Beranda Berita Subang Kekeringan di Subang Paksa Petani Cipeundeuy Panen Dini

Kekeringan di Subang Paksa Petani Cipeundeuy Panen Dini

Kekeringan di Subang

suarasubang.com – Bencana kekeringan di Subang yang berkepanjangan mulai merugikan para petani di Desa Cimayasari, Kecamatan Cipeundeuy. Minimnya pasokan air memaksa mereka mengambil keputusan pahit untuk memanen padi lebih awal. Langkah tersebut dilakukan guna menekan potensi kerugian yang jauh lebih besar.

Lahan pertanian di kawasan ini merupakan sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada cuaca. Akibatnya, para petani tidak memiliki saluran irigasi alternatif saat hujan tidak kunjung turun. Oleh karena itu, kondisi tanaman saat ini terancam mati total jika tidak segera dipanen.

BACA JUGA:  Bupati Subang Tinjau Pemadaman Kebakaran Eks TPA Panembong

Keluhan Infrastruktur Irigasi

Suhada, seorang petani setempat, menyatakan bahwa padi miliknya sudah mengering dengan sangat parah. Beliau terpaksa mengumpulkan hasil sawah lebih dini agar tidak mengalami gagal panen total. Selain itu, ketiadaan akses pengairan pendukung memperburuk situasi di lapangan.

Para petani sebenarnya sudah berulang kali mengusulkan pembangunan saluran air kepada pemerintah daerah. Namun, hingga kini belum ada tanggapan serius mengenai pengadaan infrastruktur pengairan tersebut. Walaupun usulan sudah diajukan sejak lama, mereka tetap hanya bisa mengandalkan air hujan.

BACA JUGA:  ASN Subang Judi Online: Bupati Siapkan Sanksi Pemecatan

Dampak Luas di Kabupaten Subang

Panen dini ini berdampak langsung pada menurunnya pendapatan para petani secara drastis. Hasil produksi yang biasanya mencapai 3 ton kini merosot tajam akibat krisis air. Peristiwa ini menjadi pukulan telak bagi ketahanan pangan di tingkat lokal.

Berdasarkan data pemerintah daerah, kekeringan di Subang telah melanda sedikitnya 45 desa. Total luas lahan yang mengalami krisis pengairan kini mencapai 1.348 hektare. Masyarakat sangat berharap pemerintah segera bertindak cepat untuk mengatasi ancaman ini.

BACA JUGA:  Bupati Subang Tolak Alih Fungsi Lahan Nanas Selatan