Beranda Berita Subang Kang Akur Pimpin Aksi Subang Resik Ngahiji di Masjid Agung

Kang Akur Pimpin Aksi Subang Resik Ngahiji di Masjid Agung

Subang Resik Ngahiji

Gerakan Subang Resik Ngahiji mewarnai suasana Sabtu pagi di Masjid Agung Al-Musabaqoh pada 11 April 2026. Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi yang akrab disapa Kang Akur, memimpin langsung aksi pembersihan area rumah ibadah tersebut. Langkah nyata ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan publik secara kolaboratif.

Kebersihan Sebagai Cermin Kualitas Iman

Aksi gotong royong ini menyasar area utama masjid, Gedung Dakwah, hingga jalur protokol di sekitarnya. Menurut Kang Akur, merawat rumah ibadah bukan sekadar urusan estetika, melainkan cerminan kualitas iman warga Subang. Selain itu, kegiatan ini memperkuat tali silaturahmi antar masyarakat yang terlibat aktif.

BACA JUGA:  Kecelakaan Truk di Subang: Truk Telur Tabrak Warung, Satu Orang Tewas

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Subang menginisiasi gerakan ini sebagai kado pembuka Hari Jadi Kabupaten Subang ke-78. Ketua DMI Subang, Kang Dadhe Alfath, berambisi menjadikan Masjid Agung sebagai pusat syiar yang memikat bagi umat. Beliau berencana menggelar rangkaian kajian lintas organisasi secara rutin setiap akhir pekan setelah kondisi masjid tetap bersih dan nyaman.

BACA JUGA:  Kumpulan Resep Spesial untuk Ramadhan

Mewujudkan Subang yang Religius Melalui Kuliah Dhuha

Kang Akur juga menaruh perhatian besar pada penguatan karakter generasi muda melalui kegiatan religius. Beliau mengusulkan agar tradisi Sholat Dhuha berjamaah dan kuliah subuh bagi anak sekolah kembali dihidupkan di Masjid Agung. Gagasan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan positif generasi terdahulu kepada para pelajar masa kini.

Prinsip “Subang Ngabret” atau bergerak cepat dan tepat menjadi landasan dalam menjalankan setiap perubahan di daerah. Wakil Bupati menekankan pentingnya memulai langkah kecil yang konsisten untuk menyelesaikan tumpukan pekerjaan rumah yang ada. Beliau mengajak semua pihak untuk tidak meninggalkan tanggung jawab meskipun belum mampu menyelesaikan semuanya sekaligus.

BACA JUGA:  LKPJ Bupati Subang 2025: Capaian Kinerja dan Visi Pembangunan Maju

Gotong royong ini terasa unik karena berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat yang berbeda latar belakang. Aktivis lingkungan, organisasi Islam, hingga komunitas motor bersatu demi visi Subang yang lebih bersih dan bertakwa. Kolaborasi lintas komunitas ini diharapkan terus berlanjut demi kemajuan dan keberkahan Kabupaten Subang di masa depan.