan menyebarkan dakwah dan ajaran islam melalui media seni. Hal tersebut didasari dari isi konsep dakwah serta ajaran agama islam bahwa sesama manusia haruslah saling mengajarkan, menyeru, mengajak dalam kebaikan â€Syair syair bnyak mengajak ketaqwaan kepada Allah Swt†ungkapnya
Kang Akur sapaan akrab wakil bupati subang menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi acara pertama dalam rangkaian acara hut ke-75 kabupaten subang tahun 2023 serta dalam rangka memperingati satu abad nahdhatul ulama (nu). saya berharap lomba kasidah ini bisa sukses, bisa menjadi wujud syukur kita sekaligus wadah ekspresi kita dalam mensyiarkan dakwah islam khususnya di kabupaten subang.
Kang akur berharap dengan lomba kasidah majlis taklim berupaya agar kabupaten subang menjadi negeri yang baldatun thayyibatun warabbunghafur Aaamiiin ya rabbal alamiinn “karena majlis taklim tetap semangat menebar kebaikan dan mampu mendukung terwujudnya subang jawara†pungkasnya
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Jajaran Forkopimda, Para Staf Ahli, Ketua DWP Subang, Kabag Kesra, Ketua IKIAD Subang, Para Kepala OPD, Ketua Pengadilan Agama, para camat, Ketua Majelis Taklim Al-Musabaqoh, Ketua PCNU, Ketua Muslimat NU, Ketua GOW, Pimpinan BUMN/BUMD serta tamu undangan lainnya.
suarasubang.com – Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang tentang Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap tiga buah Raperda Kab. Subang, dan Penyampaian pendapat Bupati atas Raperda usul prakarsa DPRD tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang bertempat di ruang rapat DPRD Kab. Subang. Selasa, 2 Maret 2023.
Rapat diawali dengan penyampaian pandangan umum dari setiap fraksi mengenai nota pengantar Bupati mengenai Raperda Penyiaran Publik Lokal Benpas, Penyelenggaraan Perpustakaan, dan penyelenggaraan Ibadah Haji, dilanjutkan pembacaan mengenai Penyampaian pendapat Bupati atas Raperda usul prakarsa DPRD tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) oleh Wakil Bupati Subang.
Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menjelaskan Pendapat Atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Subang Tentang Kawasan Tanpa Rokok, Yang Disampaikan Oleh Pengusul Komisi IV Pada Propemperda Tahun 2023 Di Rapat Paripurna Internal DPRD Kabupaten Subang Hari Selasa Tanggal 28 Februari 2023. “Bahwa Merokok Merupakan Suatu Kebiasaan Yang Sulit Dihentikan, Hal Ini Disebabkan Sifat Adiktif Dari Nikotin, Kebiasaan Merokok Telah Terbukti Berhubungan Dengan Penyakit Dari Berbagai Organ Manusia” tegasnya
Kang Akur juga menjelaskan bahwa di Indonesia dari tahun ke tahun jumlah perokok semakin meningkat terutama dikalangan anak-anak dan remaja, hal ini memberi makna bahwa merokok telah menjadi trend dikalangan para remaja “oleh karena itu perlu penanganan serius dari pemerintah untuk memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai bahaya merokok dan asap rokok serta melindungi anak-anak dan remaja” ujarnya
Kang akur menjelaskan bahwa kebijakan kawasan tanpa rokok tidak hanya untuk melindungi masyarakat dari paparan asap rokok orang lain tetapi juga untuk membantu perokok untuk berhenti merokok “perokok yang bekerja pada lingkungan yang memiliki larangan untuk merokok, dua kali lebih mudah untuk berhenti merokok dari pada pekerja yang bekerja di lingkungan yang masih memperbolehkan untuk merokok” jelasnya
Kang Akur juga menyampaikan secara gamblang bahwa kebijakan kawasan tanpa rokok adalah kebijakan yang dapat memberikan keuntungan ekonomi secara langsung dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang berdampak pada menurunnya kerugian ekonomi terhadap pembiayaan penyakit yang disebabkan oleh dampak buruk asap rokok.
“Bahwa kebijakan ini sama sekali tidak untuk mendiskriminasi perokok, tetapi arah kebijakan ini adalah untuk mengatur kawasan yang dapat diperbolehkan untuk merokok dan kawasan yang tidak diperbolehkan untuk merokok sehingga dapat melindungi masyarakat khususnya perempuan, anak-anak dan masyarakat yang tidak merokok dari paparan orang lain” pungkasnya
kang akur berharap, masyarakat dapat hidup sehat dan mewujudkan derajat kesehatan setinggi-tingginya, untuk melindungi usia produktif, anak, remaja, dan perempuan hamil. Kang Akur pun menyatakan bahwa Raperda Kawasan Tanpa Rokok dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan bahaya asap rokok, sehingga masyarakat mendapatkan manfaat.
Turut hadir dalam agenda tersebut Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Para Kepala Perangkat Daerah, Serta segenap Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Tokoh Masyarakat, LSM Dan insan Pers
Kang Akur hadiri rapat Paripurna DPRD, sampaikan Raperda usul Prakarsa DPRD tentang Kawasan Tanpa Rokok
Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang tentang Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap tiga buah Raperda Kab. Subang, dan Penyampaian pendapat Bupati atas Raperda usul prakarsa DPRD tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang bertempat di ruang rapat DPRD Kab. Subang. Selasa, 2 Maret 2023.
Rapat diawali dengan penyampaian pandangan umum dari setiap fraksi mengenai nota pengantar Bupati mengenai Raperda Penyiaran Publik Lokal Benpas, Penyelenggaraan Perpustakaan, dan penyelenggaraan Ibadah Haji, dilanjutkan pembacaan mengenai Penyampaian pendapat Bupati atas Raperda usul prakarsa DPRD tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) oleh Wakil Bupati Subang.
Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menjelaskan Pendapat Atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Subang Tentang Kawasan Tanpa Rokok, Yang Disampaikan Oleh Pengusul Komisi IV Pada Propemperda Tahun 2023 Di Rapat Paripurna Internal DPRD Kabupaten Subang Hari Selasa Tanggal 28 Februari 2023. “Bahwa Merokok Merupakan Suatu Kebiasaan Yang Sulit Dihentikan, Hal Ini Disebabkan Sifat Adiktif Dari Nikotin, Kebiasaan Merokok Telah Terbukti Berhubungan Dengan Penyakit Dari Berbagai Organ Manusia” tegasnya
Kang Akur juga menjelaskan bahwa di Indonesia dari tahun ke tahun jumlah perokok semakin meningkat terutama dikalangan anak-anak dan remaja, hal ini memberi makna bahwa merokok telah menjadi trend dikalangan para remaja “oleh karena itu perlu penanganan serius dari pemerintah untuk memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai bahaya merokok dan asap rokok serta melindungi anak-anak dan remaja” ujarnya
Kang akur menjelaskan bahwa kebijakan kawasan tanpa rokok tidak hanya untuk melindungi masyarakat dari paparan asap rokok orang lain tetapi juga untuk membantu perokok untuk berhenti merokok “perokok yang bekerja pada lingkungan yang memiliki larangan untuk merokok, dua kali lebih mudah untuk berhenti merokok dari pada pekerja yang bekerja di lingkungan yang masih memperbolehkan untuk merokok” jelasnya
Kang Akur juga menyampaikan secara gamblang bahwa kebijakan kawasan tanpa rokok adalah kebijakan yang dapat memberikan keuntungan ekonomi secara langsung dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang berdampak pada menurunnya kerugian ekonomi terhadap pembiayaan penyakit yang disebabkan oleh dampak buruk asap rokok “bahwa kebijakan ini sama sekali tidak untuk mendiskriminasi perokok, tetapi arah kebijakan ini adalah untuk mengatur kawasan yang dapat diperbolehkan untuk merokok dan kawasan yang tidak diperbolehkan untuk merokok sehingga dapat melindungi masyarakat khususnya perempuan, anak-anak dan masyarakat yang tidak merokok dari paparan orang lain” pungkasnya
kang akur berharap, masyarakat dapat hidup sehat dan mewujudkan derajat kesehatan setinggi-tingginya, untuk melindungi usia produktif, anak, remaja, dan perempuan hamil. Kang Akur pun menyatakan bahwa Raperda Kawasan Tanpa Rokok dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan bahaya asap rokok, sehingga masyarakat mendapatkan manfaat.
Turut hadir dalam agenda tersebut Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Para Kepala Perangkat Daerah, Serta segenap Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Tokoh Masyarakat, LSM Dan insan Pers.
suarasubang.com – Rakornas Penanggulangan Bencana yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) digelar bertempat di JIEXPO Kemayoran, 2 Maret 2023. Rakornas tersebut bertema ‘Penguatan Resiliensi Berkelanjutan dalam Menghadapi Bencana’.
Dalam sambutannya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyoroti sistem peringatan dini bencana. Dia menilai peringatan dini saat ini masih terlambat sehingga perlu ditingkatkan.
“Yang pertama penting itu peringatan dini, ini sering masih kita terlambat peringatan dini. Yang kedua mengedukasi masyarakat, latihan dan lain-lain harus dilakukan. Skenario harus juga disiapkan. Kalau pas terjadi misalnya gunung berapi larinya ke mana, kalau pas ada gempa bumi larinya ke mana. Seperti ini secara detail yang sering kita abai,” ujarnya.
“Pas ada bencananya kita pontang-panting, begitu sudah rampung ya rampung. Lupa bahwa yang namanya pra bencana itu penting, memberikan edukasi pelatihan penting. Sehingga masyarakat tahu ke mana akan lari, kemana akan berlindung,” lanjut Jokowi.
Jokowi juga menyoroti konstruksi tata ruang. Jokowi meminta pihak terkait untuk tidak memberikan izin masyarakat untuk membangun rumah di daerah rawan bencana.
“Ketiga terkait tata ruang dan konstruksi. Dinas-dinas utamanya dinas PU daerah, Bappeda harus betul-betul menyiapkan jangan sampai terjadi, karena itu selalu terulang,” ujarnya.
Jokowi mengambil contoh daerah Palu yang kerap terjadi gempa di titik yang sama. Namun, masih ada saja masyarakat yang membuat perumahan di titik tersebut.
“Misalnya di Palu. ada satu desa atau satu kecamatan yang setiap 20 tahun, 50 tahun selalu berulang gempa dari situ. Selalu titiknya sama. Tetapi tetap masih dibangun perumahan di situ. Keliru apa keliru? sudah jelas-jelas, begitu juga untuk tanah longsor. Tempat-tempat yang kita tahu tanahnya rawan, tanah longsor masih diberikan izin untuk mendirikan bangunan. Hati-hati mengenai ini,” ucapnya.
Presiden Jokowi juga mengingatkan pentingnya identifikasi potensi bencana di setiap daerah. Dirinya mengatakan BPBD harus didukung dengan anggaran yang cukup jika terjadi bencana. “Jangan sampai BPBD tidak ada anggarannya atau anggarannya kecil sekali,” ujarnya.
Kepala BNPB RI Letjen. TNI Suharyanto dalam laporannya menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh lapisan pemerintah, TNI dan Polri dari tingkat Nasional sampai dengan Kota-Kabupaten dapat mengatasi dan menanggulangi bencana baik di dalam negeri, maupun mendukung penanggulangan bencana di luar negeri.
“Rasa bangga dan terima kasih atas hadirinya Bapak Presiden RI di tengah-tengah 4000 pejuang kemanusiaan yang hadir terdiri dari Gubernur, Bupati/ Walikota, dan Forkompimda, Perwakilan Lembaga se-Indonesia.
“Pameran Kali ini dilaksanakan dengn Pameran Teknologi Kebencanaan yang kedepan diharapkan dapat melahirkan inisiasi lahirnya teknologi penanggulangan bencana buatan dalam negeri yang sesuai dengan karakteristik bencana di Indonesia.”
Selanjutnya Letjen TNI Suharyanto menuturkan pada tahun 2022 jumlah bencana menurun dari tahun sebelumnya, meskipun demikian, dampak dari beberapa kali bencana gempa bumi mengakibatkan jumlah korban jiwa meninggal dan kerusakan rumah serta infrastruktur lebih besar dibandingkan dengan 2021.
“Ditinjau dari jenisnya, becana hidrometrologi basah masih dominan, namun dari dampaknya, bencana geologi lebih signifikan sehingga menjadi fokus ke depan dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaannya.
Belajar dari kejadian gempa Cianjur dengan dengan kekuatan 5,6 Magnitudo serta gempa Turki dengan kekuatan 7,8 Magnitudo. Maka penguatan struktur bangunan, fasilitas sosial- Pendidikan – Publik – dan kesehatan harus menjadi fokus perhatian bersama.” Tutup Letjen Suharyanto.
Dalam kesempatan itu, turut hadir Bupati Subang, H Ruhimat yang akrab disapa Kang Jimat didampingi Danlanud Suryadarma, Kapolres Subang, Kasdim 0605 Subang.
suarasubang.com – Bupati Subang H. Ruhimat, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Subang Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat hadir langsung mendukung Putri Kebanggaan Subang, Novia Rozma, pada Grand Final D’Koplo Indosiar, di Studio 5 Indosiar, Rabu (01/03/2023).
Pada gelaran tersebut 2 grand finalist bersaing memperebutkan gelar juara, mereka adalah Novia Rozma berasal dari Subang, dan Pengamen Sukses yang berasal dari Malang.
Pada perhelatan tersebut jajaran Camat, Kepala Perangkat Dinas, organisasi PAMMI, Juara 1 Bintang Pantura 5 asal Subang Putri Jamila, dan masyarakat Subang tampak antusias untuk hadir dan mendukung Novia Rozma yang berasal dari Desa Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang.
Saat diwawancarai oleh Ramzy, Ruben Onsu dan Jirayut, Kang Jimat berharap kedatangan dirinya serta jajaran dan masyarakat Subang secara langsung dapat memberi energi untuk Novia dapat memberikan penampilan terbaiknya.
Pada perhelatan tersebut, Novia Rozma pun berhasil menyabet gelar juara, yel-yel ‘Novia Juara, Subang Jawara’ pun bergema, dinyanyikan oleh para pendukung yang hadir, kemenangan ini membawa kegembiraan bagi masyarakat Subang, dan terlihat jelas kebanggaan Kang Jimat yang tampak berkaca-kaca menangis haru bahagia atas juara yang diraih oleh Novia Rozma yang telah berhasil mengharumkan nama Kabupaten Subang di tingkat Nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK, Ketua DWP Kabupaten Subang, Para Kepala Dinas, Para Camat, serta para masyarakat Subang yang hadir secara langsung.
suarasubang.com – Pemekaran Kabupaten Subang Utara merupakan salah satu aspirasi yang memang sudah mencuat sejak beberapa tahun terakhir. Terkait hal ini, baru-baru ini, Bupati Subang Kang Jimat dan DPRD Subang menandatangani Persetujuan Bersama Terkait Pembentukan Daerah Persiapan Kabupaten Subang Utara.
Penandatanganan dilakukan saat Bupati Subang Kang Jimat mengikuti Rapat Paripurna bersama DPRD Subang mengenai rencana Pemekaran Daerah Kabupaten Subang. Rabu, 1 Maret 2023. Ini menjadi salah satu jalan dalam mendukung program pemekaran daerah, meskipun memang ada persyaratan administratif yang mesti dipenuhi selanjutnya.
“Dalam upaya penataan wilayah pada dasarnya bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang lebih efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan publiK,” ujar Kang Jimat.
Ia menambahkan, penataan wilayah idealnya dilakukan seiring dengan perkembangan suatu daerah agar pertumbuhan dan kemajuan tidak terpusat di satu tempat saja. Implementasi penataan wilayah tersebut salah satunya berupa pemekaran daerah.
Tak hanya itu, Kang Jimat menyatakan ingin merubah paradigma bahwa pemekaran daerah merupakan indikasi pemerintahan yang gagal karena tidak mampu mempertahankan kesatuan dan persatuan daerahnya.
“Hal tersebut perlu dirubah karena melihat tujuan dari pemekaran daerah yaitu pemerataan pertumbuhan dan kemajuan, maka dampak positif bagi masyarakat juga akan lebih besar.”
Lebih jauh, Bupati Subang juga menyebutkan jumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat dinilai masih timpang jika dibandingkan dengan provinsi di sekitarnya.
“Hal tersebut menimbulkan ketidakadilan finansial bagi provinsi Jawa Barat yang memiliki jumlah penduduk lebih banyak namun tak sebanding dengan jumlah dana alokasi umum yang diterima lebih sedikit,”
Kang Jimat menutup dengan menghaturkan terima kasih kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Subang atas terselenggaranya Rapat Paripurna kali ini. Kang Jimat berharap semoga apa yang menjadi aspirasi rakyat ini dapat segera terwujud dengan baik.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Persetujuan Bersama DPRD Kabupaten Subang dengn Bupati Subang tentang Pembentukan Daerah Persiapan Kabupaten Subang Utara.