Beranda Berita Subang Bendera Raksasa di Muara 7 Sungai: Tradisi Merdeka dan Aksi Lingkungan di...

Bendera Raksasa di Muara 7 Sungai: Tradisi Merdeka dan Aksi Lingkungan di Subang

Bendera Raksasa di Muara 7 Sungai

suarasubang.com – Semangat nasionalisme berpadu dengan kepedulian alam menyelimuti kawasan Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Sabtu (15/8/2026). Komunitas pecinta alam kembali membentangkan Bendera Raksasa di Muara 7 Sungai sebagai simbol peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Aksi heroik di tengah aliran sungai ini bukan sekadar seremonial belaka. Bagi para peserta, merayakan kemerdekaan di alam terbuka merupakan cara terbaik untuk menunjukkan cinta tanah air secara nyata.

Tradisi Tahunan Menjaga Sumber Air

Pembentangan bendera tahun ini menandai pelaksanaan yang ketujuh kalinya oleh komunitas Warna Alam. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen organisasi seperti Pelacak, Rajawana, hingga Sispala Kabupaten Subang. Oleh karena itu, sinergi antar-komunitas menjadi kunci keberhasilan acara yang berlangsung di lokasi pertemuan tujuh muara sungai ini.

BACA JUGA:  Keseruan Rally Offroad RAOR ke-14 di Subang

Dewan Pembina Warna Alam, Atang Suhayat, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi tersebut memiliki makna filosofis yang mendalam. Muara tujuh sungai dipilih sebagai simbol pentingnya menjaga dan merawat sumber air bagi kehidupan masa depan.

Pesan Pelestarian: Selamatkan Tanah dan Air

Mengusung tema “Warna Alam untuk Negeri, Selamatkan Tanah dan Air”, kegiatan ini sarat dengan pesan ekologi. Para peserta meyakini bahwa mengisi kemerdekaan di masa kini harus dilakukan dengan aksi nyata menjaga hutan dan sungai. Selain itu, mereka menekankan bahwa kelestarian alam adalah warisan yang harus dijaga demi anak cucu di masa mendatang.

BACA JUGA:  Investasi Subang Tembus Rp18,2 Triliun, Lampaui Target Jabar

Kemerdekaan tidak lagi direbut dengan senjata, melainkan dipertahankan melalui upaya pemulihan lingkungan. Dengan menjaga kejernihan sungai, masyarakat secara langsung telah merawat kedaulatan sumber daya alam mereka sendiri.

Dukungan Warga dan Apresiasi Legislatif

Kehadiran Kepala Desa Cibuluh beserta warga setempat menambah semarak suasana nasionalisme di sepanjang bantaran sungai. Kebersamaan ini membuktikan bahwa pesan pelestarian lingkungan dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA:  Bupati Subang Malu Gunting Pita Jalan Setengah Jadi

Anggota DPRD Kabupaten Subang, Buhori, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para pecinta alam tersebut. Menurutnya, konsep “Kemerdekaan Alam” sangat relevan dengan tantangan krisis lingkungan saat ini. Ia berharap semangat menjaga tanah dan air ini terus lestari dan menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya di Subang.