Beranda Berita Subang Pangandaran Destinasi Wisata Yang Mendunia Melalui BPPD.

Pangandaran Destinasi Wisata Yang Mendunia Melalui BPPD.

2b1e1135fab02c6b71d15637a9f80ed1.jpg

KBRN,Pangandaaran;  Pembentukan  Badan Promosi Pariwisata Daerah(BPPD) di Kabupaten  Pangandaran dipercaya dapat meningkatkan  kunjungan wisata ke daerah itu.

Untuk itu Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia ( PHRI) Pangandaran Agus Mulyana mengatakan pihaknya mendorong pembentukan BPPD Pangandaran.Melalui BPPD, impian  kabupaten Pangandaran sebagai tujuan wisata yang mendunia akan cepat terwujud.

“Pembentukan BPPD merupakan amanat Undang-undang, selain meningkatkan kunjungan, juga bisa membantu kemajuan pariwisata,” kata Agus, Minggu (3/4/2022).

Agus menambahkan, kunjungan wisatawan ke Pangandaran saat ini ramai jika akhir pekan dan liburan biasa saja

BACA JUGA:  Tahun Ini, Dinas PUPR Subang Garap 360 Paket Pekerjaan Jalan Senilai Rp 160 Miliar

“Bila sudah terbentuk BPPD kami optimis kunjungan wisatawan ke Pangandaran akan mengalami peningkatan,” tambah Agus.

Agus menjelaskan, lokasi wisata Pangandaran pernah jadi tujuan turis asing khususnya pada bulan Juni, Juli dan Agustus.

“Selain bulan Juni, Juli dan Agustus juga ramai dikunjungi wisatawan lokal, sehingga terjadi pemerataan angka kunjungan wisatawan,” jelas Agus.

Dikala libur panjang pengunjung sepi dan hanya ada pengunjung saat libur akhir pekan.

BACA JUGA:  Polsek Purwadadi Laksanakan Vaksinasi Merdeka Anak untuk Pelajar SD

“Setelah terbentuknya BPPD harapan kami bisa mempromosikan objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran secara luas,” papar Agus. BPPD nantinya bisa mengakomodir semua program kepariwisataan apalagi ditunjang dengan personel yang handal.

Personel BPPD terdiri dari beberapa unsur, diantaranya penggiat pariwisata 4 orang, penerbangan 1 orang, akademisi 1 orang, jurnalis 2 orang dan tokoh masyarakat 1 orang,” sambung Agus. PHRI Pangandaran bakal melakukan inisiatif untuk menentukan personel BPPD, tetapi persoalan tersebut menjadi kebijakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

BACA JUGA:  Badut Tasikmalaya Kampanyekan Cinta Batik Tasikmalaya

“PHRI sudah merancang tahapan dan strategi pembentukan BPPD karena ingin nantinya yang duduk di BPPD ini orang yang mempunyai jiwa di pariwisata,” terang Agus.

Agus tidak menghendaki jika personel BPPD tidak melakukan inovasi lantaran tidak mengetahui tugas poko dan fungsi.

“Personel BPPD kedepan akan mempromosikan Pangandaran ke luar negeri dan mampu membuat Itenerarry yang disalin kedalam beberapa bahasa sesuai dengan negara tujuan promosi,” pungkasnya.