suarasubang.com – Distribusi komponen kendaraan listrik BYD ke Indonesia resmi dimulai seiring dibukanya layanan impor peti kemas internasional di Pelabuhan Patimban. Kapal MV MSC CARLA III dari Singapura menjadi pengangkut perdana muatan penting bagi industri otomotif tersebut. Seluruh muatan itu pun langsung dikirim ke fasilitas produksi perusahaan yang terletak di Kabupaten Subang.
Efisiensi Rantai Pasok di Patimban
Skema pengiriman langsung ini dinilai mampu memangkas waktu distribusi secara signifikan. Selain itu, langkah tersebut meningkatkan efisiensi rantai pasok industri kendaraan listrik di wilayah Jawa Barat. BYD Indonesia mengonfirmasi bahwa fasilitas perakitan mereka kini telah memasuki tahap persiapan produksi yang intensif.
Tahap Uji Coba Produksi Berjalan
Head of Marketing BYD Indonesia, Luther Panjaitan, menyatakan bahwa proses uji coba produksi model tertentu sudah berjalan. Namun, pihak perusahaan belum mengungkap detail model kendaraan yang sedang menjalani tahap trial produksi tersebut. Rencana jadwal produksi massal akan segera diumumkan secara resmi pada waktu yang telah ditentukan oleh manajemen.
Langkah strategis ini mempertegas posisi Subang sebagai pusat ekosistem kendaraan listrik nasional. Oleh karena itu, integrasi antara pelabuhan internasional dan kawasan industri menjadi kunci daya saing global. Pemerintah dan pelaku industri optimis bahwa operasional ini akan mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di tanah air.








