Beranda Berita Nasional DKI Jakarta Bakal Cek Klaster Covid-19 PTM

DKI Jakarta Bakal Cek Klaster Covid-19 PTM

c48e712e2d37b7435019c9cad91aa617.jpg

KBRN, Jakarta: Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap temuan klaster Covid-19 di kalangan anak sekolah.

Riza mengaku, langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti untuk memastikan kebenarannya.

“Ya informasi itu masih kita perlu cek kembali ya. Nanti bu dinkes, bu widi akan mengecek kembali kepastiannya,” jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Menurut Riza, sejauh ini penerapan protokol kesehatan dalam pembelajaran tatap muka (ptm) di sekolah-sekolah telah sesuai mekanisme yang ada.

BACA JUGA:  DPR Pastikan Dukung Kemensos Cabut Izin ACT

Sehingga, bila ditemukan kasus penularan virus Covid-19 tak mungkin terjadi ketika para siswa dan siswi melaksanakn PTM. Melainkan, saat perjalanan menuju ke sekolah atau di lingkungan tempat tinggalnya.

“Sejauh ini kami meyakini prokes yang dilaksanakan di ptm, di sekolah-sekolah sudah sesuai dengan mekanisme prokes yang ada. Jadi baik ya, kalaupun ada yang tertular kemungkinan ya dalam perjalanan atau dirumah. Bukan disekolah,” jelasnya. 

BACA JUGA:  Kejagung Periksa Mantan Direktur dan Sekretaris Askrindo

Ia mengaku, optimis pelaksanaan PTM tak menimbulkan klaster penularan Covid-19. Meski demikian, ia menegaskan masih menunggu kepastian data yang sedang dikumpulkan terkait peristiwa ini.

“Iya, kami sampai hari ini yakin optimis ptm tidak menimbulkan klaster. Tapi untuk pastinya nanti menunggu keterangan dari bu kadis ya,” tegasnya.

Sebelumnya, sebanyak 25 klaster Covid-19 kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas muncul di Jakarta. Data tersebut hasil survei yang dirilis resmi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristek) melalui situs web sekolah.data.kemdikbud.go.id.

BACA JUGA:  Ubi Cilembu Asal Sumedang Jabar Diekspor ke Hongkong Senilai 300 Ribu USD

Disana tercatat data survei tertanggal 22 September 2021, terdapat 897 responden sekolah yang mengisi survei itu dan hasilnya terdapat 25 klaster. 

Jakarta Barat menjadi wilayah dengan klaster PTM terbanyak, yakni 8 klaster. Sedangkan Jakarta Timur 6 klaster, Jakarta Utara 5 Klaster, Jakarta Selatan 5 klaster dan 1 klaster di Jakarta Pusat.