Beranda Berita Subang Pilkades Serentak di Subang, BPD Harus Jaga Marwah Demokrasi

Pilkades Serentak di Subang, BPD Harus Jaga Marwah Demokrasi

Soni-Kusdinar.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Pelaksanaan Pilkades Serentak akan segera dilaksanakan pada Bulan Desember 2021 mendatang di 58 Desa di Kabupaten Subang.

Dalam pesta demokrasi ditingkat desa tersebut, BPD yang dimasing-masing desa menjadi motor dalam pelaksanaan pemilihan tersebut.

Menurut Ketua Forum BPD Kabupaten Subang, Soni Kusdinar, dalam pelaksanaan Pilkades Serentak di 58 desa sesuai dengan keputusan bupati yang saat ini sebagai pelaksana adalah BPD di desa masing-masing, karena saat ini sudah hampir mengacu pada pelaksanaan Pemilu atau Pilkada sehingga terbentuk panitia dan Panwas dalam penyelenggaraan.

BACA JUGA:  Curah Hujan Tinggi, Bencana Kebakaran di Kabupaten Tasikmalaya Meningkat

“Saya mengharapkan temen-temen BPD panitia dan untuk bisa menjalankan demokrasi, marwah demokrasi yang jujur adil dan independen, sehingga ke depan kita bisa melahirkan pemimpin di desa dari hasil pilihan masyarakat yang amanah dan bisa membangun desa selanjutnya,” katanya, Kamis (7/10/2021).

Dikatakan dia bahwa tentang permasalahan peraturan kembali harus mengacu pada peraturan pemerintah Kabupaten Subang.

“Saya berharap kepada rekan-rekan panitia ciptakan suasana yang kondusif aman nyaman dengan mengedepankan transparansi dan mengajak kepada seluruh komponen yang berjiwa demokrasi yang sehat bisa menentukan pilihan,” imbuhnya

BACA JUGA:  Musrenbang RKPD 2023, Subang Klaim Punya 105 Inovasi

Sementara itu untuk angaran Pilkades, Soni menjelaskan bahwa dibanding dengan tahun lalu menurutnya sangat berbeda sekali, apalagi masih dimasa Pandemi, sehingga anggaran untuk pilkades serentak di tahun 2021 dari APBD tidak akan mencukupi. Sehingga harus bagai mana caranya anggaran tersebut bisa mencukupi.

“Kalau lihat dari angka memang yang pertama itu karena kebutuhan pada saat ini beda dengan tahun yang dulu untuk sekarang penempatan TPS nya tersebar, di masing-masing disun, maka disitu secara otomatis biaya juga akan membengkak, maka akhirnya mereka berjalan dengan alakadarnya.tapi ada informasi bahwa setiap panitia itu akan mendapatkan bantuan tambahan untuk kebutuhan TPS itu sebesar 5 juta per TPS.mudah-mudahan dengan angka itu bisa mengcover semua kebutuhan karena kondisi APBD saat ini,” tutupnya.