Beranda Berita Subang Perajin Subang Sambut Subsidi Kedelai

Perajin Subang Sambut Subsidi Kedelai

Subsidi kedelai Subang

suarasubang.com – Rencana pemerintah memberikan subsidi kedelai Subang sebesar Rp2.000 per kilogram mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha tahu dan tempe. Kebijakan ini dinilai sangat membantu dalam meringankan beban biaya produksi yang selama ini tertekan oleh tingginya harga kedelai impor di pasar global.

Respons Positif KOPTI Subang

Darsono, salah satu perajin dari Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (KOPTI) Subang, mengaku sangat bersyukur dengan adanya kabar bantuan tersebut. Menurutnya, lonjakan harga bahan baku yang terjadi belakangan ini telah meningkatkan biaya operasional secara signifikan. Oleh karena itu, para perajin harus memutar otak agar usaha mereka tetap berjalan tanpa harus membebani konsumen dengan harga tinggi.

BACA JUGA:  Tuntutan FMSB di Pabrik Mobil Listrik BYD Subang

Strategi Menghadapi Kenaikan Harga

Sebagai langkah antisipasi, pengusaha tahu dan tempe memilih untuk menyesuaikan ukuran produk daripada menaikkan harga jual. Strategi ini ditempuh semata-mata untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil. Dengan demikian, perajin berharap keberlangsungan usaha kecil mereka dapat tetap terjaga meskipun situasi ekonomi dunia sedang tidak menentu.

BACA JUGA:  Intip Beragam Fasilitas Titik Kumpoel Subang Untuk Anak Muda

Mekanisme Penyaluran Melalui Bulog

Menteri Perdagangan Budi Santoso kini tengah menyiapkan kuota subsidi untuk sekitar 250.000 ton kedelai impor. Program ini nantinya akan disalurkan secara khusus oleh Perum Bulog langsung kepada para pelaku usaha tahu dan tempe yang terdaftar. Direktur Utama Bulog menegaskan bahwa kedelai subsidi tersebut tidak akan dilepas ke pasar umum guna memastikan bantuan tepat sasaran kepada para perajin.

BACA JUGA:  Peresmian Titik Kumpoel Subang sebagai Ruang Sosial Kreatif